Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 KOTA SOLOK Ripho Delzy Perkasa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin rdp_mpd@co. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk:. Mengetahui dan Menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, . Mengetahui dan Menganalisis eberapa besar pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, . Mengetahui dan Menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok Tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu sebanyak 181 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 125 orang setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan teknik solvin, dan sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan nomor absen siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa motivasi belajar mempunyai thitung sebesar 9,767, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, . Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai thitung sebesar 3,741, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, . Terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan secara simultan antara motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji F, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai F hitung sebesar 146,987, sedangkan F tabel sebesar 3,07, hal ini berarti F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan Ha Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, dengan taraf signifikan = 5%. Berdasarkan hasil temuan penulis menyarankan kepadasiswa, orang tua dan guru agar dapat meningkatkan motivasi belajar dan efikasi diri agar dapat meningkatkan hasil belajar. Kata Kunci: Motivasi Belajar. Efikasi Diri dan Hasil Belajar. PENDAHULUAN Keberhasilan pendidikan di sekolah dapat dilihat dari sejauhmana tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan dapat terwujud. Secara umum, hal ini bisa dilihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa di sekolah. Hasil belajar merupakan tolak ukur yang digunakan untuk menentukan sejauhmana siswa mengetahui dan memahami pelajaran yang diterimanya, dari proses belajar mengajar tersebut, siswa diharapkan dapat memperoleh hasil belajar yang baik dan optimal sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan, baik dari segi kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil belajar yang diperoleh siswa tentunya berbeda-beda. Ada siswa yang memperoleh hasil belajar yang maksimal atau tinggi, sedang, dan juga ada yang rendah. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Secara garis besar ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa . , dan faktor yang berasal dari luar . Faktor yang berasal dari dalam siswa terdiri dari faktor fisiologis seperti kondisi kesehatan yang prima, tidak dalam keadaan lelah dan capek, dan faktor psikologis Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ seperti intelegensi (IQ), perhatian, minat, bakat, motif, motivasi, kognitif, dan daya nalar Sedangkan faktor yang berasal dari luar diri siswa yaitu faktor lingkungan yang meliputi lingkungan fisik dan lingkungan sosial, dan faktor instrumental seperti kurikulum, sarana, dan guru. Pada saat proses belajar mengajar guru tidak hanya sebagai fasilitator, tapi juga sebagai motivator bagi siswa-siswanya. Motivasi dalam belajar dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mendorong seseorang agar dapat melakukan proses pembelajaran. Seorang siswa tidak akan melakukan kegiatan belajar tanpa ada dorongan dari dalam dirinya atau disebut juga sebagai motivasi. Namun yang peneliti temui saat melakukan observasi mulai tanggal 27 Juli 2015 sampai 08 Agustus 2015 di SMA Negeri 1 Kota Solok hasil belajar yang dicapai siswa masih tergolong rendah dan sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu sebesar 78. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui lebih lanjut pengaruh yang membuat hasil belajar siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok menjadi rendah. Adapun hasil belajar siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Solok dapat dilihat dalam Tabel 1 Tabel 1. Persentase Ketuntasan Ulangan Harian Ekonomi I Kelas XI IPS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 Kelas Jumlah Siswa XI IPS 1 55,17 44,83 XI IPS 2 XI IPS 3 XI IPS 4 19,36 80,64 XI IPS 5 6,67 93,33 XI IPS 6 11,11 88,89 Sumber: guru mata pelajaran ekonomi SMA Negeri 1 Kota Solok Berdasarkan Tabel di atas terlihat bahwa hasil belajar ekonomi yang dicapai siswa jauh dari standar ketuntasan minimal, jumlah siswa yang tidak tuntas lebih banyak dibandingkan dengan siswa yang tuntas. Kelas XI IPS 1 memperoleh persentase ketuntasan 55,17% dan yang tidak tuntas 44,83%. Kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3 memperoleh persentase ketuntasan 0% dan yang tidak tuntas 100%. Kelas XI IPS 4 memperoleh ketuntasan 19,36% dan yang tidak tuntas 80,64%. Kelas XI IPS 5 memperoleh persentase ketuntasan 6,67% dan yang tidak tuntas 93,33%. Kelas XI IPS 6 memperoleh persentase ketuntasan 11,11% dan yang tidak tuntas 88,89%. Seperti yang terlihat bahwasanya ada dua kelas yang tidak tuntas siswanya seorang pun yaitu kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3. Maka siswa yang dikatakan tuntas pada ulangan ekonomi 1 hanya sebanyak 27 siswa dari 181 siswa, dan siswa yang tidak tuntas yaitu sebanyak 155 siswa. Rendahnya hasil belajar siswa kelas XI IPS diduga berkaitan erat dengan rendahnya motivasi belajar siswa. Hal ini ditandai dengan malasnya siswa untuk belajar, siswa kurang bertanggung jawab atas tugas yang diberikan oleh guru, ada siswa yang cenderung pasif dan hanya menerima apa yang diberikan guru tanpa bersemangat dalam belajar pada saat pembelajaran berlangsung, serta siswa sering mengumpulkan tugas terlambat dengan berbagai alasan, sehingga akan mempengaruhi hasil belajar yang akan dicapainya. Selain itu yang dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah rendahnya efikasi diri . elf-efficac. yang dimiliki siswa. Efikasi diri merupakan penilaian terhadap kemampuan diri untuk mengatur dan melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang Efikasi diri merupakan dasar bagi motivasi manusia, kesejahteraan, dan prestasi Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Efikasi diri juga bisa dikatakan sebagai keyakinan individu mengenai kemampuan dirinya dalam melakukan tugas atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil tertentu. Berdasarkan observasi lebih lanjut dan keterangan yang diperoleh dari beberapa guru dan mahasiswa PLK di SMA Negeri 1 Kota Solok mulai tanggal 27 Agustus 2015 sampai 02 September 2015, diketahui selain motivasi belajar siswa yang rendah, efikasi diri siswa juga rendah khususnya kelas XI IPS, seperti masih ada siswa yang kurang yakin atau ragu dalam menyampaikan pendapatnya, siswa cenderung mudah putus asa dan menyerah saat mendapati tugas yang sulit dikerjakan dan akhirnya mereka hanya mencontek tugas dari temannya, siswa tidak yakin bahwa dirinya mampu menyelesaikan tugas-tugas yang bervariasi yang diberikan guru, ada yang menganggap beberapa mata pelajaran sulit dan susah untuk dipahami, serta ada siswa yang sebelum dia mencoba mengerjakan tugas sudah mengeluh terlebih dahulu. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak yakin terhadap potensi yang dimilikinya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui dan Menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Mengetahui dan Menganalisis eberapa besar pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Mengetahui dan Menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. METODE PENELITIAN Sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti, maka penelitian ini dapat digolongkan ke dalam jenis penelitian asosiatif, karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antara dua variabel atau lebih. Hubungannya bersifat kausal yaitu hubungan yang bersifat sebab-akibat. Salah satu variabel . mempengaruhi variabel yang lain . Jadi, dalam penelitian ini variabel yang akan dilihat pengaruhnya terhadap hasil belajar adalah motivasi belajar dan efikasi diri pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2016. Tempat penelitian dilaksanakan pada kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Jln. Kihajar Dewantoro No. 30 Kelurahan Tanah Garam. Kecamatan Lubuk Sikarah. Kota Solok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok Tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu sebanyak 181 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 125 orang setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan teknik solvin, dan sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan nomor absen siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket tertutup, yaitu angket tertutup dengan lima alternatif pilihan jawaban yaitu Selalu (SL). Sering (SR). Jarang (JR). Kadang-kadang (KK) dan Tidak Pernah (TP). Sebelum angket disebarkan kepada responden, terlebih dahulu instrumen tersebut diujicobakan untuk mengukur tingkat validitas dan reliabilitas dari butir-butir pernyataan angket tersebut. Uji coba instrumen ini akan dilakukan pada populasi yang berbeda tapi dengan tingkatan/kelas dan jurusan yang sama yaitu di SMA Negeri 2 Kota Solok kelas XI IPS4 yang berjumlah 38 orang. Validitas Instrumen Validitas atau kesahihan menunjukkan sejauhmana alat ukur mampu mengukur apa yang hendak diukur. Untuk menentukan apakah instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini valid atau tidak, maka diukur dengan menggunakan validitas konstruk dengan teknik Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ korelasi product moment dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. Suatu instrumen penelitian dikatakan valid, bila: Koefisien korelasi product moment melebihi 0,3. Butir instrumen dianalisis dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. dapat disimpulkan bahwa instrumen motivasi belajar sebanyak 25 butir pernyataan diperoleh 18 butir dinyatakan valid dan 7 butir dinyatakan tidak valid yaitu nomor 6, 11, 12, 18, 19, 24, 25. Sedangkan instrumen efikasi diri sebanyak 18 butir pernyataan diperoleh 17 butir pernyataan dikatakan valid, dan 1 butir pernyataan tidak valid yaitu nomor Setelah konsultasi dengan pembimbingmaka pernyataan nomor 6, 11, 18, dan 25 tidak dicantumkan dalam instrumen penelitian, dan untuk pernyataan nomor 12, 19, 24 diperbaiki lagi kalimatnya agar lebih dimengerti oleh responden. Sedangkan pernyataan yang tidak valid dari instrumen efikasi diri yaitu nomor 12 tidak dicantumkan dalam instrumen penelitian. Perhitungan validitas uji coba instrumen dapat dilihat pada lampiran 6 dan 7. Uji Reliabilitas Reliabilitas bertujuan untuk menentukan sejauhmana hasil pengukuran tetap konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dengan menggunakan alat pengukur yang sama pula. Uji reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Alpha Cronbach dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. versi 17, karena teknik ini dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu instrumen penelitian reliabel atau tidak, bila jawaban yang diberikan responden berbentuk skala, seperti 1-3, 1-5, dan 1-7 atau jawaban menginterprestasikan penilaian sikap. Kriteria suatu instrumen penelitian dikatakan reabel dengan menggunakan teknik ini, bila koefisien reliabilitas yc11 > 0,6. Berdasarkan perhitungan reliabiltas, dapat disimpulkan bahwa kedua instrumen dapat dikatakan reliabel, karena dari perhitungan uji reliabiltas dengan teknik Alpha Cronbach dengan bantuan SPSS Versi 17, koefisien reliabilitas untuk kedua instrumen > 0,6. Teknik Pengumpulan Data Observasi. Observasi dalam penelitian dilakukan untuk mendapatkan data sebagai bahan penelitian. Observasi yang dilakukan adalah dengan cara mengamati langsung siswa selama pembelajaran berlangsung. Pengamatan tersebut dilihat dari motivasi belajar siswa dalam belajar ekonomi, serta efikasi diri yang dimiliki siswa. Dokumentasi. Sebagian data diambil dengan mengumpulkan dokumen-dokumen terkait dengan data siswa yaitu nama-nama siswa kelas XI IPS dan hasil belajar siswa pada Ulangan Harian 1 Semester Ganjil yang diperoleh dari guru mata pelajaran serta diperoleh dari foto-foto yang diambil pada saat penelitian dilakukan. Angket. Angket dalam penelitian ini diisi oleh siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok dengan jumlah sampel sebanyak 125 siswa. Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Analisis regresi linear berganda merupakan teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh lebih dari satu variabel bebas . terhadap satu variabel terikat . Namun, untuk menganalisis persentase jawaban responden terhadap variabel penelitian digunakan rumus yaitu: P= N x 100% Keterangan: P = persentase pengaruh variabel bebas F = frekuensi jawaban siswa Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ n = number of case . umlah frekuensi keseluruha. Uji Prasyarat Uji Normalitas Tujuan dilakukannya uji normalitas terhadap serangkaian data adalah untuk mengetahui apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Untuk mengetahui populasi dalam penelitian ini berdistribusi normal atau tidak dgunakan metode Kolmogorov-Smirnov dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. (Siregar, 2014:153. Kriteria pengujian yang diambil berdasarkan perbandingan antara Dhitung dan Dtabel . Ho diterima, jika Dhitung O Dtabel ,n1,n2 . Ha ditolak, jika jika Dhitung Ou Dtabel (,n1,n. Uji Linearitas Tujuan dilakukan uji linieritas adalah untuk mengetahui apakah antara variabel terikat (Y) dan variabel bebas (X) mempunyai hubungan linear Uji ini biasa digunakan sebagai syarat dalam penerapan metode regresi linier. Uji linear dalam penelitian ini dihitung dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. versi 17, dengan kriteria pengujian signifikansi yaitu: Jika: F hitung O F tabel , maka Ho diterima. Jika: Fhitung > F tabel , maka Ho ditolak. Regresi Linear Berganda Dalam suatu penelitian saat tahap menganalisis data, bila topik permasalahan . terdiri dari satu variabel tak bebas . dan dua variabel bebas . , maka digunakan uji statistik dengan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS (Statistical Product Service Solutio. Rumus regresi linear dengan dua variabel bebas Y = a b1 x1 b2 x2 Keterangan: Y = variabel tak bebas x1 = variabel bebas pertama . otivasi belaja. x2 = variabel bebas kedua . fikasi dir. = konstanta b = koefisien regresi Pengujian Hipotesis Uji Parsial (Uji . Tujuan dilakukan uji signifikansi secara parsial dua variabel bebas terhadap variabel terikat adalah untuk mengukur secara terpisah dampak yang ditimbulkan dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Terdapat dua kaidah pengujian dalam uji parsial . Jika: -t tabel O t hitung O t tabel, maka Ho diterima. Jika: t hitung > t tabel, maka Ho ditolak. Uji Simultan (Uji F) Analisis secara simultan ini digunakan untuk menentukan variabel bebas memiliki pengaruh secara bersama-sama yang signifikan terhadap variabel terikat. Kaidah pengujian dalam uji simultan yaitu: Jika: F hitung O F tabel, maka terima Ho . Jika: Fhitung > F tabel , maka tolak Ho . Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Motivasi Belajar (X1 ) Secara Parsial terhadap Hasil Belajar Ekonomi (Y) Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa motivasi belajar mempunyai thitung sebesar 9,767, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok dengan taraf signifikan = 5%. Sedangkan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi yaitu sebesar 67,24%. Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Sani dalam Istarani dan Pulungan . bahwa motivasi belajar merupakan segala sesuatu yang dapat memotivasi peserta didik atau individu untuk belajar. Tanpa motivasi belajar, seorang peserta didik tidak akan belajar dan akhirnya tidak akan mencapai keberhasilan dalam belajar. Kemudian juga sejalan dengan pendapat Sardiman . kegiatan belajar sangat memerlukan motivasi. Hasil belajar akan menjadi optimal, kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan makin berhasil pula pelajaran yang dipelajarinya. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para siswa . eserta didi. Hal tersebut juga sejalan dengan pendapat Iskandar . yang menyatakan motivasi belajar mempunyai peranan penting dalam memberi rangsangan, semangat, dan rasa senang dalam belajar sehingga yang mempunyai motivasi tinggi mempunyai energi yang banyak untuk melaksanakan proses Pengaruh Efikasi Diri (X2 ) Secara Parsial terhadap Hasil Belajar Ekonomi (Y) Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai thitung sebesar 3,741, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, dengan taraf signifikan = 5%. Sedangkan pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 47,75%. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Hidayat . bahwa efikasi diri merupakan penilaian diri terhadap kemampuan diri untuk mengatur dan melaksanakn tindakan yang diperlukan untuk mencapi kinerja yang ditetapkan. Efikasi diri memberikan dasar bagi motivasi manusia, kesejahteraan, dan prestasi individu. Prestasi disini tentunya bisa berupa keberhasilan siswa dalam belajar. Efikasi diri pada individu akan membantu mencapai Orang yang percaya diri terhadap kemampuan akademisnya akan mengharapkan nilai tinggi pada ujian dan mengharapkan suatu pekerjaan yang baik, serta mencapai kesejahteraan secara pribadi maupun profesional. Sebaliknya, orang yang kurang percaya diri terhadap kemampuan akademik yang dimilikinya akan membayangkan mendapatkan nilai rendah sebelum mereka ujian. Kemudian juga sejalan dengan pendapat Ghufron, . bahwa efikasi diri yang dimiliki ikut mempengaruhi individu dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai suatu tujuan, termasuk didalamnya perkiraan berbagai kejadian yang akan dihadapi. Pengaruh Motivasi Belajar (X1 ) dan Efikasi Diri (X2 ) Secara Simultan terhadap Hasil Belajar Ekonomi (Y) Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji F, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai F hitung sebesar 146,987, sedangkan F tabel sebesar 3,07, hal ini berarti Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif signifikan secara simultan antara motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, dengan taraf signifikan = 5%. Sedangkan pengaruh motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 70,7 %. Hal ini berarti bahwa motivasi belajar dan efikasi diri memberikan kontribusi sebesar 70,7% terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, dan 29,3% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila motivasi belajar siswa semakin tinggi dan efikasi diri juga semakin tinggi, maka akan semakin baik pula hasil belajar yang akan dicapai Hal ini sejalan dengan pendapat Iskandar . bahwasanya motivasi belajar dan efikasi diri mempengaruhi hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Hal ini juga sejalan dengan pendapat Winkel . alam Fatimah, 2. bahwasanya hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor internal dan eksternal, termasuk di dalamnya motivasi dan self efficacy. PENUTUP Berdasarkan hasil analisis data pada Bab IV dapat dikemukakan tiga kesimpulan terkait penelitian ini, yaitu: Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa motivasi belajar mempunyai thitung sebesar 9,767, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Sedangkan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar ekonomi yaitu sebesar 67,24%. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara efikasi diri terhadap hasil belajar Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai thitung sebesar 3,741, sedangkan t tabel sebesar 1,979, hal ini berarti thitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok. Sedangkan pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 47,75%. Terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan secara simultan antara motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji F, diketahui bahwa efikasi diri mempunyai F hitung sebesar 146,987, sedangkan F tabel sebesar 3,07, hal ini berarti F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kota Solok, dengan taraf signifikan = 5%. Sedangkan pengaruh motivasi belajar dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi adalah sebesar 70,7 %. DAFTAR PUSTAKA