Masyarakat Berdaya dan Inovasi , 2024, 73-79 Available online: https://mayadani. org/index. php/MAYADANI Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekologi di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia Khotami1. Khairul Rahman1. Herman1. Nur Aili Alim Hanafiah2 Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Riau Universiti Utara Malaysia. Bukit Kayu Hitam. Kedah. Malaysia E-mail: khotami. ip@soc. Abstrak Pemberdayaan mengarahkan masyarakat untuk dapat mandiri dalam segala hal, baik ekonomi, sosial, budaya serta pendidikan. Salah satu wilayah yang perlu mendapatkan pemberdayaan yakni di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yakni untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di Mukim Singkir dalam segala aspek kehidupan baik ekonomi, sosial serta pendidikan. Adapun gejala yang didapati di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia yakni pertama, rendahnya kemampuan dan pemahaman penyelenggara pemerintahan dan masyarakat Negeri Kedah Malaysia dalam penguasaan teknologi yang dapat menunjang kemudahan dalam hal pelayanan. Kedua, sempitnya peluang dan kesempatan kerja yang disebabkan oleh terbatasnya pengembangan sumber daya manusia khususnya berkaitan dengan penguasaan dan keahlian terhadap bidang kerja yang tersedia. Sementara itu, metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini yakni melalukan survey langsung ke lokasi pengabdian dengan memberikan jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam bentuk pemberian pengetahuan, pemahaman serta materi tentang penguatan pemberdayaan Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan materi khusus tentang bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat agar dapat membantu masyarakat menjadi masyarakat yang berdaya dan memiliki kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kreatifitas dan inovasi masyarakat Mukim Singkir dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga belum sepenuhnya tercipta masyarakat yang mandiri baik secara ekonomi maupun dalam pemanfaatan IPTEKS. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini menfokuskan pada peningkatan inovasi, kreatifitas dan kemampuan mitra dalam memperkuat pemberdayaan kepada masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan materi tentang penguatan kelembagaan pemberdayaan masyarakat yang meliputi strategi dan bentuk-bentuk kegiatan pemberdayaan Kata Kunci: Penguatan. Pengembangan. Pemberdayaan Abstract Empowerment directs society to be independent in all matters, both economic, social, cultural and One area that needs empowerment is Mukim Singkir Yan Kedah. Malaysia. The aim of this service activity is to improve the abilities of the community in Mukim Singkir in all aspects of life, both economic, social and educational. The symptoms found in Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia are first, the low ability and understanding of government administrators and the people of Kedah Malaysia in mastering technology that can support convenience in terms of service. Second, the limited opportunities and employment opportunities caused by limited development of human resources, especially in relation to mastery and expertise in the available work Meanwhile, the method used in service activities is by going directly to the service location by providing a solution to the problems faced by partners in the form of providing knowledge, understanding and material about strengthening community empowerment. Apart from that, community service activities are carried out by providing special material on forms of community empowerment so that they can help the community become an empowered and independent society. The results of the research show that the low level of creativity and innovation of the Mukim Singkir community in utilizing their potential means that they have not yet fully created an independent society both economically and in the use of science and technology. Therefore, service activities focus on increasing innovation, creativity and the ability of partners to strengthen community empowerment through providing knowledge and materials about strengthening community empowerment institutions which include strategies and forms of empowerment activities. Keywords: Strengthening. Development. Empowerment This is an open access article under the CCAeBY-SA license. https://doi. org/10. 33292/mayadani. info@mayadani. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 PENDAHULUAN Pemberdayaan merupakan terjemahan dari istilah empowerment yang berkembang di Eropa mulai abad pertengahan, yang kemudian berkembang hingga diakhir 80 an, dan awal 90 an. Pemberdayaan merupakan suatu proses, serta cara yang dilakukan dalam kegiatan pemberdayaan (Laelasari, 2. Pemberdayaan merupakan proses menyeluruh yang meliputi proses sifat yang aktif antara kelompok masyarakat, motivator serta fasilitator melalui pengembangan kemampuan, keterampilan, memberikan kemudahan, serta menciptakan peluang guna tercapainya akses sumber daya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Bhinadi, 2. Dengan kata lain pemberdayaan memperkuat kelompok masyarakat yang lemah dengan memberikan motivasi, pengarahan, serta menggali potensi yang dimiliki sehingga mampu untuk memenuhi kebutuhan (Deny, 2018: . Konsep pemberdayaan . asyarakat des. dapat dipahami juga dengan dua cara pandang. Pertama, pemberdayaan dimaknai dalam konteks menempatkan posisi berdiri masyarakat. Posisi masyarakat bukanlah obyek penerima manfaat . yang tergantung pada pemberian dari pihak luar seperti pemerintah, melainkan dalam posisi sebagai subyek . gen atau partisipan yang bertinda. yang berbuat secara mandiri. Lebih lanjut Haris . alam Suwito dan Yusuf, 2. mengemukakan dalam memahami tentang pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat yang dikategorikan menjadi beberapa macam, seperti melakukan pendekatan kepada komunitas, pendekatan umum, pendekatan proyek, pendekatan untuk bekerjasama, pendekatan partisipatif serta melalui pendekatan kunjungan dan pelatihan. Pemberian layanan publik kepada masyarakat seperti . esehatan, pendidikan, perumahan, transportasi dan seterusny. tentu merupakan tugas kewajiban negara secara. Masyarakat yang mandiri sebagai partisipan berarti terbukanya ruang dan kapasitas mengembangkan potensi kreasi, mengontrol lingkungan dan sumber dayanya sendiri, menyelesaikan masalah secara mandiri, dan ikut menentukan proses politik di ranah negara. Selain itu, dalam rangka meningkatkan pemberdayaan, upaya peningkatan kemampuan untuk manghasilkan nilai tambah paling tidak harus ada perbaikan akses , yakni terdiri dari akses teknologi, akses terhadap sumber daya, akses terhadap pasar serta akses terhadap permintaan (Nastiti, 2. Sedangkan (Prayitno, 2. menyatakan ada tiga tahapan dalam pemberdayaan yakni input, terdiri dari menetapkan dan menganalisis kebutuhan-kebutuhan pemberdayaan melalui identifikasi kebutuhan dan penetapan sasaran. Kedua, proses pelaksanaan dari pemberdayaan yang direncanakan Ketiga, ouput yaitu memantau, mengevaluasi dan menganalisis Pemberdayaan secara keseluruhan dikatakan sebagai kegiatan memandirikan, mengembangkan serta memperkuat posisi dan keberadaan masyarakat dalam suatu bangsa dengan menekankan pada segala aspek dan bidang kehidupan. Dengan kata lain bahwa pemberdayaan mengarahkan masyarakat untuk dapat mandiri dalam segala hal, baik ekonomi, sosial, budaya serta pendidikan. Secara konseptual sururi . menyatakan pemberdayaan masyarakat diartikan sebagai usaha yang dilakukan untuk meningkatkan harkat serta martabat masyarakat yang berada dalam kondisi tidak mampu agar dapat melepaskan diri dari belenggu kemiskinan. Sebagaimana menurut (Sujarwo, 2. bahwa pemberdayaan masyarakat tentunya tidak terlepas dari proses pembelajaran sehingga sangat memerlukan strategi yang tepat. Oleh sebab itu, beberapa strategi yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran upaya pemberdayaan masyarakat di antaranya, yaitu 1. Acceptable . Accountable . , 3. Profitable . Replicable . apat ditir. Jika mengacu pada pendapat yang telah dijelaskan sebelumnya dapat dikatakan bahwa pemberdayaan lebih merujuk pada makna membangun kemampuan masyarakat, baik dengan cara memotivasi, mendorong dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki. Selanjutnya berdasarkan uraian yang telah dipaparkan tentang pemberdayaan diatas, terdapat salah satu wilayah yang ada di negara Malaysia yang perlu mendapatkan penguatan pemberdayaan yakni Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Sementara itu, yang menjadi fokus perhatian dalam tulisan ini yakni pada inovasi, kreativitas dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki. Sebagaimana pendapat Setiawan . alam Riyansyah, 2. bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep pembangunan ekonomi dan sosial. Sehingga dapat disimpulkan tujuan dari adanya pemberdayaan adalah untuk memperkuat masyarakat, khususnya kelompok lemah yang tidak Selanjutnya tulisan mengenai pemberdayaan masyarakat telah banyak dilakukan oleh penelitipeneliti sebelumnya. Antara lain Rindi . dengan judul penelitian tentang pemberdayaan Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang hasil penelitiannya ditemukan kreasi unik dan ide menarik dengan adanya desa wisata menambah peluang penghasilan bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran serta mengurangi kejahatan di wilayah tersebut dengan melatih anak muda membuat kreasi terbaru dan bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri. Selain itu, penelitian Triyono . dengan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Community Development Program Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarg. Pt. Holcim Indonesia Tbk Pabrik Cilacap dengan hasil penelitian menunjukan bahwa PT Holcim berkonsentrasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis 4 pilar, yaitu kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lingkungan. Untuk tahapan dalam pelaksanaan Posdaya dilakukan dengan 2 tahapan, yakni analisa kebutuhan dan dilanjutkan sosialisasi kepada masyarakat yang akan menjadi subjek pelaksana Posdaya. Selanjutnya penelitian Khotami . dengan judul Evaluasi Pelaksanaan Tugas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Maredan Kecamatan Tualang Kabupaten Siak dengan hasil penelitian menemukan bahwa pelaksanaan tugas lembaga pemberdayaan masyarakat telah berjalan dengan baik berdasarkan indikator dalam pelaksanaan tugas lembaga pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan penjelasan mengenai istilah, konsep serta hasil penelitian tentang pemberdayaan diatas, maka dalam kegiatan pengabdian ini lebih berfokus pada penguatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis ekologi. Dimana dalam penelitian ini lebih menfokuskan pemberdayaan dari aspek ekologis yang mengedepankan pemanfaatan potensi alam dan sumber daya lingkungan yang dimiliki oleh mitra di lokasi kegiatan. Penyelenggaraan pemerintahan di Negeri Kedah Malaysia telah berjalan sebagaimana mestinya, namun dalam hal pemberdayaan masyarakat terdapat beberapa gejala diantaranya rendahnya kemampuan dan pemahaman penyelenggara pemerintahan dan Masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia dalam penguasaan teknologi yang dapat menunjang kemudahan dalam proses pelayanan. Kedua, sempitnya peluang dan kesempatan kerja yang tersedia bagi masyarakat di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Ketiga, terbatasnya pengembangan sumber daya manusia khususnya berkaitan dengan penguasaan dan keahlian terhadap bidang kerja yang tersedia. Keempat, tidak adanya penguasaan terhadap akses pasar sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam menyalurkan hasil produksi secara berkesinambungan. METODE Metode dalam kegiatan ini dilakukan dengan memulai tahap persiapan yang dilakukan dengan identifikasi masalah, lingkup kegiatan, seleksi lokasi dan pembuatan proposal. Tim pengabdian melakukan survey untuk melihat kondisi dilapangan terkait dengan kondisi mitra, selanjutnya mitra terlibat dalam menentukan tempat serta waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Selanjutnya tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat, tim turun kelapangan untuk membantu memberikan solusi dan pemecahan masalah yang dihadapi oleh mitra. Kegiatan ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan karena diperoleh data secara primer dengan pengamatan secara langsung (Sugiyono, 2. Adapun langkah-langkah pelaksanaan kegiatan sebagaimana yang telah diuraikan sekilas diatas dilakukan guna memberikan solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam hal Langkah tersebut dilakukan dengan pertama, melakukan rapat yang diikuti oleh ketua pengusul, anggota pengusul untuk menentukan rencana, pembagian pekerjaan dan jadwal kegiatan. kedua, ketua berserta anggota pengusul melakukan survey lapangan guna melihat lebih mendalam bentuk solusi seperti apa yang akan diberikan kepada mitra agar tepat sasaran. Ketiga, memberikan pengetahuan dan materi tentang penguatan kelembagaan nagari, menumbuhkan inovasi dan kreativitas masyarakat tentang kesadaran akan pentingnya pendidikan, kemampuan memanfaatkan sumber daya dan potensi yang dimiliki. Keempat, melaksanakan monitoring dan evaluasi oleh seluruh tim mengenai hasil akhir kegiatan apakah sudah sesuai dengan pencapaian indikator solusi dalam kegiatan PKM. Kelima, melakukan rapat bersama oleh ketua dan seluruh anggota tim mengenai hasil evaluasi kegiatan PKM. Keenam, melaporkan hasil kegiatan PKM dalam bentuk jurnal pengabdian serta video pelaksanaan PKM. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan secara tatap muka dengan memberikan atau penyampaian materi . tantang pengembangan kapasitas pemerintah Mukim Singkir, yang kemudian dilanjutkan dengan proses diskusi dan tanya jawab. Mitra berperan aktif dalam setiap diskusi, mengemukakan permasalahan konkrit mengenai topik yang dibahas, dan mengikuti pelatihan terkait pemberdayaan masyarakat. Partisipasi yang dilakukan oleh anggota dalam kegiatan PKM ini adalah ikut Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 dalam rapat-rapat kegiatan perencanaan dan pelaksaanaan kegiatan. Kemudian evaluasi pelaksanaan PKM dilakukan dengan mengevaluasi kesesuaian ketercapaian indikator yang sesuai dengan rencana program yang telah disepakati antara pengusul dengan mitra. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia telah berjalan dengan baik antara pengusul dengan mitra bertemu tatap muka secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 21-24 Juni 2023 bertempat di Mukim Singkir Kedah. Kegiatan telah terselenggara dengan baik sebagai wujud Kerjasama antara Universiti Utara Malaysia bersama dengan Universitas Islam Riau untuk mempererat hubungan kedua negara Indonesia dengan Malaysia. Dalam rangka mewujudkan Kerjasama tersebut, salah satunya berkaitan dengan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul penguatan pemberdayaan masyarakat berbasis ekologi Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Gambar 1. Foto Kunjungan Tim Pengabdian Masyarakat di Lokasi Kegiatan Kegiatan yang mengusung tema pemberdayaan dengan metode pengabdian dilakukan dengan melakukan focus group discussion mendapati persoalan yakni salah satu hal yang harus dimiliki oleh mitra yakni penguasaan IPTEKS. Gambar 2. Acara Pembukaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 Menurut Payne dikutip oleh (Rukminto, 2. bahwa pemberdayaan dilakukan untuk membantu klien memperoleh daya untuk mengambil keputusan dan tindakan terkait dengan diri mereka. Hal ini merupakan upaya untuk dapat menumbuhkan kembangkan pemahaman dan pengetahuan penyelenggara pemerintahan dan masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia tentang upaya memperkuat pemberdayaan kepada masyarakat agar tercipta masyarakat yang berdaya dan mandiri. Oleh karena itu pelaksanaan PKM yang dilakukan kepada Masyarakat dan penyelenggara pemerintahan Mukim Singkir Yan Kedah akan menghasilkan IPTEKS yakni melalui peningkatan inovasi, kreatifitas dan kemampuan mitra dalam memperkuat pemberdayaan kepada masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan materi tentang penguatan kelembagaan pemberdayaan masyarakat yang meliputi strategi dan bentukbentuk kegiatan pemberdayaan. Selain itu, juga dibutuhkan pengembangan inovasi dan kreativitas mitra dalam mengembangkan kegiatan sebagai usaha pemberdayaan masyarakat dalam segala bidang yang dibutuhkan masyarakat guna memupuk kemandirian, baik dari aspek ekonomi, sosial maupun budaya melalui penyampaian materi dan diskusi pada saat kegiatan PKM dilaksanakan. Gambar 3. Kegiatan Pengabdian Berupa Penyampaian Materi oleh Narasumber Berdasarkan hasil diskusi dengan sejumlah masyarakat dan juga pemerintahan Negeri Mukim Singkir Kedah diperoleh informasi bahwa penumbuhkembangan kreatifitas masyarakat melalui pemberdayaan merupakan salah satu langkah guna menciptakan kemandirian masyarakat secara keseluruhan dan berkesinambungan. Sesuai dengan makna penting dari pemberdayaan masyarakat . ommunity developmen. menurut Blackburn dalam (Nasdian, 2014:. diambil dari konsep: community, yang artinya kualitas hubungan sosial, dan development, yang artinya perubahan ke arah kemajuan yang terencana. Oleh karenanya berdasarkan fakta lapangan yang telah diidentifikasi tersebut, langkah-langkah strategis untuk mencari solusi atas persoalan dimaksud seperti memberikan pengetahuan, pemahaman dan pemaparan materi tentang penguatan pemberdayaan masyarakat serta diperkuat dengan penjelasan mengenai bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat juga mengenai penguasaan teknologi, kemudahan akses kesempatan kerja agar masyarakat dapat berdaya dan mencapai Sebagaimana (Hamid, 2. mengatakan bahwa memberdayakan berarti memberikan kekuatan atau daya upaya kepada kelompok yang berada pada garis kemiskinan . , kelompok yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, pakaian, rumah, pendidikan, dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, penjelasan secara rinci kepada masyarakat Negeri Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia dan juga pemerintahan setempat tentang cara serta strategi penguatan kelembagaan dan penataannya agar mampu mempersiapkan masyarakat yang mandiri secara keseluruhan. Hal tersebut sejalan dengan pendapat Mardikanto dan Poerwanto . bahwa istilah pemberdayaan dapat diartikan sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan masyarakat . iskin, terpinggirka. dalam mengelola suatu kelembagaan masyarakat demi memperbaiki Dari penjelasan tersebut dapat dikatakan bahwa pemberdayaan yaitu sebuah perbaikan kualitas hidup atau kesejahteraan individu dan masyarakat baik perbaikan perekonomian dan kesejahteraan dalam segi kesehatan dan pendidikan. Copyright A 2024. Masyarakat Berdaya dan Inovasi. ISSN 2721-8228 Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5 . , 2024 Selanjutnya berkaitan dengan persoalan terbatasnya pengembangan sumber daya manusia utamanya berkaitan dengan penguasaan dan keahlian terhadap bidang kerja, alternatif solusi yang dapat dilakukan yakni dengan melakukan kerjasama antara mitra dengan perguruan tinggi pengusul untuk memberikan rekomendasi dan kemudahan kepada pemerintahan dan masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia guna pengembangan sumber daya manusia dengan melanjutkan pendidikan di Indonesia khususnya di Universitas Islam Riau. Sebagaimana Soetomo . 4: . juga mengatakan bahwa pemberdayaan merupakan tidakan untuk mengubah suatu keadaan masyarakat dimana standar hidupnya sangat rendah ke kondisi yang lebih baik dalam hal ini ekonomi, sosial budaya dan politik. Pemberdayaan ekonomi dapat meningkatkan kesejahteraan, dimana kesejahteraan merupakan idaman setiap orang dan setiap negara. Widjayanti . mengatakan bahwa pemberdayaan memiliki makna membangkitkan sumber daya, kesempatan, pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk meningkatkan dan menentukan masa depan lebih baik. Perihal tersebut kemudian dipertegas oleh Jhingan yang menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk yang pesat pada suatau negara menyebabkan terjadinya ketidakberdayaan masyarakat dalam kemiskinan . alam Mulyaman, 2016. Shalahuddin et al. sebagaimana dikutip (Alim, 2. Kondisi kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang sejahtera menjadi sesuatu yang diidealkan. Dengan demikian target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini yakni dapat memberikan manfaat khusunya bagi pemerintah Mukim Singikir Yan Kedah Malaysia dalam meningkatkan kinerja pemerintah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. SIMPULAN Pemberdayaan secara keseluruhan dikatakan sebagai kegiatan memandirikan, mengembangkan serta memperkuat posisi dan keberadaan masyarakat dalam suatu bangsa dengan menekankan pada segala aspek dan bidang kehidupan. Sementara itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia didapati persoalan diantaranya yakni rendahnya kemampuan dan pemahaman penyelenggara pemerintahan dan Masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia dalam penguasaan teknologi yang dapat menunjang kemudahan dalam proses pelayanan. Kedua, sempitnya peluang dan kesempatan kerja yang tersedia bagi masyarakat di Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia. Ketiga, terbatasnya pengembangan sumber daya manusia khususnya berkaitan dengan penguasaan dan keahlian terhadap bidang kerja yang tersedia. Keempat, tidak adanya penguasaan terhadap akses pasar sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam menyalurkan hasil produksi secara berkesinambungan. Oleh karena itu pelaksanaan PKM yang dilakukan kepada Masyarakat Mukim Singkir Yan Kedah akan menghasilkan IPTEKS yakni melalui peningkatan inovasi, kreatifitas dan kemampuan mitra dalam memperkuat pemberdayaan kepada masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan materi tentang penguatan kelembagaan pemberdayaan masyarakat yang meliputi strategi dan bentuk-bentuk kegiatan Selain itu, pengembangan inovasi dan kreativitas mitra dalam mengembangkan kegiatan sebagai usaha pemberdayaan masyarakat dalam segala bidang yang dibutuhkan masyarakat guna memupuk kemandirian, baik dari aspek ekonomi, sosial maupun budaya melalui penyampaian materi dan diskusi pada saat kegiatan dilakukan. simpulan jawaban atas hipotesis, tujuan penelitian dan temuan penelitian serta saran terkait ide lebih lanjut dari penelitian. UCAPAN TERIMA KASIH