Jurnal Abdikemas Vol. 7 Nomor 2. Desember 2025 DOI: 10. 36086/abdikemas. ISSN: 1978-1520 OPTIMALISASI PERAN KADER DAN KELUARGA MENGGUNAKAN DIGITALISAI PROGRAM KELAS KELUARGA DALAM MENDUKUNG PENURUNAN STUNTING Received: 02 Desember 2025 Revised: 10 Desember 2025 Accepted: 24 Desember 2025 Zulliati1. Nita Hestiyana2,Subhan Panji Cipta3. Suci Mauridha1. Nur Cahya MS4. Gilang Pahlevi4. Safina Restu EP4. Kintan Hafizah1 Fakultas Kesehatan. Program Studi Sarjana Kebidanan. Universitas Sari Mulia Fakultas Kesehatan. Pendidikan Profesi Bidan. Universitas Sari Mulia Fakultas Saint dan Teknologi. Program Studi Sarjana Informatika. Universitas Sari Mulia Fakultas Kesehatan. Program Studi Sarjana Farmasi. Universitas Sari Mulia E-mail:zulliatiibaq@gmail. com1, nitahestiyana@gmail. com2, panji@unism. Abstract Abstract Stunting Stunting remains a major national public health concern concern that that requires requires coordinated coordinated efforts efforts across across sectors. Banjar Regency including local government, healthcare providers, and health education development agencies. Banjar been designated as one of the for stunting with Gudang Village in Village Sungai Regency has been designated as one of the areas forreduction, stunting reduction, withHirang Gudang Hirang Tabuk District Although in Sungai Tabuk District identified as a significant contributor to stunting cases. Although substantial The Family Class Program improvements were recorded from 2021 to 2022, the prevalence remains well above the national target. The isFamily an intervention roles of to cadresof and families health in preventing Class Program is to the roles cadres and This families in preventing and managing stunting. This program aims to enhance active engagement through direct Cadres, care, education, and assistance for mothers and children, beginning in adolescence and continuing through and community Training Cadres, with asvillage as primary pregnancy-related community educators. Training activities involve cadres and village officials to improve their competencies in and identifying complications growth and developmental To abnormalities further support detecting pregnancy-related and identifyingabnormalities growth and indevelopmental To further support knowledge enhancement, a structured digital platform accessible todeveloped cadres and https://prokel. families has been developed at https://prokel. Keywords: Keywords:Family FamilyClass ClassProgram. Program,Community CommunityHealth HealthCadres. Cadres,Stunting Stunting Abstrak Stunting merupakan permasalahan nasional yang perlu diperhatikan bersama baik lintas sektor, pemerintahan setempat petugas kesehatan maupun bagian pengembangan pendidikan kesehatan. Kabupaten Banjar yang menjadi lokus penurunan stunting salah satunya adalah Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah ini menjadi penyumbang terbesar untuk kasus stunting walaupun sudah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2021 dan 2022 namun masih sangat jauh dari target nasional. Program Kelas Keluarga merupakan salah satu upaya yang dicanangkan untuk meningkatkan peran kader dan keluarga dalam mengatasi stunting. Pelaksanaan program kelas keluarga bertujuan untuk memingkatkan peran kader dan keluarga dalam pelibatan secara langsung menggunakan metode asuhan dan pendampingan pada ibu dan anak yang dimulai dari masa remaja hingga lansia. Kader bersama dengan perangkat desa akan menjadi informan utama sekaligus edukator secara langsung kepada keluarga. Pelatihan dalam kegiatan ini melibatkan kader dan perangkat desa, untuk meningkatkan keterampilan dalam mendeteksi penyulit pada kehamilan ibu dan mendeteksi penyimpangan pada tumbuh kembang anak. Peningkatan pengetahuan kader dan keluarga diperlukan sebuah digitalisasi yang dapat diakses oleh kader dan keluarga dalam bentuk WEB terstruktur yaitu https://prokel. Kata Kunci: Program Kelas Keluarga. Kader. Stunting P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Zulliati. Nita Hestiyana,Subhan Panji Cipta. Suci Mauridha. Nur Cahya MS. Gilang Pahlevi. Safina Restu EP. Kintan Hafizah PENDAHULUAN Kabupaten Banjar yang menjadi lokus penurunan stunting salah satunya adalah Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah ini menjadi penyumbang terbesar untuk kasus stunting walaupun sudah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2021 dan 2022 namun masih sangat jauh dari target nasional. Berdasarkan hasil evaluasi program yang dilakukan sebagai bentuk studi pendahuluan dari hasil hilirisasi penelitian yang sudah dilakukan bahwa penguatan dari tenaga dilapangan seperti tenaga pendamping keluarga, kader posyandu. PKB perlu diperhatikan dan ditingkatkan mengingat tenaga pendamping yang akan berhubungan secara langsung kepada Masyarakat setempat namun beberapa program pemerintah masih sangat minim untuk hal ini. Pada tahun 2025 posyandu yang ada di Desa Gudang Hirang mengalami perubahan menjadi posyandu ILP (Integrasi Layanan Prime. dan jumlah menjadi 4 Psoyandu dengan masing-masing kader berjumlah 7 orang yang terdiri dari Posyandu Keluarga Sentosa. Posyandu Keluarga Sejahtera. Posyandu Bahagia dan Posyandu, dimana kegiatan posyandu melayani semua fase dimulai dari kesehatan remaja, ibu, anak dan lansia. Pelaksanaan program kelas keluarga bertujuan untuk memingkatkan peran kader dan keluarga dalam pelibataSSn secara langsung memberikan asuhan dan pendampingan pada ibu dan anak yang dimulai dari masa remaja hingga lansia. Kader bersama dengan perangkat desa akan menjadi informan utama sekaligus edukator secara langsung kepada keluarga . Berdasarkan hasil studi pendahuluan dan diskusi permasalahan mitra adalah sebagai Alat edukasi dan sumber informasi kader masih menggunakan manual yang disediakan oleh Mitra belum memiliki sumber informasi pengetahuan yang dapat digunakan baik untuk kader maupun keluarga untuk kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi. Mitra belum pernah dilakukan pelatihan ataupun bimbingan langsung dalam mencari sumber informasi yang dapat terpercaya. Tujuan dan Fokus dalam penelitian ini adalah: Eo Meningkatkan peran kader dan keluarga terlibat langsung dalam proses pendampingan ibu dan bayi untuk mengurangi angka kesakitan dan angka kematian ibu dan bayi serta mengurangi angka kejadian stunting yang menjadi salah satu tujuan SDGAos tahun 2030. Eo Meningkatkan kompetensi dan pengetahuan kader dan keluarga melalui pendidikan pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan ibu dan bayi menggunakan digitalisasi dengan WEB terstruktur dalam Program Kelas Keluarga. Eo Meyediakan referensi fisik dalam bentuk buku saku dan Leaflet untuk memudahkan pada saat pembetian informasi kepada pasien dan keluarga. Eo Penyediaan WEB anak dilelola oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan dilakukan UPDATE secara berkala dan berkelanjutan agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Program Kelas Keluarga dirancang sedemikian rupa untuk dapat menjadi salah satu Solusi dari prioritas masalah saat ini yaitu angka kejadian stunting yang masih sangat tinggi, berdasarkan hal tersebut Solusi permasalahan yang akan ditawarkan pada program kelas keluarga ini yaitu: Program ini akan melibatkan beberapa sasaran sebagai perantara dalam mensukseskan tercapainya tujuan utama program dimana terdapat beberapa project kecil yang akan dilaksanakan, usulan project sebagai focus utama dan 1000 hari pertama kelahiran dengan memberikan pelatihan dan edukasi pada kader dan kelauraga tentang pentingnya peran keluarga. Penggunaan WEB terstruktur sebagai sarana informasi dan referensi untuk kader dan keluarga yang dapat diakses secara gratis dan terus menerus dilakukan UPDATE secara berkala. Formulasi program kelas keluarga mengarah pada intervensi berbasis keluarga beresiko dengan menekankan P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Jurnal Abdikemas Vol. 7 Nomor 2. Desember 2025 DOI: 10. 36086/abdikemas. ISSN: 1978-1520 pada penyiapan kehidupan berkeluarga, pemenuhan asupan gizi, perbaikan pola asuh, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan dan peningkatan akses pelayanan Kesehatan bagian keluarga dengan resiko tinggi kehamilan serta penjaringan ibu hamil dengan resiko tinggi yang melibatkan perangkat wilayah yang ada di wilayah mitra kerja sama yaitu Kader dan kelaurga serta RT. METODE Metode kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan pengabdian pada Masyarakat yang dilakukan secara langsung dalam memberikan pelatihan dan edukasi dalam peningkatan keterampilan dan pengetahuan ibu dan anak. Tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra. Metode tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dialakukan yaitu sudah memuat hal-hal sebagai berikut. Sosialisasi Pelatihan Penerapan teknologi Pendampingan dan evaluasi Keberlanjutan program Metode pendekatan dan penerapan teknologi dan inovasi yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra yang telah disepakati bersama, kesesuaian volume pekerjaan, kesesuaian skala prioritas dan partisipasi mitra dalam pelaksanaan program, evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan dan peran dan tugas dari masing-masing anggota tim sesuai dengan kompetensinya dan penugasan mahasiswa. Tahapan-tahapan di atas secara konkrit dan lengkap untuk mengatasi permasalahan sesuai tahapan berikut. Untuk mitra yang produktif secara ekonomi, maka metode pelaksanaan kegiatan terkait dengan tahapan pada minimal 2 . aspek kegiatan yang ditangani pada mitra, seperti: Permasalahan dalam bidang produksi. Permasalahan dalam bidang manajemen, dan Permasalahan dalam bidang pemasaran. Mitra yang tidak produktif secara ekonomi/sosial minimal 2 . aspek kegiatan yakni sosial kemasyarakatan, kegiatan yang telah dilakukan memaksimalkan peran sosial kader dan juga perangkata desa dalam hal ini Adalah ketua RT untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat khusus nya keluarga agar lebih meningkatka pola pendampingan dan pengasuhan bagi ibu dan anak, sehingga semua sektor dapat meningkatkan perannya masing-masing, dengan kegiatan ini juga diharpkan keluarga lebih dapat memiliki rasa empati dan tanggung jawab secara keseluruhan bagi keluarga, nyatakan tahapan atau langkah-langkah pelaksanaan pengabdian yang ditempuh guna melaksanakan solusi atas permasalahan spesifik yang dihadapi oleh mitra. Pelaksanaan solusi tersebut dibuat secara sistematis yang meliputi layanan kesehatan, keamanan dan konflik social yang ada di Masyarakat. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program, mita dalam hal ini adal kelompok PKK yang da diwilayah Gudang Hirang yaitu kader posyandu. Proses evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Peran dan tugas dari masing-masing anggota tim sesuai dengan kompetensinya dan penugasan mahasiswa. Program ini juga dirancang untuk meningkatakan peran keluarga dalam kesejahteraan Kesehatan ibu dan anak, kegiatan dilaksanakan selama lebih kurang 6 bulan dimulai dari bulan Juni dan akan berakhir pada bulan Desember tahun 2025. Hal utama yang dilakukan sebelum sasaran sampai pada sasaran keluarga maka program ini memfokuskan pada beberapa tahapan yang dimulai dari tahapan perancangan instrument program, sosialisasi. P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Zulliati. Nita Hestiyana,Subhan Panji Cipta. Suci Mauridha. Nur Cahya MS. Gilang Pahlevi. Safina Restu EP. Kintan Hafizah pembuatan laporan pertangungjawaban, hingga pemenuhan luaran wajib dalam kegiatan ini, dimana pelaksana kegiatan adalah dosen dan mahasiswa dengan melibatkan mitra. Partisipasi mitra pada kegiatan ini sebegai peserta aktif yang diberikan beberapa pelatihan dan pendidikan Beberapa tahapan kegiatan dalam pelaksanaan program yaitu: Program 1. Manajemen pengkajian dan penjaringan ibu dan bayi dengan deteksi dini penyulit dan komplikasi. Langkah-langkah pelaksanaan program kelas keluarga kegiatan pengabdian kepada Masyarakat: Tahapan Perancangan dan pembuatan Form Pengkajian dan Alat Edukasi Pelatihan Perancangan dan pembuatan form pengkajian sudah dilakukan pada tahapan awal perancangan program, dan pada tahapan ini akan dilakukan proses penetapan form yang akan digunakan oleh mitra sasaran dalam hal ini adalah katua RT dan kader, dimana form ini akan digunakan di tingkat RT sebagai penjaringan awal data calon pengantin dan ibu hamil yang berada di sekitar lingkungan RT yang ada desa Gudang hirang serta perancangan form pengkajian bagi kader dalam menjaring calon pengantin, ibu hamil dengan resiko tinggi dan bayi dan Baduta. Tahapan Sosialisasi Instrumen dan program kelas keluarga yang akan digunakan. Sosialiasi tahap awal dilakukan pada hari sabtu, 28 Juli 2025 bagi kader kesehatan yang ada di 4 psoyandu dengan jumlah 28 orang dengan 2 orang pendamping desa yaitu bidan desa Gudang Hirang selajutnya sosialisasi dilajutkan kepada perangkat wilayah dalam hal ini adalah RT Tahapan pelatihan kegiatan pelatihan dilakukan kepada kader dan perangkat desa untuk simulasi pengisian form yang dilakukan dengan pasien oleh kader serta pengijian form penjaringan oleh RT. Penerapan teknologi perancangan form dan instrumen skrining dilakukan mengunakan media yang mendukung untuk perancangan. Pendampingan dan evaluasi Evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Evaluasi pelaksanaan program akan dinilai secara berkala dimulai dari monitoring dan evaluasi minor yaitu evaluasi setiap 3 bulan dan setelah kegiatan pelatihan dilakukan, dilanjutkan evaluasi mayor yaitu saat semua kegiatan sudah terlaksana dan penilaian dilakukan terhadap peran proses evaluasi akan dilakukan dimulai dari bulan oktober dan november. Keberlanjutan program, form pengkajian dan form penjaringan akan digunakan secara berkelanjutan oleh kader dan perangkat desa (RT) sebagai bentuk dari proses manajemen program berkelanjutan. Program 2. Pelaksanaan Pelatihan Kader dan perangkat desa Pelatihan dan Edukasi Form Pengkajian dan Alat Edukasi kepada RT dan Kader Pada tahapan ini dilakukan pelatihan awal bagian kader dan RT terkait dengan pengisisna form pengkajian tingkat RT dan Form pengkajian deteksi dini ibu hamil resiko tinggi serta deteksi dini stunting pada anak . ayi sampai Badut. bagi kader dan peragkat desa, serta pemberian edukasi tentang tanda dan gejala serta penanganan awal yang dapat dilakukan pada ibu dan anak dengan yang mengalami penyulit dan penyimpangan. Program 3: Digitalisasi edukasi dan informasi kesehatan ibu dan anak Perancangan WEB terstruktur akan dilakukan oleh TIM pengabdian dalam bentuk website dengan Link https://prokel. id/ untuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi kesehatan ibu dan anak yang benar dan valid bagi kader dan keluarga. WEB akan dibuat khusus secara terstruktur oleh tim pengabdian dengan memperhatuakn isi dan juga kemudahan penggunaan dalam bentuk dan video dan edukasi tertulis. WEB ini juga sebagai upaya P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Jurnal Abdikemas Vol. 7 Nomor 2. Desember 2025 DOI: 10. 36086/abdikemas. ISSN: 1978-1520 pendampingan berkelanjutan bagi mitra agar proses nya tidak putus ditengah jalan dan memberikan manfaat jangka panjang. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang kami laksanakan berjudul "Optimalisasi Peran Kader Dan Keluarga Menggunakan Digitalisai Program Kelas Keluarga Dalam Mendukung Penurunan StuntingAy Pada Bulan Mei sampai dengan bulan September 2025, tim kami yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melaksanakan serangkaian pelatihan di Balai Desa Gudang Hirang, melibatkan 28 peserta dari kader posyandu dengan 2 orang pendamping posyandu serta seluruh ketua RT Desa Gudang Hirang sebanyak 13 orang. Kegiatan ini mencakup sesi teori dan praktek mengenai penggunaan form deteksi dini kegawatdaruratan ada ibu dan juga deteksi dini penyimpangan yang terjadi pada pertumbuhan dan perkembangan, serta penggunaan media edukasi yaitu WEB dengan link https://prokel. id/ . Rincian penyelesaian aspek Kegiatan yang ditangani adalah sebagai berikut: Pelatihan Tahap I . dukasi Kesehatan ib. Pelatihan tahap 1 dilakukan pada Sabtu 23 Agustus 2025 pukul 10. 00 WITA sampai dengan selesai di Balai Desa Gudang Hirang. Kecamatan Sungai Tabuk dengan rincian kegiatan sebagai berikut: Penilaian Pengetahuan sebelum dan setelah edukasi Penilaian ini menggunakan instrumen kuesioner kesehatan ibu dengan total jumlah soal sebanyak 19 soal yang terdiri dari pengetahuan tentang Kehamilan. Persalinan. Nifas. Penilaian ini sebagai awal dari pengembangan penegtahuan kader dalam memberikan layanan secara menyeluruh kepada ibu dan anak dimana kader merupakan perpanjangan tangan utama yang berhubungan secara langsung dengan masyarakat dan petugas Berikut adalah grafik hasil penilaian pengetahauan sebelum dan setelah diberikan Hasil Peningkatan Pengetahuan Kader setelah dilberikan pelatihan kesehatan ibu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Pretest Postest Grafik. Pengetahuan ibu sebelum dan setelah pelatihan Kesehatan Ibu Simulasi penggunaan Form Deteksi dini kegawatdaruratan ibu Form deteksi dini ini merupakan salah satu inovasi dalam program pkm sebagai media untuk menilai kondisi ibu dan janin selama masa kehamilan, sehinga penanganan awal dapat dilakukan sedini mungkin. P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Zulliati. Nita Hestiyana,Subhan Panji Cipta. Suci Mauridha. Nur Cahya MS. Gilang Pahlevi. Safina Restu EP. Kintan Hafizah Gambar : Form Deteksi dini kegawatdaruratan ibu Penjelasan Program dan Edukasi Kesehatan Ibu serta menggunakan media Lembar balik dan Leaflet Program Kelas Keluarga merupakan sebuah program yang dirancang untuk meningkatakn peran serta keluarga dan masyarakat dalam pendampingan dan ibu selama masa kehamilan, bersalin dan nifas dan menyusui serta peran pengasuhan anak selama masa pertumbuhan dan perkembangan pemberian materi dilakukan oleh pemateri 1 yaitu ibu Zulliati. Keb, kegiatan dialanjutkan dengan pemberian materi tentang kesehatan ibu yang mencakup kesehatan ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas dan menyusui, selanjutnya adalah pemberian materi tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) oleh Nur Cahya Maulia Alfath mahasiswa program studi farmasi. Gambar : Edukasi Kesehatan Ibu menggunakan Lembar Balik Kesehatan Ibu Gambar 5. Pelatihan Tahap 1 Pemberian edukasi dan simulasi pengisian Form Deteksi Dini Kegawatradruaratan Ibu hamil P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Jurnal Abdikemas Vol. 7 Nomor 2. Desember 2025 DOI: 10. 36086/abdikemas. ISSN: 1978-1520 Pelatihan Tahap 2 (Edukasi Kesehatan Ana. Pelatihan tahap 2 dilakukan pada Rabu, 27 Agustus 2025 pukul 13. 00 WITA sampai dengan selesai di Balai Desa Gudang Hirang. Kecamatan Sungai Tabuk dengan rincin kegiatan sebagai Penilaian Pengetahuan sebelum dan setelah edukasi Penilaian ini menggunakan instrumen kuesioner kesehatan anak dengan total jumlah soal 15 soal untuk pengetahuan pertumbuhan dan pertekembangan anak. Penilaian ini sebagai awal dari pengembangan penegtahuan kader dalam memberikan layanan secara menyeluruh kepada ibu dan anak dimana kader merupakan perpanjangan tangan utama yang berhubungan secara langsung dengan masyarakata dan petugas kesehatan. Berikut adalah grafik hasil penilaian pengetahauan sebelum dan setelah diberikan pelatihan: PENGETAHUAN Pretest Postest Baik Cukup Kurang Grafik. Pengetahuan ibu sebelum dan setelah pelatihan Kesehatan Anak Edukasi Kesehatan Anak Kegiatan ini dimulai dari pemberian oleh pemateri 2 yaitu ibu Nita Hestiyana. SST. Bdn. Kes, pemberian materi tentang kesehatan anak yang mencakup pertumbuhan dan perkembangan anak Dilanjutkan dengan Sosialisasi penggunaan instrumen pengkajian yang akan digunakan oleh kader dan perangkat desa dilanjutkan dengan demontrasi penggunaan instrumen pengkajian dan skrining untuk deteksi dini ibu dan anak. P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Zulliati. Nita Hestiyana,Subhan Panji Cipta. Suci Mauridha. Nur Cahya MS. Gilang Pahlevi. Safina Restu EP. Kintan Hafizah Gambar 6. Pelatihan Tahap 2 Pemberian Edukasi dan simulasi pengisian lembar pertumbuhan dan perkembangan Pelatihan Tahap 3 Pelatihan tahap 3 dilakukan pada Rabu, 03 September 2025 pukul 09. 00 WITA sampai dengan selesai di Balai Desa Gudang Hirang. Kecamatan Sungai Tabuk dengan rincin kegiatan sebagai berikut: Simulasi pengisian Form Penjringan ibu dan Calon pengantin tentang penggunaan Form Penjaringan ibu hamil dan calon pengantin bagi ketua RT sejumlah 13 orang Gambar 7. Pelatihan Tahap 3 Simulasi pengisian Form Penjringan ibu dan Calon Pendampingan dan evaluasi Pendampingan dilakukan kepada kader dan RT selama melaksanakan pendampingan dengan keluarga untuk memastikan semua program dalam terlaksanan dengan baik dan Proses pendampingan dilakukan secara langsung maupun tidak langsung dengan sarana komunikasi Whatsapp. Pendampingan keluarga juga dilakukan bekerja sama dengan TIM pendamping Kleuarga yang sudah dibentuk oleh kader bersama dengan tim Bidan. Keberlanjutan program Keberlanjutan program pengabdian kepada Masyarakat ini akan dilakukan dengan memberikan akses secara terbuka bagi kader. RT dan keuarga untuk menggunakan WEB terstruktur yang disediakan oleh TIM pengabdian dalam bentuk website dengan Link https://prokel. id/ untuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi kesehatan ibu dan anak yang benar dan valid bagi kader dan keluarga. WEB dibuat khusus secara terstruktur oleh tim pengabdian dengan memperhatikan isi dan juga kemudahan penggunaan dalam bentuk dan video dan edukasi tertulis dan akan di update secara berkala. singkatan dan akronim Prokel (Program Kelas Keluarg. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema AuOptimalisasi Peran Kader Dan Keluarga Menggunakan Digitalisai Program Kelas Keluarga Dalam Mendukung Penurunan StuntingAy berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari kader, keluarga. Ketua RT serta masyarakat. Melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan kader serta P-ISSN 2829-5838 | E-ISSN 2829-2669 Jurnal Abdikemas Vol. 7 Nomor 2. Desember 2025 DOI: 10. 36086/abdikemas. ISSN: 1978-1520 meningkat dalam mengenali faktor risiko, tanda bahaya, serta upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga usia anak mencapai 2 tahun. Selain itu, adanya pendampingan, edukasi dengan mengguanakan WEB terstruktur, serta optimalisasi peran keluarga turut memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kesehatan ibu dan anak serta tercapainya generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Saran Saran untuk Masyarakat dengan adanya program yang dibuat ini dapat menjadi salah satu dari Langkah awal dalam mengaktifkan peran keluarga dalam meningkatkan pola pendampingan dan pengasuhan kepada ibu dan anak melalui pengaktifan peran kader dalam memberikan pendampingan secara langsung. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada: Kementrian Pendidikan Tingi. Saint dan Teknologi Kepala Desa Gudang Hirang beserta TIM dari Balai desa Bidan Desa Gudang Hirang beserta TIM Kader Desa Gudag Hirang RT Desa Gudang Hirang Selurung Masyarakat Desa Gudang Hirang. TIM pelaksana Program Kelas Keluarga dari Universtas Sari Mulia DAFTAR PUSTAKA