P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 PENGEMBANGAN MOTIVASI DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA YANG TERDAMPAK MEGAPROJECT REMPANG ECO CITY BATAM Ngaliman1. Sri Yanti2. Andi M Lutfhi3. Iqbal Ramadhan4. Nur Andini Rianti5 1Fakultas Ekonomi. Universitas Batam Program Studi Manajemen Email: ngaliman@univbatam. Keywords: Students. Motivation. Entrepreneurs Kata Kunci: Siswa. Motivasi Kewirausahaan Abstract. Total of 2,000 students . from 11 schools are affected by the Rempang Eco City Mega Project which has been made a National Strategic Project (PSN) through the Regulation of the Coordinating Minister for Economic Affairs of the Republic of Indonesia Number 7 of 2023. The students experience psychological pressure, fear and uncertainty during this period. future with the existence of the project. As a form of concern, social responsibility and at the same time Community Service (PKM) for the condition of students affected by the project. Batam University was moved to provide assistance to provide motivation for them. Motivation is an important provision for all students affected by the threats to them now must be turned into opportunities in the future. In the short term, students feel they are not alone in facing their problems. In the long term, they must have a vision to be able to utilize Rempang Eco City as an opportunity and must be able to develop along with the development of the project through developing an entrepreneurial Abstrak. Sebanyak 2. 000 siswa . eserta didi. dari 11 sekolah terdampak Mega Project Rempang Eco City yang telah dijadikan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun Para siswa mengalami tekanan psikologis, ketakukan dan ketidakpastian masa depan dengan keberadaan proyek tersebut. Sebagai bentuk kepedulian, tanggung jawab sosial dan sekaligus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terhadap kondisi siswa yang terdampak proyek tersebut. Universitas Batam tergerak melakukan pendampingan untuk memberikan motivasi terhadap mereka. Motivasi adalah bekal penting bagi semua siswa yang terdampak proyek. ancaman terhadap mereka saat ini harus dijadikan peluang di masa yang akan datang. Dalam jangka pendek, mereka para siswa merasa tidak sendirian menghadapi permasalahannya. Dalam jangka Panjang, mereka harus mempunyai visi untuk dapat memanfaatkan Rempang Eco City sebagai sebuah peluang dan harus dapat ikut berkembang seiring perkembangan proyek tersebut melalui pengembangan sikap entrepreneurship . ewirausahaan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 PENDAHULUAN Untuk memenuhi Tri Dharma perguruan tinggi, selain kegiatan pendidikan dan penelitian, setiap civitas akademica Universitas Batam, dituntut melakukan kegiatan pengabdian pada Masyarakat (PKM) secara periodik yang difasilitasi dan dikoordinas lembaga pengabdian pada Masayrakat (LPPM). Lokasi dan target kegiatan PKM disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan sekitar perguruan tinggi, khususnya terhadap Masyarakat yang memerlukan perhatian dan dorongan moril dan materiel. Sebagai universitas yang berada di dekat Lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City, kegiatan PKM ini dilakukan terhadap siswa yang terdampak dengan Pembangunan proyek Kegiatan ini sebagai bentuk nyata dukungan . perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya siswa . eserta didi. berada di dekat Lokasi PSN Rempang Eco City. Kegiatan PKM dilakukan dengan pemberian pendampingan dan motivasi bagi mereka agar mendapatkan masukan untuk melanjutkan Pendidikan, sekaligus persiapan setelah Pendidikan dilakukan, yakni dengan mengembangkan sikap kewirausahaan. PKM tidak pada posisi mendukung atau menolak PSN yang menjadi isu nasional, bahkan menjadi isu internasional karena sebelumnya terjadi penolakan dan aksi demonstrasi ribuan warga ke BP Batam bulan September tahun 2023 lalu. PKM dilakukan untuk memberi perhatian secara khusus siswa yang terdampak dengan proses kegiatan belajar mengajarnya. Fokus pendampingan kegiatan PKM adalah mengembangkan sikap kemandirian siswa untuk masa depannya melalui pengembangan jiwa keiwrausahaan. Titik tekan PKM adalah bagaimana siswa melihat Mega Project Rempang Eco City sebagai sebuah persoalan saat ini, akan tetapi dapat diubah menjadi kesempatan ke depannya. Melalui pengembangan jiwa kewitausahaan, siswa diharapkan memiliki jiwa kemandirian sejak dini. Faktanya. PSN tetap berjalan, rumah penduduk direlokasi dan siswa harus mempersiapkan masa Melalui PKM ini, disampaikan bagaimana siswa melihat masalah dan ancaman menjadi peluang dan kesempatan untuk maju di masa yang akan datang. Dalam menjalankan hidupnya manusia sangat memumbutuhkan motivasi dalam diiri untuk mendorong tercapainya tujuan. Motivasi siswa untuk berwirasusahaan menumbuhkan upaya untuk memulai bisnis sendiri yang akhirnya dapat menumbuhkan kerjasama antar orang lain dengan yang Orang yang berhasil di dunia ini mempunyai motivasi yang kuat yang mendorong tindakantindakan mereka. Mereka mengetahui dengan baik yang menjadi motivasinya dan memelihara This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 motivasi tersebut dalam setiap tindakannya. aron,2. Motivasi dalam kewirasuahaan meliputi motivasi yang diarahkan untuk mencapai tujuan kewirausahaan, pengenalan eksploitasi terhadap peluang bisnis. Motivasi untuk mengembangkan usaha baru diperlukan tidak hanya oleh rasa percaya diri dalam hal kemampuannya untuk berhasil, namun juga oleh kemampuannya dalam mengakses informasi mengenai peluang kewirausahaan. Wirausaha sukses dengan Need for Achievement akan memberikan pedoman bagi analisa diri Motivasi berwirasuahaan muncul karena ada keinginan untuk berprestasi, semakin meyakini makna prestasi dirinya, semakin meyakini bahwa prestasi harus dapat mendorong untuk terwujudnya prestasi yang lebih baik lagi. Dalam motivasi berwirausahaa diperlukan daya juang untuk sukses, mau belajar melihat keberhasilan orang lain, memiliki dorongan kuat untuk mengatasi semua kendala dalam berwirausaha. METODE PELAKSANAAN Tim dosen dan mahasiswa melakukan pendampingan terhadap siswa yang terdampak proyek Rempang Eco City dengan terlebih dahulu mendengarkan berbagai masukan, tanggapan dan harapan terhadap perkembangan proyek tersebut. Setelah banyak mendengar dan menerima berbagai tanggapan tersebut. Tim PKM memberi tanggapan dengan titik tolak pendekatan ilmu manajemen, yakni bagaimana mengubah masalah, ancaman, tangangan dan kendala menjadi peluang bagi masa depan mereka. Pro kontra proyek dari berbagai lemen masyarakat, tidak berdampak terhadap kebijakan Pemerintah RI yang diwakili BP Batam. Proyek tersebut tetap dilanjutkan. Per lahan Masyarakat yang menolak juga akhirnya menerima kompensasi untuk direlokasi. Proyek Rempang Eco City tetap berjalan. Dengan situasi demikian. Tim PKM memberikan pendekatan agar siswa yang terdampak tetap semangat belajar dan menjadikan proyek tersebut sebagai sebuah kesempatan dan peluang di masa yang akan datang. Siswa diberikan pendampingan agar mereka merasa tidak menghadapi persoalannya sendirian. Sebagai universitas yang berada di Batam. LPPM Uniba terpanggil untuk hadir dan memberikan motivasi terhadap siswa. Tim PKM Uniba beberapa kali melakukan diskusi dengan pemberian motivasi agar siswa tidak terlarut dalam kesedihan setelah setahun aksi penolakan Masyarakat Rempang di Kantor BP Batam yang berakhir dengan krusuhan masih lekat dalam ingatan mereka. Selain itu. Tim PKM juga memberikan pembekalan tentang kiat sukses menjadi seorang wirausaha dengan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 memberikan beberapa contoh pengembangan usaha kecil yang dapat dilakukan siswa setelah selesai sekolah. Contohnya adalah pembuatan kue dan makanan khas Pulau Rempang yang dapat didaftarkan perijinan dan untuk kemudian dipasarkan dengan lebih maksimal lagi. Berdasarkan data di Dinas Pendidikan, secara keseluruhan, terdapat 2. 00 siswa yang Proyek Rempang Eco City yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2023. Jumlah itu terdiri dari semua jenjang sekolah, dari TK sampai SLTA. Dengan berbagai keterbatasannya, kegiatan PKM dilakukan dengan menyasar anak-anak sekolah lanjutan atas atau SLTA dan lebih spesifik lagi adalah anak yang bersekolah di SLTA swasta, yakni sekolah di bawah Pondok Pesantrena Miftahul Huda yang lokasinya berdekatan dengan Mega Proyek Rempang Eco City. Peserta didik atau santri yang ada di Ponpes Miftahul Huda sebanyak 50 orang baik lakilaki maupun Perempuan. Saat awal proyek hendak dilaksanakan, kegiatan belajar mengajar siswa menjadi terganggung, bahkan ada rasa ketakutan dan kecemasan terkait masa depan mereka, termasuk nashi Lokasi sekolah dan Ponpes Miftahul Huda yang awalnya termasuk wilayah yang akan digunakan untuk Rempang Eco City. PKM ditekankan bagi 50 siswa di pesantren tersebut dengan pembelajaran tentang kemandirian hidup melalui usaha sendiri, atau wira usaha sesuai dengan visi misi Prodi Ilmu Manajemen S1 Uniba, tempat dosen dan mahasiswa yang melakukan kegiatan PKM. Selama proses PKM yang dimulai selama September-Oktober 2024, berbagai Langkah telah dilakukan. Di antaranya adalah sebagai berikut: Kegiatan Pra Survei Lokasi. Dilakukan untuk memilih tema pelaksanaan PKM yang disesuaikan dengan banyak hal, situasi dan kondisi Sebagian Masyarakat dan maksud tujuan pelaksanaan PKM dilaksanakan. Pengumpulan Informasi. Setelah pra survey dilakukan, selanjutnya dilakukan kegiatan pengumpulan informasi terkait dengan pemilihan target sasaran. Lokasi kegiatan, jumlah peserta, tema yang akan disampaikan dan pemberian bantuan yang dapat dilakukan Tim PKM Uniba. Kegiatan Diskusi Awal. Dilakukan untuk mendengar berbagai masukan secara langsung dari pengurus sekolah tentang situasi kondisi anak sekolah yang terdampak proyek Rempang Eco City. Penyerahan Bantuan. Tim PKM menyerahkan bantuan operasional dalam bentuk bingkisan dan bahan kebutuhan pokok yang diperlukan untuk Pesantren Miftahul Huda, tempat anakanak sekolah menuntut ilmu. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Pendampingan dan Penyuluhan. Untuk menumbuhkembangkan motivasi dan sikap kemandirian siswa, diawali dengan penyampaian materi oleh Tim PKM. Materi seputar bagaimana memulai usaha dengan modal yang terbatas berdasarkan potensi yang ada di sekitar lokalo proyek Rempang Eco City. Tindak Lanjut. Untuk menindaklanuti kegiatan penyulusan dan pengembangan motivasi. Tim PKM Uniba mengundang siswa yang terdampak Rempang Eco City agar datang secara langsung ke Uniba, untuk diberikan akses terhadap Klinik Bisnis Universitas Batam yang dapat membantu pelaku usaha kecil hingga pengurusan ijin, seperti sertifikat halal, pengurusuan dari BPOM dan seterusnya. Menjadi rujukan kegiatan PKM lintas disiplin ilmu. Tim PKM di Lokasi proyek Rempang Eco City tidak berhenti pada satu program, melainkan akan melanjutkan dalam program lain di lingkungan Uniba, agar semakin terjalin kerja sama yang era tantara civitas akademica Uniba dengan lingkungan sekitarnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan pertama yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah survey kegiatan kewirausahaan yang dilakukan oleh siswa/i. Berikut hasil kegiatan kewirausahaan yang dilakukan oleh siswa pondok peantren Miftahul Huda. Lembaga Pendidikan itu mempunyai jenjang Pendidikan sekolah SLTA dan SLTP. Siswa mereka sempat terdampak dengan Proyek Rempang Eco City. Dengan berbagai pendampingan dan pemberian motivasi, mereka menjadi lebih kuat secara mental untuk melanjutkan Pendidikan maupun memulai usahanya sendiri. Gambar 1. Siswa/I yang terdampak mega proyek Rempang Eco City This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Gambar 2. Usaha pembibitan tanaman dan buah-buahan Gambar 3. Usaha Mandiri warung sembako siswa/I Miftahul Huda This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Gambar 4. Usaha Mandiri Air Isi Ulang MH (Miftahul Hud. Gambar 5. pondok pesantren Miftahul Huda This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Tim Dosen dan Mahasiswa yang melakukan PKM memfokuskan kegiatan pengembangan motivasi dan pengembangan kewirausahaan. Agar mudah dipahami oleh siswa yang ikut dalam PKM, maka Tim PKM membuat simulasi dengan bagaimana usaha dimulai dengan sumber daya yang telah ada di sekitar lokasi. Usaha tidak harus dilakukan dengan kegiatan yang modalnya besar dan di luar kemampuan siswa. Usaha dilakukan dengan pengembangan kegiatan yang sudah ada sebelumnya, akan tetapi belum dapat berkembang dengan maksimal. Di antara contoh yang disimulasikan adalah kegiatan sebagai berikut: Pengembangan Bibit Tanaman (Green Cit. Untuk pemulihan akibat lahan proyek Rempang Eco City, dipastikan para pengembang memerlukan ketersediaan pohon untuk menghijaukan lingkungan. Oleh karena itu, bagaimana siswa harus menginisiasi agar sejak saat ini sudah mulai disiapkan berbagai jenis bibit untuk dipasarkan terhadap pihak kontraktor pengembang. Penyiapan Bisnis Pendukung Proyek (Supporting Industr. Proyek Rempang Eco City memerlukan waktu lama dan pekerja dalam jumlah sangat banyak, diperkirakan ribuan orang akan bekerja di lokasi itu. Para siswa sudah harus berpikir bagaimana mereka dapat menjadi pemasok berbagai kebutuhan logistik yang diperlukan baik selama proyek berjalan atau setelah proyek selesai. Misalnya akan menjadi pemasok bahan makanan, minuman dalam jumlah besar di masa yang akan datang. PEMBAHASAN Kegiatan PKM dilakukan dengan melibatkan partisipasi sebagian elemen masyarakat yang terdampak proyek Rempang Eco City. Fokus PKM adalah siswa yang masih mempunyai masa depan panjang agar mereka bisa mempersiapkan diri ketika proyek sudah berjalan sehingga tidak akan menjadi penonton di kampung sendiri. Pembekalan sikap kewirausahaan adalah jawaban atas permasalahan tersebut. Sebagai gambaran terkait dampak kegiatan PKM, dapat dijelaskan dalam tabel di bawah ini: Hasil Pelaksanaan PKM Persoalan Sebelum Setelah Perhatian dunia luar terhadap siswa yang terdampak mega Proyek Rempang Eco City Kurang maksimalnya perhatian, focus perhatian terkait dengan kerusuhan dan Mulai adaperhatian terhadap keberlanjutan anak sekolah terdampak proyek This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Efek mental dan motivasi siswa yang terdampak proyek Rempang Eco City akibat aksi bentrok antara aparat dengan perwakilan Masyarakat Terbebani secara mental dan turunnya motivasi siswa yang terdampak proses pemaksaan relokasi Menjadi lebih ada semangat untuk terus melanjutkan pendidikan dan merasa ada perhatian dari dunia luar Masih dalam pemulihan Pengembangan motivasi diri dan rasa trauma motivasi siswa untuk tetap akibat bentrok antar aparat dengan formal maupun non formal Pemulihan motivasi berlangsung lebih cepat dan kembali menjalankan pendidikan dengan penuh Perspektif alih profesi siswa dari tradisi nelayan tradisional menuju masyarakat industri Masih melihat bahwa profesi nelayan tradisional yang telah menjadi tradisi masyarakat sekitar sebagai profesi utama Ada peluang yang lebih dengan pengembangan sikap kewirausahaan bagi generasi muda di waktu yang akan datang Pengetahuan siswa tentang kewirausahaan sebagai solusi atas mega proyek Rempang Eco City Masih rendahnya pengetahuan tentang minat usaha sendiri sebagai pelaku usaha yang mandiri Terbukanya wawasan anak sekolah dengan berbagai contoh pengusaha sukses yang memulai usaha dari Potensi diri dan potensi pengembangan diri dan potensi pengembangan produk berbasis sumber daya lingkungan beserta Belum paham dengan besarnya potensi diri dalam setiap orang sebagai karunia tuhan yang Maha Esa Terbukanya wawasan bahwa semua manusia dibekali dengan kemampuan dan potensi diri yang belum terasah dan tersalurkan KESIMPULAN Kegiatan PKM menjadi bentuk perhatian terhadap siswa yang terdampak proyek Rempang Eco City. Pendampingan dan penyuluhan yang dilakukan selama PKM berlangsung berdampak positif terhadap siswa. Terbukanya perspektif mengubah ancaman menjadi peluang. Pemulihan semangat siswa untuk terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengubah masa depan Perlu dilakukan persiapan dan sosialisasi sejak dini kepada para siswa terkait perubahan tradisi nelayan tradisional menuju Masyarakat industry. Pemahaman sikap kewirausahaan sebagai Solusi atas mega proyek Rempang Eco City This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. P-ISSN 3026-2097 E- ISSN 3026-1546 Jurnal Pendekar nusantara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2. No 1. Oktober 2024. Hal 124-134 Kemampuan mengidentifikasi potensi diri dan potensi pengembangan produk berbasis sumber daya lingkungan sangat penting dilakukan bagi anak sekolah UCAPAN TERIMA KASIH Setelah PKM dilakukan dengan lancar dan sesuai rencana, kami menyampaikan ucapan terimakasih Ketua LPPM Universitas Batam beserta seluruh jajaran yang telah mendukung pendanaan kegiatan PKM melalui pelaksanaan Hibah kegiatan PKM Uniba Tahun 2024. Ibu Tika Kusdianti. Ketua Yayasan dan Pondok Pesantren Miftahul Huda Pulau Rempang. Galang Kota Batam yang telah memberikan ijin lokasi PKM dilakukan. Ustadz Muhamad Fakihudin, yang merupakan perwakilan jajaran Ustadz dan Guru di Pondok Pesantren Miftahul Huda Rempang Galang yang telah mendukung sejak awal hingga kegiatan PKM berakhir. Seluruh siswa dan santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Rempang Galang yang telah menjadi peserta kegiatan PKM Semua pihak, rekan sejawat dan mahasiswa Prodi S1 Manajemen FEB Uniba yang menjadi bagian dari pelaksana kegiatan PKM DAFTAR PUSTAKA