BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 199-201 Manajemen Proyek Sistem Informasi Agung Wijoyo1*. Rizki Reza Utama1. Muhamad Mahmud1. Fuji Ubaydillah1. Sinta Rahmawati1. Muh. Tantowi Alhabasi1 Fakultas Ilmu Komputer. Teknik Informatika. Universitas Pamulang. Jl. Raya Puspiptek No. Kel. Buaran. Kec. Serpong. Kota Tangerang Selatan. Banten 15310. Indonesia Email : 1*dosen01671@unpam. id, 2rizkireza249@gmail. muhamadmahmud916@gmail. com, 4f. ubay12@gmail. sintarahmawati672@gmail. com, 6tantowialhabasi@gmail. (*: Corresponden Autho. AbstrakOeManajemen proyek sistem informasi merupakan kegiatan sumber daya yang tersedia dari sebuah proyek pengembangan solusi sistem informasi sehingga dapat dihasilkan suatu sistem solusi yang memenuhi obyektif yang telah ditetapkan. Sumber daya proyek sistem informasi yang dimaksud disini mencakup Sumber Daya Manusia, peralatan dan fasilitas kerja . aik hardware maupun softwar. , dana, dan logistik. Manajemen proyek sistem informasi mengendalikan tiga aspek dari proyek sistem informasi yakni produk yang dihasilkan, waktu, dan biaya. Produk yang dihasilkan proyek sistem informasi dipatok mempunyai fitur sesuai rancangan, memenuhi batasan performance yang telah ditetapkan dan mudah pemeliharaannya. AuProyek harus diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan dengan tingkat keberhasilan yang dapat ditolerir dan menghabiskan biaya sesuai dengan anggaran. Kata Kunci: Manajemen. Proyek. Sistem Informasi. Manajemen Proyek AbstractOeInformation system project management is an activity of available resources from an information system solution development project so that a solution system can be produced that meets the stated objectives. Information system project resources referred to here include human resources, work equipment and facilities . oth hardware and softwar. , funds, and logistics. Information systems project management controls three aspects of an information systems project, namely product, time, and cost. Products produced by information system projects are determined to have features according to design, meet predetermined performance limits and are easy to maintain. AuThe project must be completed within a predetermined timeframe with a tolerable level of success and cost according to the budget. Keywords: Management. Project. Information System. Project Management PENDAHULUAN Manajemen proyek muncul pada tahun 1950-an untuk menggambarkan pendekatan yang lebih analitis untuk manajemen dan pemecahan masalah. Henry Grantt pria berkebangsaan amerika dapat dikatakan bapak dari ilmu manajemen proyek dan namanya digunakan menjadi metode bernama "Grantt Chart". Di dalam manajemen proyek terdapat hal-hal yang terbiasa dilakukan oleh manusia, oleh karena itu mempelajarinya tidak akan terlalu sulit, akan tetapi ada penambahan logika dan aturan yang khusus di dalamnya. Proyek sendiri yaitu usaha yang harus dilakukan dari awal hingga akhir pada suatu kejadian, yang mempunyai batasan waktu, anggaran, sumber daya yang dibutuhi oleh pelanggan. Tujuan proyek itu sendiri ialah untuk memuaskan pelanggan. ANALISA DAN PEMBAHASAN Metode Pengembangan Manajemen merupakan sebuah proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi yang dilibatkan untuk merencanakan, mengorganisasikan, menjalankan dan mengendalikan aktifitas-aktifitas, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus menerus seiring dengan berjalannya waktu. Agar proses manajemen berjalan lancar, diperlukan sistem serta struktur organisasi yang solid. Pada organisasi tersebut, seluruh aktifitasnya haruslah berorientasi pada pencapaian sasaran. Organisasi tersebut berfungsi sebagai wadah untuk menuangkan konsep, ide-ide manajemen. Jadi dapat dikatakan bahwa manajemen merupakan suatu rangkaian tanggung jawab yang berhubungan erat satu sama lainnya. Agung Wijoyo | https://journal. id/index. php/bullet | Page 199 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 199-201 Skill yang dibutuhkan ada 4 titik, yaitu kepada Owner. User. Lingkungan, dan Team. Maksudnya. Ketika seorang proyek manager berurusan dengan owner . omisaris perusahaa. dapat memberikan informasi berupa biaya/budget dari segi finansial, seta resiko kedepan yang akan Proyek merupakan suatu tugas yang perlu dirumuskan untuk mencapai sasaran yang dinyatakan secara kongkrit serta harus diselesaikan dalam suatu periode tertentu dengan menggunakan tenaga manusia dan alat-alat yang terbatas dan begitu kompleks sehingga dibutuhkan pengelolaan dan kerjasama yang berbeda dari yang biasanya digunakan. Menurut DI Cleland dan Wr. King . , proyek merupakan gabungan dari berbagai sumber adaya yang dihimpun dalam organisasi sementara untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Terdapat empat komponen penting yang menjadi tujuan sebuah proyek, yaitu ruang lingkup . , waktu, biaya dan kualitas. Empat komponen tersebut yang menjadi batasan terhadap pelaksanaan proyek. Bisa dikatakan bahwa kriteria yang harus dipenuhi dari produk yang dihasilkan dari proyek meliputi kriteria atau batasan waktu, batasan ruang lingkup, batasan biaya dan batasan Jadi terdapat empat keharusan dalam sebuah proyek yaitu: Proyek harus diselesaikan dan diserahkan tepat waktu. Proyek harus cukup dibiayai dengan dana yang telah ditentukan Proyek harus sesuai dengan ruang lingkup yang disepakati Proyek harus memiliki kualitas hasil sesuai kriteria yang disepakati antara pelaksana dan pemberi proyek. Manajemen proyek merupakan suatu usaha merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi, dan mengawasi kegiatan dalam proyek sedemikian rupa sehingga sesuai dengan jadwal waktu dan anggaran yang telah ditetapkan. Suatu pekerjaan rutin biasanya berlangsung secara kontinu, berulang-ulang dan berorientasi ke proses. Sebagai suatu proses yang terus menerus, pekerjaan yang rutin tidak dianggap suatu proyek. Manfaat manajemen proyek : Mengidentifikasi fungsi tanggung jawab Meminimalkan tuntutan pelaporan rutin Mengidentifikasi batas waktu untuk penjadwalan Mengidentifikasi metode analisa peramalan Mengukur prestasi terhadap rencana Mengidentifikasi masalah dini & tindakan perbaikan Meningkatkan kemampuan estimasi untuk rencana Mengetahui jika sasaran tidak dapat dicapai/terlampaui Proses Manajemen Proyek, untuk merealisasikan agar komponen tujuan proyek dapat tercapai maka pelaksanaan proyek membutuhkan tahapan-tahapan yang terintegrasi, tahapan tersebut dilakukan dengan membagi beberapa fase : Project Initiation (Inisiasi proye. : Menjelaskan tentang latar belakang yang memicu dilaksanakan sebuah proyek, mendefinisikan sasaran, tujuan dan faktor-faktor kesuksesan dari proyek Project Planning . erencanaan awal proye. : Segala sesuatu yang diperlukan untuk merencanakan . proyek sebelum rangkaian pekerjaan dimulai Project Executing (Pelaksanaan proye. : Proses mengkoordiknasikan sumberdaya yang ada untuk menjalankan sejumlah pekerjaan di dalam proyek agar menhhasilkan produk sesuai yang ditargetkan. Project Control (Pengendalian proye. : Proses pengawasan setiap aktivitas proyek untuk memantau agar setiap aktivitas tidak menyimpang dari yang telah direncanakan. Project Closing Proses persetujuan secara formal antara pelaksana dan pemberi proyek bahwa proyek telah selesai dan menghasilkan produk sesuai dengan kesepakatan. Proses perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam tiga proses utama, yaitu : Merencanakan proyek-proyek sistem. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang dikembangkan. Agung Wijoyo | https://journal. id/index. php/bullet | Page 200 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2. No. Tahun 2023 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 199-201 Tahap perencanaan merupakan suatu rangkaian kegiatan semenjak ide pertama yang melatarbelakangi pelaksanaan proyek ini didapat, pendefinisian awal terhadap kebutuhan detail atau target yang harus dicapai dari proyek tersebut, penyusunan proposal, penentuan metodologi dan sistem manajemen proyek yang digunakan, sampai dengan penunjukan tim dan instruksi untuk mengeksekusi . proyek yang bersangkutan. Biasanya ada dua pihak yang terlibat langsung dalam proyek perencanaan ini yaitu: Pihak yang membutuhkan . emand sid. eksistensi dari suatu sistem informasi. Pihak yang berusaha menjawab kebutuhan tersebut . upply sid. dalam bentuk pengembangan teknologi informasi. KESIMPULAN Manajemen merupakan sebuah proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi yang dilibatkan untuk merencanakan, mengorganisasikan, menjalankan dan mengendalikan aktifitas-aktifitas, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus menerus seiring dengan berjalannya waktu. Manajemen proyek adalah suatu cara mengelola, mengarahkan, dan mengkoordinasikan sumber daya . anusia/materia. disaat mulainya sebuah proyek hingga akhir untuk mencapai suatu tujuan, yang dibatasi oleh biaya, waktu, dan kualitas untuk mencapai kepuasan. Suatu sistem informasi dapat dikembangkan karena adanya kebijakan dan perencanaan telebih dahulu. Tanpa adanya perencanaan sistem yang baik, pengembangan sistem tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tanpa adanya kebijakan pengembangan sistem oleh manajemen puncak, maka pengembangan sistem tidak akan mendapat dukungan dari manajemen puncak tersebut. REFERENCES