Volume I No. 2 (Juli 2. : SRODJA KOMPENSASI FINANSIAL DAN KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI Devi Nurkasanah. M Hadi Makmur. Supranoto Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Jember 200910201104@mail. Abstract This article aims to explain the influence of financial compensation on the performance State Civil Apparatus of the Population and Civil Registration Services in Banyuwangi Regency. Performance is the result of an employee's work on the responsibilities given within a certain period of time. There are several factors that influence employee performance, one of which is compensation. A properly managed compensation system can have implications for employee performance and is directly proportional to the organization's success in achieving predetermined targets. This research is associative research with a quantitative approach. The population in this study consisted of 31 State Civil Apparatus of the Population and Civil Registration Services in Banyuwangi Regency, who were selected using a saturated sampling technique. Data was collected through questionnaires, interviews, and documentation. The collected data was then tested for validity using product moment correlation and reliability testing with Cronbach Alpha. For valid and reliable data, a correlation test was then carried out using the Spearman rank and a significance test using the T-test. The results of the Spearman Rank correlation test showed that the rs value was 0. 881, and the significance test . showed the calculated tvalue . Ou ttable . Thus, it can be stated that h0 is rejected and h1 is accepted, namely that there is a significant influence between financial compensation and performance State Civil Apparatus of the Population and Civil Registration Services in Banyuwangi Regency. Keywords: financial compensation. State Civil Apparatus Abstrak Artikel ini bertujuan menjelaskan pengaruh kompensasi finansial terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja seorang pegawai atas tanggung jawab yang diberikan dalam periode tertentu. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kinerja pegawai salah satunya, yaitu kompensasi. Sistem kompensasi yang dikelola dengan tepat dapat berimplikasi terhadap kinerja pegawai, sehingga berbanding searah dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai sasaran yang telah Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini terdiri atas 31 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan Data yang terkumpul kemudian diuji validitas dengan correlation product moment dan uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Data yang valid dan reliabel selanjutnya dilakukan uji korelasi menggunakan Rank Spearman dan uji signifikansi menggunakan uji T. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai rs adalah 0,881 dan uji signifikansi . menunjukkan nilai . Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa h0 ditolak dan h1 diterima, yakni terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Kata kunci: kompensasi finansial, kinerja pegawai. Aparatur Sipil Negara Pendahuluan Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh kompensasi finansial terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan. Salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkannya. Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Pasal 8 mewajibkan kepada seluruh pegawai pelayanan yang sama dan profesional kepada setiap penduduk atas pelaporan peristiwa kependudukan dan peristiwa Tujuan diwujudkan melalui manajemen sumber daya manusia dengan memanfaatkan fungsi kompensasi (Sudaryo dkk. Kompensasi adalah segala bentuk diberikan kepada seseorang pegawai berdasarkan kontribusinya terhadap (Sedarmayanti. Dessler. Bangun. Suparyadi, 2015. dan Simamora, 1. Selanjutnya. Bangun mengemukakan bahwa kompensasi finansial merupakan kompensasi yang diberikan kepada pegawai dalam bentuk uang atas jasa yang mereka berikan kepada organisasi. Kompensasi finansial umumnya diberikan kepada pegawai dalam bentuk uang kartal, seperti gaji perundangundangan yang berlaku. Menurut Suparyadi . kompensasi memiliki peranan yang sangat penting karena dapat berpengaruh langsung terhadap kinerja dan produktivitas pegawai. Hal yang serupa dikemukakan oleh Kasmir . bahwa kompensasi merupakan variabel yang memiliki hubungan dan pengaruh terhadap kinerja. Hubungan ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh (Mardiyanti, 2018. Siregar et al. , 2019. Kusumawardani et , 2021. Yandrizon & Putri, 2022. Panambunan et al. , 2022. dan Maulana, 2. bahwa kompensasi finansial memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja yang dicapai seorang pegawai disempurnakan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan (Kasmir, 2017. Mangkunegara, 2014. Sinambela, 2016. Prawirosentono, 2008. dan Hasibuan. Pengelolaan kinerja pegawai terutama Aparatur Sipil Negara yang ASN menetapkan beban kerja sesuai dengan kemampuan dan imbalan yang diterima. Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 11 menjelaskan bahwa ASN memiliki tugas memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Pelayanan yang profesional dan berkualitas berasal dari kinerja pegawai Maka dari itu, upaya peningkatan kinerja pegawai perlu terus dilakukan untuk menunjang kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat. Notoatmojo . mengemukakan bahwa kompensasi adalah alat yang paling ampuh untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Banyuwangi Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah merupakan unsur Kabupaten Banyuwangi di bidang Kependudukan Pencatatan Sipil. Dalam pelaksanaannya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi sebagai unsur pelaksana pemerintah daerah memiliki tugas menyusun laporan pertanggungjawaban atas kinerja organisasi selama satu Laporan tersebut berupa Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) untuk mendukung visi beserta misi bupati terpilih secara transaparan dan akuntabel untuk menciptakan Good Governance dan Clean Government. Tabel 1. 1 Pagu dan realisasi anggaran Kegiatan Administrasi Keuangan beserta capaian kinerja Disdukcapil Kabupaten Banyuwangi Rp5. Realisasi Anggaran Rp3. Capaian Kinerja 99,64% Rp5. Rp4. 104,78% Tahun Pagu Anggaran Sumber: LKjIP Disdukcapil Kabupaten Banyuwangi tahun 2021 dan 2022 Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan pagu anggaran Kegiatan Administrasi Keuangan pada tahun 2021 dan 2022 sebesar 11,8%. Kegiatan Administrasi Keuangan berisi anggaran gaji PNS beserta tunjangannya. Peningkatan pagu anggaran tersebut membawa dampak yang signifikan terhadap kinerja Pada tahun 2021. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi tidak mencapai sasaran indikator kinerja utama dan sedangkan pada tahun 2022 setelah pagu organisasi mampu melampaui sasaran indikator kinerja utama dan memeroleh 3 penghargaan. Penghargaan yang diraih Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2022, diantaranya: . Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVALIK) Provinsi Jawa Timur. Public Service of The Year Jawa Timur. Menurut Suparyadi . mampu atau tidaknya sebuah organsiasi dalam mencapai tujuan sangat bergantung pada kinerja yang ditunjukkan oleh pegawai. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa semakin baik kinerja yang diberikan oleh pegawai, maka semakin mudah organisasi dalam mencapai tujuan yang Berdasarkan pengamatan dan kajian terhadap dokumen yang dapat dijangkau, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai AuPengaruh Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten BanyuwangiAy. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan Menurut Sugiyono . pendekatan kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, instrumen penelitian, dan analisis data yang bersifat statistik untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. samping itu, penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2. Fokus yang digunakan sebagai batasan penelitian, baik variabel kompensasi finansial maupun variabel kinerja pegawai, menggunakan pendapat yang dikemukakan oleh Suparyadi . Kompensasi finansial (X) memiliki 4 indikator, yaitu gaji, tunjangan, insentif, dan jaminan pensiun. Kinerja pegawai (Y) memiliki 5 indikator, yaitu kuantitas, kualitas, ketepatan waktu, kreativitas, dan kerja Populasi pada penelitian ini terdiri atas 31 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling atau sampel jenuh. Sampel jenuh merupakan teknik penentuan sampel apabila seluruh anggota populasi dijadikan sampel (Sugiyono, 2. Dengan demikian, penelitian ini memiliki 31 sampel, yaitu seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya diolah melalui program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25. Olah data yang dimaksud meliputi uji validitas menggunakan teknik correlation product Cronbach Alpha. Selanjutnya, dilakukan uji korelasi menggunakan Rank Spearman dan uji signifikansi menggunakan uji T. Hasil dan Pembahasan Uji Validitas Berdasarkan hasil uji validitas menunjukkan bahwa, baik variabel kompensasi finansial (X) maupun variabel kinerja pegawai (Y), memiliki . dan sig 0,05. Dengan demikian, seluruh item pernyataan pada penelitian ini dapat dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Berdasarkan uji reliabilitas terhadap variabel kompensasi finansial dan kinerja pegawai, hasil Cronbach Alpha variabel X . dan Y . menunjukkan nilai 0. Oleh karena itu, hasil tersebut dapat dinyatakan reliabel atau konsisten. Tabulasi Silang Tabulasi silang dilakukan untuk responden berdasarkan karakteristik dalam satu variabel. Karakter responden meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan masa kerja. Hasil tabulasi silang atau crosstabulation dinyatakan dalam 2 kateogori, yaitu tinggi dan Adapun hasil tabulasi silang kompensasi finansial (X) dan kinerja pegawai (Y) dengan data karakteristik responden, yaitu: . berdasarkan usia, kategori tinggi dan rendah didominasi oleh 41-50 tahun. berdasarkan jenis kelamin, kategori tinggi dan rendah laki-laki. kategori tinggi dan rendah didominasi oleh S1. berdasarkan masa kerja, kategori tinggi dan rendah didominasi oleh responden yang memiliki masa kerja 21-30 tahun. Berdasarkan hasil tabulasi silang tersebut, keempat karakter responden tidak memiliki perbedaan yang mencolok, baik pada variabel kompensasi finansial maupun kinerja pegawai. Uji korelasi Rank Spearman Tabel 2 Hasil uji korelasi Rank Spearman variabel X dan Y Spearman's Kompensasi Finansial Kinerja Pegawai Correlation Coefficient Sig. -taile. Correlation Coefficient Sig. -taile. Kompensasi Finansial 1,000 ,881** 0,000 Kinerja Pegawai ,881** 0,000 1,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Berdasarkan data yang tertera pada tabel di atas. N . merupakan jumlah Nilai sig . adalah 0,000 dan < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel kompensasi finansial (X) dan kinerja pegawai (Y). samping itu, koefisien korelasi variabel kompensasi finansial dan kinerja pegawai menunjukkan nilai 0,881 yang berarti hubungan kedua variabel dalam penelitian ini sangat kuat karena berada pada rentang 0,80-1,000. Uji signifikansi . Tabel 3 Hasil uji signifikansi . Coefficientsa Model 1 (Constan. Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta 4,864 2,071 Kompensasi 1,068 0,062 Finansial Dependent Variable: Kinerja Pegawai Berdasarkan tabel di atas, tertera nilai adalah 17,254 dan = 2,045. Hal ini menunjukkan yang berarti hipotesis nol ( ) ditolak dan hipotesis alternatif ( ) diterima. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kompensasi finansial terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Pengaruh yang dimaksud, yaitu bersifat positif atau 0,955 2,348 Sig. 0,026 17,254 0,000 kompensasi finansial yang diterima, maka semakin tinggi pula kinerja Pembahasan Berdasarkan menunjukkan bahwa keempat karakter responden tidak memiliki perbedaan yang mencolok, baik pada variabel kompensasi finansial maupun kinerja Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai 0,881 pada 0,05 yang artinya variabel kompensasi finansial (X) dan kinerja pegawai (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat. Selanjutnya, hasil uji signifikansi . menunjukkan nilai adalah 17,254 = 2,045. Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Pengaruh yang dimaksud, yaitu bersifat positif atau kompensasi finansial yang diterima, maka semakin tinggi pula kinerja Temuan tersebut berarti telah menguatkan teori yang dikemukakan Suparyadi . kompensasi memiliki peranan yang sangat penting karena dapat berpengaruh produktivitas pegawai. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai 0,881 pada sig 0,05 yang artinya variabel kompensasi finansial (X) dan kinerja pegawai (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat. Selanjutnya, hasil uji signifikansi . menunjukkan nilai . Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Pengaruh yang dimaksud, yaitu bersifat positif atau kompensasi finansial yang diterima, maka semakin tinggi pula kinerja Temuan tersebut berarti telah menguatkan teori yang dikemukakan Suparyadi . kompensasi memiliki peranan yang sangat penting karena dapat berpengaruh produktivitas pegawai. Daftar Pustaka