JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE SISTEM INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR Muhammad Hery Santoso. Eko Dayu Anggara. Purwokerto Selatan. Banyumas. Jawa Tengah, 53146 1,2 Sistem Informasi. STMIK Widya Utama. Co Responden Email: muh. h3ry@gmail. com 1*, setiawanwisnugmail@yahoo. Abstract Article history Received April 5, 2021. Revised June 21, 2021 Accepted June 30, 2021 Available online June 30, 2021 Keywords Android, health services, waterfall method. Riwayat Artikel Diterima April 5, 2021. Revisi 21 Juni 2021 Disetujui 30 Juni 2021 Terbit 30 Juni 2021 Keywords Android, pelayanan kesehatan, metode waterfall rumah sakit Health services is one place that every day in the public. Starting from the Hospital. Puskesmas. Clinic, to control health or treatment. And with support adequate facilities and profesional medical personnel, ranging from nurses and doctors themselve. The georaphical location of a health service place becomes an important point, because in certain conditions people tend to seek treatment for health services closer. The purpose of this research is to produce applications that have a view that is easy to use and understand by the user in researching for health service place. And prove this application can run well. While the method used is Waterfall with stages starting from planning, design analysis, coding and testing. Waterfall is called because the way it works should be sequential step by step. The benefit test used is based on ULEA ( Useability. Learnability. Efficiency, and Acceptability ). The results of this study indicate that the developed application can function and can be used in accordance with the research objectives. Abstrak Pelayanan kesehatan merupakan salah satu tempat yang setiap hari di datangi oleh masyarakat umum. Mulai dari Rumah Sakit. Puskesmas. Klinik, untuk mengontrol kesehatan ataupun berobat. Serta ditunjang dengan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang profesional di bidangnya masing-masing, mulai dari perawat maupun dokter itu sendiri. Letak geografis suatu tempat pelayanan kesehatan pun menjadi poin penting, dikarenakan pada kondisi tertentu orang cenderung berobat ke tempat pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi yang mempunyai tampilan yang mudah digunakan dan dimengerti oleh pengguna dalam mencari Tempat Pelayanan Kesehatan. Serta membuktikan aplikasi ini dapat berjalan dengan baik. Sedangkan metode yang digunakan adalah Waterfall dengan tahapan dimulai dari planning, analisis desain, coding dan testing. Di sebut waterfall karena cara kerjanya harus berurutan tahap demi tahap. Uji manfaat yang digunakan berdasar pada ULEA . seability, learnability, efficiency, dan acceptabilit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi yang dikembangkan dapat berfungsi dan dapat digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi komputasi mobile telah sampai pada terciptanya sebuah perangkat smartphone dengan sistem operasi android. Teknologi yang ada pada perangkat tersebut berselancar di internet, mengirim e-mail, elektronik/ebook, aplikasi media sosial, menikmati beragam entertainment hingga bermain game. Android itu sendiri merupakan sistem operasi untuk telepon seluler berjenis smartphone berbasis linux yang menyediakan platform bersifat open source lengkap dengan berbagai tool dan API . pplication programming interfac. (Safaat. Aplikasi berbasis android banyak dikembangkan dalam berbagai bidang karena mempunyai keunggulan yaitu dapat diakses menggunakan smartphone yang terkoneksi internet di manapun dan kapanpun oleh siapa Apalagi penggunaan smartphone semakin meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan meningkatnya kecanggihan teknologinya dengan beragam fitur baru dan harganya yang JIKA | 235 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 relatif terjangkau. Salah satu fitur smartphone adalah dapat digunakan untuk menginstal dikembangkan dalam penelitian ini. Aplikasi mobile sistem informasi pelayanan kesehatan dalam penelitian ini dirancang dan dibangun agar masyarakat pengguna fasilitas kesehatan dapat dengan mudah mengetahui informasi apa saja berkaitan dengan tempat-tempat pelayanan kesehatan yang tersedia di wilayahnya dari perangkat smartphone yang dimilikinya setiap Saat ini banyak tempat pelayanan kesehatan berdiri baik milik pemerintah atau swasta mulai dari rumah sakit, puskesmas, atau klinik disetiap wilayah dalam lingkup kabupaten atau kota salah satunya adalah fasilitas kesehatan yang ada di Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Ditengah situasi masa pandemi seperti sekarang, setiap orang dianjurkan membatasi pergerakannya, oleh karena itu keberadaan aplikasi ini dapat membantu mereka yang sedang sakit untuk dapat mengetahui tempattempat pelayanan kesehatan terdekat. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indoneisa . Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi kesehatan, mencegah dan menyembuhkan kesehatan seseorang. Penelitian ini fokus untuk membangun aplikasi mobile sistem informasi pelayanan kesehatan yang dapat membantu masyarakat saat mereka menginginkan informasi tempat penyedia layanan kesehatan berupa rumah sakit, puskesmas atau klinik yang dapat dilakukan melalui perangkat smartphone yang mereka miliki, sehingga tidak perlu waktu lama mengetahui keberadaan tempat penyedia layanan kesehatan yang mereka butuhkan diharapkan pasien segera dibawa ke rumah sakit, puskesmas atau klinik terdekat dan penanganan kesehatan dapat segera dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah aplikasi mobile sistem informasi mempermudah proses pencarian rumah sakit, puskesmas, atau klinik yang ada di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur agar mereka yang sedang terdesak kebutuhan akan pelayanan kesehatan dapat mengetahui P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 keberadaan penyedia jasa layanan kesehatan dengan lebih cepat, lengkap dan akurat. Rancang Bangun Desain / rancang bangun merupakan tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem yang merupakan pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi, termasuk menyangkut usaha komponen-komponen perangkat keras dan perangkat lunak dari suatu sistem (Jogiyanto, 2. Aplikasi Mobile Menurut Safaat . , aplikasi mobile atau aplikasi android merupakan sebuah perangkat lunak sistem operasi berbasis linux yang meliputi sistem operasi, middleware dan aplikasi android serta menyediakan platform yang terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka. Android merupakan platform mobile generasi baru yang memberikan para pengembang melakukan Sistem Informasi Menurut Laudon dan Laudon . , sistem informasi adalah suatu komponen yang saling bekerja satu sama lain untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan dan mendukung kegiatan suatu organisasi, seperti pengendalian, analisis masalah dan juga visualisasi dari organisasi. Sementara menurut Simkin Mark G dalam buku computer system for bussines, sistem informasi merupakan sekumpulan elemen yang bekerja bersama-sama baik secara manual ataupun berbasis komputer dalam melaksanakan pengolahan data yang berupa pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan data untuk menghasilkan informasi yang bermakna dan berguna bagi proses pengambilan keputusan (Kertawijaya, dkk. JIKA | 236 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 Pelayanan Kesehatan Menurut Prof. Dr. Soekidjo Notoatmojo . , secara umum pelayanan kesehatan merupakan konsep yang digunakan dalam memberikan layanan kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah sebuah sub sistem pelayanan preventif / pencegahan dan promotif / peningkatan kesehatan dengan sasaran Sementara berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia . , pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersamasama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat. Jenis pelayanan kesehatan menurut Hodgetts dan Casio dalam Restuni . Pelayanan kedokteran: Pelayanan kesehatan yang termasuk dalam kelompok pelayanan kedokteran (Medical Service. di tandai dengan cara pengorganisasian yang dapat bersifat sendiri . olo practice ) atau secara bersama-sama dalam satu organisasi. Pelayanan kesehatan masyarakat: Pelayanan kesehatan yang termasuk dalam kelompok kesehatan masyarakat (Public Health Servic. pengorganisasian yang umumnya secara bersama-sama dalam suatu organisasi. Model Pengembangan Sistem Sistem dibuat dalam sebuah model yang perangkat lunak sehingga dapat memeberikan informasi mengenai proses yang dilakukan. Model pengembangan sistem informasi yang akan dibangun menggunakan pendekatan Menurut pressman . , model pengembangan secara sekuensial. Model waterfall bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun suatu perangkat lunak. Proses pengembangannya mengikuti alur dari mulai perencanaan, analisis, desain, kode dan pengujian, implementasi, dan pemeliharaan. Model ini mempunyai beberapa kelebihan, yaitu: dapat mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Pengembangan sistem pada penelitian ini mengacu pada model waterfall menurut Alan Dennis dan Barbara H Wixom . P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Analisis Perancangan Sistem Pembuatan Perangkat Lunak dan Konfigurasi Perangkat Pengujian Gambar 1. Tahap-tahap metode waterfall Tinjauan Studi Penelitian ini menggunakan beberapa tinjauan studi antara lain: Penelitian oleh Jefri Alfa Razaq dan Arif Jananto . , dengan judul Sistem Informasi Publik Layanan Kesehatan Menggunakan Metode Location Based Service di Kota Semarang. Penelitian ini SDLC, pengembangan web menggunakan script php dan bahasa programan java untuk aplikasi android. Aplikasi ini bertujuan untuk mengakses informasi lokasi layanan kesehatan di kota Semarang berdasarkan attitude dan longitude menggunakan teknologi Location Based Service (LBS), dan GPS (Global Positioning Syste. melalui perangkat smartphone berbasis Manfaatnya membantu masyarakat khususnya pengguna smartphone berbasis android dalam memperoleh informasi lokasi dan rute terdekat layanan kesehatan di kota Semarang dengan cepat dan mudah. Penelitian oleh Joko Muryanto. Erna Kumalasari dan Dina Andayati . , dengan judul Sistem Informasi Mobile Berbasis Location Based Services (LBS) JIKA | 237 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 untuk Penyedia Lokasi Layanan Kesehatan di Yogyakarta. Sistem ini dapat memberikan kemudahan bagi seseorang untuk mencari tempat pelayanan kesehatan secara cepat, tepat, dan akurat berdasarkan lokasi user Aplikasi ini meyuguhkan fitur pendeteksi pelayanan kesehatan terdekat dari lokasi pengguna berada dengan memanfaatkan Google Maps, jarak lokasi, rute lokasi beserta foto dan deskripsi Penelitian oleh Dafik M Rasai. Edhy Sutanta, dan Amir Hamzah . , dengan judul Sistem Informasi Pelayanan Rumah Sakit Pada Rumah Sakit Umum Chasan Boesoirie Maluku Utara Berbasis Client Server. Sistem ini dibangun menggunakan Bahasa pemrograman Delphi 7. 0 dan basisdata MySQL. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah aplikasi yang dapat membantu mempermudah pengelolaan rumah sakit umum Chasan Boesoirie terutama pada penyediaan layanan pasien yang terdiri dari layanan rawat inap, rawat jalan, pemberian obat setiap pasien dan pengelolaan laporan keuangan rumah sakit. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang dipakai untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan sebagai berikut: Metode observasi Menurut Nasution dalam Sugiyono . , observasi merupakan dasar semua ilmu pengetahuan sementara Ausebagian besar ilmuwan hanya dapat bekerja berdasarkan data, yaitu fakta mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasiAy. Metode wawancara Wawancara adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang untuk bertukar informasi mupun suatu ide dengan cara tanya jawab, sehingga dapat dikerucutkan menjadi sebuah kesimpulan atau makna dalam topik tertentu, menurut Esterberg dalam Sugiyono . Wawancara dalam penelitian ini dilakukan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan pengelola rumah sakit, puskesmas dan klinik yang ada di wilayah kecamatan Purwokerto Timur yaitu RS. Hidayah. RS. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 St. Elisabeth. RSIA. Bunda Arif. RS. Sinar Kasih. RSUD. Prof. Dr. Margono Soekardjo. RS. Islam. RSU. Bunda, dan RS. Wijayakusuma (DKT). Puskesmas I dan II. Klinik IDI. Klinik Utama Amanda. Klinik Darunjanah STAIN. Klinik Ir. Juanda. Klinik Laboratorium Promed. Klinik Restu Ibu. Klinik Pratama Kalibener. Klinik Spesialis Erde 21, dan Klinik Pratama Adi Dharma, sebagai pengelola penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat. Studi literatur Studi literatur atau kepustakaan berkaitan dengan kajian teoritis dan referensi lain yang relevan dengan permasalahan yang Dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan berbagai teori-teori yang dijadikan sebagai bahan rujukan dalam pembahasan hasil penelitian (Sugiono. Metode Pengembangan Sistem Metode yang dipakai untuk pengembangan aplikasi mobile sistem informasi pelayanan kesehatan tersebut menggunakan model waterfall dengan tahapan sebagai berikut: n Analisis kebutuhan sistem Peneliti mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi perhatian masyarakat pengguna pelayanan kesehatan yang ada di kecamatan Purwokerto Timur untuk mengetahui kebutuhan dan persyaratan yang akan diterapkan dalam perancangan sistem yang Kegiatan ini dilakukan melalui studi analisa sistem yang ada untuk mengetahui permasalahan yang ada dan mengusulkan pemecahan masalah yang dihadapi dengan diagram proses. n Perancangan sistem Sistem yang sudah direncanakan dalam perancangan dan menerjemahkan semua kebutuhan sistem dalam bentuk pemodelan sebelum diimplementasikan dalam bentuk Adapun langkah pada tahap ini, diantaranya perancangan input ouput, perancangan proses, perancangan antar muka dan perancangan arsitektur jaringan JIKA | 238 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 n Pembuatan perangkat lunak dan konfigurasi perangkat Tahap menerjemahkan rancangan yang sudah dibuat sebelumnya ke dalam bahasa Perangkat lunak menggunakan aplikasi Android Studio dan konfigurasi perangkatnya menggunakan smartphone n Pengujian Tahap ini dilalui dengan melakukan pengujian aplikasi yang sudah terinstal pada sebuah smartphone android, tujuannya untuk mencari dan mengetahui apakah ada kemungkinan muncul error terhadap sistem yang sudah dibangun. Pengujian sistem dilakukan dengan cara sebagai berikut: o Uji sistem Uji sistem dilakukan untuk memastikan sistem yang dibangun dapat berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan kinerja yang diinginkan. Pengujian ini menggunakan metode dimension of quality for goods yang terdiri dari 6 dimensi, yaitu: operation, reability and serviceability, appearance dan quality yang dikehendaki dan yang seharusnya dimiliki oleh produk yang dibangun, untuk menguji sistem, peneliti menggunakan rumus sebagai berikut (Santoso dan Jaka, 2. ycIycAycO6ya ycAyaycEya = . cA max 6y. ycu 100% . Keterangan: RNU6A : rata-rata nilai uji 6 atribut dimension of quality for goods. N max 6A : bobot nilai keseluruhan dari 6 atribut dimension of quality for NDQG : nilai dimension of quality for goods. Menggunakan kriteria bahwa sistem yang diuji akan lulus uji jika hasil perhitungan diperoleh nilai lebih dari atau sama dengan 75%. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Uji kemanfaatan sistem Uji kemanfaatan digunakan untuk sebagai pengguna sistem apakah sistem tersebut sudah sesuai dari sisi pengguna setelah mereka mencoba Hasil responden dijadikan dasar evaluasi sistem sebelum diimplementasikan. Pengujian pendekatan 4 variabel yaitu useability, learnability, efficiency, acceptability yang diterjemahkan dalam sebuah daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Batas kelulusan pengujian kemanfaatan aplikasi adalah di atas atau sama dengan 75% (Santoso dan Jaka, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Pengembangan Sistem Sistem dibangun menggunakan metode Waterfall dengan hasil kinerja sebagai A Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan dapat dioperasikan dengan mudah dan baik. A Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan A Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan memiliki tampilan yang menarik. Pengembangan Sistem Metode mengembangkan sistem menggunakan metode waterfall dengan langkah-langkah sebagai n Analisis kebutuhan sistem Sistem yang dibangun membutuhkan data berupa jumlah rumah sakit, puskesmas dan klinik yang ada di Kecamatan Purwokerto Timur beserta jenis layanan yang dilaksanakanya, data diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Berdasarkan data yang dikumpulkan dapat diidentifikasi rumah sakit yang ada di wilayah kecamatan Purwokerto Timur RSU Hidayah. RSU St Elisabeth. JIKA | 239 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 RSIA Bunda Arif. RS Sinar Kasih. RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo. RS Bunda, dan RS Wijaya Kusuma (DKT). Kemudian puskesmas yang ada adalah: Puskesmas I Purwokerto Timur dan Puskesmas II Purwokerto Timur. Sedangkan klinik yang ada di daerah tersebut adalah: Klinik IDI. Klinik Utama Amanda. Klinik Darunjanah STAIN. Klinik Ir. Juanda. Klinik Laboratorium Promed. Klinik Restu Ibu. Klinik Pratama Kalibener. Klinik Spesialis Erde 21, dan Klinik Pratama Adi Dharma. n n Perancangan sistem Sistem dirancang dengan mendefinisikan dan mengidentifikasi format dan kebutuhan dalam pembuatannya, yang meliputi: Data masukan berupa: alamat, foto,layanan yang ditawarkan dan beragam fasilitas yang dimiliki rumah sakit, puskesmas dan klinik yang ada di kecamatan Purwokerto Timur. Perangkat keras: kebutuhan perangkat keras terdiri dari laptop atau komputer yang di gunakan untuk merancang aplikasi dan telepon berbasisi android untuk menjalankan aplikasinya. Perangkat lunak: kebutuhan perangkat lunak menggunakan software Android Studio. Gambar 2. Halaman Splash Screen Halaman Utama Aplikasi Setelah halaman spalsh screen akan muncul halaman utama aplikasi Pembuatan aplikasi dan konfigurasi Pada bagian ini disajikan tampilantampilan Aplikasi Mobile Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan, sbb: Halaman Splash Screen Adalah tampilan pada saat user atau pengguna membuka sebuah aplikasi. Gambar 3. Halaman Utama Aplikasi Halaman Daftar Pelayanan Kesehatan Menyajikan menu daftar rumah sakit, puskesmas dan klinik di kecamatan Purwokerto Timur. JIKA | 240 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Halaman Rumah Sakit Hidayah Berisi tampilan salah satu rumah sakit yang ada dalam daftar rumah sakit. Gambar 4. Halaman Daftar Pelayanan Kesehatan Halaman Daftar Rumah Sakit Berisi daftar rumah sakit yang ada di kecamatan Purwokerto Timur Gambar 6. Halaman Rumah Sakit Hidayah Gambar 5. Halaman Daftar Rumah Sakit Gambar 7. Halaman Daftar Puskesmas Halaman Daftar Puskesmas Menyajikan daftar puskesmas yang ada di kecamatan Purwokerto Timur JIKA | 241 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 Halaman Daftar Klinik Menyajikan daftar klinik yang ada di kecamatan Purwokerto Timur. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 n Pengujian Sistem Pelaksanan pengujian sistem dilakukan dengan terlebih dahulu menginstal aplikasi pada perangkat smartphone untuk mengetahui apakah terdapat error pada sistem, setelah itu peneliti melakukan pengujian sebagai berikut: o Uji Sistem Aplikasi Pengujian menggunakan metode dimension of quality for goods yang terdiri dari 6 dimensi produk untuk mengatahui kinerja sistem aplikasi yang sudah dibangun, di bawah ini adalah tabel hasil pengujiannya: Gambar 8. Halaman Daftar Klinik Tabel 1. Uji Sistem Aplikasi Statistics Total Valid Missing Mean Std Deviation Minimum Maximum Berdasarkan diperoleh nilai mean/rata-rata sebesar 46,1. Kemudian dimasukan dalam rumus berikut: ycIycAycO6ya ycAyaycEya = . cA max 6y. ycu 100% ycAyaycEya = [ 60 ] ycu 100% = 76,83% . Hasil dibandingkan dengan batas nilai kelulusan uji yaitu harus lebih dari atau sama dengan 75%. Berdasarkan perhitungan dalam rumus di atas diperoleh nilai uji (NDQG) sebesar 76,83%, nilai tersebut lebih dari batas uji minimal kelulusan sistem. JIKA | 242 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 235 - 244 sehingga dapat diartikan bahwa sistem yang diuji menunjukan kinerja sesuai dengan yang dikehendaki dalam tahap perancangan sistem. Uji Kemanfaatan Sistem Berdasarkan pengujian diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut: Tabel 2. Nilai Uji Manfaat Useabil Learnab Efficie Accepta 97,5 % Pada pengujian kemanfaatan sistem masing-masing variabel menunjukan angka di atas nilai minimum 75 %, berarti bahwa sistem yang dibangun mempunyai fungsi yang dapat dimanfaatkan bagi pengguna atau masyarakat untuk mencari lokasi dan mengakses informasi tentang rumah sakit, puskesmas dan klinik yang tersedia di wilayah kecamatan Purwokerto Timur. KESIMPULAN Aplikasi mobile sistem informasi menggunakan platform android mempunyai kinerja yang sudah teruji sesuai dengan yang dibutuhkan untuk menyediakan informasi tentang lokasi tempat-tempat penyedia layanan kesehatan rumah sakit, puskesmas, dan klinik yang ada di Kecamatan Purwokerto Timur serta yang membutuhkan informasinya cukup hanya melalui perangkat smartphone miliknya dari rumah atau di manapun berada selama terkoneksi dengan Begitupun dalam masa pandemi saat ini yang mengharuskan menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan social distancing sangat sesuai dengan adanya aplikasi yang dapat memudahkan pengguna untuk mengakses informasi tempat layanan kesehatan dari jarak P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 REFERENSI