JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski doi :x/x. KEPEMIMPINAN PROFETIK KEPALA SEKOLAH DALAM LOYALITAS TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MEMBANGUN Muhammad Fathur Ro'uf1 Riyanto2 Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Muhammad Ali Shodiq Tulungagung12 fathurrouf567@gmail. riyan22@gmail. Abstract The world knows that Prophet Muhammad was a great dreamer. His role models and examples of his attitude in dealing with a problem are very relevant to this day. Not only that. Prophet Muhammad is also a very ideal leader. It can be seen that his attitudes can still be applied today in leading an organization or leading a group. The Islamic attitude in treating its subordinates or members is not like most leaders who only emphasize their duties and obligations. Leadership in Islam emphasizes formal and moral attitudes, not just horizontal and vertical leadership. Thus, it is certain that the relationship between leaders and members of the organization will be harmonious and will bring the organization to the peak of the ability of its members to manage the organization. The loyalty of educators and education personnel is more or less influenced by how the leader brings his organization or educational institution. Prophetic leadership that tries to emulate the attitudes of the prophet and in the Qur'an is also mentioned. As we know being honest, fair, trustworthy and always deliberating every decision making is an attitude exemplified by the Prophet Muhammad SAW for us all to emulate and contemplate. In this context, how can the leader have a prophetic leadership attitude in the educational institution he manages? This is the main problem in this paper. Keywords: Prophetic Leadership. Principal. Educators and Education Personnel. School Institutions. Abstrak Dunia mengetahui bahwa Nabi Muhammad adalah pemimpin yang sangat hebat. Suri tauladan dan contoh-contoh sikap beliau dalam mengatasi suatu masalah sangatlah relevan sampai hari ini. Tidak hanya itu Nabi Muhammad juga merupakan sosok pemimpin yang sangat ideal. Hal ini dapat dilihat bahwa sikap-sikap beliau masih bisa diterapkan juga sampai saat ini dalam memimpin sebuah organisasi ataupun memimpin sebuah kelompok. Sikap islam dalam memperlakukan bawahannya atau anggotanya tidak seperti kebanyakan pemimpin yang hanya mementingkan tugas dan kewajibannya saja. Kepemimpinan yang diterapkan dalam islam lebih menekankan pada sikap formal dan moral bukan hanya kepemimpinan yang bersifat horizontal dan vertikal saja. Dengan demikian maka bisa dipastikan hubungan antara pemimpin dan anggota organisasi akan terjalin harmonis dan akan membawa organisasi pada puncak kemampuan anggotanya dalam mengelola organisasi. Loyalitas tenaga pendidik dan kependidikan sedikit banyak dipengaruhi oleh bagaimana pemimpin itu membawa organisasinya atau lembaga Pendidikan tersebut. Kepemimpinan profetik yang berusaha mencontoh sikap-sikap nabi dan dalam al quran juga disinggung. Sebagaimana kita ketahui bersikap jujur, adil, amanah dan selalu bermusyawarah setiap pengambilan keputusan adalah sikap yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk kita semua teladani dan renungi. Dalam konteks ini Kepemimpinan Profetik Kepala Sekolah Dalam Membangun Loyalitas Tenaga Pendidik Dan Kependidikan bagaimana pemimpin itu mampu mempunyai sikap kepemimpinan secara profetik di dalam Lembaga pendidikan yang dikelolanya?. Hal inilah yang menjadi pokok permasalah dalam tulisan ini. Kata Kunci: Kepemimpinan Profetik. Kepala Sekolah. Tenaga Pendidik Dan Kependidikan. Lembaga Sekolah. Pendahuluan Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup bagi umat Islam, menjadi referensi bagi banyak permasalahan mereka dan juga akan menjawab banyak permasalahan mereka di masa depan. Jelas tidak ada keraguan tentang firman Tuhan yang agung ini. Catatan sejarah menunjukkan bahwa umat Islam penghafal Al-Qur'an dan khawatir dengan kematian teman-temannya yang gugur dalam Perang Badar. Kejadian ini menjadi teladan bagi para sahabat untuk mencatat ayat-ayat Alquran untuk menjaga keberadaan dan keaslian Al-Qur'an. Lembaga pendidikan Islam berupa sekolah dan madrasah merupakan satuan pendidikan yang tujuan mulianya adalah membimbing peserta didik dalam menempuh pendidikan. Perkembangan teknologi dan informasi dalam dunia pendidikan Islam merupakan permasalahan tersendiri yang memerlukan perencanaan. Kehidupan masyarakat selalu dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah bidang pendidikan. Sebagaimana telah terjadi Ketika masa pandemi kemarin Indonesia membutuhkan pemimpin yang efektif. Kepemimpinan yang efektif pada akhirnya menentukan nasib bangsa Indonesia dunia untuk menghadapi pandemi ini. Pemimpin harus tegas dalam menghimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah kemudian menambahkan tes SARS yang diterapkan dalam peraturan nasional. CoV-2 dengan cepat dan meningkatkan kemampuan layanan kesehatan untuk merespons Gejala positif menunjukkan komitmen seorang pemimpin. Pelatihan pemahaman tentang kenabian bisa dipahami sebagai kumpulan teori-teori yang bukan cukup jelaskan dan konversi. Adanya fenomena sosial dan tidak akan berubah sesuatu yang perlu diubah, tetapi lebih dari itu Semoga ini membawa perubahan dan cita-cita kepemimpinan dalam 4 Dalam surah Al- Baqarah ayat 30 yang berbunyi: Artinya: Dan . ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. " Mereka berkata, "Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan mensucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sungguh. Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. " (QS. Al-Baqarah: . Faktor-faktor terkait yang mendukung pelaksanaan kepemimpinan profetik oleh pemimpin madrasah antara lain: karena hadirnya layanan keagamaan yang mendukung adanya suasana Islami Latar belakang pendidikan agama juga mendukung gaya kepemimpinan profetik kepala sekolah. Ulvia Fatkurin Fuad dan Retno Intan Kuswari. Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al-Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung. JIPSKi: JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN STUDI KEISLAMAN volume 1 nomor 1 desember 2023 1-13. Moh Nashihudin. Azharul Muttaqin, dan Muhimatul Azizah MANAJEMEN MARKETING MIX DALAM MENINGKATKAN ANIMO MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman. Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 93-101. Heri Susanto, et al. "Kepemimpinan Profetik Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta. " Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 6. : 774-790 hlm. Ine Ratu Fadliah, "Kepemimpinan Profetik pada Lembaga Pendidikan di Era Disrupsi. " JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5. : 5713-5720. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Fathur Ro'uf dan Riyanto 104 untuk Faktor penghambatnya adalah kesehatan kepala madrasah yang rusak dan Masih ada guru yang kurang tanggap sehingga beberapa praktik tidak berjalan dengan baik. Manajemen yang andal manusia menerima banyak dari Tuhan serbaguna Dimulai dari posisinya dirinya sendiri, kepala keluarga, mulai dari organisasi hingga manajer sebuah organisasi besar seperti sebuah negara. Dalam Malik bin Anas al-Muwaththaq mengacu pada Hadits Nabi SAW memberikan penjelasan masing-masing Orang yang nyata adalah seorang pemimpin kamu harus bertanggung jawab atas semuanya kegiatan administratif. Supir penonton ditanya kemudian tanggung jawab di masa depan. Laki-laki memimpin memimpin istri dan keluarganya, wanita bertanggung jawab mengurus harta suaminya, bahkan pembantu Namun. Sahaya tidak kebal dari tuduhan tersebut tanggung jawab dalam manajemen . harta tuannya. Demikianlah hal ini dapat dipahami bahwa manajer tidak boleh mempunyai anak buah atau pengikut karena pada dasarnya setiap orang adalah pemimpin diri Dia mempunyai tugas mengelola, mengatur, dan melakukan dia adalah orang yang baik untuk mencapai tujuannya jadilah hamba yang sempurna dihadapanmu Tuhan dan Orang yang mampu kelola dirimu sendiri kesalehan spiritual dan kesalehan sosial. Namun, banyak orang yang tidak melakukannya menyadari peran pemimpin diri Anda sendiri atau orang Mereka cenderung berkompetisi berharap menjadi pemimpin nomor mereka memiliki banyak pengikut pengabaian manajemen untuk dirinya sendiri atau untuk beberapa orang itu. Meskipun dia adalah pemimpin yang hebat tidak hanya ditandai dengan pengikutnya namun dalam jumlah banyak pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang tidak takut terlambat kapan saja karena prinsip melindungi pengikutnya kebenaran. Metode Penelitian yang digunakan untuk menjawab pertanyaan tulisan ini adalah penelitian kualitatif. Karena jenis penelitian ini memungkinkan kita melihat dan memahami apa yang ada di balik sulitnya melihat dan memahami sesuatu. Penelitian kualitatif berarti bahwa gambaran rinci tentang fenomena sulit dicapai dengan menggunakan metode kuantitatif. Menurut Lexy J. Moleong, metode yang efektif adalah Aumetode penelitian yang menggunakan informasi deskriptif berupa teks atau percakapan dari saksi mata atau orang yang bekerjaAy. Kemudian Sukmadinata menjelaskan bahwa pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis situasi, peristiwa, aktivitas, masyarakat, sikap, keyakinan dan pemikiran masyarakat. Teknik pengumpulan data pada tulisan ini adalah dengan observasi, wawancara, dan Observasi berarti peneliti melihat dan mendengarkan apa yang dilakukan, dibicarakan, dan didiskusikan oleh orang yang diwawancarai sebelum, selama, dan setelah melakukan aktivitas sehari-hari. Kegiatan yang diamati berkaitan erat dengan tujuan utama penelitian dan tidak mengganggu atau merangsang kegiatan mata pelajaran akademik. 10 Wawancara digunakan sebagai Teknik atau metode karena mampu memberikan pengalaman langsung pada pelaku atau objek Metode pengumpulan data ini didasarkan pada laporan diri sendiri, setidaknya berdasarkan pengetahuan dan keyakinan. Wawancara merupakan suatu proses komunikasi antara dua orang atau lebih dalam suatu situasi dan lingkungan tertentu, dan bentuk pembicaraannya mengacu pada tujuan Adriansyah, et al. "Implementasi Kepemimpinan Profetik Kepala Madrasah (Studi MTS Al Mana. " Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) 5. : 73-78. Luluk Maktumah, and Minhaji Minhaji. "Prophetic leadership dan implementasinya dalam lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 4. : 133-148. 7 Anselm Strauss & Juliet Corbin. Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif (Surabaya: Bina Ilmu, 1. , hlm. 8 Lexy J. Moleong. Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 3. 9 Nana Syabdih Sukmadinata. Metode Penelitan Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 60. 10 Hamidi. Metode Penelitian Kualitatif (Malang: UMM Press, 2. , 58. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Kepemimpinan Profetik Kepala Sekolah Dalam Membangun Loyalitas Tenaga Pendidik Dan Kependidikan yang ditetapkan dan kepercayaan merupakan tujuan utamanya. proses pemahaman. 11 Dokumen adalah cara untuk mencatatperistiwa masa lalu. Sebuah dokumentasi bisa berupa artikel atau tulisan tangan seseorang, gambar, atau karya seni yang hebat. Hasil Penelitian dan Pembahasan Profetik berasal dari kata nabi yang artinya sifat kenabian. Jadi Kepemimpinan profetik dapat diartikan sebagai kemampuan manusia mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan tersebut seperti Nabi dan Rasul. Dalam sejarah Islam Kepemimpinan telah disebutkan sejak penciptaan negeri ini yaitu istilah khalifah fil ardh. Mengenai paradigma Penggunaan istilah kepemimpinan dalam literatur Islam adalah khalifah, ulil amri, auliya, ra'in. Amir dan imam. Kepemimpinan dalam Islam dan Kepemimpinan Nabi yang tulis Syamsud dalam Faishol dengan judul Kepemimpinan Nabi: Kajian kepemimpinan Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz menjelaskan bahwa antara kepemimpinan dan manajemen Islam Hakikat kenabian juga sama, yaitu proses mencapainya tujuan dan keinginan yang direncanakan yang menjadi tanggung jawabnya dan dia mengemban amanah bukan hanya di dunia tapi juga di dunia kehidupan setelah kematian. Kepemimpinan profetik diartikan sebagai kemampuan seorang pemimpin dalam membimbing dirinya sendiri dan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama yang meniru kehidupan seorang nabi/nabi. Profetik erat kaitannya dengan ilmu sosial transformatif yang disebut ilmu sosial profetik. Sosiologi profetik tidak hanya menjelaskan dan mengubah fenomena sosial, tetapi juga memberikan petunjuk bagaimana melakukan perubahan, untuk tujuan apa dan oleh Gagasan tentang bimbingan kenabian dimaksudkan sebagai suatu keterampilan seseorang dapat mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dari para nabi dan Yang membedakan adalah karakter kenabiannya dengan lainnya mengacu pada bentuk sikap dan perilaku kepemimpinan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW (Munarji, 2. Karakter ini adalah semacam pemahaman tentang apa adanya Dalam ayat suci Al-Quran. Artinya, manajemen Profetik merupakan paradigma kepemimpinan yang menciptakan nilai profetik (Alquran dan Sunnah Nab. untuk memenuhi tujuan kebahagiaan manusia di sini dan di sini. Kepemimpinan profetik juga merupakan kemampuan mengendalikan diri dan tulus mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan dibuat oleh para nabi. Kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri nabi yang terpenuhi berarti kemampuan ini bertarung dengan kekuatan cahaya jiwa dan pemurnian spiritual. Sebelum pemimpin mempengaruhi orang lain, mereka terlibat dalam kepemimpinan kenabian dapat mempengaruhi dan mengatur dirinya sendiri. Kekuatan cahaya jiwa Berisi arti orang yang mempengaruhi, berarti sudah atau sedang mengerahkan pengaruh Anda sebagai manifestasi jiwa Anda menyala. Kepemimpinan yang diterapkan di SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung untuk menguatkan loyalitas tenaga pendidik dan kependidikan antara lain yakni pemimpin selalu melakukan komunikasi yang baik, musyawarah, selalu menjadi sosok pemimpin yang baik, dan selalu memberikan contoh-contoh kebaikan yang dapat diterapkan dalam mendidik. Sifat-sifat ideal seorang 11 Haris Herdiansyah. Wawancara. Observasi, dan Focus Groups (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2. , 31. 12 Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif A , 82. Lutfi Faishol, "Kepemimpinan profetik dalam pendidikan islam. " Eduprof: Islamic Education Journal 2. : 39-53. Budiharto. Sus. "Peran kepemimpinan profetik dalam kepemimpinan nasional. " Inter-Islamic Conference on Psychology. At Yogyakarta. Vol. Pamungkas. Oktri. Shifa Diarsi, and Muhammad Supandi. "Model kepemimpinan profetikA Artanto. Dicky. Zainal Arifin, and Diningrum Citraningsih. "Strategi Kepemimpinan Profetik Dalam Mengelola Lembaga Pendidikan Islam Di Masa Krisis. " Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 6. : 58-74. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Fathur Ro'uf dan Riyanto 106 pemimpin dalam perspektif Islam adalah: . harus mampu memimpin dan mengendalikan diri sendiri sebelum memimpin orang lain. anda mempunyai kemampuan kepemimpinan yang baik, karena seorang pemimpin harus dipilih kualitas terbaik. Anda mempunyai konsep hubungan yang baik, karena pemimpin harus mampu mengatasi berbagai perbedaan yang ada di masyarakat. pandangannya apakah Al-Qur'an dan misinya untuk melindungi kebenaran. Anda mempunyai sikap rendah hati dan mawas diri menunaikan perintah Allah, karena hakikatnya bukan sekedar petunjuk harus dipertimbangkan di hadapan lembaga-lembaga formal, tetapi di atas segalanya di hadapan Tuhan SWT. Memiliki sidiq . , amanah . apat dipercay. , tabligh . enjaga eksistens. , fathonah . dan memahami sepenuhnya yang Allah berikan kemampuan setiap orang berbeda-beda dan terimalah dengan rasa syukur dan jujur. Nilai-nilai kepemimpinan juga berkaitan dengan manajemen pelatihan internal perencanaan, penyuntingan, pelaksanaan dan kompilasi. Korelasi antara kenabian dan kepemimpinan pendidikan dalam nilai kepemimpinan profetik yaitu. Sidiq . Rasulullah Nabi Muhammad harus memiliki kualitas yang nyata dan mendalam ini Kepemimpinan Nabi Muhammad juga memenuhi fungsi Sidiq. di dalam Dalam pelatihan kepemimpinan, sikap yang benar sangat erat kaitannya baik bagi pemimpin maupun manajer Setiap anggota, direktur Dewan Pendidikan harus memiliki Fitur ini berasal dari hubungan antara anggota dan datanya Valid menciptakan hubungan antara anggota dan administrator harmonis. Amanah dapat diandalkan . apat diandalka. Kepercayaan terhadap suatu institusi atau organisasi sangatlah penting untuk semua orang, terutama bagi para manajer. Memercayai anggota departemen dan manajer memulai organisasi seperti yang diharapkan. Tablig . ati-hat. Hubungan sosial dalam administrasi pendidikan sangat diperlukan karena prasyarat dan kelancaran untuk melaksanakan tugas dalam organisasi dan apa yang dapat dilakukan bersama-sama, memecahkan masalah bersama-sama tanpa ada yang membutuhkannya tersembunyi. Fathanah . Manajemen pendidikan yang cerdas memiliki banyak makna sebagai sebuah visi peluang, mengajukan permohonan dukungan keuangan, mengelola keuangan, memecahkan masalah, dan seseorang harus cerdas dalam pengawasan, cerdas dalam manajemen pelatihan milik semua orang, karena setiap orang dalam organisasi mempunyai anggota masing-masing memiliki tugasnya sendiri dan jika tugas yang diberikan tidak berhasil Hal ini akan mempengaruhi tugas-tugas lainnya. Rasulullah adalah pembimbing dan pengasuh yang sejati, peranannya adalah sebagai pemimpin tidak lepas dari perannya sebagai pendidik guru agama dengan kelembutan, keteguhan dan kebenaran, dan dengan kebenaran, kebenaran syariat dan kebajikan sosial ('ur. , kebenaran dan kebajikan kemanusiaan . Setiap tindakan yang dilakukannya sebagai pemimpin penuh rahmat dan kebaikan memimpin masyarakat agar rakyatnya mengikuti kepemimpinannya manfaatnya tanpa paksaan, namun dengan kesadaran penuh. Pembahasan diatas menunjukkan bahwa tuntunan perilaku Nabi dan etika kerja yang bernuansa Islam dapat mereduksi dan mengurangi perilaku kerja yang merugikan. Ini sangat relevan dengan apa yang telah dipraktikkan dalam Lembaga Pendidikan tersebut bahwasannya pemimpin sangat mempengaruhi adanya loyalitas tenaga pendidik dan kependidikan. Hal ini dibuktikan bahwa setiap kepala sekolah memberikan perintahnya tidak ada tenaga pendidik dan kependidikan tidak ada yang menolak. Mohammad Zaini, "Manajemen kepemimpinan profetik upaya meningkatkan kinerja dan tanggung jawab guru di lembaga pendidikan islam. " Southeast Asian Journal of Islamic Education Management 2. : 74-85. Rosyada Ayu Fatimah. Farid Setiawan, and Muhammad Afif Nur Tajuddin. "Kepemimpinan Profetik dalam Manajemen Pendidikan bagi Pemimpin Masa Depan. " ANWARUL 2. : 447-454. Khaerul Wahidin. Daimatus Sukhet, and Faiz Raka Alfarizi. "Nilai-Nilai Kepemimpinan Profetik Perspektif Pendidikan. " AlMufassir: Jurnal Ilmu Alquran. Tafsir dan Studi Islam 4. : 48-57. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Kepemimpinan Profetik Kepala Sekolah Dalam Membangun Loyalitas Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Faktanya, kepemimpinan profetik dalam pendidikan sangat dibutuhkan oleh seorang manajer, pemimpin dapat melakukan hal ini dalam kedua aktivitas manajemen dan dalam kegiatan Dalam kegiatan administrasi atau Manajemen di lembaga pendidikan bisa dijadikan contoh pemimpin nabi adalah profetik termasuk dalam teori manajemen situasi yang mana memadukan beberapa model pengelolaan yaitu: otoriter, laissez adil dan demokratis. Model kepemimpinan otoritatif yang diterapkan oleh Rasulullah sangat cocok digunakan dalam mendefinisikan visi perpustakaan model manajemen laissez faire dapat digunakan mengembangkan tanggung jawab dan kompetensi bawahan dan Kepemimpinan demokratis berguna untuk meminta nasihat dari bawahan. Magang dapat dilakukan dalam kegiatan pembelajaran, misalnya menambahkan nilai-nilai tersebut kepada siswa pada saat pembelajaran mata pelajaran tertentu. Nilainilai profetik dapat diterapkan melalui materi pendidikan Pendidikan kewarganegaraan yang bertujuan memasukkan unsur profetik: Humanisasi, humanisasi manusia, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Pemilihan material dapat didasarkan pada kebutuhan dan karakteristik yang mencegah perpecahan karena pada dasarnya adalah radikalisme dan intoleransi disebabkan oleh lemahnya implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan karakter bangsa. Pembebasan, . terwujud pendidikan kewarganegaraan yang tidak membatasi pemikiran pesertanya mendidik dan tentunya pembelajaran menjadi wadah berpikir cerdas dan kritis dan demokratis. Kepemimpinan profetik kepala sekolah yang dibangun di SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tullungagung antara lain: Menjelaskan visi misi Lembaga secara gmablang dan menerapkannya dalam kegiatan dan bekerja dalam kelas serta selalu menjaga visi misi secara bersama. Menciptakan komunikasi yang baik dan dengan sistem kekeluargaan, sehingga lebih nyaman dalam komunikasi antara kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan. Selalu membicarakan perkembangan sekolah dan melakukan evaluasi dengan musyawarah. Selalu memperhatikan setiap anggota organisasinya agar dalam menjalankan kegiatan dan tugas sekolah menjadi nyaman dan merasa aman. Terbentunya budaya sopan santun kepada sesame pendidik dan tenaga kependidikan. Hal hal tersebutlah yang menjadikan kepemimpinan profetik kepala sekolah di SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung sangat efektif dalam menjaga dan mempertahankan loyatias tenaga pendidik dan kependidikan dilembaganya. Selain itu rasa aman dan nyaman yang diberikan oleh kepala sekolah dan lembaga tersbut turut menjadi factor penting dalam mingkatkan loyalitas Kesimpulan Praktik kepemimpinan profetik yang dilakukan di Lembaga sekolah tersebut membuktikan bahwa sangat efektif dan sangat dibutuhkan setiap Lembaga Pendidikan. Dalam kaitannya Ketika kepala sekolah memberikan intruksinya untuk melakukan suatu perintah maka akan dilaksanakan dengan baik. Kedua adalah adanya komunikasi yang baik dengan bawahannya dalam satu Lembaga Pendidikan. Ketiga adanya kebiasaan saling menghargai pendapatnya pada setiap anggota organisasi atau antara tenaga pendidik dan kependidikan di lembaga terabit. Kepala sekolah selalau berusaha untuk menerapkan perilaku sabar dan antri sehingga para pengajarnya selalu memberikan Pendidikan yang berkualitas dan juga berperilaku sabar dengan peserta didik. Hingga saat ini, kepemimpinan profetik terus diteliti Hal ini menarik terutama jika diterapkan pada institusi pendidikan Islam. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut perlu dikembangkan untuk Nasukah. Binti. Roni Harsoyo, and Endah Winarti. "Internalisasi nilai-nilai kepemimpinan profetik di lembaga pendidikan Islam. " Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam 6. : 52-68. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 102-108 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Fathur Ro'uf dan Riyanto 108 menanamkan nilai-nilai profetik sebagai pimpinan lembaga pendidikan Islam yang masih ingat kurangnya literatur kepemimpinan profetik berbasis hasil studi lapangan dan masih didominasi oleh hasil kajian pustaka. Daftar Pustaka