https://doi. org/10. 56552/jisipol. Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang Indah Mayasari, . Sapri, . AndiUceng Program Studi Administrasi Publik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Email: 121044b. indahmayasari@gmail. com, 2sapritajuddin3@gmail. andiuceng@yahoo. Abstract The main problem in this study is the still less than optimal community participation in road infrastructure development, which is seen from the damaged road conditions and the minimal involvement of residents in the planning process to the implementation of development. This study aims to determine community participation in road infrastructure development in Panreng Village. Baranti District. Sidenreng Rappang Regency. The population of this study was 1,501 family cards and a sample of 91 respondents determined using the Slovin formula and purposive sampling techniques. The type of research used is quantitative research. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, and literature studies. Data analysis techniques were with the help of IMB SPSS statistics 26. The results of this study from the results of the questionnaire obtained a recapitulation of community participation variables of 65% in the "Good" category. Recapitulation of infrastructure development variables of 64% in the "Good" category. Factors that influence community participation that influence community participation are the willingness/awareness factor of 80%, education factor 68%, income factor 76%, leadership factor 76%, and facility/equipment factor 62%. Keywords: Community Participation and Infrastructure Development Abstrak Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih kurang optimalnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur jalan, yang terlihat dari kondisi jalan yang rusak serta minimnya keterlibatan warga dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Populasi dari penelitian ini 501 kartu keluarga dan sampel 91 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik purporsive sampling. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Teknik analisis data yaitu dengan bantuan IMB SPSS statistik 26. Hasil penelitian ini dari hasil olah kuesioner diperoleh rekapitulasi variabel partisipasi masyarakat sebesar 65% berada pada kategori AuBaikAy. Rekapitulasi variabel pembangunan infrastruktur sebesar 64% berada pada kategori AuBaikAy. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat yang memengaruhi partisipasi masyarakat adalah faktor kemauan/kesadaran masyarakat 80%, faktor pendidikan 68%, faktor pendapatan penghasilan 76%, faktor kepemimpinan 76%, dan faktor fasilitas/peralatan 62%. Kata kunci : Partisipasi Masyarakat dan Pembangunan Infrastruktur 206 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) PENDAHULUAN Pembangunan nasional dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan yang diamanatkan dalam Alinea IV Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, salah satu tujuan orang Indonesia adalah pembangunan nasional, yang bertujuan untuk menjaga budaya dan semua tradisi negara, mendorong kesejahteraan umum, dan memikul tanggung jawab global (Ismatullah & Mahendra, 2. Infrastruktur Jalan adalah elemen vital bagi kelancaran lalu lintas darat. Kelancaran arus kendaraan sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial di suatu daerah. Oleh karena itu pembangunan sarana danprasarana transportasiberupa jalan akan mempercepat serta mempermudah Saat berlangsungdalam kehidupan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan danmemperbaiki kesejahteraan masyarakat secara umum. Setiap bidang dan tahapkehidupan masyarakat secara keseluruhan mengalami beragam bentuk pembangunan, dari skala kecil hingga besar. Semua ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk maju menuju kondisi yang lebih baik. Jalan berfungsi sebagaipenghubung antara satu lokasi dan lokasi lainnya, sehingga menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi penduduk di suatu wilayah unutk mendorong kemajuan di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dan lainlain(Simanullang, 2. Teori pembangunan adalah memanfaatkan hasil konstruksi fisik, yaitu membangun atau meningkatkan jalan akan berkontribusi atau meningkatkan kualitas hidup masyarakat umum. Dengan dibangunnya prasarana jalan tersebut, kebutuhan,seperti beraktivitas, meninjau hasil kajian, mengurai hasil agar lebih mudah, dan sebagainya. (Simanullang, 2. Adisasmita . AuPartisipasi masyarakat merupakan pemberdaya, yaitu keterlibatan mereka dalam proses perencanaan serta pelaksanaan program atau Partisipasi dankemauan masyarakat untuk berkontribusi dan berkorban demi terlaksananya program pembangunanAy. Secara literal, kata "participation" berasal dari bahasa Inggris yang berarti "partisipasi. " Istilah ini dapat dimaknai sebagai keterlibatan aktif atau peran proaktif 207 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) dalam suatu kegiatan tertentu. Sumarto dalam (Solekhan, 2. menjelaskan bahwa Partisipasi memungkinkan interaksi yang lebih efektif antarastakeholder, yang memungkinkan tindakan inovatif dan kesepakatan yang lebih mungkin terjadi selama proses deliberatif di mana orang memiliki kesempatan untuk belajar, berpikir, dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama (Latif et al. , 2. Menurut Makmur dalam Safruddin . , bahwa faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat adalah: Faktor Intern . Pendidikan. Pendapatan/Penghasilan. Kesadaran / Kemauan. Faktor Ekstern . Fasilitas / Peralatandalamhalinimilikpemerintah. Kepemimpinan Pemerintahan Aparat masyarakat (Latif et al. , 2. Menurut (Sugiono, 2. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap hasil masalah penelitian, di mana hasil masalah peneliti telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru di dasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yang empirik. (Kawulur et al. , 2. Hipotesis dalam hall penelitian: Ha : Terdapat pengaruh yang signifikan antara Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Senyiur Kecamatan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur NurulHayati . Hasil pembangunan infrastruktur di Desa Senyiur meliputi kegiatan gotong royong dalam pembangunan jalan dan jembatan, serta perbaikan sarana pendidikan dan fasilitas umum lainnya. (Hayati, 2. 208 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Sedangkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang, belum ada penelitian terdahulu secara mendalam di wilayah ini dengan variabel yang sama, memiliki kondisi unik . alan yang baru dibeton tapi banyak lubang, partisipasi masyarakat yang belum optima. Ini berbeda dengna penelitian sebelumnya . ontohnya penelitian di Kutai Timur. Lempake Samarinda. Kecamatan Lawan. , yang fokus pada daerah lain. Pentingnya pembangunan yang menyentuh desa serta aspek kehidupan melaksanakan pembangunan ditingkat desa. Merencanakan suatu program bukan merupakan pekerjaan yang mudah program yang baik harus sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang menjadi sasaran dari program tersebut, semakin beragam dan kompleks kebutuhan dan permasalahan dari kelompok sasaran, akan semakin rumit penyusunan perencanaan suatu program. Masyarakat . elompok sasara. mempunyai karakteristik tertentu. Masyarakat memiliki kebutuhan dan minat yang beragam, kemampuan mereka dalam menganalisis situasi yang dihadapi juga beragam, kemampuan mereka dalam mengambil keputusan juga tidak sama antar kelompok masyarakat satu dengan yang lainnya. (Susanti & Faujiah, 2. Pembangunan untuk mencapai tujuan tertentu dapat dilalui melalui cara-cara sebagai berikut: Struktural, yang mencakup perencanaan,pembentukan dan evluasi terhadap lembagalembaga social, prosedurnya serta pembangunan secara Spiritual, yang mencakup watak dan pendidikan dalam penggunaan caracara berfikir sacara ilmiah. Struktural dan spiritual. Cara-cara tersebut dapat ditempuh karena analisis masyarakat terdiri dari struktur sosial yang mencakup ekonomi, teknologi, dan sistem kedudukan. (Annisya, 2. Kondisi lokasi penelitian ditemukan adanya masalah terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan yang masih kurang optimal, kurang optimal yang dimaksud disini yaitu jika ditinjau dari keadaan infrastruktur jalan yang tersedia di Kelurahan Panreng masih banyak terjadi kerusakan sepertijalanan yang berlubang dan bergelombang. Kondisi ini disebabkan oleh adanya retakan di sejumlah bagian jalan dan permukaan jalan, yang muncul akibat kurangnya perawatan sejak jalan tersebut dibangun. Selain itu, upaya pencegahandiperlukan agar kerusakan yang 209 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) awalnya hanya berupa retakan atau lubang yang kecil tidak terus dibiarkan hingga berkembang menjadi kerusakan yang lebihparah, maka sangat penting untuk melakukan perawatan dini. Disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dikaitkan dengan pembangunan infrastruktur jalan karena merupakan indikator yang sangat penting dalam keberhasilan pembangunan dan suatu hak demokrasi jika masyarakat dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang dan untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. KAJIAN PUSTAKA Konsep Partisipasi Masyarakat Pengertian Partisipasi Masyarakat Secara harfiah, partisipasi berasal dari kata bahasa inggris participation yang berarti peran serta. Partisipasi dapat diartikan sebagai bentuk peran serta atau keikutsertaan secara aktif atau pro aktif dalam suatu kegiatan. Sumarto dalam (Solekhan, 2. menjelaskan bahwa partisipasi itu merupakan suatu proses yang memungkinkan adanya iteraksi yang lebih baik antar stakholders sehingga kesepakatan-kesepakatan dan tindakan yang bersifat inovatif lebih mungkin tercipta dalam proses deliberatif, dimana ruang untuk mendengarkan, belajar, reflektsi dan memulai suatu aksi bersama bisa terjadi. (Latif et al. , 2. Peters dalam Marselina . , partisipasi adalah keterlibatan seseorang dalam suatu kegiatan mulai dari menentukan tujuan, perencanaan, pelaksanaan dan monitoring dengan dilandasi oleh kesadaran akan tujuan itu. Pengertian partisipasi mana yang akan dipakai, sangat tergantung pada sistem pemerintahan yang dianut negara yang bersangkutan. Partisipasi masyarakat adalah pemberdayaan masyarakat, peran sertanya dalam kegiatan penyusunan perencanaan implementasi program/proyek pembangunan, dan merupakan aktualisasi dan kesediaan dan kemauan masyarakat untuk berkorban dan berkontribusi terhadap implementasi Program Pembangunan. (Mustanir & Abadi, 2. Partisipasi adalah peran serta seseorang atau kelompok masyarakat dalam proses pembangunan baik dalam bentuk pernyataan maupun dalam bentuk 210 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) kegiatan dengan memberi masukan seperti pikiran, tenaga, waktu, keahlian, dan Sumaryadi . Pengertian ini harusnya melekat pada seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa. (Diradimalata Kaehe. Joorie. Ruru, n. Indikator Partisipasi Masyarakat Menurut Adisasmita mengemukakan bahwa indikator partisipasi masyarakat terdiri dari: Partisipasi uang adalah model partisipasi yang digunakan untuk memperlancar usaha-usaha bagi pencapaian kebutuhan masyarakat. Partisipasi tenaga adalah partisipasi dalam bentuk tenaga yang digunakan untuk pelaksanaan usaha-usaha guna menunjang keberhasilan suatu kegiatan. Partisipasi buah pikiran adalah model partisipasi dalam hal penyumbangan ide, pendapat atau gagasan, baik dalam menyusun kegiatan maupun untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan dan juga untuk menjadikannya kenyataan dengan memberikan pengalaman dan kemampuan guna mengembangkan kegiatan yang diikutinya. Partisipasi dalam kegiatan pengambilan keputusan yaitu masyarakat ikut serta dalam setiap pembicaraan dalam rangka untuk mengambil keputusan yang berhubungan dengan kepentingan bersama. Dari 4 indikator diatas peneliti hanya mengambil 3 indikator disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tujuan penelitian diantaranya partisipasi tenaga, partisipasi buah pikiran, dan partisipasi dalam kegiatan pengambilan keputusan(Latif et al. Konsep Pembangunan Infrastruktur Pengertian Pembangunan Infrastruktur Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur juga memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Pengertianpembangunandiartikan sebagai suatu AuprosesAy pembangunan sebagai prosesmenggambarkanadanyapengembangan baik meliputi proses pertumbuhan ataupun perubahan dalam kehidupan bersama . sosial dan budaya. (Latif et al. , 2. 211 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Menurut Prof. Dr. Sunyoto Usman berpendapat bahwa infrstruktur sangat penting dalam menyediakan pelayanan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan, dijelaskan bahwa peran infrastruktur jalan adalah sebagai bagian prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi, sosisal budaya, lingkungan hidup, politik, pertahanan dan keamanan, serta dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Indikator Pembangunan Infrastruktur Indikator pembangunan infrastruktur menurut Sjafrizal, . 4 :. Koordinasi merupakan keterpaduan antara pelaku pembangunan baik dalam institusi pemerintahan sendiri maupun pemerintahan antara pihak swasta dan masyarakat secara keseluruhan. Singkronisasi adalah untuk mendorong proses pembangunan secara cepat dan efisien. Konsistensi adalah untuk dapat mewujudkan pembangunan sesuai dengan apa yang telah direncanakan semula, perlu dijamin semaksimal mungkin terdapatnya keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan . Partisipasi dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam perencanaan. Sumber daya secara efisien, efektif dan adil adalah tujuan dan fungsi utama dari perencanaan pembangunan dalam literatur adalah untuk menjamin terwujudnya penggunaan sumber daya, baik dana dan tenaga secara efektif, efisien dan adil(Latif et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang sesuai dengan fokus yang telah ditetapkan dalam judul Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deksriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang menggambarkan variabel secara apa adanya didukung dengan data-data berupa angka yang dihasilkan dari kedua sebenarnya. (Pratama, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah kartu keluarga di Kelurahan Panreng. Kecamatan Baranti. Kabupaten Sidenreng Rappang sebanyak 1. 051 Kartu 212 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Keluarga. Jadi, dari jumlah 1. 051 jumlah populasi yang ada dan setelah diolah dengan menggunakan rumus slovin, maka jumlah sampel yang akan digunaja sebanyak 91 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Pada penelitian kuantitatif analisis data merupakan kegiatan setelah data dari responden terkumpul, data yang telah terkumpul dilakukan analisis dengan bantuan program IBM SPSS 26, analisis regresi linear sederhana dan Uji Kualitas Data . ji validitas dan uji reliabilita. Langka terakhir adalah mendeskripsikan hasil analisis data sehingga pada akhirnya dapat ditarik sebuah kesimpulan. Data yang diperoleh melalui kuesioner dianalisis dengan menggunakan model skala likert yang telah dimodifikasi oleh penulis. HASIL DAN PEMBAHASAN Instrumen Skala Pengukuran Berdasarkan rekapitulasi variabel partisipasi masyarakat dapat dismpulkan bahwa dari ketiga indikator partisipasi masyarakat yang dinilai yaitu partisipasi tenaga, partisipasi buah pikiran dan partisipasi dalam pengambilan keputusan sebanyak 65% dalam kategori AuBaikAy. Rekapitulasi pembangunan infrastruktur jalan dapat disimpulkan yang dinilai yaitu koordinasi, singkronisasi, konsistensi, partisipasi dan sumber daya secara efisien dan efektif sebanyak 64% dalam kategori AuBaikAy. Sedangkan rekapitulasi faktor-faktor yang memengaruhui partisipasi masyarakat kesadaran/kemauan, pendapatan/penghasilan, kepemimpinan, fasilitas/peralatan sebanyak 72% dalam kategori AuBaikAy. Uji Kualitas Data (Validitas da Realibilita. Uji kualitas data yang meliputi validitas da realibilitas Uji Validitas Kaidah pengambilan keputusan uji validasi Person Correlation Jika nilai Rhitung> Rtabel = valid Jika nila Rhitung< Rtabel = Tidak Valid Cara melihat Rtabel dengan N = 91 pada siginifikan 5% pada distribusi Rtabel statistik, maka diperoleh sebesar 0,173. 213 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Tabel 1. Correlation variabel X Correlations -,049 ,424** Pearson Correlation Sig. -taile. ,645 ,000 Pearson -,049 -,283** Correlation Sig. -taile. ,645 ,007 Pearson ,424** -,283** Correlation Sig. -taile. ,000 ,007 Total Pearson ,761** ,378** ,645** Correlation Sig. -taile. ,000 ,000 ,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Total ,761** ,000 ,378** ,000 ,645** ,000 Berdasarkan dari output diatas untuk menguji tingkat validitas data adalah dengan membandingkan Rhitung dengan Rtabel. X1 memperoleh 0,761 > 0,173. X2 memperoleh 0,378 > 0,173. X3 memperoleh 0,645 > 0,173, sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga item pertanyaan tentang partisipasi masyarakat dikatakanAyValidAy. 214 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Tabel 2. Correlation variable Y Correlations -,422** -,255* Pearson Correlation Sig. -taile. ,000 ,015 Pearson -,422** ,631** Correlation Sig. -taile. ,000 ,000 Pearson -,255* ,631** Correlation Sig. -taile. ,015 ,000 Pearson -,301** ,225* ,163 Correlation Sig. -taile. ,004 ,032 ,122 Pearson ,007 ,138 ,029 Correlation Sig. -taile. ,947 ,192 ,782 Total Pearson -,090 ,754** ,737** Correlation Sig. -taile. ,395 ,000 ,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Correlation is significant at the 0. 05 level . -taile. Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 -,301** ,007 Total -,090 ,004 ,225* ,947 ,138 ,395 ,754** ,032 ,163 ,192 ,029 ,000 ,737** ,122 ,782 -,329** ,000 ,380** -,329** ,001 ,000 ,392** ,001 ,380** ,392** ,000 ,000 ,000 Berdasarkan dari output diatas untuk menguji tingkat validitas data adalah dengan membandingkan Rhitung dengan Rtabel. 1 memperoleh -0,090 > 0,173. Y2 0,754 > 0,173. Y3 memperoleh 0,737 > 0,173. Y4 memperoleh 0,380 > 0,173. Y5 memperoleh 0,392 > 0,173, sehingga dapat disimpulkan bahwa keenam item pertanyaan tentang pembangunan infrastruktur dikatakanAyValidAy. 215 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Uji Reabilitas Tabel 3 Case Processing Summary Cases Valid Excluded Total Listwise deletion based on all variables in the procedure. Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Output ini menjelaskan tentang jumlah data valid untuk diperoses dan data yang dikelurakan, serta persentasenya. Dapat diketahui bahwa data atau case yang valid jumlahnya 91 dengan persentase 100 dan tidak ada data yang dikeluarkan . Tabel 4 Reliability Statistics Cronbach's N of Alpha Items ,076 Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Output tersebut sebagai hasil dari analisis reliabilitas cronbach alpha. Diektahui nilai cronbach alpha0,076 dari 3 item pertanyaan dari variabel partisipasi masyarakat. Kaidahpengambilan keputusannya, jika nilai Cronbach Alpha > nilai Rtabel data dapat dikatakan reliable. Berdasarkan outuput diatas diperoleh hasil 0,076 > 0,173 sehingga data dapat dikatakan AuReliableAy. Tabel 5 Reliability Statistics Cronbach's N of Alpha Items ,046 Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 216 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Output tersebut sebagai hasil dari analisis reliabilitas cronbachalpha. Diketahui nilai cronbach alpha 0,046 dari 5 item pertanyaan dari variabel pembangunan Kaidah pengambilan keputusannya, jika nilai Cronbach Alpha > nilai Rtabel data dapat dikatakan reliable. Berdasarkan output diatas diperoleh hasil 0,0,46 > 0,173 sehingga data dapat dikatakan AuReliableAy. Regresi Linear Sederhana Tabel 6 Variables Entered/Removeda Mode Variables Variables Entered Removed Method Partisipasi Enter Dependent Variable: Pembangunan All requested variables entered. Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Output ini menjelaskan tentang variabel yang dimaksud dalam model regresi diketahui bahwa variabel independen yang dimaksud adalah partisipasi masyarakat dan variabel dependennya adalah pembangunan infrastruktur (Tidak ada variabel yang dikeluarkan remove. Sedangkan metode regresi digunakan adalah Enter. Tabel 7 Model Summary Mode Adjusted R Std. Error of Square Square the Estimate ,559 ,312 ,305 2,11174 Predictors: (Constan. Partisipasi Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Hasil dari tabel Model Summary, pada bagian ini ditampilkan nilai R = 0,559 dan koefisien Determinas Rsquare atau (R. sebesar 0,312 . dalah pengkuadratan dari hasil koefisien korelasi, atau 0,559 x 0,559 = 0,312 x 100% = 31,2%. Hal ini menunjukkan pengertian bahwa untuk mencari besar pengaruh partisipasi masyarakat (X) terhadap pembangunan infrastruktur jalan (Y) dengan ini nilai yang dicari yaitu sebesar 31,2%. Koefisien Regresi X terhadap Y (Partisipasi Masyarakat terhadap Pembangunan Infrastruktur Jala. 217 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Tabel 8 Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta 8,816 1,165 7,570 Sig. ,000 ,559 6,360 ,000 Model (Constant Partisipas ,730 ,115 Dependent Variable: Pembangunan Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Berdasarkan tabel coefficients hasil olah data, maka model regresi yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Panreng Kabupaten Sidenreng Rappang, dapat di analisa berdasarkan koefisien-koefisiennya sebagai berikut: Y1 = 8,816 730X Dari fungsi regresi diatas, maka dapat dijelaskan: Jika variabel partisipasi masyarakat (X) berubah, maka pembangunan infrastruktur jalam (Y) juga akan berubah. Tanda positif menunjukkan perubahan yang searah. Apabila partisipasi masyarakat baik, maka pembangunan infrastruktur juga akan baik dengan koefisien regresi sebesar pembangunan infrastruktur juga tidak baik, dengan koefisien regresi sebesar 8,816. Nilai konstanta sebesar 7,570 menunjukkan bahwa, jika semua variabel konstan maka pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur masih bersifat positif. Berdasarkan nilai beta 559 diketahui bahwa variabel yang berpengaruh (X) infrastruktur (Y), berdasarkan nilai beta yang besar. 218 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) Tabel 9 ANOVAa Sum of Model Squares Regression 180,405 Residual 396,892 Total 577,297 Dependent Variable: Pembangunan Predictors: (Constan. Partisipasi. Sumber Data : Hasil Olahan SPSS 26 Mean Square 180,405 4,459 40,454 Sig. ,000b Berdasarkan hasil uji ANOVA d. iatas yang menunjukkan hasil analisis regresi linear sederhana dengan nilai F sebesar 40,454 dengan tingkat probalitas sig. 000 oleh karena probalitas . jauh lebih kecil 0,05 . %), maka regresi bisa dipakai untuk memprediksi Partisipasi Masyarakat. Untuk menguji kebenaran hipotesis dalam penelitian ini dilakukan uji F. Untuk mengetahui bahwa pengaruh/signifikan dapat diketahui dengan dari level of significant = 0,05 jika nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolah dan Ha diterima. Karena nilai < 0,05, maka Ho ditolak, sehingga Ha diterima artinya signifikan. Jadi, partisipasi masyarakat berpengaruh/signifikan terhadap pembangunan infrastruktur di Kelurahan Panreng Kabupaten Sidenreng Rappang. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab IV, maka dapat disimpulkan bahwa : Partisipasi masyarakat di Kelurahan Panreng yaitu 65rada pada kategori Baik. Indikator pembangunan infrastruktur di Keluraha Panreng yaitu 64% berada pada kategori Baik. Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Panreng Kabupaten Sidenreng Rappang adalah 31,2% dikategorikan Auberpengaruh/signifikanAy. Faktor-faktor pembangunan infrastruktur di Kelurahan Panreng Kabupaten Sidenreng Rappang dilihat dari faktor kesadaran/kemauan mayarakat persentase 80%, faktor pendidikan dengan peersentase 68%, faktor kepemimpinan dengan persentase 76%, faktor fasilitas/peralatan dengan persentase 76%. Sehingga 219 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |Volume 7 | Nomor . Agustus 2025 | (Hal. Lisensi: Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 Internasional (CC BY) akumulasi keseluruhan faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat adalah 72%. kategori baik. Saran Berdasarakan kesimpulan yang dipaparkan, maka pneliti memberikan saran sebagai berikut: Diharapkan bagi pemerintah Kelurahan Panreng agar mampu meningkatkan serta kegigihan masyarakat dalam ikut berpartisipasi pada setiap proses kegiatan pembangunan infrastruktur jalan Kelurahan Panreng. Diharapkan bagi masyarakat di Kelurahan Panreng agar lebih meningkatkan perannya dalam setiap proses kegiatan pembangunan yang akan dilakukan. DAFTAR PUSTAKA