ISSN452615-8507 Halaman dari 50 . ISSN 2622-1713 . Vivi R, dkk PENINGKATAN NILAI EKONOMIS LIMBAH KULIT KELAPA MELALUI PRODUK KERAJINAN LAMPU TIDUR Vivi Rahmawati*. Apprillia Anggraeni Sugiarto. Mohammad Yogie Rudianto. Mohammad Hafidz Miftahul Arifian. Ima Chusnul Chotimah STKIP PGRI Jombang Korespondensi*: vivirahma10@gmail. Diserahkan: 8 September 2022. Direvisi: 15 Oktober 2022. Tersedia daring: 24 Oktober 2022 Abstract Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kreativitas dosen dan mahasiswa yang bertujuan untuk mengubah limbah kelapa muda menjadi barang yang bernilai ekonomis sehingga bermanfaat bagi masyarakat khususnya mahasiswa. Produk yang dihasilkan adalah lampu tidur unik dengan banyak fungsi yang terbuat dari limbah kulit kelapa muda yang disebut Tricor. Kegiatan ini melibatkan kelompok pedagang kelapa muda yang ada di kota Jombang sebagai mitra peneydia bahan baku. Kegiatan ini dilakukan dengan intensif oleh penulis selama kurang lebih empat bulan mulai Juni Ae September 2022. Rangakain kegiatan diawali dengan survey pendahuluan untuk peluang usaha, ketersediaan bahan baku, praktik pembuatan lampu Tricor, hingga manajemen usaha. Dari hasil kegiatan diketahui bahwa usaha pembuatan lampu tidur Tricor layak untuk dikembangkan. Hal ini karena: . Pembuatan lampu Tricor relatif mudah. Peluang bisnis juga masih terbuka lebar karena belum banyak . Mengurangi limbah buah kelapa. Mampu membantu meningkatkan perekonomian jika dikelola secara baik. Kata Kunci : Lampu Tricor. Peluang Usaha. Limbah. Kulit Kelapa Muda Abstract This activity is part of the creativity of lecturers and students which aims to turn young coconut waste into goods of economic value so that it is beneficial to the community, especially students. The resulting product is a unique night lamp with many functions made from waste of young coconut skin called Tricor. This activity involves a group of young coconut traders in the city of Jombang as partners in providing raw materials. This activity was carried out intensively by the author for approximately four months from June to September 2022. The series of activities began with a preliminary survey for business opportunities, the availability of raw materials. Tricor lamp manufacturing practices, to business management. From the results of the activity, it is known that the business of making Tricor sleep lamps is feasible to be developed. This is because: . Tricor lamps are relatively easy to manufacture. Business opportunities are still wide open because there are not many . Reducing coconut waste. Able to help improve the economy if managed Keywords: Tricor Lamp. Business Opportunity. Waste. Young Coconut Shell PENDAHULUAN Latar Belakang Tanaman kelapa muda merupakan tanamaan yang banyak di temukan di daerah tropis, terutama di Indonesia. Masyarakat banyak memanfaatkan buah kelapa ini di konsumsi sebagai minuman. Tanpa disadari buah kelapa muda setelah di konsumsi menyisakan beberapa limbah, salah satu limbah dari buah kelapa muda ini adalah batok atau tempurung kelapa yang berisi serat kelapa yang menimbulkan masalah sampah di beberapa tempat. Kandungan lignin yang ada di dalam batok kelapa muda membuatnya tidak mudah terurai begitu saja di tanah. Akibatnya, batok kelapa muda menggunung dan meninggalkan pemandangan tidak indah di beberapa tempat umum seperti di pasar, tempat wisata, dan lain sebagainya (Ananda, 2. Comvice: Journal Of Community Service Vol 6 No 2. Oktober 2022 http://ejournal. id/index. php/COMVICE/article/view/970 Halaman 45 - 50 Vivi R, dkk Halaman 46 dari 50 Menggunungnya limbah kelapa muda pada musim hujan ini mengakibatkan munculnya nyamuk di lingkungan sekitar. Hal ini bisa menimbulkan banyak masalah antara lain munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini karena pengetahuan masyarakat mengenai pengelolahan limbah kelapa muda masih minim. Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan melalui virus dengue melalui vektor nyamuk Aedes aegypti (Dinindra, 2. Banyaknya nyamuk pada musim hujan ini mengakibatkan banyak orang yang tidak bisa tidur dengan nyenyak dan bisa memicu munculnya masalah lain yaitu insomnia. Insomnia adalah suatu keadaan seseorang yang mengalami sulit untuk tidur atau sering terbangun dalam malam hari ataupun terbangun terlalu pagi. Data dari World Health Organization (WHO) dalam mencatat kurang lebih 18% penduduk dunia pernah mengalami gangguan sulit tidur dan meningkat setiap tahunnya. Menurut (Junita, 2. Insomnia ini biasanya terjadi karena rasa gelisah, ketegangan, ketidak seimbangan emosi, rasa cemas, tempat tidur yang tidak nyaman, penerangan terlalu terang atau gelap dan suhu ruangan yang tidak cocok. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas tim penulis mencoba membuat terobosan baru guna menyelesaikan masalah tersebut dengan membuat lampu tidur Tricor Bernada Anti Nyamuk. Keberadaan lampu ini selain sebagai untuk mengatasi nyamuk di rumah, juga bermanfaat untuk mengurangi limbah kelapa muda yang ada di kota Jombang Mitra Yang Terlibat Lampu tidur Tricor dibuat dari bahan dasar limbah kulit kelapa muda. Karena itu, pada kegiatan ini tim penulis melibatkan kelompok penjul es kelapa muda yang berada di Pasar Legi Jombang sebagai pemasok bahan baku untuk pembuatan produk TRICOR. Pemilihan mitra diawali dengan melakukan observasi terlebih dahulu ke beberapa kelompok penjual es kelapa muda yang ada di kota Jombang. Dari hasil pengamatan mendalam, diputuskan bahwa mitra yang terlibat adalah penjual es kelapa muda di Pasar Legi karena di tempat ini jumlah limbah kelapa muda sangat banyak dan dibuang sebagai Selanjutnya, tim penulis melakukan Kerjasama dengan penjual kelapa muda untuk memasok bahan baku Tricor. Hal ini disambut baik oleh penjual kelapa muda karena akan mendapatkan keuntungan dimana yang tadinya limbah tersebut di buang namun dengan adanya kerja sama ini maka limbah kelapa muda tersebut akan dapat terjual dan memiliki nilai ekonomis. TINJAUAN PUSTAKA Pohon kelapa dapat tumbuh dengan baik hamper diseluruh wilayah Indonesia. Seluruh bagian pohon kelapa, mulai dari daun hingga akarnya dapat dimanfaatkan Namun, pemanfaatan bagian dari pohon kelapa yang lazim adalah pada bagian batang pohon dan buahnya saja. Meskipun ada pula pemanfaatan tempurung kelapa sebagi peralatan makan karena sifatnya yang kuat, awet, tahan air, serta ciri khas visual. (Arfadani,D. , & Larasati,D, 2. Ada juga pemanfaatan minyak kelapa sebagai Namun pemanfaatan sabut atau kulit kelapa sebagai produk bernilai ekonomis masih sangat jarang. Hal ini perlu digali dan dikembangkan oleh generasi muda yang identik dengan sifat kreatifnya. Apabila hal ini bisa dilakukan dan selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk tanggung jawab moral, maka hal ini bisa ikut menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat (Mutiarni. Zuhroh. , & Utomo. ,2. Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Jombang sebagi salah satu perguruan tinggi ternama di Jombang berupaya ikut serta membantu pemerintah untuk ikut menggali potensi ekonomi di masyarakat agar dapat Comvice: Journal Of Community Service Vol 6 No 2. Oktober 2022 http://ejournal. id/index. php/COMVICE/article/view/970 Vivi R, dkk Halaman 47 dari 50 Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan kegiatan kreatifitas pemanfaatan limbah kelapa muda dan diubah menjadi lampu tidur dengan beragam METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan yang dilakukan tim penulis ini dilakukan secara intensif selama empat bulan, mulai dari tahap survey pendahuluan hingga kegiatan pasca produksi. Adapun rencana pelaksanaan program melalui beberapa tahap, yaitu: Produksi Tricor Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan yaitu: Survey bahan baku. Pada tahap persiapan yaitu tim melakukan survey penjual limbah kelapa muda dan pengadaan pembelian alat dan bahan untuk pembuatan AuLampu Tidur Tricor Bernada Anti NyamukAy. Gambar 1. Observasi Limbah Kulit Kelapa Muda di Jombang Pembuatan Sampel produk. Sampel produk digunakan untuk mengenalkan produk ke masyarakat dan digunakan untuk menguji tanggapan dari konsumen. Produksi Produk. Produksi AuLampu Tidur TricorAy dilakukan pada selang waktu sekitar 8 hari dalam seminggu. Konsep pelaksanaan produksi dilakukan dengan beberapa kegiatan pokok produksi, antara lain pemantapan konsep produk, membuat sampel produk, pengujian tanggapan masyarakat, menganalisis hasil tanggapan masyarakat, penyempurnaan produk dan packaging produk. Pemasaran Tricor Pada tahap ini, tim penulis melakukan pemasaran AuLampu Tidur Tricor Bernada Anti NyamukAy yang sudah dibuat. Tim penulis membuat kemasan yang menarik yaitu transparan sehingga dari kemasanya saja sudah memberikan informasi penuh kepada Tim juga melakukan pembuatan e-brosur dan katalog. Pembuatan e-brosur produk bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan informasi lebih lengkap mengenai produk AuLampu Tidur TricorAy kepada masyarakat secara online. Evaluasi Pada tahap ini, tim penulis melaksanakan evaluasi atas kegiatan yang telah Evaluasi yang dilakukan menyangkut: Kebijakan Harga. Lampu Tricor dijual dengan harga Rp 210. 000,00 per buah. Jika pembelian dalam jumlah banyak, maka akan mendapat diskon sebesar 10%. Comvice: Journal Of Community Service Vol 6 No 2. Oktober 2022 http://ejournal. id/index. php/COMVICE/article/view/970 Vivi R, dkk Halaman 48 dari 50 Kebijakan Pemasaran. Pemasaran lampu Tricor dilakukan secara daring maupun Secara daring, penjualan dapat dilakukan melalui whatsapp, facebook. Instagram, dan tik-tok. Pembayaran dapat dilakukan via ATM dan COD jika lokasi pengiriman masih dekat wilayah produksi. Sedangkan pemasaran secara luring adalah dengan menitipkan di beberapa toko terdekat serta koperasi STKIP PGRI JOMBANG yang terletak di Jl. Patimura i. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pembuatan lampu Tricor dilaksanakan secara intensif selama empat bulan, mulai dari tahap persiapan hingga pasca produksi. Hal ini sesuai dengan target yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu berpotensi menjadi solusi usaha yang menguntungkan serta dapat menambah nilai jual pada limbah kelapa muda. Lampu yang digunakan dalam produk ini didesain seunik mungkin. Selain itu juga bisa digunakan untuk mendengarkan musik dan mengusir nyamuk atau sebagai kenyamanan bagi seseorang yang sedang ataupun hendak tidur. Gambar 1 Produk Lampu tidur TRICOR Setelah produk dibuat, tim pelaksana melakukan pengemasan dan mulai melakukan pemasaran seperti rencana kegiatan. Pemasaran dilakukan secara daring maupun luring dengan membuat brosur dengan keterangan lengkap tentang harga dan system penjualan sebagaimana yang tertera pada gambar berikut: Gambar 3: Brosur pemasaran Tricor Comvice: Journal Of Community Service Vol 6 No 2. Oktober 2022 http://ejournal. id/index. php/COMVICE/article/view/970 Vivi R, dkk Halaman 49 dari 50 Tim penulis juga melaksanakan worshop tentang pembuatan hingga peluang usaha lampu Tricor dengan memanfaatkan limbah sabut/kulit kelapa muda. Gambar 4: Workshop peluang usaha lampu Tricor Gambar 5: Penyebaran brosur Lampu Tricor PENUTUP Rangkaian kegiatan pembuatan lampu Tricor sudah selesai dilakukan dan mendapat respon yang baik. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat berupa tambahan pengetahuan kepada masyarakat atau mahasiswa untuk berwirausaha, namun juga membantu mengatasi masalah limbah kelapa muda. Dari hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa selain dimanfaatkan untuk memproduksi lampu Tricor, produk sabut kelapa muda juga memunculkan ide lain yaitu bisa dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan yang lain seperti pot atau hiasan dinding. Hal ini adalah ide yang menarik karena bisa membantu menambah pemasukan bagi para pedagang kelapa muda karena kulit kelapa muda yang biasanya hanya sebagai sampah dan tidak bernilai guna, menjadi produk yang laku dijual. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada selesainya proses pemasaran lampu Tricor namun bisa dilanjutkan dengan cara mengedukasi masyarakat khususnya para pedagang kelapa muda untuk memanfaatkan limbah kulit kelapa muda menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis. DAFTAR PUSTAKA