LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Gracillaria sp. PADA KEDALAMAN DAN JARAK TANAM BERBEDA DI KECAMATAN BLANAKAN KABUPATEN SUBANG Oleh : Sopyan Danapraja. Iis Jubaedah dan Pigoselpi Anas Dosen Jurusan Penyuluhan Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan Gracilaria sp. kedalaman dan jarak tanam yang berbeda. Perlakuan yang diberikan adalah kedalaman . ermukaan, 30 dan 60 cm dari permukaa. dan jarak tanam . , 25 dan 30 c. dengan tiga kali ulangan menggunakan metode budidaya lepas dasar. Hipotesa yang diajukan AuDiduga, kedalaman dan jarak tanam memberikan pengaruh berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. yang dibudidayakan di tambak dengan metode lepas dasar. Laju pertumbuhan tanaman uji dianalisa menggunakan persamaan pertumbuhan eksposional (Ricker, 1. Model Klasifikasi Dua Arah dengan Anak Contoh (Boer, 1. digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan Gracilaria sp. yang ditanam di permukaan dengan jarak tanam yang sama mempunyai rata-rata laju pertumbuhan lebih tinggi dari yang ditanam di kedalaman 30 dan 60 cm, dan rata-rata laju pertumbuhan yang dibedakan atas jarak tanam . , 25 dan 30 c. pada kedalaman dipermukaan menunjukkan jarak tanam 30 cm mempunyai laju pertumbuhan tertinggi. Berdasarkan hasil Analisis Sidik Ragam maupun uji Duncan memperlihatkan bahwa perbedaan kedalaman berpengaruh nyata, sedangkan perbedaan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap laju Kata kunci : Laju pertumbuhan. Gracilaria sp. Kedalaman. Jarak tanam PENDAHULUAN Latar Belakang Pemanfaatan rumput laut di bidang industri makanan, kosmetik dan obat-obatan semakin meluas di berbagai negara, sehingga permintaan akan bahan baku rumput laut cenderung terus meningkat. Produksi rumput laut Indonesia belum dapat memenuhi permintaan pasar dalam dan luar Salah satu daya tarik dari usaha budidaya rumput laut adalah daya resap pasar yang tinggi. Nilai perdagangan komoditas rumput laut dunia saat ini sebesar 10% setiap tahunnya. Pada Tahun 2008-2009 volume kebutuhan dunia rumput laut jenis Eucheuma sp sekitar 235. 300 ton dan untuk Gracillia sp sekitar 95. 840 ton. Produksi luar negeri untuk Eucheuma sp baru mencapai 145. 000 ton dan untuk Gracillaria sp baru mencapai 48. 500 ton. Sedangkan Indonesia saat ini baru bisa Eucheuma sp dan 47. 340 ton Gracilia sp (KKP, 2. Gracillaria sp adalah jenis rumput laut agar-agar diusahakan dan mempunyai nilai komersial yang tinggi di Indonesia. Secara taksonomi, rumput laut digolongkan kedalam devisi Thalophyta. Rumput laut hidup dengan menancapkan atau melekatkan dirinya pada substrat lumpur, pasir, karang, fragmen Pertumbuhan dan penyebaran rumput laut faktor-faktor oseanografi . isika, kimia, dan pergerakan atau dinamika ai. serta jenis substrat Untuk pertumbuhannya, rumput laut mengambil nutrisi dari sekitarnya secara Perkembangbiakannya dilakukan dengan dua cara, yaitu secara kawin antara gamet jantan dan gamet betina . serta secara tidak kawin melalui vegetatif dan Di perairan laut Indonesia terdapat 196 algae hijau, 134 algae coklat, dan 542 algae Dari berbagi jenis rumput laut tersebut terdapat beberapa jenis bernilai ekonomis penting, jenis-jenis tersebut yaitu Euheuma sp (Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosu. Gracillaria (Gracillaria gigas dan Gracillaria verrucos. Gelidium . Hypnea sp. , dan Sargassum sp. Gracillaria sp merupakan salah satu dibudidayakan petambak. Gracillaria sp merupakan jenis rumput laut yang dapat dibudidayakan di muara sungai atau di tambak, meskipun habitat awalnya berasal dari laut. Hal ini terjadi karena tingkat toleransi hidup yang tinggi terhadap salinitas sampai pada salinitas 15 Ae 30 ppt. Tujuan Penelitian Penelitian mengetahui laju pertumbuhan Gracilaria sp. pada kedalaman dan jarak tanam yang berbeda, sehingga diharapkan dapat diketahui kedalaman dan jarak tanam yang dapat menghasilkan laju pertumbuhan yang paling baik. Manfaat Manfaat penelitian ini adalah informasi tentang, umur panen, kedalaman dan jarak tanam berapa pertumbuhan rumput Gracillaria sp yang baik, sehingga dapat meningkatkan produksi rumput laut dan kandungan agar atau gelstrength tetap dipertahankan. METODE PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Penelitian terdiri dari perlakuan kedalaman dan jarak tanam, dengan 3 . kali ulangan. Metode budidaya yang digunakan adalah lepas dasar dengan kedalaman penanaman yang berbeda yaitu di permukaan perairan, kedalaman 30 cm dan kedalaman 60 cm dari permukaan perairan, dan perbedaan jarak tanam yaitu 20, 25, dan 30 cm. Penimbangan dilakukan setiap tujuh hari sekali . atu mingg. selama satu setengah bulan . Banyaknya contoh yang ditimbang adalah 3 rumpon penimbangan rumpon diikatkan kembali ke posisi semula. Hipotesa Hipotesa penelitian ini adalah : AuDiduga, kedalaman dan jarak tanam memberikan pengaruh berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Gracillaria sp. yang dibudidayakan di tambak dengan metode lepas dasarAy. Hipotesa ini diajukan dengan asumsi bahwa intensitas cahaya dan kerapatan tanaman berpengaruh terhadap laju pertumbuhan rumput laut sedangkan keadaan lingkungan dianggap sama. Metode Analisa Data Untuk mengetahui laju pertumbuhan pertumbuhan Eksposional (Ricker, 1. Keterangan : = bobot pada saat t = bobot pada saat t sama dengan o b = laju pertumbuhan seketika t = waktu . Bobot rumput laut pada suatu satuan waktu sama dengan W1, sehingga persamaan pertumbuhan . dapat ditulis Adapun laju pertumbuhan relatif . dibatasi sebagai: Dengan memangkatkan rumus . melalui bilangan AE maka diperoleh rumus : [ ] Untuk menguji hipotesa yang diajukan digunakan Model Klasifikasi Dua Arah dengan Anak Contoh (Boer, 1. , melalui = 0 cm, 30 cm, 60 cm dari = 20 cm, 25 cm, 30 cm. = 1, 2, 3 = Nilai laju pertumbuhan Gracillaria sp. kedalaman ke-i, jarak tanam ke-j dan anak contoh ke-k = Pengaruh rataan umum. = Pengaruh kedalaman ke-i = Pengaruh jarak tanam ke-j = pengaruh kedalaman ke-i dan jarak tanam ke-j = Pengaruh kedalaman ke-i, jarak tanam ke-j dan anak contoh ke-k Untuk menentukan kedalaman dan jarak tanam yang memberikan pengaruh Gracillaria digunakan Uji Duncan (Steel & Torrie. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pertambahan bobot mutlak Gracilaria sp. permukaan perairan dengan jarak tanam 20, 25, 30 cm dan 60 cm meningkat dari bobot awal 50 gram menjadi 103,3 selama 6 minggu atau meningkat 49 %, sedangkan laju pertumbuhan relatif per minggu menurun dari 0,453 menjadi 0,127 pada setiap kedalaman dan pada jarak tanam yang berbeda. Hal ini menunjukkan Gracillaria beradaptasi pada lingkungan dengan baik. Menurut (Anggadireja J. , dkk, 2. Rumput laut jenis ini mempunyai toleransi yang luas terhadap salinitas, dapat tumbuh pada kisaran salinitas 15 Ae 30 ppt. Dapat ditanam pada tambak yang masih dipengaruhi oleh pasang surut air laut, dasar tambak berupa pasir bercampur sedikit lumpur, suhu 20 Ae 28 derajat, dan pH 6 Ae 9 sehingga parameter kualitas air tersebut sesuai dengan kondisi tambak tempat penelitian dilakukan yaitu di Kecamatan Blanakan. Kabupaten Subang. Provinsi Jawa Barat. Dari hasil pengukuran diketahui bahwa pertumbuhannya terus meningkat sampai akhir penelitian. Sedangkan laju atau kecepatam tumbuhnya menurun seiring dengan umur Gracillaria sp semakin tua dan semakin rimbunnya tunas-tunas yang Oleh karena itu Rumput laut dapat dipanen pada umur 1,5 Ae 2,0 bulan setelah ditanam. Apabila panen kurang dari umur tersebut maka akan dihasilkan rumput laut berkualitas yang rendah (Zatnika. A Hal ini dikarenakan kandungan agar keraginan yang dikandungnya menjadi rendah dan kekuatan gel . dari agar juga rendah, tetapi kadar airnya tinggi. Kondisi seperti ini tidak dikehendaki oleh industri pengolah rumput laut sehingga akan dihargai lebih rendah. Laju pertumbuhan Gracillaria sp. diukur adalah laju pertumbuhan bobot pada saat minggu ke-t terhadap bobot awal. Hasil pengukuran laju pertumbuhan Gracillaria sp. Setiap minggu atau perubahan selama 6 minggu berdasarkan kedalaman dan jarak tanam berbeda disajikan dalam Gambar 1. Laju Pertumbuhan per Minggu A1B1 A1B2 A1B3 A2B1 A2B2 A2B3 A3B1 A3B2 Minggu A3B3 Laju Pertumbuhan Gambar 1. Laju Pertumbuhan Garcillaria sp. selama 6 minggu untuk semua kedalaman dan jarak tanam. A1B1 A1B2 A1B3 Minggu Gambar 2. Laju pertumbuhan Gracilaria sp. selama 6 minggu pada kedalaman di permukaan untuk jarak tanam 20 cm (A1B. , 25 cm (A1B. , dan 30 cm (A1B. Laju Pertumbuhan A2B1 A2B2 A2B3 Minggu Gambar 3. Laju pertumbuhan Gracillaria sp. selama 6 minggu pada kedalaman 30 cm dari permukaan dan jarak tanam 20 cm (A1B. , 25 cm (A1B. , dan 30 cm (A1B. sama dikemukan juga oleh Nybaken, 1992. Kondisi lingkungan perairan di tambak tempat penelitian dilakukan cukup baik dan cerah sehingga cahaya matahari dapat menembus ke dalam dasar air. Suhu air sekitar 28 AC, salinitas 15 per mil dan pH air 7 serta dasar perairan berupa pasir dan mendukung pertumbuhan rumput laut. Lokasi tambak yang masih dipengaruhi oleh pasang surut air laut sehingga memudahkan pergantian air di dalam tambak. Selain itu faktor lain yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan adalah penyediaan dan pemilihan bibit yang baik dan sehat. Laju Pertumbuhan Pada Gambar 2, 3, dan 4 terlihat bahwa Gracillaria sp. yang ditanam di permukaan dengan jarak tanam yang sama mempunyai rata-rata laju pertumbuhan lebih tinggi dari yang ditanam di kedalaman 30 dan 60 cm dari permukaan perairan. Begitu rata-rata pertumbuhan rumput laut Gracillaria sp. yang ditanam pada kedalaman 30 cm, lebih baik dari kedalaman 60 cm untuk jarak tanam yang sama. Menurut Kadi dan Atmadja . bahwa salah satu faktor penting yang menyebabkan perbedaan laju pertumbuhan tersebut adalah perbedaan intensitas cahaya yang diterima oleh algae pada kedalaman yang berlainan. Hal yang A3B1 A3B2 A3B3 Minggu Gambar 4. Laju pertumbuhan Gracillaria sp. selama 6 minggu pada kedalaman 60 cm dari permukaan untuk jarak tanam 20 cm (A1B. , 25cm (A1B. , dan 30 cm (A1B. Dari Gambar 2, 3, dan 4 di atas, juga terlihat bahwa rata-rata laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. yang dibedakan atas jarak tanam . , 25, dan 30 c. pada bahwa jarak tanam 30 cm mempunyai laju pertumbuhan tertinggi, kemudian diikuti oleh jarak tanam 20 dan 25 cm. Pada kedalaman 30 dan 60 cm, rata-rata laju pertumbuhan tertinggi terjadi untuk jarak tanam 20 cm dan kemudian diikuti oleh jarak tanam 30 dan 25 Bedasarkan analisis sidik ragam diketahui bahwa selama pengamatan 6 minggu kecuali minggu I dan II, perbedaan kedalaman memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. pada selang kepercayaan 95%, dan jarak tanam dalam penelitian ini tidak memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan Gracilaria sp. pada selang kepercayaan yang sama. Perbedaan jarak tanam tidak memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. Hal ini diduga karena perbedaan jarak tanam pada masing-masing taraf . terlalu kecil. Tabel Analisis Sidik Ragam laju pertumbuhan Gacilaria sp. selama 6 minggu. Minggu i Sumber Keragaman Kedalaman (A) Jarak Tanam (B) Keterangan : = nyata pada A = 0,01 = nyata pada A = 0,05 = tidak nyata pada A = 0,05 dan A = 0,01 Berdasarkan uji Duncan terlihat bahwa antar kedalaman . i permukaan, 30 dan 60 cm dari permukaa. memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan Gracilaria Perbedaan tersebut terlihat nyata pada Gambar 1. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi di lapangan, beberapa hal yang dapat disimpulkan adalah : Pertambahan bobot mutlak Gracilaria di permukaan perairan dengan jarak tanam 20 cm, 25 cm, 30 cm dan 60 cm meningkat dari bobot awal 50 gram menjadi 103,3 selama 6 minggu atau meningkat 49 %, sedangkan laju pertumbuhan relatif per minggu menurun dari 0,453 0,127 kedalaman dan pada jarak tanam yang berbeda. Laju pertumbuhan rumput Gracillaria sp yang ditanam pada permukaan air pertumbuhan pada kedalaman 30 dan 60 cm pada jarak tanam 20, 25 dan 30 cm. Laju pertumbuhan rumput Gracillaria sp yang ditanam pada kedalaman 30 cm dari permukaan lebih baik dibandingkan laju pertumbuhan pada kedalaman 60 cm pada jarak tanam yang sama. Hasil analisis sidik ragam maupun uji Duncan perbedaan kedalaman penanaman rumput Gracillaria sp berpengaruh nyata, sedangkan perbedaan antar jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan. Saran Rumput Gracillaria sp dapat dipanen pada waktu umur kurang dari 60 hari dan penanamannya dilakukan pada kedalaman 20, 25 atau 30 cm dari permukaan perairan. DAFTAR PUSTAKA