BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Implementasi Metode Prototype Pada Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Erniyanti Lawolo*. Yani Prihati. Satrio Agung Prakoso Fakultas Teknik dan Informatika. Program Studi Teknik Informatika. Universitas AKI. Semarang. Indonesia Email: 1,*ernilawolo19@gmail. com, 2yani. prihati@unaki. id, 3satrio. agung@unaki. Email Penulis Korespondensi: ernilawolo19@gmail. AbstrakOeDi era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan utama dalam menunjang kegiatan bisnis, termasuk pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. UMKM dituntut untuk lebih melek digital agar dapat bersaing memenangkan persaingan di dunia bisnis. MertaBeauty merupakan UMKM yang bergerak di bidang penjualan produk kosmetik dan skincare, namun masih menggunakan metode manual dalam pengelolaan penjualan, stok, dan laporan, yang menghambat efisiensi operasional dalam menjalankan usahanya belum memaksimalkan dalam penggunaan digital yang membuat lambatnya proses transaksi dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi penjualan berbasis web guna mempermudah proses transaksi, manajemen produk, serta penyusunan laporan. Metode yang digunakan adalah prototyping, dengan hasil akhir berupa sistem berbasis web yang mendukung pengelolaan produk, transaksi, stok, promosi, dan laporan penjualan. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, serta mendukung strategi pemasaran digital MertaBeauty secara lebih optimal. Metode prototyping digunakan karena merupakan cara yang fleksibel, efisien, dan berpusat pada pengguna untuk mengembangkan produk. Ini membantu mengelola ketidakpastian, meminimalkan risiko, dan menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan pengguna. Kata Kunci: Sistem Informasi. Penjualan. Web. UMKM. Prototype AbstractOeIn today's digital era, the use of technology has become a primary need in supporting business activities, including in the micro, small, and medium enterprise sector. MSMEs are required to be more digitally literate in order to compete and win the competition in the business world. MertaBeauty is an MSME engaged in the sale of cosmetic and skincare products, but still uses manual methods in managing sales, stock, and reports, which hinders operational efficiency in running its business has not maximized the use of digital which makes the transaction process slow and allows errors in recording. This study aims to build a web-based sales information system to simplify the transaction process, product management, and report preparation. The method used is prototyping, with the final result being a web-based system that supports the management of products, transactions, stock, promotions, and sales The implementation of this system is expected to increase operational effectiveness, as well as support MertaBeauty's digital marketing strategy more optimally. The prototyping method is used because it is a flexible, efficient, and user-centered way to develop It helps ignite the fire, minimize risks, and produce products that are more in line with market and user needs. Keywords: Information System. Sales. Web. MSME. Prototyping PENDAHULUAN Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan utama dalam menunjang kegiatan bisnis, termasuk pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) . Salah satu bentuk penerapan teknologi yang paling umum dan efektif adalah pengembangan sistem informasi berbasis web. Sistem ini tidak hanya mampu meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga dapat memperluas jangkauan pasar dan membangun brand bisnis secara lebih luas . MertaBeauty, sebuah UMKM yang bergerak di bidang penjualan produk kosmetik sejak tahun 2020, memiliki potensi besar untuk berkembang di tengah meningkatnya tren penggunaan produk kecantikan. Namun demikian, dalam operasionalnya. MertaBeauty masih menghadapi berbagai kendala yang dapat menghambat proses pertumbuhan bisnis. Salah satu masalah utama yang menjadi perhatian adalah belum tersedianya sistem informasi berbasis web yang terintegrasi dengan baik . Selain itu. MertaBeauty belum memiliki website, sehingga promosi dan penjualan produk masih terbatas. Proses pemesanan juga belum rapi karena masih dilakukan lewat pesan di media sosial, yang sering membuat data tidak tercatat dengan baik. Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi penjualan berbasis web di MertaBeauty menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik . Berbagai penelitian terdahulu telah dilakukan diantaranya Ipnuwati Sri dalam penelitiannya mengenai "Perancangan Sistem Informasi Penjualan pada Toko Minak Singa" tidak mencakup aspek integrasi yang lebih luas dalam konteks pengelolaan data dan proses bisnis yang efektif (Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi, 2. Arief Selay et al. mengemukakan bahwa Sistem Informasi Penjualan sangat penting dalam membuat produk yang akan dijual karna dengan ini membantu merancang, mencatat, memudahkan pengelolaan Stok barang,membuat dokumen dan informasi penjualan. Hendri dkk . Prototype sistem informasi penjualan yang dapat membantu pengguna dalam mengelola data penjualan dan transaksi secara lebih efisien. Rohmat Triyanto . Sistem informasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan data pada toko. Penelitian yang ada sering kali tidak membahas secara mendalam tentang bagaimana sistem informasi berbasis web dapat mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam UKM. Urgensi penelitian ini mengangkat sebuah permasalahan yang terjadi pada MertaBeauty yang masih belum tersedianya sistem informasi berbasis web yang mampu mengintegrasikan dan mendukung proses bisnis secara efektif dan efisien. Kegiatan operasional seperti pencatatan Copyright A 2025 The Author. Page 1272 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. transaksi, stok produk, masih dilakukan secara manual. Penelitian ini terletak pada pengembangan sistem informasi penjualan berbasis web yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan MertaBeauty. Sistem ini tidak hanya akan mengintegrasikan proses pencatatan transaksi dan pengelolaan stok, tetapi juga akan menyediakan fitur-fitur yang mendukung promosi dan penjualan produk secara online. Dengan adanya website. MertaBeauty dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan visibilitas produk. Selain itu, sistem ini akan dilengkapi dengan fitur laporan yang memungkinkan pemilik usaha untuk melakukan analisis data secara langsung, sehingga memudahkan dalam pengambilan Berdasarkan dari beberapa jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi penjualan berbasis web sangat membantu dalam mengelola penjualan, stok barang, dan transaksi secara lebih cepat dan mudah. Berbagai metode pengembangan seperti prototipe dan SDLC digunakan untuk membuat tampilan yang ramah pengguna. Hasilnya, sistem ini bisa mempercepat proses transaksi dan mengatasi masalah yang sering dihadapi pemilik usaha. Penelitian-penelitian ini menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan sistem penjualan web di MertaBeauty, dan penting juga untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan pengguna METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Penelitian ini menggunakan beberapa metode pengumpulan data untuk memperoleh informasi yang relevan (Sugiyono, 2. Observasi Metode observasi merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati secara langsung objek yang diteliti. Dalam penelitian ini, observasi dilakukan di toko MertaBeauty untuk memahami secara mendalam proses bisnis penjualan yang sedang berjalan. Observasi dilakukan secara non-partisipan, di mana peneliti mengamati dan mencatat aktivitas tanpa terlibat langsung dalam kegiatan toko (Saunders. Lewis, & Thornhill, 2019. Handayani et al. , 2. Observasi difokuskan pada alur transaksi penjualan online dan offline, interaksi antara pemilik dan pelanggan, serta pengelolaan stok barang. Wawancara Metode wawancara merupakan pengumpulan data kualitatif yang melibatkan pertemuan antara dua pihak atau lebih untuk bertukar informasi dan ide melalui proses tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu. Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari responden serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang suatu topik atau masalah yang sedang diteliti. Dalam metode ini penulis melakukan wawancara dengan pemilik usaha, hasil dari wawancara diperoleh data penjualan, informasi mengenai pemesanan, dan alur sistem yang saat ini sedang berjalan di MertaBeauty. Studi Pustaka Studi pustaka merupakan proses mengumpulkan, membaca, dan mengidentifikasi informasi yang relevan dari berbagai literatur ilmiah, seperti buku, artikel, jurnal, dan sumber online, untuk dijadikan dasar atau referensi dalam Studi pustaka ini berfungsi untuk memberikan kerangka teoritis, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, dan mendukung argumen atau temuan penelitian. Dalam metode ini penulis mempelajari buku-buku dan jurnal yang berkaitan dengan pembuatan sistem informasi penjualan berbasis web, serta artikel yang berkaitan tentang sistem informasi dan penjualan. 2 Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Prototype. Prototype adalah metode pengembangan perangkat lunak iteratif yang memungkinkan pengembang dan pengguna untuk berkolaborasi dalam membangun prototipe sistem yang kemudian disempurnakan berdasarkan umpan balik pengguna . , . Adapun tahapan Ae tahapan dalam metode prototype sebagai berikut : Gambar 1. Tahapan Metode Prototype Copyright A 2025 The Author. Page 1273 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Kebutuhan Awal (Initial Requiremen. Tahapan ini adalah proses awal untuk memahami kebutuhan dasar pengguna. Dalam tahap ini, penulis menganalisis kebutuhan yang dibutuhkan MertaBeauty, dengan menganalisis sistem yang sedang berjalan, perancangan sistem yang diusulkan, dan kebutuhan dari sistem yang akan dibangun . Perancangan (Desig. Tahapan ini adalah merancang bentuk awal sistem, baik alur proses maupun tampilan antarmuka (UI), desain ini hanya berupa kerangka kasar . irefrime atau mocku. Dalam tahap ini penulis, membuat sketsa desain tampilan web, alur navigasi dan fitur utama . isalnya form data barang, keranjang, login admi. Perancangan prototipe ini tidak sepenuhnya fungsional tetapi cukup untuk memberikan gambaran tentang bagaimana sistem akan terlihat dan Pembuatan Prototipe (Prototypin. Tahapan ini membangun prototype dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian alur kerja dan antar muka. Dalam tahap ini penulis, membuat prototipe website penjualan, menggunakan teknologi web seperti HTML. CSS, dan JavaScript, serta framework CSS seperti Bootstrap untuk responsivitas. Basis data sementara dapat digunakan untuk menyimpan data prototipe. Tahap ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana sistem penjualan akan berjalan apakah sistem sesuai harapan . Evaluasi Pengguna (Customer Evalutio. Tahap ini merupakan evaluasi yang dilakukan oleh pengguna sistem apakah prototipe yang dibangun sudah sesuai dengan keinginan pelanggan. Dalam tahap ini, pemilik MertaBeauty mencoba prototipe dan memberikan masukan, baik dari segi tampilan maupun fungsi, masukkan ini sangat penting untuk perbaikan selanjutnya . Tinjauan dan Pembaruan (Review & Updatio. Tahapan ini melakukan revisi prototipe sesuai masukkan dari tahap evaluasi. Masukkan dari pengguna digunakan untuk memperbaiki prototipe, siklus desainIeprototypingIeevaluasiIerevisi bisa terjadi berulang kali hingga pengguna puas. Dalam tahap ini penulis, melakukan revisi desain, menambahkan fitur yang diminta, dan memperbaiki kekurangan agar sistem lebih sesuai dengan kebutuhan Toko MertaBeauty . Pengembangan Sistem Final (Developmen. Pada tahapan ini setelah prototipe dianggap sesuai, sistem final dibangun dengan fitur lengkap dan kode yang siap Dalam tahap ini penulis, membangun sistem informasi penjualan berbasis web secara penuh, menggunakan teknologi seperti HTML. CSS. JavaScript, dan PHP/MySQL atau Framework seperti CodeIgniter . Pengujian Sistem (Testin. Tahapan ini sistem diuji untuk mengetahui apakah semua fitur berjalan sesuai rencana dan kebutuhan, pengujian bisa dilakukan oleh developer dan pengguna. Dalam tahap ini penulis, melakukan uji coba terhadap masing-masing sub sistem,apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan atau masih ada bug . Jika sub sistem dinyatakan sudah sesuai, maka akan dilakukan pengujian secara keseluruhan. Pengujian ini penting untuk memastikan sistem bisa digunakan dengan baik oleh admin MertaBeauty . Pemeliharaan (Maintai. Setelah sistem digunakan, pemeliharaan dilakukan untuk memperbaiki bug yang muncul dan menyesuaikan fitur jika kebutuhan berubah. Dalam tahap ini. Setelah sistem digunakan oleh pengguna, mungkin ada permintaan penyesuaian, seperti menambah fitur. Tahap ini menjaga agar sistem tetap stabil dan relevan . 3 Rancangan Penelitian Berikut merupakan flowchart program rancangan penelitian pembuatan web untuk informasi penjualan berbasis web pada MertaBeauty. Gambar 2. Flowchart Rancangan Penelitian Copyright A 2025 The Author. Page 1274 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Pada gambar rancangan penelitian menjelasakan proses bagaimana tahapan yang muncul dalam hasil pembuatan prototype web pada MertaBeauty. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Perancangan (Desig. Perancangan adalah proses menggambarkan bagaimana sistem akan dibangun, dengan tujuan untuk menjembatani antara kebutuhan pengguna. dan implementasi teknis. Dalam tahap ini, kebutuhan aplikasi e-commerce dapat diketahui, yaitu memudahkan MertaBeauty dalam menjualkan produk-produknya dan memahami bagaimana sistem akan bekerja dan terlihat nantinya. Pada tahap ini, penulis menggunakan desain sistem, dan desain database. Gambar 3. Use Case Diagram yang diusulkan Pada sistem baru, admin memiliki peran penting dalam mengelola berbagai aktivitas operasional. Admin dapat melakukan login untuk mengakses dashboard yang menampilkan ringkasan sistem. Selanjutnya, admin dapat mengelola produk dengan menambahkan, mengedit, atau menghapus produk, serta mengatur kategori dan brand produk. Admin juga bertanggung jawab dalam mengelola diskon yang mencakup penambahan, pengeditan, dan penghapusan diskon. Selain itu, admin mengelola pesanan pelanggan dengan melihat daftar pesanan, mengubah status pesanan, dan melakukan konfirmasi pembayaran. Pengelolaan data pengguna juga dilakukan oleh admin untuk memastikan informasi pelanggan tetap akurat. Dalam menjaga kualitas testimoni, admin memiliki akses untuk menyetujui ulasan yang masuk dari Admin juga dapat memperbarui informasi pada bagian FAQ agar pelanggan dapat dengan mudah memahami Terakhir, admin memiliki akses terhadap laporan penjualan dan pendapatan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan bisnis. Seluruh aktivitas tersebut saling terhubung dan dirancang untuk mendukung kelancaran proses penjualan serta pelayanan pelanggan secara efisien. Pelanggan memulai interaksi dengan melakukan registrasi akun dan login untuk dapat mengakses fitur-fitur dalam Setelah berhasil masuk, pelanggan dapat melihat home page yaitu halaman awal yang dilihat pelanggan saat pertama kali mengakses sistem kemudian, melihat daftar produk yang tersedia dan mencari produk tertentu menggunakan fitur pencarian. Setiap produk dapat dilihat detailnya sebelum pelanggan memutuskan untuk menambahkannya ke Produk yang sudah ditambahkan dapat dikelola kembali melalui fitur kelola keranjang, seperti mengubah jumlah atau menghapus produk dari daftar pembelian. Ketika siap melakukan pembelian, pelanggan melakukan checkout yang di dalamnya mencakup proses pembayaran. Setelah transaksi berhasil, pelanggan dapat melihat riwayat transaksi untuk memantau status pesanan. Setelah menerima produk, pelanggan diberi kesempatan untuk memberikan ulasan Copyright A 2025 The Author. Page 1275 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. sebagai bentuk feedback. Pelanggan juga memiliki akses untuk melihat atau mengedit profil pribadi mereka serta dapat melakukan logout untuk keluar dari sistem. 2 Class Diagram Gambar 4 Class diagram dibawah menjelaskan sebuah class yang menggambarkan stuktur dan penjelasan kelas serta hubungan antara kelas. Gambar 4. Class diagram 3 Tampilan Aplikasi Tahap ini menampilkan hasil akhir sistem e-commerce MertaBeauty yang telah dikembangkan berdasarkan prototipe yang dievaluasi sebelumnya. Sistem dibangun menggunakan HTML,CSS,Bootstrap,PHP, dan MySQL. Berikut ini adalah hasil tampilan antarmuka sistem final : Tampilan Website Halaman Pengguna Halaman pada gambar 5 dibawah ini merupakan tampilan awal yang dilihat pelanggan saat mengakses website MertaBeauty. Menampilkan produk unggulan, banner promosi, dan navigasi menuju halaman produk, ulasan atau tesimoni pelanggan, melihat FAQ seputar pertanyaan yang sering ditanya pelanggan kepada toko, melihat kontak, dan menampilkan denah toko melalui maps. Pada produk yang ditampilkan belum bisa ditambahkan ke keranjang dan harus login terlebih dahulu. Gambar 5. Tampilan Home Page Selanjutnya pada gambar 6 dibawah ini merupakan Tampilan halaman Login dan Registrasi Pengguna Gambar 6. Tampilan Halaman Registrasi Pada Gambar 7 berikut ini merupakan halaman login pengguna. Yang dimana Halaman ini digunakan pelanggan untuk melakukan login ke dalam sistem atau mendaftar akun baru. Proses registrasi memerlukan nama, email, dan Copyright A 2025 The Author. Page 1276 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 7. Tampilan Halaman Login Tampilan Halaman Produk Pada gambar 8 ini merupakan tampilan halaman produk yang dimana Halaman ini menampilkan seluruh produk. Pada bagian atas halaman terdapat banner promosi yang berfungsi untuk menarik perhatian pengunjung terhadap produkproduk diskon yang sedang berlangsung. Pengguna dapat memanfaatkan fitur kategori dan pencarian produk untuk menyaring produk berdasarkan kategori tertentu atau nama produk yang diinginkan. Setiap kartu produk menampilkan gambar produk, nama produk, harga asli . dan harga setelah diskon, informasi potongan harga dalam persen, jumlah penghematan dalam rupiah, deskripsi singkat produk, dan beberapa tombol aksi seperti lihat produk, beli sekarang dan label promo. Gambar 8. Tampilan Halaman Produk Tampilan Halaman Detail Produk Pada gambar 9 dibawah ini dapat dilihat tampilan halaman Detail Produk. Yang dimana Menampilkan informasi lengkap tentang produk, seperti nama, deskripsi. Komposisi, harga, stok, dan foto. Terdapat tombol "Tambah ke Keranjang" untuk memesan produk. Gambar 9. Tampilan Detail Produk Tampilan Keranjang Belanja Pada gambar 10 dibawah ini merupakan tampilan keranjang belanja. Halaman ini menampilkan daftar produk yang telah ditambahkan ke keranjang oleh pelanggan. Pelanggan dapat menghapus item atau mengubah jumlah sebelum melanjutkan ke checkout. Copyright A 2025 The Author. Page 1277 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 10. Tampilan Keranjang Belanja Tampilan Checkout Pada gambar 11 berikut ini dapat dilihat tampilan checkout. Pada halaman ini pelanggan mengisi data pengiriman dan memilih metode pembayaran. Sistem juga menyediakan opsi untuk mengunggah bukti transfer pembayaran. Gambar 11. Tampilan Checkout Tampilan Riwayat Pesanan Pada gambar 12 dibawah ini akan Menampilkan daftar pesanan yang pernah dilakukan pelanggan, lengkap dengan status pengiriman dan rincian pesanan Gambar 12. Tampilan Checkout Tampilan Dashboard Admin Pada gambar 13 dan 14 dibawah ini dapat dilihat tampilan dashboard admin. Tampilan halaman dashboard admin ini, dibagian atas terdapat kartu informasi statistik yang terdaftar. Kartu ini memberikan informasi ringkas dan cepat untuk memantau aktivitas toko. Dibawahnya terdapat bagian laporan penjualan, yang terdiri dari dua grafik utama. Grafik pertama adalah grafik pendapatan yang menunjukkan total pendapatan pada buln tertentu. Admin dapat menggunakan fitur filter berdasarkan bulan dan tahun untuk melihat tren penjualan dari waktu ke waktu. Grafik kedua menampilkan produk terlaris, yang mengurutkan produk berdasarkan jumlah penjualan tertinggi. Fitur ini sangat berguna untuk menganalisis performa produk dan merancang strategi promosi yang lebih tepat. Data yang ditampilkan dapat diekspor ke dalam format PDF atau Excel untuk keperluan pelaporan dan dokumentasi. Copyright A 2025 The Author. Page 1278 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. Gambar 13. Tampilan Dashboard Admin Gambar 14. Tampilan Dashbord Admin Ae Grafik Produk Terlaris Tampilan Halaman Kelola Produk Pada gambar 15 dibawah ini terdapat tampilan halaman kelola produk. Halaman kelola produk Admin dapat menambah, mengedit, atau menghapus data produk. Juga tersedia pengelolaan kategori dan brand untuk setiap produk. Gambar 15. Tampilan Daftar Produk 4 Pengujian Sistem (Testin. Pada tahap ini dilakukan pengujian pada seua bagian aplikasi yang telah dibangun. Proses ini dilakukan agar aplikasi yang dibangun berjalan sesuai dengan perancangan sistem. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan metode black box testing, yaitu metode pengujian yang berfokus pada pengujian fungsionalitas aplikasi dari sisi input dan output tanpa memperhatikan bagaiman proses di dalamnya berlangsung. Tujuan utamanya adalah memastikan aplikasi berfungsi sesuai spesifikasi dan kebutuhan pengguna, serta siap digunakan atau dipublikasikan. Pengujian Sistem oleh Pelanggan Tabel 1 berikut merupakan pengujian terhadap fitur-fitur yang digunakan oleh pelanggan : Tabel 1. Pengujian Sistem Oleh Pelanggan No. Fitur yang diuji Registrasi Akun Skenario Pengujian Pengguna melakukan pendaftaran akun baru Input Nama. Email. Password valid Login Pelanggan Pengguna masuk ke sistem dengan akun yang telah terdaftar Email dan password Output yang Diharapkan Akun berhasil dibuat dan diarahkan ke halaman Berhasil login dan diarahkan ke halaman beranda pelanggan Status Berhasil Berhasil Copyright A 2025 The Author. Page 1279 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. No. Fitur yang diuji Login gagal Skenario Pengujian Login dengan data yang Pengguna mengakses halaman produk Input Email atau password Klik menu AuProdukAy Melihat daftar Filter & cari Mencari produk berdasarkan nama atau Melihat informasi lengkap produk Menambahkan produk ke Nama produk atau pilih kategori Detail produk Tambah keranjang Edit/Hapus di Checkout & Upload Bukti Pembayaran Riwayat Pesanan Ulasan Produk Memberikan setelah pesanan selesai Rating dan komentar Edit Profil Pelanggan mengubah data Nama baru, email baru, password baru Mengubah jumlah atau menghapus produk dalam Melakukan pemesanan dan upload bukti Melihat daftar transaksi yang pernah dilakukan KlikAulihat ProdukAy Klik AuBeli SekarangAy atau AuTambah KeranjangAy Klik AuEditAy atau AuHapusAy pada Isi alamat, upload bukti transfer Klik menu AuPesanan SayaAy Output yang Diharapkan Muncul pesan kesalahan Sistem menampilkan semua produk yang Sistem menampilkan hasil pencarian atau filter yang sesuai Muncul halaman detail produk yang dipilih Produk masuk ke daftar keranjang pengguna Status Berhasil Jumlah berhasil diubah atau produk berhasil Pesanan tersimpan dan muncul di riwayat pesanan pelanggan Sistem seluruh riwayat pesanan dan statusnya Ulasan tersimpan dan dikirim ke admin untuk Data Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Pengujian Sistem oleh Admin Tabel 2. Pengujian Sistem Oleh Admin No. Fitur yang Login admin Skenario Pengujian Input Output yang Diharapkan Status Admin masuk ke dashboard Statistik Dashboard Admin melihat Tambah Edit/ Hapus Produk Tambah Diskon Menambahkan produk baru ke katalog Mengubah atau menghapus data produk Membuat program diskon Admin berhasil login dan masuk ke halaman dashboard Statistik produk, pesanan, pengguna tampil dengan Produk muncul di daftar Data produk berhasil diubah atau dihapus Diskon muncul di daftar dan bisa diterapkan pada produk Berhasil Email password valid Akses dashboard Filter diskon Kelola Pesanan Laporan Export Laporan Manajemen Testimoni Sistem hanya menampilkan diskon sesuai status Status pesanan berhasil pembayaran dapat diunduh atau dilihat Grafik dan data laporan tampil sesuai periode yang File laporan berhasil diunduh sesuai format yang dipilih Testimoni tampil di produk atau dihapus dari sistem Berhasil Memfilter berdasarkan status Melihat, memverifikasi, dan mengubah status pesanan Melihat grafik pendapatan berdasarkan filter waktu Menyimpan laporan dalam bentuk PDF atau Excel Melihat, menyetujui, atau menghapus ulasan pelanggan Nama, harga, stok, gambar, kategori Klik tombol AuEditAy atau AuHapusAy Nama Kode kupon, nilai. Status AuAktifAy atau AukadaluarsaAy Klik tombol status dan verifikasi bukti Pilih bulan dan tahun, klik AuFilterAy Klik tombol export Klik AuSetujuiAy AuHapusAy Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Copyright A 2025 The Author. Page 1280 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH ISSN 2774-3659 (Media Onlin. Vol 5. No 5. August 2025 | Hal 1272-1282 https://hostjournals. com/bulletincsr DOI: 10. 47065/bulletincsr. No. Fitur yang Kelola FAQ Logout Admin Skenario Pengujian Input Output yang Diharapkan Status Menambahkan, pertanyaan umum (FAQ) Keluar dari sistem Isi pertanyaan dan FAQ tersimpan dan tampil di halaman pelanggan Berhasil Klik AuLogoutAy Admin diarahkan ke halaman Berhasil Pemeliharaan (Maintainanc. Pemeliharaan atau maintenance merupakan tahap akhir dalam siklus pengembangan sistem, termasuk dalam metode prototyping yang digunakan dalam penelitian ini. Tahap ini bertujuan untuk memastikan sistem tetap berjalan dengan baik setelah diterapkan, serta memungkinkan adanya perbaikan atau penyesuaian berdasarkan kebutuhan di masa Sistem MertaBeauty dirancang agar mudah untuk dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan. Beberapa bentuk pemeliharaan yang dapat dilakukan antara lain: Pemeliharaan Korektif (Corrective Maintenanc. Dilakukan untuk memperbaiki kesalahan atau bug yang ditemukan saat sistem sudah berjalan, seperti kesalahan logika, tampilan yang tidak sesuai pada perangkat tertentu, atau kesalahan data. Pemeliharaan Adaptif (Adaptive Maintenanc. Menyesuaikan sistem dengan lingkungan baru, seperti perubahan aturan bisnis, penambahan metode pembayaran, atau integrasi dengan sistem lain . isalnya, pengiriman otomatis atau API ekspedis. Pemeliharaan Perfektif (Perfective Maintenanc. Merupakan peningkatan atau penyempurnaan sistem berdasarkan masukan dari pengguna, seperti menambahkan fitur baru . ishlist, notifikasi stok, dan sebagainy. atau menyempurnakan tampilan antarmuka agar lebih responsif dan user-friendly. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian yang telah dilakukan dalam pengembangan sistem informasi penjualan berbasis web pada MertaBeauty, maka dapat disimpulkan bahwa: Sistem informasi yang dikembangkan mempermudah pengelolaan produk termasuk dalam hal penambahan, pengeditan, penghapusan, pengelompokkan kategori, pengaturan stok, dan memperluas jangkauan penjualan. Terlaksananya proses transaksi secara lebih efisien karena adanya fitur pemilihan produk, keranjang belanja, checkout, serta upload bukti pembayaran secara Sistem informasi ini juga menyajikan laporan penjualan yang dapat difilter berdasarkan tanggal, bulan dan tahun, sehingga memudahkan proses analisis penjualan. Adapun saran yang dapat diberikan terkait pengembangan dan penerapan sistem ini ke depannya, antara lain: Integrasi Pembayaran Otomatis: Sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan integrasi ke payment gateway agar proses verifikasi pembayaran menjadi otomatis dan lebih Keamanan dan Backup Data: Perlu diperhatikan sistem keamanan dan backup data berkala untuk menjaga integritas data pelanggan, transaksi, dan produk dari kemungkinan kehilangan atau serangan. REFERENCES