Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6 No. 4 November 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 36312/jisip. 3602/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu Dalam Kebijakan Pembangunan Desa Di Desa Warung Bambu Fathur Rizky Pramudya1. Prilla Marsingga2 . Hanny Purnamasari3 Program Studi Ilmu Pemerintahan. FISIP. Universitas Singaperbangsa Karawang. Jalan HS. Ronggowaluyo Teluk Jambe Timur. Kabupaten Karawang. Jawa Barat. Article Info Article history: Received 9 Juli 2022 Publish 5 November 2022 Keywords: Society Participatio Development Policy Village Development Info Artikel Article history: Received 9 Juli 2022 Publish 5 November 2022 Abstract This This research journal describes Village development is a movement because essentially all movements or business development activities are directed to villages. As a movement where village development seeks to create a society in accordance with the National ideals of the Indonesian Nation, namely to create a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Constitution. As described above, village development includes several factors and various programs implemented by the government. departmental apparatus, local government and the whole community. Therefore, in its implementation there needs to be coordination from the government, both central and regional as well as the village as a place of implementation of development so that all program activities support each other and are carried out properly according to the plan, so that they can be efficient and The problem in rural development is the low assets. controlled by rural communities coupled with the still low access of rural communities to economic resources such as land/land, capital, production inputs, skills and technology, information, and cooperation networks. On the other hand, the low level of rural infrastructure and facilities services and the low quality of human resources in rural areas, most of which are low skilled, weak community-based institutions and organizations, weak cross-sectoral coordination in rural area development. ABSTRAK Artikel Jurnal penelitian ini mendeskripsikan tentang Pembangunan Desa adalah Sebagai suatu gerakan karena pada hakekatnya semua gerakan atau usaha kegiatan pembangunan diarahkan ke desa-desa. Sebagai suatu gerakan dimana pembangunan desa mengusahakan mewujudkan masyarakat sesuai dengan cita-cita Nasional Bangsa Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa pembangunan desa meliputi beberapa faktor dan berbagai program yang dilaksanakan oleh aparat departemen, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat. Oleh karena itu pelaksanaannya perlu ada koordinasi dari pemerintah baik pusat maupun daerah serta desa sebagai tempat pelaksanaan pembangunan agar seluruh program kegiatan tersebut saling menunjang dan terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana, sehingga dapat berdaya guna dan berhasil Permasalahan di dalam pembangunan perdesaan adalah rendahnya aset yang dikuasai masyarakat perdesaan ditambah lagi dengan masih rendahnya akses masyarakat perdesaan ke sumber daya ekonomi seperti lahan/tanah, permodalan, input produksi, keterampilan dan teknologi, informasi, serta jaringan kerjasama. Disisi lain, masih rendahnya tingkat pelayanan prasarana dan sarana perdesaan dan rendahnya kualitas SDM di perdesaan yang sebagian besar berketerampilan rendah . ow skille. , lemahnya kelembagaan dan organisasi berbasis masyarakat, lemahnya koordinasi lintas bidang dalam pengembangan kawasan perdesaan. This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. 0 Internasional Corresponding Author: Fathur Rizky Pramudya Universitas Singaperbangsa Karawang Email: Logview7@gmail. PENDAHULUAN Partisipasi masyarakat berarti masyarakat ikut serta yaitu mengikuti dan menyertai pemerintah karena kenyataanya pemerintah yang sampai dewasa ini merupakan perancang penyelenggaraan dan pembayaran utama dari pembangunan, masyarkat diharapkan ikut serta, bahwa anggapan hasil pembangunan yang dirancang, diselenggarakan dan dibiayai terutama oleh 2129 | Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu. (Fathur Rizky Pramudy. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 pemerintah itu di maksudkan untuk sebener-benar kesejahteraan masyarakat itu sendiri untuk ranyat banyak. Menurut Khairuddin perencanaan adalah suatu proses mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang di lakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dari pengertian tersebut menunjukan bahwa perencanaan program itu harus sistematis, jelas dan terarah, dengan adanya suatu program yang jelas, seorang perencana akan dapat membedakan antara kebutuhan yang penting dan kebutuhan yang kurang penting. Merencanakan suatu program bukan merupakan pekerjaan yang mudah, suatu program yang baik harus sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang di hadapi oleh masyarakat yang menjadi sasaran dari program tersebut, semakin beragam dan kompleks kebutuhan dan permasalahan dari kelompok sasaran, akan semakin rumit penyusunan perencanaan suatu Program-program yang direncanakan pastinya berkaitan besar dengan pembangunan Untuk itu masyarakat dituntut untuk ikut serta dalam pembangunan tersebut. Masyarakat . elompok sasara. mempunyai karakteristik tertentu. Masyarakat memiliki kebutuhan dan minat yang beragram, kemampuan mereka dalam menganalisis situasi yang dihadapi juga beragam, kemampuan mereka dalam mengambil keputusan juga tidak sama antar kelompok masyarakat satu dengan lainnya. Didalam sebuah program pembangunan desa, baik dalam perencanaan dan pelaksanaannya, partisipasi masyarakat harus diikutsertakan dan dilibatkan didalamnya, demi kebutuhan bersama. Segi positif dalam perencanaan partisipasi masyarakat dapat mendorong munculnya keterlibatan emosional terhadap program-program yang telah direncanakan, sedangkan segi positif dari partisipasi dalam pelaksanaan yaitu: bagian terbesar dari suatu program telah selesai dikerjakan. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis memiliki ketertarikan untuk melakukan penelitian mengenai Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu. Konsep Partisipasi Partisipasi adalah pengambilan bagian atau pengikutsertaan. Pada dasarnya, partisipasi merupakan suatu gejala demokrasi dimana orang ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan, serta ikut serta pula dalam memikul tanggung jawab sesuai dengan tingkat kematangan dan tingkat kewajibannya. Menrut. Price dan Mylius . Partisipasi berarti keterlibatan penerima manfaat dalam perencanaan, desain, implementasi dan pemeliharaan intervensi pembangunan selanjutnya. Ini berarti bahwa orang-orang dimobilisasi, mengelola sumber daya dan membuat keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka. Agarwal . Dalam arti sempit, partisipasi adalah dalam istilah keanggotaan nominal dan paling luas dalam hal proses interaktif dinamis di mana semua pemangku kepentingan, bahkan yang paling kurang beruntung, memiliki suara dan pengaruh dalam pengambilan keputusan. Tilaar . Pengertian partisipasi adalah sebagai sebagai wujud dari keinginan untuk mengembangkan demokrasi melalui proses desentralisasi yang memerlukan perencanaan dari bawah . utton-u. dengan mengikutsertakan masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan masyarakatnya. Keith Davis. Makna partisipasi adalah sebagai suatu keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Berdasarkan defenisi tersebut kunci pemikirannya ialah keterlibatan mental dan emosi Konsep Masyarakat Secara umum Pengertian Masyarakat ialah sekumpulan orang yang hidup bersama, bekerja sama untuk mendapatkan kepentingan bersama yang telah mempunyai tatanan kehidupan, norma-norma dan adat istiadat yang dipatuhi dalam lingkungannya. Kata masyarakat berasal dari bahasa inggris yakni AusocietyAy yang artinya AumasyarakatAy, lalu kata society berasal dari bahasa latin yakni AusocietasAy yang artinya AukawanAy. Sedangkan masyarakat yang berasal dari bahasa arab yakni AumusyarakAy. 2130 | Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu. (Fathur Rizky Pramudy. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Pengertian masyarakat dibedakan menjadi dua yaitu pengertian masyarakat dalam arti luas dan pengertian masyarakat dalam arti sempit. Pengertian Masyarakat dalam Arti Luas merupakan keseluruhan hubungan hidup bersama tanpa dengan dibatasi lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan Pengertian Masyarakat dalam Arti Sempit ialah sekelompok orang yang dibatasi oleh golongan, bangsa, teritorial dll. Konsep Pembangunan Teori pembangunan dalam ilmu sosial dapat dibagi ke dalam dua paradigma besar, modernisasi dan ketergantungan (Lewwellen 1995. Larrin 1994. Kiely 1995 dalam Tikson. Paradigma modernisasi mencakup teori-teori makro tentang pertumbuhan ekonomi dan perubahan sosial dan teori-teori mikro tentang nilai-nilai individu yang menunjang proses Paradigma ketergantungan mencakup teori-teori keterbelakangan . ependent developmen. dan sistem dunia . orld system Sedangkan Tikson . membaginya kedalam tiga klassifikasi teori pembangunan, yaitu modernisasi, keterbelakangan dan ketergantungan. Dari berbagai paradigma tersebut itulah kemudian muncul berbagai versi tentang pengertian pembangunan. Pengertian pembangunan mungkin menjadi hal yang paling menarik untuk Mungkin saja tidak ada satu disiplin ilmu yang paling tepat mengartikan kata Sejauh ini serangkaian pemikiran tentang pembangunan telah berkembang, mulai dari perspektif sosiologi klasik (Durkheim. Weber, dan Mar. , pandangan Marxis, modernisasi oleh Rostow, strukturalisme bersama modernisasi memperkaya ulasan pendahuluan pembangunan sosial, hingga pembangunan berkelanjutan. Namun, ada tema-tema pokok yang menjadi pesan di dalamnya. Dalam hal ini, pembangunan dapat diartikan sebagai `suatu upaya terkoordinasi untuk menciptakan alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga negara untuk memenuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi (Nugroho dan Rochmin Dahuri, 2. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan pada jurnal ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat mendeskripsikan sesuatu untuk memperdalam dan menghasilkan kesimpulan dari suatu gejala atau masalah yang diteliti. Menurut (Moleong, 2. penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena-fenomena yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi atau motivasi dan lain sebagainya secara holistik yang selanjutnya data tersebut dideskripsikan dalam bentuk kata-kata pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode yang alamiah. Sementara, metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung di Desa Warung Bambu dengan informan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Warung Bambu dan Masyarakat Desa Warung Bambu. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bagian pembahasan ini. Peneliti akan memaparkan fokus dari penelitian yaitu Partisipasi Masyarakat Desa dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu. Semua data hasil penelitian ini diuraikan berdasarkan fokus pertanyaan penelitian sebagai berikut: 1 Pembangunan Desa Berdasarkan dengan pengumpulan data dengan teknik kualitatif, yakni observasi dan wawancara dengan Sekretaris Desa Warungbambu, bapak Nanang Setiyana. Menurutnya partisipasi masyarakat di desa Warungbambu cukup baik contohnya dari swakelola/pemberdayaan masyarakat dari mulai tenaga kerja, yakni pembangunan drainase, jalan setapak, pengerasan jalan dan pembukaan jalan, program TPS 3R . ntuk sampa. salah satunya limbah sampah untuk kompos. Adapun program lainnya yakni BUMDES, dan Desa Digital. BUMDES desa Warungbambu ada di daerah Sukamaju, lebih tepatnya usaha Sate Manggarai, dan Sop dimana 2131 | Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu. (Fathur Rizky Pramudy. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 pegawainya adalah warga desa Warungbambu. Ada juga target BUMDES selanjutnya adalah pembuatan Sorghum (Bahan baku tepun. untuk dikirim ke perusahaan-perusahaan. Semenjak adanya pandemic Covid19. Pemerintah Desa juga semakin terdorong keinginannya untuk membangun Desa Digital, targetnya adalah semua dusun yang ada di desa akan teraliri WIFI gratis yang terpusat di Kantor Desa. Pa Nanang Setiyana juga menegaskan ada 3 pembangunan yang tertunda karena adanya pandemic. Ketiga pembangunan tersebut yakni Pembangunan gedung serbaguna disamping Kantor Desa, dan 2 posyandu yang akan dibangun . arena dua posyandu dari dua dusun tersebut fasilitasnya kurang memada. Menurut beliau semua dana Desa sekitar 1. yang seharusnya untuk ketiga pembangunan tersebut 60% digunakan untuk BLT selama Namun beliau menegaskan ketiga pembangunan tersebut yang seharusnya dilaksanakan tahun 2020, ia menegaskan akan dilaksanakan 2021. 2 Partisipasi Masyarakat Desa Menurut Pak Sekretaris Desa Warung Bambu partisipasi masyarakat dinilai sudah cukup baik namun masih ada tantangan ketika mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Tantanganya adalah masih ada beberapa msyarakat desa yang sulit ketika ada pembangunan, namun ketika diajak diskusi dan sosialisasi mereka akhirnya setuju. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan terkait Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa di Desa Warung Bambu Dalam pembangunan desa, diperlukan adanya hubungan yang baik dan saling membangun antara pemerintah desa dan masyarakat, dan tak jarang juga dibutuhkan peran swasta. Berdasarkan hasil penelitian dari data yang sudah disajikan, partisipasi masyarakat desanya cukup baik. Hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat juga dapat dikatakan baik, walau belum sempurna, dapat dikatakan baik karena sesuai konfirmasi dari kedua belah pihak. Terutama hubungan komunikasi, terbukti ketika kami mewawancarai masyarakat desa tersebut sesuai dengan program-program yang dijabarkan oleh pemerintah desa tersebut, salah satu program yang menarik untuk kami teliti lebih mendalam yakni program AuDesa DigitalAy. Program ini menargetkan semua lingkungan Desa Warungbambu dapat terjangkau Wifi Gratis dari pemerintah desa. Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama ketika sedang pandemic seperti ini salah satunya untuk keperluan anak-anak sekolah online. Selain itu, pemerintah desa Warungbambu juga mengajak warganya untuk berpartisipasi turut aktif dalam pembangunan desanya. Salah satunya swakelola/pemberdayaan masyarakat dari mulai tenaga kerja, yakni pembangunan drainase, jalan setapak, pengerasan jalan dan pembukaan jalan, program TPS 3R . ntuk sampa. salah satunya limbah sampah untuk kompos. Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan maka ada beberapa saran yang dapat dilakukan yaitu Partisipasi Masyarakat dalam Pembanguna Desa Warung Bambu sudah cukup Namun. Dilihat dari kesimpulan yang kita teliti, sebaiknya Pemerintah Desa Warung bambu lebih tegas,tanggap dan cepat untuk mendirikan puskemas di Desa Warung Bambu. Karena banyak warga yang mengeluh lumayan jauh kalau hendak ke Puskesmas. UCAPAN TERIMAKASIH Alhamdulilah segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, berkat karunianya peneliti bisa menyelesaikan jurnal ini. Peneliti juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam penulisan jurnal Semoga kebaikan yang dilakukan oleh teman-teman semua menjadi ladang pahala yang nanti menjadi tabungan kawan-kawan di akhirat kelak. Sekali lagi peneliti mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya. DAFTAR PUSTAKA