KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol. 4 No. Page 16-25 ISSN: 2985-9662 http://jurnal. id/index. php/kaffah/article/view/1450 ANALISIS PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI MI DARUL HUDA CIBADAK Dirga Ayu Lestari1. Lisnawati2 Sekolah Tinggi Agama Islam KH Abdul Kabier Serang Email: dirales25@gmail. com, lisnawati65446@gamil. ABSTRAK Penanaman sikap disiplin dapat dilakukan melalui pembiasaan yang yang rutin dilakukan, contoh dan teladan yang baik dari guru. Pembiasaan merupakan cara yang dapat dilakukan dalam membentuk karakter pada anak salah satunya melalui pembiasaan shalat dhuha. Dalam usaha membentuk karakter siswa MI DARUL HUDA CIBADAK memiliki sebuah program keagamaan. Program keagamaan yang dilaksanakan di lembaga madrasah MI DARUL HUDA adalah kegiatan sholat Dhuha berjamaah yang rutin dilaksanakan setiap pagi sebelum masuk proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Menganalisis Pembiasan Sholat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Siswa yang dilakukan secara rutin dilaksanakan di MI DARUL HUDA CIBADAK. Penelitian ini juga diharpkan dapat memberikan motivasi kepada lembaga madrasah yang lain untuk menerapkan program keagaaman seperti pembiasaan shalat dhuha untuk membentuk karakter disiplin anak. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan dengan menggunakan instrument pedoman pengamatan, serta pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan melewati tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Adapun lokasi penelitian bertempat di MI DARUL HUDA CIBADAK. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembiasaan shalat dhuha yang dilakukan di MI DARUL HUDA CIBADAK dilakukan di masjid dan dipimpin oleh guru. Bersama guru terlebih dahulu mempersiapkan hal-hal yang mendukung dalam kegiatan pembiasaan Dengan adanya pembiasaan solat dhuha, karakter siswa khususnya dalam karakter disiplin siswa dapat meningkat. Hal ini dibuktikan dengan siswa yang dapat melaksanakan peraturan sekolah dengan baik, mengikuti pembelajaran dengan efektif Kata kunci : Pembiasaan. Sholat Dhuha. Kedisiplinan. ABSTRACT Instilling discipline can be achieved through routine practices, and through good examples from Habituation is a method for shaping children's character, one of which is through the practice of the Dhuha prayer. To foster character. MI DARUL HUDA CIBADAK has a religious The religious program implemented at MI DARUL HUDA is the congregational Dhuha prayer, which is routinely held every morning before the start of the learning process. The purpose of this study is to analyze the impact of the Dhuha prayer habit on student discipline, which is routinely practiced at MI DARUL HUDA CIBADAK. This research is also expected to motivate other madrasas to implement religious programs such as the practice of the Dhuha prayer to foster discipline in children. This study used qualitative methods. Data collection in this study was carried out through direct observations in the field using observation guidelines and interview Data analysis techniques were carried out through three stages: data reduction, data Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 16 presentation, and conclusion drawing. The research location was MI DARUL HUDA CIBADAK. The results showed that the Dhuha prayer practice at MI DARUL HUDA CIBADAK was conducted in the mosque and led by teachers. Together with the teachers, they prepared supporting materials for the practice. By practicing Dhuha prayer, students' character, particularly their discipline. This was evidenced by students' adherence to school regulations and effective participation in learning. Keywords: Practice. Dhuha Prayer. Discipline. PENDAHULUAN Pendidikan adalah tujuan negara yang penting untuk mencerdaskan bangsa dan Setiap mendapatkan pendidikan yang efektif. Pendidikan merupakan usaha untuk mengembangkan potensi siswa secara aktif agar memiliki kekuatan spiritual, moral, dan keterampilan yang diperlukan. Ibadah adalah ketaatan makhluk kepada Sang Pencipta dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mulailah ibadah sejak usia dini agar anak memiliki pondasi agama yang kuat di kemudian hari. Salah satu ibadah yang diajarkan saat usia dini adalah Shalat. Anak perlu diajarkan Shalat agar memiliki disiplin. Shalat berjamaah adalah sarana pendekatan sosial dengan Allah. Mayoritas ulama memperbolehkan Shalat sunnah secara berjamaah atau sendirian. Riwayat 'Itban bin Malik menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah Shalat Dhuha di rumahnya dengan para sahabat Shalat berjamaah memerlukan imam dan makmum, di mana makmum mengikuti imam dari takbiratul ihram sampai salam seperti Firman Allah SWT dalam QS An-Nisa' 4:102. ae UAOaa aEeIa AaO aNIe aCaIa aaEIa EAN EOa AaEea aCIe a iaO a AIA ANA AIA AIA eAINEa aOEeOae a aeOA Aa eEa aa aNIe a a a a eO AaEeOa aE eOIa eO aIIe ON a iaO aEIA AuDan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka . , lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri . bersamamu AyA(Q. An-Nisa 4 Ao: . Kedisiplinan dapat di intregasikan dengan kegiatan sholat berjamaah. Karena fakta menunjukkan bahwa zaman sekarang karakter anak bangsa merosot tajam, dengan Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 17 adanya beragam gejolak emosi yang sering ditunjukkan oleh masyarakat seperti kurangnya sopan santun terhadap yang lebih tua dan kurangnya kedisiplinan anak. Hal tersebut sering terjadi di rumah, di sekolah, atau di lingkungan masyarakat. Dengan begitu perlu adanya pembentukan karakter yang dimulai sejak dini melalui Dan pembiasaan sholat berjamaah dapat meningkatkan kediseplinan dan kesadaran individu sebagai seorang hamba yang patuh kepada Allah SWT. Sholat berjamaah yang biasanya dilakukan di sekolah adalah sholat dhuha. Menurut Ramayulis dalam pembiasaan merupakan sebuah cara atau metode yang dipakai oleh guru pembimbing untuk membiasakan anak didiknya untuk mengerjakan secara berulang-ulang. Sehingga menjadi suatu kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan. Dalam rukun Islam ada salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi semua umat muslim yaitu Shalat. Shalat adalah salah satu ibadah yang wajib dikerjakan bagi setiap umat muslim. (Khasanah. Nurkhasanah. & Riyadi. Tujuan Shalat sendiri yakni agar manusia senantiasa untuk mengingat sang Shalat sendiri terbagi menjadi dua macam yakni Shalat fardhu dan juga Shalat sunnah. Shalat fardhu ialah Shalat yang terdiri dari 17 rakaat dalam 1 hari dibagi menjadi 5 waktu. Shalat fardhu sendiri hukumnya wajib dilaksanakan dan jika ditinggalakan akan mendapatkan dosa. Sedangkan Shalat sunnah adalah Shalat yang biasa dikerjakan Nabi Muhammad SAW diluar dari Shalat fardhu guna memperoleh pahala dan keutamannya. Dintara Shalat sunnah salah satunya itu ialah Shalat dhuha. Shalat dhuha merupakan Shalat sunnah yang biasa dikerjakan ketika pagi hari saat matahari sedang naik. Hukum Shalat dhuha yaitu sunnah muakkad artinya Shalat sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan disamping Shalat sunnah lainnya. (Rafi'udin. Melalui pembiasaan Shalat dhuha merupakan salah satu bentuk upaya menjadikan manusia yang beriman, bertaqwa, dan berakhlaq mulai. Tak hanya itu dari pembiasaan tersebut diharapkan dapat merubah pola pikir dan perilaku seseorang anak agar lebih disiplin. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 18 METODE Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kulitatatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang berpangkal dari pola fikir induktif yang didasarkan atas pengamatan obyektif partisipatif terhadap suatu gejala atau fenomena sosial. (Aminuddin, 1. Dan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif metode deskriptif. Menurut Strauss dan Corbin yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari kualifikasi . Penelitian kualitatif secara umum dapat digunakan untuk penelitian tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, fungsionalisasi organisasi, dan aktifitas sosial. (V. Wiratnasujarweni, 2. Sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan suatu gambaran positif di MI Darul Huda Cibadak tentang pembiasaan sholat dhuha yang dilakakukan oleh siswa dan siswinya dan nantinya akan menjadi objek formal dalam penelitian ini, serta nantinya akan dikaitkan dengan pembentukan karakter Di dalam penelitian ini, peniliti akan mendeskripsikan kegiatan sesuai dengan data dan fakta yang didapat melalui observasi selama di MI Darul Huda Cibadak. Ketiga, studi tentang pendidikan disiplin lebih ke tutor sebaya yang mana teman sebaya memiliki peran dalam membentuk berbagai karakter siswa, seperti disiplin, religius, peduli sosial, dan toleransi. Tutor sebaya ini dilakukan di pada Madasah Tsanawiyyah, ini dibuktikan dengan kesimpulan penelitian yang dilakukan oleh Yusuf Kurniawan dan Ajat Sudrajat. (Yusuf Kurniawan. Ajat Sudrajat, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian, bahwa kegiatan sholat dhuha memang dapat memengaruhi disiplin siswa diantaranya melalui : Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 19 Kegiatan perencanaan pembiasaan Sholat Dhuha dalam membentuk kedisiplinan siswa di MI Darul Huda tertuang dan terdapat dokumen berupa rencana pelaksanaan program pembiasaan Sholat Dhuha. Setiap lembaga tentu memiliki kebijakan-kebijakan yang tertulis pada tata tertib sekolah yang mana antara sekolah satu dengan yang lain berbeda. Demikian dengan MI Darul Huda dimana sekolah ini mewajibkan seluruh siswanya untuk mengikuti shalat dhuha sesaat sebelum aktivitas belajar mengajar (KBM) dilaksanakan. Untuk mendisiplinkan siswa, kepala sekolah memberikan surat keputusan (SK) dan kebijakan dimana pada kebijakan itu tertulis bahwa setiap siswa wajib mematuhi perintah/tugas/peringatan guru dan siswa tidak boleh terlambat masuk kelas. Menurut Sulistyorini dalam bukunya yaitu berjudul AuManajemen Pendidikan IslamAy dijelaskan bahwa pada pembinaan disiplin diberikannya panduan yang biasa disebut dengan istilah tata tertib sekolah. Tata tertib sekolah adalah salah satu sarana yang bisa dipakai guru pendidik untuk melatih peserta didiknya supaya dapat mengaplikasikan kedisiplinan Peserta didik diharuskan untuk menaati peraturan sekolah sebab tata tertib tidak serta merta untuk kelengkapan sekolah saja namun merupakan sistem persekolahan Pelaksanaan pembiasaan Sholat dhuha Di MI Darul Huda yaitu setiap pada awal pembelajaran dimulai dari membiasakan datang pada pukul 07:00 mengantri wudhu dan sholat dhuha bejamaah. MI Darul Huda adalah sekolah di mana seluruh warganya sangat mengutamakan nilainilai kedisiplinan. Adanya sikap disiplin dalam diri seseorang, maka akan menjadikan jalannya kegiatan yang dilakukannya akan menjadi mudah, baik dari kegiatan yang berkaitan dengan akademik ataupun non akademik bahkan di dalam kegiatan sehari Hal ini berdasarkan apa yang telah dipaparkan oleh Ibu Kepala Sekolah MI Darul Huda yang menjelaskan bahwa: AuNilai karakter yang diutamakan yaitu sementara kami upayakan disiplin dan bersih, karena inti itu disiplin. Intinya taat aturan walaupun tidak seperti militer. Artinya kalau semua Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 20 orang aturan, selesai sudah kehidupan. Normatif semuanya. Permasalahannya orang semaunya sendiri, maka perlu aturan. Ay Tetapi ada beberapa nilai karakter yang diutamakan dan ditonjolkan seperti nilai karakter kedisiplinan sebab telah dianggap dengan adanya sikap disiplin pada diri siswa akan mempengaruhi sikap serta pembentukan karakter lainnya dalam diri peserta didik. Peningkatan kedisiplinan beribadah sholat dhuha merupakan pendidikan karakter yang dimaksud dalam penanaman nilai di MI Darul Huda Kecamatan Cibadak. Penelitian ini meneliti kedisiplinan dalam beribadah sholat dhuha. Kegiatan sholat dhuha yang diteliti ini akan menjadi sebuah pilihan penulis untuk digunakan narasumber penelitian sebab aktivitas sholat dhuha merupakan sarana peningkatan Hambatan Shalat Dhuha di MI Darul Huda Hambatan ibadah shalat dhuha di MI Darul Huda, berdasarkan hasil observasi, dokumen dan interview dengan kepala sekolah, guru PAI beserta peserta didik peneliti mendapatkan data sebagai berikut: Fasilitas sekolah yang kurang memadai. Seperti musholla yang tidak cukup menampung seluruh siswa. Kurangnya kesadaran peserta didik tentang disiplin waktu yang membuat kegiatan sholat dhuha tidak dapat berjalan dengan lancar dan tepat pada Implikasi shalat dhuha terhadap peningkatan kedisiplinan siswa di MI Darul Huda Implikasi atau dampak adalah suatu sebab akibat dari suatu keadaan yang sebelumnya sudah diberikan stimulus guna mencapai harapan yang diinginkan. Menurut Thorndike pada Made Pidarta yang tertulis pada bukunya yang berjudul AuLandasan KependidikanAy adalah hukum dampak, yang dimaksud hukum dampak adalah interaksi antara stimulus dan respons akan terjadi jika interaksi tersebut memberi dampak yang menyenangkan. Sebagaimana seseorang yang mendapat stimulus akan melakukan respons. Implikasi shalat dhuha terhadap peningkatan kedisiplinan siswa di MI Darul Huda, berdasarkan hasil observasi, dokumen dan Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 21 interview dengan kepala sekolah, guru PAI beserta siswa mendapatkan hasil sebagai berikut: Meningkatnya kedisiplinan siswa hal ini berdasarkan jika sebagian besar siswa telah disiplin pada saat melaksanakan shalat dhuha. Shalat dhuha disekolah membuat siswa lebih disiplin waktu. ketika shalat dhuha sudah ditentukan dan tempat pelaksanaannya oleh pihak sekolah walaupun pada implementasinya terdapat siswa yang langsung menuju musholla karena sudah terbiasa terdapat pula siswa yang harus diingatkan beberapa kali baru mau ke musholla. Setiap individu siswa sangatlah unik, masing-masing dari memiliki pertumbuhan berbeda-beda baik berdasarkan intelektual, bakat, minat dan kemampuan karakter berbeda pula. Guru wajib memperhatikan siswa-siswanya supaya guru dapat menentukan langkah sikap yang diambil selanjutnya guna mengatasi permasalahan disekolah. Meningkatnya rasa kecintaan kepada Allah Swt. Dengan pembiasaan shalat dhuha ini akan semakin menumbuhkan kecintaan siswa kepada Allah Swt. Maka dari itu mereka akan disiplin pada saat mengikuti ibadah. Seseorang yang mencintai Allah Swt. berarti ia menaati perintah-Nya lantaran kecintaan itu mengandung ketaatan. Ketaatan itu ditunjukkan dengan perintah-Nya dan diharamkannya, lalu kecintaan itu akan naik dengan mendekatkan diri serta melaksanakan ketaatan yang sunnah. Bila seorang hamba sudah ada pada tahap ini maka dia sudah menerima apa yang menjadi hakikat dari ibadah. Peserta didik memperoleh ketenangan sehingga lebih fokus selama proses Siswa yang sudah terbiasa mengikuti shalat dhuha akan merasa tidak tenang apabila ia tidak mengerjakannya. Ketenanagan ini akan berdampak dalam proses belajar. Apabila peserta didik sudah mempunyai ini bisa sekolah dalam mendisiplinkan peserta didik telah berhasil. Meningkatnya hafalan surat pendek serta doAoa shalat dhuha peserta didik. Dengan mengikuti shalat dhuha setiap hari dengan membaca surah-surah pendek akan meningkatkan hafalan peserta didik. Demikian juga dengan doAoa Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 22 shalat dhuha yang dibaca berulang-ulang setiap hari sehingga peserta didik yang tadinya tidak lancar menghafal akan semakin meningkat hafalannya. Peserta didik menjadi terbiasa melaksanakan shalat dhuha disekolah ataupun di rumah. Suatu pekerjaan atau aktivitas yang dilaksanakan secara berulangulang dan terus menerus akan menjadikan orang itu terbiasa melakukannya. Hal ini disebabkan kebiasaan itu yang telah menyatu dalam hidupnya maka apabila dia tidak melaksanakan sesuatu yang telah menjadi kebiasaannya dia akan merasa ada yang kurang dan merasa tidak tenang. Dengan mengikuti ibadah shalat dhuha disekolah setiap hari maka akan menjadikan peserta didik lebih terbiasa dan ia akan mengaplikasikannya baik disekolah ataupun Mewajibkan seluruh warga sekolah untuk melaksanakan ibadah shalat dhuha setiap hari. Dalam rangka menegakkan disiplin. MI Darul Huda tidak pandang bulu pada pengertian bahwa bukan hanya siswa saja yang diwajibkan mengikuti shalat dhuha namun guru pun harus ikut mengikuti shalat dhuha. Ini karena guru adalah teladan bagi peserta didiknya. Tugas sebagai imam ini pun biasanya dirangkap oleh pak Imam Ajum terkadang juga oleh guru lain yang bersedia menjadi imam shalat dhuha. Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembiasaan Sholat Dhuha di MI Darul Huda berupa tes tulis atau lisan dan terdapat nilai karakter religius siswa berupa kejujuran,tanggung jawab dan kedisiplinan SIMPULAN Tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi adalah suatu tahap lanjutan dimana pada tahap ini peneliti menarik kesimpulan dari temuan data. Ini adalah interpretasi peneliti atas temuan dari suatu wawancara atau sebuah dokumen. Setelah kesimpulan diambil, peneliti kemudian mengecek kembali kebenaran interpretasi dengan cara mengecek ulang proses loding dan penyajian data untuk memastikan tidak ada kesalahan yang dilakukan. (Lexy J Moleong, 2. Dari hasil penelitian berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari kegiatan tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 23 kegiatan sholat dhuha di MI Darul Huda Cibadak sudah efektif untuk membentuk karakter disiplin pada siswa. Dilihat dari segi berkurangnya siswa yang tidak melakukan sholat dhuha setelah dilakukan motivasi oleh guru, hal ini menunjukkan keberhasilan MI Darul Huda Cibadak dalam menanamkan dan membentuk karakter siswa yang disiplin. Dalam pelaksanaan keseharian, para siswa juga sangat antusias dalam melakukan sholat dhuha, sehingga diharapkan pembiasaan positif ini terus dijalankan walaupun siswa sedang berada dirumah supaya karakter disiplin terbentuk sejak dini. DAFTAR FUSTAKA Chandra. , & Angin. Hubungan Perhatian Orang Tua dan Iklim Sekolah Dengan Disiplin Pada Siswa SMP N 2 Padang Tualang Kabupaten Langkat. Jurnal Psychomutiara, 1, 6. Diana. Setyorini, & Irawan. Pengaruh Nilai Pendidikan Karakter Terhadap Disiplin Siswa Kelas XI SMK Islam Sudirman Tahun Ajaran 2018/2019. Jurnal Psikologi Konseling. Dini. Https://Doi. Org/10. 31004/Jptam. V5i2. hlm,6. Hadits shahih lighairihi. Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi di dalam kitab AsySyamaoil, bab Shalatudh Dhuha, . adits no. hadits ini dinilai shahih lighairihi di dalam kitab. Mukhtashar Asy-Syamaailil Muhammadiyyah, . Beberapa sahid dan jalannya telah disebutkan di dalam kitab Irwaaul Ghaliil (II/. JaamiAoul Ushuul (VI/108-. Kementrian Pendidikan Nasional. Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional. Khasanah. Nurkhasanah. , & Riyadi. Januari-Jun. Metode Bimbingan Dan Konseling. Kurniawan. Syamsul. Pendidikan Karakter: Konsepsi & Implementasinya Secara Terpadu Di Lingkungan Keluarga. Sekolah. Perguruan Tinggi. Dan Masyarakat. Yogyakarta: AR Ruzz Media. hlm,136. Laelasari. Pengaruh Penerapan Metode Drill Dalam Praktek Ibadah Terhadap Disiplin Siswa Dalam Melaksanakan Shalat. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 04, 4. Lexy J Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. MajmuuAoal Al-Fataawaa (XXII/. Peter Salim, & Yeni Salim. Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern Press. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 24 Rafi'udin. Ensiklopedia Shalat Sunnah Dhuha. Jakarta Selatan: Indocamp. Raharjo. Hubungan Partisipasi Mengikuti Ekstrakulikuler dan Kedisiplinan Belajar dengan Kemandirian belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salmawati. Siti. Penerapan Sikap Disiplin Melalui Pembiasaan Shalat Dhuha Pada Kelompok A Di KB Nurul Hidayah Waluran Tahun Ajaran 2020/2021. Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Pendidikan Anak Usia Wiratnasujarweni. Metode Penelitian, (Yogyakarta: PT. Pustaka Baru, 2. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 25