The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani STITNU Al-Farabi Pangandaran : pipinpitriyani@stitnualfarabi. Abstract . In the current era of globalization, education must be made number one and primary in life's needs, because education is very much JSTAF : needed in order to improve the quality of human resources that can Siddiq. Tabligh. Amanah, and are able to compete in the era of globalization. Therefore, to Fathonah answer the challenges in this era of globalization, educational institutions need and must carry out innovations that are able to Vol 04 No 2 July 2025 produce highly competent students, one of which is by having a special school program such as providing life skills, because with a Hal : 311-321 life skills program at least students have the provision and basics https://doi. org/10. 62515/staf. about how to face the challenges of the times. This research uses a 62515/staf qualitative method, using a descriptive approach, in this case observing the management of the life skills program (English clas. in Received: 10 July 2025 improving students' language competence at MAN 2 Pangandaran. Accepted: 22 July 2025 This research uses data collection techniques by means of interviews. Published: 31 July 2025 observation and documentation. The primary data in this research PublisherAos Note: Publisher: Lembaga are life skills managers, student affairs leaders and MAN 2 Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pangandaran teachers. Secondary data consists of theoretical data, (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran, documentation data and other supporting data obtained from school Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps The data wettability test was carried out by source and institutional affiliations. Data analysis in this research uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show Copyright: A 2023 by the authors. that: management of the life skills program (English Clas. in Submitted for possible open access increasing student competence, namely through planning, publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC organizing, implementing and monitoring, is able to increase student BY) Students' ability in English has increased and what is . ttps://creativecommons. org/licenses/by -sa/4. quite encouraging for the management and the school is that students who take part in Life Skills (English Clas. can excel at the district level by winning the English speech competition at the Pangandaran district level. This achievement can be used as a starting point. measure the success of the life skills program (English Clas. in improving students' language competence. Keywords . Management. Life Skills. Competence Abstrak . Zaman era globalisasi saat ini pendidikan mesti dijadikan nomor satu dan utama dalam kebutuhan hidup, karena pendidikan sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dapat dan mampu bersaing ditengah era globalisasi. Maka dari itu Vol 04 No 2 July 2025 | 311 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani untuk menjawab tantangan di era globalisasi ini lembaga pendidikan perlu dan harus melakukan sebuah inovasi yang mampu mencetak siswa-siswa yang berkompetensi tinggi, salah satunya dengan adanya sebuah program khusus sekolah seperti mengadakan life skill, karena dengan program life skill setidaknya siswa mempunyai bekal dan basic tentang bagaimana untuk menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif, dalam hal ini mengamati manajemen program life skill . nglish clas. dalam meningkatkan kompetensi berbahasa siswa di MAN 2 Pangandaran. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan Data primer dalam penelitian ini adalah Pengelola life skill, waka kesiswaan dan guru MAN 2 Pangandaran. Data sekunder berupa dat-data yang teoritis, data dokumentasi dan data pendukung lainnya yang diperoleh dari dokumen sekolah . Uji keterbasahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: manajemen program life skill (English Clas. dalam meningkatkan kompetensi siswa yaitu melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, mampu meningkatkan kompetensi siswa. Kemampuan siswa tentang bahasa inggris meningkat dan juga yang cukup membanggakan bagi pihak pengelola dan pihak sekolah, siswa yang mengikuti life skill (Englis Clas. dapat berprestasi di tingkat kabupaten dengan menjuarai lomba pidato bahasa inggris tingkat kabupaten pangandaran, prestasi ini dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan program life skill (English Clas. dalam meningkatkan kompetensi berbahasa siswa. Kata Kunci . Manajemen. Life Skill. Kompetensi Pendahuluan Era globalisasi yang penuh persaingan dan tantangan serta semakin meningkatkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, mengharuskan lembaga pendidikan madrasah untuk meningkatkan manajemen program sekolah, sehingga dapat membina para siswa yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan masyarakat modern seperti sekarang ini. Eksistensi lembaga pendidikan madrasah dalam menyikapi perkembangan zaman, tentunya memiliki komitmen untuk tetap menyuguhkan pola pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi handal. Kekuatan otak . , hati . dan tangan . , merupakan modal utama untuk membentuk pribadi siswa yang mampu menyeimbangi perkembangan zaman. Lembaga pendidikan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang sudah berdiri sangat lama ada di Indonesia, menjadikan Lembaga pendidikan madrasah sebagai tumpuan harapan, dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di lingkungan masyarakat, maka lembaga pendidikan madrasah harus berani tampil dan mengembangkan dirinya sebagai pusat keunggulan (Rohadi Abdul Fatah, 2. Untuk mencapai pendidikan yang unggul tentunya harus mempunyai program pendidikan yang unggul dan kompeten yang akan menjadi sebuah perjalanan dalam mencapai suatu tujuan bersama yang telah ditetapkan bersama. 312 | Vol 04 No 2 July 2025 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah melakukan inovasi program pendidikan, antara lain perlu dilakukan penataan terhadap sistem pendidikan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Dalam hal tersebut perlu dan harus adanya perubahan bersifat sosial yang memberi arah bahwa pendidikan merupakan pendekatan dasar dalam proses perubahan itu. Pendidikan adalah kehidupan, untuk itu kegiatan belajar harus dapat membekali peserta didik dengan kecakapan hidup . ife skil. yang sesuai dengan lingkungan kehidupan dan kebutuhan peserta didik. Dalam pembinaan diri siswa, siswa yang ingin belajar mengembangkan potensi untuk memperoleh kecakapan hidup melalui lembaga pendidikan. MAN 2 Pangandaran memberikan fasilitas yang memadai serta dapat memberdayakan siswanya agar output yang diharapkan tercapai. Untuk itu, para siswa harus menyadari bahwa dalam mengembangkan potensi dirinya tidak harus mengharapkan dalam pendidikan sekolah Pembinaan diri siswa di madrasah tersebut adalah KIR (Karya Ilmiah Remaj. , rois, olahraga, bela diri, kesenian OSN dan KSM. Adapun hal yang menarik di MAN 2 Pangandaran, selain pembinaan tersebut, juga membekali siswa dengan ketrampilan dan kemampuan kewirausahaan, sebagai bekal siswa di masyarakat. Dengan adanya kegiatan tersebut terbukti dapat meningkatkan kompetensi siswa, dimana siswa menjadi aktif dalam kegiatan dan mempunyai kemampuan yang lebih dari kegiatan belajar mengajar. Program life skill ini sendiri merupakan bagian dari inovasi MAN 2 untuk menyiapkan siswa dan lulusan yang mampu bersaing dan kompeten, dimana program life skill tersebut tidak hanya satu tetapi banyak, diantaranya: make over, menjahit, english class, tata boga cooking (Pastry and Baker. , dan komputer. Mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global di dunia kerja merupakan sebuah keharusan, terutama bagi siswa yang posisinya di masa transisi. Banyak hal yang terkait kebahasaan, terlebih Bahasa Inggris yang dipelajari di sekolah dengan prospek yang lebih baik dalam mempersiapkan calon lulusan yang siap kerja dan bersaing. Program life skills Bahasa Inggris MAN 2 pangandaran sangat memahami keadaan ini, sehingga berbagai upaya dilakukan agar para calon lulusan mendapatkan kemampuan Bahasa Inggris yang lebih baik sebagai modal utama mereka memasuki dunia kerja setelah lulus. Murid yang mempunyai keterampilan bahasa terutama bahasa Vol 04 No 2 July 2025 | 313 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani Inggris baik tulisan dan lisan yang baik umumnya akan menemukan pekerjaan lebih mudah, baik dalam perusahaan multi-nasional atau organisasi global yang besar. Perusahaan akan cenderung menyukai seseorang dengan kemampuan speaking bahasa Inggris yang baik, karena mereka dapat berkomunikasi secara efektif dengan rekan kerja dan pelanggan di seluruh dunia. Jika seseorang belajar bahasa Inggris dengan tekun, peluang kerja di seluruh dunia akan terbuka. Saat siswa belajar bahasa Inggris atau bahasa lain yang populer secara global, mereka dapat terhubung dan bercakap-cakap dengan jaringan yang jauh lebih besar dan luas di seluruh dunia. Berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, akan berdampak pada ide-ide baru dan cara berpikir yang berbeda. Menjadi orang yang multi bahasa akan memperlihatkan keterampilan dan meningkatkan nilai atau value individu di tempat kerja. Kesadaran akan pentingnya Bahasa Inggris sebetulnya memang sudah dirasakan sejak lama. Berbagai tantangan zaman globalisasi pada abad 21 semakin mendorong masyarakat untuk memiliki skil dan juga keterampilan Bahasa Inggris. Berbagai cara harusnya dilakukan masyarakat agar terampil berbahasa Inggris, misalnya orang tua mendaftarkan anaknya pada kursus Bahasa Inggris, mencari sekolah yang bahasa pengantarnya Bahasa Inggris, sedangkan anak-anak berupaya mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris dengan baik. Banyak manfaat yang bisa kita nikmati dengan memiliki keterampilan di bidang Bahasa Inggris, baik secara pasif maupun aktif. Memiliki keterampilan berbahasa Inggris selain bagus dalam memperoleh pekerjaan juga dapat membantu memudahkan pencarian informasi yang lebih luas, memudahkan berkomunikasi dan berinteraksi, serta memiliki pergaulan yang lebih luas dengan di dunia global. Hal tersebut yang menjadi latarbelakang peniliti untuk melakukan penelitian tentang program life skill english class di MAN 2 pangandaran. Bahan dan Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian deskriptif adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Pendekatan-penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk 314 | Vol 04 No 2 July 2025 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian. Metode kualitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme/interpretif, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti melakukan instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi . , analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna daripada generalisasi (Sugiyono, 2. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Pangandaran Jl. Desa Pangkalan Dusun Cigangsa 002/003 Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi langsung dan dokumentasi masalah. Diskusi dan Pembahasan Program life skill di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pangandaran sendiri sudah berjalan dari tahun 2020 sampai saat ini, program ini merupakan sebuah inovasi yang dilakukan pihak sekolah atas dasar kebutuhan siswa dan juga meningkatkan mutu Life skill ini berawal bahwa pihak sekolah ingin mencari solusi untuk meningkatkan mutu lulusannya dengan cara melalkukan pembekalan bagi siswa. Karena pada awalnya pihak sekolah melihat bahwa hanya sekitar 40% dari siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jadi sisanya 60% mau bagaimana apakah bekerja atau lainnya. Dengan angka 60% ini merupakan angka yang cukup besar, maka dari itu pihak sekolah melakukan inovasi pendidikan dengan mengadakan program life skill, dengan tujuan bahwa lulusan MAN 2 Pangandaran mempunyai keterampilan sehingga dapat memiliki bekal untuk terjun di dalam dunia kerja. Life skill memang sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini, sehingga memang sudah seharusnya life skill masuk dalam program pendidikan, hadirnya program life skill di sekolah diharapkan siswa dapat memliki kemampuan, keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat dikemudian hari terutama untuk menghadapi perkembangan teknologi dan era globalisasi. Anwar dalam bukunya pendidikan kecakapan hidup menjelaskan program pendidikan life skills adalah pendidikan yang dapat memberikan bekal ketrampilan yang praktis, terpakai, terkait, dengan kebutuhan pasar kerja, peluang usaha, dan potensi ekonomi atau industry yang ada di masyarakat (Anwar, 2. Vol 04 No 2 July 2025 | 315 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani Berdasarkan pengamatan dan hasil wawancara menunjukan bahwa manajemen program life skill di MAN 2 Pangandaran, peneliti menggunakan teori fungsi-fungsi manajemen menurut George R. Terry dimana fungsi dasar manajemen yaitu elemenelemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi-fungsi manajamen menurut George R. Terry yaitu Planning. Organizing. Actuating, dan Controlling pada program life skill, peneliti melihat bahwa program life skill ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa dan juga bermanfaat bagi sekolah. (George R Terry, 2. Perencanaan Program Life Skill (English Clas. Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa Proses perencanaan yang dilakukan oleh pihak pengelola life skill di MAN 2 Pangandaran pada dasarnya sudah melakukan fungsi manajemen yang sesuai dengan teori yang digunakan peneliti yaitu mengacu kepada teroi fungsi manajemen menurut George R. Terry dimana beliau mengemukakan pendapat tentang sebuah perencanaan dalam manajemen. Menurut George R. Terry perencanaan adalah pemilih fakta dan penghubungan fakta-fakta serta pembuatan dan penggunaan perkiraan-perkiraan atau asumsi-asumsi untuk masa yang akan datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan (Sukarna, 2. Kegiatan yang dilakukan pada tahap perencanaan di MAN 2 Pangandaran adalah melakukan rapat sekolah mengenai program life skill dengan para guru dan pihak yang terkait, mempersiapkan perangkat pembelajaran dimana salah satu komponennya adalah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dimana didalam RPP telah direncanakan proses pengajaran selama jangka waktu tertentu. Kemudian bagian program life skill keterampilan juga membuat jadwal pelaksanaan program selama satu tahun dimana dalam jadwal jelas telah ditentukan apa yang harus dilakukan, bagaimana proses pengajaran, kapan dan seterusnya. Untuk mendukung kelancaran program life skill, kesiapan peralatan dan sarana juga harus menjadi perhatian. Maka dari itu perlu dilakukannya pengecekan di masingmasing program kejuruan agar tidak menjadi kendala ketika kegiatan belajar mengajar telah dimulai. Kapasitas pada masing- masing juga harus disesuaikan dengan jumlah 316 | Vol 04 No 2 July 2025 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani peminatan siswa. Maka dari itu, ketika proses peminatan siswa diawal pihak sekolah telah membuat perencanaan berupa berapa kelas yang dibuka untuk masing-masing program keterampilan. Kegiatan atau perencanaan ini juga sudah dilaksanakan di MAN 2 Pangandaran. Pengorganisasian Program Life Skill (English Clas. Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa Pengorganisasian dalam program life skill di MAN 2 Pangandaran yang pertama adalah menentukan sumber daya dimana kepala sekolah merupakan struktur tertinggi atau penanggungjawab kegiatan, kemudian ditentukan ketua dan anggota struktur pengelola kegiatan, dan juga mentukan guru dan mentor untuk kegiatan program life skill englsih class. Penentuan guru dan mentor untuk program life skill ini tidak sembarangan ditentukan, melainkan dengan melakukan berbagai petimbangan dan kebijakan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan juga oleh pihak pengelola program life skill. Untuk para pengajar ataupun mentor kegiatan life skill ini ada lima orang yaitu : Menjahit dipegang oleh pak Rohidin yang merupakan penjahit yang sudah lama dan mempuni dibidangnya, . Tata Boga dipegang oleh Ibu Emi Romdiani yang merupakan pengusaha di bidang pastry dan bakery, . Tata Rias/ Make Over dipegang oleh ibu Nurlaela yang merupakan make over yang mempuni dibidangnya, . Bahasa Inggris dipegang oleh Ibu Ana Amalia, yang merupakan youtuber dan mempunyai kursus bahasa inggris, dan yang terkahir . Komputer dipegang oleh Bapak Dadan yang merupakan guru TIK di MAN 2 Pangandaran. Pelaksanaan Program Life Skill (English Clas. Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa Dalam proses pelaksanaan program keterampilan di MAN 2 Pangandaran pun tak luput dari beberapa kendala yang menghambat. Kendala yang dimaksud pada umumnya berasal dari faktor siswa. Kurangnya minat siswa terhadap program keterampilan merupakan faktor yang sering sekali ditemui. Hal ini bisa dipahami karena tidak semua siswa merasa membutuhkan program keterampilan yang diajarkan. Bagi siswa yang telah memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tentu saja mengikuti kegiatan ini dengan setengah hati. Dalam proses pelaksanaanya life skill bahasa inggris (English Clas. sudah terjadwal dan dilakukan selama 4 bulan dengan minimal 14 kali pertemuan. Untuk Vol 04 No 2 July 2025 | 317 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani kegiatannya sendiri biasanya dilakukan secara offline dan online agar para siswa tidak jenuh dalam mengikuti kegiatannya. Selain itu juga pihak sekolah juga menekankan agar English Class ini lebih terfokus kepada dialognya atau public speakingnya agar para siswa yang mengikuti kegiatan lebih aktif dan pasif dalam berbicara bahasa inggris. Selain proses belajar yang offline dan online, biasanya para siswa juga diberikan tugas untuk mewawancarai bule . agar para siswa lebih pasih, mengerti dan lancar dalam mengaplikasi pelajaran bahasa inggris. Pengawasan Program Life Skill (English Clas. Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa Pengawasan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan tersusun dan Pengawasan dilakukan oleh berbagai pihak internal sekolah, seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik semua dilibatkan untuk mengawasi berbagai kegiatan life skill, sehingga dengan pengawasan yang berjalan diharapkan dapat mendapatkan hasil yang baik yang sesusia dengan tujuan. Selain pengawasan yang melibatkan seluruh pihak sekolah, pengawasan program life skill ini sepenuhnya tanggungjawab bagian kesiswaan dan guru program. Pengawasan Merupakan suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Pengendalian berarti bahwa pengelola berusaha untuk menjamin bahwa organisasi bergerak kearah tujuannya. (Usman Effendi, 2. Apabila ada bagian tertentu dari organisasi itu berada pada jalan yang salah atau terjadi penyimpangan, maka pengelola berusaha menemukan penyebabnya kemudian memperbaiki atau meluruskan ke jalan yang benar. Fungsi controlling dalam manajemen meliputi: mempertahankan standar kinerja, mengukur kinerja saat ini, membandingkan kinerja saat ini dengan standar yang harus dipertahankan, dan melalukan tindakan koreksi bila terdeteksi adanya (Abdul Choliq, 2. Kompetensi Berbahasa Siswa Adanya program life skill ini sangat berdampak kepada kompetensi siswa terutama kompetensi berbahasa siswa, diantarnya adalah dalam bentuk prestasi baik dalam internal dan eksternal sekolah. Di internal sekolah, siswa yang mengikuti program life skill englis class lebih mengerti dan aktif tentang bahasa inggris dibandingkan dengan siswa yang tidak mengikuti program life skill english class. Siswa 318 | Vol 04 No 2 July 2025 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani program life skill bahasa inggris pernah mendapatkan prestasi di eksternal sekolah, dengan menjuarai lomba pidato bahasa inggris tingkat kabupaten pangandaran pada tahun 2022, di tingkat porseni antar Madrasah Aliyah, yang juga berhak mewakili kabupaten pangandaran dalam lomba pidato bahasa inggris tingkat provinsi jawa barat. Prestasi ini merupakan salah satu bukti bahawa program Life Skill English Class di sekolah dapat berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi siswa, baik itu prestasi secara internal yaitu dalam ruang lingkup lingkungan sekolah, maupun juga secara eksternal yaitu yang berada diluar sekolah. Merupakan sebuah feedback positif bagi pihak sekolah, bahwa kegiatan life skill yang sudah berjalan, tidak hanya berdampak positif terhadap siswa namun juga berdampak positif terhadap mutu Sehingga nantinya program Life Skill English Class ini dapat terus berkembang dan dapat terus meningkatkan kompetensi siswa. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan dan penelitian yang telah dilaksanakan di MAN 2 Pangandaran tentang manajemen program life skill (Englis Clas. dalam meningkatkan kompetensi berbahasa siswa makan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Perencanaan Kegiatan yang dilakukan di MAN 2 Pangandaran adalah melakukan rapat sekolah mengenai program life skill dengan para guru dan pihak yang terkait, kemudian dengan pihak orangtua mempersiapkan perangkat pembelajaran dimana salah satu komponennya adalah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dimana didalam RPP telah direncanakan proses pengajaran selama jangka waktu tertentu. Pengorganisasian, dalam prosesnya MAN 2 Pangandaran telah melakukan pengorganisasian yang spesifik dan terarah, dimana dalam rapat pembentukan program life skill tersebut, kemudian melakukan tahapan strukturisasi atau struktural, jadwal kegiatan serta sumber anggaran untuk program life skill yang disetujui bersama. Dimana dalam rapat tersebut dari hasil musyawarah, kepala sekolah menentukan dan memberikan kebijakan bahwa program life skill ini berada dibawah naungan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan juga guru dan mentor kegiatan life skill ini merupakan orang-orang yang sudah ahli dibidangnya. Dalam proses pelaksanaanya life skill bahasa inggris (English Clas. sudah terjadwal dan dilakukan selama 4 bulan dengan minimal 14 kali pertemuan. Untuk Vol 04 No 2 July 2025 | 319 Manajemen Program Life Skill (English Clas. dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Siswa di MAN 2 Pangandaran Pipin Pitriyani kegiatannya sendiri biasanya dilakukan secara offline dan online agar para siswa tidak jenuh dalam mengikuti kegiatannya. Selain itu juga pihak sekolah juga menekankan agar English Class ini lebih terfokus kepada dialognya atau public speakingnya agar para siswa yang mengikuti kegiatan lebih aktif dan pasif dalam berbicara bahasa inggris. Selain proses belajar yang offline dan online, biasanya para siswa juga diberikan tugas untuk mewawancarai bule . agar para siswa lebih pasih, mengerti dan lancar dalam mengaplikasi pelajaran bahasa inggris. Selain itu faktor daya tangkap siswa yang terkadang masih sangat awam terhadap hal baru yang diajarkan, komputer misalnya. Karena siswa ini berasal dari berbagai macam latar belakang sosial yang tidak semua memiliki dasar sejak dari rumah. Pengawasan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan tersusun dan Pengawasan dilakukan oleh berbagai pihak internal sekolah, seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik semua dilibatkan untuk mengawasi berbagai kegiatan life skill, sehingga dengan pengawasan yang berjalan diharapkan dapat mendapatkan hasil yang baik yang sesusia dengan tujuan. Selain pengawasan yang melibatkan seluruh pihak sekolah, pengawasan program life skill ini sepenuhnya tanggungjawab bagian kesiswaan dan guru program. Adanya program life skill ini sangat berdampak kepada kompetensi siswa terutama kompetensi berbahasa siswa, diantarnya adalah dalam bentuk prestasi baaik dalam internal dan eksternal sekolah. Di internal sekolah, siswa yang mengikuti program Life Skill English Class lebih mengerti dan aktif tentang bahasa inggris dibandingkan dengan siswa yang tidak mengikuti program Life Skill English Class. Siswa program life skill bahasa inggris pernah mendapatkan prestasi di eksternal sekolah, dengan menjuarai lomba pidato bahasa inggris tingkat kabupaten pangandaran pada tahun 2022, di tingkat porseni antar Madrasah Aliyah, yang juga berhak mewakili kabupaten pangandaran dalam lomba pidato bahasa inggris tingkat provinsi jawa Referensi