INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam dalam Sistem Pengupahan di Home Industry Tempe Barokah Mohammad Yusuf Wijaya. Moh Rafi Balza AbdaAou. wijaya@iaiskjmalang. id, . balzaraffi2@gmail. Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang Abstrak. Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah. Home industry sering kali menetapkan upah berdasarkan hasil kerja atau sistem borongan, menyebabkan kompleksitas dalam pengupahan. Penelitian ini fokus pada implementasi pengupahan di Home Industry Tempe Barokah dan nilai-nilai ekonomi Islam yang diterapkan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan analisis data deskriptif serta triangulasi sumber dan Teknik. Temuan dari riset ialah Implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah berhasil menunjukkan prinsip-prinsip keadilan, kesejahteraan pekerja, dan keseimbangan antara pekerja dan pemilik usaha. Praktik transparan dalam penentuan upah, fasilitas karyawan, komunikasi terbuka, dan survei kepuasan karyawan menjadi faktor pendukung yang menguatkan hubungan harmonis di lingkungan kerja. Meskipun demikian, penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan seperti pemahaman yang kurang, resistensi budaya, dan keterbatasan finansial. Strategi efektif dalam mengatasi hambatan ini diperlukan untuk memastikan keberhasilan dalam menciptakan sistem pengupahan yang adil dan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam di Home Industry Tempe Barokah. Dengan demikian, implementasi nilainilai ekonomi Islam dalam pengupahan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat prinsip-prinsip kerjasama, keadilan, dan kesejahteraan dalam lingkungan kerja. Kata kunci: Nilai-nilai Ekonomi Islam. Ekonomi Islam. Pengupahan. Home Industry Abstract This research examines the implementation of Islamic economic values in the wage system at Home Industry Tempe Barokah. Home industries often determine wages based on work results or piece-rate systems, leading to complexity in wage determination. This research focuses on the wage implementation at Home Industry Tempe Barokah and the applied Islamic economic values. A qualitative descriptive research method was used with descriptive data analysis and triangulation of sources and techniques. The research results indicate the success of Home Industry Tempe Barokah in implementing Islamic economic values in wages, with principles of fairness, worker welfare, and balance between workers and business owners. Open communication, healthcare facilities, performance bonuses, and employee satisfaction surveys strengthen harmonious relationships in the workplace. Despite challenges such as lack of understanding and cultural resistance, effective strategies are required to overcome obstacles and achieve the INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 goal of a fair wage system in line with Islamic economic values. In conclusion, the implementation of Islamic economic values in the wage system at Home Industry Tempe Barokah not only benefits worker welfare but also strengthens principles of cooperation, fairness, and well-being in the workplace. Keywords: Islamic Economic Values. Islamic Economics. Wage System. Home Industry. PENDAHULUAN Islam memandang bumi dan segala isinya sebagai amanah Allah kepada para khalifah di muka bumi, untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan umat manusia. Untuk mencapai tujuan suci tersebut. Allah tidak membiarkan manusia sendirian melainkan membimbingnya melalui para rasul-Nya. Dalam petunjuk ini. Allah memberikan sesuatu yang dibutuhkan manusia Ae iman, akhlak, syariah, dan kebutuhan finansial. Ekonomi Islam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui distribusi yang adil dari sumber daya ekonomi serta perlindungan terhadap eksploitasi sosial dan ekonomi. Prinsip-prinsip moralitas dan etika berperan penting dalam ekonomi Islam. Hal ini mencakup tanggung jawab sosial dan kewajiban untuk berkontribusi pada kesejahteraan umum. Dalam praktiknya, ekonomi Islam mencakup berbagai aspek kehidupan ekonomi, termasuk sistem keuangan, perdagangan, investasi, dan distribusi Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan masyarakat yang adil, harmonis, dan berkelanjutan dengan mempromosikan keseimbangan antara kebutuhan material dan Ekonomi Islam beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang berasal dari AlQur'an dan Hadis, serta ijtihad . endapat huku. ulama-ulama. Prinsip-prinsip ini mencakup larangan riba . , transaksi spekulatif . , perjudian . , dan kegiatan ekonomi yang tidak bermanfaat atau merugikan . Ekonomi Islam menekankan keadilan dalam distribusi kekayaan dan pendapatan. Prinsip ini termasuk zakat . umbangan 1 Enceng Iip Syaripudin. AuUpah yang Ditangguhkan dalam Konsep Ekonomi Islam,Ay Jurnal Naratas 01 . : 8Ae14. 2 A. A Islahi. AuMoral foundations of Islamic economics: The objectives of Islamic economic behavior,Ay Journal of Islamic Economics. Banking and Finance 15, no. : 147Ae163. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 wajib untuk kepentingan sosial dan kemanusiaa. , serta konsep kepemilikan dan hak milik yang dipandu oleh keadilan sosial. Penerapan prinsip ekonomi Islam di home industry dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk menciptakan lingkungan bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Keadilan dalam pengupahan yaitu memastikan bahwa pekerja yang bekerja di home industry dibayar dengan adil sesuai dengan nilai dan kualitas pekerjaan mereka. Ini mencakup memastikan tidak ada eksploitasi dalam hal upah dan memberikan bayaran tepat waktu. Menerapkan Home mempertimbangkan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan dan praktik-produksi yang tidak merugikan lingkungan. Menghindari penggunaan sistem finansial yang didasarkan pada bunga . Industri rumahan merupakan suatu bentuk usaha kecil yang dimiliki secara terpisah oleh masyarakat. Keberadaannya berperan sangat penting dalam memperkuat kemandirian masyarakat dalam bidang perekonomian. Industri rumahan adalah perusahaan kecil yang beroperasi dalam industri tertentu. Perusahaan ini sering kali hanya menggunakan satu atau dua tempat tinggal sebagai pusat pemasaran, administrasi, dan produksi. Konsep upah dalam islam berbeda dengan konsep upah barat. Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan moral dalam sistem pengupahan, seperti konsep keadilan dan kelayakan. Dalam istilah lain, upah adalah harga yang diberikan kepada tenaga kerja atas jasanya dalam produksi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-QurAoan Surat Al-Ahqaf ayat 19: a e a a e a a e a a e a a a e a e a a a a a e a a ca a a a a cs AIA cs Asc acIscsc aIEOscscO aEOO aAON scIscIEN scIscON scIscE scscOEIOA cs AEscA cs AO aEEA Artinya : AuDan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka . pekerjaanpekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan. Ay (QS. Al-Ahqaf :. Ayat diatas menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus membayar kompensasi yang adil untuk pekerjaan mereka atau mampu menutupi kebutuhan dasar karyawan 3 M. U Chapra. AuThe Islamic Vision of Development in the Light of Maqasid al-Shariah,Ay ournal of Islamic Economics. Banking and Finance 15, no. : 137Ae159. 4 M Ramadhan. , & Sulaiman. AuImplementation of Islamic economics principles in micro and small enterprises: A literature review,Ay Journal of Business and Management 10, no. : 78Ae92. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Upah merupakan hal yang penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan karena upah mempengaruhi pekerjaan dan kehidupannya. Berdasarkan uraian diatas. Pengupahan di home industry tempe barokah dengan total 20 karyawan menggunakan sistem upah bulanan yang artinya upah diberikan saat pekerja sudah bekerja dalam waktu 1 bulan. Saat peneliti melakukan observasi dan sedikit berbincang mengenai pengupahan dengan pemilik di home industry tempe barokah ini, terdapat beberapa faktor penghambat dan faktor pendukung yang dapat mempengaruhi sistem pengupahan. Sehingga dari permasalahan tersebut, maka penulis tertarik untuk meneliti pada home industry tempe barokah ini dengan judul Ayimplementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam sistem pengupahan di home industry tempe barokah. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian menggambarkan karakteristik suatu fenomena atau populasi secara sistematis dan akurat. Dalam penelitian ini pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan sistem pengupahan di Home Industry tempe barokah. Penelitian ini dilaksanakan di Home Industry Tempe Barokah ini beralamat di Dusun Jebug. Desa Sumberkradenan. Kec Pakis Malang. Waktu penelitian ini selama kurang lebih 6 bulan dengan dimulai dari bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu teknik menentukan informan sesuai dengan kriteria tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Informan dalam penelitian terdiri dari 3 orang yaitu: Pemilik home industry: Bpk. Slamet Purnoto Karyawan satu: Firdha Karyawan dua : Hanifatul Dalam metode ini sering digunakan untuk mengumpulkan informasi yang mendetail tentang suatu subjek atau peristiwa tertentu. Penelitian ini menggunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti survei, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode waktu dan triangulasi INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan, penelitian ini dilakukan di Home Industry Tempe Barokah. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi untuk menggali lebih dalam mengenai bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam diterapkan dalam menentukan dan membagikan upah kepada para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik keadilan, kesejahteraan pekerja, keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta kebajikan dalam Berikut adalah temuan-temuan penting dari hasil dari wawancara dan observasi yang telah dilakukan di Home Industry Tempe Barokah: Keadilan dalam Pengupahan Keadilan dalam Pengupahan ini dapat ditinjau dari hasil wawancara mengenai keadilan dalam pengupahan. Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . mengenai keadilan dalam pengupahan: AuProses penentuan upah di sini melibatkan beberapa tahap evaluasi, termasuk analisis posisi kerja, tanggung jawab, dan kinerja individu. Saya memastikan keadilan dengan menerapkan skala upah yang transparan dan berlandaskan prinsip keadilan. Proses penentuan upah dilakukan secara objektif dan dievaluasi secara berkala untuk menghindari diskriminasi. Ay5 Mbak Firdha sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini juga mengatakan adanya keadilan dalam pengupahan di home industry tempe barokah, berikut trankrip wawancara dengan Mbak Firdha pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2024 . AuSaya merasa sistem pengupahan di perusahaan ini cukup adil. Upah ditentukan berdasarkan kinerja dan tanggung jawab, sehingga setiap orang mendapat kompensasi yang sesuai. saya merasa upah yang saya terima sesuai dengan kontribusi dan tanggung 5 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 jawab saya di sini, upah yang saya terima cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar saya dan keluarga. Ay6 Berikut adalah hasil wawancara dengan Mbak Hanifatul selaku karyawan di home industry tempe barikah pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 . 00 WIB): AuSaya merasa sistem pengupahan di sini sudah adil. Tidak ada yang upahnya lebih tinggi tanpa alasan yang jelas. Upah yang saya terima cukup lumayan dan cukup untuk saya meskipun saya belum berkeluarga tapi menurut saya ini sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari semisal saya sudah berkeluarga. Proses penentuan upah sudah jelas dengan memperhatikan jumlah pekerjaan yang diberikan. Soal pengupahan sudah dijelaskan saat awal masuk kerja. Ay7 Hal ini juga ditinjau dari hasil observasi hari Sabtu tanggal 14 Januari 2024. Dalam observasi tersebut mengenai keadilan dalam pengupahan di Home Industry Tempe Barokah menunjukkan adanya upaya yang konsisten untuk menjaga keadilan. Proses penentuan upah dilakukan secara transparan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan kerja dan kontribusi terhadap produksi tempe. Selain itu, ditemukan bahwa pemilik usaha memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pekerja untuk mendapatkan bonus upah berdasarkan kinerja mereka. Hal ini mencerminkan komitmen home industry untuk menerapkan prinsip keadilan dalam pengupahan demi kesejahteraan seluruh karyawan. Kesejahteraan Pekerja Berikut ialah hasil wawancara mengenai kesejahteraan pekerja. Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . mengenai kesejahteraan pekerja : AuSaya menyediakan fasilitas kesehatan, tunjangan harian seperti uang makan. Kami melakukan survei biaya hidup secara rutin untuk memastikan upah yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dasar pekerja. Home industry saya memiliki program bonus kinerja tahunan, insentif bulanan, dan penghargaan khusus untuk kontribusi luar biasa. Program ini dirancang untuk memotivasi pekerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Ay8 6 Firdha. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. Minggu, 16 Juni 2024 . 00 WIB). 7 Hanifatul . Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. JumAoat, 17 Juni 2024 . 00 WIB). 8 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Hasil wawancara dengan Mbak Firdha sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2024 . 00 WIB). Berikut ialah hasil transkrip AuUpah yang saya terima cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar saya dan keluarga. Selain itu, tunjangan dan fasilitas yang diberikan lumayan sangat membantu. Fasilitas Kesehatan dan tunjangan tambahan sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan saya. Saya menerima bonus kinerja tahunan dan insentif bulanan berdasarkan pencapaian target. Program ini sangat memotivasi saya untuk bekerja lebih Ay9 Hasil wawancara dengan Mbak Hanifatul sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 . 00 WIB). Berikut ialah hasil transkrip AuUpahnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tapi dengan biaya hidup yang naik, rasanya perlu ada penyesuaian upah secara berkala. Fasilitas kesejahteraan cukup memadai seperti fasilitas Kesehatan. Saya menerima bonus dan insentif, tapi jumlahnya kadang tidak konsisten dan kurang jelas soal kriterianya hm. Ay10 Penjelasan diatas diperkuat dengan hasil observasi pada hari Sabtu tanggal 13 Januari Dalam observasi tersebut mengenai kesejahteraan pekerja di Home Industry Tempe Barokah menunjukkan adanya upaya yang konsisten untuk menjaga kesejahteraan pekerja. Selain itu, ditemukan bahwa pemilik usaha selalu memperhatikan kesejahteraan pekerja dengan mempertimbangkan fasilitas Kesehatan, tunjangan harian seperti uang makan dan bonus akhir tahun demi menjaga kesejahteraan setiap karyawan. Keseimbangan antara Pekerja dan Pemilik Usaha Berikut ialah hasil wawancara mengenai keseimbangan antara pekerja dan pemilik Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . keseimbangan antara pekerja dan pemilik usaha: 9 Firdha. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. Minggu, 16 Juni 2024 . 00 WIB). 10 Hanifatul . Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. JumAoat, 17 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 Ausaya selalu mengadakan diskusi atau rundingan dengan para karyawan mass supaya Keseimbangan dijaga dengan memastikan hak-hak pekerja dihormati dan kewajiban mereka dipenuhi sesuai dengan kesepakatan kerja. Saya selalu mepertimbangkan usulan dari para karyawan mengenai keseimbangan dan kebijakan pengupahan. Setiap tahun, sebagian dari keuntungan dari usaha, alhamdulillah selalu saya bagikan kepada pekerja sebagai bonus berdasarkan kinerja dan kontribusi. Ay11 Hasil wawancara dengan Mbak Firdha sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2024 . 00 WIB). Berikut ialah hasil transkrip AuHubungan antara pekerja dan manajemen dalam hal pengupahan cukup harmonis. Ada komunikasi yang baik dan terbuka, serta kesempatan untuk memberikan masukan. saya merasa didengar dalam proses penentuan kebijakan pengupahan. Ada forum diskusi yang memungkinkan kami menyampaikan pandangan dan saran. Keseimbangan antara hak dan kewajiban saya sebagai pekerja cukup baik. Hak-hak saya dihormati dan kewajiban saya dipenuhi sesuai dengan kesepakatan kerja. Ay12 Kebijakan dalam Pengupahan Berikut ialah hasil wawancara mengenai Kebijakan dalam pengupahan. Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . kebijakan dalam pengupahan: AuSaya selaku pemilik selalu menerapkan nilai kebajikan dengan memastikan setiap pekerja diperlakukan secara adil mass. Upah yang saya berikan mempertimbangkan kebutuhan sosial dan ekonomi pekerja, bukan hanya keuntungan saya pribadi, tetapi saya memiliki kebijakan anti-diskriminasi dan etika kerja. Setiap pelanggaran terhadap kebijakan ini ditindaklanjuti dengan serius untuk menjaga lingkungan kerja biar adil mas Saya selalu melakukan survei kepuasan karyawan secara berkala untuk menilai dampak kebijakan pengupahan. Nah hasil survei digunakan untuk mengidentifikasi area perbaikan dan memastikan kebijakan pengupahan mendukung moral dan etika kerja yang positif gitu mass. Ay13 Faktor Penghambat Dan Faktor Pendukung Dalam Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah Faktor-faktor penghambat seperti kurangnya pemahaman tentang prinsip ekonomi Islam, keterbatasan finansial, dan resistensi terhadap perubahan budaya lokal menjadi fokus utama yang perlu diatasi. Di sisi lain, faktor pendukung seperti komitmen pemilik 11 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). 12 Firdha. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. Minggu, 16 Juni 2024 . 00 WIB). 13 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 usaha, dukungan dari lembaga keuangan syariah, dan kesiapan pekerja untuk beradaptasi juga berperan penting dalam membantu implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pengupahan. Dalam analisis yang akan diuraikan selanjutnya, kita akan mempelajari secara mendalam tentang faktor-faktor ini dan bagaimana mereka berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalan penerapan nilai-nilai ekonomi Islam di Home Industry Tempe Barokah. Faktor Penghambat Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . mengenai faktor penghambat implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam system pengupahan di home industry tempe "Saya melihat bahwa pemahaman karyawan kami tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam masih perlu ditingkatkan, terutama dalam konteks pengupahan. Beberapa karyawan mungkin belum sepenuhnya memahami konsep keadilan dalam pengupahan menurut prinsip ekonomi Islam. Kendala utama yang kami hadapi adalah keterbatasan finansial dalam memberikan upah yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Terkadang, kami mengalami kesulitan dalam mempertahankan stabilitas keuangan untuk memenuhi kebutuhan upah yang adil. Kami menyadari bahwa keterbatasan finansial mempengaruhi keadilan dalam upah yang diterima oleh karyawan kami. Hal ini menjadi fokus kami dalam mencari solusi untuk meningkatkan stabilitas keuangan dan memberikan upah yang sesuai. Budaya dan kebiasaan lokal juga mempengaruhi proses implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam Resistensi terhadap perubahan dan penyesuaian dengan prinsip baru menjadi tantangan yang harus diatasi. "14 Hasil wawancara dengan Mbak Hanifatul sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 . 00 WIB) mengenai faktor penghambat implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam system pengupahan di home industry tempe Berikut ialah hasil transkrip wawancaranya: "Saya menyadari pentingnya prinsip-prinsip ekonomi Islam terkait dengan pengupahan di Home Industry Tempe Barokah, namun masih perlu lebih banyak pemahaman dan edukasi tentang hal ini. Kendala utama yang saya lihat adalah masih adanya ketidakjelasan tentang komponen upah yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Terkadang, hal ini menimbulkan ketidakpuasan terhadap keadilan dalam upah yang Keterbatasan finansial juga terasa dalam keadilan upah yang diberikan. Saya 14 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 berharap ada solusi yang dapat meningkatkan stabilitas keuangan perusahaan untuk memberikan upah yang lebih sesuai. Perubahan menuju sistem pengupahan berbasis Islam kadang sulit diterima oleh beberapa rekan kerja karena masih ada resistensi terhadap perubahan dari kebiasaan lama. "15 Penjelasan diatas diperkuat dengan hasil observasi pada hari Sabtu tanggal 13 Januari Dalam observasi tersebut mengenai faktor penghambat implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam sistem pengupahan di home industry tempe barokah menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman tentang ekonomi islam, dengan adanya kekurangan ini dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara teori dan praktik pengupahan yang Faktor penghambat kedua ialah keterbatasan finansial, maksudnya ialah kesulitan dalam mempertahankan stabilitas keuangan menghambat penerapan upah yang adil dan layak bagi pekerja. Factor penghambat ketiga budaya dan kebiasaan local. Beberapa pekerja lebih terbiasa dengan sistem pengupahan konvensional yang tidak selalu sesuai dengan prinsip keadilan Islam. Faktor Pendukung Berikut adalah wawancara dengan Bapak Slamet selaku pemilik home industry tempe barokah pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2024 . mengenai faktor pendukung implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam system pengupahan di home industry tempe barokah: "Komitmen kami untuk menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan didorong oleh keyakinan bahwa prinsip-prinsip ini saya harap dapat membawa berkah dan kesejahteraan untuk para karyawan dan saya pribadi. Peran komunikasi dan edukasi sangat penting dalam mendukung implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam Kami terus meningkatkan komunikasi untuk memperkuat pemahaman dan dukungan karyawan terhadap perubahan ini. Karyawan kami telah menunjukkan tanggapan yang positif terhadap perubahan menuju sistem pengupahan berbasis Islam. Saya selaku pemilik usaha dan para karyawan sangat berperan penting dalam menciptakan sistem pengupahan yang adil dan sesuai syariah di Home Industry Tempe Barokah. "16 Hasil wawancara dengan Mbak Firdha sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2024 . 00 WIB) mengenai faktor pendukung 15 Hanifatul . Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. JumAoat, 17 Juni 2024 . 00 WIB). 16 Slamet. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah . Sabtu, 14 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam system pengupahan di home industry tempe Berikut ialah hasil transkrip wawancaranya: "Saya mendukung penuh penerapan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah karena saya yakin hal ini akan membawa keadilan dan kesejahteraan bagi semua pihak. Saya melihat bahwa komunikasi dan edukasi yang diberikan oleh manajemen membantu dalam memperkuat pemahaman kami tentang nilai-nilai ekonomi Islam dalam pengupahan. Saya berpartisipasi aktif dalam mendukung perubahan menuju sistem pengupahan berbasis Islam di tempat kerja kami. Saya percaya bahwa perubahan ini akan membawa dampak positif bagi semua karyawan. Kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting dalam menciptakan sistem pengupahan yang adil dan sesuai syariah. Saya berharap agar kolaborasi ini terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama. "17 Hasil wawancara dengan Mbak Hanifatul sebagai karyawan yang bekerja di home industry ini pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 . 00 WIB) mengenai faktor penghambat implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam system pengupahan di home industry tempe barokah. Berikut ialah hasil transkrip wawancaranya: " Saya mendukung penuh langkah-langkah perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah. Saya percaya hal ini akan membawa keadilan dan kesejahteraan bagi semua karyawan. Peran komunikasi dan edukasi sangat penting dalam memperkuat pemahaman saya tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam pengupahan. Saya mendukung perubahan menuju sistem pengupahan berbasis Islam di tempat kerja kami. Meskipun ada kendala pemahaman dan adaptasi, saya yakin perubahan ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak. Saya berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan Bersama. Ay18 Penjelasan diatas diperkuat dengan hasil observasi pada hari Sabtu tanggal 13 Januari Dalam observasi tersebut mengenai faktor pendukung implementasi nilai-nilai ekonomi islam dalam sistem pengupahan di home industry tempe barokah menunjukkan bahwa komitmen yang kuat dari pemilik untuk terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai ekonomi islam agar terciptanya system pengupahan yang lebih adil. Lalu factor pendukung selanjutnya ialah kesiapan pekerja untuk Karena, kesediaan untuk menerima perubahan dan belajar tentang nilai17 Firdha. Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. Minggu, 16 Juni 2024 . 00 WIB). 18 Hanifatul . Wawancara oleh Moh. Rafi Balza AbdaAou. Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah. JumAoat, 17 Juni 2024 . 00 WIB). INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 nilai baru merupakan faktor pendukung yang signifikan. Dengan adanya komunikasi yang baik, pekerja dapat memahami dan mendukung penerapan sistem pengupahan yang adil dan sesuai syariah. Pembahasan Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam System Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah Penelitian ini menunjukkan bahwa Home Industry Tempe Barokah berhasil menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan yang mencakup prinsip-prinsip keadilan, kesejahteraan pekerja, keseimbangan antara pekerja dan pemilik usaha, serta kebajikan dalam pengupahan. Dari hasil wawancara dan observasi, terlihat bahwa pemilik usaha. Bapak Slamet, menjalankan proses pengupahan secara transparan dan objektif. Penentuan upah mempertimbangkan tanggung jawab dan kinerja, memastikan tidak ada diskriminasi dan pekerja menerima kompensasi yang sesuai dengan kontribusi mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Home Industry Tempe Barokah telah berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam sistem pengupahan, yang menciptakan lingkungan kerja yang adil, sejahtera, seimbang, dan penuh Implementasi ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja tetapi juga memperkuat hubungan antara pekerja dan pemilik usaha, serta mendorong motivasi dan etos kerja yang positif di lingkungan kerja. Teori yang dapat mendukung pernyataan atas hasil penelitian diatas ialah teori yang dikemukakan oleh Mohammad Nejatullah Siddiqi, dalam teorinya yang dikutip oleh Basri, mengungkapkan bahwa nilai-nilai ekonomi islam mencakup keadilan ekonomi yang dimana keadilan dalam distribusi kekayaan dan sumber daya, serta memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil terhadap kebutuhan dasar. Larangan riba yang menekankan dalam menghindari bunga . dalam segala bentuk transaksi keuangan untuk mencegah eksploitasi dan ketidakadilan. Zakat dan sedekah ialah kewajiban memberikan sebagian kekayaan untuk membantu yang kurang mampu, yang berfungsi sebagai mekanisme redistribusi kekayaan untuk mengurangi kemiskinan. Sedangkan Etika dalam INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 bisnis menekankan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam setiap aktivitas bisnis dan perdagangan. Faktor Penghambat Dan Faktor Pendukung Dalam Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Dalam Pengupahan Di Home Industry Tempe Barokah Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pengupahan di Home Industry Tempe Barokah menghadapi beberapa tantangan. Berikut ini adalah beberapa factor penghambat dan pendukung dari implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pengupahan di Home Industry Tempe Barokah. Faktor-faktor penghambat yang disebutkan di atas mencerminkan berbagai tantangan dalam implementasi ekonomi Islam dalam praktik bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Monzer Kahf membahas berbagai tantangan dalam implementasi ekonomi Islam, termasuk kurangnya pemahaman dan pendidikan, budaya organisasi yang tidak mendukung, serta keterbatasan regulasi dan kebijakan Kahf juga menyinggung tentang praktik eksploitasi dan ketidakadilan, serta transparansi dan etika dalam kontrak kerja, serta menyoroti perlunya perubahan struktural dan edukatif untuk mengatasi hambatan dalam penerapan ekonomi Islam. Berdasarkan pembahasan mengenai faktor penghambat dan pendukung diatas, dapat disimpulkan bahwa implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah adalah langkah progresif menuju terciptanya keadilan dan kesejahteraan di tempat kerja. Faktor pendukung seperti komitmen pemilik usaha, dukungan lembaga keuangan syariah, partisipasi karyawan, dan edukasi yang berkelanjutan memainkan peran penting dalam keberhasilan implementasi. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman, keterbatasan finansial, resistensi budaya, dan manajemen perubahan perlu diatasi dengan strategi yang efektif. Dengan memahami dan mengatasi faktor-faktor penghambat. Home Industry Tempe Barokah dapat mencapai tujuan mereka dalam menciptakan sistem pengupahan yang adil dan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. 19 Basri. AuMarket of Mechanism and Fair Pricing in Islamic: Nejatullah Siddiqi Persfective A Study of Modern Economic Phenomena. Ay 20 Kahf. AuIslamic Economics: Notes on Definition and Methodology. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 PENUTUP Kesimpulan Penelitian ini menggambarkan kesuksesan Home Industry Tempe Barokah dalam menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan dengan prinsip-prinsip keadilan, kesejahteraan pekerja, keseimbangan antara pekerja dan pemilik usaha, serta kebajikan dalam pengupahan. Praktik transparan dan objektif dalam penentuan upah oleh pemilik usaha. Bapak Slamet, mengindikasikan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai Islam. Implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam sistem pengupahan di Home Industry Tempe Barokah adalah langkah progresif menuju terciptanya keadilan dan kesejahteraan di tempat kerja. Faktor pendukung seperti komitmen pemilik usaha, dukungan lembaga keuangan syariah, partisipasi karyawan, dan edukasi yang berkelanjutan memainkan peran penting dalam keberhasilan implementasi. Saran Untuk Home Industry Tempe Barokah, disarankan untuk terus memperkuat dan mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi sosial dalam sistem pengupahan. Hal ini dapat dilakukan dengan memperluas program-program kesejahteraan karyawan, seperti peningkatan fasilitas kesehatan, pelatihan keterampilan, atau program insentif yang lebih Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis dampak dari implementasi nilai-nilai ekonomi sosial dalam sistem pengupahan terhadap kesejahteraan karyawan, produktivitas, dan keberlanjutan bisnis Home Industry Tempe Barokah. INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG P-ISSN 2715-7725 / E-ISSN 2721-9496 Volume 6 Nomor 2/ Desember 2024 DAFTAR PUSTAKA