5th Conference on Research and Community Services STKIP PGRI Jombang AuPeningkatan Kinerja Dosen Melalui Penelitian dan Pengabdian MasyarakatAy 4 Oktober 2023 PELATIHAN AQUASCAPE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA KARANG TARUNA KECAMATAN KESAMBEN Khotim Fadhli*1. Wisnu Mahendri2. Mochammad Syafiuddin Shobirin3 1,2,3 Universitas KH. Wahab hasbullah * khotim@unwaha. id, 2wisnu@unwaha. syafiuddunshobirin@unwaha. Abstract One of the youth groups that has begun to be reorganized is the youth in Kesamben District. Jombang Regency through Karang Taruna. The condition of the Kesamben sub-district area which borders Mojokerto Regency means that the people carry out more economic activities in Mojokerto and many young people from Kesamben sub-district work as factory workers or employees in Mojokerto. However, of course there are still young people who have not found work or are looking for work, and there are also those who are working but not full time. This creates a time void that has the potential to be misused by youth in negative ways. Considering that one of the potentials in Kesamben District is the existence of the Brantas river which is rich in freshwater fish and other aquatic plants. One of the efforts to increase entrepreneurial skills that can be utilized is Aquascape training for youth organizations in the Kesamben sub-district. The approach to implementing community service in the form of Aquascape training used is. practicum approach, group approach, combination of theory and practice approach, mentoring, interactive approach, controlled practice, periodic evaluation, and community practice. The results of the service show that there is an increase in youth skills in producing aquascape. Keywords training, aquascape, skills, entrepreneurship, youth organization. Abstrak Salah satu kelompok pemuda yang mulai ditata Kembali adalah pemuda yang ada di Kecamatan Kesamben. Kabupaten Jombang melalui Karang Taruna. Kondisi wilayah kecamatan Kesamben yang berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto menjadikan Masyarakatnya lebih banyak melakukan aktifitas ekonomi ke Mojokerto dan banyak pemuda kecamatan Kesamben yang bekerja menjadi buruh pabrik atau karyawan di Mojokerto. Namun tentu masih ada pemuda yang belum memperoleh pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan, dan ada juga yang sudah bekerja tapi tidak penuh waktu. Hal ini menjadikan adanya kekosongan waktu yang berpotensi disalah gunakan oleh pemuda dalam hal-hal yang negative. Mengingat salah satu potensi di Kecamatan Kesamben adalah adanya aliran sungai brantas yang kaya akan ikan tawar dan tanaman air lainnya. Salah satu upaya peningkatan kemampuan wirausaha yang dapat dimanfaatkan adalah pelatihan aquascape bagi karang taruna kecamatan Kesamben. Pendekatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan aquascape yang digunakan yakni. pendekatan praktikum, pendekatan kelompok, pendekatan kombinasi teori dan praktik, mentoring, pendekatan interaktif, praktek terkontrol, evaluasi berkala, dan praktek komunitas. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pemuda dalam memproduksi aquascape. Kata kunci pelatihan, aquascape, keterampilan, wirausaha, karang taruna PENDAHULUAN Analisis Situasi Mitra Masyarakat telah lama mengenal aquarium, dan sudah cukup banyak Masyarakat yang memanfaatkan akuarium untuk hiasan di rumah. Akuarium merupakan salah satu wadah pemeliharaan ikan yang relatif sangat mudah dalam perawatannya. Akuarium dapat digunakan untuk budidaya ikan air tawar maupun ikan air laut dan pada kegiatan pembenihan dan pemeliharaan ikan hias, fungsi akuarium selain sebagai wadah untuk budidaya ikan, akuarium juga dapat berfungsi sebagai penghias ruangan dimana keindahannya dapat dinikmati oleh Namun seiring dengan perkembangan teknologi. Masyarakat mulai mencari hal yang baru lagi untuk dinikmati sebagai hiburan di rumah. (Fadhli et al. , 2. Maka dalam perkembangannya, konsep akuarium yang hanya berisikan ikan dalam tabung kaca dan yang hidup dalamtabung tersebut adalah hanya ikan, maka dikembangkan menjadi Aquascape merupakan inovasi pengembangan dari aquarium yang di dalam tabung tidak hanya ikan yang menjadi makluk hidupnya, namun juga ada tanaman dan suasana lain yang dibentuk dalam aquascape tersebut. Aquascape merupakan hasil cipta karya manusia dalam mendesain maupun mengatur komposisi tanaman air, batu serta kayu, dengan cara yang estetis menarik dalam akuarium, menyerupai berkebun di bawah air (Arif et al. , 2018. Raharjo et al. , 2018. Mohammad et al. , 2. Keindahan panorama dengan keragaman flora dan fauna yang saling bersinergi satu sama lain dalam aquascape merupakan perwujudan miniatur kehidupan suatu ekosistem perairan. Keseimbangan pada media aquascape penting untuk kelangsunag hidup organismenya (Cracknell. Kehidupan yang dibentuk di aquascape memiliki tiga komponen yang saling melengkapi. Adapun tiga komponen yang mempengaruhi adalah, pencahayaan, karbondioksida terlarut dan nutrisi. Apabila tiga komponen tersebut kondisinya tidak seimbang, maka pada ekosistem aquascape akan berdampak tidak baik (Pramadana et al. , 2. Sehingga, pembuatan dan perawatan aquacape ini harus dipastikan Salah satu upaya peningkatan kemampuan wirausaha yang dapat dimanfaatkan Masyarakat adalah pelatihan aquascape. Perbedaan signifikan antara aquascape dengan akuarium ialah aquascape memperagakan nunansa keindahan panorama dengan keragaman flora sehingga diperlukan perawatan tanamannya. Selain itu seni aquascape ini adalah skill yang hal baru bagi masyarakat, sehingga memiliki prospek besar menjadikan aquascape sebagai peluang usaha baru. Karang taruna merupakan kelompok pemuda yang ada pada suatu Salah satu kelompok pemuda yang mulai ditata Kembali adalah pemuda yang ada di Kecamatan Kesamben. Kabupaten Jombang. Jawa Timur. Kecamatan Kesamben merupakan salah satu kecamatan dari 21 . ua puluh sat. kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. Provinsi Jawa Timur. Kecamatan Kesamben terletak di bagian utara-timur Kabupaten Jombang, berbatasan pula dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Terdapat 14 . mpat bela. desa yang ada di kecamatan Kesamben, yakni desa Blimbing. Carangrejo. Gumulan. Jatiduwur. Jombatan. Jombok. Kedungbetik. Kedungmlati. Kesamben. Podoroto. Pojokkulon. Pojokrejo. Watudakon, dan Wuluh. Kondisi wilayah kecamatan Kesamben yang berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto menjadikan Masyarakat yang ada di kecamatan kesamben lebih banyak melakukan aktifitas ekonomi ke Mojokerto dari pada ke wilayah Jombang. Hal ini juga menjadikan Masyarakat dari wilayah kecamatan Kesamben lebih banyak mengikuti pola ekonomi kabupaten Mojokerto, sehingga banyak pemuda / Masyarakat kecamatan Kesamben yang bekerja menjadi buruh pabrik atau karyawan di kabupaten Mojokerto. Namun tentu masih ada pemuda yang belum memperoleh pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan, dan ada juga yang memang sudah bekerja tapi tidak penuh waktu. Hal ini menjadikan adanya kekosongan waktu yang berpotensi disalah gunakan oleh pemuda dalam hal-hal yang Maka perang organisasi karang taruna di kecamatan Kesamben juga menjadi penting guna mengarahkan aktivitas pemuda pada hal-hal yang positif. Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat. Organisasi ini fokus pada pengembangan potensi dan keterampilan anggota muda, sehingga mereka dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan pengembangan komunitas (Meuraksa & Saputra, 2. Pendekatan pelatihan telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan Karang Taruna. Pada Kecamatan Kesamben Jombang terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi dalam peningkatan keterampilan anggota Karang Taruna (Zhou et al. , 2. Kurangnya akses terhadap pelatihan yang relevan dan spesifik membuat pentingnya penyelenggaraan pelatihan khusus (Globalisasi & Irawan, n. ) melalui kajian potensi yang mungkin bisa dikembangkan oleh pemuda di Kecamatan Kesamben. Mengingat kecamatan kesamben berbatasan juga dengan kabupaten lain yakni Mojokerto yang sangat mungkin menjadi pasar dari usaha yang dikembangkan oleh pemuda di Kecamatan Kesamben. Selain itu, adanya geografis wilayah kesamben yang dialiri Sungai brantas juga menjadi potensi yang bisa dikembangkan, karena banyaknya biota air tawar yang dapat diolah menjadi produk usaha, termasuk dikembangkan menjadi produk aquascape. Kegiatan pelatihan aquascape ini direncanakan menawarkan produk aquascape yang memiliki nilai seni dengan harga relative terjangkau bagi semua kalangan. Kegiatan produksi produk aquascape ini juga dapat bermitra dengan petani yang akan memasok bahan baku aquascape seperti tanaman air dan ikan hias tawar. Rencana produksi aquascape yang dapat direncanakan setiap bulannya oleh mitra pasca pelatihan dapat sebanyak 4 buah yang terdiri dari 4 macam tipe miniature continental yang ditawarkan. Diusahakan ditingkatkan jumlah Produksi ini selama pasar mampu menyerap produk lebih banyak lagi dengan melihat trend permintaan per interval waktu. Dengan demikian membuka usaha di bidang pembuatan aquascape merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan. Permasalahan Mitra Keberadaan organisasi sering kali berhadapan dengan berbagai permasalahan yang tidak ringan, diketahui bahwa sebagai sebuah sistem, organisasi kelompok pemuda mengandung berbagai komponen yang antara satu sama lainnya saling berkaitan (Ayu & Bachrudin, 2. Komponen yang sering menjadi kendala adalah masalah pendanaan pendidikan dan rumah tangga organisasi. Manajeman pengelolaan pendanaan berbagai organisasi kepemudaan di Indonesia ini sering kali berjalan kurang baik, alami dan tradisional, bahkan banyak juga ditemui tanpa memiliki manajemen dan konsep yang matang. Akibatnya terdapat beberapa organisasi yang mengalami kesulitan dalam hal pendanaan. Sering dijumpai, dan bahkan hampir semua organisasi kepemudaan, pengelolaan pendanaan organisasinya selama ini hanya ditopang oleh anggotanya dan beberapa donator, dan itupun para pendonasi belum tentu stabil dalam pemberian donasinya. Untuk itu dibutuhkan terobosan baru untuk menjaga kemandirian organisasi dengan membuat usaha mandiri yang berifat produktif dan bernilai ekonomi tinggi. Kelompok Pemuda Karang Taruna Kecamatan Kesamben Jombang pada saat terdapat persoalan dalam peningkatan sumber daya manusia sebagai bekal kemandirian nanti. Problematika soft skill tersebut apabila tidak mendapat perhatian dan penanganan yang baik dari bebagai pihak, maka dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan baru pada kelompok tersebut. Potensi geografis kecamatan kesamben yang merupakan salah saru kecamatan yang dialiri oleh Sungai yang cukup besar, yakni Sungai brantas menjadi peluang yang harusnya diambil oleh pemuda di kecamatan Kesamben. Peluang tersebut dapat berupa pemanfaatan menjadi aquascape, sehingga aquascape dapat menjadi peuang bisnis yang cukup menjanjikan. Namun mereka belum memahami mekanisme pemanfaatan biota air tersebut kedalam media aquascape, sehingga perlu adanya pelatihan untuk mengembangkan sumber dayanya. Selain itu, kekhawatiran dari mitra akan resiko bisnis yang mungkin dihadapi menjadi kendala yang ditakutkan. Sehingga penting sekali diberikan motivasi dan arahan terkait bagaimana memulai, menjalankan, dan mengembangkan bisnis yang akan ditekuni. Untuk menjawab permasalah tersebut, maka pelaksanan kegiatan pengabdian ini, yakni melatih kelompok tersebut pada bidang keahlian aquascape dan pendampingan usahanya dirasa merupakan solusi yang tepat untuk meyelesaikan permasalahan tersebut. METODE PELAKSANAAN Pendekatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan aquascape yang digunakan yakni. Pendekatan Praktikum. Salah satu metode yang efektif dalam pelatihan aquascape adalah dengan memberikan peserta kesempatan langsung untuk melakukan Ini memungkinkan mereka untuk mengaplikasikan teori yang mereka pelajari dalam pengaturan akuarium atau taman air nyata. Praktikum ini bisa berlangsung di tempat pelatihan atau di lokasi peserta sendiri jika memungkinkan. Pendekatan Kelompok. Mengorganisir peserta menjadi kelompok-kelompok kecil dapat meningkatkan interaksi sosial dan kolaborasi. Kelompok-kelompok ini dapat diberi tanggung jawab untuk merancang, mengelola, dan merawat proyek-proyek aquascape mereka sendiri. Ini dapat memperkuat ikatan dalam Karang Taruna. Pendekatan Kombinasi Teori dan Praktik. Pelatihan aquascape harus mencakup kombinasi teori dan praktik agar peserta memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep dasar aquascape sebelum mereka benar-benar melaksanakannya. Pendekatan Didaktik. Instruktur atau fasilitator pelatihan harus memiliki pendekatan didaktik yang efektif dalam menyampaikan informasi. Mereka harus mampu menjelaskan dengan jelas dan menginspirasi peserta untuk belajar lebih Mentoring. Mempertimbangkan pendekatan mentoring, di mana anggota yang lebih berpengalaman dalam aquascape dapat membimbing anggota yang lebih Ini menciptakan lingkungan di mana pengetahuan dan keterampilan dapat ditransfer secara langsung. Pendekatan Interaktif. Memanfaatkan teknologi dan alat-alat interaktif seperti presentasi multimedia, video tutorial, dan perangkat lunak desain aquascape dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah dimengerti. Praktek Terkontrol. Untuk meminimalkan dampak negatif pada lingkungan, praktek-praktek aquascape harus dikendalikan dengan baik dan berkelanjutan. Peserta harus diajarkan tentang tanggung jawab dalam merawat ekosistem Evaluasi Berkala. Melakukan evaluasi berkala terhadap kemajuan peserta adalah metode penting untuk memastikan bahwa mereka menguasai keterampilan Ini dapat mencakup penilaian praktikum, atau presentasi Praktek Komunitas Mendorong peserta untuk terlibat dalam proyek-proyek aquascape di komunitas mereka, seperti merancang taman air di taman kota atau sekolah, dapat menjadi metode yang efektif untuk mengaplikasikan keterampilan mereka dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan menggabungkan berbagai metode ini, pelatihan aquascape dapat menjadi pengalaman yang efektif dan berdaya guna dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman anggota Karang Taruna di Kecamatan Kesamben Jombang. Sasaran mitra dari PKM pada kecamatan kesamben diantaranya : Meningkatnya keterampilan karang taruna dalam pengembangan dan pemeliharaan aquascape. E Tingkat keberhasilan peserta dalam mengikuti pelatihan aquascape. E Jumlah peserta yang mampu mengembangkan dan memelihara aquascape dengan baik setelah mengikuti pelatihan. Meningkatnya jumlah produk aquascape yang dihasilkan oleh karang taruna setelah mengikuti pelatihan. E Jumlah produk aquascape yang dihasilkan oleh karang taruna setelah mengikuti pelatihan. E Penjualan produk aquascape yang dihasilkan oleh karang taruna setelah mengikuti pelatihan. Meningkatnya pengelolaan usaha karang taruna secara efektif dan E Jumlah peserta yang mampu mengelola usaha aquascape secara baik setelah mengikuti pelatihan. E Peningkatan omset usaha aquascape setelah mengikuti pelatihan. Untuk pelaksanaan solusi dari program peningkatan keterampilan Karang Taruna melalui pelatihan Aquascape di Kecamatan Kesamben Jombang, dapat dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Perencanaan: Pembuatan rencana program yang jelas dan terstruktur untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik. Perencanaan ini meliputi tujuan program, sasaran, metode pelatihan, jadwal pelatihan, dan anggaran yang dibutuhkan. Pengumpulan Sumber Daya: Pengumpulan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk pelatihan, seperti tanaman aquascape, kaca atau akrilik, batu, pasir, air, dan peralatan lainnya. Pelaksanaan Pelatihan: Pelaksanaan pelatihan dilakukan oleh fasilitator pelatihan yang terlatih dan berpengalaman dalam bidang aquascape. Pelatihan dilakukan dengan metode praktikum atau demonstrasi sehingga peserta dapat langsung mencoba dan mempraktikkan keterampilan yang diberikan. Monitoring dan Evaluasi: Dalam pelaksanaan program, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai tujuan yang diinginkan. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan cara wawancara atau kuesioner kepada peserta, dan pemantauan langsung terhadap hasil keterampilan yang telah diperoleh peserta. Pengembangan: Pengembangan program dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan tambahan atau mengadakan pertemuan rutin antara Karang Taruna dan masyarakat setempat untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. Publikasi: Publikasi kegiatan ini melalui media sosial atau media lainnya untuk memberikan informasi tentang program ini dan meningkatkan minat masyarakat setempat untuk mengikuti program HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan Keterampilan Praktis. Melalui pelatihan Aquascape, anggota Karang Taruna mengalami peningkatan keterampilan praktis dalam mengelola dan merawat akuarium. Peserta pelatihan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pemilihan tanaman air yang tepat, pengaturan tata letak yang estetis, penggunaan alat dan bahan dengan benar, serta pemeliharaan akuarium yang baik (Wijianto et al. , 2. Hal ini dapat dilihat melalui kemampuan peserta dalam merancang dan mengatur akuarium Aquascape yang indah dan seimbang. Dalam pelatihan Aquascape, peserta diajarkan cara memilih tanaman air yang tepat berdasarkan karakteristiknya, seperti tingkat pencahayaan yang dibutuhkan, kebutuhan nutrisi, dan kondisi air yang ideal. Mereka juga belajar tentang pengaturan tata letak yang estetis dengan memperhatikan proporsi, kontras warna, dan keselarasan antara tanaman, hardscape . isalnya batu dan kay. , dan elemen dekoratif lainnya. Peserta pelatihan juga diberikan pemahaman yang baik mengenai penggunaan alat dan bahan yang tepat dalam pengelolaan akuarium, seperti pemompa air, filter, substrat, pupuk, dan lain sebagainya (Abdullah et al. , 2. Selama pelatihan, peserta berpartisipasi dalam sesi praktik langsung di mana mereka diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh. Mereka melakukan pemilihan tanaman air yang sesuai, mengatur tata letak dengan cermat, dan menggunakan alat dan bahan dengan benar. Instruktur memberikan bimbingan dan umpan balik yang memungkinkan peserta untuk terus meningkatkan keterampilan praktis mereka dalam mengelola dan merawat Gambar 1. Pengelolaan dan perawatan akuarium. Hasil dari pelatihan Aquascape ini dapat diamati melalui kemampuan peserta dalam merancang dan mengatur akuarium Aquascape yang indah dan seimbang. Akuarium yang mereka ciptakan menunjukkan kecermatan dalam pengaturan tata letak, keharmonisan antara tanaman dan elemen dekoratif, serta kebersihan dan kesehatan yang terjaga. Keseluruhan hasil ini mencerminkan peningkatan keterampilan praktis peserta dalam mengelola Secara nyata, dapat dilihat bahwa melalui pelatihan Aquascape, anggota Karang Taruna mengalami peningkatan keterampilan praktis dalam mengelola dan merawat akuarium. Peserta pelatihan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan, dan hasilnya terlihat dalam desain akuarium Aquascape yang indah dan seimbang yang mereka Gambar 2. Desain akuarium Aquascape yang diciptakan. Pelatihan Aquascape juga diberikan pemahaman tentang penggunaan alat dan bahan yang benar dalam mengelola akuarium(Priono & Satyani. Peserta diajarkan cara menggunakan alat seperti pemompa air, filter, dan lampu pencahayaan dengan efektif dan aman. Mereka juga belajar mengenai pemilihan dan penggunaan bahan seperti substrat, karbon aktif, dan pupuk untuk menjaga kondisi optimal dalam akuarium. Selain itu, pada saat pelatihan Aquascape juga menekankan pentingnya pemeliharaan yang baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan akuarium. Peserta diajarkan tentang prosedur perawatan seperti penggantian air secara rutin, pembersihan hardscape dan tanaman yang mati, serta pengendalian alga. Dengan pemahaman dan keterampilan ini, peserta pelatihan mampu merawat akuarium dengan baik dan menjaga lingkungan yang seimbang untuk tanaman dan hewan di dalamnya. Dapat diamati bahwa melalui pelatihan Aquascape, terjadi peningkatan keterampilan praktis anggota Karang Taruna dalam mengelola dan merawat akuarium. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pemilihan tanaman air, pengaturan tata letak, penggunaan alat dan bahan yang benar, serta pemeliharaan akuarium yang baik, tercermin dalam kemampuan peserta dalam merancang dan mengatur akuarium Aquascape yang indah dan seimbang. Peningkatan Pemahaman Konsep. Pelatihan Aquascape memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep anggota Karang Taruna terkait Aquascape. Dalam pelatihan Aquascape, peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip desain Aquascape, estetika, serta pentingnya harmoni dan keselarasan dalam merancang akuarium. Peserta pelatihan akan diajarkan tentang konsep dasar desain Aquascape, termasuk pemilihan tanaman air yang sesuai, pengaturan tata letak yang estetis, dan pemanfaatan elemen dekoratif yang tepat (Han & Noor, 2. Dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip desain Aquascape, peserta akan mempelajari aspek-aspek seperti perbandingan proporsi, penggunaan warna dan tekstur, serta kontras yang menarik dalam merancang akuarium. Mereka juga akan belajar tentang pentingnya menciptakan harmoni dan keselarasan antara elemen-elemen dalam akuarium, seperti tanaman, hardscape . atu, kay. , dan elemen dekoratif lainnya. Gambar 3. Menciptakan harmoni dan keselarasan antara elemenelemen dalam membuat akuarium Pemahaman yang lebih mendalam tentang estetika dalam Aquascape akan membantu peserta untuk mengembangkan kepekaan terhadap keindahan visual(Farmer, 2. Mereka akan diajarkan tentang pengaturan tata letak yang menarik dan seimbang, sehingga menciptakan tampilan yang estetis dan menarik bagi pengamat. Peserta juga akan mempelajari teknikteknik khusus, seperti penggunaan perspektif dan pencahayaan yang tepat, untuk menciptakan efek visual yang menarik dalam akuarium. Secara keseluruhan, pelatihan Aquascape memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip desain Aquascape, estetika, serta pentingnya harmoni dan keselarasan dalam merancang akuarium. Pemahaman ini akan memberikan dasar yang kuat bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas mereka dalam merancang akuarium yang indah dan menarik. Selama pelatihan, peserta diajarkan tentang prinsip dasar dalam merancang dan mengatur tata letak akuarium, seperti pemilihan tanaman air yang tepat, penggunaan elemen dekoratif, dan penempatan hardscape . isalnya batu dan kay. Mereka juga belajar tentang komposisi visual yang menarik, kontras warna, proporsi yang seimbang, dan keselarasan antara elemenelemen yang ada di dalam akuarium. Secara nyata, pelatihan Aquascape memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep anggota Karang Taruna terkait Aquascape. Pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip desain, estetika, serta kaitan komponen biologi, kimia, dan fisika dalam akuarium akan memberikan dasar yang kuat bagi anggota Karang Taruna untuk merancang dan mengelola akuarium Aquascape dengan lebih baik. Peningkatan Kreativitas. Pelatihan Aquascape berhasil meningkatkan kreativitas anggota Karang Taruna dalam merancang dan mengatur akuarium. Peserta pelatihan diberikan kebebasan untuk mengaplikasikan imajinasi dan kreativitas mereka dalam menciptakan desain akuarium yang unik (Mohammad et al. Melalui pelatihan ini, peserta dapat mengembangkan ide-ide kreatif mereka dan menerapkannya dalam merancang tata letak, menggunakan elemen dekoratif, dan menciptakan suasana yang unik dalam akuarium. Hasil dari pelatihan ini terlihat dari desain akuarium yang dihasilkan oleh peserta yang kreatif dan orisinal. Mereka mampu menggabungkan berbagai elemen seperti tanaman, hardscape, dan elemen dekoratif dengan cara yang unik dan menarik. Desain akuarium yang dihasilkan mencerminkan kemampuan peserta dalam merancang tata letak dengan gaya yang berbeda-beda, memperlihatkan kekreatifan mereka dalam menciptakan sesuatu yang baru dan unik. Secara nyata, pelatihan Aquascape berhasil meningkatkan kreativitas anggota Karang Taruna dalam merancang dan mengatur akuarium. Peserta pelatihan dapat mengaplikasikan imajinasi dan kreativitas mereka dalam menciptakan desain akuarium yang unik dan orisinal. Hasilnya, mereka mampu menghasilkan akuarium dengan desain yang kreatif dan menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mereka dalam merancang dan mengatur tata letak akuarium. Peningkatan Tanggung Jawab. Pelatihan Aquascape juga berkontribusi dalam meningkatkan tanggung jawab anggota Karang Taruna (Hariyadi & Andriawan, 2. Peserta pelatihan diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan akuarium, serta merawat tanaman dan hewan di dalamnya dengan penuh tanggung jawab. Hal ini melibatkan tugas-tugas seperti memberi makan dengan benar, memantau kondisi akuarium, dan menjaga kebersihan Dengan pelatihan ini, peserta pelatihan menjadi lebih bertanggung jawab dalam menjaga kestabilan dan kesehatan akuarium serta kesejahteraan hewan dan tanaman di dalamnya. Dalam keseluruhan, pelatihan Aquascape di Kecamatan Kesamben. Jombang, telah berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan keterampilan Karang Taruna. Hasilnya, anggota Karang Taruna dapat mengembangkan keterampilan praktis dan pemahaman konsep dalam Aquascape, meningkatkan kreativitas, serta memiliki tanggung jawab yang lebih baik terhadap pengelolaan akuarium. Peningkatan ini akan berdampak positif pada partisipasi aktif anggota Karang Taruna dalam kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat. SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Pelatihan Aquascape adalah pengkatan keterampilan praktis dalam mengelola dan merawat akuarium. Peserta pelatihan melihat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pemilihan tanaman air yang tepat, pengaturan tata letak yang estetis, penggunaan alat dan bahan dengan benar, serta pemeliharaan akuarium yang baik. Hal ini dapat dilihat melalui kemampuan peserta dalam merancang dan mengatur akuarium Aquascape yang indah dan seimbang. Pelatihan Aquascape diajarkan cara memilih tanaman air yang tepat berdasarkan karakteristiknya, seperti tingkat pencahayaan yang dibutuhkan, kebutuhan nutrisi, dan kondisi air yang ideal. Mereka juga belajar tentang pengaturan tata letak yang estetis dengan memperhatikan proporsi, kontras warna, dan keselarasan antara tanaman, hardscape . atu dan kay. , dan elemen dekoratif lainnya. Hasil pelatihan Aquascape menunjukkan adanya peningkatan keterampilan praktis anggota Karang Taruna terkait Aquascape. Peserta pelatihan mendapatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain Aquascape, estetika, serta pentingnya harmoni dan keselarasan dalam merancang akuarium. Pemahaman tentang estetika dalam Aquascape akan membantu peserta untuk mengembangkan kepekaan yang terjadi dan membuat kepekaan yang terjadi. Serta peningkatan pemahaman kebersihan dan kesehatan akuarium, tanaman dan hewan di dalamnya dengan penuh tanggung jawab. Pelatihan aquascape ini berdampak positif pada partisipasi aktif anggota Karang Taruna dalam kegiatan sosial dan pengembangan ekonomi Masyarakat. SARAN