AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Nurlela Institut Agama Islam An-Nur Lampung Email: lela3166@gmail. Informasi Naskah Diterima: 4 Maret 2021 Revisi: 09 April 2021 Terbit: 19 April 2021 Abstrak Manajemen pembelajaran merupakan proses mengelola, yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengendalian . , dan pengevaluasian kegiatan yang berkaitan dengan proses membelajarkan peserta didik dengan mengikutsertakan berbagai faktor didalamnya, guna mencapai tujuan pendidikan dan berupaya meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif yang terdiri dari : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa : . Proses manajemen pembelajaran di MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung berjalan dengan baik, dengan diterapkannya pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan perencanaan dan pengorganisasian yang telah ditentukan. Standar mutu pendidikan yang diterapkan oleh MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung terus meningkat . Mutu pendidikan MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung mengalami peningkatan dari tahun ke-tahun dilihat dari banyaknya lulusan yang berprestasi dan mampu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi Kata Kunci: Manajemen. Mutu. Pendididkan PENDAHULUAN Manajemen yang baik menentukan baik buruknya pembelajaran, bagaimana seorang guru menggunakan metode yang tepat, penyediaan alat belajar yang cukup, dan suasana kelas yang kondusif saat proses belajar mengajar. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdikna. bab II pasal 3 yang menyebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan, membentuk watak dan peradaban dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selain mendorong siswa dalam aspek keagamaan yang kuat, lembaga pendidikan Islam juga mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak kalah bila dibandingkan dengan lembaga pendidikan umum yang sederajat. Untuk mendukung terlaksananya proses pendidikan yang baik dalam suatu lembaga, maka diperlukan pula sistem pembelajaran yang baik. Dalam menghasilkan pembelajaran yang berkualitas, diperlukan manajemen yang baik yang dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Pembelajaran yang tersusun dan terlaksana secara rapi juga akan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, yang diantaranya adalah peningkatan mutu pendidikan itu sendiri. Manajemen juga memberikan prediksi dan imajinasi agar kita dapat mengantisipasi perubahan lingkungan yang serba cepat Sementara itu, satu bentuk manajemen pendidikan yang urgen untuk dilakukan adalah manajemen pembelajaran. Manajemen pembelajaran merupakan proses mengelola, yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengendalian . , dan pengevaluasian kegiatan yang berkaitan dengan proses membelajarkan peserta didik dengan mengikutsertakan berbagai faktor didalamnya, guna mencapai tujuan pendidikan. Sebagaimana layaknya sebuah lembaga pendidikan. MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung sebagai lembaga pendidikan islam seharusnya memiliki sebuah mekanisme yang mampu mengatur dan mengefektifkan berbagai komponen dan sumber daya pendidikan yang ada. Lulusan yang berkualitas merupakan salah satu bentuk dari meningkatnya mutu pendidikan di suatu lembaga, dimana lembaga tersebut pasti memiliki manajemen yang baik, terutama dari segi pembelajarannya, karena pembelajaran adalah aspek terpenting dalam menghasilkan peserta didik yang berkualitas. KERANGKA TEORI Pengertian Manajemen Pembelajaran Menurut GR. Terry menyebutkan bahwa manajemen merupakan suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaransasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya lainnya. Longneckerd Pringle merumuskan manajemen sebagai proses memperoleh dan menggabungkan sumber-sumber manusia, finansial, dan fisik untuk mencapai tujuan pokok organisasi menghasilkan produk atau jasa/layanan yang diinginkan oleh sekelompok masyarakat. Meski ditemukan pengertian manajemen atau administrasi yang beragam, baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan, namun secara esensial dapat ditarik benang merah tentang pengertian manajemen pendidikan, bahwa : . manajemen pendidikan merupakan suatu kegiatan. manajemen pendidikan memanfaatkan berbagai sumber daya. manajemen pendidikan berupaya untuk mencapai tujuan Arinda Firdianti. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa (Gre Publishing, 2. Yanti Sri Danarwati SS and M M SE. AoManajemen Pembelajaran Dalam Upaya Meningkatkan Mutu PendidikanAo. Jurnal Mimbar Bumi Bengawan, 6. AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 Secara umum, pembelajaran ialah usaha yang dilakukan secara sadar yang dilakukan seorang pendidik untuk membelajarkan peserta didiknya dengan memberikan arahan sesuai dengan sumber-sumber belajar lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang Dengan demikian dapat diketahui bahwa manajemen pembelajaran merupakan kegiatan mengelola proses pembelajaran, sehingga manajemen pembelajaran merupakan salah satu bagian dari serangkaian kegiatan dalam manajemen pendidikan. Tahap-Tahap Dalam Manajemen Pembelajaran Dalam tahapan ini memiliki beberapa tahapan yang harus di perhatikan dalam melakukan pemebelajarandiantaranaya: Perencanaan Pembelajaran Menetukan Alokasi Waktu dan Minggu efektif Menyusun Program Tahunan (Prot. Menyusun Program Semester (Prome. Menyusun Silabus Pembelajaran Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pengorganisasian Pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran Menurut Nana Sudjana yang dikutip oleh Suryobroto pelaksanaan proses belajar mengajar meliputi pentahapan sebagai berikut: Tahap pra instruksional . Tahap instruksional, . Tahap evaluasi dan tindak lanjut3 Manajemen Kelas Manajemen / pengelolaan kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan pembelajaran dengan maksud agar tercapai kondisi optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar sebagaimana yang diharapkan. Untuk proses pengelolaan kelas dapat ditinjau dari beberapa pendangan : Pandangan otoriter, bahwa pengelolaan kelas sebagai proses mengontrol tingkah laku siswa atau seperangkat kegiatan guru untuk mempertahankan ketertiban Pandangan permisif, bahwa pengelolaan kelas adalah seperangkat, kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa. Pandangan behaviour modification, adalah seperangkat kegiatan guru untuk mengubah tingkah laku siswa . roses pengubahan tingkah lak. kearah positif. Pandangan penciptaan iklim sosioemosional, bahwa pengelolaan kelas adalah seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosioemosional yang positif. Pandangan proses kelompok, bahwa pengelolaan kelas adalah seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan memperhatikan organisasi kelas yang Abdul Halik. AoImplementasi Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Intelectual. Emotional. Dan Spiritual Quotient: Telaah Di Universitas Muhammadiyah ParepareAo (UIN Alauddin Makassar, 2. Sri Winarsih. AoKebijakan Dan Implementasi Manajemen Pendidikan Tinggi Dalam Meningkatkan Mutu PendidikanAo. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 15. , 51Ae AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 Mutu Pendidikan Mutu secara umum dapat didefinisikan sebagai gambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan yang diharapkan. Mutu sebagai kepuasan pelanggan, kepuasan pelanggan di bidang pendidikan yang dimaksud adalah kepuasan yang di dapat dari pelajar dan orang tua sebagai orang yang mengonsumsi jasa. Dikdasme. menyatakan bahwa secara umum, mutu adalah gambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan yang diharapkan atau yang tersirat. Menurut Ace Suryadi dan H. R Tilaar, mutu pendidikan adalah kemampuan suatu lembaga pendidikan untuk memanfaatkan sumber-sumber pendidikan sebaik mungkin guna meningkatkan kemampuan dalam belajar. Proses belajar mengajar dapat berjalan lancar bila guru dan murid bisa berkomunikasi dengan baik, lingkungan belajar yang nyaman, serta didukung sarana dan prasarana yang dapat mendukung proses belajar mengajar ini. Mutu pendidikan bila dilihat dari hasil, mengacu pada prestasi yang diperoleh murid maupun sekolah untuk kurun waktu tertentu. 5 Selain itu, kemampuan sekolah untuk menghasilkan lulusan-lulusan terbaik juga menunjukkan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Karena lulusan-lulusan inilah yang akan berkontribusi untuk memajukan Indonesia. PEMBAHASAN Sebagaimana yang dalam teknik analisis, penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif dari data yang didapatkan baik melalui observasi, dokumentasi, dan interview dari pihak yang mengetahui tentang data yang dibutuhkan selanjutnya dari hasil tersebut dikaitkan dengan teori yang ada. Kurikulum dapat memberikan pengalaman belajar positif bagi santri, baik berupa bahan pelajaran, kondisi lingkungan, figur guru, pola interaksi antarpersonal, dan kultur yang ada di madrasah. Pengembangan kurikulum madrasah ke depan ditandai dengan berbagai ciri yang secara keseluruhan merupakan upaya penyempurnaan terhadap kelemahan-kelemahan yang dijumpai sebelumnya. Di antara ciri tersebut yang perlu mendapat catatan penting adalah kurikulum madrasah terdiri atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan pendidikan yang bersangkutan. Menerapkan kurikulum yang tidak memberatkan para ssiwa juga mempengaruhi semangat mereka untuk menuntut ilmu, dimana semakin mereka merasa enjoy dengan kurikulum yang diterapkan, maka semakin optimal pula hasil yang akan dicapai. Setelah kurikulum dan kondisi fisik terpenuhi, maka langkah manajemen pembelajaran yang selanjutnya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah pengelolaan kegiatan pembelajaran dan kegiatan lain yang berhubungan langsung dengan aktivitas Olan Maulana. AoPeningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Strategi Kooperatif Tipe JigsawAo, 2017. Conny R Semiawan. Metode Penelitian Kualitatif (Grasindo, 2. AL FATIH https://journal. an-nur. id/index. php/ALF Volume 1. Nomor 1, 2021 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dijabarkan, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: Proses manajemen pembelajaran di MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung terdiri dari proses perencanaan yang dilaksanakan dengan rapat kerja menentukan kurikulum, sementara pembuatan RPP dan Silabus tidak terlalu diwajibkan. Standar mutu pendidikan yang diterapkan di MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung mengacu pada tujuan pendidikan nasional secara umum, yaitu menciptakan generasi yang cakap dan berakhlak mulia yang diwujudkan dalam rumusan visi yaitu menciptakan generasi Aoabid. Aoalim, dan hanif. Mengadakan diskusi dan koordinasi antar siswa dan wali siswa untuk memantau perkembangan para santri sangat berguna untuk menjalin hubungan / silaturahmi sesama muslim. REFERENSI