Maulana, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol. No. 1 (Oktober 2. Hal. 29 - 34 Pengembangan Kompor Rumah Tangga Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda Empat Bayu Sidik Maulanaa. Aprizalb*,Purwo Subektib ,Ahmad Fatonib ,Yose Rizalb Program Studi Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Pasir Pengaraian INFOARTIKEL ABSTRAK Histori artikel: Tersedia Online Oktober 2025 Penelitian ini mengembangkan prototipe unit kompor berbahan bakar oli bekas kendaraan roda empat yang bertujuan untuk mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi alternatif. Kompor ini dirancang dengan berbagai komponen, seperti kran tangki bahan bakar berukuran 3/4 mm, tangki bahan bakar kapasitas 2 liter, kerangka penopang dengan panjang 25 cm dan ketebalan 3 mm, serta tungku pembakaran dengan diameter 10 cm dan tinggi 13 cm. Kerangka kompor terbuat dari besi hollow berukuran 40 mm x 20 mm x 1,2 mm dengan panjang 40 cm dan tinggi 25 cm. Sensor thermocouple dipasang pada dinding tungku untuk memonitor suhu, sementara blower 12 volt dengan putaran 13. rpm digunakan untuk mengatur aliran udara. Selain itu, terdapat pipa oli berukuran 24 cm x 1 cm dan corong kecil sebagai penampung tetesan oli dari tangki bahan bakar. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Pasir Pengaraian dengan menggunakan 1liter oli bekas dan 1 liter air, dengan waktu pengujian 5, 10, dan 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada waktu 5 menit, suhu air yang dicapai adalah 79,5 AC dengan penggunaan oli sebanyak 200 ml, dan suhu api pada tungku mencapai 407,5 AC. Pada pengujian selama 10 menit, suhu air mencapai 101 AC dengan penggunaan oli 300 ml, dan suhu api pada tungku mencapai 422,25 AC. Sedangkan pada pengujian 15 menit, suhu air tercatat 104,25 AC dengan penggunaan oli 400 ml dan suhu api mencapai 469,25 AC. Hasil ini menunjukkan bahwa kompor berbahan bakar oli bekas ini memiliki potensi yang signifikan dalam mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi yang efektif dan efisien. Kata kunci: Kompor, oli bekas,Energi Alternatif, pengembangan,efesiensi EAeMAIL ABSTRACT Bayusidik16@gmail. ijalupp@gmail. Purwos73@gmail. ahmadfathoniupp@gmail. yose_pury@yahoo. This research develops a prototype unit of a stove powered by used motor oil from four-wheeled vehicles, aiming to process used oil waste into an alternative energy source. The stove is designed with various components, such as a 3/4 mm fuel tank valve, a 2-liter fuel tank, a support frame with a length of 25 cm and a thickness of 3 mm, and a combustion chamber with a diameter of 10 cm and a height of 13 cm. The stove frame is made from hollow steel with dimensions of 40 mm x 20 mm x 1. 2 mm, and the frame has a length of 40 cm and a height of 25 cm. A thermocouple sensor is mounted on the combustion chamber wall to monitor the temperature, while a 12-volt blower with a speed of 13,000 rpm is used to regulate air flow. Additionally, there is a 24 cm x 1 cm oil pipe and a small funnel to catch the oil drips from the fuel tank. Testing was conducted at the Mechanical Engineering Laboratory of Universitas Pasir Pengaraian using 1 liter of used oil and 1 liter of water, with test durations of 5, 10, and 15 minutes. The test results showed that after 5 minutes, the water temperature reached 79. 5 AC with the consumption of 200 ml of oil, and the flame temperature in the stove reached 407. 5 AC. In the 10-minute test, the water temperature reached 101 AC with 300 ml of oil used, and the stove flame temperature reached 422. 25 AC. After 15 minutes, the water temperature 25 AC with 400 ml of oil used, and the stove flame temperature 25 AC. These results indicate that this stove powered by used oil has significant potential in processing waste oil into an effective and efficient energy source. Keywords: Stove. Used Oil. Alternative Energy. Development. Efficiency 29 iCENOTEK Maulana, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol. No. 1 (Oktober 2. Hal. 29 - 34 PENDAHULUAN juga dapat menjadi bahan bakar alternatif pengganti Ketergantungan terhadap minyak bumi pada LPG. Penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar waktu yang sama akan terus meningkat akibat telah terbukti efektif dan memiliki emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil konvensional Akibat dari hal ini adalah harga energi yang semakin tinggi dan pasokan minyak Penggunaan yang menurun. Hal ini dapat dirasakan dari naiknya harga minyak mentah dan dicabutnya subsidi harga pengeluaran rumah tangga untuk energi. Hal bahan bakar minyak oleh pemerintah Indonesia merupakan keuntungan Dapat disimpulkan bahwa produksi minyak dunia berarti bagi rumah tangga dengan pendapatan lambat laun mulai menipis sehingga harus segera rendah . dicarikan energi terbarukan sebagai alternatif . Rancangan Secara umum terdapat 2 macam oli bekas, yaitu oli memiliki nilai ekonomis yang lebih baik dari bekas industri . ight industrial oi. dan oli hitam pada menggunakan bahan bakar pada umumnya . lack oi. Oli bekas industri relatif lebih bersih dan seperti minyak, elpiji, dan lain sebagainya. mudah dibersihkan dengan perlakuan sederhana, seperti penyaringan dan pemanasan. Oli hitam berasal dari pelumasan otomotif . Pada masyarakat dengan berbagai cara seperti daur ulang dibakar dengan metode yang Pembakaran oli bekas dengan cara penguapan untuk menghasilkan emisi gas buang yang jauh lebih bersih. Sehingga asap yang dihasilkan tidak banyak dan tidak mengganggu daerah untuk digunakan lagi dengan cara menambahkan zat Selain itu rancangan kompor tersebut kimia untuk memurnikannya. Oli bekas memiliki kandungan logam lebih tinggi dari oli mesin baru, pemeliharaannya . kandungan tersebut antara lain alumunium (A. , besi Oli merupakan salah satu sisa produk (F. , tembaga (C. , mangan (M. dan seng (Z. minyak bumi, dimana beberapa produk sisa dari Saat ini, semakin banyaknya kendaraan bermotor minyak bumi adalah minyak bakar sisa atau digunakan pada mesin mobil, yang terus meningkat setiap tahunnya. Oli bekas merupakan salah satu limbah B3 yang paling berbahaya. Pembuangan oli bekas ke lingkungan dapat menyebabkan tanah tidak dapat menyerap air. Jika oli bekas mengendap terlalu residu, minyak bakar untuk diesel, road oil, spray oil, coke, asphalt, dan sebagainya. Karakteristik oli juga tidak jauh dari minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar, oleh sebab itu bukan tidak mungkin oli bekas dapat banyak, akan terbentuk emulsi minyak di permukaan digunakan sebagai bahan bakar. Namun, oli tanah, maka tidak bisa di pakai dalam konteks bekas tidak dapat mencapai pembakaran yang pertanian . sempurna, seperti solar maupun bensin pada Maka pada penelitian ini memanfaatkan oli bekas sebagai kompor dengan kombinasi Blower dapat Hal ini terjadi karena oli bekas tidak membantu mengurangi pencemaran lingkungan, dan 30 iCENOTEK Maulana, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol. No. 1 (Oktober 2. Hal. 29 - 34 pengkabutan seperti bahan bakar yang lain. Thermocouple adalah jenis sensor suhu yang Walau demikian oli bekas dapat dimanfaatkan digunakan untuk mendeteksi atau mengukur suhu sebagai bahan bakar dengan mengoptimalkan melalui dua jenis logam konduktor berbeda yang pembakaran . Oli bekas bisa menjadi alternatif digabung pada ujungnya sehingga menimbulkan efek energi yang lebih terjangkau dibandingkan dengan bahan bakar konvensional, terutama di wilayah yang sulit mendapatkan akses listrik. Selain itu, pemanfaatan oli bekas dalam kompor AuThermo-electricAy. Data logger adalah alat penting untuk pengukuran dan pengumpulan data yang tepat. Gelas Ukur. Stopwatch. Botol plastik. Gerinda tangan. Gerinda potong. Bor tangan. Travo las. Meteran. dapat membantu mengurangi ketergantungan Sedangkan Bahan yang digunakan di antaranya pada bahan bakar fosil, sejalan dengan inisiatif yaitu Besi Hollow ukuran 30x30mm dengan tebal global untuk beralih ke energi terbarukan . 1,2mm digunakan untuk pembuatan rangka kompor. Oli bekas merupakan salah satu limbah B3 yang Pipa galvanis ukuran 3\4inch dengan tebal 3,2mm paling berbahaya. Pembuangan oli bekas ke digunakan sebagai aliran oli dari tangki oli. Pipa lingkungan dapat menyebabkan tanah tidak galvanis ukuran 4inch dengan tebal 6mm dapat menyerap air. Jika oli bekas mengendap digunakan sebagai tungku kompor. Plat besi terlalu banyak, akan terbentuk emulsi minyak di dengan ketebalan 2mm dengan Panjang 15cm permukaan tanah, maka tidak bisa di pakai sebagai penopang alat masak seperti kuali. Kran dalam konteks pertanian . Pengoprasian Kuningan ukuran 3/4" digunakan sebagai buka kompor . ini sedikit memakan waktu tutup aliran oli bekas yang berada di tangka pada saat penyalaan api. Karena oli bukanlah kompor. Blower PC 12volt digunakan sebagai bahan bakar seperti gas elpiji yang mudah alat hembusan angin yang menuju ke burner Pembakaran yang dihasilkan juga tidak tungku. Oli bekas kendaraan roda 4 sebagai termasuk dalam pembakaran sempurna. Hal bahan bakar utama kompor. Tissu sebagai sumbu kompor. Reducer ukuran 3\4Ay sebagai . yang berbahan bakar oli bekas langsung sambungan pipa pipa blower menuju ke burner tanpa adanya campuran zat lain Beberapa tungku, dan Elektroda. Penelitian ini menggunakan metode desain pengujian memerlukan zat tambahan agar oli bekas dapat dijadikan sebagai bahan bakar. Kompor . ini juga memiliki suara bising menciptakan alat kompor oli bekas yang efisien ketika digunakan. Kebisingan tersebut terjadi untuk limbah oli bekas. Pengembangan alat uji apabila kompor digunakan pada tekanan 3. 5 bar. Meskipun demikian pada tekanan tersebut api memiliki suhu yang mencapai 1127 AC. perangkat yang mampu melakukan pengujian secara efisien dan akurat, serta mengukur karakteristik produk yang dihasilkan. Alat ini umumnya terdiri dari beberapa komponen kunci : II. MATERIAL DAN METODE Kompor oli bekas. Tangki Bahan Bakar. Blower. Alat yang digunakan pada pengembangan kompor Thermocouple, dan Data Logger Sensor 31 iCENOTEK Maulana, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol. No. 1 (Oktober 2. Hal. 29 - 34 dengan ukuran A sebagai aliran udara dari blower menuju tungku dengan ukuran berdiameter 3 cm dan i. HASIL DAN PEMBAHASAN Panjang 25 cm ,pipa kecil dengan diameter 1cm dan Panjang 24 cm sebagai pipa aliran oli bekas sebagai bahan bakar ,kran kecil sebagai katup buka tutup aliran oli bekas yang berada dibawah tangki bahan bakar ,corong kecil sebagai penampungan tetesan oli sebagai bahan bakar ,blower sebagai hembusan angin yang menuju ke dalam tungku pembakaran ,timer pengontrol speed sebagai pengatur kecepatan putran blower dan plat besi sebagai kerangka penopang alat Gambar 1. Rancang Bangun Kompor Oli Bekas Keterangan Gambar : masak dengan ketebalan 3 mm dan Panjang 25 Kran Bahan Bakar cm,tungku pembakaran dengan ukuran berdiameter Tangki Bahan Bakar 10 cm dan Panjang 13 cm dengan ketebalan 4mm Kerangka Penopang yaitu sebagai tungku pembakaran ,dan tangki bahan Tungku Pembakaran bakar dengan kapasitas 2 liter dengan ukuran Kerangka Kompor Panjang 40 cm dan berdiameter 7 cm. Lubang Sensor Thermocouple 2 Pengujian kompor berbahan bakar oli bekas Speed Blower Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Pipa Oli Mesin Universitas Pasir Pengaraian dengan cara Corong Penampung Oli menguji alat kompor berbahan bakar oli bekas Lubang Angin Blower dengan volume limbah oli 1liter dan air 1liter dengan Blower waktu pengujian selama 5 menit, 10 menit dan 15 1 Hasil Pengembangan Alat Uji Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Hasil pengembangan alat uji kompor berbahan bakar oli bekas Dapat dilihat pada Gambar 3. 1 hasil pengembangan kompor oli bekas dengan rancang bangun seperti gambar di bawah ini dengan perbandingan kompor peneliti sebelumnya yang hanya menggunakan tungku pembakaran dan tangki bahan bakar yang terpisah dan tidak menggunakan kerangka seperti Gambar 3. 1 dibawah ini. berikut komponen yang di pakai pada rancang bangun kompor oli pada Gambar 3. 1 dan memiliki ukuran dari segi bahan dengan berbagai macam bahan yang digunakan contoh bahan yang di gunakan seperti : besi hollow sebagai rangka kompor dengan ukuran 40 mm x 20 mm x 1,2 mm ,pipa galvanis Pengujian pertama dilakukan menggunakan waktu selama 5 menit untuk merebus air dengan kapasitas 1 liter air dan 1 liter oli bekas sebagai bahan bakar, maka temperatur air yang di diperoleh yaitu 79,5 AC dan penggunaan bahan bakar oli bekas yaitu sebanyak 200 ml, dan suhu api pada tungku yaitu mencapai 407,5 AC. pengujian kedua dilakukan dengan waktu selama 10 menit untuk merebus air dengan kapasitas 1 liter air dan 1 liter oli bekas sebagai bahan bakar, maka temperatur air yang diperoleh yaitu 101 AC,dan penggunaan bahan bakar oli sebanyak 300 ml, dan suhu api pada tungku yaitu 422,25 AC. menggunakan waktu selama 15 menit untuk merebus air dengan kapasitas 1 liter air dan 1 liter oli bekas sebagai bahan bakar maka temperatur air yang di peroleh yaitu 104,25 AC dan penggunaan bahan bakar 32 iCENOTEK Maulana, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol. No. 1 (Oktober 2. Hal. 29 - 34 oli bekas sebanyak 400 mL dalam satu liter oli bekas apinya bewarna dominan biru, dikarenakan api pada dan suhu api pada tungku yaitu mencapai 469,25 AC. kompor gas LPG memiliki panas yang sangat bagus dibandingkan pada kompor oli bekas. Tabel 1. Hasil Pengujian Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Kendaraan Roda 4 UCAPAN TERIMA KASIH