Indonesian Journal of Social Science (IJSS) Vol. No. Juli, 1-9 DOI: E-ISSN: P-ISSN: Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia (PDPI) Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak Muda di Media Sosial Rani Sri Wahyuni STT Wastukancana Purwakarta. Indonesia, raniswahyuni21@gmail. *Corresponding Author E-Mail: raniswahyuni21@gmail. Received: 07-01-2023. Revised: 10-03-2023. Accepted: 01-072023 Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemakaian konjungsi koordinatif dan subordinatif oleh anak muda dalam media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan Data dalam penelitian ini berupa kata-kata tertulis yang terdiri dari konjungsi koordinatif dan subordinatif yang terdapat dalam pemakaian bahasa anak muda di media sosial dengan menggunakan metode simak dan catat. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter dan teknik catat lapangan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama dan kartu data yang berfungsi untuk mencatat data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil analisis data berupa penggunaan konjungsi bahasa Indonesia pada pemakaian bahasa anak muda di media sosial, terdapat beberapa kalimat yang ditulis menggunakan beberapa jenis konjungsi. Hasil penelitian menunjukan 5 jenis konjungsi koordinatif dan penggunaannya. Jenis konjungsi koordinatif penjumlahan. Jenis konjungsi koordinatif . Jenis konjungsi koordinatif, pertentangan. Jenis konjungsi koordinatif berupa bahkan. Jenis konjungsi koordinatif pengurutan. Hal ini membuktikan bahwa media sosial tidak hanya dijadikan sebagai hiburan saja, namun dapat dijadikan salah satu materi pembelajaran bahasa Indonesia di dalamnya. Kata Kunci: konjungsi koordinatif, konjungsi subordinatif, media sosial, anak muda. Use of Coordinating and Subordinating Conjunctions in the Use of Youth Language on Social Media Abstract This study aims to describe the use of coordinative and subordinative conjunctions by young people in social media. The method used in this study is descriptive with a qualitative approach. The data in this study in the form of written words consisting of coordinative and subordinative conjunctions contained in the use of young people on social media using the method of refer and noted. Data collection techniques using documentary studies and field noted techniques. The data collection tool used is the researcher himself as the main instrument and a data card that functions to record the data that has been collected. Based on the results of data analysis in the form of the use of Indonesian conjunctions in the use of young people on social media, there are several sentences written using several types of conjunctions. The results showed 5 types of coordinative conjunctions and their use . Types of Coordinative Conjunction of Addition . Types of Coordinative Conjunctions for Election . Types of coordinative conjunctions, conflict . Types of coordinative conjunctions in the form of even . Types of Coordinative Conjunction Signary. This proves that social media is not only used as entertainment, but can be used as one of the Indonesian learning materials in it. Keywords: Coordinative Conjunctions. Subordinative Conjunctions. Social Media. Young People. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 PENDAHULUAN Manusia dalam hidupnya butuh komunikasi dan selalu berinteraksi dengan kelompok Oleh karena itu Bahasa merupakan faktor terpenting manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Dalam berbahasa baik lisan atau tulis tentu manusia menggunakan kata penghubung untuk mempermudah apa yang dituliskan atau disampaikannya. Kata penghubung atau biasa disebut konjungsi, yakni berfungsi menghubungkan kata, klausa, atau kalimat yang kedudukannya sederajat maupun tidak sederajat. Selain itu, konjungsi dibutuhkan untuk memperjelas informasi. Tanpa adanya konjungsi, maka informarsi atau komunikasi bisa jadi terhambat dan sulit untuk dipahami. Masyarakat dapat menggunakan media komunikasi secara berbeda-beda. Sebagai bentuk komunikasi, masyarakat ada yang memilih sarana komunikasi lisan dan ada yang memilih komunikasi tulis. Media sosial, surat kabar, majalah, karangan, puisi, koran, artikel merupakan suatu contoh bentuk komunikasi secara tulis. Komunikasi secara tertulis dirasa lebih efektif untuk dapat menyalurkan segala bentuk ide, kreativitas yang ingin disampaikan. Dalam bentuk komunikasi tersebut, manusia sebagai pengguna bahasa dapat menemukan informasi dan berbagai hal yang bermanfaat di dalamnya. Konjungsi dapat direalisasikan dan digunakan dalam wujud bahasa lisan dan Namun, dalam hal ini konjungsi lebih banyak digunakan dalam bahasa tulis. Pada bahasa tulis, konjungsi dapat ditemukan dalam penulisan-penulisan sebagai berikut, di media sosial, surat kabar, artikel, novel, puisi, cerpen, karangan, dan lain-lain. Konjungsi secara umum dapat dibedakan menjadi dua yakni konjungsi subordinatif dan Dalam penelitian ini lebih menekankan pada konjungsi koordinatif dan Konjungsi koordinatif adalah kata penghubung yang menghubungkan kata, klausa, atau kalimat yang kedudukannya sederajat atau setara. Sedangkan subordinatif berarti konjungsi yang menghubungkan dua konstituen dengan kedudukan yang tidak sederajat, (Chaer A. , 2. Menurut pendapat lain mengutarakan (Markhamah, 2. konjungsi koordinatif merupakan konjungsi yang menghubungkan dua unsur yang sejajar. Dalam kaitan dengan ini konjungsi yang dimaksud 4 yaitu konjungsi dan, atau, tetapi. Konjungsi bahasa Indonesia terdiri dari koordinatif, subordinatif korelatif, dan Koordinatif yang berarti konjungsi yang menghubungkan dua konstituen atau lebih yang kedudukannya sederajat. Sedangkan subordinatif berarti konjungsi yang menghubungkan dua konstituen dengan kedudukan yang tidak sederajat. Korelatif yang berarti konjungsi-konjungsi harus hadir berpasangan atau berkorelasi dengan kata yang menjadi pasangannya. Antarkalimat berarti konjungsi atau kata penghubung yang menghubungkan ide atau gagasan pada kalimat yang satu dengan kalimat ide atau gagasan pada kalimat yang lainnya. Konjungsi koordinatif merupakan kelas kata konjungsi yang menggabungkan dua unsur kalimat yang setara. Konjungsi koordinatif atau kata penghubung koordinatif, lazimnya dipahami sebagai kata penghubung yang bertugas menghubungkan dua unsur kebahasaan atau lebih yang cenderung sama tataran atau tingkatan kepentingannya. Konjungsi subordinatif merupakan kebalikan dari konjungsi koordinatif. Konjungsi subordinatif menghubungkan dua konstituen yang kedudukannya tidak sederajat (Chaer A. , 1. Ragam bahasa tulis yang terdapat konjungsi koordinatif dan subordinatif banyak ditemukan dalam tulisan-tulisan anak Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 muda di media sosial seperti facebook, twitter, stori whatsapp. Instagram, dan Melalui media sosial manusia dapat memperoleh berbagai informasi apapun, seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi tidak dapat dipungkiri lagi bahwa media sosial dijadikan sebagai ladang informasi bagi semua kalangan, khususnya masyarakat milenial/kalangan anak muda. Berdasarkan alasan tersebut, peneliti tertarik untuk mengangkat penelitian kebahasaan tentang penggunaan konjungsi bahasa Indonesia pada pemakaian bahasa anak muda di media sosial. TINJAUAN PUSTAKA Adapun penelitian sebelumnya mengenai konjungsi koordinatif dan subordinatif banyak dilakukan oleh para ahli, tetapi dengan analisis data dan sumber data yang berbedabeda. Sehingga antara penelitian sebelumnya dengan penelitian yang dilakukan memiliki persamaan dan perbedaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Hirano Tetsuji, 2. berjudul AuKesalahan Konjungsi dan Pengaruhnya secara KonseptualAy. Hasil penelitian ini mengenai adanya kesalahan konjungsi yang bervariasi menurut hubungan semantik antara 2 kata. Peserta juga mempelajari serangkaian pola kalimat dalam bahasa Jepang . yang Persamaan Tetsuji dengan peneliti keduanya mengenai konjungsi. Perbedaannya antara penelitian Tetsuji dengan peneliti adalah, jika penelitian Tetsuji mengenai kesalahan konjungsi dan hubungannya dengan kajian semantik. Peneliti berupa adanya konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam penggunaan Bahasa anak muda di media sosial. Penelitian oleh (Kapatsinski, 2. berjudul AuKonjungsi Pilihan dalam Iklan di Rusia dan Pengarunya secara Semantik dan SintaksisAy. Hasil penelitian ini mengenai analisis variasi pilihan konjungsi yang berlawanan. Konjungsi ini digunakan untuk membuat kalimat dalam pola semantik dan sintaksis. Dua faktor utama yang dapat mempengaruhi pilihan adalah jenis konstituen dan subtipe semantik yang hubungannya Persamaan Vsevolod dengan peneliti keduanya mengenai konjungsi. Perbedaannya antara penelitian Vsevolod dengan peneliti, jika penelitian Vsevolod mengenai konjungsi dalam pola semantik dan sintaksis. Peneliti berupa adanya konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam penggunaan Bahasa anak muda di media sosial. Selanjutnya Penelitian oleh Kate Cain . berjudul AuUsia dan Kemampuan Terkait Perbedaan Pembaca Muda dalam Menggunakan KonjungsiAy. Hasil Penelitian ini berupa adanya keterampilan pemahaman konjungsi tingkat kalimat dalam perbedaan usia. Pemahaman tentang hubungan konjungsi dalam kaitannya dengan kajian semantik. Persamaan Kate dengan peneliti adalah keduanya meneliti mengenai konjungsi. Perbedaannya antara penelitian Kate dengan peneliti adalah, jika penelitian Kate mengenai tingkat pemahaman hubungan konjungsi dan semantik. Peneliti berupa adanya konjungsi koordinatif dan subordinatif yang digunakan anak muda di media social. Referensi terakhir yakni penelitian yang dilakukan oleh Wahid Abdul Rohman . berjudul Analisis Kohesi Gramatikal Konjungsi pada Teks Terjemahan Al-Quran Surah Al Ahzab. Hasil penelitian ini terdapat dua macam bentuk konjungsi. Konjungsi koordinatif, . Konjungsi subordinatif. Ada delapan jenis konjungsi koordinatif dan ada enam jenis konjungsi subordinatif. Perbedaannya antara penelitian Wahid dengan peneliti, jika Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 penelitian Wahid berupa konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam teks terjemahan Alquran surah Al Ahzab serta kohesi gramatikalnya. Sedangkan peneliti berupa pemakaian konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam penggunaan bahasa anak muda di media METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah data yang dikumpulkan berupa tulisan kata-kata, kalimat, dan bukan angka-angka. Bentuk penelitian adalah kualitatif. Bentuk penelitian kualitatif merupakan penelitian yang mementingkan proses dari pada hasil dan analisisnya berupa kata-kata tertulis bukan berupa statistik atau angka. Dalam penelitian kualitatif, peneliti hadir sebagai instrumen kunci . he key instrumen. Sebagai instrumen kunci, peneliti menyadari bahwa dirinya merupakan perencana, pengumpul dan penganalisis data. Sekaligus menjadi pelapor dari hasil penelitiannya sendiri. Metode pengumpulan data merupakan suatu cara untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber data yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Penelitian ini juga menggunakan teknik catat. Menurut (Mahsun. , 2. metode simak adalah cara yang digunakan untuk memperoleh data dilakukan dengan menyimak penggunaan bahasa. Dalam hal ini pengumpulan data yang dilakukan dengan menyimak konjungsi koordinatif dan subordinatif yang terdapat dalam pemakaian Bahasa anak muda di media sosial. Teknik catat merupakan teknik lanjutan dari metode simak, yaitu dilakukan dengan pencatatan hasil penyimakan penggunaan bahasa. Teknik catat digunakan untuk mencatat kalimat yang di dalamnya mengandung konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif. Sumber data dalam penelitian adalah media sosial yang meliputi dari facebook, instagram, dan whatsapp. Sedangkan alat pengumpul data yang digunakan peneliti dalam penelitian yakni peneliti sendiri/manusia sebagai sumber instrumen utama dengan kartu data yang berfungsi untuk mencatat data. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Analisis dilakukan pada seluruh data yang diperoleh dari hasil dokumenter dan hasil catat. Teknik analisis data tersebut berupa reduksi data, penyajian data, dan sampai pada penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan konjungsi bahasa Indonesia yang terdapat pada pemakaian bahasa anak muda di media sosial yang terdiri dari konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif pemakaian dari kedua konjungsi tersebut akan dianalisis berdasarkan data yang sudah didapatkan dari pemakaian Bahasa anak muda di media sosial. Penggunaan kedua konjungsi ini letaknya berbeda-beda dalam sebuah kalimat, ada yang di awal kalimat, di tengah kalimat, bahkan dua-duanya dipakai dalam satu kalimat. Di bawah ini disajikan hasil penelitian dan pembahasan mengenai wujud penggunaan konjungsi koordinatif, wujud penggunaan konjungsi subordinatif, dan ketepatan penggunaan konjungsi. Berikut contoh data-data yang sudah dikumpulkan oleh peneliti di lapangan: Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 Konjungsi Koordinatif Konjungsi koordinatif di awal kalimat dan di tengah kalimat. Data . dan pada akhirnya kita selesai tanpa harus memulai (Instagram, @teduhsend. Data . bahkan hati yang tak punya kaki pun bisa pergi . nstragram, @rzkymina. Data . bagaimana kalau ternyata gaul itu bukan nama, melainkan kata kerja . witter, @widy. Data . padahal belum bertemu bisa-bisanya timbul rasa suka . elegram @alan. Data . kita tidak pernah mengingat hari tetapi mengingat peristiwa . nstagram, @rzkymina. Data . kata unyu memiliki arti imut, lucu, atau menggemaskan . witter, @oishiisod. Data . biarkan rakyat lemas, asalkan aku bebas . witter, @junar cartoonis. Data . awali siangmu dengan menangis hebat, kemudian kembali pura-pura baik-baik saja . witter, @fiersabesar. Data . kalau fotonya editan dia bisa kena pencemaran nama baik dan rumor palsu . witter, @illegaleimjoo. Data . Jonathan harus berlatih lebih keras agar dirinya lolos dalam babak penyisihan bulu tangkis . Contoh analisis: Data . dan data . di atas, merupakan jenis konjungsi koordinatif penjumlahan. Konjungsi koordinatif penjumlahan yang digunakan berupa konjungsi AudanAy terletak di awal dan tengah kalimat. Konjungsi AudanAy pada kalimat tersebut menyatakan gabungan biasa yang digunakan untuk menghubungkan di antara dua buah kata benda. Dua buah kata benda yang terdapat dalam data tersebut merupakan dua unsur yang sejajar dan dua buah konstituen yang kedudukannya sederajat. Data . merupakan jenis konjungsi koordinatif penegasan. Konjungsi koordinatif penegasan yang digunakan berupa konjungsi AubahkanAy terletak di tengah kalimat. Konjungsi AubahkanAy pada kalimat tersebut menyatakan penegasan yang digunakan untuk menghubungkan dua buah yang kedudukannya sejajar dan setara. Data . konjungsi yang digunakan dalam kalimat tersebut adalah AumelainkanAy dan posisinya berada di tengah kalimat. Konjungsi tersebut merupakan jenis konjungsi koordinatif yang menggabungkan pembetulan. Berdasarkan kutipan kalimat pada data . , terlihat bahwa kata AupadahalAy yang terletak di antara dua buah klausa tersebut memiliki fungsi sebagai penegas dalam sebuah kalimat. Kalimat pada data . terdiri dari dua klausa yang mempunyai status sintaksis yang sama/sederajat. Data . merupakan jenis konjungsi koordinatif pertentangan. Konjungsi koordinatif pertentangan yang digunakan berupa konjungsi AutetapiAy terletak di tengah Konjungsi AutetapiAy pada kalimat tersebut digunakan untuk menghubungkan di antara dua buah kalimat yang menyatakan pertentangan. Berdasarkan kutipan kalimat wacana berita pada data . , terlihat bahwa kata AuatauAy yang terletak di antara dua buah klausa tersebut memiliki fungsi sebagai pemilihan atau konjungsi koordinatif. Kalimat pada Data . terdiri dari dua klausa yang mempunyai status sintaksis yang sama/sederajat. Data . kalimat pada data tersebut menggunakan konjungsi AuasalkanAy posisinya berada di tengah kalimat, konjungsi yang menyatakan konjungsi syarat atau kondisional digunakan Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 untuk menghubungkan atau menjelaskan jika hal terjadi karena adanya suatu syarat. Data . merupakan jenis konjungsi koordinatif pengurutan. Konjungsi koordinatif pengurutan yang digunakan berupa konjungsi AukemudianAy terletak di tengah kalimat. Konjungsi AukemudianAy pada kalimat di atas menyatakan pengurutan yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kalimat sederajat dan dua buah konstituen yang kedudukannya Terakhir pada data . konjungsi yang digunakan adalah AuagarAy terletak di tengah kalimat, merupakan jenis konjungsi yang menyatakan tujuan. Konjungsi subordinatif di awal kalimat dan di tengah kalimat Data . Ketika mata telah salah mengartikan sebuah peristiwa, maka disitulah bibir memiliki peran untuk menjelaskan kebenaran semuanya . elegram @alan. Data . sewaktu kecil kita bisa memupuk cita-cita dengan leluasa . Data . ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah . witter @Gusmu. Data . sisa-sisa industri air kemasan yang sudah berdiri sejak era Majapahit. PT. Tirta Amukti Palapa . witter @budiman sudjatmik. Data . sehabis oversharing, terbitlah penyesalan . witter, @nashir. Data . sejak M&B viral di tiktok, banyak pula baju best-best masuk . witter@chapiena. Data . memeluk diri sendiri tatkala dunia menghakimi sukmaku seorang diri . Data . hidup sudah rumit sedari chat whattapp . witter @fiersa besar. Data . tetaplah menjadi baik, walaupun namamu sudah jelek dicerita orang lain . Data . andaikan semua bisa diselesaikan dengan kata maaf, tinggal melakukan semua hal terus bilang Aomaaf yaAo . witter, @reddfiana. Data . jangan karena galau, sampai kamu lupa cara berkata . acebook, @katakat. Data . aku akan membangun rumah, jika tabunganku sudah mencukupi . Data . tatkala sang surya memancarkan cahayanya, bukalah matamu . witter, @saba. Data . memeluk diri sendiri tatkala dunia menghakimi sukmaku seorang diri . Data . Harry Maguire terlihat tertatih-tatih seusai pertandingan melawan Jerman (Twitter, @unitedtal. Contoh analisis data. Pada data . , 2, dan . konjungsi AuketikaAy. AusewaktuAy, dan AutatkalaAy konjungsi berada di awal dan tengah kalimat menyatakan hubungan kesewaktuan yakni awal suatu peristiwa ditandai dengan peristiwa lain. Kedua klausa tersebutlah yang memiliki hubungan kesewaktuan yang ditandai dengan konjungsi AuketikaAy sewaktuAy, dan AutatkalaAy. Berdasarkan kutipan kalimat pada data . , . , terlihat bahwa kata AuhinggaAy. AusampaiAy yang terletak di antara dua buah klausa tersebut memiliki fungsi sebagai penanda hubung peristiwa yang ditandai dengan peristiwa tertentu. Kalimat pada data . , . terdiri dari dua klausa yang mempunyai status sintaksis yang tidak setara/tidak sederajat. Data . pada kalimat tersebut terdapat konjungsi AusehabisAy letaknya berada di awal kalimat menunjukan konjungsi subordinative waktu. Data . , 6, . konjungsi AusejakAy. AusedariAy berada di awal dan tengah kalimat, konjungsi subordinatif tersebut menunjukan awal suatu peristiwa. Pada data selanjutnya . , 14, . terdapat konjungsi AutatkalaAy dan AuseusaiAy. Konjungsi subordinatif tersebut menunjukan awal suatu peristiwa yang didahului dengan peristiwa Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 Pada data kalimat . konjungsi AuwalaupunAy berada di tengah kalimat merupakan konjungsi subordinatif konsesif. Selanjutnya data pada kalimat . konjungsi AuandaikanAy merupakan konjungsi subordinatif yang menunjukan pengandaian dan konjungsi tersebut berada di tengah kalimat. Dan terakhir data pada kalimat . konjungsi AujikaAy berada di tengah kalimat merupakan jenis konjungsi subordinatif hubungan syarat. Table 1. Konjungsi Koordinatif Pemakaian Bahasa pada Medsos Konjungsi koordinatif dan, melainkan Seperti, melainkan Dan, . ubungan Dan, karena . ubungan Apakah, atau . enanda hubungan pemiliha. Baik, maupun Tidak hanya, tetapi . enanda Kalimat Ada saatnya kita tak punya pilihan lain, melainkan terdiam dan mencoba menerima keadaan Sepertinya, prioritas kita bukanlah bahagia, melainkan bertahan hidup Rara dan Disa sedang mencari kucingnya, sedangkan ibu membantu mencari di Ternyata kucing Rara dan disa hilang selama beberapa jam karena mengikuti kupu-kupu terbang Hal paling menyebalkan tentang jarak ialah pernah tahu apakah ia merindukanmu atau melupakanmu Yang menghargaimu tidak lupa, baik dalam keadaan butuh maupun tidak Pertunjukan ini tidak hanya akan ditonton 100rb penonton tetapi juga oleh 18 juta penggemar ARMY BTS di seluruh dunia Sumber Instagram @tulisanaestetik Twitter, @fiersabesari Twitter, @fiersabesari Twitter, @fiersabesari Twitter. @haidarelhilmi Facebook. Hasan Twitter. @rahmdess27 Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 Table 2. Konjungsi Subordinatif Pemakaian Bahasa pada Medsos Konjungsi Subordinatif Ternyata, . enunjukan konjungsi Pada, . enunjukan konjungsi Jangankan, . enunjukan konjungsi subordinatif konsesi. Jangankan, menunjukan konjungsi subordinatif konsesi. Lebih, . enunjukan konjungsi Demikian, . enunjukan konjungsi Kalimat Kukira kau rumah, ternyata tempat les belajar banyak tetapi bukan untuk pulang Sumber Twitter @fiersabesari Pada perlombaan ini, kamu dipastikan menang, sebab kekuatan sejak awal sudah tidak seimbang Jangankan musuh, teman keluarga sendiri pun kadang ada yang tidak suka melihat kita bahagia Jangankan manusia, langit pun bisa berubah pada waktunya Twitter @nurulnyung Lebih baik nakal dari pada baik tapi Facebook. Nugraha Haerudiansyah Demikian sebab ucapannya mudah terwujud sehingga jangan sampai terucap Facebook. @rumi Facebook. Fuji Instagram. @mudamudi. SIMPULAN Berdasarkan analisis pemakaian konjungsi koordinatif dan subordinatif dalam penggunaan bahasa anak muda di media sosial, terdapat beberapa data tentang konjungsi pada penggunaan Bahasa anak muda di media sosial . acebook, twitter. Instagram, whatsap. , konjungsi koordinatif, subordinatif yang pada umumnya sering digunakan oleh anak muda dalam penggunaan bahasa di media sosial, konjungsi-konjungsi tersebut terdiri atas: . Konjungsi koordinatif yang terkumpul berjumlah 50 data yang diambil dari media sosial yang terdiri dari penggunaan konjungsi koordinatif dan, bahkan, jika, padahal, atau, tetapi, kemudian, asalkan, sedangkan, agar. Konjungsi subordinatif yang terkumpul berjumlah 50 data yang terdiri dari penggunaan konjungsi subordinatif, ketika, sewaktu, hingga, sejak, sehabis, jika, seusai, tatkala, walaupun, andaikan, sampai. Penggunaan konjungsi tidak hanya di tengah kalimat saja tetapi ada yang letaknya di awal kalimat. Dari beberapa konjungsi yang ditemukan di media sosial, konjungsi yang letaknya di tengah kalimat lebih banyak ditemukan daripada konjungsi yang letaknya di awal kalimat baik konjungsi koordinatif maupun konjungsi subordinatif. Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak MudaA. (Wahyun. Indonesian Journal of Social Science (IJSS) 1. Juli, 1-9 DAFTAR PUSTAKA