Page . CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER Computer Based Information System Journal ISSN (Prin. : 2337-8794 | E- ISSN : 2621-5292 web jurnal : http://ejournal. id/index. php/cbis PERANCANGAN APLIKASI E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL SISTEM PENJUALAN UMKM Dian Resha Agustina. Sony Tian Dhora. Samuel Godlife Universitas Bandar Lampung. Indonesia. INFORMASI ARTIKEL A B S T R A C T Diterima Redaksi: Mei 2025 Diterbitkan Online: September 2025 This research aims to design and develop an e-commerce application using the Flutter framework and Dart programming language, targeted at empowering SMEs under the guidance of Rumah BUMN Bandar KATA KUNCI Lampung. The methodology employed is the Waterfall model, allowing for systematic and structured application development. The research E-commerce. Flutter. SMEs. Rumah results indicate that this application can add products, manage stock. BUMN. Waterfall. Mobile process transactions, and facilitate consumer access, ultimately Application Black Box Testing. White enhancing the operational efficiency of the SMEs' sales system. Box Testing Application testing showed satisfactory results with performance KORESPONDENSI meeting expectations. The study recommends the development of E-mail: samuel@gmail. additional features such as sales analytics, user interface optimization, and enhanced application security. Latar Belakang Pada era digital ini, sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) menjadi motor penggerak penting dalam pengembangan ekonomi lokal. UMKM di Bandar Lampung, seperti di banyak tempat lainnya, menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi operasional sistem penjualan mereka. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah proses penjualan dan distribusi produk UMKM yang masih belum dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi proses penjualan. UMKM sering menghadapi kendala dalam mengelola proses penjualan, stok barang, dan koordinasi dengan pelanggan. http://ejournal. id/index. php/cbis Sistem yang tidak efisien dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses pengiriman barang, kesalahan dalam pencatatan penjualan, dan ketidakakuratan dalam pengelolaan inventaris. Selain UMKM keterbatasan dalam teknologi yang mereka Menurut data BPS menunjukkan bahwa Bandar Lampung memiliki populasi UMKM yang signifikan dan memainkan peran krusial dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. Pertumbuhan sektor UMKM di kota ini menunjukkan tren positif yang konsisten dari tahun ke tahun. Namun, sebagian besar UMKM masih mengandalkan penjualan tradisional CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER melalui toko fisik dan jaringan distribusi Banyak UMKM di Bandar Lampung tradisional dalam menjalankan bisnis mereka, seperti pencatatan manual dan promosi offline. Ketidakmampuan untuk memanfaatkan teknologi modern dapat membatasi potensi pertumbuhan dan paparan pasar bagi UMKM. Dalam perkembangan teknologi modern, terutama aplikasi mobile, telah mengubah terobosan bisnis secara signifikan. Popularitas aplikasi mobile ecommerce saat ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan. E-commerce dapat didefinisikan sebagai proses bisnis yang memanfaatkan teknologi elektronik untuk menghubungkan dunia usaha, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik . Aplikasi e-commerce kemudahan bagi pengguna dalam melakukan transaksi pembelian dan penjualan produk. Kini, pengguna dapat melakukan pembelian dan penjualan produk secara online dengan mudah dan efisien melalui aplikasi e-commerce. Perkembangan aplikasi e-commerce telah mendorong pertumbuhan yang pesat dalam industri perdagangan elektronik. Menurut laporan dari Statista, jumlah pengguna ecommerce di Indonesia diproyeksikan mencapai 196,47 juta pada 2023. Sementara menurut laporan lain, pengguna e-commerce di Indonesia diprediksi meningkat hingga 189,6 juta pada 2024, dengan proyeksi terus meningkat di masa Pertumbuhan ini didorong oleh kemudahan aksesibilitas, kenyamanan, dan pengalaman pengguna yang diberikan oleh aplikasi e-commerce. Dengan pertumbuhan pengguna smartphone dan adopsi aplikasi ecommerce yang terus meningkat, penting bagi UMKM dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh aplikasi mobile Pada . menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ecommerce dapat memberikan manfaat signifikan bagi UMKM dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengembangkan bisnis mereka. Beberapa aplikasi e-commerce yang sudah populer di Indonesia antara lain Tokopedia. Shopee, dan Bukalapak. Aplikasi-aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang dapat membantu UMKM dalam mengelola inventaris, pesanan, http://ejournal. id/index. php/cbis Page . dan transaksi dengan pelanggan. Namun, penggunaan aplikasi e-commerce ini perlu pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan fungsionalitas dan responsifitasnya yang masih terbatas supaya memberikan pengalaman pengguna yang optimal untuk UMKM di Bandar Lampung. Rumah BUMN Bandar Lampung adalah sebuah program inisiatif yang didukung oleh pemerintah untuk mendukung UMKM di kota Bandar Lampung . Sebagai pusat pameran dan penjualan produk-produk UMKM. Rumah BUMN Bandar Lampung memiliki peran strategis dalam memperluas akses pasar bagi UMKM lokal. Rumah BUMN Bandar Lampung menyediakan tempat bagi produk produk UMKM untuk dipajang di Rumah BUMN Bandar Lampung agar mudah dilihat dan menarik perhatian para pengunjung sehingga mampu meningkatkan proses penjualan UMKM. Dalam beberapa tahun terakhir. Rumah BUMN Bandar Lampung perkembangan signifikan, termasuk penggunaan teknologi seperti website yang telah berjalan sejak tahun 2022 hingga saat ini. Namun, dalam konteks penjualan produk-produk UMKM yang dipajang di Rumah BUMN Bandar Lampung, metode yang digunakan masih bersifat konvensional karena belum tersedia sistem yang memadai untuk memfasilitasi penjualan secara Penggunaan website di Rumah BUMN Bandar Lampung saat ini terbatas pada pemberitaan dan informasi seputar kegiatan dan pelatihan yang diadakan oleh Rumah BUMN Bandar Lampung. Adanya perkembangan teknologi yang pesat di era saat ini. Rumah BUMN Bandar Lampung dapat memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut guna memperluas dan meningkatkan efisiensi dalam proses penjualan produk-produk UMKM. Dalam hal ini, penggunaan aplikasi mobile dan platform online pada bidang e-commerce dapat menjadi solusi yang efektif. Dengan mengadopsi teknologi ecommerce. Rumah BUMN Bandar Lampung akan dapat mencapai pasar yang lebih luas dan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk memperluas jangkauan penjualan mereka. Selain itu, penggunaan aplikasi mobile dan platform online juga memungkinkan fleksibilitas dalam melakukan transaksi, di mana pembeli tidak lagi terbatas pada kunjungan langsung ke Rumah BUMN Bandar Lampung, tetapi dapat membeli CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER produk UMKM secara online melalui aplikasi Dengan mengimplementasikan aplikasi e-commerce yang sesuai. Rumah BUMN Bandar Lampung dapat meningkatkan efisiensi operasional sistem penjualan UMKM yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi e-commerce yang dioptimalkan untuk memperbaiki efisiensi operasional sistem penjualan UMKM di Bandar Lampung. Fokusnya adalah mengatasi kendala-kendala yang umum dihadapi oleh UMKM dalam operasional mereka, mulai dari manajemen stok hingga transaksi dengan pelanggan. Dalam e-commerce, penggunaan teknologi yang efisien menjadi Aplikasi e-commerce akan membantu UMKM dalam pengelolaan inventaris yang lebih efektif dengan sistem terintegrasi. UMKM dapat memantau stok produk, mengelola pesanan, dan melakukan pelacakan pengiriman dengan lebih efisien, mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan persediaan, meningkatkan pengelolaan logistik, dan mempercepat proses penjualan. Oleh karena itu, penelitian ini akan menggunakan Flutter, sebuah framework pengembangan aplikasi mobile yang bersifat open-source, untuk merancang aplikasi ecommerce yang responsif dan MongoDB sebagai sistem manajemen basis data. Dalam menghadapi tantangan efisiensi operasional, perancangan aplikasi e-commerce menggunakan Flutter dan MongoDB sebagai basis data diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk aplikasi e-commerce bagi UMKM. Melalui UMKM menghadirkan produk mereka secara online, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan aksesibilitas bagi konsumen yang mungkin tidak dapat mengunjungi toko fisik secara langsung. Kolaborasi dengan Rumah BUMN diharapkan dapat memperkuat implementasi dan adopsi teknologi ini, sehingga UMKM dapat perekonomian lokal. II. Kajian Literatur Kajian literatur dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep dan metode yang telah digunakan dalam studi sebelumnya http://ejournal. id/index. php/cbis Page . khususnya dalam konteks e-commerce dan penerapannya pada Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). 1 E-commerce E-commerce memungkinkan transaksi jual beli barang dan jasa secara online melalui internet atau jaringan elektronik lainnya. Konsep dasar e-commerce meliputi otomatisasi, integrasi, publikasi, interaksi, dan transaksi. 2 UMKM UMKM merupakan bisnis yang dilakukan oleh individu, kelompok, atau rumah tangga, perekonomian di Indonesia. 3 Rumah BUMN Bandar Lampung Rumah BUMN merupakan inisiatif untuk memberdayakan UMKM di Indonesia, sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN. 4 Waterfall Model Model waterfall adalah metodologi pengembangan sistem yang sekuensial, dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian, hingga pendukung lainnya . 5 UI (User Interfac. UI adalah aspek visual dari suatu produk yang menjadi perantara interaksi antara pengguna dan sistem, seperti aplikasi atau situs web . 6 UX (User Experienc. UX adalah proses yang berpusat pada pengguna untuk menciptakan interaksi yang intuitif dan menyenangkan saat menggunakan produk . 7 Sequence Diagram Sequence diagram menggambarkan alur interaksi antar objek dalam sistem, membantu mengidentifikasi hambatan. 8 Use Case Diagram Use case diagram digunakan untuk menggambarkan perilaku sistem, menunjukkan CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER interaksi antara aktor dengan sistem, dan mengidentifikasi fungsionalitas sistem. 9 UML (Unified Modeling Languag. UML adalah metode untuk merancang dan membantu dalam memodelkan berbagai aspek sistem e-commerce. 10 Penjualan Penjualan merupakan kegiatan pertukaran barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan, melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Page . pertanyaan yang Pada penelitian ini, penulis melakukan wawancara dimana wawancara dilakukan untuk melengkapi data yang akurat dari sumber data yang tepat. Penulis mewawancarai secara langsung Staff Pelaksana yang berkerja di Rumah BUMN Bandar Lampung dan UMKM Rumah BUMN Bandar Lampung. 5 Metode Pengembangan Sistem 11 Flowchart Flowchart menampilkan urutan langkah-langkah dan hubungan antar proses menggunakan simbolsimbol tertentu. 12 Aplikasi Aplikasi adalah program siap pakai yang dirancang untuk menyelesaikan tugas atau memberikan layanan tertentu bagi pengguna. Metodologi 1 Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dapat dilakukan dengaln berbagai macam tata cara, sumber dan aturan. Untuk mendukung penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui : 2 Studi Literatur Peneliti mendapatkan referensi dengan cara dari sumber dan metode pengumpulan data tertulis seperti dokumen, jurnal, buku-buku yang berkaitan dengan penelitian penulis. 3 Observasi Pada penelitian ini penulis menggunakan metode observasi, observasi itu sendiri merupakan proses pengamatan secara langsung, dimana penulis mengobservasi langsung ke tempat yaitu Rumah BUMN Bandar Lampung untuk mengetahui informasi yanng dibutuhkan secara mendalam serta akurat untuk melanjutkan 4 Wawancara Wawancara adalah metode pengumpulan data atau informasi dengan melakukan intraksi atau pertanyaan antara orang yang diwawancarai http://ejournal. id/index. php/cbis Gambar 1. Metode Waterfall Dari Gambar 3. 1 dapat dilihat bahwa terdapat 5 tahapan pada metode waterfall, yaitu Analisis. Desain. Pengembangan. Pengujian. Pemeliharaan. Pada tahap Analisis, peneliti mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan mempelajari proses penjualan UMKM untuk merancang aplikasi yang sesuai. Desain kemudian dibuat berdasarkan analisis tersebut, memvisualisasikan alur kerja dan fungsionalitas Setelah itu, aplikasi dikembangkan pada tahap Pengembangan, di mana fitur-fitur seperti pemesanan dan pembayaran direalisasikan. Selanjutnya, aplikasi diuji pada tahap Pengujian untuk memastikan semua fungsionalitas berjalan dengan baik. Terakhir, tahap Pemeliharaan dilakukan setelah aplikasi diluncurkan untuk memastikan operasional yang stabil dan melakukan perbaikan jika diperlukan. IV. Pembahasan Langkah-langkah penelitian ini dilakukan sesuai dengan metode waterfall. Penjelasan mengenai setiap langkahnya adalah sebagai CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER 1 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras (Hardwar. Kebutuhan perangkat keras juga penting untuk mendukung jalannya sistem operasi atau aplikasi. Dalam penelitian ini, yang dibutuhkan beberapa komponen-komponen hardware komputer yaitu: Laptop/PC dengan OS minimal Windows 10. Prosesor Intel Core i5. RAM 8 GB. Hardisk 512 GB. Perangkat Lunak (Softwar. Pada penelitian ini penulis membutuhkan beberapa komponen-komponen perangkat lunak atau software komputer sebagai berikut : Minimal menggunakan sistem operasi Windows 10. MongoDB, sebagai platform untuk dijadikan database. Visual Studio Code, sebagai aplikasi yang digunakan untuk menulis dan mengedit kode program. Aplikasi memerlukan minimal RAM 4 GB dengan penyimpanan 32 GB Aplikasi Processor Android 7. 1 (Nouga. Ae Android 11 (Red Velvet Cak. 2 Perancangan Sistem Perancangan aplikasi Rumah BUMN Bandar Lampung Flutter melibatkan beberapa langkah utama yang diilustrasikan melalui flowchart dan use case. Oleh karena itu, proses perancangan aplikasi ecommerce Rumah BUMN Bandar Lampung dengan Flutter dilakukan dengan tujuan menciptakan pengalaman pengguna yang optimal dan memuaskan melalui antarmuka yang menarik serta fitur yang fungsional. Page . Gambar 2. Flowchart Sistem Use Case dari aplikasi Rumah BUMN Bandar Lampung ini menggambarkan bagaimana admin berinteraksi dengan sistem penjualan. Setelah melakukan login, admin memiliki akses penuh ke seluruh menu dalam sistem. Diagram ini juga memperlihatkan tiga aktor utama yang berperan digambarkan pada gambar berikut: Flowchart adalah sebuah diagram yang menggambarkan sistem yang akan dibuat, menunjukkan urutan dan hubungan antara proses-proses serta instruksinya. Penggunaan flowchart dalam penelitian ini bertujuan untuk memperjelas urutan proses dalam suatu sistem, sehingga jika ada penambahan proses, dapat dilakukan dengan mudah. Berikut adalah alur flowchart yang dibuat : Gambar 3. Use Case Diagram http://ejournal. id/index. php/cbis Page . CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER Berikut adalah perancangan aplikasi dengan diagram activity, mengenai aplikasi e-commerce dapat dilihat pada gambar di bawah ini Sequence Diagram User Activity Diagram Log User Gambar 6. Sequence Diagram User Sequence Diagram Admin Gambar 4. Activity Diagram User Activity Diagram Log Admin Gambar 5. Activity Diagram Admin Gambar 7. Sequence Diagram Admin 3 Implementasi Tahap Implementasi mencakup persiapan sistem yang telah disetujui agar dapat dioperasikan secara optimal, termasuk penerapan desain antarmuka dalam bentuk halaman utama dan ruang lingkup penggunaannya. Penelitian ini http://ejournal. id/index. php/cbis CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER Page . menghasilkan aplikasi e-commerce untuk Rumah BUMN Bandar Lampung diimplementasikan untuk UMKM di Bandar Lampung. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk membeli produk secara online, serta menyediakan fasilitas bagi penjual dan admin untuk mengelola produk dan penjualan. Sistem ini tersedia pada dua platform utama, yaitu aplikasi Android untuk pengguna dan aplikasi web untuk Staff Rumah BUMN Bandar Lampung. Gambar 10. Tampilan Halaman Pencarian Gambar 8. Tampilan Halaman Homepage Gambar 11. Tampilan Halaman Keranjang Gambar 12. Tampilan Halaman Checkout Gambar 9. Tampilan Halaman Produk http://ejournal. id/index. php/cbis CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER Page . Gambar 17. Tampilan Halaman Input Produk Gambar 13. Tampilan Halaman Detail Transaksi Gambar 18. Tampilan Halaman Data Produk Gambar 14. Tampilan Halaman Data Transaksi Gambar 19. Tampilan Halaman Input Kategori Produk Gambar 15. Halaman Profil User Gambar 20. Tampilan Data Kategori Produk Gambar 16. Halaman Login Admin Gambar 21. Tampilan Data Pesanan http://ejournal. id/index. php/cbis Page . CBIS JOURNAL - VOL. 13 NO. : SEPTEMBER Kesimpulan dari pengujian ini menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dapat berjalan dengan baik sesuai harapan peneliti tanpa mengalami Gambar 22. Tampilan Halaman Kelola User 4 Hasil Tahap Pengujian Tabel 1. Pengujian sistem yang menggunakan metode blackbox Skenario Kondisi Hasil yang Status Mengakses Halaman dan kategori Sukses Klik kategori Pengguna diarahkan ke produk yang benar sesuai Sukses Klik Pengguna diarahkan ke Sukses Mengakses Form login Sukses Melakukan login admin Admin berhasil login diarahkan ke Sukses http://ejournal. id/index. php/cbis Kesimpulan Berdasarkan proses analisis, perancangan, dan implementasi yang telah dilakukan sebelumnya, penulis memperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: Aplikasi memudahkan UMKM dalam mengelola memudahkan akses bagi konsumen. Implementasi aplikasi ini meningkatkan efisiensi operasional sistem penjualan UMKM, memungkinkan pengelolaan yang lebih baik dan pengembangan pasar yang lebih luas. Aplikasi e-commerce dibuat menggunakan Flutter pemrograman Dart berhasil dibangun untuk Rumah BUMN Bandar Lampung. Pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi sesuai dengan pengguna yang memuaskan. Ucapan Terima Kasih Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung penelitian ini. Terima kasih kepada pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan, serta kepada rekan-rekan yang telah memberikan masukan dan saran. Terima kasih juga kepada keluarga dan teman-teman atas dukungan dan motivasi yang diberikan selama proses penelitian ini. Daftar Pustaka