JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pendampingan Belajar Bahasa Inggris (Basic Englis. Pada Anak Usia Sekolah Dasar Anita Rahmawati 1* . Ferawati2 . Nehru3. Olahairullah4 1,2,3,4 Program Studi Pendidikan Biologi, (STKIP) Bima. Jalan Piere Tendean Kel. Mande. Bima 84191. Indonesia Email: anitarahmawati909@gmail. Abstrak Pendidikan pada tahap sekolah dasar sangat penting mengingat pada tahap ini menjadi dasardasar pemberian informasi sebagai landasan bagi anak untuk mengikuti pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan diusia ini juga sangat penting untuk menfasilitasi anak dengan kualitas belajar yang baik. Namun, proses belajarnya tidak hanya dilakukan di sekolah namun bias dilakukan di rumah dengan meberikan pendampingan belajar. Pendampingan belajar ini bertujuan untuk mengontrol waktu bermain serta meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa. Metode belajar dalam pendampingan belajar ini adalah bermain sambil belajar, dengan teknik pelaksanaan dalam bentuk permainan dengan menggunakan kartu bermain, lagu anak dan animasi pembelajaran bahasa inggris. Pendampingan belajar ini dilaksanakan selama 3 hari dalam seminggu jam 15-30 sampai selesai. Penerapan metode bermain sambil belajar dilakukan diawal maupun ahir pertemuan, disesuaikan dengan semangat belajar siswa. Berdasarkan hasil evaluasi melalui tes dan observasi, terjadi peningkatan hasil belajar serta motivasi siswa dalam mempelajari materi bahasa inggris. Keywords: Pendampingan pembelajaran. Basic English. Bahasa inggris PENDAHULUAN Pendidikan untuk anak usia sekolah dasar merupakan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri. Sehingga, peserta didik harus dibekali dengan informasi serta pola belajar yang baik. Tugas guru dan orang tua adalah menjaga, mengarahkan dan membimbing agar siswa tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi, minat dan bakatnya. Guru serta orang tua merupakan motivator, proses pembelajaran akan berhasil manakala siswa memiliki motivasi dalam belajar. Peran orang tua bagi anak adalah sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, pendidik, dan pelindung (Fitroturrohman & Azizah, 2. Oleh sebab itu, guru perlu menumbuhkan potensi belajar siswa. Pada tahap ini guru dan orang tua berperan penting dalam proses belajarnya, karna tahap ini merupakan tahap keemasan pertumbuhan pada anak. Proses belajar pada usia inipun terbilang cukup kompleks, mengingat anak diusia sekolah dasar masih suka bermain dan sangat sulit untuk fokus. Di sisi lain, anak juga tidak bisa dipaksa belajar demi mengejar standar pintar dari orang tua dan guru. Karakteristik anak dalam belajar yang lebih suka bermain, membuat guru harus lebih kreativ dalam memilih metode maupun pendekatan yang tepat dalam proses belajar. Banyak kasus yang terjadi di sekolah dimana motivasi siswa dalam belajar menurun ketika metode JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 belajar yang terjadi di dalam kelas tidak melibatkan siswa dalam prosesnya (Ayu. Sari, & Muhaqiqin, 2. Pemilihan metode belajar yang tepat perlu guru lakukan guna memaksimalkan proses pembelajaran. Selain proses belajar, pemilihan metode dan pendekatan dapat memaksimalkan pemahaman siswa, termasuk juga pemahaman siswa terhadap materi dasar bahasa inggris. Materi dasar bahasa inggris perlu diberikan kepada anak usia sekolah dasar sebagai dasar informasi dan pemahaman bahasa inggris mereka. Kemampuan berbahasa inggris anak perlu dilatih sejak dini, guna menjawab tantangan perkemabangan IPTEK yang Beberapa belajar bahasa asing pada rentang usia 3-11 tahun. Sebab, di atas usia itu, anak akan lebih sulit menyerap kosakata bahasa asing yang diterimanya. Mengajarkan anak berbahasa Inggris sejak dini idealnya menjadi kesadaran bagi kita semua untuk membantu anak lebih siap bersaing di era global saat dewasa kelak. Banyak penduduk di berbagai negara memakai bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dalam berbagai pertemuan penting Penguasaan bahasa Inggris menjadi sangat penting karena hampir semua sumber informasi global dalam berbagai aspek kehidupan menggunakan bahasa ini. Tak hanya melalui pendidikan formal, tetapi bahasa Inggris pun dapat dipelajari melalui pendidikan non-formal seperti les, privat atau pemberian jam tambahan belajar di rumah melalui bimbingan belajar dengan memanfaatkan metode hiburan seperti bermain game, bermain peran, menonton video dan membaca buku. Proses belajar tidak hanya bias dilakukan di sekolah namun bisa juga dilakukan di rumah melalui pendampingan belajar, sebab hakikatnya proses belajar adalah kegiatan pembimbingan yang dialkukan guru kepada siswanya tanpa terikat tempat dimana proses tersebut dilaksanakan. Interaksi belajar menagajar adalah proses terjadinya saling melakukan kegiatan antara guru dengan siswa didalam proses belajar mengajar untuk untuk mencapai tujuan pembelajaran (Suharti, 2. Pendidikan secara formal saja dirasa tidak cukup untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar, sehingga banyak yang menempuh pendidikan non-formal pada lembaga bimbingan belajar di luar jam belajar sekolah (Ari, et al. , 2. Tambahan jam belajar merupakan program belajar yang dilaksanakan di luar program intrakurikuler di sekolah. Proses belajar pada jam tambahan ini dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran regular di sekolah berahir. Pemberian jam belajar tambahan diharapkan dapat meningkatkan intensitas belajar siswa. Apa lagi dengan pemilihan metode belajar yang kreativ dan inovativ. Metode pembelajaran adalah cara yang diterapkan guru untuk menyampaikan ide dan keterampilan tentang berbagai materi pelajaran dengan cara yang lebih kongkrit dan JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 komprehensif agar mudah dipahami peserta didik (Amir dan Suryana, 2. Kegiatan pendampingan belajar melalui bimbingan belajar merupakan proses pemberian bantuan atau pertolongan baik bagi individu maupun kelompok oleh seseorang atau lebih pembimbing yang memiliki keahlian dibidang tersebut dalam menentukan pilihan, penyesuaian serta pemecahan masalah belajar yang berkaitan dengan perubahan tingkah laku sebagai akibat dari pengalaman, latihan maupun rangsangan (Rosaria, et al. , 2. METODE KEGIATAN Pendampingan belajar siswa melalui pemberian tambahan jam belajar di rumah hususnya pembelajaran bahasa inggris dilaksanakan di Hidi TanaAoo yang ada di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Hidi TanaAoo memiliki daya tampung 15 sampai 20 orang Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak usia sekolah dasar, yang setiap harinya berjumlah sekitar 20 sampai 30 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok belajar. Pembagian kelompok belajar ini bertujuan untuk memaksimalkan proses agar tujuan belajar tercapai. Pendampingan belajar ini dilakukan selama 3 hari dalam seminggu, senin, rabu dan sabtu jam 15-30 sampai Pemilihan siswa yang mengikuti kegiatan ini dilakukan dengan teknik purposive random sampling serta atas arahan dan rekomendasi dari pihak sekolah. Untuk pemberian materi dilakukan di dalam ruangan belajar Hidi TanaAoo, sedangkan proses belajar dengan menggunakan metode bermain dilaksanakan di luar ruangan agar siswa lebih leluasa bergerak. Fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini antara lain, ruangan belajar Hidi TanaAoo yang berdaya tampung 15-20 orang, papan tulis sedang, alat tulis menulis, buku pelajaran siswa, beberapa media belajar seperti kartu bermain serta beberapa lagu dan animasi pembelajaran yang sesekali ditayangkan supaya siswa tidak bosan. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selam 1 bulan. Pelaksanaan kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu : . pemberian motivasi bagi siswa dengan memutarkan beberapa video animasi motivasi, . penyampaian materi, . bermain sambil belajar . artu belaja. , . pemberian penghargaan/pujian kepada siswa yang sudah berhasil memenangkan permainan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non-tes, wawancara dan observasi. Data kemudian dianalisa secara naratif deskriptif. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pendampingan belajar ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya pelaksanaan tri darma perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 manfaat bagi masyarakat lebih husus untuk siswa-siswa yang ada di desa cenggu. Kegiatan ini diawali dengan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa juga dengan pihak sekolah yang berada disekitar Hidi TanaAoo. selanjutnya, informasi kegiatan pendampingan belajar ini disampaikan kepada masyarakat terutama orang tua siswa. Setelah informasi disampaikan, siswa-siswa mulai dikumpulkan untuk memberikan motivasi awal. Pemberian motivasi ini dilakukan dengan cara memberikan cerita-cerita inspiratif yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Seperti cerita tentang kemudahan meraih beasiswa dalam dan luar negri setelah menguasai bahasa asing, juga cerita tentang betapa meyenangkan bias punya teman dari berbagai Negara. Gambar 1. Siswa sedang mendengar cerita motivasi. Pemberian motivasi ini juga dilakukan dengan memutarkan lagu anak . alam bahasa inggri. seperti lagu cara mengeja dalam bahasa inggris, yang kemudian mereka ikuti sambil bersorak gembira. Hal ini akan memberikan permulaan yang baik agar siswa bisa memulai proses belajar dengan bahagia. Tahap pemberian materi di dalam ruang belajar Hidi TanaAoo dilakukan dengan cara Penyampaian materi dasar bahasa inggris diawali dengan memberikan beberapa pertanyaan awal untuk mengetahui kemampuan dasar siswa tentang pemahaman materi bahasa Karna mengingat bahasa inggris masih sangat asing bagi mereka, maka perlu disampaikan materi dasar seperti alphabet dalam bahasa inggris, juga tentang angka dan warna. Materi awal ini disampaikan dengan memutarkan lagu bahasa inggris. Pada dasarnya mereka sudah sering mendengar lagu-lagu tersebut, tetapi tidak memahami maknanya. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Gambar 2. Siswa bernyanyi mengikuti lagu alphabet yang sedang diputar. Penyampaian materi juga dilakukan di luar ruangan. Hal ini disebabkan karena kapasitas ruangan yang terbatas. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan di luar ruangan biasanya lebih menarik karna siswa lebih leluasa bergerak. Gambar 3. Penyampaian materi di luar ruangan Hidi TanaAoo Proses penyampaian materi di luar ruang dilakukan dengan metode bermain sambil belajar dengan memanfaatkan kartu bermain yang di dalamnya berisi angka, huruf juga warna yang akan mereka tebak dalam bahasa inggris. Gambar 4. Siswa belajar di luar ruangan dengan kartu bermain. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Tahap bermain kartu bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa dengan meminta siswa memilih salah satu kartu untuk tiap sub materi yang dibahas. Kartu yang dipilih dalap keadaan tertutup, dan dengan cepat teman disebelahnya harus menjawab gambar apa yang ada dalam gambar dalam bahasa inggris. Tahap ini juga digunakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam menerima kegiatan pembelajaran. Selanjutnya tahap pemberian Reward atau penghargaan berupa pujian diberikan kepada siswa yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib. Selain itu, siswa yang memenangkan permainan juga diberikan hadiah berupa permen dan makanan ringan. Pemberian reward memberikan kontribusi yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa (Erlita, 2. Peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa setiap pertemuan menunjukan perubahan ke arah yang lebih baik. Terlihat dari hasil tes dan juga observasi yang dilakukan ditiap pertemuannya. Selain itu, dapat juga dilihat dari kemauan dan semangat siswa dalam mengikuti proses pendampingan belajar yang hampir tiap hari selalu datang jauh lebih awal dari waktu yang dijadwalkan. Sembari menunggu waktu belajar, siswa juga sering kali terdengar menggunakan percakapan dalam bahasa inggris. Meski masih banyak pengucapan kosa kata yang tidak tepat tapi hal ini tentu menjadi hal yang positif karna siswa-siswa sudah mulai terbiasa dengan menggunakan bahasa inggris untuk keseharian mereka. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pendampingan belajar materi bahasa inggris mampu meningkatkan prestasi dan motivasi siswa. Selama proses pendampingan belajar ini tentu menemui beberapa kendala, seperti keterbatsan sarana dan prasarana penunjang kegiatan sehingga kegiatan pendampingan ini tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal, seperti kegiatan belajar yang terpaksa dilakukan di luar ruangan karna keterbatasan ruangan, sedangkan di luar ruangan terkadang terhalang hujan. Upaya keberlanjutan program dengan mengadakan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan kegiatan positif bagi siswa di luar sekolah melalui pelaksanaan pendampingan belajar, sehingga siswa lebih nyaman dalam belajar. KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu : . pemberian motivasi bagi siswa dengan memutarkan beberapa video animasi motivasi, . penyampaian materi, . bermain sambil belajar . artu belaja. , . penghargaan/pujian kepada siswa yang sudah berhasil memenangkan permainan. Motivasi belajar siswa menunjukan peningkatan yang sangat baik disertai dengan sikap antusias siswa dalam mengikuti kegiatan pendampingan belajar. Hasil belajar siswapun JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Penggunaan metode dan pendekatan yang tepat membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari kemampuan siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Selama proses pendampingan belajar tentunya menemui beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, terutama tempat belajar yang masih sempit dan tidak mampu menampung siswa yang sangat antusias mengikuti kegiatan pendampingan belajar. UCAPAN TERIMAKASIH Terimaksih kepada Allah SWT yang masih memberikan kami, kesempatan dan kesehatan untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan pengabdian ini. Juga ucapan terimaksih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. DAFTAR PUSTAKA