Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 PENGARUH PENKES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMA TENTANG SAFETY RIDING UPAYA PENCEGAHAN LAKA LANTAS DI SMA AL- KHAIRIYAH JAKARTA UTARA Susihar1*. Egeria Dorina Sitorus2. Lulu Najmah3 1Ao2 Dosen Akper Husada Karya Jaya 3 Mahasiswa Akper Husada Karya Jaya *Koresponden: Susihar. Alamat: Jl. Sunter Permai Raya. Tanjung Priok. Email: susiharhkj@gmail. Received: 12 agust | Revised: 20 aguts | Accepted: 09 sept Abstrak Latar Belakang: Kecelakaan Lalu Lintas merupakan suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang safety riding . eselamatan berkendar. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara sebanyak 30 siswa. Siswa diberikan edukasi berkaitan dengan safety riding . eselamatan berkendar. melalui penyuluhan. Serta diskusi langsung dengan kelompok siswa. AyTujuan: Untuk mengidentifikasi Pengaruh Pankes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penyuluhan diberikan setelah sebelumnya siswa diberikan pretest kemudian setelah penyuluhan dan diskusi selesai siswa diberikan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa mengenai safety riding sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini bersifat dekriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Pra experimental design dengan rancangan one group pre-post-test design. Hasil: Data dianalisis menggunakan uji paired sampel test dengan hasil analisis didapatkan bahwa p = 0,000 yang artinya adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penkes tentang safety riding . eselamatan berkendar. Untuk melihat adanya perubahan pengetahuan membutuhkan waktu dan pengulangan pemberian intervensi yang rutin dan berkelanjutan. Kesimpulan: : Pengaruh Penkes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Kata Kunci: Penkes. Terhadap Tingkat Pengetahuan . Safety Riding Latar Belakang Menurut Undang-undnag Nomor 22 Tahun 2009 memaparkan bahwa kecelakaan laka lantas merupakan suatu kejadian di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang penyebabnya bisa diakibatkan oleh kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain. Kecelakaan laka lantas selalu merugikan manusia, harta benda (Febriyanti 2. Sesuai yang undang kecelakaan digolongkan menjadi tiga yaitu kecelakaan laka lantas ringan, sedang dan berat (Febriyanti 2. Yang menjadi beberapa faktor penyebab kecelakaan laka lantas seperti rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, dan pengaturan arah (Febriyanti 2. The Global Report on Road Safety. Indonesia berada di Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 se-Asia Utara, berdasarkan wawancara yang dilakukan bersama siswa terbanyak yang diakibatkan kecelakaan laka lantas SMA kelas XI MIPA sebanyak 10 siswa belum tahu mengenai dengan total 38. 279 korban (Nastiti, 2. Badan Pusat safety riding upaya pencegahan laka lantas. Statistik pada tahun 2018 kecelakaan dan kerugiaan Berdasarkan materi berjumlah 213. 886 (Siti Sahara and Sylvira mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMA tentang safety Ananda Azwar 2. riding upaya pencegahan laka lantas dan peneliti juga perlu Pada bulan Januari-September 2022, dari laporan pihak Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik memberikan penkes pentingnya safety riding upaya pencegahan laka lantas. Indonesia (Korlantas Polr. , tercatat 94,617 kejadian laka lantas di wilayah Republik Indonesia. Sementara terjadi Tujuan Penelitian peningkatan sekitar 34,6% dibandingkan pada tahun 2021 dengan jumlah kejadian laka lantas sebesar 70. Menurut data yang diterima jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas pada tahun 2022 sebanyak Untuk Pengaruh Pankes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA AlKhairiyah Jakarta Utara 226 korban. dalam setahun meningkat 680 kejadian dibanding dari tahun 2021 (Kemenhub dan KPS, 2. Badan Pusat Statistik dalam buku Statistik Metode Penelitian Transportasi DKI Jakarta 2019 menunjukan angka 1 Desain Penelitian kecelakaan laka lantas di Provensi DKI Jakarta pada tahun Penelitian ini bersifat dekriptif kuantitatif dengan menggunakan 2019 sejumlah 8. 877 kejadian atau meningkat 50,38% metode Pra experimental design dengan rancangan one group pre- dari tahun 2018. Pada tahun 2019 korban meninggal post-test design, dimana tipe penelitian ini mengungkapkan suatu dunia akibat laka lantas berjumlah 599 jiwa menurun hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan suatu kelompok 1,58% dari tahun 2018 dan 2,27% dari tahun 2017. Kelompok subjek diobservasi sebelum dilakukan Sedangkan untuk korban intervensi, selanjutnya diobservasi kembali setelah intervensi luka-luka meningkat 51,69% dari tahun 2018. (Nursalam, 2. Menurut data Satlantas wilayah Jakarta Utara Hipotesis pada tahun 2022 didapat di bulan Januari sampai Hipotesis dalam penelitian ini, antara lain: Desember mencapai 754 korban laka lantas, kemudian Ho: Tidak terdapat perbedaan tingkat Pengetahuan Siswa didapatkan remaja yang berumur 11-20 tahun mencapai SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas 201 korban laka lantas dengan rincian korban meninggal di SMA Al- Khairiyah Jakarta Utara. dunia sebanyak 38 jiwa, dan luka ringan 206 jiwa. Pada Ha: Terdapat perbedaan perbedaan tingkat Pengetahuan tahun 2023 didapat data korban laka lantas meningkat Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka dari tahun 2022 yaitu mencapai 861 jiwa, dan kemudia Lantas di SMA Al- Khairiyah Jakarta Utara. didapatkan remaja yang berumur 11- 20 tahun mencapai 94 jiwa dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 43 jiwa, luka berat 2 jiwa dan luka ringan 263 jiwa Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada tanggal 10 Maret 2024 di SMA Al-Khairiyah Jakarta Populasi dan Sampel Populasi adalah semua Objek dan Subjek yang mempunyai spesifik tertentu maupun karakteristik tertentu yang akan menjadi bahan dalam sebuah penelitian. Dalam hal Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 ini tidak hanya dilihat dari objek dan subjeknya saja Pertimbangan Etik yang dapat diteliti tetapi juga dapat dianggap sebagai Telah dilakukan uji etik dan dinyatakan lolos serta diterima oleh Pada menggunakan 30 siswa kelas XI MIPA SMA AlKhairiyah. Hasil Penelitian 1 hasil Analisis Univariat Instrumen Pengumpulan Data Tabel 4. 1 gambaran karakteristik responden menurut jenis Kelamin, di sma al-khairiyah Penelitian ini menggunakan alat penelitian berupa kuesioner dan alat pengolah data berupa laptop. Kuesioner menggunakan skala Guttman dalam pengisian kuesioner oleh responden dan kuesioner dalam penelitian sudah di validitas oleh peneliti sebelumnnya. Sekala Guttman adalah skala yang hanya menyediakan dua pilihan jawaban, misalnya ya atau tidak, baik atau jelek, pernah atau belum pernah, dan lain-lain. Pengumpulan Data Pengumpulan Data dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan april di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara dan Analisa Data Peneliti menggunakan jenis analisa deskriptif pada proposal penelitian AuPengaruh Penkes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Mengenai Safety Riding Upaya Pencegahan Laka lantas di SMA Al-Khairiyah Jakarta UtaraAy. Dengan distribusi frekuensi . nalisa univariate. bertujuan untuk menjelaskan, mendeskripsikan atau menggambarkan karakteristik setiap varaibel penelitian dan analisa Bivariat untuk melihat perbedaan anatara variable satu dengan yang lainnya. Proses analisa penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penkes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka lantas Di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Jenis Frekuensi Presesntase Kelamin Laki-Laki 33,3% Perempuan 66,7% Total Tabel 4. 1 Gambaran jenis kelamin pada siswa SMA alkhairiyah perempuan yaitu 66,7% dibandingkan responden berjenis kelamin laki-laki yaitu 33,3%. Tabel 4. 2 tingkat pengetahuan siswa terhadap definisi safety riding upaya pencegahan laka lantas pra penkes, di sma al-khairiyah Definisi Frekuensi Presentase Safety (%) Riding Tinggi 53,3% Sedang 16,7% Rendah Total Perilaku Frekuensi Presentase Safety (%) Riding Tinggi 46,7% Sedang 16,7% Rendah 36,7% Total Syarat Frekuensi Presentase (%) Mengemudi Tinggi 26,7% Sedang 16,7% Rendah 56,7% Total Perilaku Frekuensi Presentase (%) Berbahaya Berkendar Tinggi Sedang Rendah Total 16,7% 63,3% Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 Tabel 4. 2 Gambaran pengetahuan siswa sma al- Total khairiyah pra penkes mengenai definisi safety riding Tabel 4. 4 hasil Presentase tingkat pengetahuan siswa memiliki dengan presentase kategori tinggi 53,3%, sedang 16,7% hasil pra penkes pada kategori rendah sebanyak 16 siswa dan rendah 30%. ,3%). sedangkan pada hasil postest siswa memiliki Tabel 4. 3 tingkat pengetahuan siswa terhadap definisi safety riding upaya pencegahan laka lantas post penkes, di sma al- khairiyah Definisi Frekuensi Present ase (%) Tinggi Sedang Rendah Total Perilaku Frekuensi Presentase Safety Riding (%) Tinggi 93,3% Sedang 3,3% Rendah 3,3% Total Syarat Frekuensi Presentase Mengemudi Tinggi Sedang 3,3% Rendah 6,7% Total Perilaku Frekuensi Presentase Berbahaya (%) Saat Berkendara Tinggi 93,3% Sedang Rendah 6,7% Total pengetahuan pada kategori tinggi yaitu sebanyak 26 siswa . ,7%). Hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penkes terhadap tingkat pengetahuan pada siswa SMA tentang safety riding upaya pencegahan laka lantas di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Tabel 4. 5 hasil uji chi-square hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan siswa safety riding post penkes, di sma alkhairiyah Tingkat Pengetahuan Total Renda Sedang Tinggi n % n Laki Pere Pada tabel 4. 5 presentase tingkat pengetahuan perempuan lebih tinggi 66,7%, dibandingkan laki-laki 33,3% sesudah 2 Hasil Analisa Bivariat pemberian penkes safety riding upaya pencegahan laka lantas. Analisis bivariat merupakan analisis untuk melihat Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh dukungan variabel independen dengan variable nilai p value sebesar 0,02 < 0,05 maka H0 ditolak. Sehingga bermakna secara statistik. dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan hasil post penkes pada siswa SMA Al- Khairiyah Jakarta Utara. Tabel 4. 4 hasil uji paired sample t-test Pengetahuan Tinggi Sedang Rendah Pra Penkes 26,7% 16 53,3% Post Penkes 26 86,7% 13,3% P value 0,000 Hasil Penelitian Karakteristik responden Tabel 4. 1 diatas menggambarkan responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 10 siswa . ,3%) dan responden berjenis Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 kelamin perempuan 20 siswa . ,7%). Artinya siswa SMA pengetahuan siswa SMA kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara lebih Jakarta Utara mengenai perilaku safety riding post penkes adalah banyak siswa berjenis kelamin perempuan dibandingkan tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 28 siswa dengan laki- laki. presentase 93,3%, tingkat pengetahuan sedang berjumlah 1 siswa dengan presentase 3,3% dan tingkat pengetahuan rendah Tingkat Pengetahuan Pra Penkes berjumlah 1 siswa dengan dengan presentase 3,3%. Gambaran tingkat pengetahuan siswa SMA kelas XI MIPA tingkat pengetahuan siswa SMA kelas XI MIPA di SMA Al- di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara mengenai definisi Khairiyah Jakarta Utara mengenai syarat mengemudi sepeda safety riding pra penkes adalah tingkat pengetahuan motor post penkes adalah tingkat pengetahuan tinggi berjumlah tinggi berjumlah 16 siswa dengan presentase 53,3%, 27 siswa dengan presentase 90%, tingkat pengetahuan sedang tingkat pengetahuan sedang berjumlah 5 siswa dengan berjumlah 1 siswa dengan presentase 3,3% dan tingkat presentase 16,7% dan tingkat pengetahuan rendah pengetahuan rendah berjumlah 2 siswa dengan dengan berjumlah 9 siswa dengan dengan presentase 30%. presentase 6,7%. gambaran tingkat pengetahuan siswa SMA mengenai perilaku safety riding pra penkes adalah tingkat kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara mengenai 46,7%, perilaku berbahaya saat berkendara post penkes adalah tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 28 siswa dengan presentase berjumlah 5 siswa dengan presentase 16,7% dan tingkat 93,3%, tingkat pengetahuan sedang berjumlah 0 dan tingkat pengetahuan rendah berjumlah 11 siswa dengan dengan pengetahuan rendah berjumlah 2 siswa dengan dengan presentase 36,7%. gambaran tingkat pengetahuan siswa presentase 6,7%. SMA kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara Analisis Statistik Pra Penkes dan Post Penkes mengenai syarat mengemudi sepeda motor pra penkes adalah tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 8 siswa dengan presentase 26,7%, tingkat pengetahuan sedang berjumlah 5 siswa dengan presentase 16,7% dan tingkat pengetahuan rendah berjumlah 17 siswa dengan dengan presentase 56,7%. gambaran tingkat pengetahuan siswa SMA kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara mengenai perilaku berbahaya saat berkendara pra penkes adalah tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 5 siswa dengan presentase 16,7%, tingkat pengetahuan sedang berjumlah 6 siswa dengan presentase 20% dan tingkat pengetahuan rendah berjumlah 19 siswa dengan dengan presentase 63,3%. Tingkat Pengetahuan Post Penkes gambaran tingkat pengetahuan siswa SMA kelas XI MIPA di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara mengenai definisi post penkes adalah tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 30 Presentase tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan Penkes adalah tinggi dengan presentase 86,7% atau sebanyak 26 siswa. Bila dibandingkan dengan pra penkes tingkat pengetahuan siswa adalah rendah dengan presentase 53,3% sebanyak 16 siswa. Hasil analisa yang telah diperoleh nilai p value sebesar 0,000<0,05 H0 ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penkes terhadap tingkat pengetahuan pada siswa SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Analisis Statistik Hubungan Jenis Kelamin dengan Tingkat Pengetahuan Safety Riding Post Penkes Tabel 4. 11 presentase tingkat pengetahuan perempuan lebih tinggi 66,7% dibandingkan laki-laki 33,3% sesudah diberikan Diketahui hasil analisis yang telah diperoleh nilai p value sebesar 0,02< 0,05 maka H0 diolak. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat pegetahuan hasil post penkes pada siswa SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. siswa dengan presentase 100%. gambaran tingkat Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 Kesimpulan Jakarta Utara Tingkat Pengetahuan Siswa Post Penkes Referensi