PERENCANAAN APARTEMEN DENGAN PENERAPAN RECREATION FAMILY FACILITIES DI KOTA SAMARINDA Rizky Aprilya Arisandy1 Mahdalena Risnawaty. IAI. AA. 3Ir. Gusti Alam Saad. Si. Program Studi Arsitektur. Fakultas Teknik. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Jl. Ir. Juanda No. Samarinda aprilya22@gmail. Abstraksi Samarinda merupakan sebuah ibu kota di Kalimantan Timur yang memiliki tingkat pertumbuhan kota yang begitu cepat, sehingga memicu pemerintah dalam upaya menyediakan hunian khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah keatas. Tujuan utama pada penelitian ini adalah merencanakan sebuah hunian yaitu Apartemen dengan penekanan Recreation Family Facilities, sebuah area apartemen yang lebih mandiri dimana pemilik atau pengelola tidak perlu keluar dari area apartemen untuk melakukan aktivitas olah raga dan rekreasi. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan cara observasi sebuah apartemen yang ada di Samarinda, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilengkapi referensi dalam bentuk jurnal, web, dan buku bacaan berkaitan dengan perencanaan. Hasil dari penelitian yaitu perencanaan apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda menunjukkan bahwa Apartemen ini direncanakan memiliki fasilitas rekreasi seperti pusat kebugaran, arena billiard, kolam renang indoor, kolam renang outdoor anak dan dewasa, children playground, perpustakaan, salon dan spa, fresh market, klinik, taman baca, jogging track, rest area, taman binatang, ruang terbuka hijau dan fasilitas penunjang lainnya yang akan direncanakan sesuai dengan standar arsitektur. Kata Kunci: Apartemen. Recreation Family Facilities Abstract Samarinda is a capital city in East Kalimantan that has a rapid growth rate of the city, prompting the government to provide shelter especially for middle and upper income people. The main purpose of this study is to plan a residential apartment with emphasis Recreation Family Facilities, a more independent apartment area where the owner or manager does not need to get out of the area of the apartment to do sports and recreation activities. The research method used descriptive method by observation of an existing apartment in Samarinda, interview. This data collection also includes references in the form of journals, web, and reading books related to planning. The result of the research is the planning of the apartment with the implementation of recreation family facilities in Samarinda City shows that the Apartment is planned to have recreational facilities such as fitness center, billiard arena, indoor pool, outdoor and children's outdoor pool, children playground, library, salon and spa, fresh markets, clinics, reading parks, jogging tracks, rest areas, zoo parks, green open spaces and other supporting facilities that will be planned according to architectural standards. Keywords: Apartment. Recreation Family Facilities PENDAHULUAN Latar Belakang Pertumbuhan kota Samarinda saat ini begitu cepat sehingga memicu pemerintah untuk lebih banyak menyediakan sebuah kawasan pemukiman salah satunya diperlukan perencanaan apartemen. Pembangunan apartemen di Kota Samarinda merupakan solusi yang tepat untuk menjawab permasalahan jangka panjang dalam menghadapi pertambahan penduduk yang terus meningkat dari tahun ketahun. Upaya tersebut juga memenuhi kebutuhan untuk mewujudkan pemukiman yang fungsional serta memiliki potensi lahan yang berkarakter baik dari segi fisiknya. Hal ini sangat memungkinkan karena perencanaan apartemen ini berada di dalam area kota mandiri Samarinda, yang memiliki luas lahan tata kota sebesar 112,8 hektar atau lebih dari 25 persennya adalah area hijau, serta kontur alam yang Apartemen menyediakan ruang untuk berbagai kegiatan pengguna, dengan mengetahui kebutuhan primer dan sekunder, dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat menengah keatas yang memiliki kebutuhan lebih banyak, misalnya kebutuhan sekunder yaitu kebutuhan untuk berlibur atau mereleksasikan diri, tetapi dalam hal ini kebanyakan orang tidak memiliki waktu untuk memenuhi kebutuhan tersebut dikarenakan tempat rekreasi yang jauh dari tempat tinggalnya, tidak terjaminnya keamanan saat berpergian atau rekreasi dan padatnya arah lalu lintas di Samarinda. Dalam perencanaan Apartemen Samarinda ini adalah merencanakan sebuah apartemen yang dapat menyediakan ruang untuk berbagai kegiatan, dengan mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh dalam sebuah memperhatikan kebutuhan primer dan sekunder dari setiap penghuni nantinya, hal ini sangat berpengaruh dengan kegiatan pengguna nantinya, dengan lokasi yang berada di kota mandiri dan dapat menyediakan fasilitas hunian dan rekreasi untuk keluarga. Fasilitas rekreasi yang tersedia dalam kawasan gedung apartemen di Samarinda ini berfungsi sebagai sarana relaksasi bagi penghuni. Fasilitas yang tersedia adalah fitness center atau pusat kebugaran, lapangan tennis, lapangan basket, lapangan bulu tangkis, kolam renang anak dan orang dewasa, children playground outdoor dan indoor, taman baca, jogging track, rest area, taman binatang kecil dan ruang terbuka hijau. Dengan tersedianya sarana hiburan yang memadai, penghuni dapat melakukan kegiatan olahraga dan rekreasi tanpa harus meninggalkan kompleks apartement. Menyikapi hal di atas maka disadari perlunya suatu hunian di Samarinda yang dapat yang dapat memenuhi semua kebutuhan primer dan sekunder Dengan cara menyediakan sebuah hunian yang dilengkapi dengan fasilitas utama, penunjang dan rekreasi untuk keluarga . ecreation family facilitie. dimana diharapkan dapat menciptakan hunian yang ideal dan memberikan kepuasan bagi para penghuni atau pengguna. Rumusan Permasalahan Bagaimana merencanakan sebuah hunian, dengan menyediakan ruang yang lahir dari adanya sebuah kebutuhan primer dan sekunder untuk keluarga, mengacu pada fasilitas utama dan hiburan yaitu fasilitas hunian, penunjang dan rekreasi yang akan berlokasi di kawasan kota Samarinda? Batasan Masalah Guna mengoptimalkan pembahasan dalam perencanaan ini, maka penulis membatasi pada hal pengolahan kebutuhan ruang bangunan yang mengacu pada kebutuhan primer dan sekunder bagi Dengan menyediakan fasilitas hunian, penunjang dan rekreasi seperti kamar tidur, ruang keluarga, pusat kebugaran, kolam renang outdoor anak dan dewasa, kolam indoor, children playground indoor dan outdoor, perpustakaan, taman baca, jogging track, rest area, taman binatang kecil, ruang terbuka hijau dan untuk fasilitas umumnya yaitu klinik, apotek, restaurant dan mini market, yang akan direncanakan sesuai dengan Standar Arsitektur. Tujuan Dan Sasaran Tujuan Mendapatkan perencanaan Apartemen dengan penerapan Recreation Family Facilities di Kota Samarinda, untuk sebuah hunian vertical sebagai pembangunan alternative masa depan dengan mempertimbangkan kebutuhan ruang yang lahir dari adanya kebutuhan primer dan sekunder bagi keluarga, serta fasilitas hunian dan rekreasi yang akan berlokasi dikawasan kota Samarinda. Sasaran Sasaran dari penulisan skripsi ini adalah merencanakan sebuah Apartemen di Samarinda yang mengutamakan pada pengolahan kebutuhan ruang untuk keluarga dengan mengutamakan sebuah kebutuhan primer dan sekunder, guna mendapatkan kebutuhan ruang yang mengacu pada fasilitas utama, penunjang dan rekreasi sesuai dengan standar Arsitektur yang ada. Lingkup Pembahasan Dan Metode Lingkup Pembahasan Adapun lingkup dari Perencanaan Apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda ini sebagai berikut: Lingkup Arsitektural Mengemas perencanaan Apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda sesuai fungsinya melalui bentuk bangunan, organisasi ruang hunian dan penunjang, fasilitas hiburan keluarga, arsitektural lanskap, pengelompokan kegiatan dan penyajian materi dengan penerapan arsitektur modern. Lingkup Non Arsitektural Perencanaan Apartemen dengan penerapan recreation family facilities direncanakan terletak Kawasan Kota Samarinda yang memiliki daya dukung lingkungan yang mampu menjadi daya tarik serta dapat meningkatkan fungsi lahan. Metode Metode penyusunan Perencanaan Apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda menggunakan Metode yang akan dijabarkan sebagai berikut: Studi Literatur, mendapatkan data sekunder, dalam hal ini berupa studi kepustakaan yang berkaitan dengan perencanaan Apartemen dan kondisi lingkungan di Samarinda. Kemudian merumuskan masalah yang ada pada Metode survey, yaitu survey lokasi yang akan digunakan sebagai perencanaan, dilakukan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan mengenai lokasi yang Metode pemaparan yaitu dengan cara memaparkan data-data yang didapat dari hasil survey untuk proses menganalisa site, selanjutnya diambil kesimpulan guna dijadikan landasan konsep dan program dasar perencanaan apartemen. PENERAPAN ARSITEKTUR Menurut situs web Data Arsitek tentang Pengetian Klasifikasi Apartemen, berikut ini adalah 10 jenis/macam Klasifikasi Apartemen: Tabel 1. Klasifikasi Apartemen DASAR KLASIFIKASI Berdasarkan Kepemilikkan Berdasarkan Tipe Pengelolanya Berdasarkan Penghuni PENJELASAN Apartemen Sewa Apartemen Beli Condotel Serviced Apartemen Apartemen Perseorangan (Condominiu. Apartemen Milik Bersama (Cooperativ. Apartemen Keluarga Apartemen Lajang Apartemen Bisnis Apartemen Manula Berdasarkan Golongan Sosial Berdasarkan Ketinggian Bangunan Berdasarkan Sirkulasi Horizontal Berdasarkan Sirkulasi Vertical Berdasarkan Penyusunan Lantai Berdasarkan Bentuk Massa Bangunan Apartemen Berdasarkan Tipe Unit Apartemen Sederhana Apartemen Menengah Apartemen Mewah Apartemen Super Mewah Apartemen low-rise Row House Mid-rise High-rise Single Loaded Corridor Apartement Double Loadede Corridor Apartement Walk-up Apartement Elevator Apartement Simplex Apartement Duplex Apartement Triplex Apartement Slab Tower Single Tower Multi Tower Studio Apartemen Keluarga Loft Penthouse Target sasaran pasaran Perencanaan Apartemen ini adalah untuk masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah keatas. Dari penjelasan diatas maka diperoleh tipe apartemen yang akan ditentukan dalam perencanaan adalah sebagai Perencanaan apartemen ini merupakan apartemen yang berjenis Apartemen Beli. Berdasarkan tipe pengelolanya perencanaan apartemen ini berjenis Perseorangan . Berdasarkan Penghuni apartemen ini berjenis Apartemen Umum. Berdasarkan Golongan Sosialnya perencanaan apartemen ini berjenis Apartemen golongan menengah. Berdasarkan Ketinggian Bangunan perencanaan apartemen ini berjenis HighRise Building. Berdasarkan Sirukulasi perencaan apartemen ini menggunakan elevator apartement. Berdasakan bentuk massa bangunan apartemen ini berjenis Multi-Tower. BerdasarkanTipe Unit apartemen ini direncanakan akan memiliki 3 type yaitu type studio, standard dan family house. ANALISA PERENCANAAN Orientasi Matahari Analisa ini bertujuan mengetahui perletakkan massa bangunan apartemen dengan memperhatikan arah lintasan matahari pagi, siang dan sore hari tepatnya di jalan moies hasan Samarinda. Lokasi Site Tapak terpilih berada di jalan Moeis Hasan. Kecamatan Loa Janan Ilir. Tapak terpilih memiliki potensi yang sangat mendukung untuk perencanaan Apartemen dibandingkan dengan alternative tapak 2 yang berlokasi di jalan Abdul Wahab Sjahranie. Kawasan terpilih yang di kenal dengan nama Kawasan Kota Satelit Mandiri Samarinda ini memiliki luas A400 HA, yang nantinya akan di lengkapi dengan bangunan-bangunan modern dan mewah mulai dari perencanaan residential, hotel, shopping mall dan waterpark, office tower. SOHO, school, dan fresh market. Gambar 2. Analisa Arah Matahari Terhadap Site Arah matahari bergerak dari timur ke barat. Untuk orientasi bangunan akan di hadapkan ke arah sungai dan bagian depan bangunan akan menghadap ke utara, sesuai dengan arah matahari. Arah Angin Analisa ini bertujuan mengetahui perletakkan bukaan pada massa bangunan apartemen dengan memperhatikan arah kecepatan angin pada site. Gambar 1. Site Terpilih Analisa Site Analisa site bertujuan untuk mengetahui ketepatan perletakkan bangunan terhadap site dengan berbagai kondisi yang akan berpengaruh terhadap bangunan. Kondisi tapak yang akan dianalisa dalam perencanaan apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda yang bertepat di jalan Moies Hasan adalah sebagai berikut: Gambar 3. Analisa Arah Angin Terhadap Site Arah angin bergerak dari arah selatan menuju ke Keuntungan pada site ini adalah lokasinya yang sangat dekat dengan sungai, sehingga angin yang berhembus sangat kencang. Banyaknya area hijau disekeliling site menyebabkan terpecahnya arah angin ke berbagai arah. Analisa Sirkulasi Site Entrance Analisa ini bertujuan untuk mengetahui akses keluar masuk dalam kawasan apartemen. Analisa Batasan Area Analisa ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara lokasi apartemen dengan site Gambar 5. Kondisi Eksisting di Sekitar Site Gambar 4. Analisa Sirkulasi Site Entrance Berdasarkan lay out site entrance kawasan Kota Mandiri Samarinda yang bertepat di jalan Moeis Hasan didapatkan beberapa arah sirkulasi, antara KODE Tabel 2. Analisa Sirkulasi Site Entrance ARAH KETERANGAN STATUS Tabel 3. Analisa Batasan Area BATAS AREA BATAS Timur -Melalui Jl. Jembatan Padat Mahulu ( laju ) Jl. Cipto Tenggara Melalui Jl. Moeis Padat Hasan. Kurnia ( laju ) Selatan Barat Daya Jl. Cipto lingkungan hijau dan Barat Jarang dengan bukit. ( Jalan Kecil ) Melalui Jl. Laut Mangunkusumo Cipto Barat Laut Jarang Jalan Buntu, tepat di jalan entrance lokasi Berbatasan dengan jalan lingkungan. Bersebrangan dengan dengan bukit dan ( Jalan Tembus ) Timur Berbatasan dengan jalan raya utama dan bersebarangan Mangunkusumo Barat Berbatasan dengan perumahan elit. dan Jl. M Rifaddin Melalui Berbatasan dengan lingkungan hijau dan lahan kosong Makmur. Jl Kauman Barat Berbatasan dengan lingkungan hijau dan lahan kosong Mangunkusumo. Selatan Berbatasan dengan lingkungan hijau dan pemukiman. JALAN Utara KETERANGAN pemukiman warga. Jarang Utara Berbatasan dengan jalan lingkungan, bersebrangan dengan bukit, lapangan Golf dan sungai Mahakam. Timur Laut Berbatasan dengan jalan lingkungan, bersebrangan dengan bukit Timur Berbatasan dengan lingkungan hijau dan KONSEP PERENCANAAN zonning bangunan dan melalui fungsi dari bangunan Tata masa bangunan disesuaikan dengan bentuk site yang ada sehingga lahan serta view yang ada pada site dapat digunakan semaksimal mungkin, yang dapat diaplikasikan melalui bentuk-bentuk Konsep Bentukan Bangunan Tower Apartemen Bentuk bangunan ini mengadopsi dari bentuk abjad T, dengan penambahan bentuk lainnya. Bentuk Lainnya mempertimbangkan ruang didalamnya. Pendekatan Perencanaan Mengacu kepada latar belakang dari judul ini yaitu merencanakan suatu hunian vertical yang dapat memenuhi semua kebutuhan penggunanya yang mengacu pada kebutuhan primer dan sekunder, maka diperlukan sebuah tempat dan susunan yang bertujuan menyediakan ruang untuk berbagai macam kegiatan penggunanya sebagai sarana relaksasi untuk penghuni agar penghuni tdak perlu keluar dari area apartemen. Penekanan pada perencanaan ini adalah Aufamily recreation facilitiesAy, maksud dari penekanan ini ialah merencanakan sebuah hunian apartemen yang dilengkapi dengan area rekreasi untuk keluarga, area rekreasi yang dimaksud bukan hanya kolam atau jogging track saja melainkan fasilitas rekreasi lainnya yang dipilih berdasarkan banyaknya peminat masyarakat Samarinda. Penekanan Aufamily recreation facilitiesAy, ini digunakan untuk mengikuti konsep lokasinya sebagai Kota Mandiri. Perencanaan ini tidak hanya menitik beratkan pada fasilitas rekreasinya saja, melainkan fasilitas utama yaitu sebuah hunian yang akan memperhatikan segi kenyamanan pada saat didalam hunian dengan cara menciptakan sebuah hunian apartemen yang memiliki nuansa seperti rumah pada umumnya, dengan mempertimbangkan setiap ruang mendapatkan sirkulasi udara dan pencahayaan yang Konsep Zonning Bangunan Konsep ini bertujuan untuk menentukan perletakkan ruang. Perletakkan ruang di pilih berdasarkan pengelompokkan masing-masing fungsi dari ruang tersebut, sehingga zona publik, zona privat dan aea service tidak saling Konsep Pola Kawasan Bentuk Massa Ruang luar terpilih untuk perencanaan Apartemen Samarinda ini adalah Organisasi Terkluster. Karena Bentuk organisasi terkluster adalah suatu tatanan yang baik untuk digunakan dalam tata massa kawasan apartemen, penyusunan kawasan dikelompokkan melalui Keterangan: Biru Tua : Zona Publik Abu-Abu : Zona Publik Biru Muda : Zona Penjualan (Priva. Merah : Zona Olahraga Indoor (Priva. Hijau : Taman Gambar 6. Konsep Bentukkan Bangunan Gambar 7. Konsep Zonning Bangunan Tabel 4. Analisa Batasan Area WARNA tanaman untuk mengurangi panas matahari yang masuk kedalam ruangan hunian dan membuat hunian lebih asri. Selain penghijauan, fasade direncanakan akan menggunakan sun shading. Sun Shadding ini bertujuan sebagai pembayangan. Pembayang sinar matahari adalah satu satunya cara yang efisien untuk mengurangi beban panas, walaupun rambatan panas juga dapat dikontrol dengan perancangan penghijauan dan luas jendela, tetapi penggunaan sun shading juga dibutuhkan. Selain pembayangan, penggunaan sun shading ini bertujuan untuk menutupi bagian fasade yang kurang enak di pandang, misalnya menutupi bovenlight di area kamar mandi, area jemuran dan menutupi pipa yang terlihat dari luar bangunan. KETERANGAN Parkiran basement 1 dan parkiran penghuni tower 1 dan tower 2 Fasilitas Publik Lobby Ruang Tunggu Restaurant Ruang Pertemuan Toilet Umum Privat Area ( Zona Penjualan ) Fresh Market Toko Peralatan Serba Ada Toko Pakaian Salon dan Spa Toko Buku Perpustakaan Atm Centre Barber Shop dan Refleksi Kids Zone Toilet Umum Ruang Duduk Privat Area ( Area Kebugaran ) Kolam Indoor Fitness Centre Arena Billiard Taman Atas dan Playground Tower 1 ( Hunian ) Tower 2 ( Hunian ) Bentuk Fasade Bangunan Konsep Fasade akan direncanakan dengan Selain itu fasade akan menerapkan teras dari bahan material yang dapat tumbuhi Gambar 8. Bentuk Fasade Sun Shading Konsep Pola Bentuk Ruang Hunian Bentuk Ae bentuk yang digunakan dalam perancangan apartemen ini merupakan bentuk dasar dari bentu-bentuk geometri dengan kompensasi menghindari sudut secara berlebihan untuk mencegah hal negative. Maksud lain digunakannya bentuk Ae bentuk geometri ini adalah untuk mempermudah arah sirkulasinya mengingat banyaknya ruang-ruang yang akan direncanakan sesuai dengan penekanan yang ditetapkan. Tidak digunakan bentuk Ae bentuk rumit yang dapat mengurangi rasa kenyamanan dan keamanan pengguna. Bentuk kotak digunakan karena fungsional dan mudah diatur, sehingga ruang tidak banyak terbuang. ( Gambar 9 ) beban energi pengkodisian udara. Kaca ini akan digunakan pada bukaan pintu atau jendela dinding luar, yang diharapkan dapat memberikan kemewahan pada bangunan. Gambar 9. Konsep Pola Bentuk Ruang Hunian Konsep Material Ruang Dalam Material Dinding Hunian Penggunaan material dalam yaitu ruang hunian apartemen akan menggunakan material yang dapat mengatasi masalah kebisingan yang berasal dari hunian disekitarnya. Kebisingan yang dimaksud yaitu: Footstep noise Suara audio dan alat musik Suara kendaraan Suara percakapan Saluran udara ducting AC Suara peralatan elektronik Suara pemindahan furnitur seperti kursi, trolley, dan sejenisnya Suara elevator dan pintu Reaksi dan toleransi seseorang terhadap kebisingan berbeda-beda. Untuk mengatasi hal tersebut dapat diatasi dengan pemakaian soundproofing di keliling hunian. Soundproofing sendiri adalah sebuah metode menginsulasi rambatan energi suara dari sumber suara bising ke penerima suara bising. Konsep Struktur dan Konstruksi Apartemen Sistem rangka yang akan diterapkan pada perencanaan apartemen ini menggunakan sistem rangka yang dibentuk dengan elemen vertikal dan horisontal baik garis atau bidang, akan membentuk pola satuan ukuran yang disebut grid. Grid berarti kisi-kisi yang bersilangan tegak lurus satu dengan lainnya membentuk pola yang teratur. Pondasi Pondasi yang digunakan pada perencanaan apartemen ini menggunakan sistem pondasi tiang Pondasi ini memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan pondasi bored pile. PERSPEKTIF BANGUNAN APARTEMEN Blok Plan kawasan perencanaan apartement Material Kaca Jendela Kaca merupakan salah satu elemen penting pada bangunan apartemen. Fungsi kaca, selain untuk pencahayaan alami, juga sebagai bagian dari estetika bangunan. Material kaca yang akan diterapkan pada perencanaan apartemen ini adalah kaca Reflektif (One Wa. Kaca reflektif dipilih karena jenis kaca ini mampu memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang dari sisi luar, sehingga cahaya panas yang datang dari luar tidak masuk ke dalam ruang selain itu kaca ini mampu memberikan penampilan yang mewah, sekaligus menurunkan Gambar 12. Block Plan Dibawah ini penjelasan mengenai perletakkan massa perencanaan apartemen dengan penerapan Recreation Family Facilities Di Kota Samarinda adalah sebagai berikut: Tabel 5. Block Plan NOTASI NAMA RUANG Gerbang Masuk Gerbang Keluar Jalur Emergency Parkiran Umum Tamu Gedung Penunjang Tower Hunian Apartemen Parkir Mobil Pemilik Hunian Kolam Dalam Kolam Sedang Kolam Anak Playground Lapangan Tennis Lapangan Bulu angkis Lapangan Basket Taman Bintanag Kecil Rest Area Joggng Track Toilet Umum dan Tempat Bilas Area Service Area Service Taman Baca dan Lampion Graden Gambar 14. Perspektif 1 Sumber : Konsep Penulis Gambar 15. Perspektif 2 Sumber : Konsep Penulis Gambar 13. Block Plan Sumber : Konsep Penulis Gambar 16. Perspektif 3 Sumber : Konsep Penulis PENUTUP Kesimpulan dari tema skripsi yang berjudul Perencanaan Apartemen Dengan Penerapan Recreation Family Facilities Di Kota Samarinda ini adalah sebuah upaya untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi Samarinda pada masa yang akan datang, melalui sebuah perencanaan hunian vertical yaitu. Apartemen yang dilengkapi dengan Recreation Family Facilities atau fasilitas hiburan keluarga dengan tujuan memberikan daya tarik dari segi visual bangunan. Gambar 17. Perspektif 4 Sumber : Konsep Penulis Fasilitas rekreasi yang tersedia dalam kawasan gedung apartemen berfungsi sebagai sarana relaksasi bagi penghuni. Fasilitas yang umum tersedia adalah fitness center atau pusat kebugaran, kolam renang anak dan orang dewasa, children playground atau taman bermain anak, jogging track, rest area, taman binatang mini, lampion garden, lapangan bulu tangkis, serta taman dan ruang terbuka hijau. Dengan tersedianya sarana relaksasi yang memadai, penghuni dapat melakukan kegiatan olahraga dan rekreasi tanpa harus meninggalkan kompleks hunian. Lokasi yang direncanakan terletak di jalan Moies Hasan. DAFTAR PUSTAKA