JIEP: Journal of Islamic Education Papua DOI : 10. 53491/jiep. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 e-ISSN 3021-7180 PERSEPSI SISWA TERHADAP NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dea Wullan Dari 1. Imamuddin2. Imraatul Husna3. Fitrah Hanifa Ali4. Arnita5 12Pendidikan Matematika. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. 345Guru Mata Pelajaran Matematika. SMP Negeri 3 Pariaman. E-mail: deawullandari221@gmail. com, m. imamuddin76@yahoo. Abstrak Pendidikan karakter memberikan pesan bahwa spiritualitas dan nilai-nilai agama tidak dapat dipisahkan dalam pendidikan. Persepsi siswa terhadap nilai-nilai keislaman yang diterapkan di sekolah hanya dianggap sebagai teori dan simbol oleh peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tanggapan siswa terhadap nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, adapun teknik pengambilan data penelitian yaitu dengan memberikan angket. Sampel yang di ambil yaitu siswa dan siswi kelas Vi di SMPN 3 Pariaman. Berdasarkan hasil dan pembahasan sebagian besar siswa dan siswi kelas Vi di SMP Negeri 3 Pariaman setuju akan adanya soal matematika berintegrasi Islam dalam pembelajaran matematika, selain itu dari berbagai tanggapan dan hasil tes dapat disimpulkan secara keseluruhan sebagian besar siswa memberikan persepsi setuju akan penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Ini menunjukkan bahwa guru matematika SMP Negeri 3 Pariaman harus terus berupaya membiasakan memberikan soal matematika berintegrasi Islam. Kata Kunci : Persepsi siswa, matematika berintegrasi Islam, pendidikan karakter Abstract Character education provides a message that spirituality and religious values cannot be separated in education. Students' perceptions of Islamic values applied in schools are only considered as theories and symbols by learners. The purpose of this research is to see students' responses to Islamic values in mathematics learning. The type of research used is descriptive qualitative, while the research data collection technique is by giving a questionnaire. The sample taken was class Vi students at SMPN 3 Pariaman. Based on the results and discussion, most of the Vi grade students at SMP Negeri 3 Pariaman agree that there are Islamic-integrated math problems in mathematics learning, besides that from various responses and test results it can be concluded that overall most students give an agreed perception of the application of Islamic values in mathematics learning. This shows that the mathematics teacher at SMP Negeri 3 Pariaman must continue to make efforts to get used to providing Islamic-integrated mathematics problems. Keywords : Student perceptions. Islamic-integrated mathematics, character education A2023 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). http://e-journal. id/index. php/jiep JIEP: Journal of Islamic Education Papua. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 Pendahuluan Pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan nasional dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam pendidikan, guru harus mampu menjadikan pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat siswa merasa nyaman dan bahagia sehingga dapat mendorong perilaku positif pada siswa. Hal ini juga mempengaruhi hasil belajar siswa karena informasi yang diberikan guru diterima oleh siswa (Syah & Imamuddin, 2. Pada dasarnya kegiatan pembelajaran, selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi . yang ditargetkan, juga dirancang untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari/peduli, dan menginternalisasi nilai-nilai dan menjadikannya perilaku nilai-nilai karakter yang dikembangkan dalam pembelajaran matematika tetap harus berlandaskan pada nilai-nilai universal (Maryati & Priatna, 2. Indonesia, perhatian utama pendidikan saat ini adalah karakter. Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain (Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 2011:. Pendidikan perkembangan sosial, emosional, dan etis siswa. Pendidikan karakter ini juga didefinisikan sebagai usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Penanaman karakter perlu dilakukan oleh seorang pendidik secara terus menerus (Al-Faruq, 2. Matematika sebagai salah satu dari kurikulum diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperbaiki sikap dan tingkah laku siswa yang mencakup didalamnya pribadi yang berkarakter seperti komitmen, jujur, kerja sama, kreatif, sopan santun, sikap ilmiah, sikap toleran, demokratis dan lain sebagainya. Penanaman pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika berimplikasi pada fungsi guru sebagai fasilitator saat proses pembelajaran terjadi agar siswa mampu mempelajari matematika secara optimal dan efektif (Arif, 2. Pembelajaran matematika yang mengimplementasikan pendidikan karakter juga meningkatkan kemampuan matematika siswa. Guru dapat model-model pendidikan karakter (Faizah et al. , 2. Pembelajaran http://e-journal. id/index. php/jiep Dea Wullan Dari, dkk: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam A Islam membawa pengaruh yang sangat baik terhadap pembentukan karakter siswa, dikarenakan output dari pembelajaran matematika terintegrasi Islam adalah melahirkan siswa yang memiliki karakter sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika dan siswa yang memiliki akhlaktul karimah (Aviola et al. , 2. Penanaman pendidikan karakter kepada siswa melalui pembelajaran matematika juga dapat dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai keislaman di dalamnya, hal ini dikarenakan nilai-nilai Islam itu sangat menyokong pendidikan karakter siswa (Ariningsih & Amalia, 2. Persepsi adalah suatu proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi ke dalam otak melaui indera manusia (Slameto, 2003:. Pada saat ini, persepsi siswa terhadap nilai-nilai keislaman yang diterapkan di sekolah hanya dianggap sebagai teori dan simbol oleh peserta didik. Pembelajaran matematika integrasi Islam menarik untuk dikuasai dan mampu memotivasi siswa. Selain itu pembelajaran matematika integrasi Islam menyenangkan, menantang dan sangat bermanfaat (M. et al. , 2. Siswa mengetahui bahwa nilai-nilai keislaman perlu diterapkan dalam pembelajaran, tidak sedikit siswa yang belum mengaplikasikan nilai-nilai keislaman walaupun mereka mengetahui pentingnya nilai-nilai keislaman dalam diri. Penulis tertarik untuk mencoba menerapkan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran dan memberikan siswa sebuah soal AKM dalam bentuk soal KSM yaitu perpaduan soal matematika dengan nilai-nilai Islam dan angket pada sebuah sekolah yaitu SMP Negeri 3 Pariaman terkhususnya untuk kelas Vi/Fase D. Metode Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif karena menyajikan data yang diperoleh dalam bentuk kata-kata. Penelitian ini bertujuan untuk nilai-nilai Islam pembelajran matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas Vi di SMP Negeri 3 Pariaman, sedangkan sampel yang diambil yaitu salah satu kelas dari ketujuh kelas Vi/Fase D pada sekolah tersebut dan data yang di ambil yaitu pada kelas Vi. Jumlah peserta didik dari kelas yang di http://e-journal. id/index. php/jiep JIEP: Journal of Islamic Education Papua. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 ambil pada saat itu yaitu sebanyak 32 orang siswa dengan 6 orang siswa yang tidak hadir, jadi total sampelnya yaitu 26 orang siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan memberikan soal tes matematika dan Teknik analisis data yang sudah di peroleh yaitu dengan berupa skala liker dengan skor 5, 4, 3, 2, dan 1 melalui tiga indicator, yaitu . menerima atau penyerap, . mengerti atau memahami, dan . Biasanya data dari angket dinyataakn dalam rentangan 0-100. Adapun rumus untuk mengetahui persentase hasil dari angket responden menurut Sartika . dalam Aswar,. Keterangan : Frekuensi yang sedang dicari presentase Jumlah Frekuensi atau responden Angka Persentase Adapun parameter untuk penafsiran nilai persentase adalah : Tidak Satupun 51% - 75% : Sebagian Besar 1% - 25% : Sebagian Kecil 76% - 99% : Hampir Seluruhnya 26% - 49% : Hampir Setengahnya : Seluruhnya : Setengahnya Hasil dan Pembahasan Nilai-Nilai Islam Dalam Pembelajaran Matematika NilaiAenilai keislaman sangat berharga jika diajarkan dengan benar. Selain itu yang mengajarkan tentang ajaran Islam ini harus bersumber Al-QurAoan Sunnah, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi seseorang yang lebih baik kedepannya. NilaiAenilai Islam merupakan suatu hal yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan digunakan sebagai pegangan dasar manusia dalam mencapai tujuan kehidupan yaitu dengan mengabdikan diri kepada Allah SWT. NilaiAenilai Islam yang di ajarkan dan diterapkan pada siswa dalam pembelajaran matematika yaitu religius, http://e-journal. id/index. php/jiep Dea Wullan Dari, dkk: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam A kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, kreatifitas, kemandirian, memiliki rasa ingin tahu, komunikatif, dan bertanggung jawab. Pendidikan matematika juga mempengaruhi motivasi belajar siswa. Pengaruh pembelajaran matematika terintegrasi Islam terhadap motivasi belajar siswa memberi kan pengaruh yang sangat baik, dikarenakan output dari pembelajaran matematika terintegrasi Islam adalah melahirkan siswa yang memiliki karakter sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika dan siswa yang memiliki akhlatul kharimah (Rahmi et al. , 2. Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran Matematika Persepsi terhadap stimulus sesuatu yang berarti, dan merupakan respon yang intelek dalam diri Persepsi juga merupakan suatu proses yang didahului oleh proses pengindraan, yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat pengindraan atau juga disebut proses sensoris (Muharmansyah & Imamuddin, 2. Penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika sangatlah baik. Peran dari integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika yaitu : mampu meningkatkan karakterpositif siswa terutama sikap religius, meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika siswa, meningkatkan kemampuan siswa dalam bermatematika seperti komunikasi, penalaran, memecahkan masalah, koneksi, literasi matematika siswa, dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa (Imamuddin, 2. Pengaplikasian nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran juga didasarkan dari landasan agama Islam yang bersumber dari Al-QurAoan dan Hadist. Hasil Penelitian Dari hasil angket penelitian untuk menggali informasi tentang kejelasan akan soal matematika yang diberikan, memahami soal matematika dan menilai soal matematika yang dilaksanakan dari tanggal 17 November yang dibantu oleh salah satu guru matematika di SMP Negeri 3 Pariaman, dapat diperhatikan tabel berikut ini: http://e-journal. id/index. php/jiep JIEP: Journal of Islamic Education Papua. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 Tabel 1: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran Matematika NO. INDIKATOR PERNYATAAN Soal matematika yang diberikan, saya terima dengan jelas. Soal matematika yang diberikan, saya terima dengan sangat cepat Menerima Soal matematika yang diberikan, saya terima sebagian kecil saja. Menyerap Soal metematika tipe ksm saya terima dengan jelas tetapi sedikit bingung Soal matematika yang diberikan, saya terima dengan membacanya saja. Soal metematika ini dapat saya mengerti sebagian saja. Soal matematika tersebut dapat saya pahami secara Mengerti Soal matematika ada hubungan antara matematika dengan nilaiAenilai Islam Memahami Soal matematika tersebut dapat saya pahami dalam penerapan sehari-hari. Adanya hubungan mata pelajaran matematika dengan nilaiAenilai Islam Soal matematika sangat sulit dari soal matematika Perpaduan soal matematika dengan agama tidaklah begitu sulit, dan masih bisa dipahami Perpaduan soal matematika dengan agama ini dapat Menilai menambah wawasan saya terkait bentukAebentuk soal Saya tertarik dengan soal matematika tipe KSM yang Saya sedikit tertarik untum membahas soal matematika tipe KSM yang lainnya Keterangan : = Tidak Setuju Sangat Setuju = Kurang Setuju Sangat Setuju Sekali = Setuju http://e-journal. id/index. php/jiep SKOR 4 3 2 0 20 2 Dea Wullan Dari, dkk: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam A Indikator Menerima dan Menyerap Sangat Setuju Sekali Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernytaan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Gambar 1: Indikator Menerima dan Menyerap Berdasarkan data pada gambar 1 diperoleh sebagian besar sampel menyatakan setuju akan indikator menerima dan menyerap ini dengan persentase 14% sampel memberikan sangat setuju sekali, 11% sampel menyatakan sangat setuju, dan 29% sampel menyatakan setuju. Selain itu juga terdapat hampir setengah sampel yang menyatakan kurang setuju dan tidak setuju dengan persentase 24% dan 20% Jadi dapat disimpulkan ada 54% sampel yang menyatakan setuju dengan indikator menerima dan menyerap ini, berarti dari berbagai sampel ada sebagian besar sampel yang menerima soal matematika yang berintegrasi Islam tersebut. Indikator Mengerti dan Memahami Sangat Setuju Sekali Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernytaan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Gambar 2: Indikator Mengerti dan Memahami Berdasarkan data pada gambar 2 diperoleh hasil hampir setengah orang yang menyatakan kurang setuju terkait indikator mengerti dan memahami ini, yaitu dengan persentase 39% orang dan 8% orang yang tidak setuju. Selebihnya ada 38%, 5%, dan 9% orang yang menyatakan setuju, sangat setuju dan sangat setuju sekali. Jadi, http://e-journal. id/index. php/jiep JIEP: Journal of Islamic Education Papua. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 dapat disimpulkan ada sekitar 52% orang yang menyatakan setuju akan indikator mengerti dan memahami ini. Meskipun tedapat hampir setengahnya sampel juga yang menyatakan kurang setuju dan tidak Indikator Menilai Sangat Setuju Sekali Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernytaan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Gambar 3: Indikator Menilai Berdasarkan gambar 3 diatas diperoleh 32% orang yang menyatakan setuju akan soal matematika yang berintegrasi Islam ini, dan ada 30% orang yang kurang setuju. Selain itu juga ada 13% dan 15% orang yang menyatakan sangat setuju dan sangat setuju sekali akan soal matematika ini. Jadi dapat disimpulkan rata-rata hampir sebagian besar siswa yang memberikan nilai setuju akan soal matematika yang berintegrasi Islam ini, dengan persentase 60% Selain dari hasil angket, adapun persentase penilaian siswa dalam mengerjakan soal matematika berintegrasi Islam, yaitu : Persentase Nilai Tes Matematika Skor 71,5 Skor 42,9 Skor 85,8 Skor 100 Skor 100 Skor 85,8 http://e-journal. id/index. php/jiep Skor 71,5 Skor 42,9 Dea Wullan Dari, dkk: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam A Pembahasan Persepsi ataupun tanggapan seseorang terhadap sesuatu akan berbeda pada setiap orangnya, tergantung dari apa yang diterima oleh panca inderanya masing-masing (Rahmil Azlina, 2. Persepsi siswa diartikan sebagai respon, reaksi, tanggapan, atau pendapat siswa terhadap apa yang terjadi disekitarnya (Farij Imron. Isnaniah. Imamuddin, 2. Persepsi siswa tentang penerapan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 3 Pariaman berdasarkan hasil angket terlihat bahwa dari ketiga indikator diperoleh dimana sebagian besar siswa sangat setuju diterapkanya perpaduan soal matematika dengan nilai-nilai Islam, dengan persentase persetujuan dari ketiga indikator yaitu indikator menerima dan menyerap terdapat 54% sampel yang setuju, untuk indikator mengerti dan memahami terdapat 52% sampel menyatakan setuju, sedangkan indikator menilai terdapat 60% sampel yang menyatakan Ini menandakan bahwa guru matematika di SMP Negeri 3 Pariaman harus terus berupaya untuk memberikan dan membuat soalsoal matematika yang berintegrasi Islam. Diperlukan soal matematika yang mampu melatih kemampuan literasi siswa dan terintegrasi Islam untuk menanamkan nilai-nilai Islam. Soal literasi matematika terintegrasi Islam berfungsi untuk melatih kemampuan literasi matematika siswa dan sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam pada siswa (Isnaniah & Imamuddin, 2. Jika dilihat dari hasil tes soal matematika tipe KSM yang diberikan terdapat rata-rata 69% sampel yang mendapatkan nilai 100 dengan jumlah sampel 18 orang, dan juga terdapat 11% sampel yang mendapatkan nilai 85,8 dengan jumlah sampel yaitu 3 orang. Selain itu juga ada sekitar 15% sampel yang mendapat nilai 71,5 dengan jumlah sampel 4 orang, dan terdapat 4% sampel yang mendapatkan nilai 42,9 yaitu 1 orang. Selain dari hasil tes juga terdapat kecepatan waktu sampel dalam mengerjakan soal tersebut yaitu kurang dari 1 jam yaitu 40 menit jam pembelajaran. Dari hasil tes tadi diperoleh lebih dari setengah dari sampel yang memperoleh hasil yang baik dan bagus yaitu ada 21 orang yang hasil melebihi batas KKM matematika yaitu 75. Soal matematika http://e-journal. id/index. php/jiep JIEP: Journal of Islamic Education Papua. Vol. 1 No. 2 Agustus-Januari 2024 bernuansa Islami telah memiliki kriteria soal yang baik melalui tahapan (R&D) sehingga layak untuk digunakan. Bagi peserta didik dan guru meskipun hal baru namun soal tersebut memberikan manfaat yang lebih bermakna akan adanya soal terintegrasi yang diharapkan tertanam nilainilai karakter yang baik (Sobarningsih et al. , 2. Di SMPN 3 Pariaman ini juga terdapat program yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran yaitu adanya kegiatan Kultum setiap hari jumAoat yaitu pada pagi hari. Selain kegiatan Kultum, di sekolah SMP Negeri 3 Pariaman juga ada program tahfiz setiap hari jumAoat tersebut yaitu setelah kegiatan kultum berlangsung. Program tahfiz ini dilaksanakan oleh seluruh siswa setelah memasuki kelas dari kegiatan kultum, dan setiap guru yang mengajar pada pagi dihari jumAoat tersebut yang akan memandu kegiatan tahfiz ini yaitu selama 1 jam pembelajaran dengan alokasi waktu selama 40 menit. Kegiatan tahfiz ini tidak hanya terkait soal hafalan al-qurAoan saja, didalam program tahfiz ini ada juga kegiatan membaca al-qurAoan atau mengaji. Sekolah SMP Negeri 3 Pariaman ini menerapkan fullday school, maka dari itu sekolah ini juga menerapkan sholat berjamaAoah antar siswa setiap harinya, yaitu pada saat sholat zhuhur. Meskipun pada saat ini mushola di SMP Negeri 3 Pariaman dalam masa perbaikan untuk memperluas tempat ibadah, tapi sekolah ini tetap saja menerapkan sholat berjamaAoah yaitu dengan sholat berjamaAoah di kelas-kelas. Selain itu walaupun adanya keterbatasan pada sholat berjamaAoah, para siswa dan siswi SMP Negeri 3 ini tetap memiliki antusias dan semangat yang cukup besar untuk melaksankan sholat berjamaAoah meskipun itu dilakukan dikelas masing-masing. Kesimpulan Dari penelitian ini diperoleh rata-rata persentase persepsi siswa terhadap nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran matematika melalui hasil angket dari ketiga indikator yang ada yaitu 54% sebagian besar siswa menerima dan menyerap soal matematika berintegrasi Islam dalam soal tes, 52% sebagian besar siswa juga yang mengerti dan memahami soal tes http://e-journal. id/index. php/jiep Dea Wullan Dari, dkk: Persepsi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Islam dalam A tersebut, dan 60% sebagian besar siswa menilai setuju dengan soal tersebut. Jadi berdasarkan hasil dan pembahasan dapat dikatakan sebagian besar siswa kelas Vi di SMP Negeri 3 Pariaman setuju akan adanya soal matematika berintegrasi Islam dalam pembelajaran matematika, selain itu dari berbagai tanggapan dan hasil tes dapat disimpulkan secara keseluruhan sebagian besar siswa memberikan persepsi setuju akan penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika. Daftar Pustaka