JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial. Pendidikan Dan Humaniora Vol. No. 3 Desember 2023 E-ISSN : 2829-3886. P-ISSN : 2829-3479. Hal 27-36 DOI: https://doi. org/10. 56910/jispendiora. Pengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua Ilfa Efani1. Arifmiboy2. Hamdi Abdul Karim3. Charles4 Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi E-mail : ilfaefani08@gmail. com arifmiboy@uinbukittinggi. Abstract The background is that the learning outcomes of class VII students of PAI at SMPN 3 Sungai Pua are classified as low. The cause of the low student learning outcomes is due to the conventional methods used by educators so that students are not innovative and active in the learning process. Students only listen to the teacher in conveying the material without any response. That way the author applies the Take and Give method so that students can be active in receiving the knowledge that is entrusted. This research is an experimental research using a non-equivalent control group design. The aim is to see the impact of the Take and Give method on student learning outcomes. Its population is 83 people. Class VII. 1 research sample as many as 30 students in class test. VII. 2 27 students from the test class and 26 students from the control class VII. The hypothesis test used is the paired test and independent test, which are used to determine whether the hypothesis is rejected or The results of the study revealed that based on the acquisition of the t-test, a sig . -taile. value of 000 <0. 000 was obtained at a significant level of 5% so that ha was accepted and ho was rejected. So it is proven that there is a significant influence of the Take And Give method on the learning outcomes of PAI students at SMPN 3 Sungai Pua. Keywords: Students. Take and Give. Learning Results Abstrak Dilatar belakangi oleh pencapaian belajar PAI anak didik kelas VII di SMPN 3 Sungai Pua tergolong Penyebab rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh metode dipakai oleh pendidik bersifat konvensional sehingga siswa tidak inovatif dan aktif didalam proses pembelajaran. Peserta didik hanya mendengarkan guru dalam menyampaikan materi tanpa ada tanggapan. Dengan begitu penulis menerapkan metode Take And Give agar siswa dapat aktif dalam menerima ilmu yang amanahkan. Jenis penelitianya yaitu eksperimen menggunakan desain non-equivalent control group design. Tujuannya untuk melihat dampak metode Take And Give terhadap hasil belajar siswa. Populasi adalah 83 orang. Sampel penelitian kelas VII. sebanyak 30 siswa pada kelas tes. VII. 2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji berpasangan dan uji independen, yang digunakan untuk menentukan apakah hipotesis ditolak atau diterima. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa berdasarkan perolehan uji-t tes diperoleh nilai sig . -taile. 0,000 < 0,000 pada taraf signifikan 5% sehingga ha diterima dan ho ditolak. Jadi terbukti adanya pengaruh yang signifikan dari metode Take And Give terhadap hasil belajar PAI siswa di SMPN 3 Sungai Pua. Kata Kunci: Siswa. Take And Give . Hasil Belajar. LATAR BELAKANG Manusia membutuhkan pendidikan didalam kehidupanya tanpa pendidikan manusia akan jauh dari kata mengetahui dan akan mengalami ketertinggalan dari manusia lainnya. dalam menempuh pendidikan sangat membutuhkan kesabaran, keikhlasan dan keteguhan yang Dalam mengajar pendidik membutuhkan materi untuk membuat siswa ini aktif didalam belajar. Materi yang dibutuhkan pendidik itu seperti bagaimana cara memakai metode dalam belajar, media dan penguasaan kelas agar pelajaran berjalan efektif dan siswa tidak merasa jenuh dan bosan saat menerima materi belajar. Received Agustus30, 2023. Revised September30, 2023. Accepted Oktober 10, 2023 * Ilfa Efani, ilfaefani08@gmail. Pengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua Metode pembelajaran bervariasi bisa membuat siswa melakukan berbagai aktifitas seperti membaca, memperhatikan gambar, menulis, berdiskusi dan lainya. Dengan adanya sebuah metode siswa dapat menjadi aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode juga mampu mempermudah guru dalam menyampaikan materi/ informasi Dengan begitu, untuk membuat suasana belajar lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan guru diminta untuk lebih bisa aktif, kreatif dan inovatif dalam menggunakan metode pembelajaran. supaya siswa bisa termotivasi dan berusaha sekuat mungkin dalam melakukan berbagai taktik untuk meraih hasil yang di inginkan. Hasil data diperoleh pada studi pendahuluan dengan guru PAI yang mengajar di kelas VII. Diketahui bahwa metode pembelajaran dan minat sebagian besar siswa masih rendah. Pada umumnya sebagian besar siswa belum mencapai hasil yang baik dan masih dibawah 70 . atas kesempurnaa. Dari 70 siswa Kelas VII, 74% mendapat nilai kurang dari 70 poin. mencapai skor 76-80. Rendahnya hasil belajar siswa tidak lepas dari dampak pembelajaran yang Warton pembelajaran, yaitu. proses pembelajaran, dapat muncul apabila semua komponen yang mempengaruhi proses pembelajaran saling mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu permasalahannya yaitu penggunaan metode dalam belajar. Metode dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran. helmiati 1 menjelaskan bahwa metode pembelajaran adalah penerapan prosedur, langkah dan metode yang dilakukan oleh pelatih untuk mencapai tujuan dari pembelajaran yang dilakukan. Metode yang digunakan dapat menjadikan siswa berpartisipasi aktif untuk mengembangkan kemampuan berfikir aktif, dapat mempelajari berbagai matri yang diajarkan serta tidak merasa jenuh dengan penerapan metode yang Metode yaitu Aua way in achieving somethingAy satu proses yang diperlukan agar bisa menerapkan rancangan yang telah ditata dalam bentuk proses yang nyata dan praktis agar mencapai titik hasil dari proses pembelajaran. Helmiati mengatakan bahwa metode pembelajaran yaitu prosedur, urutan, dan cara yang diperlukan agar bisa meraih tujuan Selanjutnya. Sulaiman juga mendefenisikan metode pembelajaran yaitu proses meraih informasi, pengetahuan, pandangan, adat, guru dan sekolah. JISPENDIORA - Vol. No. 3 Desember 2023 Namun, yang kita dapati dalam dunia pendidikan. Banyak dari guru yang memberikan informasi kepada peserta didik yang sifatnya konvensional yang mana, yang berperan aktif dalam belajar itu adalah guru bukan siswa. Bahkan, dalam proses pembelajaran ini siswa dibeba ni hafalan yang sangat banyak sehingga siswa menjadi begitu 2 pasif dalam menerima Taufik mengatakan bahwa guru mempunyai tugas utama tidak saja mendidik tetapi memberikan didikan untuk membuat anak aktif dalam membentuk berbagai bentuk kegiatan, bukan saja mendengar guru menjelaskan materi didepan kelas atau menuliskannya di papan Dengan proses pembelajaran yang seperti itu siswa menjadi tidak terbiasa dalam mengembangkan proses berfikirnya. Ditemui dalam fakta dilapangan memperlihatkan bahwa banyak siswa yang terlihat manja dan malas berfikir secara mandiri. Dengan begitu, pendidik harus bisa mengaplikasikan metode dalam belajar agar pembelajaran tidak monoton dan berjalan dalam satu arah. Contohnya pemakaian cara dalam pembelajaran PAI. Kali ini penggunaan metode pada pembelajaran PAI adalah cara Take And Give. metode ini adalah sebuah metode yang dapat menjadikan siswa aktif dan kreatif serta dapat menjadikan siswa bersosialisasi dengan seluruh siswa lainnya didalam kelas. Istilah Take And Give diartikan dengan Ausaling memberi dan menerimaAy. Dalam penyajianya, metode ini menggunkan kartu yang berisikan pengetahuan yang akan diberikan untuk masing- masing peserta didik di kelas. Maksud Take And Give pada pembelajaran ini adalahpeserta didik memberi sekaligus menerima materi pembelajaran kepada siswa lainya. Slavin mengatakan bahwa metode Take And Give mengarah kepada kontruktivisme artinya pembelajaran yang dapat menjadikan anak aktif dan inovatif serta membangun sendiri ilmu untuk kebutuhannya. Secara bahasa metode Take And Give memiliki arti memberi dan menerima. Metode yang digunakan kartu didalamnya terdapat materi yang harus dikuasi masing- masing siswa. Maksud dari pembelajaran ini adalah siswa mengambil materi dan memberikan materinya ke peserta didik lainnya begitu juga dengan materi yang ada di pesrta didik lain jadi materi yang diberikan saling di tukarkan ke masing- masing teman sampai teman tersebut mengerti dengan materi yang di sampaikan. Metode Take And Give adalah suatu metode belajar yang menyeru peserta didik agar maksudnya, metode untukmemberikan latihan kepada peserta didik agar terlihat secara aktif dalam menyampaikan materi yang diterima ke teman yang berada di dalam satu kelas. Metode pembelajaran ini Pengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua dapat mengambangkan kemampuan berfikir aktif, melatih kemampuan bersosialisasi sesama teman dikelas kemudian dapat mengemabngkan dan meningkatkan m otivasi belajar dan hasil belajar siswa di SMPN 3 Sungai Pua. Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah penelitian ini adalah: . Seberapa besarkah dampak penggunaan metode Take And Give terhadap hasil belajar PAI siswa pada pokok bahasan Andalusia: Peradaban Islam Di Barat. Apakah hasil belajar PAI siswa pada pokok bahasan Andalusia: Peradaban Islam Di Barat dengan menggunakan metode Take And Give lebih baik dari pada konvensional. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang dipakai yaitu eksperimen. Penelitian ini dipakai untuk mengetahui efek perlakuan variabel dengan variabel lainya dengan keadaan terkontrol dan menggunakan desain/ pola Quasi Eksperimen menggunakan pola Nonequivalent Control Group Desain. Yaitu kelompok eksperimen yang mempunyai kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diberikan perlakuan didalmnya. Populasi dari penelitian adalah kelas VII SMPN 3 Sungai Pua dengan sampel Kelas VII. 1 dengan 30 Siswa, dan kelas VII. 3 dengan 26 Dengan ketentuan kelas VII. 1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dan kelas VII. 3 sebagai kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Pada penelitian yang penulis buat menggunakan instrumen berupa tes yang digunakan untuk mengukur materi PAI instrumen tes yang digunakan adalah soal objektif dengan jumlah 20 butir soal. Metode yang peneliti gunakan disini yaitu Uji Validitas untuk mengetahui apakah soal yang diberikan valid dan bisa di uji cobakan untuk kelas eksperimen. Dari hasil yang telah penulis lakukan terdapat hasil yang valid untuk 20 butir soal. Uji Reliabilitas untuk melihat apakah hasil dari penelitian itu reliabel atau tidak untuk mengetahui bila instrumen dipakai beberapa kali untuk melihat objek yang sama maka hasilnya akan tetap serupa. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan hasil reliabilitas sebanyak 0,875. Dari hasil nilai tersebut didapatkan 0,875 > 0,60 maka dapat dianyatakan bahwa tingkat reliabilitasnya tinggi maka bisa dipakai untuk menghimpun data untuk melihat pengaruh metode yang diterapkan. JISPENDIORA - Vol. No. 3 Desember 2023 Setelah melakukan uji indek kesukaran, daya beda soal lanjut dilakukan uji untuk mengetahui hasil dari metode yang sudah diterapkan dikelas eksperimen. Uji yang dilakukan adalah uji Paired Sampel Test untuk mengetahui apakah metode itu berpengaruh. Independent Sampel Test untuk untuk melihat perbedaan dari hasil yang telah di dapatkan dari kelas eksperimen yang memakai metode Take And Give dan kelas kontrol yang memakai metode Konvensional. HASIL DAN PEMBAHASAN Penggunaan Metode Take And Give Dalam uraian ini akan dipaparkan hasil penelitian mengenai AuPengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai PuaAy hasil belajar didaptkan dari tes yang sudah dilaksanakan penulis. Penelitian dilakukan terhadap 2 kelas yaitu kelas VII. 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII. 3 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui hasil dari Posttest setelah dilakukannya proses pembelajaran dengan memakai metode Take And Give. perhitungan data tes hasil belajar kedua kelas sampel pre-test dan post-test peneliti menggunakan bantuan SPSS. Dari hasil perhitungan pada tabel di atas terlihat adanya perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Nilai rata-rata siswa pada kelas pembanding yang menggunakan metode biasa adalah 61,43, sedangkan hasil kelas eksperimen yang menggunakan metode take and give rata-rata adalah 80,48. Dari sini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dengan metode take and give lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. Dari hasil yang didaptkan memperlihatkan dari metode adalah faktor yang tidak bisa di kesampingkan dari perencanaan pembelajaran yang bermutu. untuk itu penggunaan metode akan mempermudah proses tersampaikannya informasi. Pengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua Selanjutnya didapatkan hasill hipotesis dari uji yang telah dilakukan yaitu uji Paired Test dan Independent Test. Uji Paired Test digunakan untuk menguji hipotesis apakah memilki pengaruh metode Take And Give terhadap Hasil belajar PAI siswa kelas VII di SMPn 3 Sungai Pua dan uji Independent test digunakan untuk menguji perbedaan hasil belajar PAI menggunkan metode Take And Give dengan metode konvensional di SMPN 3 Sungai Pua. Hipotesisi yang diujikan adalah Ha: adanya pengaruh metode Take And Give terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PAI di SMPn 3 Sungai Pua. Ho: tidak adanya pengaruh dari metode Take And Give terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PAI di SMPN 3 Sungai Pua. Berikut hasil Uji Hipotesis yang sudah dilakukan dengan bantuan Pogram SPSS. Pengaruh Hasil Belajar PAI Kelas VII Menggunakan Metode Take And Give Berdasarkan tabel Paired Sampel Test diatas, didapatkan metode Take And Give berpengaruh secara signifikan. Hasil uji t menampakan nilai sig . -taile. sebesar 0,000 sehingga nilai sig . -taile. adalah 0,000 < 0,005 dengan begitu metode Take And Give memilki pengaruh untuk menaikan hasil belajar PAI siswa kelas VII. Perbedaan hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode Take And Give dan Kelas kontrol Dari tabel Independent Sampel Test memperlihatkan bahwa mean hasil belajar kelas eksperimen yakni kelas VII. 1 adalah 80,48 dengan jumlah 30 siswa dan kelas VII. 3 rata- rata nilai 61,43 dengan jumlah siswa sebanyak 26 siswa. Dari hasil belajar yang telah diujikan lewat uji hipotesis Independent Sampel Test dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan dalam kelas eksperimen memberikan dampak terhadap hasil belajar yang telah dilaksanakan. JISPENDIORA - Vol. No. 3 Desember 2023 Pembahasan Penelitian Ini dilakukan di SMPN 3 Sungai Pua dengan variabel bebasnya yaitu metode Take And Give sedangkan Variabel yang terikatnya yaitu hasil belajar PAI siswa kelas VII. Penelitian ini memakai desain Quasi Eksperimen dengan rancangan Nonequvalent Control Group Desain dengan memberikan pretest dan post test. Penelitian ini memiliki populasi 83 siswa dengan jumlah sampel 53 siswa. Penelitian dilakukan untuk melihat apakah terdapat dampak hasil belajar PAI menggunakan metode Take And Give di kelas VII SMPN 3 Sungai Pua. Penelitian ini dapat dilihat dari hasi belajar siswa pada materi Andalusia: Perkembangan Islam di Barat dengan memakai metode Take And Give. penelitian eksperimen ini diberlakukan pada kelas VII. dengan jumlah siswanya 21 orang. Dari hasil penemuan penelit terdahulu Ady Pariwan judulnya AuPengaruh Model Pembelajaran Take And Give berbasis resolusi konflik terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 26 PemucutanAy hasil yang didapatkan dari uji ttabel, dimana thitung = 5. sedangkan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk= 65 sebesar 2000 sehingga thitung > Maka dapat kita ketahui bahwa adanya dampak dari pengaplikasian metode pembelajaran kooperatif tipe take and give berbasis resolusi konflik terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 26 Pemucutan. Dari hasil penemuan peneliti sendiri yaitu berdasarkan hasil penelitian, kelas eksperimen VII. 1 adanya pengaruh yang signifikan dengan menggunakan metode Take And Give, dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan hipotesis yang artinya ha diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar PAI menggunakan metode Take And Give. Sebelum diterapkannya metode Take And Give pada kelas eksperimen diperoleh nilai . asil pre tes. dengan nilai min yaitu 20 dengan nilai max yaitu 50. Kemudian memperoleh nilai rata- rata yaitu 29,29 dengan standar deviasi 7,951. Namun setelah diberlakukannya metode Take And Give memperoleh nilai minimum yaitu 60 dan nilai maximum yaitu 85 dengan rata- rata 74,05 dengan standar deviasi 7,0003. Dengan begitu dapat dilihat bahwa setelah adanya perlakuan dengan penggunaan metode Take And Give terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa kelas VII. dengan begitu metode Take And Give memiliki pengaruh pada hasil belajar PAI siswa kelas VII SMPN 3 Sungai Pua. Dari hasil yang penulis dapatkan dirasa angat wajar karena untuk mendapatkan hasil itu melalaui langkah- langkah yang sudah direncanakan terlebih dahulu. Pengaruh Metode Take And Give Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua Langkah- langkah yang peneliti lakukan untuk mencapai hasil yang memuaskan yaitu langkah- langkah yang dipakai oleh Kurniasih yaitu: . pendidik memulai aktifitas di kelas seperti biasa dan memberi tahu tujuan serta menjelaskan metode belajar yang akan dilakukan. agar memperkuat materi yang sudah sampaikan oleh guru maka setiap peserta didik dibagikan sebuah kartu untuk mereka pelajari dalam waktu 5 menit. kemuadian guru mempersilahkan anak untuk mencari pasangan gunanya agar bisa bertukar informasi dari pengetahuan yang telah diinfokan. selanjutnya peserta didik seling memberi dan menerima informasi sampai materi tersebut dimengerti oleh siswa lainnya. setelah semua kegiatan selesai guru melakukan evaluasi keberhasilan dari metode yang sudah di terapkan dengan memberikan pertanyaan kepada siswa dengan pertanyaan yang belum sesuai pada kartu yang dipegangnya. pendidik dan siswa membuat menyimpulkan mengenai metari yang telah dilaksanakan dan setelah itu guru menutup pelajaran. Dari proses yang peneliti lakukan maka didaptlah hasil yang peneliti harapkan dari metode yang telah diterapkan. Untuk itu metode Take And Give ini mampu menaikan hasil belajar siswa serta siswa turut serta aktif didalam kegiatan pembelajaran. pemakaian metode Take And Give dari hasil yang telah didapatkan dipercaya lebih bagus dari pada metode Konvensional. Sepeti yang dijelaskan oleh Huda bahwa metode Take And Give mempunyai kelebihan yaitu . bisa dirancang sesuai dengan situasi atau keinginan belajar. Maksudnya disini adalah proses belajar dan kartu yang digunakan bisa dibuat seunik mungkin yang dapat meningkatkan gairah belajar siswa. melatih siswa untuk mampu dalam hal membangun komunikasi dengan orang lain. melatih siswa untuk dapat dengan baik berkomunikasi dengan siswa . dapat memberikan pendalaman dan mempertajam ilmu siswa menggunkan kartu yang digunakan. Dari yang dijelaskan oleh Huda di atas terdapat kelebihan dari metode Take And Give bahwa matode bisa membuat peserta didik aktif bahkan mandiri pada kegiatan Berbeda dengan metode konvensional dimana dalam metode konvensional ini hanya membimbing siswa belajar dengan cara mendengarkan, guru menjelaskan informasi sedangkan pesrta didik disanan hanya bersifat mendengarkan materi yang dijelaskan oleh Dengan proses belajar yang seperti itu maka peserta didik akan merasa jenuh bahkan capek dalam belajar karena hanya duduk diam tanpa ada kegiatan yang dapat membangkitkan gairahnya untuk belajar. Maka dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode Take And Give lebih baik dari pada menggunakan metode Konvensional. JISPENDIORA - Vol. No. 3 Desember 2023 KESIMPULAN dari penjumlahan nilai yang didapat dari penelitian dan pembahasan, dimana penelitian mengenai pengaruh Metode Take And Give terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungai Pua diketahui rata- rata hasil siswa pada kelas eksperimen adalah 80,48 sedangkan kelas kontrol memiliki rata- rata 61,48. Hal ini berarti pembelajaran menggunakan metode Take And Give berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metod Take And Give terhadap hasil belajar siswa kelas VII di SMPN 3 Sungai Pua. Hal ini juga ditunjukan dengan perhitungan hasil signifikan uji t dengan hasil 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan adanya pengaruh yang signifikan dari metode Take And Give terhadap Hasil Belajar PAI Siswa kelas VII di SMPN 3 Sungai Pua. DAFTAR PUSTAKA