AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Evaluasi Kebutuhan Distribusi Air Bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda Menggunakan Aplikasi Epanet * Fitriyati Agustina1 *Teknik Sipil. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Kota Samarinda *)fa444@umkt. Abstract One of the effects of open-pit mining is the former mine pit, which for many years turned into a sizable body of water. One of the places to use the pond is Bumi Citra Lestari Housing since clean water distribution hasn't reached that area. The amount of water needed, the discharge of water needs, the planning of the water flow system, and the current state of the water supply sector are the goals of this study. The exponential approach is utilized to calculate population forecasts, and the EPANET software program is employed for analysis. The study's implications address the assessment of Bumi Citra Lestari Housing's clean water needs and water flow distribution plans in Sungai Kunjang District. Specifically, the study addresses water needs, meeting water quality criteria, and water discharge during the distribution of clean water. Based on the results of the survey conducted among the population 10 years ago using the eksponensial method, the population's percentage was 44. 76 percent, or roughly 566 participants. On the other hand, the need at peak hour is around 4. 327 liters per day. The air speed test results were obtained using pipe-17 at a speed of 2,51 m/s in accordance with the government regulation PU No. 18/PRT/M/2007 The pipe's minimum flow rate is between 0. 3 and 1. 0 m/s, and its maximum pressure is 17,60 atm at junction 31, with a discharge 190 l/s. This is insufficient to meet the needs for the next ten years, thus an additional minimum discharge of about 5. l/s will need to be added. Keywords: Needs Evaluation. Distribution Planning. EPANET Application Abstrak Bekas lubang tambang adalah salah satu akibat dari aktivitas penambangan secara terbuka, yang bertahunAe tahun menjadi kolam air besar. Perumahan Bumi Citra Lestari adalah salah satu lokasi menggunakan kolam tersebut dikarenakan distribusi air bersih belum masuk disana. Tujuan dari penelitian ini jumlah kebutuhan air, menganalisa debit keperluan air, menganalisa perencanaan sistem aliran air, dan menganalisa kondisi eksisting pada sektor penyediaan air. Metode yang dipakai adalah perhitungan proyeksi penduduk dengan metode eksponensial dan menganalisis menggunakan aplikasi software EPANET. Implikasi temuan penelitian ini membahas evaluasi kebutuhan air bersih dan perencanaan distribusi aliran air di Perumahan Bumi Citra Lestari. Kecamatan Sungai Kunjang ialah kebutuhan air, memenuhi standar kualitas air, serta debit air disaat distribusi air bersih. Dari hasil perhitungan diperoleh proyeksi penduduk 10 tahun kedepan dengan metode eksponensial didapat kenaikan populasi 44,76% yaitu sebesar 566 penduduk. Sedangkan untuk kebutuhan di jam puncak sebesar 4. 327 liter/detik. Hasil proyeksi kecepatan aliran air diperoleh pada pipe-17 dengan nilai 2,51 m/s menurut peraturan pemerintah PU No : 18/PRT/M/2007 kecepatan aliran dalam pipa minimal memiliki kecepatan 0,3 Ae 1,0 m/s dan tekanan terbesar pada junction-31 sebesar 17,60 atm dengan debit 3,190 liter/detik yang tidak memenuhi kebutuhan hingga 10 tahun kedepan dengan solusi penambahan debit minimal sekitar 5,25 liter/detik. Kata Kunci: Evaluasi Kebutuhan. Perencanaan Distribusi. Aplikasi Epanet PENDAHULUAN Air sangat penting di Indonesia sebab sektor pertaniannya yang besar dan banyaknya permintaan seharihari (Dwi Hana, 2. Air merupakan elemen vital dalam kehidupan, dan seiring dengan pertumbuhan populasi, (Mananoma,2. Berlandaskan pada aturan Menteri Kesehatan RI No. 416/MENKES/PER/IX1990 atas ketentuan jenis air bersih, harus memiliki sifat bening, tiada beraroma, tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak mengandung substansi yang berbahaya. Menurut (Pandi Sitorus, 2. , air yang memenuhi kriteria penyaluran air minumdidistribusikan ke seluruh wilayah pelayanan melalui sistem distribusi. Sistem distribusi air terdiri atas reservoir, sistem pompa, jaringan pipa, dan katup. Reservoir berfungsi sebagai fasilitas penyimpanan air olahan dan sebagai sarana untuk mempersiapkan perkiraan peningkatan permintaan air Saat memeriksa pipa, kecepatan aliran air di dalam pipa merupakan aspek penting dalam menentukan ukuran pipa yang tepat. Kisaran kecepatan aliran yang diizink AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 dalam pipa yaitu 0,33m/detik. Kecepatan aliran yang tidak mencukupi dapat menyebabkan penumpukan endapan di dalam pipa. Kondisi alam Samarinda, seperti sungai dan hutan lindung, semakin memburuk sehingga ketersediaan air bersih berkurang. Kualitas air juga terpengaruh oleh limbah industri yang dibuang ke sungai. Akibatnya, warga sering kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau panjang dan di pinggiran kota. Perumahan Bumi Citra Lestari di Samarinda berupaya mengatasi masalah keterbatasan sumber daya dan kualitas air yang buruk. Perumahan Bumi Citra Lestari adalah cluster perumahan yang terdapat di Kecamatan Sungai Kunjang. Kelurahan Loa Bakung di Jalan Jakarta 1 yang memiliki penduduk pada tahun 2024 sekitar 383 jiwa dan Berluaskan 959,35 m2 dan belum distribusi air PDAM masuk, hanya memanfaatkan pompa celup yang dibuat warga perumahan sebagai alat untuk mendistribusikan air kolam bekas tambang yang dimanfaatkan sebagai sumber mata air warga PDAM Tirta Kencana Samarinda menyediakan fasilitas booster di kawasan Perumahan Bumi Citra Lestari yang menelan anggaran sebesar Rp. 00 (Dua AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 Milyar Seratus Sembilan Puluh Satu Juta Seratus Empat Puluh Ribu Rupia. , yang terdiri dari reservoir transisi dengan kapasitas 170 m2 booster dengan kapasitas 10 liter/detik, serta panjang jaringan perpipaan sepanjang 953 m dan untuk memenuhi 383 penduduk (Maf, 2. Program software Epanet, yaitu program yang membantu dan mumpuni untuk merencanakan suatu jaringan METODE Lokasi di Perumahan Bumi Citra Lestari di Kecamatan Sungai Kunjang Jalan Jakarta 1 Kota Samarinda. Lokasi memiliki penduduk pada Oktober tahun 2024 sekitar 432 jiwa dan berluaskan 67. 593,35 m 2. ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Tabel 2. Kriteria Perencanaan Air Bersih Kategori Kota Keterangan Jumlah penduduk . Metropolitan Besar Diatas 1 juta 000 Ae 1. Kebutuhan Air Minum t/hari/oran. < 150 120 - 150 Sedang Kecil 000 Ae 500. 000 Ae 100. 100 Ae 120 80 Ae 120 Desa Kurang dari 20. 60 - 80 Sumber : PERMEN PU Penyelenggara Pengembangan SPAM . Rumus perhitungan bisa dilihat pdana tabel 3 : Tabel 3. Perhitungan Kebutuhan Air Domestik Sambungan Rumah Kebutuhan Air perkapita lt/orang/hari Hidran lt/orang/hari Sumber : Norastina & Effendi . Presentase jumlah penduduk yang dilayani Memasukkan perhitungan kehilangan air ke dalam proyeksi kebutuhan air sangat penting untuk mencegah penurunan proyeksi alokasi air. Tingkat kebocoran atau kehilangan air bervariasi antara 20% dan 30% untuk kota kecil, menengah, dan besar. Gambar 1. Lokasi penelitian sumber : Google earth . Kebutuhan air bersih Kebutuhan air bersih Kebutuhan air bersih di sebuah wilayah dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jumlah penduduk, status sosial ekonomi, aktivitas ekonomi, operasi pabrik, beserta perbisnisan. Sesudah keperluan air tahunan dan kapasitas mata air yang ada dipahami kemudian rancangan sistem penyaluran air bersih dapat Karena suhu udara meningkat selama musim kemarau, kebutuhan akan air bersih meningkat. Tabel 1. Kebutuhan Air Kebutuhan Air Kebutuhan Air Kisaran Minum . t/jiwa/har. t/jiwa/har. Rumah Tangga 150 Ae 300 Industri& perdagangan 40 Ae 300 Fasilitas Umum 60 Ae 100 Kehilangan & Kesehatan 60 Ae 100 Sumber : R. K Linsey et Al Water Resource Engineering Macam Pengguna Kebutuhan Air Domestik Kepentingan air domestik mengacu pada keperluan air bersih dalam suatu negara untuk berbagai Biasanya peneliti mempelajari lokasi dan ketersediaan sambungan air bersih (Muliranti & Hadi. Kebutuhan air diperhitungkan berdasarkan data yang tersedia yang secara akurat mewakili atribut dan perluasan individu yang memanfaatkan air bersih. Standar air bersih untuk sambungan rumah diuraikan pada Tabel 2 di bawah AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 Kebutuhan Air Non Domestik Kebutuhan non-domestik, kebutuhan sosial dan industri, melibatkan berbagai fasilitas non-domestik perdagangan, fasilitas Kesehatan serta tempat ibadah. Perhitungan kebutuhan non-domestik didasarkan pada persentase dari kebutuhan domestik, dengan kisaran antara 20% hingga 30% bagi golongan kota kecil, kota sedang, dan kota besar. Rumus : 30 % x . eperluan air sambungan rumah kebutuhan air hidran umu. Keperluan air non domestik dikategorikan ditabel 4 dibawah ini Tabel 4. Kebutuhan Air Non Domestik Kota Kategori I. II, i. IV No. Sektor Sekolah Rumah Sakit Puskesmas Masjid Kantor Pasar Hotel Rumah Makan Kompleks Militer Kawasan Industri Kawasan Wisata Sumber : Direktorat Jendral Cipta Karya . Besaran satuan 10 liter 200 liter 2000 liter 2000 liter 10 liter 1200 liter 150 liter 100 liter 60 liter 0,2 Ae 0,8 liter 0,1 Ae 0,3 liter Penggunaan Air Hari Maksimum Penggunaan air hari maksimal yaitu jumlah terbanyak air yang dikonsumsi dalam jangka waktu 24 jam pada tahun tertentu. Pengganda tertinggi penggunaan air sehari-hari adalah 1,15 kali lipat kebutuhan maksimum harian kota kecil, menengah, dan besar. Load Factor yang digunakan untuk mengestimasi kebutuhan air selama jamjam puncak dapat ditemukan dalam tabel berikut : AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 Tabel 5. Load Factor Jam Load Factor 0,37 0,45 0,64 1,15 1,53 1,56 1,41 1,38 1,27 1,14 1,17 1,18 1,22 1,31 1,38 1,25 0,98 0,62 0,45 0,37 0,25 Sumber : DPU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih . Fluktasi Kebutuhan Air Kebutuhan air bersih tak akan konsisten, namun akan selalu berfluktasi, fluktasi artinya adalah gejala menunjukkan turun-naiknya debit air, fluktasi juga bisa berarti perubahan karena pengaruh permintaan, ketidaktetapaan, atau karena kegoncangan terjadi. Keperluan harian rata Ae rata Penghitungan keperluan air akan kebutuhan domestik dan non-domestik, denganmemperhitungkan kehilangan air, umumnya didasarkan pada rata-rata konsumsi air harian per individu, yang diperoleh dengan menganalisis penggunaan air per jam sewaktu periode 24 jam. Keperluan teratas jam maksimal Pemanfaatan air puncak selama sehari dihitung berdasarkan keperluan rata-rata harian menggunakan load Kebutuhan puncak hari maksimum Permintaan air puncak tahunan ditentukan dengan menerapkan rumus load factor terhadap rata-rata konsumsi air harian. Kebutuhan air hari maksimal : 1,15 * kebutuhan air rerata. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Direktorat Air Bersih PU memiliki kriteria perencanaan yang merujuk pada standarkebutuhan air bersih yang ditetapkan oleh Depkes RI sebesar 180 liter/orang/hari. Kebutuhan air bersih akan menjadi landasan dalam menentukan kemampuan pengolahan, distribusi, dan produksi. Berikut kriteria perencanaannya: Pelayanan prasarana non-domestik diperkirakan sebanyak 10% - 30% dari kebutuhan domestik. Kehilangan air umumnya diproyeksikan sekitar 20% dari total produksi. Variasi dalam pemakaian air. Penggunaan air di hari puncak diperkirakan sekitar . ,10 - 1,. kali Q total. AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Penggunaan air di jam puncak diperkirakan sekitar . ,50 - 2,. kali Q total. Pipa transmisi dirancang guna mengalirkan air selama periode debit puncak harian. Pipa distribusi dirancang guna mengalirkan air selama periode puncak harian. Kapasitas reservoir umumnya sekitar 15% - 20% dari total produksi (Q ma. Berikut adalah tahapan yang diterapkan dalam menetapkan kebutuhan air sesuai dengan parameter perencanaan sistem penyediaan air bersih : Jumlah pelayanan domestik Rumus: Jumlah Sambungan Rumah Cp = 80% x Pn Keterangan: Pn : jumlah populasi tahun n proyeksi . Cp : cakupan pelayanan . Kebutuhan air domestik Rumus: SI = 150% x Cp Keterangan: SI : konsumsi air . iter/har. Cp : cakupan pelayanan air bersih . iter/har. Kebutuhan air non domestik Rumus: Kn = P . (SI S. Keterangan: P : Prosentase kebutuhan air non domestik (%) Si : keperluan air domestik . iter/har. Sb : konsumsi air bak umum Kn :keperluan air non domestik . iter/har. Kehilangan air Rumus: Lo = 20% x Pr Keterangan: Pr : produksi air . iter/deti. Lo : kehilangan air . iter/har. Kebutuhan air rata-rata Rumus: Qrt = Qply Qht. Keterangan: Qrt : kebutuhan air rata-rata . iter/har. Qply : kebutuhan air untuk pelayanan . iter/har. Qhl : kehilangan air . iter/har. Kebutuhan air hari maksimum Rumus: Ss = f1 . Keterangan: Ss : keperluan air hari maksimum . iter/har. F1 : faktor kebutuhan air hari maksimum Sr : jumlah total keperluan air domestik dan non domestik . iter har. Kebutuhan air pada jam puncak Rumus: Qp= F2 . Keterangan: Qp : keperluan air pada jam puncak . iter/har. F2 : factor kebutuhan air pada jam puncak AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Sr : jumlah total kebutuhan air domestik dan non demestik . iter/har. Volume Reservoir Reservoir merupakan tempat penyimpanan air yang berfungsi untuk menyimpan dan mendistribusikan air sesuai dengan kebutuhan. Volume reservoir ditentukan oleh jumlah sambungan. Biasanya jumlah air yang ditampung dalam reservoir berkisar antara 10-20% dari total kebutuhan air harian. Hal ini dapat dinyatakan sebagai:Volume reservoir = 20% x kebutuhan total harian 8 Proyeksi Jumlah Penduduk Proyeksi populasi sangat penting untuk mengantisipasi pasokan air bersih di masa depan. Metode Eksponensial digunakan untuk proyeksi ini, berdasarkan jumlah penyewa pada tahun target dengan mempertimbangkan informasi tahun lalu. Beberapa persamaan umum Dimanfaatkan untuk mengantisipasi kependudukan, salah satunya adalah: Metode Eksponensial Metode eksponensial adalah menguraikan penambahan penduduk yang terjadi secara sedikit selama tahunnya. ycEycu = ycEycu ycu yce ycycu Keterangan : Pn = Total populasi sesudah tahun ke-n . Po = Total populasi sekarang . n = Total tahun prediksi . r = Tingkat pertambahan populasi pertahun (%) e = Ekspresi logaritma natural HASIL DAN PEMBAHASAN Data Jumlah Pelanggan Tahunan Tabel 7. Jumlah Penduduk Perumahan Bumi Citra Lestari Tahun Jumlah warga Presentase kenaikan . jumlah penduduk (%) 8,99 13,75 12,08 3,50 4,43 5,49 Sumber : Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Proyeksi Jumlah Penduduk dengan Metode Ekponensial Maka proyeksi penduduk dimulai tahun 2024 dan tahun yang akan datang atau (P. dengan menggunakan metode Eksponensial sebagai berikut : ycEycu = 423ycu2,718280,0804ycu1 = 458 warga Tabel 8. Proyeksi Jumlah Warga dengan Metode Eksponensial No. Tahun Jumlah penduduk . AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 Sumber : Hasil perhitungan . Analisa Perhitngan Proyeksi Kebutuhan Air Bersih Contoh perhitungan untuk tahun 2024 : Total produksi air bersih dari PDAM menggunakan booster Adalah 10 liter/detik . Jumlah warga 2024 = 458 jiwa . Tingkat konsumsi pelayanan . Sambungan rumah = 5 jiwa/SR . Pelayanan kebutuhan air bersih pada tahun 2024 dapat dipenuhi sebesar 100 % dari jumlah penduduk . Jumlah penduduk yang dilayani (C. 458 ycycnycyca yaycy = ycu100% = 91,60 Ie 91,6 ycycuycnyc ycu 5 = 458 ycycnycyca . Kebutuhan air perkapita sebesar 150 liter/orang/hari . Kebutuhan air domestik (Q. Sambungan rumah Qd = kebutuhan air perkapita x jumlah penduduk yang = 150 x 458 = 687 liter/hari = 0,79 liter/detik . Kebutuhan Air Non Domestik (Q. Diperhitungkan berdasarkan presentase dari kebutuhan domestic dengan kategori 30% untuk kategori kota kecil, sedang dan kota besar Qn = 30% x (Q. = 30% x 0,795 liter/detik = 0,239 liter/detik . Total Konsumsi = 0,795 0,239 = 1,035 liter/detik . Kehilangan Air Kehilangann air direncanakan 20% dari produksi = 20% x 1,034 liter/detik = 0,207 liter/detik . Kebutuhan Air Rata-rata (Q. Qr = 0,795 0,239 0,207 = 1,242 liter/detik . Kebutuhan Harian Maksimum (Q pea. Pemakaian aor pada harian maksimum diartikan sebagai pemakaian tertinggi pada hari tertentu selama setahun. Q peak = Qr x 1,15 . aktor harian maksimu. = 1,240 x 1,15 = 1,428 liter/detik . Fluktuasi Pemakaian Air Setiap Jam Pada jam puncak malam . ukul 20:. = Qr x 1,56 = 1,240 x 1,56 = 1,937 liter/detik Tabel 9A. Proyeksi Kebutuhan Air Bersih 10 Tahun ke Depan Tahun Jumlah Penduduk . Presentase Pelayanan (%) Sumber : Hasil perhitungan . Uraian Sambungan Rumah . Jumlah yang dilayani . AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. Tabel 9B. Proyeksi Kebutuhan Air Bersih 10 Tahun ke Depan Uraian Kebutuhan Kebutuhan Tahun Air Domestik Air Non t/d. Domestik t/d. ) 0,862 0,259 0,935 0,280 1,013 0,304 1,098 0,329 1,190 0,357 1,289 0,387 1,397 0,419 1,514 0,454 1,641 0,492 1,778 0,533 Sumber : Hasil perhitungan . Kebutuhan Air perkapita . t/orang/har. Total Konsumsi t/d. 1,121 1,215 1,317 1,427 1,546 1,676 1,816 1,968 2,133 2,312 Tabel 10. Prediksi Kapasitas Daya Tampung Reservoir Tahun Sumber . hasil perhitungan . Kapasitas Daya Tampung 21,45 23,25 25,20 27,31 29,59 32,07 34,75 37,66 40,81 44,23 47,93 Tabel 9C. Proyeksi Kebutuhan Air Bersih 10 Tahun ke Depan Tahun Kehilangan Air . t/d. Uraian Kebutuhan air rata-rata . t/d. 0,224 1,345 0,243 1,458 0,263 1,580 0,285 1,712 0,309 1,856 0,335 2,011 0,363 2,180 0,394 2,362 0,427 2,560 0,462 2,774 Sumber : Hasil perhitungan . Kebutuhan Maksimum t/d. Kebutuhan air jam . t/d. 1,547 1,677 1,817 1,969 2,134 2,313 2,506 2,716 2,944 3,190 2,099 2,275 2,465 2,671 2,895 3,137 3,400 3,685 3,993 4,327 Gambar 2. Prediksi Kapasitas Daya Tampung Reservoir Analisa Fluktuasi Kapasitas Reservoir Tabel 11. Fluktuasi Isi Reservoir Eksisting Analisa Prediksi Kapasitas Reservoir Unit IPA Perumahan Bumi Citra Lestari Dengan kapasitas reservoir yang ada saat ini yaitu 170m3 Untuk terpenuhinya kebutuhan air di tahun 2035, maka proyeksi kapasitas reservoir di tahun 2035 ialah sebagai berikut : Diketahui hasil prediksi di tahun 2035 adalah . Total pemakaian air = 2,31 liter/detik Jumlah pelayanan sambungan = 205 SR Kehilangan air rata Ae rata (L. Lo = 20% x konsumsi total pemakaian air = 20% x 2,31 liter/detik = 0,462 liter/detik Kebutuhan rata Ae rata L = konsumsi total pemakaian air Lo = 2,31 liter/detik 0,462 = 2,77 liter/detik (Keterangan 1m3= 1000 liter, 1 hari = 24 jam = 86400 deti. Sehingga, kebutuhan air harian = 2,77 liter/detik = . /1003x 86400 detik = 239,328 m3 Kebutuhan reservoir = 239,328 m3 x 20% = 47,865 m3 Kapasitas reservoir di tahun 2035 masih mencukupi . m3 > 47,865 m. Jadi kapasitas reservoir saat ini yakni 170 m 3 mampu menampung kebutuhan air bersih hingga tahun 2035. Berikut adalah tabel prediksi kapasitas daya tampung reservoir unit IPA Perumahan Bumi Citra Lestari di lihat pada Tabel 6 AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 Waktu Produksi Kebutuhan . 3 ) air . 1,00 10,81 2,00 13,32 3,00 16,20 4,00 23,04 5,00 41,40 6,00 50,40 7,00 55,08 8,00 56,16 9,00 50,76 10,00 49,68 11,00 45,72 12,00 43,20 13,00 41,04 14,00 42,12 15,00 42,48 16,00 43,92 17,00 47,16 18,00 49,68 19,00 45,00 20,00 35,28 21,00 22,32 22,00 16,20 23,00 24,00 9,00 Sumber : Hasil perhitungan Selisih . = 2-. -5,4 -14,4 -19,1 -20,2 -14,8 -13,7 -9,7 -7,2 -5,0 -6,1 -6,5 -7,9 -11,2 -13,7 -9,0 Kumulatif -6,8 -16,6 -23,8 -28,8 -34,9 -41,4 -49,3 -60,5 -74,2 -83,2 -82,4 -68,8 -49,0 -26,3 Jaringan Distribusi dengan Software EPANET 2. Pada sistem jaringan air bersih di Perumahan Bumi Citra Lestari ini menggunakan sistem gabungan gravitasi dengan pemompaan untuk melayani pelanggan dan untuk memnuhi kriteriaperencanaan distribusi, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan. Kriteria Ae kriteria tersebut yaitu tekanan AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. pada titik simpul (Junctio. berkisar 0,5 Ae 8 atm yang mencukupi dan hingga yang tidak mencukupi untuk pipa bahan PVC, kehilangan tinggi tekan yang di ijinkan berkisar 0 Ae 15m/km dan untuk kecepatan aliran air dalam pipa yaitu sekitar 0,1 Ae 2,5 m/detik. Simulasi ini akan menganalisis kondisi aliran pada pipa jaringan distribusi di daerah layanan instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumahan Bumi Citra Lestari. Gambar 3. Peta Jaringan Perpipaan. Sumber IPA Perumahan Bumi Citra Lestari Sumber : PDAM Pusat Kota Samarinda . Junc 14 Junc 37 Junc 17 Junc 16 Junc 43 Junc 35 Junc 33 Junc 27 Junc 18 Junc 24 Junc 19 Junc 44 Junc 28 Junc 25 Junc 20 Junc 45 Junc 21 Junc 26 Junc 46 Junc 22 Junc 23 Junc 29 Junc 3 Junc 30 Junc 31 0,21 0,04 0,22 0,21 0,26 0,12 0,13 0,15 0,22 0,18 0,14 0,15 0,05 0,12 0,04 0,07 0,01 0,16 0,10 0,09 1,57 1,77 2,94 3,06 4,49 5,15 5,45 6,48 6,81 6,83 7,73 8,50 9,49 9,73 10,69 11,50 11,69 11,70 12,50 12,69 13,69 13,84 15,07 16,65 17,60 Sumber : Hasil Perhitungan EPANET . Hasil Simulasi Pada Sistem Jaringan Distribusi Gambar 4. Hasil Simulasi Analisa Jaringan Pipa Ditribusi Menggunakan EPANET Sumber : Analisa Aplikasi EPANET . Analisa Tekanan Tiap Junction Tabel 12. Tekanan Tiap Junction Label Junction Junc 2 Junc 48 Junc 47 Junc 10 Junc 9 Junc 8 Junc 15 Junc 49 Junc 13 Junc 50 Junc 51 Junc 52 Junc 12 Junc 53 Junc 11 Junc 38 Junc 36 Junc 34 Junc 39 Junc 41 Resvr 1 Junc 32 Junc 42 Junc 40 Elevation . Base Demand (LPS) 0,05 0,02 0,12 0,09 0,09 0,10 0,19 0,09 0,09 0,04 0,11 0,03 0,03 #N/A 0,12 AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 Pressure . -14,78 -14,77 14,77 -14,76 -14,66 -14,47 -13,19 -12,78 -12,61 -11,67 -11,48 -11,24 -9,87 -9,26 -8,18 -5,54 -5,23 -3,68 -3,53 -2,53 0,00 0,26 1,47 1,52 Gambar 5 Grafik Tekanan Tiap Junction Sumber : Hasil Perhitungan . Analisa Kecepatan Aliran Air Dalam Pipa Hasil simulasi pada jaringan distribusi dengan menggunakan software EPANET didapatkan kecepatan yang setelah disimulasikan dengan menggunakan material yang di sesuaikan lapangan Tabel 13. Kecepatan Aliran dalam Pipa Link ID Diameter . Roughness . Velocity . Pipe 1 Pipe 2 Pipe 3 Pipe 4 Pipe 5 Pipe 6 Pipe 7 Pipe 8 Pipe 9 Pipe 10 Pipe 11 Pipe 12 Pipe 13 Pipe 14 Pipe 15 Pipe 18 Pipe 19 Pipe 20 Pipe 21 Pipe 22 Pipe 23 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,75 0,75 0,30 0,27 0,26 0,15 0,06 0,01 0,01 0,07 0,28 0,01 0,17 0,02 0,07 1,08 0,78 0,42 0,19 1,51 0,54 Unit Headloss /k. 18,50 18,50 3,44 2,85 2,52 0,98 0,17 0,00 0,00 0,23 3,01 0,00 1,18 0,01 0,02 35,86 19,52 6,12 1,41 66,90 AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 Pipe 24 Pipe 25 Pipe 26 Pipe 27 Pipe 28 Pipe 29 Pipe 30 Pipe 31 Pipe 32 Pipe 33 Pipe 34 Pipe 35 Pipe 36 Pipe 37 Pipe 38 Pipe 39 Pipe 40 Pipe 41 Pipe 42 Pipe 43 Pipe 44 Pipe 45 Pipe 46 Pipe 47 Pipe 61 Pipe 62 Pipe 63 Pipe 64 Pipe 66 Pipe 67 Pipe 68 Pipe 69 Pipe 70 Pipe 71 Pipe 72 Pipe 73 Pipe 74 Pipe 75 Pipe 76 Pipe 77 Pipe 49 Pipe 17 PUMP 16 N/A 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 0,0015 N/A ISSN : 2541 - 0318 [Onlin. ISSN : 2541 - 2884 [Prin. 0,97 0,23 0,52 0,74 0,03 0,60 0,70 0,10 0,47 0,02 0,14 0,00 0,47 0,02 0,14 0,00 0,24 0,24 0,13 0,05 0,12 0,03 0,05 0,80 0,80 0,77 0,77 0,55 0,41 0,28 0,10 0,09 0,05 0,09 0,07 0,07 0,15 0,08 0,45 0,00 0,00 1,15 29,25 2,07 17,63 0,05 11,96 16,23 0,41 7,79 0,03 0,84 0,00 0,03 0,84 0,00 2,26 2,27 0,67 0,10 0,97 0,63 0,05 0,14 20,57 20,57 1,18 19,18 10,21 6,09 2,97 0,44 0,33 0,12 0,37 0,21 0,21 0,91 0,30 7,11 0,07 181,49 -15,49 Sumber : Hasil Perhitungan . Gambar 6 Grafik Kecepatan Aliran Dalam Pipa Sumber : Hasil Perhitungan . Dari hasil simulasi EPANET di atas, sisa tekan pada junction ada yang bernilai negatif, hal ini menandakan bahwa air tidak dapat sampai ke pelanggan yang paling ujung jaringan. Sedangkan sebagian kecepatan air dalam pipa berada di bawah 0. 3 m/detik. Karena debit yang melalui pipa tersebut kecil sehingga masih bisa dilakukan penambahan debit saat dilakukan pengembangan. AGUSTINA/EVALUASI A. /1369 - 1376 Berdasarkan hasil analisa simulasi yang dilakukan dibantu aplikasi EPANET, maka dapat di simpulkan sebagai berikut : Dari hasil perhitungan proyeksi penduduk 10 tahun kedepan di Kelurahan Loa Bakung Perumahan Bumi Citra Lestari Kecamatan Sungai Kunjang dengan metode eksponensial di dapat kenaikan populasi 44. yaitu sebesar 566 penduduk. Dari hasil perhitungan kebutuhan air bersih pada tahun 2034 sebesar 2,312 liter/detik, sedangkan untuk kebutuhan jam puncak sebesar 4. 327 liter/detik. Dari hasil perhitungan reservoir masih bisa memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2034 yaitu sebesar 865 m3 dari kapasitas reservoir yaitu 170 m3 Analisa sistem jaringan distribusi di unit pelayanan Instalasi Pengelolahan Air (IPA) Kelurahan Loa Bakung Perumahan Bumi Citra Lestari di dapat sebagai berikut Hasil simulasi pressure atau tekanan di tiap junction diperoleh tekanan paling tinggi pada Juncion-31 dengan sebesar 17. 60 atm sedangkan tekanan terendah terjadi pada Junction-2 dengan sebesar -14. 78 atm, hasil tekanan tidak memenuhi kriteria Permen PU No :18/PRT/M/2007 yang nilai minimum tekanan 0,5 Ae 8 Hasil simulasi velocity atau kecepatan aliran air diperoleh kecepatan aliran tertinggi pada Pipe-17 dengan nilai 2,51 m/s sedangkan banyak pipa yang tidak memenuhi kriteria karena kecepatan dibawah 0,1 m/s. Menurut Peraturan Pemerintah PU No. :18/PRT/M/2007 kecepatan aliran air dalam pipa yang kurang 0,1 m/s, sebaiknya melakukan perubahan diameter pipa menjadi lebih kecil dan juga bisa ditambahkan pompa. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisa jaringan distribusi air bersih di Kelurahan Loa Bakung Perumahan Bumi Citra Lestari Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda sampai tahun 2034, maka diperoleh Kesimpulan sebagai berikut : Kebutuhan air bersih berdasarkan penambahan jumlah pelanggan pada daerah Kelurahan Loa Bakung Perumahan Bumi Citra Lestari unit IPA Perumahan Bumi Citra Lestari untuk proyeksi simulasi pada 10 tahun kedepan , memiliki penambahan yang cukup tinggi dari tahun yang sekarang tahun 2034 sebesar 3,190 liter/detik, tetapi produksi dari IPA perumahan bumi citra lestari tidak mencukupi hal ini di sebabkan banyak faktor misalnya saja pipa yang terlalu kecil, debit yang terlalu kecil dan juga pompa bantuan yang tidak bisa memenuhi hingga sampai pelanggan. Debit yang disarakan adalah hasil dari perhitungan software EPANET yang dimana mencukupi jika menggunakan pipa ukurang sama dan pompa yang sekarang dipakai agar kebutuhan air bersih mencukupi hingga tahun Bangunan reservoir yang berkapasitas 170 m 3 mampu mencukupi kebutuhan air bersih di Kelurahan Loa Bakung Perumahan Bumi Citra Lestari Kecamatan Sungai Kunjang hingga tahun 2034 yang dimana di AGREGAT Vol. No. NOVEMBER 2025 proyeksi hingga 2034 daya tampung reservoir adalah 93 m3 DAFTAR PUSTAKA