Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni. Media dan Desain Volume 2 Nomor 4 Juli 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 DOI: https://doi. org/10. 62383/abstrak. Available Online at: https://journal. id/index. php/Abstrak Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 Marva Razita Ramelan Program Studi Hubungan Masyarakat. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Padjadjaran. Indonesia Jl. Raya Bandung Sumedang KM. Hegarmanah. Kec. Jatinangor. Kabupaten Sumedang. Jawa Barat 45363 Email : marva21001@gmail. Abstract. In early 2024, deaths from Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) increased again in Indonesia, with the number of cases higher than the previous year. This condition raises concerns because DHF remains a serious public health problem. The World Health Organization (WHO) emphasized that the key to reducing mortality lies not only in early detection but also in public access to fast, effective, and equitable health services. This statement aligns with the second point in the document "National Dengue Control Strategy 2021Ae2025" issued by the Ministry of Health, in which the government is committed to strengthening health security. In efforts to ensure this strengthening, public participation plays a crucial role, particularly through the public oversight function channeled through the media. The media acts as a bridge of information and a tool of social control over government performance, including in monitoring the provision of health services by BPJS Kesehatan. This study aims to analyze how news about health security reaches the public, using Brand24 media monitoring as an analytical tool. The research method used was descriptive qualitative, focusing on mapping issues, sentiments, and narratives developing in the digital space. The analysis showed that news containing the keyword "BPJS Kesehatan" was dominated by positive news, with several minor topics discussing aspects of public service. This finding indicates a media tendency to project a positive image of the institution, although further study is needed regarding media bias in the context of health security reporting in Indonesia. Future research is expected to explore the relationship between media framing, public interest, and the effectiveness of national health programs. Keywords: BPJS Kesehatan. Brand24. Dengue Fever. Health Security. Media Monitoring Abstrak. Pada awal tahun 2024, kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali meningkat di Indonesia dengan jumlah kasus yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena DBD masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa kunci utama dalam menurunkan angka kematian bukan hanya terletak pada kemampuan deteksi dini, tetapi juga pada akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, efektif, dan merata. Pernyataan ini sejalan dengan poin kedua dalam dokumen AuStrategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021Ae2025Ay yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, di mana pemerintah berkomitmen melakukan penguatan health security atau ketahanan kesehatan nasional. Dalam upaya memastikan penguatan tersebut, partisipasi masyarakat memegang peranan penting, khususnya melalui fungsi pengawasan publik yang disalurkan lewat media. Media berperan sebagai jembatan informasi sekaligus alat kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah, termasuk dalam memantau penyelenggaraan layanan kesehatan oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberitaan mengenai health security yang sampai kepada masyarakat, dengan menggunakan media monitoring Brand24 sebagai alat bantu analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pemetaan isu, sentimen, serta narasi yang berkembang di ruang digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberitaan yang mengandung kata kunci AuBPJS KesehatanAy didominasi oleh berita bernuansa positif, dengan beberapa topik minor yang membahas mengenai aspek pelayanan kepada masyarakat. Temuan ini menunjukkan adanya kecenderungan media untuk menampilkan citra positif lembaga, meskipun masih diperlukan kajian lanjutan mengenai keberpihakan media dalam konteks pemberitaan health security di Indonesia. Ke depan, penelitian lebih mendalam diharapkan mampu menggali relasi antara framing media, kepentingan publik, dan efektivitas program kesehatan nasional. Kata kunci: BPJS Kesehatan. Brand24. Demam Berdarah Dengue. Health Security. Media Monitoring PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu dari 30 negara endemik Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kasus tertinggi. Sejak Januari hingga Februari 2024, hampir 16 ribu kasus demam Received: Juni 15, 2025. Revised: Juni 30, 2025. Accepted: Juli 28, 2025. Published: Juli 30, 2025 Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 berdarah dengue telah dilaporkan di Indonesia dan diantaranya 124 orang telah meninggal akibat penyakit ini (Kemenkes, 2. Data ini menunjukan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 . Menurut data dari Pusat Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, total kasus demam berdarah dengue (DBD) selama bulan Januari 2024 mencapai 700, meningkat dibandingkan pada tahun 2023 yang hanya mencatat 113 kasus. Hal ini juga terjadi di berbagai daerah lain seperti Jawa Barat yang mencatat 7. 654 kasus dan Boyolali dengan 185 kasus pada awal bulan Maret 2024. DBD telah mengintensifkan dirinya sebagai ancaman kesehatan yang signifikan di Indonesia, menimbulkan kekhawatiran yang mendalam terhadap sektor kesehatan dan kesejahteraan masyarakat pada kwartal pertama 2024. Angka dari kasus ini bukan hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga faktor sosial dan ekonomi Masyarakat (Redaksi Sehat Negeriku, 2. Maraknya pemberitaan mengenai DBD dan kesehatan mengangkat topik langkah pemerintah untuk pencegahan dan upaya eliminasi jentik melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) terutama di daerahdaerah endemik. Namun. WHO menyatakan bahwa kunci utama menurunkan angka kematian akibat dengue bukan hanya dengan deteksi awal, tetapi juga akses pelayanan kesehatan yang Hal ini tercantum pada poin ke dua Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 20212025. Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk mengendalikan DBD yang mencakup aktivitas seperti: pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit. penguatan health peningkatan cakupan penemuan kasus dan pengobatan. serta pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian penyakit dan penguatan sanitasi total berbasis masyarakat. Akan tetapi poin health security belum banyak terdengar saat membahas solusi DBD. Sehingga, masyarakat melalui media harus mengawal pemerintah dari segi health security atau akses pelayanan, salah satunya lewat pemantauan kinerja BPJS Kesehatan. Kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap orang, dan hak dasar setiap warga negara, sesuai dengan pasal 28 Prinsip Dasar Pembangunan Kesehatan Indonesia UUD 1945. Sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menjadi jembatan dari setiap masyarakat Indonesia pada akses kesehatan. Berdasarkan UU SJSN. Jaminan Kesehatan harus diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas, dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan (BPJS Kesehatan. BPJS idealnya menjamin tidak akan ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan karena alasan biaya. Tahun ini menandakan tepat 10 tahun BPJS telah ABSTRAK - VOLUME 2 NOMOR 4. JULI 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 aktif di Indonesia . , tapi faktanya masih banyak kasus yang mengabaikan hak masyarakat dalam pelayanan kesehatan (Astuti, 2. Dari fungsi tersebut dan situasi kesehatan Indonesia yang membutuhkan bantuan kesehatan sebanyak mungkin perlu adanya media monitoring sebagai bentuk usaha pemantauan berita dan insights health security Indonesia. BPJS Kesehatan. Media monitoring dapat memberikan informasi terkait sentimen publik di media, komentar/ feedback terhadap institusi, dan bahkan pertanyaan publik secara langsung kepada pengguna media monitoring Informasi tersebut dapat digunakan sebagai pemantauan, bahan acuan maupun bagian dari evaluasi rutin BPJS Kesehatan. Alat bantu media monitoring kini telah bervariasi seiring percepatan teknologi. Salah satu alat yang membantu dalam pemantauan respon media adalah Brand 24. Brand 24 memanfaatkan kecerdasan intelegen untuk bisa melakukan beberapa hal seperti: . melindungi reputasi merek, . mengukur awareness merek Anda, . analisis pesaing, . mengamati insight pengunjung. Brand24 juga menawarkan dasbor metrik yang mencakup informasi mengenai cakupan konten, trend, tagar, media/ akun berpengaruh, dan skor sentimen. Data ini dapat diakses dan disaring dari berbagai platform media sosial seperti Facebook. Twitter. Instagram, berbagai media berita, video, podcast, forum, dan blog dengan memanfaatkan kata kunci terkait data yang ingin didapatkan. Media mainstream menjadi garda terdepan sebagai sumber informasi yang valid bagi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa (Mudjiyanto, 2. Maka dari itu, untuk mendapatkan data valid mengenai BPJS Kesehatan di tengah maraknya pemberitaan kesehatan kala peningkatan kasus DBD di Indonesia sejak pertengahan Februari 2024, penelitian ini akan berfokus pada analisis BPJS Kesehatan di platform berita, periode 16 Februari-16 Maret 2024. Dalam riset mengenai pemberitaan BPJS Kesehatan melalui tools analysis Brand24, terdapat beberapa rumusah masalah yang diteliti: . Bagaimana sentimen media terhadap BPJS Kesehatan?, . Seberapa banyak mention dan reach terhadap BPJS Kesehatan?, . Situs pemberitaan apa saja yang aktif membahas BPJS Kesehatan, dan . Apa saja topik pemberitaan yang paling dikunjungi mengenai BPJS Kesehatan . Februari - 16 Maret 2. ? METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam analisis ini adalah deskriptif kualitatif. Menurut Lexy J. Moleong . 7: . , penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 tindakan secara holistik. Pendekatan ini menggunakan deskripsi verbal dalam suatu konteks alamiah dan beragam metode alamiah. Penelitian kualitatif mencakup analisis dan pemahaman mengenai perilaku dan proses sosial masyarakat dengan fokus spesifik dan teratur. Penelitian ini menekankan proses dan makna, bukan hanya kuantitas atau frekuensi. (Kususmastuti & Khoiron, 2. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan. Data diperoleh dari sumber sekunder, seperti kajian pustaka dan informasi dari pemberitaan BPJS Kesehatan. Peneliti mengumpulkan data berdasarkan lini masa melalui aplikasi atau perangkat lunak Brand24. Data yang dihimpun meliputi blog, forum, berita, dan situs web yang menyebutkan kata kunci "BPJS Kesehatan". Penyebutan dalam penelitian ini merujuk pada setiap unggahan di dunia digital yang mengandung unsur, frasa, atau kata kunci yang relevan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Analisis Sentimen Terhadap BPJS Kesehatan Berikut adalah hasil penelitian terhadap BPJS Kesehatan yang dilakukan selama satu bulan sejak 16 Februari hingga 16 Maret 2024, mengenai sentimen positif dan negatif BPJS Kesehatan yang tercantum dalam alat media monitoring. Brand24 yang ditampilkan dalam grafik di bawah ini. Sumber: Brand24, 2024 Gambar 1: Grafik Sentimen BPJS Kesehatan Periode Mingguan Dalam Kurun Waktu 16 Februari - 16 Maret Gambar 1 menunjukan grafik sentimen BPJS Kesehatan di kanal berita dari tanggal 16 Februari hingga 16 Maret. Dapat dilihat bahwa garis sentimen positif . selalu ABSTRAK - VOLUME 2 NOMOR 4. JULI 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 mengambang di atas negatif . , menandakan pemberitaan positif yang lebih banyak daripada pemberitaan negatif. Pemberitaan paling banyak terjadi di pekan ke-tiga bulan Februari dan pekan pertama bulan Maret. Tercatat pada rentang 25 Februari hingga 09 Maret, rata-rata jumlah pemberitaan mencapai 107 berita per minggu, dengan 80 diantaranya menuliskan sentimen positif BPJS. Sedangkan pemberitaan lain nya menuliskan sentimen negatif atau netral. Di antaranya sedikit yang menuliskan mengenai Demam Berdarah Dengue, bahkan top mentions yang nanti akan dibahas, cenderung pada kisah positif BPJS Kesehatan. Berikut visualisasi dari sentimen berita per-hari BPJS Kesehatan dari 16 Februari hingga 17 Maret 2024. Terlihat puncak pemberitaan positif terjadi pada tanggal minggu kedua . Februar. yakni sebanyak 21 berita. Sedangkan puncak pemberitaan negatif terjadi pada tanggal 5 Maret sebanyak 15 berita. Meski pemberitaan mengenai DBD dan tips kesehatan mulai ramai diperbincangkan pada periode tersebut, tidak ada pemberitaan negatif mengenai pelayanan BPJS yang terdeteksi oleh alat media monitoring . elengkapnya akan dibahas di poin Top Mention. Sumber: Brand24, 2024 Gambar 2: Grafik Sentimen BPJS Kesehatan Periode Harian Dalam Kurun Waktu 16 Februari - 16 Maret Analisis Mentions dan Reach Terhadap BPJS Kesehatan Sumber: Brand24, 2024 Gambar 3: Grafik Mentions dan Reach BPJS Kesehatan Periode Mingguan Dalam Kurun Waktu 16 Februari - 16 Maret Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 Kali ini pembahasan mengarah kepada aspek yang sepenuhnya kuantitatif dari analisis Brand24. Mentions dan Reach. Pengaruh terhadap angka-angka tersebut menunjukan exposure dari pemberitaan BPJS Kesehatan kepada masyarakat. Dapat dilihat pada Grafik Gambar 3, angka pemberitaan kian menanjak hingga puncak pemberitaan BPJS Kesehatan terjadi pada periode ketiga dan ke empat. Kemudian jumlah mentions dan reach menurun pada periode kelima yakin 10-16 Maret. Dengan tabel di atas, angka dari grafik sebelumnya secara rinci dapat lebih terlihat. Pemberitaan paling banyak terjadi pada periode 03-09 Maret dengan jumlah mentions mencapai 1,741 dan reach sebesar 9,150,403. Periode tersebut menjadi titik penurunan jumlah berita BPJS Kesehatan, karena pada 10-16 Maret data menunjukkan penurunan sebesar 600 Situs Pemberitaan BPJS Kesehatan Sumber: Brand24, 2024 Gambar 4: Tabel Media yang Memberitakan BPJS Kesehatan Dalam Kurun Waktu 16 Februari - 16 Maret ABSTRAK - VOLUME 2 NOMOR 4. JULI 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 Dalam kategori berita, berikut adalah situs-situs yang aktif memberitakan dan berpengaruh terhadap jangkauan topik BPJS Kesehatan. Situs kompas. com dianggap sebagai situs paling berpengaruh dalam pemberitaan mengenai BPJS Kesehatan dengan jumlah kunjungan sebanyak 195 juta pengunjung. Namun, menurut penelitian dari UPN "Veteran" Jawa Timur yang menggunakan Metode WebQual 4. 0 untuk menilai Kualitas Laman com, kinerja situs Kompas. com saat ini dianggap masih kurang dan belum memenuhi harapan penggunanya (Susilo, 2. Di sisi lain, situs berpengaruh kedua, medium. merupakan situs berbentuk blog, sehingga kredibilitasnya perlu dievaluasi secara mendalam. Analisis Top Mentions Tentang BPJS Kesehatan Dari seluruh mentions dan reach yang dapat diakses melalui Brand24, berikut beberapa mentions yang paling populer dengan reach tertinggi selama periode 16 Februari - 16 Maret. Di posisi pertama terdapat mentions mengenai rekrutmen BPJS Kesehatan yang mencapai 3 juta visitors, diikuti oleh artikel soal tata cara mendaftar kartu prakerja yang 1 juta visitors, dan dua artikel menyentuh 192. 1 juta pengunjung. Pada posisi ketiga terdapat artikel konfirmasi tentang rumor BPJS Kesehatan bahwa pasien hanya boleh dipulangkan bila dinyatakan stabil oleh dokter. Terkahir pada artikel dengan lebih dari 190 juta pengunjung adalah artikel penjelasan soal fasilitas scling gigi BPJS Kesehatan. Keempat berita terpopuler tersebut memiliki sentimen yang positif terhadap BPJS Kesehatan dan tidak memiliki kaitan dengan tren penyakit yang sedang terjadi. Tabel 2: Berita Top Mentions BPJS Kesehatan 16 Februari - 16 Maret 2024 No. Judul Berita Tanggal Media & Situs Web Pengunjung Situs Rekrutmen BPJS Kesehatan Diperpanjang Hingga 20 April 2024 Cek Syaratnya 07 Maret 2024 3 juta https://w. com/tren/read/2024/0 3/08/083000765/rekrutmen-bpjskesehatan-diperpanjang-hingga-20-april2024-cek-syaratnya Cara Daftar Kartu Prakerja 08 Maret 2024 1 juta https://w. com/tren/read/2024/0 3/09/113000965/cara-daftar-kartuprakerja-gelombang-64-berikut-syaratdan-prosedurnya Benarkah Pasien Tidak Boleh Dipulangkan Sebelum Sembuh Ini Penjelasan BPJS 05 Maret 2024 1 juta https://w. com/tren/read/2024/0 3/06/180000265/benarkah-pasien-tidakboleh-dipulangkan-sebelum-sembuh-inipenjelasan-bpjs Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Scaling Gigi 05 Maret 2024 1 juta https://w. com/tren/read/2024/0 3/06/070000765/penjelasan-bpjs- Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 kesehatan-soal-fasilitas-scaling-gigi-bagipeserta?page=all BPJS Kesehatan Rilis Lagu Marhaban ya Ramadhan. Ini Isi Pesannya 06 Maret 2024 8 juta https://w. com/hikmah/khazanah/d -7229441/bpjs-kesehatan-rilis-lagumarhaban-ya-ramadhan-ini-isi-pesannya Catat Warga Palembang yang Ingin Buat SKCK Wajib Sertakan BPJS Kesehatan 07 Maret 2024 https://w. com/sumbagsel/berita/d -7230559/catat-warga-palembang-yangingin-buat-skck-wajib-sertakan-bpjskesehatan 3 juta Tenaga Ahli KSP Kunjungi RS 15 Maret 2024 https://w. com/sumut/sumutbercahaya/d-7244954/tenaga-ahli-kspkunjungi-rs-awal-bros-panam-puji-soaldigitalisasi-cathlab 3 juta Info Loker di BPJS Kesehatan 07 Maret 2024 163 juta https://w. com/edu/edutainment/d7230846/info-loker-di-bpjs-kesehatanuntuk-lulusan-d3-bisa-kerja-di-domisiliterdekat Mukti Junianto. Driver Ojol 07 Maret 2024 https://w. com/sumbagsel/berita/d -7231247/mukti-junianto-driver-ojollulusan-smk-menapaki-kursi-dprd 4 juta Terdapat 5 artikel dengan situs di atas 150 juta pengunjung lainnya membahas soal iklan BPJS Kesehatan dengan 167. 8 juta pengunjung, pengajuan SKCK dengan BPJS Kesehatan di Palembang dengan 164. 3 juta pengunjung. Kabar kunjungan dari Kantor Staf Presiden di Pekanbaru 163. 3 juta pengunjung, dan kembali lagi soal info lowongan kerja BPJS Kesehatan dari detik. com dengan 163 pengunjung. Namun, kali ini terdapat satu berita dari masyarakat yakni seorang DPRD Palembang bernama Mukti Junianto. Beliau sebelumnya merupakan driver ojol yang mencalonkan diri sebagai DPRD dengan menyebut pemerataan KIS (Kartu Indonesia Seha. bagi warga tidak mampu sebagai salah satu program nya di komisi Pembahasan Analisis Sentimen Terhadap BPJS Kesehatan ini menggambarkan hasil penelitian yang dilakukan selama satu bulan, mulai dari 16 Februari hingga 16 Maret 2024. Tanggal tersebut dipilih sesuai dengan lonjakan kasus kesehatan terutama Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak Brand24 sebagai alat bantu media Analisis sentimen terhadap BPJS Kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pemantauan health security pemerintah, sebagai bahan evaluasi layanan kesehatan ini. Hasil pemantauan pertama yakni sentimen terhadap BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa pemberitaan positif BPJS Kesehatan lebih dominan dibandingkan pemberitaan negatif. ABSTRAK - VOLUME 2 NOMOR 4. JULI 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 Hanya terdapat beberapa hari dimana pemberitaan negatif mencapai puncak grafik sentimen. Tidak ada kejadiaan spesifik yang dapat dinyatakan melatarbelakangi pemberitaan negatif tersebut melalui pemantauan media Brand24. Analisis per-hari juga menunjukkan tren pemberitaan fluktuatif, dengan puncak-puncak tertentu yang memiliki jutaan pengunjung yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap lembaga tersebut. Dominasi berita positif dapat menjadi tanda dari antara dua hal: yang pertama bahwa BPJS Kesehatan memang memberikan kesan dan pelayanan yang baik kepada publik, atau yang kedua bahwa media pemberitaan berfokus pada pemberitaan positif BPJS Kesehatan di tengah hiruk-pikuk isu kesehatan negeri karena potensi keberpihakan pada pihak tertentu. Pemberitaan media memiliki dampak yang signifikan terhadap opini publik. Data kuantitatif seperti jumlah mentions dan reach memberikan informasi konkret tentang seberapa sering nama BPJS Kesehatan muncul dalam berita. Terlihat melalui analisis mentions dan reach tersebut, seberapa luasnya pemberitaan BPJS Kesehatan dan jumlah orang yang terpapar oleh informasi tersebut. Dapat dibayangkan seberapa banyak orang menganggap puluhan pemberitaan seragam tersebut sebagai kenyataan lapangan. Jika dilihat pemberitaan yang paling ramai menyebutkan soal BPJS adalah kompas. dengan 195 juta pengunjung situs dan nilai pengaruh pada publik 10/10. Namun, menunurut penelitian yang dilakukan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur dengan menggunakan Metode WebQual 4. 0 untuk mengevaluasi Kualitas Laman kompas. com, ditemukan bahwa kinerja situs Kompas. com saat ini dinilai masih kurang dan belum mencapai harapan penggunanya (Susilo. Hal ini menunjukkan bahwa keramaian di publik tetap menang melawan kepercayaan Namun berita BPJS Kesehatan tidak seterusnya datang dari berbagai media. Grafik mentions dan reach menjunjukan jumlah pemberitaan yang menurun saat memasuki bulan Maret. Tidak dapat disimpulkan faktor apa yang memicu penurunan tersebut, tapi banyak berita yang menjadi Top Mentions hadir pada minggu pertama bulan tersebut. Berita yang paling ramai pada kurun waktu satu bulan tersebut juga semua bernuansa Antara seluruh mentions, penulis mengambil sampel dari berita-berita di atas 150 juta Hasilnya terdapat 9 berita yang memenuhi kriteria tersebut, dan mayoritas di antaranya tidak membahas soal layanan BPJS Kesehatan. Hanya terdapat dua artikel yang ramai dikunjungi publik yang membahas soal layanan BPJS Kesehatan yakni artikel berjudul AuPenjelasan BPJS Kesehatan Soal Scalling GigiAy oleh media kompas. com, dan AuBenarkah Pasien Tidak Boleh Dipulangkan Sebelum Sembuh Ini Penjelasan BPJSAy juga oleh Sisanya membahas soal lowongan kerja di BPJS Kesehatan, tutorial daftar Kartu Analisis Media Monitoring terhadap BPJS Kesehatan di Tengah Lonjakan Kasus DBD di Indonesia pada Februari-Maret 2024 Prakerja . i mana pembahasan soal BPJS Kesehatan hanya bagian minor dari artikel in. , jingle menjelang lebaran, program calon DPRD yang menjunjung pemerataan KIS, dan agenda pemerintah mengunjungi RS. Di antaranya hanya satu yang membahas soal topik yang mendekati pelayanan Demam Berdarah Dengue. Tanpa melihat dari media sosial lain, hanya pada data kasus DBD dan media monitoring BPJS Kesehaan. Kita dapat melihat sebuah korelasi yang cenderung negatif. Hal ini menandakan pemantauan akan layanan dan informasi Health Security yang kurang maksimal dalam penanganan DBD. SIMPULAN Diawali Dari analisis yang dilakukan terhadap sentimen media terhadap BPJS Kesehatan, jumlah mention, reach, situs pemberitaan yang aktif membahas, dan topik pemberitaan yang paling dikunjungi dalam rentang waktu 16 Februari hingga 16 Maret 2024, beberapa temuan penting dapat disimpulkan Sentimen Terhadap BPJS Kesehatan: Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen media terhadap BPJS Kesehatan cenderung positif, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa titik tertentu. Pemberitaan positif dominan. Dominasi ini perlu mendapat perhatian khusus dan menjawab apakah sesungguhnya berita positif tersebut datang dari pemantauan layanan kesehatan BPJS Kesehatan, atau terdapat agenda lain dalam setiap unggahan media massa. Mention dan Reach Terhadap BPJS Kesehatan: Data kuantitatif seperti jumlah mention dan reach menunjukkan seberapa sering nama BPJS Kesehatan muncul dalam berita dan seberapa banyak orang yang terpapar oleh informasi tersebut. Jumlah mention dan reach memberikan gambaran tentang seberapa luasnya pemberitaan BPJS Kesehatan dan dampaknya pada opini publik. Situs Pemberitaan BPJS Kesehatan: Dari analisis, dapat diidentifikasi situs-situs pemberitaan yang aktif membahas BPJS Kesehatan. Mengetahui situs-situs ini penting untuk memahami sumber informasi yang berpengaruh dalam membentuk opini publik tentang layanan kesehatan tersebut. Top Mentions BPJS Kesehatan: Beberapa topik pemberitaan yang paling dikunjungi mengenai BPJS Kesehatan telah diidentifikasi. Hal ini memberikan wawasan tentang minat dan perhatian masyarakat terhadap isu-isu tertentu yang berkaitan dengan layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS. Dengan demikian, analisis yang dilakukan terhadap rumusan masalah ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana sentimen media, jumlah mention dan reach. ABSTRAK - VOLUME 2 NOMOR 4. JULI 2025 e-ISSN : 3032-1670. p-ISSN : 3032-2456. Hal 198-209 situs pemberitaan yang aktif membahas, serta topik pemberitaan yang paling dikunjungi mengenai BPJS Kesehatan dalam rentang waktu yang ditentukan. Kedepannya diharapkan adanya penilitan yang mengulik lebih lanjut mengenai kaitan soal keberpihakan media dengan pemberitaan health security di Indonesia terutama BPJS Kesehatan, guna melakukan tugas check and balance dari pihak yang objective dan mendukung pelayanan yang terbaik bagi rakyat. DAFTAR PUSTAKA