Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. KEUTAMAAN MENJAGA LISAN DALAM PERSPEKTF HUKUM ISLAM Istin Nurhajar Ramli1. Nur Fajria M. Radjak2. Muhammad Afdhal Zikri Yembo3. Muhammad Fajrin Z. Harun4. Rifian Panigoro5 IAIN Sultan Amai Gorontalo Email: afdalyembo@gmail. com, 2zharunpaji. 246@gmail. istinramly807@gmail. com, 4nurfajriaradjak62@gmail. rifianpanigoro@iain. Abstract Every human being who is born into the world, the most basic thing to know something is to use language, from all corners of the world, of course, has the language used. This language is one of the communication tools used in building interpersonal relationships between human beings. The language is in the form of a sound icon obtained from the human speech organ. Language is also used in verbal communication, namely by using words, spoken or written. Humans are endowed with the ability to speak verbally. Lisan has the extraordinary ability to In this case, speech has an important role in communication, both the speaker and the interlocutor both know that there are rules governing what actions will be taken, the use of the language, and an understanding of the actions and speech of the interlocutor. Every human being is responsible for actions and deviations from language rules in social interaction in order to avoid In this case it shows the importance of politeness in speaking. Errors in speaking words can cause the other person to feel uncomfortable and hurt. This can be called verbal bullying . Oppression is a form of violence perpetrated by someone against another person. This violence can occur anywhere both verbally and nonverbally. Violence is also an act done to hurt someone either intentionally or unintentionally. Violence occurs when someone forces or even threatens another person by hurting both physically and Abstrak Setiap manusia yang lahir ke dunia hal paling mendasar untuk mengetahui sesuatu adalah dengan menggunakan bahasa, dari seluruh penjuru dunia tentu mempunyai bahasa yang digunakan. Bahasa ini merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan dalam membangun hubungan interpersonal antar sesama manusia. Bahasa tersebut berupa ikon bunyi yang diperoleh dari alat Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 ucap manusia. Bahasa juga digunakan dalam komunikasi secara verbal yaitu dengan menggunakan kata-kata, lisan maupun tulisan. Manusia dianugerahi kemampuan untuk berbicara dengan lisan. Lisan memiliki kemampuan yang luar biasa berupa berbicara. Dalam hal ini lisan memiliki peran penting dalam berkomunikasi, baik pembicara maupun lawan bicara keduanya mengetahui bahwa terdapat kaidah-kaidah yang mengatur tindakan apa yang akan dilakukan, penggunaan bahasanya, serta pemahaman tentang perbuatan dan ujaran lawan Setiap manusia bertanggung jawab atas perbuatan dan penyimpangan terhadap kaidah kebahasaan dalam interaksi sosial tersebut agar terhindar dari Dalam hal ini menunjukkan bahwa pentingnya sopan santun dalam bertutur kata. Kesalahan dalam bertutur kata dapat menyebabkan lawan bicara merasa tidak nyaman dan tersakiti. Hal ini dapat disebut dengan penindasan secara vebal . Penindasan termasuk kedalam bentuk kekerasan yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain. Kekerasan ini dapat terjadi di mana pun baik secara verbal maupun nonverbal. Kekerasan juga merupakan perbuatan yang dilakukan untuk menyakiti seseorang baik sengaja ataupun tidak Kekerasan terjadi apabila seseorang memaksa atau bahkan mengancam orang lain dengan menyakiti baik fisik maupun psikologis PENDAHULUAN Takhrij al-Hadis Takhrij al-Hadis yang dimaksudkan adalah penelusuran hadis-hadis yang telah dikumpulkan pada berbagai kitab hadis, dalam hal ini adalah al-Kutub alTisAoah Sahih al-Bukhari. Sahih Muslim. Sunan Abu Dawud. Sunan al-Tirmizi. Sunan al-NasaAoi. Sunan Ibn Majah, al-MuwattaAo Malik. Musnah Ahmad bin Hanbal dan Sunan al-Darimi. Penelusuran hadis-hadis pada kitab-kitab hadis ini dilakukan dengan metode takhrij al-hadis bil lafz, yaitu dengan menggunakan kitab al-MuAojam al-Mufahras li Alfaz al-Hadis al-Nabawi yang disusun oleh A. Wensinck dan dialihbahasakan oleh FuAoad AoAbd al-Baqi. Berdasarkan penelusuran hadis-hadis tentang Menjaga Lisan. pada kitab al-MuAojam al-Mufahras li Alfaz al-Hadis al-Nabawi dengan menggunakan lafal AuAAyIIA, ditemukan bahwa hadis tentang menjaga lisan ditakhrij oleh tiga mukharrij, yaitu Bukhari dan Ibnu Majah. Jumlah total riwayat dari kedua mukharrij tersebut adalah dua riwayat. Dari beberapa hadis tersebut, hadis yang diteliti adalah hadis yang ditakhrij oleh Imam Bukhari. Hal ini karena di antara hadis-hadis yang lain, maka hadis yang ditakhrij oleh Imam Bukhari ini adalah hadis yang paling mendekati matan hadis yang disebutkan dai. Hadis yang dimaksud memiliki rangkaian sanad, yaitu Abu Hurairah. Abu Shalih. Abi Husain. Abu Al- Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 ahwas,dan Qutaibah Bin Said. Selanjutnya untuk lebih jelasnya tentang hadis tersebut, maka berikut ini matan hadisnya: AII EI OII NEE O EOOI EAEOON OII EI OOII NEE OEOOI EAEOEI OAN OII EA AIOOII NEE OEOOI EAEOCE OOEOAIA Artinya: AuSiapa yang beriman kepada Alah dan hari akhiir hendklah dia berkta baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetanggannya dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhari dan Musli. IAotibar al-Sanad Setelah dikumpulkan dengan hadis-hadis yang lain, maka diketahui bahwa riwayat Imam Bukhari ini memiliki syahid, yaitu sufyan danAoAbu Al-ahwasAo. Begitu pula pada periwayat kelima. Abdullah Bin Muhammad. Qutaibah Bin said, menjadi mutabiAo bagi IsmaAoil bin JaAofar. Adapun metode periwayatan yang digunakan pada jalur Abu Dawud adalah qala. Aoan dan haddasana. Selanjutnya untuk lebih jelasnya tentang para periwayat hadis tersebut, maka berikut ini skema Naqd al-Sanad Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 Naqd sanad merupakan salah satu dari kegiatan naqd hadis. Selain naqd sanad, kegiatan naqd hadis yang lainnya adalah naqd matan. Sebagaimana naqd sanad, kegiatan naqd matan juga sangat penting untuk dilakukan. Namun dalam prakteknya, kegiatan naqd matan baru dilakukan setelah memastikan status sanad untuk matan hadis yang akan dilakukan naqd terhadapnya sebagai sanad yang sahih atau minimal, sanad tersebut tidak terlalu parah kedaAoifannya. Dengan demikian, menurut ulama hadis bahwa suatu hadis dapat dikatakan berkualitas sahih, sahih lizatihi, jika sanad dan matan sebuah hadis sama-sama berkualitas sahih. 1 Sanad yang telah teridentifikasi berkualitas sahih, namun matannya daAoif atau sebaliknya, maka tidak dapat disebut sebagai hadis sahih. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa jalur sanad Imam Bukhari adalah Qutaibah ibn Muhammad. Abu Ahwas. Abi Husain. Abu Shalih, dan Abu Hurairah. Selanjutnya untuk lebih jelasnya tentang para periwayat hadis tersebut, maka berikut ini pembahasan tentang biografi dan penilaian ulama tentang masing-masing periwayat. Imam Bukhari, nama lengkapnya Abu Abdullah M uhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Badrdizbah al-JuAofiy al-Bukhari, nama beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. beliau lahir pada hari jumAoat, tepatnya pada tanggal 13 syawal 194 H . Juli 810 M). lahir di Bukharah. Uzbe Kistan. Asia Tengah. Kakeknya bernama Bardizbeh, tutunan persih yang masih beragama Tapi orang tuanya. Mughoerha, telah memeluk islam dibawah asuhan Al-Yaman. Al-JaAofiy. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan disamping menjadi anak yatim, juga tidak dapat melihat karena buta . idak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatanya tersebu. Ibunya senantiasa berusaha dan berdoa untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dangan izin dan karunia Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. Salah al-Din bin Ahmad al-Adlabi. Manhaj al-Naqd al-Matn (Beirut: Dar al-Afaq alJadidah, 1. , h. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 Imam Bukhari adalah ahli hadist yang termasyhur diantara para ahli hadis sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. Imam Muslim,Abu Dawad. Tirmidzi. An-Nasai dan Ibnu Majah. bahkan dalam kitab-kitab fiqh dan hadist, hadist-hadist beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fii hadist . emimpin kaum mukmin dalam hal ilmu Dalam bidang ini, hampir semua ulama merujuk kepadanya. Di antara gurunya dalam memperoleh hadis dan ilmu hadits adalah Ali bin Almadini. Ahmad bin Hambal. Yahya bin MaAoin. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Maki bin Ibrahim al-Bakhi. Muhammad bin Yusuf al Biykandi dan Ibnu Rahwahih. sedang diantara muridnya adalah Syekh Abu Zahra,Abu Hatim Tirmidzi. Mohammad Ibn Nasr, dan. Al-Imam Al Hafidz Abu Husain Muslim bin Ha jjaj al-Qushairy al-Naisabury3 Penilaian ulama terhadapnya NuAoaim bin Hammad al KhuzaAoI mengatakan bahwa Muhammand bin Ismail adalah orang yang faqih . aham ilmu agam. dari umat ini. Abdullah bin Abdurrahman bin Fadhl bin Bahram ad-darami berkata saya melihat ulama di Haramain. Hijaz. Syam, dan Iraq, dan tidak ada yang lebih sempurna (AjmaA. daripada Muhammad bin ismail. Beliau (Imam Bukhar. adalah orang yang paling alim dan paling faqih serta paling banyak muridnya. Al-Hafidz ibnu Katsir para ulama telah bersepakat menerimanya yakni shahih al Bukhari. Muhammad bin 'Isa bin Saurah at-Tirmidzi berkata, "Saya tidak melihat di Iraq dan Khurasan orang yang lebih 'alim tentang 'illat-'illat hadis, tarikh dan sanadsanad daripada Muhammad bin Isma'il al-Bukhari. Berdasarkan penilaian ulama di atas, dapat diketahui bahwa tidak terdapat penilaian negatif terhadap Imam Bukhari, terutama naqdan yang dapat mempengaruhi kredibilitas dan kapasitas intelektualnya sebagai periwayat hadis. Oleh sebab itu, maka dapat disimpulkan bahwa Imam Bukhari siqah. Selain itu. Teuku Hasbib As-Shiddieqy. Sejarah Dan Pengantar Ilmu Hadis (Semarang: Rizki Putra Abu Syuhbah. Kutubus Sittah (Surabaya: Pustaka Progressif, 2. , 81 Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 Al-Imam Al Hafidz Abu Husain Muslim bin Hajjaj al-Qushairy al-Naisabury dan Imam Bukhari adalah guru dan murid, maka pernyataannya telah menerima hadis dari Al-Imam Al Hafidz Abu Husain Muslim bin Hajjaj al-Qushairy alNaisabury dengan sigat haddatsana dapat diterima dan riwayatnya dinyatakan Qutaibah bin saiid. Nama lengkapnya adalah Qutaibah bin SaAid bin Jamil bin Tharif bin Abdillah al-Tsaqafi. Beberapa diantara guru-gurunya antara lain: Ibrahim bin Said Madani. Ishak bin AoAsa Qusyairi ibn Binti Daud bin Abi Hind. Ismail ibn Abi Awais. Ismail bin JaAofar, dan yang lainnya4. Sedangakan diantara murid-muridnya semua mukharrij . utubu tiaAoa. kecuali Ibnu Majah dan Berkata Abu Hatim, dan al-NasaAoi bahwa Qutaibah adalah perawi yang Zad NasAoI berkata bahwa ia saduq. Ibnu Khrash berkata ia saduq. Berdasarkan beberapa penilaian terhadap Qutaibah bin saiid, tersebut, diketahui bahwa para ulama memberikan penilaian yang positif terhadapnya. Oleh sebab itu, maka disimpulkan bahwa Qutaibah bin saiid, siqah. dengan sigat qala, maka dengan demikian sanadnya bersambung dan riwayatnya dapat Abu Ahwas, nama lengkapnya Salam bin Sulaim dari kalangan tabiAout tabiAoin kalangan tua, ia tinggal di kuffah wafat 179 H. Beberapa diantara gurugurunya adalah Ibrahim bin Mujahir al-Bajali. Adam bin Ali, al-Aswad bin qais. AshAoAth bin Abi Al-Satha, dan lainnya7. Diantara murid-muridnya Ibrahim bin Musa ar-Rozik. Ibrahim bin Yusuf al-Balkhi. Ahmad bin Jawas al-Hanafi. Ahmad Ibid. , h. Ibid. Jilid 12, h. Ibid. , h. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 bin Abdullah bin Yunus, dan lainnya. Berkata Abdurrahman bin Mahdi berkomentar bahwa Abu Ahwas lebih dapat di andalkan dari pada sharikh. Abu Bakar bin Abi Khaidh Thamah berkata ia siqah mutqi. Kemudian An-NasaAoI dan Ibnu Hibban mengatakan ia siqah. Berdasarkan beberapa penilaian terhadap Abu Ahwas tersebut, diketahui bahwa para ulama memberikan penilaian yang positif terhadapnya. Oleh sebab itu, maka disimpulkan bahwa Abu Ahwas siqah. dengan sigat qala, maka dengan demikian sanadnya bersambung dan riwayatnya dapat diterima Dzakwan, nama lengkapnya Abu Shalih Saman Adzayat al-Madani Mula Jurih Binti Ahmad al-Ghtofani. ia lahir di Madinah wafat tahun 101 H. Adapun beberapa guru-gurunya Ishak Maula Zaida. Zabir bin Abdullah. Zazan Abi Umar al-Khindi. Said bin Abi Waqas, dan lainnya. Diantara murid-muridnya Ibrahim bin Abi Maimuna. Ishak bin Abdullah bin Abi Talha bin Abdullah bin Al-Ashaj. Hbib bin Abi Tabit, dan lainnya. 9 Abu Hatim berkomentar ia siqah. Zada Abu Hakim bertkomentar ia shalih hadis, kemudian berkata Muhammad bin SaAoad ia siqah banyak hadis, dan Abu ZarAoah Mustaqimul Hadis. Berdasarkan beberapa penilaian terhadap Dzakwan tersebut, diketahui bahwa para ulama memberikan penilaian yang positif terhadapnya. Oleh sebab itu, maka disimpulkan bahwa Dzaqwan siqah. dengan sigat qala, maka dengan demikian sanadnya bersambung dan riwayatnya dapat diterima Abu Hurairah, nama lengkapnya Abu Hurairah al-Dausi al-Yamani, sahabat Rasulullah saw. , seorang sahabat yang hafiz. Selain itu namanya adalah Abd al-Rahman ibn Sakh. Beragam nama dan nama ayahnya untuk menyebut Abu Hurairah. Di antaranya Ibnu Ganam. AoAbdullah bin AoAiz. Sukain Ibn Wazammah. AoAmr ibn AoAbd al-Syams, dan lainnya. Ia wafat tahun 57 H. Ibid. , h. Ibid. , h. Ahmad bin AoAli bin Hajar al-AoAsqalani . elanjutnya disebut al-AoAsqalan. Taqrib al-Tahzib . : Dar al-AoAsimah, t. , h. Al-Mizzi. Jilid 34, h. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 Di antara guru-gurunya adalah Rasulullah saw. Abu Bakr al-Saddiq. AoUmar ibn al-Khattab. AoAisyah, dan lainnya. Sedang di antara murid-muridnya adalah al-Hasan al-Basri. Ibrahim bin IsmaAoil. Jabir bin AoAbdillah. NafiAo bin Zubair bin MatAoam. Abu ZurAoah bin AoAmr bin Jarir. AoAbdurrahman bin YaAoqub, dan lainnya. Penilaian ulama terhadapnya. Rasulullah saw. pernah mendoAoakan Abu Hurairah: AuYa Allah cintailah dua hambamu, yakni Abu Hurairah dan ibunya. Jadikan dia panutan bagi hambamu yang beriman, dan jadikanlah cinta mereka . ang berima. kepadanyaAy. 13 Abu al-Salih: Abu Hurairah adalah salah seorang sahabat yang paling hafiz. Al-SyafiAoi mengomentari Abu Hurairah sebagai seorang periwayat hadis yang paling hafiz pada masanya. 14 Sedangkan Ibn AoUmar menyatakan bahwa Abu Hurairah lebih baik dan lebih mengetahui dari saya, dan al-Bukhari mengatakan bahwa lebih dari 800 orang ahli ilmu, sahabat, dan tabiin yang meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah. Berdasarkan beberapa penilaian terhadap Abu Hurairah tersebut, diketahui bahwa para ulama memberikan penilaian yang positif terhadapnya. Oleh sebab itu, maka disimpulkan bahwa Abu Hurairah siqah. Pada hadis ini Abu Hurairah menyatakan bahwa ia menerima hadis dari Rasulullah saw. dengan sigat qala, maka dengan demikian sanadnya bersambung dan riwayatnya dapat diterima. Naqd al-Matan Terkait dengan penelitian naqd matan, maka peneliti mengacu pada langkah-langkah metodologis yang dirumuskan M. Syuhudi Ismail. Pertama, meneliti matan dengan melihat kualitas sanadnya. Kedua, meneliti susunan lafal berbagai matan yang semakna. Ketiga, meneliti kandungan matan. Penelitian Al-Mizzi. Jilid 3, h. Abu al-Husain Muslim al-Hajjaj ibn Muslim al-Qusyairi. Al-JamiAo al-Sahih t. Syamsuddin Muhammad bin Ahmad bin AoUsman al-Zahabi . elanjutnya disebut alZahab. Siyar AAolam al-NubalaAo. Jilid 13 (Beirut: MuAoassasah al-Risalah, 1. ,h. Al-Zahabi. Tahzib, h. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 matan ini mengacu pada kaidah minor terhindar dari syaz dan Aoillat yang telah dirumuskan oleh Arifuddin Ahmad, sebagaimana telah dijelaskan pada BAB II. Langkah pertama, kajian sanad menunjukkan bahwa hadis tentang keutamaan Menjaga Lisan. berkualitas shaih dari segi sanad, sehingga dapat dilanjutkan pada langkah penelitian selanjutnya, yaitu meneliti susunan lafal matan hadis yang semakna. Langkah kedua, meneliti susunan lafal matan hadis yang semakna. Secara praktis, lafal matan hadis yang diteliti dibandingkan dengan lafal matan hadis lainnya yang semakna. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut. Tabel 1 PERBANDINGAN MATAN-MATAN HADIS TENTANG KEUTAMAAN MENJAGA LISAN AIOI EOA AIA AEO ((II EI OII NEE OEOOI E AE O N OII EI OII NEE OEOOI EA ))AAEOEI OAN OII EI OII NEE OEOOI E AEOCE O O EOAIA A OEA. A O IN OOI O EOEA. A((II EI OII NEE O EOOI E AEOEI OAA A OI IAC EONA. AOE EN I o I A N O ON EOA E OIA )A E OI ANO ACA AEIOA ACIA Pada tabel ini terdapat dua jalur sanad dengan redaksi semakna yang akan dibandingkan, yakni redaksi dalam Imam Bukhari, dan Iman At-Tirmidzi. Setelah riwayat-riwayat tersebut dibandingkan, diketahui bahwa hadis ini diriwayatkan bi al-lafzi. Redaksi yang terdapat dalam Imam Bukhari kurang lebih sama dengan redaksi yang terdapat dalam riwayat yang lain. Hanya saja, dalam Imam AtTirmidzi. mengandung ziyadah . , yaitu kata AO INA. Sedangkan pada redaksi dalam Imam Bukhari tidak terdapat kata tersebut. Langkah ketiga, meneliti kandungan matan. Al-Adlabi telah merumuskan empat buah tolok ukur menelili sebuah kandungan matan. Keempat tolok ukur tersebut adalah tidak bertentangan dengan Al-QurAoan, tidak bertentangan dengan hadis, tidak bertentangan dengan akal sehat dan fakta sejarah. Falyaqul Khairan, adalah pujian tulus yang tidak membinasakan. diartikan juga sebagai doa. yang terpanjat dalam sepi, hati lurus untuk ilahi. Abu Hurairah _ meriwayatkan bahwa Rasulullah _ Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. AII OCN NEE I OI EON O I OI ON E EIA AuBarangsiapa yang Allah menjaganya dari kejahatan apa yang berada diantara kedua rahangnya dan kejahatan apa yang berada diantara kedua pahanya akan masuk surga. Ay At-Tirmidzi berkata: AuHadits ini hasan. Ay16 dari jalan Ibnu Ijlan dari Abu Hazim. Saya berkata: Sanadnya hasan karenaMuhammad bin Ijlan adalah shaduq. Muslim mengeluarkan darinya untuk riwayat pendukung. Maka hadits ini shahih disebabkan adanya dalil penguat. a AA a aE eI aO aE aEaO a aE eI aOEa aEIA A eIa aE eI aO a A AOA U AIaI a eI a acI acacEEa aE aO eEa aI aE aA a AaO aI aEI a eI a ea a aOIa aI aO e aNa aEa eO aE eIA a AE a eA A a e aIEOIa aI acIA Terjemahnya: AuKamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakanAy. (Q. Fushshilat . : . Keutamaan menjaga lisan. Menjaga lisan adalah salah satu akhlak yang baik dan menjadi hal yang perlu untuk dibiasakan agar lisan tidak menjadi pisau yang dapat melukai orang lain dan diri sendiri Sebaik-baiknya bertutur kata, alangkah baiknya kita sangat menjaga kendali diri melalui apa yang akan kita utarakan yakni lisan. Perumpamaan menjaga lisan sama halnya dengan sebuah pisauAesekali salah menggunakan lisan, kita akan melukai hati seseorang Syaikh AoAbdul Aziz al-Dabbagh pernah mengomentari tentang pendapat bahwa shalawat atas Nabi Muhammad saw. dari siapa saja pasti diterima, sebagaimana dituturkan oleh muridnya. Ahmad Ibn al-Mubarok dalam al-Ibriz. menjelaskan bahwa shalawat atas Nabi saw. adalah amal yang paling utama. Shalawat adalah zikir atau bacaan para malaikat yang berada di sudut-sudut surga. Keberkahannya pun terbukti. setiap kali para malaikat bershalawat pada junjungan Nabi Muhammad saw. , surga spontan menjadi luas. Para malaikat tak Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi . 1 dalam At-Tuhfa. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. 2022 pernah lelah membacanya. Demikian pula surga, tak pernah lelah meluaskan 17 Selain itu masih bayak hadis-hadis yang menganjurkan untuk banyak bershalawat kepada Nabi saw. Bahkan Allah swt. beserta para malaikat pun bershalawat pada beliau. Langkah keempat, menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa matan hadis riwayat Abu Dawud ini shahih sebab memenuhi kriteria kesahihan matan hadis, yaitu terhindar dari syaz dan Aoillat. mana kaidah minor terhindar dari syaz dan Aoillat seperti yang dirumuskan Arifuddin Ahmad telah terpenuhi. Oleh sebab itu, maka dapat disimpulkan bahwa hadis pada jalur ini hasan li zatih. Muhammad Syukron Maksum dan Ahmad Fathoni el-Kaysi. Rahasia Salawat Rasulullah , (Cet. ,I. Yogyakarta: Mutiara Media, 2. , h. Jurnal Ilmu Hadits Volume 1 Nomor 1 (Desembe. DAFTAR PUSTAKA