Volume . Issue . September / 2026 JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS https://journal. id/index. php/jpeb Pengaruh Strategi Mengajar Guru Terhadap Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Tilamuta Febriyanto Mahmud 1*). Sri Endang Saleh . Maya Novrita Dama . Frahmawati Bumulo . Rierind Koniyo . Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Negeri Gorontalo. Indonesia12345 Email : Febriyantomahmud470@gmail. ABTRACT This study aims to determine the effect of teacher teaching strategies on student understanding at SMA Negeri 2 Tilamuta Gorontalo. The research question is whether teacher teaching strategies influence students' level of understanding during the learning process. The study employed a quantitative approach with a survey method. The sample size was 30 students selected using proportional random sampling. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation, then analyzed using simple linear regression with IBM SPSS Statistics version 21. The results showed that teacher teaching strategies had a positive and significant effect on student understanding, as indicated by a calculated t-value of 3. 073, which is greater than the t-table of 2. 04841, and a significance value of 0. 005 <0. Therefore, the better the teaching strategies implemented by teachers, the higher the level of student understanding of the learning material. Keywords: Teacher Teaching Strategies. Student Understanding. Learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi mengajar guru terhadap pemahaman siswa di SMA Negeri 2 Tilamuta Gorontalo. Permasalahan yang dikaji adalah apakah strategi mengajar guru berpengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman siswa, ditunjukkan oleh nilai t-hitung 3,073 lebih besar dari ttabel 2,04841 dan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Dengan demikian, semakin baik strategi mengajar yang diterapkan guru, semakin tinggi pula tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Kata Kunci: Strategi Mengajar Guru. Pemahaman Siswa. Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan Melalui pendidikan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan sikap, keterampilan, dan karakter yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut Tilaar . , kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan yang dimilikinya karena pendidikan berfungsi sebagai sarana pengembangan potensi manusia dan penggerak perubahan sosial. Sejalan dengan hal tersebut. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, berilmu, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Dalam proses pendidikan formal, guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam memilih dan menerapkan strategi mengajar yang tepat. Rahmawati. menyatakan bahwa pembelajaran yang efektif terjadi apabila guru mampu menciptakan interaksi yang aktif antara peserta didik, materi pembelajaran, dan lingkungan belajar. Oleh karena itu, strategi mengajar menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Strategi mengajar merupakan rangkaian kegiatan yang dirancang guru untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Menurut Slameto . , strategi pembelajaran mencakup penggunaan metode, media, dan pengelolaan kelas yang dirancang untuk membantu siswa mencapai kompetensi yang diharapkan. Sementara itu. Rusman . menjelaskan bahwa strategi mengajar merupakan pola umum kegiatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Penerapan strategi mengajar yang tepat dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna. Pemahaman siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan pembelajaran. Dimyati dan Mudjiono . menjelaskan bahwa pemahaman adalah kemampuan siswa dalam menangkap makna suatu materi serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Siswa yang memiliki pemahaman yang baik tidak hanya mampu mengingat informasi, tetapi juga dapat menjelaskan, menerapkan, dan mengembangkan konsep yang dipelajari dalam berbagai situasi. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman siswa menjadi tujuan penting dalam setiap proses Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa strategi mengajar guru memiliki pengaruh terhadap pemahaman siswa. Prasetyo dan Wulandari . menemukan bahwa strategi pembelajaran yang variatif dan interaktif dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Penelitian Sari . juga menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran ekonomi. Hasil penelitian tersebut memperkuat dugaan bahwa strategi mengajar guru menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi awal di SMA Negeri 2 Tilamuta, ditemukan bahwa pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi masih relatif rendah. Dari 30 siswa Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 yang diamati, sebanyak 12 siswa . %) berada pada kategori kurang paham dan 7 siswa . ,3%) berada pada kategori tidak paham. Sementara itu, siswa yang berada pada kategori paham dan sangat paham masing-masing berjumlah 7 siswa . ,3%) dan 4 siswa . ,3%). Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Kondisi ini diduga berkaitan dengan strategi mengajar guru yang belum bervariasi sehingga pembelajaran cenderung berlangsung satu arah dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pembelajaran yang diharapkan dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris untuk mengetahui sejauh mana strategi mengajar guru berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Berdasarkan uraian tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah AuApakah strategi mengajar guru berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Tilamuta?Ay Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi mengajar guru terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Tilamuta. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengetahui pengaruh strategi mengajar guru terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Tilamuta. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tilamuta. Kabupaten Boalemo. Provinsi Gorontalo selama empat bulan, yaitu dari Desember 2025 sampai Maret 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Tilamuta yang berjumlah 100 siswa, terdiri atas 33 siswa kelas X, 33 siswa kelas XI, dan 34 siswa kelas XII. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling dengan mengambil 30% dari jumlah populasi sehingga setiap tingkatan kelas memperoleh proporsi sampel yang sama. Variabel penelitian terdiri atas variabel bebas (X), yaitu strategi mengajar guru, dan variabel terikat (Y), yaitu pemahaman siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket . dengan skala Likert. Variabel strategi mengajar guru diukur melalui indikator tujuan pembelajaran yang jelas, pemilihan metode yang tepat, penggunaan media pembelajaran, dan komunikasi dua arah. Sementara itu, variabel pemahaman siswa diukur melalui indikator kemampuan menerjemahkan, menginterpretasikan, dan mengekstrapolasi materi pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan Sebelum digunakan, instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 21. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji t . , serta koefisien determinasi (RA) untuk mengetahui besarnya pengaruh strategi mengajar guru terhadap pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Strategi Mengajar Guru (X) Item Variabel (X) r Hitung rTabel 0,622 0,396 0,643 0,396 0,693 0,396 0,591 0,396 0,505 0,396 0,462 0,396 0,580 0,396 0,513 0,396 0,596 0,396 P10 0,513 0,396 Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Hasil Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan Tabel 1, seluruh item pernyataan variabel Strategi Mengajar Guru (X) memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel . Dengan demikian, semua item P1AeP10 dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Pemahaman Siswa (Y) Item Variabel (Y) r Hitung rTabel 0,661 0,396 0,842 0,396 0,879 0,396 0,493 0,396 0,782 0,396 0,495 0,396 0,836 0,396 0,564 0,396 Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Hasil Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan Tabel 2, seluruh item pernyataan variabel Pemahaman Siswa (Y) memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel . Dengan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 demikian, semua item P1AeP8 dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas Angket No. Variabel Strategi Mengajar Guru (X) Pemahaman Siswa (Y) Sumber: Data primer yang diolah, 2026 ralpha rkritis Kriteria 0,881 Reliabel 0,929 Reliabel Berdasarkan tabel, diperoleh bahwa hasil uji reliabilitas dilakukan terhadap item pertanyaan yang dinyatakan valid. Suatu variabel dikatakan reliabel atau handal jika jawaban terhadap pertanyaan selalu konsisten. Jadi hasil koefisien reliabilitas instrument Strategi Mengajar Guru (X) adalah sebesar ralpha = 0,881 dan Pemahaman Siswa (Y) adalah sebesar ralpha = 0,929, ternyata memiliki nilai AuAlpha CronbachAy lebih besar dari 0,6, yang berarti kedua instrumen dinyatakan reliabel atau memenuhi persyaratan. Tabel 4. Hasil Analisis Deskriptif Variabel (X) Strategi Mengajar Guru Indikator Tujuan Pembelajaran yang Jelas Pemilihan Metode Pembelajaran yang Tepat Penggunaan Media Pembelajaran Komunikasi Dua Arah Pemberian Motivasi Belajar Pernyataan Mean Kesimpulan X_1 X_2 X_3 X_4 T_Indikator X_5 X_6 X_7 X_8 T_Indikator X_9 X_10 X_11 X_12 T_Indikator X_13 X_14 X_15 X_16 T_Indikator X_17 X_18 X_19 X_20 T_Indikator Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 Total_X Valid N . Sumber: Data primer yang diolah, 2026 Sangat Baik Berdasarkan hasil analisis deskriptif, strategi mengajar guru di SMA Negeri 2 Tilamuta berada pada kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru telah mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif melalui penyampaian tujuan pembelajaran yang jelas, pemilihan metode yang sesuai, pemanfaatan media pembelajaran yang mendukung, penerapan komunikasi dua arah yang aktif, serta pemberian motivasi belajar kepada siswa. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dan kondusif sehingga mampu mendorong keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Dengan demikian, strategi mengajar yang diterapkan guru telah memberikan dukungan yang baik terhadap terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan peningkatan pemahaman siswa. Tabel 5. Hasil Analisis Deskriptif Variabel (Y) Pemahaman Siswa Indikator Pernyataan N Mean Kesimpulan Menerjemahkan Y_1 Sangat Baik . emampuan Y_2 Sangat Baik memahami dan Y_3 Sangat Baik Y_4 Sangat Baik Y_5 Sangat Baik materi dengan kataT_Indikator Sangat Baik kata sendir. Y_6 Menginterpretasikan/ Y_7 Menafsirkan Y_8 . emampuan Y_9 memahami makna. Y_10 hubungan, dan isi T_Indikator 4,63 4,60 4,70 4,47 4,63 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Y_11 Y_12 Y_13 Y_14 Y_15 T_Indikator Total_Y Valid N . Sumber: Data primer yang diolah, 2026 4,33 4,43 4,53 4,80 4,73 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Mengekstrapolasi . emampuan menarik kesimpulan dan menerapkan konsep pada situasi bar. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, pemahaman siswa di SMA Negeri 2 Tilamuta berada pada kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang baik dalam memahami materi pembelajaran, mengungkapkan kembali materi dengan bahasa sendiri, menafsirkan makna dan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 hubungan antar konsep, serta menarik kesimpulan dan menerapkan konsep yang telah dipelajari dalam berbagai situasi. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa siswa tidak hanya mampu menerima informasi yang diberikan, tetapi juga mampu memahami, mengolah, dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran dapat dikatakan telah berkembang dengan sangat baik. Gambar 1 Grafik Hasil Pengujian Normal Probability Plot Berdasarkan gambar tersebut dapat dilihat bahwa data . menyebar disekitar garis diagonal. Berdasarkan ketentuan yang ada bahwa data normal ketika titik-titik tersebut mengikuti garis diagonal, sehingga dengan terpenuhinya criteria tersebut maka dikatakan bahwa model regresi memiliki data yang berdistribusi Tabel 6. Tabel Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 Asymp. Sig. Sumber: Data primer yang diolah, 2026 Berdasarkan hasil pengujian diatas diperoleh nilai Kolmogorov-Smirnov Z sebesar 0,200 dengan nilai asymp. Sig. -taile. atau probabilitas sebesar 0,200 yang berada diatas 0,05 seperti yang telah disyaratkan. Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal. Tabel 7. Hasil Uji Analisis Regresi Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Beta Model Error Sig. (Constan. Strategi Mengajar Guru Sumber: Data primer yang diolah, 2026 Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana, diperoleh persamaan regresi = 32,714 0,387X. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa variabel strategi mengajar guru memiliki arah pengaruh positif terhadap pemahaman siswa. Nilai konstanta sebesar 32,714 mengindikasikan bahwa ketika strategi mengajar guru dianggap tetap atau tidak mengalami perubahan, maka pemahaman siswa memiliki nilai dasar sebesar 32,714. Sementara itu, nilai koefisien regresi sebesar 0,387 menunjukkan bahwa setiap peningkatan strategi mengajar guru akan diikuti oleh peningkatan pemahaman siswa. Dengan demikian, semakin baik strategi mengajar yang diterapkan oleh guru, maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Tabel 8. Hasil Uji Parsial (Uji T) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Beta Model Error Sig. (Constan. Strategi Mengajar Guru Sumber: Data primer yang diolah, 2026 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat nilai t-tabel yang diperoleh untuk mendapatkan kesimpulan apakah menerima atau menolak Ho, terlebih dahulu harus menentukan t-tabel yang akan digunakan. Nilai t-tabel ini tergantung pada besarnya df . egree of freedo. serta tingkat signifikan yang digunakan sebesar 5% dan nilai df Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 sebesar n Ae k Ae 1 = 30 Ae 1 Ae 1 = 28 diperoleh nilai t-tabel sebesar 2,04841 . ihat Hasil analisis menunjukan nilai t-hitung 3,073 > t-tabel 2,04841 dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Dengan demikian. Ho ditolak dan H1 diterima. Tabel 9. Koefisien Determinasi Model Summaryb Model Square Std. Error Adjusted R of the Square Sumber: Data primer yang diolah, 2026 Estimate Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square sebesar 0,252. Hal ini menunjukkan bahwa strategi mengajar guru memberikan kontribusi sebesar 25,2% terhadap pemahaman siswa. Sementara itu, sisanya sebesar 74,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti motivasi belajar, minat belajar, lingkungan keluarga, fasilitas belajar, media pembelajaran, dan faktor internal siswa lainnya. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian, strategi mengajar guru terbukti berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik strategi mengajar yang diterapkan guru, semakin baik pula tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Strategi mengajar yang tepat mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan kondusif sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Secara deskriptif, strategi mengajar guru dan pemahaman siswa berada pada kategori yang sangat baik. Hal ini terlihat dari penerapan tujuan pembelajaran yang jelas, pemilihan metode yang sesuai, penggunaan media pembelajaran yang mendukung, komunikasi dua arah antara guru dan siswa, serta pemberian motivasi belajar selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang efektif dapat mendorong keterlibatan siswa secara aktif sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih optimal. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Wina Sanjaya . yang menyatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Strategi pembelajaran yang dirancang secara baik akan membantu guru menciptakan pembelajaran yang efektif dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar. Selain itu. Setiawan. , menjelaskan bahwa strategi pembelajaran merupakan pola umum kegiatan guru dan siswa dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penerapan strategi mengajar yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa. Temuan penelitian ini juga didukung oleh teori pemahaman yang dikemukakan oleh Dimyati dan Mudjiono . , yang menyatakan bahwa Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 102 - 112 pemahaman merupakan kemampuan siswa dalam menangkap makna suatu materi dan menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Siswa yang memiliki pemahaman yang baik tidak hanya mampu mengingat informasi, tetapi juga dapat menjelaskan, menafsirkan, dan menerapkan konsep yang dipelajari dalam berbagai situasi. Dengan demikian, strategi mengajar yang efektif dapat membantu siswa mencapai tingkat pemahaman yang lebih baik. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo dan Wulandari . yang menemukan bahwa strategi pembelajaran yang variatif dan interaktif dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Penelitian Sari . juga menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep Temuan-temuan tersebut memperkuat bahwa strategi mengajar guru merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pemahaman siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu terus meningkatkan kualitas strategi pembelajaran yang digunakan di kelas. Menurut Lestari. , strategi pembelajaran yang efektif harus mampu menyesuaikan karakteristik siswa, materi pembelajaran, serta kondisi lingkungan belajar. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang variatif, kreatif, dan inovatif agar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran dapat meningkat dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi mengajar guru berpengaruh positif terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Tilamuta. Semakin baik strategi mengajar yang diterapkan guru, maka semakin baik pula tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Penerapan strategi pembelajaran yang efektif, variatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna sehingga mendukung peningkatan pemahaman siswa. Meskipun demikian, pemahaman siswa tidak hanya dipengaruhi oleh strategi mengajar guru, tetapi juga oleh berbagai faktor lain yang berasal dari dalam diri siswa maupun lingkungan belajar. Oleh karena itu, upaya peningkatan pemahaman siswa perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penerapan strategi pembelajaran yang tepat serta dukungan berbagai faktor pendukung dalam proses pembelajaran. SARAN