HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya MEMBENTUK JIWA SOSIAL YANG PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN DAN MENINGKATKAN PENGETAHUAN SERTA KREAKTIVITAS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH DI MASYARAKAT Vinsensius S. Buulolo1. Benekdiktus H. Buulolo2. Depiaman Gea3. Desilina Bago4. Eka Putra Laia5. Filifo Giawa6. Newiman Halaman7. Pansakti Laia8. Polikar Laowo9. Yastina Laowo10. Tobias Duha11 Universitas Nias Raya . insensiusbuulolo127@gmail. com1,helganbuulolo20@gmail. com2,depiamangea5@gmail. deslinabago3@gmail. com4,ekaputralaia503@gmail. com5,giawafilifo340@gmail. com6,newimaha lawa64a@gmail7,pansaktilaia@gmail. com8,polikarlaowo050@gmail. com9,yastina@gmail. bungtd@uniraya. Abstrak Pembentukan jiwa sosial yang peduli terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN Universitas Nias Raya berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pengtingnya lingkungan masyarakat yang bersih dan rapi di Desa Samiri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang baik dan mengajak terhadap masyarakat mengenai pentingnya dalam melestarikan lingkungan. Dalam hal ini, dengan adanya kepedulian sosial, masyarakat di Desa Samiri tidak hanya memahami permasalahan di lingkungan sekitar desa, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang kreatif dan inovatif. Oleh karena itu. Mahasiswa KKN Universitas Nias Raya perlu kerja sama terus di lingkungan masyarakat Desa Samiri dalam mengintegrasikan nilai dan kepedulian terhadap lingkungan yang bersih. Kata kunci: Jiwa Social. Kepedulian Lingkungan Pengetahuan. Kreativitas. Masyarakat Abstract The development of a social spirit that emphasizes environmental awareness, carried out by the Community Service Program (KKN) students of Universitas Nias Raya, plays a significant role in enhancing knowledge and understanding of the importance of maintaining a clean and orderly environment in Samiri Village. The purpose of this study is to provide a comprehensive understanding and to encourage community participation in environmental preservation. In this regard, the cultivation of social concern enables the residents of Samiri Village not only to recognize local environmental issues Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya but also to generate creative and innovative solutions. Therefore, it is essential for the KKN students of Universitas Nias Raya to maintain continuous collaboration with the community of Samiri Village in integrating values of environmental awareness and promoting sustainable practices for a clean and healthy environment. Keywords: Social Spirit. Environmental Awareness Knowledge. Creativity. Community Pendahuluan Desa Indonesia karena struktur sosialnya yang lingkungan desa (Lestari et al. , 2024. khas dan pola interaksi komunitas yang Anggraheni et al. , 2. Upaya pendidikan Dalam konteks lingkungan, desa tidak hanya menjadi tempat tinggal tetapi ini tidak hanya bersifat formal, tetapi juga informal melalui program kuliah kerja nyata, menyatukan nilai budaya dan perilaku Keberlangsungan hidup di desa gotong royong yang melibatkan seluruh sangat bergantung pada kondisi lingkungan elemen masyarakat. Pembentukan jiwa sosial yang peduli yang sehat dan lestari, di mana sungai, terhadap lingkungan menjadi kebutuhan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar penting dalam menciptakan masyarakat Namun, bertanggung jawab. Pendidikan lingkungan tangga, kurang optimalnya pengelolaan sampah, serta alih keterkaitan antara perilaku mereka dan fungsi lahan masih menjadi tantangan besar kondisi lingkungan, sehingga mereka dapat di banyak desa (Ikhwan et al. , 2025. Kusdiah mendukung kelestarian alam. Selain itu, et al. , 2. Pendidikan pengelolaan sampah melalui prinsip 3R (Reduce, bahwa pendidikan sosial lingkungan dapat Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan diterapkan secara praktis dan berdampak dan sosialisasi tentang dampak pencemaran, pada kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu. Recycl. signifikan dapat membentuk perilaku prodalam Reuse, pemberdayaan masyarakat desa melalui Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya baru dalam menyelesaikan persoalan prioritas dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Melalui pendidikan, pembiasaan, dan kegiatan sosial, masyarakat desa Lingkungan desa merupakan aset Samiri khususnya generasi muda dapat penting bagi keberlangsungan hidup diarahkan untuk lebih peka terhadap permasalahan lingkungan. Jiwa sosial umumnya masih sangat bergantung pada yang kuat tidak hanya membangun alam, mula dari pertanian, perkebunan. Namun, terciptanya kreativitas dalam mencari solusi atas masalah nyata yang dihadapi Kehidupan masyarakat desa. Jiwa sosial merupakan hal penting untuk hidup bersama dalam masyarakat yang terdiri dari beraneka ragam tingkat sosial. (Andika 2. berkurangnya semangat gotong royomng. Desa Jika dibiarkan, hal ini dapat menimbulkan bangsa, salah satunya adalah budaya lingkungan yang merugikan kehidupan gotong royong. Tradisi ini mencerminkan masyarakat desa Samiri. jiwa sosial masyarakat Dalam hal ini, kegiatan sosialisasi Samiri yang peduli terhadap sesama dan lingkungan dan di lingkungan masyarakat desa Samiri perkembangan zaman, nilai-nilai gotong membentuk masyarakat desa yang peduli royong mulai mengalami pergeseran. terhadap lingkungan dan bertanggung Masyarakat Jiwa sosial yang kuat akan individualistis, dan kepedulian terhadap menumbuhkan semangat kebersamaan lingkungan semakin menurun. dalam melestarikan alam. Lebih jauh. Namun. Untuk mengatasi permasalahan maupun pemuda desa Samiri dalam menghidupkan kembali semangat gotong kegiatan melestarikan lingkungan dapat royong melalui pembentukan jiwa sosial meningkatkan pengetahuan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Ketika serta memunculkan kretivitas dan ide-ide warga desa Samiri, khusunya masyarakat Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya desa, dilibatkan dalam kegiatan sosial dan sekitar yang menghadapi masalah serupa, lingkungan, mereka tidak hanya menjaga sehingga dapat memperluas dampak positif warisan budaya, tetapi juga memperoleh yang dihasilkan. Selain itu, keberhasilan membentuk jiwa sosial ini juga dapat Dengan pengetahuan serta kreativitas masyarakat demikian, pembentukan jiwa sosial di yang lebih luas dan berkelanjutan di masa Desa Samiri merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara Metode Pelaksanaan tradisi, pendidikan, dan keberlanjutan Metode Oleh karena itu, mahasiswa KKN akan terlibat langsung dalam setiap tahap difokuskan pada pembentukan jiwa sosial dan peningkatan pengetahuan masyarakat Kolaborasi Pendekatan Kepala Desa. Pemerintah Desa, pemuda partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan desa setempat dan masyarakat, serta secara langsung mahasiswa Kuliah Kerja pihak terkait lainnya yang berada di Nyata (KKN) Universitas Nias Raya bersama lingkungan Desa Samiri. masyarakat desa. Metode ini dipilih karena Tujuan utama dari membentuk jiwa masyarakat desa Samiri adalah untuk kesadaran kolektif dan tanggung jawab sosial terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar. lingkungan dan kesehatan masyarakat Tahap awal kegiatan dilakukan melalui Desa Samiri. Dengan tercapainya tujuan-tujuan ini, diharapkan Desa samiri dapat menjadi seperti pengelolaan sampah rumah tangga, lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan kebersihan saluran air, dan kondisi ruang produktif, serta memberikan dampak positif terbuka desa. Selanjutnya, mahasiswa KKN bagi semua pihak yang terlibat. Hasil dari membentuk jiwa sosial ini diharapkan dapat edukasi lingkungan melalui penyuluhan menjadi acuan bagi desa-desa di lingkungan tentang pentingnya menjaga kebersihan. Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Pada tahap ini, mahasiswa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. KKN Universitas Nias Raya melakukan Edukasi ini dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan budaya lokal kelurahan serta tokoh masyarakat setempat. agar mudah dipahami oleh masyarakat Koordinasi ini bertujuan untuk memperoleh (Tilbury, 1. dukungan, menyamakan persepsi, serta Tahap berikutnya adalah pelaksanaan memastikan bahwa kegiatan yang dirancang kegiatan aksi nyata, seperti kerja bakti sejalan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat desa. Keterlibatan pemangku Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebiasaan positif dan menanamkan nilai lingkungan (Pretty, 1. gotong royong dalam menjaga lingkungan Selanjutnya. Selain itu, mahasiswa juga berperan permasalahan lingkungan dan kebutuhan lapangan dan wawancara singkat dengan pelestarian lingkungan secara mandiri dan Observasi difokuskan pada kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah Melalui metode ini, diharapkan terjadi rumah tangga, serta kebiasaan masyarakat peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga Sementara itu, wawancara dilakukan secara kebersihan lingkungan, sehingga tercipta lingkungan desa yang sehat, lestari, dan mendukung kualitas hidup masyarakat terhadap kegiatan pelestarian lingkungan. secara berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa Tahap Persiapan memahami konteks sosial dan budaya Tahap persiapan merupakan langkah masyarakat desa (Chambers, 1. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat karena menentukan efektivitas dan keberlanjutan program yang akan sistematis, meliputi tujuan, bentuk kegiatan. Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya sasaran, serta waktu pelaksanaan. Selain itu, dilakukan persiapan bahan dan media penyuluhan seperti poster, leaflet, dan materi presentasi yang disesuaikan dengan Tahap memastikan bahwa kegiatan pengabdian yang dilaksanakan bersifat tepat sasaran, partisipatif, dan memberikan dampak nyata lingkungan masyarakat. Pengembangan Tahap Pelaksanaan Kreativitas Sosialisasi Melatih khususnya pemuda dan ibu rumah tangga. Mengadakan dalam mengolah sampah menjadi produk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan peran masyarakat dalam menjaga Menumbuhkan ide-ide Memberikan materi edukasi menyelesaikan permasalahan lingkungan. terkait pengelolaan sampah, pelestarian Tahap Evaluasi Melakukan pemanfaatan barang bekas. masyarakat melalui observasi dan diskusi Kegiatan Aksi Lapangan Mengajak masyarakat sederhana untuk mengetahui peningkatan Membuat Memberikan pengetahuan dan kesadaran lingkungan sebelum dan sesudah program. Menyusun memperbaiki fasilitas kebersihan seperti tempat sampah terpilah. Melaksanakan pertanggungjawaban akademik dan sosial. pelatihan sederhana . isalnya pembuatan Dengan demikian dari bebrapa metode sebagai bentuk kompos, ecobrick, atau kerajinan dari bahan daur ulan. bersama masyarakat desa Samiri dalam Gambar. 1 Penyerahan Tong Sampah dalam mengajak secara memerlukan bagaimana tahapan-tahapan yang sebenarnya untuk di ikuti melalui Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya masyarakat, generasi muda, maupun anak- di desa Samiri dilakukan melalui beberapa anak usia dini. tahapan, yaitu: Jiwa Sosial merupakan sikap dan Perencanaan Identifikasi masalah lingkungan di mendorong untuk peduli, berinteraksi, serta desa . isalnya sampah, kebersihan sungai, berkontribusi positif terhadap lingkungan Jiwa sosial tidak hanya mencakup kepekaan terhadap kebutuhan orang lain, tetapi juga kesediaan untuk bekerja sama, masyarakat, dan organisasi pemuda, dan berbagi, dan menunjukkan empati dalam penentuan tujuan kegiatan, sasaran, serta indikator keberhasilan. Darmawan . Menurut Sosialisasi dan Penyadaran kemampuan seseorang untuk menempatkan Mengadakan kepentingan bersama di atas kepentingan masyarakat tentang pentingnya menjaga toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. kepada siswa dan pemuda desa mengenai Kepedulian terhadap Lingkungan Desa Kepedulian Mengaitkan nilai-nilai sebagai tanggung jawab masyarakat dalam lokal, seperti gotong royong dan kearifan tradisional desa. keberlanjutan sumber daya desa (Soerjani. Gambar. 2 Penempelan Papan Nomor Rumah Glaveanu Aupengalaman Beghetto kreatifAy yang melibatkan penyambutan terhadap ketidaksempurnaan atau ketidakbiasaan . serta kemampuan melihat hal-hal biasa dari sudut menjelajah ide baru. Pelaksanaan kegiatan pembentukan jiwa sosial yang peduli terhadap lingkungan Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Pelaksanaan Kegiatan Lapangan dalam setiap kegiatan dan monitoring Kegiatan Gotong Royong: kerja bakti E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya dilakukan secara berkala untuk menilai keberhasilan program serta kendala yang Penghijauan: penanaman pohon di sekitar sekolah, lahan Evaluasi dan Tindak Lanjut kosong, dan area desa yang gersang. Menilai pengelolaan Sampah: pelatihan daur ulang, lingkungan pada masyarakat, memberikan konservasi Alam Desa: menjaga sungai, kelompok atau individu yang aktif, dan sumber air, serta menjaga kelestarian hutan menetapkan program lanjutan agar kegiatan peduli lingkungan menjadi budaya tetap di Pengembangan Kreativitas barang bekas menjadi karya kreatif, dan Lomba kreasi daur ulang sampah Hasil Kegiatan dan Pembahasan Kegiatan pembuatan kerajinan tangan dari bahan masyarakat desa Samiri yang berjudul membentuk jiwa sosial yang peduli terhadap pekarangan untuk pertanian organik. lingkungan dan meningkatkan pengetahuan Gambar. 3 Bimbingan Prifat dilaksanakan pada tanggal 14 juli 2025. Pengabdian Samiri. Lolowau. Kabupaten Nias Selatan ini di pembimbing lapangan dan mahasiswa KKN kelompok 17 dari Universitas Nias Raya. Kegiatan di buka secara langsung oleh kepala desa, pemerintah desa, ketua dan anggota BPD, dan masyarakata Desa Samiri Pendampingan dan Monitoring Mahasiswa KKN, perangkat desa, dan diadakan oleh Kepala Desa Samiri. Kepala siswa/pemuda Desa Samiri menyampaikan hasil dari yang Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya dari diskusi oleh mahasiswa KKN mengenai program lingkungan mendorong lahirnya terhadap lingkungan dan meningkatkan inovasi kreatif, seperti pembuatan kerajinan dari limbah plastik, produksi pupuk organik Keterlibatan menyelesaikan masalah di masyarakat Desa Samiri. pemanfaatan pekarangan untuk pertanian Hasil dari kegiatan sosialisai yang Penguatan Solidaritas Sosial membentuk jiwa sosial yang peduli terhadap Budaya gotong royong dalam kegiatan lingkungan dan meningkakan pengetahuan desa semakin mempererat hubungan sosial Kepedulian masalah di masyarakat Desa Samiri yaitu: menjadi pemersatu warga untuk bersama- Peningkatan Pengetahuan Masyarakat sama menghadapi persoalan desa. Desa Tantangan yang dihadapi Beberapa kendala yang muncul adalah Gambar. Kegiatan Membersihkan Lingkungan keterbatasan dana, serta minimnya sarana Namun, pendidikan dan pendampingan dari pihak sekolah, pemerintah desa, serta organisasi pemuda, tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap. Terbentuknya Kesadaran Kolektif Kegiatan peduli lingkungan di desa mendorong terbentuknya kesadaran kolektif Melalui Siswa, pemuda, hingga orang lingkungan tidak bisa diselesaikan secara Siswa, individu, melainkan melalui kerja sama. Contohnya terlihat pada meningkatnya tentang ekosistem, kesehatan lingkungan, partisipasi warga dalam kerja bakti rutin dan tata kelola sampah. membersihkan jalan desa dan saluran air. Pengembangan Kreativitas Lokal Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Gambar. 5 Foto Anak-anak Bimbingan E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Belajar memberi nilai tambah ekonomi. Gambar. 6 Persiapan pembuatan Papan Merek Peningkatan Literasi Lingkungan Melalui Mereka Revitalisasi Nilai Gotong Royong Budaya gotong royong yang sempat memahami pentingnya menjaga sumber dalam membersihkan area umum, menanam kritis terhadap kebiasaan masyarakat yang pohon, dan menjaga kebersihan sungai. Hal merugikan lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan. solidaritas sosial antarwarga. Program peduli lingkungan mendorong Dampak terhadap Karakter Generasi lahirnya inovasi sederhana yang relevan Muda dengan kebutuhan desa. Misalnya, pemuda Hasil desa membuat biopori untuk mengurangi terbentuknya karakter siswa yang lebih genangan air, ibu rumah tangga mengolah peduli, bertanggung jawab, dan kreatif. sampah organik menjadi kompos, dan siswa Mereka tidak hanya menjadi penerima menciptakan karya seni dari plastik bekas. Munculnya Inovasi Berbasis Desa baik tua maupun muda, terlibat bersama Pengetahuan ini juga menumbuhkan sikap kegiatan peduli lingkungan. Warga desa, tangga, serta melestarikan lahan desa. Inovasi manfaat, tetapi juga pelaku aktif dalam Dengan langsung, generasi muda desa lebih siap Copyright . Vinsensius S. Buulolo. Benekdiktus H. Buulolo. Depiaman Gea. Desilina Bago. Eka Putra Laia. Filifo Giawa. Newiman Halaman. Pansakti Laia. Polikar Laowo. Yastina Laowo. Tobias Duha. This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya 2 Bagi Pemerintah Desa perlu memberikan lingkungan di masa depan. dukungan berupa fasilitas kebersihan. Penutup program bank sampah, penghijauan, serta pelatihan pengelolaan lingkungan yang Kesimpulan kreatif dan inovatif. Berdasarkan hasil penelitian dalam 3 Bagi Generasi Muda hendaknya menjadi motor penggerak perubahan di desa terhadap lingkungan di desa maupun masyarakat memiliki dampak positif dalam Melalui agar siswa terbiasa berpikir kritis, peduli, dan kreatif dalam menghadapi masalah 5 Bagi Mahasiswa KKN Selanjutnya dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, mengkaji lebih dalam hubungan antara serta kreativitas mereka dalam mencari kegiatan peduli lingkungan dengan aspek solusi atas permasalahan lokal. Dengan pembangunan berkelanjutan desa, baik demikian, kepedulian sosial dan lingkungan dan lingkungan dalam kegiatan belajar Selain itu, keterlibatan generasi muda dalam perlu mengintegrasikan pendidikan sosial 4 Bagi Sekolah dan Lembaga Pendidikan kelestarian lingkungan, sederhana berbasis kebutuhan desa. tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan. pemanfaatan sampah menjadi kerajinan, konservasi sumber daya alam, masyarakat ide-ide dalam bidang ekonomi, sosial, maupun Daftar Pustaka mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Andika. Internalisasi Jiwa Sosial Masyarakat Bagi Generasi Milenial Melalui Nilai-Nilai AL-Quran. Anggraheni. Mukarromah. Rahmawati. , et al. Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Lingkungan Melalui Kegiatan Netralisasi Sungai. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M). https://doi. org/10. 33474/jp2m. Saran