702 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Penguatan Karakter Entrepreneurial Siswa SMK Siang Surabaya melalui Edukasi dan Praktik Kewirausahaan Endang Pudji Purwanti1*. Imam Sutrisno2. Rini Indarti3. Nafi Almuzani4 1,2,3 Article History: Received: 23 Maret 2025 Revised: 30 April 2025 Accepted: 02 Mei 2025 Keywords: Kewirausahaan siswa. Penguatan karakter entrepreneurial. Pelatihan kewirausahaan. Praktik Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran E-mail: endangpudjip@gmail. Abstract: Latar belakang kegiatan ini didasari oleh rendahnya minat siswa terhadap dunia usaha dan kurangnya pengalaman praktik yang relevan dengan Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter wirausaha siswa SMK Siang Surabaya melalui edukasi dan praktik langsung kewirausahaan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan kewirausahaan berbasis experiential learning, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan serta pemasaran produk. Selain itu, diberikan juga materi motivasi dan studi kasus wirausaha sukses untuk membangun pola pikir mandiri dan kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat dan pemahaman siswa terhadap Siswa menjadi lebih aktif dalam menyusun ide bisnis dan mampu mempresentasikan konsep usaha sederhana. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membentuk karakter wirausaha, seperti sikap percaya diri, tanggung jawab, serta orientasi pada Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan siswa SMK dalam mencetak calon wirausaha muda yang mandiri dan PENDAHULUAN Pendidikan kejuruan memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan siap wirausaha. Namun, data dari Direktorat SMK menunjukkan bahwa tingkat kewirausahaan lulusan SMK masih tergolong rendah, di mana hanya sekitar 8,4% lulusan yang memilih berwirausaha secara mandiri (Direktorat SMK, 2. Hal ini diperkuat oleh hasil survei internal di SMK Siang Surabaya yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% siswa kelas XI dan XII belum memiliki minat atau pengetahuan dasar tentang wirausaha, dan cenderung pasif dalam merancang rencana usaha. Kondisi sosial ekonomi di wilayah sekitar SMK Siang Surabaya juga menunjukkan potensi yang besar namun belum tergarap optimal. Sekolah ini berada di kawasan padat penduduk dengan dominasi ekonomi menengah ke bawah. Banyak orang tua siswa yang bekerja di sektor informal dan usaha mikro. Potensi ini dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kewirausahaan berbasis lokal. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter kewirausahaan siswa melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Permasalahan utama yang ingin dipecahkan adalah rendahnya minat dan kompetensi kewirausahaan siswa serta terbatasnya fasilitas atau program pelatihan berbasis praktik nyata di sekolah. Dalam kegiatan ini, siswa didorong untuk mengeksplorasi potensi wirausaha melalui metode pelatihan, studi kasus, simulasi usaha, serta praktik pembuatan dan pemasaran produk sederhana. Beberapa penelitian terdahulu telah menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis praktik dalam menumbuhkan jiwa wirausaha pada siswa. Misalnya, studi oleh Sulistyo & Nugroho . menunjukkan bahwa experiential learning mampu meningkatkan orientasi kewirausahaan siswa SMK sebesar 35%. Penelitian lain oleh Rahmawati et al. menekankan pentingnya penguatan karakter melalui simulasi bisnis dan pembelajaran kontekstual. Pendekatan serupa akan digunakan dalam kegiatan ini, sebagai hilirisasi dari hasil penelitian sebelumnya tentang penguatan soft skill dan kompetensi kewirausahaan generasi muda. Dengan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian ini dirancang tidak hanya untuk memberi pengetahuan kewirausahaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dasar entrepreneurial seperti kemandirian, kreativitas, keberanian mengambil risiko, dan tanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan kewirausahaan berkelanjutan di lingkungan SMK. METODE Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dirancang dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang menekankan pada pembelajaran aktif . ctive learnin. dan keterlibatan langsung siswa dalam proses praktik kewirausahaan. Tahapan kegiatan dilaksanakan dalam tiga fase utama, yaitu: Edukasi dan Motivasi Kewirausahaan, . Praktik Wirausaha Mini, dan . Evaluasi dan Refleksi Kegiatan. Fase 1: Edukasi dan Motivasi Kewirausahaan Pada tahap awal, dilakukan penyampaian materi kewirausahaan melalui sesi pelatihan interaktif yang mencakup pengenalan karakter entrepreneur, jenis-jenis usaha mikro, strategi bisnis sederhana, dan studi kasus wirausaha muda sukses. Kegiatan ini dilakukan secara klasikal dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Narasumber berasal dari tim pengabdian dan pelaku UMKM mitra. Fase 2: Praktik Wirausaha Mini (Entrepreneurial Mini Projec. Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan tugas untuk merancang ide usaha sederhana yang relevan dengan lingkungan sekitar. Setiap kelompok diwajibkan membuat perencanaan usaha . usiness canva. , memproduksi produk sederhana . isalnya makanan ringan, kerajinan, atau jasa kreati. , serta melakukan pemasaran melalui media sosial dan lingkungan Praktik ini berlangsung selama dua minggu dengan pendampingan intensif dari tim Fase 3: Evaluasi dan Refleksi Setelah praktik, dilakukan sesi evaluasi yang mencakup presentasi hasil usaha, refleksi pembelajaran, dan diskusi kelompok. Siswa juga diminta untuk mengisi kuesioner yang mengukur perubahan sikap dan minat terhadap kewirausahaan. Alat Ukur dan Evaluasi Ketercapaian Tingkat ketercapaian kegiatan diukur melalui dua pendekatan: Deskriptif-Kuantitatif: ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Kuesioner Pre-Test dan Post-Test digunakan untuk mengukur perubahan pemahaman dan minat kewirausahaan siswa. Kuesioner ini terdiri dari skala Likert 1Ae5 yang mencakup dimensi: motivasi berwirausaha, kepercayaan diri, kreativitas, dan kesiapan mengambil risiko. Penilaian Produk dan Presentasi Usaha berdasarkan rubrik yang mencakup aspek inovasi, kerja sama tim, dan kemampuan komunikasi bisnis. Kualitatif: Observasi langsung selama kegiatan praktik untuk melihat perubahan sikap dan keterlibatan siswa. Wawancara terbuka dengan beberapa siswa dan guru pendamping untuk mendapatkan perspektif mendalam mengenai dampak kegiatan terhadap karakter Indikator Keberhasilan meliputi: Peningkatan skor rata-rata pre-test ke post-test sebesar minimal 30%. 80% kelompok siswa mampu menyelesaikan tugas praktik usaha hingga tahap pemasaran. 70% siswa menunjukkan perubahan positif dalam aspek sikap, seperti inisiatif, percaya diri, dan kreativitas. Dengan metode ini, diharapkan kegiatan pengabdian tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai entrepreneur secara nyata melalui pengalaman HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama empat minggu, terdiri dari tiga tahapan utama: edukasi kewirausahaan, praktik wirausaha mini, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa kelas XI dari program keahlian Tata Busana dan Tata Boga di SMK Siang Surabaya. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta diberikan pre-test untuk mengukur minat dan pemahaman awal mengenai kewirausahaan. Hasil Kuantitatif Perbandingan hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek pemahaman dan minat berwirausaha siswa. Hasil uji deskriptif disajikan pada tabel Tabel 1. Descriptive Statistics Ae Pre-Test dan Post-Test Siswa N Minimum Maximum Mean Pre-Test Mean Post-Test Std. Deviation Terjadi peningkatan rata-rata skor sebesar 23,7 poin . %), yang menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan praktik telah memberikan dampak yang positif terhadap pemahaman dan motivasi kewirausahaan siswa. Hasil Kualitatif a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Observasi selama kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti praktik wirausaha mini. Mereka secara aktif membuat perencanaan usaha, memproduksi produk makanan dan kerajinan, serta memasarkan melalui media sosial dan booth Beberapa siswa juga menunjukkan keberanian untuk menawarkan produk ke masyarakat sekitar sekolah. Indikator Keberhasilan: Ou80% siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Ou70% kelompok siswa mampu menyusun dan mempresentasikan rencana usaha Peningkatan sikap percaya diri, kreativitas, dan kerja sama tim terlihat dari pengamatan langsung dan refleksi siswa. Keunggulan Kegiatan: Kegiatan ini mampu membangkitkan minat siswa pada dunia usaha secara praktis dan C Model praktik mini usaha berbasis kelompok memudahkan kolaborasi dan meningkatkan keberanian siswa dalam menyampaikan ide bisnis. Kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal sekolah yang berada di lingkungan padat dan memiliki budaya wirausaha informal yang kuat. Kelemahan dan Tingkat Kesulitan: Sebagian siswa mengalami kendala dalam tahap perencanaan keuangan usaha karena kurangnya pemahaman dasar akuntansi. Produksi barang terbatas pada bahan yang mudah dijangkau, sehingga inovasi produk belum maksimal. Kesulitan lain adalah terbatasnya waktu praktik karena padatnya jadwal akademik siswa. Peluang Pengembangan: Kegiatan ini berpotensi dikembangkan menjadi program tahunan sekolah atau bagian dari Teaching Factory. Dukungan dari dunia usaha lokal juga dapat dimaksimalkan untuk memberi mentoring lanjutan. Dalam jangka panjang, program ini bisa bertransformasi menjadi inkubator bisnis siswa berbasis sekolah. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Gambar 1. Dokumentasi Praktik Kewirausahaan oleh Siswa KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul "Penguatan Karakter Entrepreneurial Siswa SMK Siang Surabaya melalui Edukasi dan Praktik Kewirausahaan" telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman, minat, dan sikap kewirausahaan siswa. Berdasarkan hasil evaluasi kuantitatif dan kualitatif, terjadi peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan motivasi berwirausaha siswa setelah mengikuti pelatihan dan praktik kewirausahaan mini. Secara teoritis, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan experiential learning melalui praktik langsung mampu menumbuhkan karakter dasar entrepreneur seperti percaya diri, kreativitas, dan keberanian mengambil risiko. Ini selaras dengan teori kewirausahaan yang menyatakan bahwa pengalaman dan simulasi usaha menjadi elemen penting dalam pendidikan kewirausahaan. Meskipun terdapat beberapa keterbatasan, seperti waktu pelaksanaan yang singkat dan keterbatasan pemahaman siswa terhadap aspek manajerial usaha, kegiatan ini tetap menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuannya. Kegiatan ini dapat direplikasi di sekolah lain dengan penyesuaian konteks lokal dan perlu ditindaklanjuti dengan program lanjutan berbasis inkubasi usaha atau teaching factory. Sebagai rekomendasi, disarankan agar sekolah mengintegrasikan program kewirausahaan dalam kurikulum nonformal secara berkelanjutan. Selain itu, perlu ada kolaborasi lebih lanjut antara institusi pendidikan dan pelaku usaha lokal sebagai mentor atau mitra bisnis. Peneliti selanjutnya dapat memperluas cakupan kegiatan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan durasi yang lebih panjang, serta menyertakan indikator ekonomi seperti peningkatan pendapatan dari hasil usaha siswa. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 DAFTAR REFERENSI Anfasa. and Sutrisno. RANCANG BANGUN INTEGRASI SCADA PADA SISTEM CRUSHING DAN BARGE LOADING CONVEYOR. Jurnal Conference on Automation Engineering and Its Application. Danis B. Agus K. Projek P. Mohammad B, and Sutrisno. Ball Direction Prediction for Wheeled Soccer Robot Goalkeeper Using Trigonometry Technique. Applied Technology and Computing Science Journal. Budianto. et al . Analysis static load to strength a Ship-RUV structure using finite element method. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 1175 . Hakim. , & Munaf. Analysis of Speedboat Accidents in Waters of Tanjung Benoa. Bali. Indonesia. International Journal of Marine Engineering and Naval Architecture, 21. Hananur. and Sutrisno. Analisis Tingkat Akurasi Tegangan Output Auto Boost Converter Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Photo Voltaic. Seminar MASTER PPNS. Hasugian. Rahmawati. and Sutrisno. Analysis the Risk of the Ship Accident in Indonesia with Bayesian Network Model Approach. Annals of R. ISSN:1583-6258, Vol. Issue 2. Pages. 3341 - 3356 Hayati. , & Munaf. Analysis of Factors Causing Speedboat Accidents in Waters of Tanjung Benoa. Bali. Indonesia. International Journal of Marine Engineering and Naval Architecture, 20. , 21-26. Iskandar. Dewa. , and Sutrisno. Prototype of Bridge Navigational Watch Alarm System Equipped Obstacle Warning System Based on Image Processing and Real-Time Tracking. International journal of Marine Engineering and Research. Volume 7. No 1. JamiAoin. Sutrisno. , and Hu. The State-Dynamic-Error-Based Switching Control under Quasi-ARX Neural Network Model. AROB 20th B-Con Plaza. Beppu. Japan JamiAoin. Sutrisno. , and Hu. Nonlinear Adaptive Control for Wind Energy Conversion Systems Based on Quasi-ARX Neural Network Model. International MultiConference of Engineers and Computer Scientists (IMECS'2. (Hongkon. Khumaidi. et al . Analisis Tingkat Akurasi Tegangan Output Auto Boost Converter Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Photo Voltaic. Seminar MASTER PPNS. Kurniawan. , & Munaf. Analysis of Factors Causing Speedboat Accidents in Waters of Tanjung Benoa. Bali. Indonesia. International Journal of Marine Engineering and Naval Architecture, 19. , 31-36. Mohammad B. Sutrisno. Budianto. Santosa. , and Nofandi. F . Vibration Analysis of Ship-RUV Structure in Operational Conditions. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 519 012045 Munaf. , & Handayani. Analysis of Factors Causing Speedboat Accidents in Waters of Tanjung Benoa. Bali. Indonesia. International Journal of Marine Engineering and Naval Architecture, 18. , 11-16. Nofandi. Devandra. RH. Hasugian. Sutrisno. Setiawan. Design floating robot of shallots irrigation with GPS based and using the waypoint navigation method. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering Rifai. , et al . Dynamic time distribution system monitoring on traffic light using image processing and convolutional neural network method. IOP Conf. Series: Materials Science a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 and Engineering 1175. Santosa. AWB. Hardianti. Hasugian. Sutrisno. Khumaidi. Safe distance reminder system on ship against port for the standing process using image processing. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. Sutrisno. Vibration Analysis of Ship-RUV Structure in Operational. International Conference Earth Science & Energy Sutrisno. and Muhammad F, dkk, . Implementation of Backpropagation Neural Network and Extreme Learning Machine of pH Neutralization Prototype. IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 1196 012048 Sutrisno. Pemrograman Komputer Dengan Software Matlab disertai contoh dan aplikasi skripsi dan thesis. ITS Press. Sutrisno. , et al . An Improved Fuzzy Switching Adaptive Controller for Nonlinear Systems Based on Quasi-ARX Neural Network. International Seminar on Electrical Informatics and Its Education (SEIE . Sutrisno. et al . Implementation of Lyapunov Learning Algorithm for Fuzzy Switching Adaptive Controller Modeled Under Quasi-ARX Neural Network. Inter. Conference on Measurement. Information and Control Sutrisno. , et al . Nonlinear Model-Predictive Control Based on Quasi-ARX Radial-Basis Function-Neural-Network. 2014 8th Asia Modelling Symposium. Sutrisno. Che. and Hu. Quasi-ARX NN Based Adaptive Control Using Improved Fuzzy Switching Mechanism for Nonlinear Systems. AROB 19th B-Con Plaza. Beppu. Japan. Sutrisno. and JamiAoin. A self-organizing Quasi-linear ARX RBFN model for nonlinear dynamical systems identification. SICE Journal of Control. Measurement, and System Integration. ISSN : 2828-5700 .