EJOIN Ae VOLUME 2 NOMOR 11 . : 1578 - 1584 PEMBEKALAN DALAM BIMBINGAN PRANIKAH CALON PENGANTIN DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PAHANDUT UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA SAMARATA Akhmad Hafiz1. Alhadi Priyantoro2. Nadila Putri3. Samsudin4. Tiara Salsabila5. Rafik Patrajaya6. Muhammad Ansori7 1,2,3,4,5,6 Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut. Palangka Raya Article Information Article history: Received Oktober 25. Approved November 11. Keywords: Premarital Guidance. Prospective Brides. Family SAMARATA ABSTRACT Service activities to the Palace Kantor Urusan Agama (KUA) Pahandut District through the program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Debriefing in premarital guidance for prospective brides is important in creating a harmonious and Sakinah Mawaddah Warahmah dan Takwa (SAMARATA). Kantor Urusan Agama (KUA) Pahandut District has a strategic role in providing briefings to prospective brides before entering the marriage stage. The purpose of this community service activity is to provide debriefing in premarital guidance for prospective brides in KUA Pahandut District in realizing family SAMARATA. The methods used in this activity are lectures, discussions, questions and answers, visualization and The participants of the activity were prospective brides who were going to get married in the Pahandut District area. The material provided includes family financial management, effective communication, conflict resolution, and the roles and responsibilities of husband and wife in building a family SAMARATA. The results of this service activity show that the bride-to-be has a better understanding related to independence in managing the household. They are able to draw up a simple financial plan, understand the importance of open communication, and know how to resolve conflicts In addition, brides-to-be also have a higher awareness of their respective roles and responsibilities in building a family that is SAMARATA. The conclusion of this activity is the debriefing in premarital guidance for prospective brides in KUA Pahandut District is effective in increasing the independence of prospective brides and encouraging the realization of families SAMARATA. The recommendation given is the need for the sustainability of similar programs in Kantor Urusan Agama (KUA) and other increased participation in supporting this program. | 1578 Hafiz et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1578 - 1584 ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada Istansi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pahandut melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pembekalan dalam bimbingan pranikah bagi calon pengantin merupakan hal penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan Sakinah Mawaddah Warahmah dan Takwa (SAMARATA). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pahandut memiliki peran strategis dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pembekalan dalam bimbingan pranikah bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Pahandut dalam mewujudkan keluarga SAMARATA. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, visualisasi dan Peserta kegiatan adalah calon pengantin yang akan menikah di wilayah Kecamatan Pahandut. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga, komunikasi efektif, resolusi konflik, serta peran dan tanggung jawab suami-istri dalam membangun keluarga SAMARATA. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik terkait dengan kemandirian dalam mengelola rumah Mereka mampu menyusun rencana keuangan sederhana, memahami pentingnya komunikasi terbuka, dan mengetahui cara menyelesaikan konflik dengan konstruktif. Selain itu, calon pengantin juga memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan peran dan tanggung jawab masing-masing dalam membangun keluarga yang SAMARATA. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pembekalan dalam bimbingan pranikah bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Pahandut efektif dalam meningkatkan kemandirian calon pengantin dan mendorong terwujudnya keluarga SAMARATA. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya keberlanjutan program serupa di Kantor Urusan Agama (KUA) lainnya dan peningkatan partisipasi lainnya dalam mendukung program ini. A 2024 EJOIN ( Jurnal Pengabdian Masyaraka. *Corresponding author email: mbkmkuapahandut@gmail. PENDAHULUAN IAIN Palangka Raya secara aktif menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri serta perkembangan zaman. Melalui program MBKM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetensinya secara lebih luas, tidak hanya terbatas pada program studinya di kampus. Dalam implementasi MBKM, mahasiswa IAIN Palangka Raya dapat mengambil mata kuliah di luar program studi inti, bahkan di luar kampus sendiri. Program MBKM di IAIN Palangka Raya terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai mitra strategis, baik dari lingkup pemerintah dan swasta. Kolaborasi ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Melalui MBKM. IAIN Palangka Raya berkomitmen untuk menghasilkan EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1579 Hafiz et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1578 - 1584 lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan adaptabilitas yang tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan. Nikah adalah suatu akad untuk mengikat diri antara seorang laki-laki dengan seorang wanita untuk menghalalkan hubungan kelamin antara keduanya secara suka rela untuk hidup berkeluarga yang diliputi rasa kasih sayang dan ketentraman yang diridhai Allah SWT (Suryantoro & Rofiq, 2. Perkawinan ialah perjanjian suci yang kuat dan teguh untuk hidup bersama dengan cara legal . antara seorang laki-laki dengan seorang wanita membangun keluarga yang langgeng, santun-menyantuni, kasihmengasihi, aman tenteram, bahagia dan lestari (Amalia, 2. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pahandut memiliki peran strategis dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin. Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah melalui bimbingan perkawinan atau yang sering disebut sebagai "Bimbingan Perkawinan" (BIMWIN). Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan pasangan secara mental, spiritual, dan ekonomi agar dapat menjalani kehidupan berumah tangga dengan mandiri dan selaras. Namun, berdasarkan observasi awal, masih ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan bimbingan calon pengantin di KUA Kecamatan Pahandut, di antaranya kurangnya partisipasi aktif dari calon pengantin, terbatasnya materi bimbingan, serta minimnya evaluasi yang dilakukan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami bertujuan untuk membantu KUA Kecamatan Pahandut dalam meningkatkan kualitas pembekalan bagi calon pengantin sehingga mereka dapat memiliki bekal yang cukup untuk membangun rumah tangga yang SAMARATA. Adapun fokus dari kegiatan ini adalah memberikan pembekalan yang komprehensif mencakup aspek mental, spiritual, dan ekonomi, serta melibatkan partisipasi aktif dari calon pengantin. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini. KUA Kecamatan Pahandut dapat menjadi contoh bagi KUA lainnya dalam memberikan bimbingan pranikah yang efektif dan berkesinambungan. METODE PELAKSANAAN Kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, kegiatan ini kami lakukan secara rutin 1 . minggu sekali pada hari selasa selama 11 (Sebela. Mitra yang menjadi objek dari kegiatan ini adalah calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bervariasi sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan oleh pihak Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, visualisasi dan bimbingan tentang indah dan susahnya berumah tangga serta menjelaskan tata cara mandi wajib dan tentang adab-adab melakukan hubungan suami istri. Beberapa materi kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin yaitu meliputi manajemen keuangan keluarga, komunikasi efektif, resolusi konflik, hal-hal yang dilarang dalam melaksanakan hubungan suami-isteri serta peran dan tanggung jawab suami-istri dalam membangun keluarga SAMARATA. Pasangan pengantin yang sudah mendaftar untuk melaksanakan akad nikah pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, maka peserta diperintahkan untuk mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1580 Hafiz et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1578 - 1584 HASIL DAN PEMBAHASAN Tujuan kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya adalah untuk memberikan pembekalan kepada calon pengantin sehingga mereka memiliki pengetahuan dalam merencanakan keluarga yang berkualitas dan memiliki keterampilan dalam mengelola keluarga sakinah mawaddah warahmah dan Takwa (SAMARATA). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, kegiatan ini kami lakukan secara rutin 1 . minggu sekali pada hari selasa selama 11 . minggu selama program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya . Mitra yang menjadi objek dari kegiatan ini adalah calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Pada kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya. Awalnya pesrta ini mendaftarkan diri di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya untuk melaksanakan akad nikah, kemudian sebelum pelaksanaan akad nikah maka peserta diperintahkan untuk mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh Kepala Kantor Usuran Agama. Penyelenggara kursus pra nikah atau bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin adalah Badan Penasihatan. Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP. dan organisasi keagamaan Islam yang telah memiliki Akreditasi dari Kementerian Agama (Bimasislam, 2011. Kementerian Agama sebagai regulator dan pengawas bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan pembinaan kepada badan/lembaga penyelenggara agar pembekalan dapat terarah, tepat sasaran dan berhasil sesuai dengan yang diharapkan (Bimasislam, 2011. dan merancang pernikahan yang kokoh untuk menatap keluarga sakinah serta mempersiapkan generasi yang berkualitas (Himmawan et al. , 2. Beberapa dokumen kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya yaitu Acara pembukaan kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1581 Hafiz et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1578 - 1584 Peserta sedang menerima materi dari narasumber, yaitu mahasiswa pada kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Manfaat kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin merupakan hal yang sangat berguna untuk semua peserta yang akan melangsungkan Hal itu sesuai dengan pendapat Ahmad Arifuz Zaki . bahwa ketentuan pra nikah dalam agama Islam merupakan ajaran yang mengawali terbentuknya keluarga yang berkualitas (Zaki, 2. Pendapat Novi Hadianti Azhari. Sardin. Viena R. Hasanah . bahwa kegiatan bimbingan perkawinan pranikah sudah mendatangkan manfaat untuk calon pengantin dalam menghadirkan pemahaman dan pengetahuan tentang metode mempersiapkan diri menuju pernikahan, sehingga mencapai keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, meminimalisir terjadinya permasalahan yang berujung pada perceraian (Azhari et al. , 2. Hasil penelitian Witrin Noor Justiatini. Muhammad Zainal Mustofa . menyatakan bahwa kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin sangat bermanfaat karena banyak pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya dan setelah mengikuti kegiatan tersebut maka ia menjadi mengerti dan berkeinginan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pernikahan serta membangun keluarga bahagia, sejahtera, dan kekal berdasarkan ajaran Islam (Noor Justiatini & Zainal Mustofa, 2. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1582 Hafiz et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1578 - 1584 Materi kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin sangat menambah khasana keilmuan dalam merencanakan keluarga yang berkualitas dan memilki keterampilan dalam mengelola keluarga Sakinah mawaddah warahmah dan Jika peserta mengikuti kegiatan dengan baik maka akan dapat melahirkan atau terbentuknya keluarga sakinah mawaddah warahmah dan takwa, sebab kebanyakan calon pasangan tersebut kurang memikirkan sesuatu yang akan terjadi dalam rumah tangga pada masa yang akan datang. Jika peserta mengikuti kegiatan dengan baik maka akan dapat melahirkan atau terbentuknya keluarga Sakinah mawaddah warahmah dan takwa, sebab kebanyakan calon pasangan tersebut kurang memikirkan sesuatu yang akan terjadi dalam rumah tangga pada masa yang akan datang. Oleh sebab itu peserta kurang melengkapi diri, sehingga ia membentuk rumah tangga dengan pondasi yang rapuh dan akhirnya berujung dengan perceraian (Ah. Kusairi. Hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Gamal Achyar. Samsul Fata . bahwa bahwa kegiatan imbingan pranikah yang sudah dilaksanakan oleh KUA memberikan pengaruh kepada pembinaan keluarga secara Islami (Achyar & Fata, 2. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin diharapkan dapat menurunkan angka perceraian yang terjadi di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. (Lailatul et al. , 2. KESIMPULAN Simpulan dari kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin agar setiap calon yang akan menikah memiliki pengetahuan dalam merencanakan keluarga yang berkualitas dan memilki keterampilan dalam mengelola keluarga. Hal itu akan dapat mempersiapkan diri untuk membentuk ramah tangga Sakinah mawaddah warahmah dan takwa berdasarkan prinsip Islam. Pembekalan dalam bimbingan pranikah bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Pahandut efektif dalam meningkatkan kemandirian calon pengantin dan mendorong terwujudnya keluarga Sakinah mawaddah warahmah dan takwa (SAMARATA). Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya keberlanjutan program serupa di KUA lainnya dan peningkatan partisipasi lainnya dalam mendukung program ini. Program ini juga akan dapat menjadikan calon pengantin memiliki bekal dan pengetahuan untuk menjalankan dan menjauhkan diri dari kegagalan dalam membina rumah tangga. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA) Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya yang sudah memberikan fasilitas agar terlaksananya kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA) Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. DAFTAR PUSTAKA