RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. GAMBARAN KEBUTUHAN PENYULUHAN YANG DIPERLUKAN OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SMK BINA BHAKTI CILACAP Lusiani Program Studi Teknika. Akademi Maritim Nusantara. Cilacap. Indonesia e-mail: lusianiamncilacap@gmail. Abstrak: Guru harus memiliki kompetensi pedagogik dan professional yang ditingkatkan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, hal tersebut dapat didukung salah satunya melalui kegiatan Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan penyuluhan terkait pembelajaran bagi Guru di SMK Bina Bhakti Cilacap. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket terhadap 10 Guru dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru di SMK Bina Bhakti membutuhkan penyuluhan tentang strategi pembelajaran aktif, menarik, efektif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta Kata Kunci: Guru. Pembelajaran. Penyuluhan IDENTIFYING COUNSELING NEEDS FOR EFFECTIVE TEACHING AT BINA BHAKTI VOCATIONAL SCHOOL. CILACAP Abstract: effective teaching requires strong pedagogical and professional skills form Professional development activities, sucah as axtension programs, can significantly enhance these competencies. This study aims to identy the specific counseling needs related to teaching methodologies for teachers at Bina Bhakti Vocational School in Cilacap. A qualitative approach with descriptive and quantitative elements was employed. Data collection involved questionnaires administered t0 10 teachers, coinciding with a community service initiative. The findings reveal that teachers at Bina Bhakti Vocational Scholl require counseling on implementing active, enganging, and effective learning strategies to cultivate student intereset and motivation in the classroom. Keywords: Teachers. Learning. Counseling. PENDAHULUAN Dalam upaya optimalisasi kualitas pendidikan, guru . mempunyai peran paling strategis, karena merupakan garda paling depan dalam peningkatan kualitas pendidikan adalah seorang pendidik. Sehingga pendidik wajib mempunyai kompetensi yakni pedagogik serta profesional. Kompetensi pendidik didefiniskan sebagai penguasaan dalam kaitannya dengan sebuah tugas . engajaran serta pendidika. , keterampilan, sikap, serta apresiasi yang dibutuhkan sebagai pendukung berhasilnya sebuah tahap belajar mengajar yang dilaksanakannya (Fitriani dkk, 2017: p. dalam (Thoharudin et al. , 2. Kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah oleh pendidik lebih mengarah pemanfaatan pembelajaran klasikal . etode cerama. Penggunaan metode ini memiliki beragam kelemahan seperti peserta didik lebih mudah bosan, bisa memunculkan verbalisme, sebatas mengedepankan hafalan, informasi yang diberikan mudah usang, peserta didik tidak dapat membentuk konsep serta kreatifitas secara individu, sebatas dapat melakukan interaksi satu arah saja yakni melalui pendidik terhadap peserta didik yang dapat menyebabkan peserta RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. didik merasa dirugikan jika pendidik selalu memanfaatkan metode ceramah tanpa ada variasi saat kegiatan belajar mengajar (Floren, 2. Kompetensi pendidik wajib tetap dioptimalkan dengan beragam bentuk pelatihan, penyuluhan, ataupun pembinaan teknis lain. Salah satu aktivitas yang bisa dilaksanakan dalam peningkatan kompetensi pendidik yaitu aktivitas lesson study (Munfadlila et al. , 2. Pendidik dituntut agar memiliki rencana serta strategi dalam tiap tahap dimulainya kegiatan belajar mengajar agar peserta didik bisa menangkap dan memperoleh pemahaman bahan ajar dengan efektif dan berkaitan terhadap kompetensi yang ditentukan melalui cara penentuan model, taktik serta strategi (Rohani et al. , 2. Penting bagi pendidik agar selalu mengoptimalkan kompetensi diri supaya terdapat peningkatan kualitas dirinya sebagai seorang pendidik professional (Widiyarto, 2. Komponen dalam tahap kegiatan belajar mengajar yang mempunyai peran yang sangat utama yaitu pendidik (Syofyan, 2. Berhasilnya aktivitas belajar mengajar bisa terwujud saat pendidik memberikan pengalaman belajar atraktif serta adanya keterlibatan peserta didik secara aktif. Keadaan tersebut bisa diwujudkan melalui penerapan model pembelajaran Namun Sebagian besar pendidik belum mahir membuat rancangan model pembelajaran inovatif (Shamdas et al. , 2. Pemanfaatan metode saat kegiatan belajar mengajar sangat diprioritaskan agar dapat memicu gairah belajar, motivasi belajar, merangsang peserta didik berperan aktif saat kegiatan belajar mengajar. (Jauhar, 2. Berdasarkan aktivitas yang telah dilaksanakan menurut Shamdas maka penyuluhan terkait beragam model pembelajaran inovatif pada sekolah lainnya sangat direkomendasikan. Melaksanakan pelatihan perancangan kegiatan belajar mengajar inovatif terhadap para pendidik sangat utama supaya pendidik mulai dibiasakan melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang memanfaatkan model pembelajaran inovatif (Shamdas et al. , 2. Aktivitas pembelajaran Aktif. Inovatif. Kreatif. Efektif serta menyenangkan menjadi salah satu kegiatan dalam pembelajaran yang mudah dimengerti. Penyuluhan yang dilaksanakan dapat mengoptimalkan kualitas pendidik yakni terdapat 3 pendidik berkategori cukup, terdapat 3 pendidik berkategori baik serta 3 pendidik berkategori sangat baik (Widiyarto, 2. Metode belajar mengajar merupakan hal utama yang dimanfaatkan pendidik salah satunya dalam mata pelajaran matematika. Dyah Anungrat . menyampaikan saat kegiatan belajar matematika, pendidik wajib mengetahui serta menguasai beragam prinsip serta strategi belajar mengajar matematika agar terwujudnya tujuan belajar mengajar yang diharapkan, hal tersebut dikarenakan kegiatan belajar mengajar selayaknya dikemas secara efektif serta menyenangkan (Evayenny et al. , 2. Dari pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah terlaksana, dapat disimpulkan yaitu: aktivitas yang dilaksanakan bisa mengoptimalkan keterampilan pendidik SDN saat perancangan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang lebih atraktif serta memacu keaktifan peserta didik Sekolah Dasar. Program ini juga mengoptimalkan motivasi peserta dalam mengoptimalkan wawasan serta pengetahuan berkaitan dengan metode belajar mengajar pada umumnya, serta merangsang peserta agar mengoptimalkan profesionalisme yang dimiliki saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (Evayenny et al. , 2. Menurut Wragg, prosedur keterampilan membuka pelajaran terdiri dari memikat hati siswa, menumbuhkan motivasi,memberi acuan melalui berbagai upaya dan membuat kaitan atau hubungan diantara materi-materi yang akan dipelajari. Keterampilan mengajar lainnya ada prinsip-prinsip yang mendasari penggunaan prosedur keterampilan membuka pelajaran yang harus diluaskan oleh guru yaitu: . Signifikan, dalam upaya menarik perhatian atau memotivasi siswa guru hendaknya memilih upaya yang signifikan dengan isi dan maksud pelajaran. RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. atau upaya yang sifatnya dicari-cari atau dibuat-buat hendaknya dihindari. Berkesinambungan. Aktivitas yang dilalui oleh guru dalam memperkenalkan dan merangkum kembali pokokAepokok penting pelajaran hendaknya merupakan prosedur dari kesatuan yang (Oktavia et al. , 2. Penyuluhan bisa didefinisikan sebagai sebuah ilmu serta tindakan praktis. Sebagai sebuah ilmu, pondasi ilmiah penyuluhan yaitu ilmu tentang perilaku . ehavioural scienc. Sehingga, subyek telaah ilmu penyuluhan yakni seseorang sebagai bagian dari sebuah sistem sosial, obyek materi ilmu penyuluhan yakni perilaku yang diperoleh melalui tahap pendidikan dan atau kegiatan belajar mengajar, tahap komunikasi serta sosial. Sebagai sebuah tindakan praktis, penyuluhan adalah usaha yang dilaksanakan agar memberikan dorongan terjadinya perubahan perilaku dalam individu, kelompok, komunitas, maupun masyarakat supaya mereka tahu, mau, serta bisa memecahkan permasalahan yang dihadapi (Amanah, 2. Pendidik wajib selalu belajar agar mengoptimalkan pengetahuan tentang mata pelajaran serta metode pengajaran yang mereka ajarkan menggunakan beragam cara, seperti melalui program pendidikan serta pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Munfadlila et al. Pendidik menganggap bahwa memiliki tugas sebatas mentransfer pengetahuan yang ada kepada siswa dengan target tersampaikannya beragam topik tertulis dalam dokumen Secara garis besar pendidik tidak menyampaikan inspirasi pada siswa untuk berkreasi serta tidak memberikan latihan pada siswa agar mampu mandiri dalam kehidupan. Pelajaran yang disampaikan kurang memiliki tantangan bagi siswa agar dapat berpikir hingga siswa tidak antusias terhadap pelajaran tersebut. Tahap aktivitas belajar mengajar dalam kelas tidak ada yang mengetahui selain pendidik itu sendiri. (Munfadlila et al. , 2. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan bisa disimpulkan yaitu pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan sangat dibutuhkan para pendidik agar dapat mengoptimalkan kompetensi khususnya dalam kompetensi pedagogik seperti yang diamanatkan dalam undang-undang guru dan dosen. Pengabdian yang dilaksanakan bisa dioptimalkan dengan cara pelatihan melalui perencanaan serta persiapan yang matang dan dengan dukungan dana yang memadai (Munfadlila et al. , 2. Keberhasilan dalam penyuluhan ini dibuktikan dengan adanya perubahan ke arah yang lebih baik persepsi serta kompetensi para pendidik Sekolah Menengah Pertama di Kota Banjarmasin dalam kaitannya dengan kegiatan belajar mengajar literasi kritis. Setelah dilaksanakan penyuluhan, para pendidik mempunyai persepsi yang sangat positif terkait pelaksanaan penyuluhan ini. Sebagian besar beranggapan penyuluhan ini penting serta layak ditindaklanjuti dengan aktivitas belajar mengajar literasi kritis lanjutan. Selain itu, mereka menyampaikan mampu memiliki pemahaman materi secara mudah serta jelas. Hal itu pun mampu ditunjukkan melalui penguasaan mereka yang baik terhadap materi yang diberikan, khususnya dalam kaitannya dengan pemahaman hakikat literasi kritis, metode pembelajaran literasi kritis, pemilihan materi literasi kritis, serta sistem evaluasi yang perlu dimanfaatkan menilai literasi kritis para peserta didik (Jumadi et al. , 2. Berdasarkan hasil Kegiatan Penyuluhan Model pembelajaran inovatif PAUD Holistik Integratif (HI) menggunakan aplikasi canva telah dilakukan secara luring/ tatap muka, bisa ditarik kesimpulan yakni pelatihan memberi efek baik terhadap pendidik PAUD se- Kecamatan Pameungpeuk. Sebagian besar memperoleh ilmu baru yaitu aplikasi canva bisa digunakan dalam membuat media belajar mengajar digital yang kreatif serta inovatif sehingga bisa mengoptimalkan saat tahap belajar mengajar PAUD HI. Selain itu juga para pendidik mulai mengerti bahwa melalui aplikasi pendidik dapat menuangkan beragam kreativitas dalam membuat media melalui akses canva pro (Nuraeni et al. , 2. Penyuluhan dilakukan melalui tahap: . mengumpulkan data melalui observasi serta pengamatan langsung. persiapan mengajar . ilabus serta teknik belajar mengaja. RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. melaksanakan penyuluhan melalui tahap belajar mengajar dalam kelas. Hasil penyuluhan/pembelajaran (Isnaini & Herliani, 2. Sesuai aktivitas pengabdian masyarakat pelatihan computational thinking telah berhasil dilakukan bagi para pendidik di Sekolah Dasar Tembalang Kota Semarang. Kegiatan mendapatkan antusiasme yang baik dari para guru di Sekolah Dasar tersebut. Pendidik mendapatkan manfaat pelatihan khususnya saat mempersiapkan materi belajar mengajar yang menyenangkan serta mengedepankan logika saat memecahkan permasalahan (Rismiyati et al. , 2. Pendidik yang terlibat dalam penyuluhan ini telah memahami lebih baik terkait cara integrasi Mind Map saat aktivitas belajar mengajar mereka. Mereka juga telah mengoptimalkan keterampilannya dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Hal tersebut memberi manfaat jangka panjang dikarenakan metode belajar mengajar yang lebih interaktif serta visual yang dapat dibuktikan dengan mengoptimalkan pemahaman peserta didik serta pengembangan kreativitasnya (Dhika & Destiawati, 2. Aktivitas penyuluhan serta pelatihan yang dilaksanakan memberi pemahaman yang meningkat cukup siginifikan bagi pendidik terkait penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 lembar (Chotimah et al. , 2. Pelatihan terkait Pembelajaran Online dalam masa Pandemi Covid 19 menjadi satu dari beberapa cara yang membantu pendidik dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada Era Revolusi Industri 4. Strategi. Media, dan Aplikasi Pembelajaran Online, serta Pembelajaran di Era Pandemi. Aktivitas pengabdian masyarakat ini bisa menjadi tahap permulaan agar memberikan bantuan pendidik yang sulit saat melakukan tahap belajar mengajar online dikarenakan situasi pandemi yang sedang Pelatihan menunjukkan bahwa pendidik mempunyai motivasi besar dalam memperoleh informasi serta pengetahuan terkait Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4. Penggunaan Strategi. Media, serta Aplikasi yang bisa dimanfaatkan sebagai pendukung tahap belajar menagajar yang efektif (Purba et al. , 2. Pelatihan membuat video pembelajaran memanfaatkan aplikasi Animaker mampu memperbanyak keterampilan pendidik dalam kaitannya dengan penguasaan Technological. Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK). Berdasarkan simpulan di atas, maka diberikan saran yang yaitu baiknya rencana pelatihan ini bisa selalu berkelanjutan sehingga lebih banyak lagi pendidik yang mampu menghasilkan karya inovasi berupa video belajar mengajar yang bisa mengoptimalkan motivasi siswa dalam pembelajaran (Ismail & Imawan. Sejalan dengan beragam penelitian relevan sebelumnya, dan dinilai bahwa Guru mempunyai peran yang penting dalam tercapainya tujuan pembelajaran, dalam mendukung hal tersebut maka guru perlu memiliki kompetensi yang cukup baik kompetensi pedagogik maupun kompetensi professional. Peningkatan kompetensi yang harus dimiliki guru tersebut dapat didukung melalui kegiatan penyuluhan terkait pembelajaran, sehingga penulis tertarik memberikan gambaran kebutuhan penyuluhan yang diperlukan oleh Guru dalam pembelajaran di SMK Bina Bhakti Cilacap. METODE Kajian berikut memanfaatkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, selain itu penulis memanfaatkan metode kuantitatif. Tujuannya yaitu memberikan gambaran kebutuhan penyuluhan yang diperlukan Guru dalam pembelajaran di SMK Bina Bhakti Cilacap secara kuantitatif serta mendeskripsikannya berbentuk kalimat naratif. Lokasi berada di SMK Bina Bhakti Cilacap dan dilakukan melalui offline. Subjeknya yakni guru di SMK Bina Bhakti. Pengambilan data kuesioner dilaksanakan terhadap 10 . orang guru dengan inisial DA pengampu mapel Kejuruan akuntansi. SWA pengampu mapel IPA. DNF pengampu mapel Bahasa Inggris. SGVP pengampu mapel Akuntansi dan Informatika. WN RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. pengampu mapel Bahasa Inggris. NR pengampu mapel Matematika. DC pengampu mapel Perkantoran. SA pengampu mapel Matematika. HJO pengampu mapel PPKn. MF pengampu mapel Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran serta Layanan Bisnis. Angket dimanfaatkan dalam mendeskripsikan kebutuhan penyuluhan yang diperlukan oleh Guru dalam Pembelajaran di SMK Bina Bhakti Cilacap. Kuesioner dibuat menggunakan google form. HASIL DAN PEMBAHASAN Data dapat diperoleh melalui angket yang telah diisi serta dilakukan secara online. Kuesioner tertulis yang digunakan dalam kajian ini yaitu menggunakan google form melalui link https://s. id/KuesionerKebutuhanPenyuluhanPembelajaran menggunakan pertanyaan yakni berikan kritik, saran, masukkan terkait kebutuhan pelatihan/penyuluhan/ workshop yang bapak/ibu perlukan dalam pembelajaran. Adapun tahap pengambilan data bersamaan dengan aktivitas pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan peneliti di SMK Bina Bhakti Cilacap. Adapun deskripsi hasil disampaikan dalam tabel 1 dan 2 serta gambar 1 berikut. Responden SWA DNF SGVP HJO Tabel 1. Deskripsi Kebutuhan Penyuluhan Deskripsi Kebutuhan Penyuluhan Klasifikasi Mengkondisikan siswa untuk tetap Metode dan Strategi Fokus Belajar Tidak ada Pembelajaran yang menarik dan membuat Metode Strategi siswa antusias saat pembelajaran Belajar Aktif. Menarik. Efektif Memberi motivasi siswa yg kurang Metode Strategi motivasi belajar yg mempunyai broken Peningkatan Motivasi Belajar Mungkin bisa diadakan workshop untuk Metode dan Strategi Minat meningkatkan minat siswa dalam serta Motivasi Belajar pembelajaran bahasa Pelatihan tentang metode atau strategi Metode Strategi pembelajaran yg efektif sehingga bs Belajar Aktif. Menarik, menumbuhkan partisipasi peserta didik. Efektif serta bagaimana cara menangani Peserta didik yang kurang aktif dan malas di juga tentang mendisiplinkan peserta didik Pelatihan perangkat Perangkat Pembelajaran pembelajaran dalam kurikulum merdeka PERLU ADANYA PELATIHAN YANG Penyuluhan Pembelajaran BERKELANJUTAN Diperlukan penyuluhan tentang minat Metode dan Strategi Minat belajar siswa, karena masih banyak siswa serta Motivasi Belajar yang minat belajarnya rendah Metode Metode Pembelajaran yang Metode Strategi mengasyikkan untuk peserta didik agar Belajar Aktif. Menarik, tidak mudah bosan dalam Pembelajaran Efektif RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 http://ojs. id/index. php/relativitas/index DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. Berdasarkan tabel 1, dideskripsikan bahwa responden sejumlah 10 . guru dengan rincian 9 (Sembila. guru memberikan deskripsi kebutuhan penyuluhan, sedangkan 1 . guru tidak memberikan deskripsi kebutuhan penyuluhan. Setelah mendapat deskripsi tersebut, maka dilakukan klasifikasi agar lebih memudahkan dalam penarikan kesimpulan. Tabel 2. Jumlah Pernyataan Responden berdasarkan Klasifikasi Jumlah Persentase Klasifikasi Kebutuhan Pelatihan (%) Metode dan Strategi Fokus Belajar 0,11111111 Metode dan Strategi Belajar Aktif. Menarik. Efektif 0,333333333 Metode dan Strategi Peningkatan Motivasi dan Minat 0,333333333 Belajar Perangkat Pembelajaran 0,11111111 Penyuluhan Pembelajaran 0,11111111 Total Berdasarkan tabel 2, dideskripsikan bahwa klafisikasi dilakukan dari 9 (Sembila. guru sbagai responden yang memberikan deksripsi kebutuhan pelatihan. Agar lebih mempermudah dalam menyajikan data, maka jumlah pernyataan responden ditampilkan dalam bentuk persentase (%). Setelah ditampilkan dalam bentuk persentase, maka dapat sajikan dalam bentuk gambar 1 Gambar 1. Tampilan Persentase Klasifikasi Berdasarkan gambar 1, diperoleh nilai persentase tertinggi yakni 0,33% pada kebutuhan penyuluhan terkait metode dan strategi belajar aktif, menarik, efektif, selain itu nilai persentase yang sama dengan 0,33% pada kebutuhan penyuluhan metode dan strategi peningkatan RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index April 2024. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI: doi. org/10. 29103/relativitas. motivasi dan minat belajar. Kedua persentase tertinggi tersebut, merupakan 2 hal yang saling berkaitan yakni antara metode dan strategi belajar aktif, menarik, efektif dan metode dan strategi peningkatan motivasi dan minat belajar. Metode dan strategi belajar aktif, menarik, efektif yang digunakan oleh guru dapat menjadi metode dan strategi dalam peningkatan motivasi dan minat belajar. Beberapa kajian yang sejalan dengan hal tersebut yakni oleh Oktavia pada tahun 2023 menyampaikan bahwa prosedur keterampilan membuka pelajaran terdiri dari memikat hati siswa, menumbuhkan motivasi,memberi acuan melalui berbagai upaya dan membuat kaitan atau hubungan diantara materi-materi yang akan dipelajari, dalam penelitian yang dilakukan bahwa guru Fisika telah menerapkan keempat prinsip-prinsip dan prosedur mengajar diantaranya Prinsip Bermakna. Keimbungan. Fleksibel, dan Antusias. Dalam hal ini berarti Guru sudah mencoba meningkatkan motivasi belajar siswa pada awal pembelajaran. Penelitian sejalan dilakukan oleh Jauhar dalam penelitiannya di tahun 2017 menyampaikan bahwa pemanfaatan metode saat kegiatan belajar mengajar sangat diprioritaskan agar dapat memicu gairah belajar, motivasi belajar, merangsang peserta didik berperan aktif saat kegiatan belajar mengajar. Kajian relevan dengan hasil dari pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Munfadlila pada tahun 2022 dapat disimpulkan bahwa yaitu pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan sangat dibutuhkan para pendidik agar dapat mengoptimalkan kompetensi khususnya dalam kompetensi pedagogik seperti yang diamanatkan dalam undang-undang guru dan dosen. Pengabdian yang dilaksanakan bisa dioptimalkan dengan cara pelatihan melalui perencanaan serta persiapan yang matang dan dengan dukungan dana yang memadai. Kegiatan relevan yang sejalan dengan penelitian ini yakni yang dilakukan oleh Evayenny pada tahun 2021 dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan di SDN merupakan aktivitas yang dilaksanakan bisa mengoptimalkan keterampilan pendidik saat perancangan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang lebih atraktif serta memacu keaktifan peserta Program ini juga mengoptimalkan motivasi peserta dalam mengoptimalkan wawasan serta pengetahuan berkaitan dengan metode belajar mengajar pada umumnya, serta merangsang peserta agar mengoptimalkan profesionalisme yang dimiliki saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar Berdasarkan deskripsi klasifikasi tersebut, maka dapat disimpulkan yakni kebutuhan penyuluhan terkait pembelajaran yang diperlukan oleh Guru di SMK Bina Bhakti adalah strategi pembelajaran aktif, menarik, efektif untuk meningkatkan minat serta motivasi belajar peserta didik. PENUTUP Data yang telah dianalisis selanjutnya dibahas, kemudian disimpulkan yakni kebutuhan penyuluhan terkait pembelajaran yang diperlukan oleh Guru di SMK Bina Bhakti adalah strategi pembelajaran aktif, menarik, efektif untuk meningkatkan minat serta motivasi belajar peserta didik. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan ucapan terima kasih pada Akademi Maritim Nusantara Cilacap yang telah mendukung dalam bentuk sarana serta prasarana pada kajian ini, ucapan terima kasih juga diberikan kepada guru Sekolah Menengah Kejuruan Bina Bhakti Cilacap yang telah menjadi subjek pada kajian ini. DAFTAR PUSTAKA