Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi informasi Volume 8. Nomor 1. Maret 2024, hal. 1 - 13 ISSN 2598-2079 . | ISSN 2597-9671 . PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. ID MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Nabila Anugradia1. Daniel Arsa2. Ulfa Khaira3 1,2,3 Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Jambi. Jl. Jambi Ae Muara Bulian No. KM. Mendalo Darat. Indonesia E-mail: danielarsa@unja. Abstract The research aims to design a UI/UX dashboard reporting system for the Halal. Portal using the design thinking method. This method involves research stages: Empathize. Define. Ideate. Prototype, and Test. The research employs qualitative methods with observation, interview, and heuristic evaluation techniques. The results indicate that the designed reporting dashboard achieved a score of 358 and a percentage of 89. 50% based on 10 heuristic evaluation instruments, falling under the "Very Good" category. This signifies that the reporting dashboard is highly suitable for implementation to improve the UI/UX aspects of the Halal. id Portal. This research contributes to the design of effective and efficient UI/UX dashboard reporting for users of the Halal. id Portal. The research findings are expected to contribute to enhancing the quality of information services related to halal products in Indonesia. Keywords: Design Thinking. Halal. Heuristic. Reporting. UI/UX Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX dashboard reporting pada Portal Halal. id menggunakan metode design thinking dengan tahapan penelitian mulai dari Empathize. Define. Ideate. Prototype, dan Test. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan heuristic evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dashboard reporting yang dirancang memiliki skor 358 dan persentase 89,50% dari 10 instrumen heuristic evaluation, yang termasuk dalam kategori "Sangat Baik". Hal ini menunjukkan bahwa dashboard reporting sangat layak untuk digunakan untuk peningkatan aspek UI/UX pada Portal Halal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merancang UI/UX dashboard reporting yang efektif dan efisien bagi pengguna Portal Halal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas layanan informasi terkait produk halal di Indonesia. Kata Kunci: Design Thinking. Halal. Heuristic. Pelaporan. UI/UX Introduction Sertifikasi halal merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk memperoleh pengakuan resmi bahwa produknya memenuhi ketentuan halal. Setiap produk dengan logo halal harus disertifikasi terlebih dahulu, hal ini untuk memastikan bahwa produk tersebut telah memenuhi standar halal dengan sepenuhnya . Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, yang dibentuk di bawah Kementerian Agama, bertugas untuk memastikan kehalalan produk yang beredar di Indonesia sesuai UndangUndang No. 33 Tahun 2014 . 1 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Terdapat banyak produk yang telah tersertifikasi halal, namun proses pendataan memiliki beberapa kendala seperti kurangnya transparansi, keterlambatan pembaruan data, dan ketidaksesuaian visualisasi data. Hal ini menyebabkan keterbatasan informasi terutama di daerah terpencil. Selain itu, pengawasan dan pemahaman terhadap produk halal masih kurang. Oleh karena itu. BPJPH perlu memiliki sistem pelaporan untuk memberikan informasi yang akurat, cepat, dan mudah dipahami. Menu Reporting dibuat untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang produk halal di Indonesia, termasuk grafik data, jumlah LPH. PPH, persentase jenis produk, auditor halal, dan lainlain. Terdapat beberapa metode perancangan UI/UX, termasuk konsep pendekatan design Metode ini berfokus pada empati terhadap kebutuhan pengguna dan inovasi berkelanjutan . Ditinjau dari segi UI, design thinking bertujuan untuk meningkatkan tampilan visual produk. Sedangkan dari segi UX, tujuannya adalah memperbaiki performa dan kemudahan penggunaan aplikasi . Metode Penelitian Penelitian ini menerapkan metode pendekatan design thinking. Metode ini menempatkan pengguna di pusat proses pemikiran design, dengan memanfaatkan alatalat dan teknik yang dapat membantu merancang solusi yang inovatif dan efektif . Terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam penerapan metode design thinking, yaitu Empathize. Define. Ideate. Prototype, dan Test yang dapat dilihat pada Gambar 1. Tahapan Design Thinking . Empathize: Observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner dilakukan untuk memperoleh insight tentang sistem informasi reporting terkait sertifikasi halal di Indonesia dari berbagai segmen masyarakat dan pelaku usaha. Ini menghasilkan empathy map. Define: Berdasarkan hasil empathize, ditemukan inti permasalahan terkait minimnya akses informasi produk halal di Indonesia. Ini menghasilkan user persona, user scenario, dan user journey map untuk membantu membangun fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Ideate: User persona dan user scenario digunakan untuk mengembangkan ide perancangan UI/UX. Ide-ide fitur ditampilkan dalam tabel, user flow, dan site map untuk mengatasi masalah pengguna. Prototype: Perancangan prototype versi awal aplikasi dilakukan untuk memberikan gambaran kepada pengguna. Ini menghasilkan low-fidelity wireframe yang akan dikembangkan menjadi high-fidelity wireframe. Test: Prototype high-fidelity diuji oleh evaluator dengan metode heuristic evaluation untuk mengumpulkan feedback dan menemukan kekurangan. Hasil pengujian digunakan untuk memperbaiki prototype dashboard reporting. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 2 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Hasil Dan Pembahasan Tahap Empathize Tahapan ini melibatkan berbagai kegiatan untuk memahami kebutuhan dan harapan calon pengguna terkait menu reporting pada website Halal. Observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner dilakukan untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang fokus penelitian mengenai dashboard reporting. Komunikasi dengan pihak BPJPH juga dilakukan melalui wawancara untuk memahami kebutuhan instansi terkait dashboard reporting yang diinginkan. Berikut ini merupakan daftar pertanyaan wawancara kepada pihak pengguna akhir yang dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Pertanyaan wawancara Pertanyaan Apakah anda mengetahui apa itu sertifikasi halal dan bagaimana produk-produk bisa mendapatkan sertifikasi halal? Bagaimana anda biasanya mencari informasi mengenai status halal suatu produk? Apakah anda mengetahui persentase produk yang tersertifikasi halal di pasar atau di tokotoko terdekat anda? Apakah anda mengalami kesulitan dalam menemukan informasi terkait produk yang telah tersertifikasi halal sesuai dengan yang diinginkan? Apakah anda percaya pada label halal yang tertera pada produk? Menurut anda seberapa penting pengetahuan masyarakat mengenai informasi produk yang telah tersertifikasi halal di Indonesia? Apakah anda berpikir bahwa ada kebutuhan untuk meningkatkan transparansi dan aksesibilitas informasi mengenai persentase sertifikasi halal di Indonesia? Apa yang anda lakukan setelah mendapatkan informasi mengenai sertifikasi halal sebuah Bagaimana menurut anda jika menemukan informasi mengenai sertifikat halal produk yang tidak valid/akurat? Menurut anda apa saja informasi yang dibutuhkan untuk mengetahui perkembangan terkait sertifikat halal sebuah produk? Apakah anda memiliki harapan atau saran untuk pengembangan aplikasi atau platform yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang persentase sertifikasi halal produk di Indonesia? Berdasarkan dari hasil wawancara tersebut, pelaku usaha yang telah mendapatkan sertifikasi halal dari BPJPH, pendamping PPH (Proses Produk Hala. , dan konsumen produk halal menyampaikan beberapa pandangan dan pendapat yang akan dijadikan acuan untuk dirancangnya user persona dan user scenario. Setelah dilakukannya wawancara dengan para user, maka akan dihasilkan perspektif yang lebih komprehensif tentang bagaimana pengguna akhir memandang dashboard reporting dan apa yang diharapkan dari fitur-fitur yang akan dikembangkan. Berikut merupakan gambaran dari permasalahan yang telah dipetakan, dapat dilihat pada gambar Gambar 2 merupakan sebuah empathy map yang telah dirancang berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada para user. Masing-masing individu mewakili pola komunikasi dalam bentuk ucapan atau kata-kata yang diucapkan . , pemikiran yang dimiliki oleh user . , tindakan atau aktivitas yang user lakukan . , dan perasaan atau emosi yang user rasakan . Setelah dilakukannya pemetaan tersebut, 3 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING maka akan ditentukan poin sebagai gambaran ketidaknyamanan atau tantangan yang dialami oleh individu. Hal ini adalah aspek yang menggambarkan ketika seseorang merasa frustrasi, kesulitan atau merasa tidak puas dengan suatu hal. Dengan memahami perasaan tersebut, maka dapat ditentukan solusi untuk mengurangi atau menghilangkan sebuah Kemudian gain juga ditentukan untuk mengetahui gambaran dari manfaat atau keuntungan yang diharapkan oleh individu. Dengan mengidentifikasi poin gain, maka akan membantu dalam menemukan cara untuk memenuhi atau melampaui harapan Hal ini dapat mencakup fitur atau aspek positif yang akan memberikan nilai tambah dan kepuasan kepada user. Tahap Define . User Persona dan User Scenario Penggambaran User Persona berguna sebagai gambaran atau representasi dari target user pada produk. Sehingga dengan adanya persona ini dapat membantu mengetahui keinginan dari pengguna itu sendiri . Pada tahap user persona, didapatkan target pengguna sebanyak tiga orang dimana pengguna tersebut merupakan pelaku usaha yang produk usahanya telah mendapatkan sertifikasi halal dari BPJPH. Pendamping PPH (Proses Produk Hala. , dan Konsumen. Sedangkan User scenario merupakan sebuah media yang menjelaskan sekumpulan scenario kegiatan interaksi secara tekstual. Setiap scenario mendefinisikan urutan Langkah yang dilakukan oleh aktor saat mereka berinteraksi dengan sistem . User persona dan user scenario dari masing-masing responden dapat dilihat pada gambar 3-5. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 4 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Gambar 3. User Persona dan user scenario Ibu Salma Gambar 4. User Persona dan user scenario Pak Asep Gambar 5. User persona dan user scenario Firstine . User Journey Map User journey map digunakan untuk mengilustrasikan perjalanan pengguna dalam mencari informasi tentang sertifikasi halal produk. Tujuannya adalah mengidentifikasi poin penting sebelum adanya menu reporting dan merancang solusi yang sesuai. User journey map dapat dilihat pada gambar 6. 5 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Gambar 6. User Journey Map Gambar 6 merupakan user journey map yang menggambarkan perjalanan dari tiga pengguna berdasarkan kebutuhan, emosi, dan tantangan unik. User journey map dibuat berdasarkan user persona dan user scenario yang tersedia, user journey map membantu mengidentifikasi tahapan perjalanan yang mencakup touchpoints, emosi, dan kebutuhan masing-masing pengguna. Hal ini penting untuk memahami beragam pengalaman pengguna terkait informasi sertifikasi halal produk. Dengan informasi ini, solusi yang lebih baik dapat dirancang untuk menyediakan informasi produk halal yang akurat, memenuhi kebutuhan pengguna, dan membantu konsumen dalam mencari produk sesuai dengan prinsip halal. User journey map adalah alat efektif untuk memahami dan merancang pengalaman pengguna yang lebih baik Tahap Ideate Tahap ini melibatkan pengumpulan ide dari 3 persona yang telah diwawancara untuk mendukung pembuatan fitur yang sesuai dengan prinsip-prinsip design thinking. Hasil wawancara memberikan beberapa masukan yang bisa dipertimbangkan untuk dashboard . Penentuan Ide Fitur Ide yang didapatkan dari para persona sangat beragam, dengan adanya ide-ide tersebut dapat menambah referensi tersendiri bagi fitur dari website Halal. id yang akan dibuat. Penentuan ide fitur dapat dilihat pada tabel 2. Tabel 2. Penentuan Ide Fitur Ide/Gagasan Dapat menemukan informasi terkait jumlah data sertifikasi halal produk di berbagai daerah seluruh Indonesia Menampilkan informasi dari akumulasi data sertifikasi halal, pelaku usaha, dan LPH Dapat melakukan pencarian produk yang telah tersertifikasi halal dengan button integrasi ke website Fitur Peta sebaran keseluruhan Halal Overview Button integrasi Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 6 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Menampilkan info grafis dari data jenis produk, jenis daftar, dan skala usaha Menampilkan grafik informasi dari jenis produk secara Menampilkan tabel data dari jumlah sertifikasi halal berdasarkan provinsi dan daerah Dapat menemukan informasi terkait jumlah data pelatihan di berbagai daerah seluruh Indonesia Menampilkan informasi dari akumulasi data auditor halal, data pelatihan, pendamping PPH Menampilkan tabel dari jumlah data pelatihan berdasarkan provinsi Dapat menemukan informasi terkait jumlah data Lembaga Penyelia Halal di berbagai daerah seluruh Indonesia Menampilkan tabel dari jumlah data LPH (Lembaga Penyelia Hala. secara detail Dapat menemukan informasi terkait jumlah data Pendamping PPH di berbagai daerah seluruh Indonesia Menampilkan tabel dari jumlah data Pendamping PPH (Proses Produk Hala. berdasarkan provinsi Menampilkan social media dan alamat dari BPJPH Grafik informasi Grafik jenis produk Tabel data Sertifikasi Peta sebaran pelatihan Informasi terkait Tabel data pelatihan Peta sebaran LPH Tabel data LPH Peta sebaran pendamping PPH Tabel data PPH Footer . User Flow User flow adalah diagram yang memperlihatkan langkah-langkah yang ditempuh oleh pengguna untuk menyelesaikan suatu tugas. User flow dibuat sesuai dengan alur bisnis perusahaan dan juga berdasarkan ide-ide yang didapat dari analisis masalah pengguna serta kebiasaan pengguna dalam menggunakan aplikasi . Selanjutnya, dalam proses ideate, akan dirancang user flow dalam bentuk diagram flow yang menjelaskan alur proses atau aktivitas pengguna dalam menggunakan menu reporting. User flow dapat dilihat pada gambar 7. 7 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Tidak Cari No. Sertifikat/ nama produk Mulai Dashboard Data Ditemukan? Melihat detail Data sertifikasi Memilih Menampilkan data di InfoHalal. Klik jumlah Menampilkan detail jumlah Klik jumlah per produk Menampilkan detail produk per daerah Melihat halal Tidak Cari No. Sertifikat/ nama produk Sertifikasi Halal Data Ditemukan? Menampilkan data di InfoHalal. Melihat detail data sertifikasi halal Melihat grafik Melihat chart jenis produk Melihat tabel data sertifikasi Selesai Tidak Cari No. Sertifikat/nama Pelatihan Data Ditemukan? Menampilkan data di InfoHalal. Melihat detail data pelatihan Melihat info Melihat tabel data pelatihan Tidak Cari No. Sertifikat/nama LPH Data Ditemukan? Menampilkan data di InfoHalal. Melihat detail data LPH Melihat tabel data LPH Tidak Cari No. Sertifikat/nama Pendamping PPH Data Ditemukan? Menampilkan data di InfoHalal. Melihat detail data Pendamping PPH Melihat tabel data Pendamping PPH Gambar 7. User Flow Gambar 7 menunjukkan user flow dari menu reporting di Halal. id, yang terdiri dari 5 sub menu. Sub menu pertama, dashboard, mencakup fitur pencarian, peta sebaran data sertifikasi halal berdasarkan provinsi, dan halal overview. Sub menu kedua. Sertifikasi Halal, mencakup fitur pencarian, peta sebaran data sertifikasi halal, grafik informasi, dan tabel data sertifikasi halal. Sub menu ketiga. Pelatihan, mencakup fitur pencarian, peta sebaran pelatihan. Informasi Terkait, dan tabel data pelatihan. Sub menu keempat. LPH (Lembaga Penyelia Hala. , mencakup fitur pencarian, peta sebaran LPH, dan tabel data LPH. Sub menu terakhir. Pendamping PPH (Proses Produk Hala. , mencakup fitur pencarian, peta sebaran PPH, dan tabel data pendamping PPH. Tahap Prototype Setelah menghasilkan sebuah ide dari tahap ideate, maka akan diimplementasikan ke dalam proses perancangan design. Pada tahapan ini akan dibuat rancangan interaction design yaitu menghubungkan antara halaman satu dengan halaman lainnya dengan berbagai trigger serta motion yang tersedia pada tools figma untuk menciptakan user experience yang lebih menarik bagi user. Low Fidelity Prototype Wireframe low-fidelity memiliki tampilan yang minimalis dan sederhana dengan penggunaan elemen dasar seperti garis, kotak, dan teks. Elemen ini memberikan gambaran umum tentang struktur antarmuka user tanpa terlalu terikat pada design visual yang detail. Wireframe low fidelity untuk dashboard reporting dapat dilihat pada gambar Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 8 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Gambar 8. Wireframe Halaman Dashboard Gambar 8 merupakan wireframe low-fidelity untuk halaman sertifikasi halal, termasuk detail jumlah dan tabel produk berdasarkan provinsi. Infografis peta sebaran sertifikasi halal menggunakan grafik peta Indonesia untuk menampilkan detail jumlah produk per Sistem juga menyajikan informasi terkait data halal secara rinci untuk memudahkan pengguna mencari informasi yang relevan. Semua informasi dalam dashboard reporting didesain secara rinci untuk memastikan kepuasan pengguna terhadap informasi yang disajikan. High Fidelity Prototype Wireframe high-fidelity adalah representasi lebih rinci dari elemen-elemen user interface, termasuk desain visual seperti warna, font, grafis, dan tampilan yang mirip dengan produk akhir. Sebelum merancang high-fidelity design, dilakukan penyesuaian dan pemilihan warna pada sistem yang akan dibangun. Warna yang digunakan mencakup pallete warna netral, warna utama, dan warna semantic yang dapat dilihat pada gambar Gambar 9. Pallete warna neutral, utama, semantic Gambar 9 merupakan penentuan warna utama yang didasarkan pada warna logo halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, yang dominan ungu. Warna netral dan semantic, seperti danger color, warning color, dan success color, digunakan untuk mempermudah pengguna memahami informasi sistem. Selanjutnya, ukuran canvas dalam desain dashboard reporting akan disesuaikan dengan menu dan informasi yang ditampilkan, hal ini berfungsi untuk menjaga fleksibilitas design sesuai dengan perangkat yang digunakan pengguna. Font jenis Sans Serif digunakan untuk menjaga konsistensi design, dikarenakan website Halal. 9 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING mengguanakn font yang serupa. Warna latar belakang akan disesuaikan dengan warna putih . ode warna AuF9F9F9A. yang digunakan oleh website Halal. High fidelity design untuk dashboard reporting dapat dilihat pada gambar 10. Gambar 10. High Fidelity Dashboard Gambar 10 menampilkan high fidelity design halaman sertifikasi halal dengan detail jumlah dan tabel produk berdasarkan provinsi tertentu. Menu sertifikasi halal menampilkan peta sebaran produk di Indonesia, akses detail jumlah produk per provinsi, serta grafik persentase status pendaftaran, jenis pendaftaran, dan skala usaha. Sistem juga menampilkan grafik jenis produk dan tabel sertifikasi halal. Menu detail jumlah produk menyajikan data rinci tentang kategori produk per provinsi, dan pengguna dapat melihat jumlah produk per kategori berdasarkan daerah tertentu. Pada high fidelity design, semua menu memiliki penampilan serupa dengan perbedaan konten informasi. Menu lain seperti dashboard, pelatihan. LPH (Lembaga Penyelia Hala. , dan pendamping PPH (Proses Produk Hala. memiliki desain dan tampilan yang serupa dengan menu sebelumnya. Tahap Test Setelah proses prototype selesai, hasil dari high-fidelity design akan diuji coba oleh pengguna . menggunakan heuristic evaluation, metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah usability dalam user interface design . Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan feedback tentang pengalaman pengguna serta interaksi dengan prototype sistem. Pengujian heuristic melibatkan 5 evaluator ahli yang akan mengevaluasi penggunaan prototype. Instrumen dan daftar pertanyaan untuk heuristic evaluation dapat dilihat pada table 3. Tabel 3. Instrumen dan Kuisioner Heuristic Evaluation Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 10 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Variabel Instrumen Visibility system status Match system and the real world User control and freedom Consistency and standards Error Recognition Flexibility and efficiency of Aesthetic & Help diagnose, and recover from Help X10 Pertanyaan Sistem membantu pengguna mendapatkan informasi tentang apa yang sedang terjadi atau status sistem berdasarkan umpan balik yang sesuai dalam waktu yang wajar Sistem menyajikan informasi yang sesuai di setiap halamannya dan mudah dipahami dalam menelusuri setiap Sistem menyajikan konten dalam bahasa yang mudah Sistem memberikan panduan yang jelas untuk menjelajahi setiap menu yang ada Pengguna dengan mudah beralih antar fitur atau langkah Dalam mengakses dan mengeksplorasi sistem, pengguna tidak perlu bertanya kepada siapapun dan bisa langsung menggunakan sistem Sistem menyajikan pesan kesalahan yang informatif jika pengguna meakukan kesalahan Komponen antarmuka pada sistem mudah di pahami Pengguna dipaksa untuk mengingat informasi dari satu bagian ke bagian yang lainnya Sistem fleksibel digunakan untuk pengguna yang berpengalaman maupun kurang berpengalaman Sistem cukup efisien digunakan oleh pengguna, tanpa harus membutuhkan waktu yang lama Keindahan tampilan yang ada membantu pengguna dalam menentukan proses atau sebaliknya Pesan kesalahan pada sistem ditampilkan dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami Pesan kesalahan pada sistem konstruktif dan memberikan alternative solusi, tidak hanya menyampaikan informasi Sistem disertai dengan dokumentasi yang mencukupi dan Sistem disertai dengan informasi yang mudah dicari oleh Adapun hasil evaluasi yang didapatkan dari pengujian design dashboard Reporting untuk sistem informasi Halal. id dengan menggunakan metode Heuristic Evaluation dapat dipaparkan melalui tabel 4. Tabel 4. Hasil Akhir Heuristic Evaluation Evalator Jumlah Berdasarkan tabel 4 diatas dari masing-masing variabel X1. X2. X3. X4. X5. X6. X7. X8. X9, dan X10 termasuk dalam kategori sangat baik dan berdasarkan hasil persentasenya dapat digambarkan dalam bentuk grafik seperti pada gambar 11. 11 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi PERANCANGAN UI/UX DASHBOARD REPORTING PADA PORTAL HALAL. GO. MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Hasil Nilai Persentase Per Variabel 86% 86% X10 Persentase Gambar 11. Hasil Nilai Persentase Per Variabel Gambar 11 merupakan grafik hasil nilai persentase dari masing-masing variabel 10 instrumen heuristic evaluation. Setelah dilakukannya perhitungan pada setiap masingmasing variable, langkah selanjutnya adalah membuat rekapitulasi indeks skor yang dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5. Rekap Hasil 10 Instrumen Heuristic Evaluation Variabel X10 Total Skor Total Skor Ideal Persentase 89,50% Ket Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Berdasarkan Tabel 5 maka dapat dilihat hasil perhitungan dari masing-masing variabel, terdapat 8 variabel yang termasuk dalam kategori interval sangat baik dan 2 variabel termasuk kategori interval baik. Dari setiap variabel maka mendapatkan total nilai keseluruhan yaitu sebanyak 358 dari skor ideal 400, dan hasil dari skor persentase ycIycoycuyc ycNycuycycayco yaitu 89,80% yang didapat dari skor total x 100% sehingga mendapatkan hasil ycIycoycuyc yayccyceycayco x 100% = 89,50% dengan demikian persentase 89,50% merupakan hasil evaluasi heuristic dari dashboard Reporting pada website Halal. id yang termasuk dalam kategori AuSangat BaikAy. Berdasarkan hasil evaluasi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dahboard Reporting sangat layak untuk digunakan dan diterapkan pada sistem informasi Halal. id dikarenakan menu yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 12 Nabila Anugradia. Daniel Arsa. Ulfa Khaira Kesimpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan yang sudah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa telah berhasil dilakukannya perancangan dashboard reporting untuk sistem informasi Halal. id dengan menggunakan metode pendekatan design thinking. Pada proses tahapan metode design thinking, telah dihasilkan empathy map, user persona, user scenario, user journey map, tabel ide fitur, user flow, site map, low-fidelity wireframe, dan high-fidelity wireframe. Hal ini dihasilkan dari proses observasi dan wawancara yang sebelumnya telah dilakukan pada pihak terkait. Untuk metode evaluasi pada user interface menggunakan metode heuristic evaluation. Hasil dari evaluasi berdasarkan 10 instrumen pengujian heuristik yaitu mendapatkan skor 358 dan dengan persentase 89,50%. Maka dapat disimpulkan bahwa dashboard reporting sangat layak untuk digunakan dan diterapkan pada sistem informasi Halal. Referensi