http://journal. id/index. php/restorica KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKA ADAT SANDO BATU DI DESA LEPPANGENG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Traditional Leadership in the Life of the Sando Batu Indigenous Community in Leppangeng Village. Sidenreng Rappang Regency Abstrak Nurdiana 1* Jamaluddin 2 Muhammad Nur 3 *1,2,3 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Sidrap. Sulawesi Selatan. Indonesia *email: nurdiana81ana@gmail. Kata Kunci: Kepemimpinan Tradisional. Masyarakat Adat. Sando Batu Keywords: Traditional Leadership. Indigenous Community. Sando Batu Kepemimpinan tradisional yang berlangsung dalam komunitas adat Sando Batu sudah berjalan semenjak zaman dahulu kala, namun akhir-akhir ini mulai mengalami pergeseran nilai dan orientasi dari nilai-nilai tradisionalnya. Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan peran kepeimpinan tradisional dan kharismatik dalam menjaga kelestarian budaya dan tradisi masyarakat adat Sando Batu di Desa Leppangeng Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari informan penelitian dengan menggunakan teknik purpossive sampling sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen instansi terkait dan referensi Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari aktivitas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan tradisional dan kharismatik pada masyarakat adat Sando batu memiliki pengaruh dalam masyarakat Sando Batu. Kepemimpinan tradisional adat Sando Batu menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan tradisi di tengah arus modernisasi dan globalisasi terutama di kalangan generasi muda yang cenderung lebih rentan terhadap pengaruh luar. Tantangan lainnya termasuk tekanan ekonomi dan politik serta kurangnya dukungan formal pemerintah terhadap kelanjutan tradisi tradisional. Kondisi ini menjadi ancaman nyata terhadap kelestarian tradisi, masyarakat adat Sando Batu. Abstract The traditional leadership within the Sando Batu indigenous community has existed since ancient times. however, it has recently begun to experience a shift in values and orientation away from its traditional roots. This study aims to describe the role of traditional and charismatic leadership in preserving the culture and traditions of the Sando Batu indigenous community in Leppangeng Village. Sidenreng Rappang Regency. The research employs a qualitative method, with data collection techniques including interviews, observations, and Primary data were gathered from research informants using purposive sampling, while secondary data were obtained from institutional documents and other relevant references. The data analysis employs an interactive analysis model, consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study's findings reveal that traditional and charismatic leadership in the Sando Batu indigenous community holds a significant influence over the community. However. Sando Batu's traditional leadership faces numerous challenges in maintaining its traditions amidst the pressures of modernization and globalization, particularly among younger generations who are more susceptible to external influences. Additional challenges include economic and political pressures and the lack of formal government support for the continuity of traditional practices. These conditions pose a real threat to the preservation of traditions and cultural heritage within the Sando Batu indigenous community. masyarakat Sando Batu. Pada dasarnya, kepemimpinan PENDAHULUAN Komunitas adat Sando Batu merupakan suatu komunitas yang memiliki karakteristik tersendiri dalam hal keberlangsungan hidup dan kehidupan sosial budaya masyarakatnya. Terdapat keunikan dalam pola yang ada di Sando Batu adalah kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dan budaya. Kepemimpinan adalah tradisi yang dipahami dan dilaksanakan di dalam komunitas adat Sando Batu semenjak zaman dahulu kala. Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini, kepemimpinan tradisional Sando Adi Tya Indrawan. Andriansyah. Novianita Rulandari. Preparation of Standard Unit Prices in the Budget Planning Stage A Batu mulai mengalami pergeseran nilai dan orientasi prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia serta yang semakin menjauh dari nilai-nilai tradisionalnya. Kepemimpinan tradisional di komunitas adat Sando terhadap komunitas masyarakat adat bisa kita lihat Batu idealnya memiliki sifat yang sederhana, humanis, pada pasal 18B ayat . UUD NKRI 1945. Negara dan religius. Kepemimpinan tradisional Sando Batu memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan dalam konteks idealnya memiliki sifat yang bersahaja, memiliki empati sosial yang tinggi, dan amat Kondisi ideal dan kondisi faktual pada kepemimpinan Kepemimpinan tradisional tidak berorientasi profit, tradisional di komunitas adat Sando Batu sangatlah Kepemimpinan tradisional yang ada di Undang-Undang. Pengakuan hak-hak masyarakat dan kelestarian lingkungan. masyarakat Sando Batu memang mengandalkan nilai- Teori Identitas Kolektif dan Kepercayaan Religius nilai luhur adat dan budaya, tetapi masih banyak merupakan teori yang memberikan pendapat bahwa terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki dan dikelola komunitas adat yang telah bertahan selama 500 tahun dengan baik oleh para pemimpin adat. Kaderisasi umumnya memiliki identitas kolektif yang kuat, sering kepemimpinan adalah hal yang perlu diperkuat, hal ini kali terkait dengan praktik religius dan upacara yang perlu dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup dalam sistem adat di Sando Batu. Dikarenakan kepemimpinan kepercayaan atau ritus yang dilakukan pada tempat- tradisional baru mulai dikenal pada generasi yang lebih tempat tertentu yang dianggap sakral, seperti mata air, pohon, atau gunung. mengabaikannya, karena tidak melihat nilai yang Keberadaan tempat-tempat sakral dan kepercayaan sebenarnya dari kepemimpinan adat tersebut. pada roh leluhur menunjukkan keterikatan komunitas Upaya Sistematis yang harus dilakukan oleh para pemangku kepentingan di dalam menjaga dan mendiami tempat tersebut. kepemimpinan tradisional mengoptimalkan praktik kepemimpinan tradisional di mengatakan bahwa adanya kemampuan dan karisma komunitas adat Sando Batu. Upaya tersebut antara pada pemimpin bisa mempengaruhi masyarakat dalam lain: mengembangkan sistem nila-nilai kepemimpinan membuat keputusan. Teori ini dapat menjadi dasar kajian keberadaan komunitas adat Sando Batu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik Identitas ini terlihat Sedangkan, mengenai kepemimpinan tradisional di komunitas adat kader-kader kepemimpinan adat secara sistematis. Sando Batu. Kepemimpinan tradisional di komunitas adat Sando Secara yuridis kedudukan dan pengakuan terhadap Batu memiliki sifat yang bersahaja, memiliki empati komunitas adat dapat dicermati pada putusan MK No. 35/PPU-X/2012 Tentang Pengujian UU No. kesejahteraan masyarakat. Namun, dalam beberapa Tahun tahun belakangan, kepemimpinan tradisional Sando Batu mulai mengalami pergeseran nilai dan orientasi masyarakat hukum adat yang berada dalam kawasan yang semakin menjauh dari nilai-nilai tradisionalnya. hutan adat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan Oleh sebab itu, upaya kaderisasi kepemimpinan dan Kehutanan. Putusan Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi,Vol 11 No 1. April 2025. Page 40 Ae 48 e-ISSN: 2655-8432 pemantapan nilai-nilai adat serta budaya harus terus tokoh masyarakat atau pemuka Adat Sara. Adat dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup dan Kampung. Adat Sando, dan Tokoh Adat Sando Batu. identitas komunitas adat Sando Batu. Pada penelitian ini peneliti akan menggunakan teknik Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepeimpinan tradisional dalam menjaga kelestarian observasi. Wawancara, dan dokumentasi. Adapun aktivitas yang dilakukan meliputi: budaya dan tradisi masyarakat adat Sando Batu di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian langsung adalah cara pengambilan data diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran kepeimpinan tradisional dan menggunakan metode ini untuk mengamati rekomendasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk camer. untuk keperluan tersebut. Tujuan tradisi masyarakat adat Sando Batu dan memberikan pertolongan alat standar lain . andycamp, kharismatik dalam menjaga kelestarian budaya dan Pengumpulan data melalui teknik observasi kegiatan pemimpin atau tokoh komunitas adat Sando Batu. masyarakat adat Sando Batu. METODOLOGI Teknik pengumpulan data melalui wawancara . Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif maksud tertentu. percakapan itu dilakukan penggunan data, fakta dan informasi dalam . yang mengajukan pertannyaan penelitian tentang "Kepemimpinan tradisional dan Kharismatik dalam kehidupan Masyarakat Adat Sando memberikan jawaban atas pertanyaan itu. Batu Di Kabupaten Sidenreng Rappang". metode ini Dalam mengadakan wawancara dengan sebagai . melukiskan kalimat-kalimat yang menjelaskan suatu keadaan atau fenomena yang diteliti(Ultavia et al. Wawancara Peneliti akan melakukan penelitian pada Komunitas Metode wawancara ini digunakan adat Sando Batu di Desa Leppangeng Kecamatan Pitu untuk melengkapi data observasi. Riase Kabupaten Sidenreng Rappang. Informan yang HASIL DAN PEMBAHASAN menggunakan teknik purpossive sampling, yaitu teknik penarikan sampel/penentuan informan berdasarkan pertimbangan peneliti dan tujuan penelitian sehingga yang dijadikan informan adalah mereka yang benarbenar memahami masalah dan tujuan penelitian ini(Waruwu et al. , 2. Berdasarkan teknik tersebut maka yang menjadi informan penelitian ini adalah Penelitian kepemimpinan tradisional dalam masyarakat adat Sando Batu memiliki karakteristik yang kuat dan berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat. Pemimpin tradisional atau "Sando" dihormati karena pengetahuan mereka tentang adat dan kemampuan mereka untuk memimpin upacara-upacara adat. Kepemimpinan Adi Tya Indrawan. Andriansyah. Novianita Rulandari. Preparation of Standard Unit Prices in the Budget Planning Stage A signifikan dalam masyarakat Sando Batu. Pemimpin kharismatik tidak hanya diakui karena kharisma Demikian pula hasil penelitian yang pribadi mereka tetapi juga karena kemampuan dilakukan dari Nurhayati Rahman . yang mereka untuk mempengaruhi dan menginspirasi meneliti tentang Mereka sering kali menjadi agen Otoritas dalam Kepemimpinan Adat Bugis dimana perubahan yang membantu masyarakat dalam peneliti tersebut memaparkan bahwa beradaptasi dengan tantangan modernisasi dan pemimpin adat Bugis diperoleh melalui adat, agama, dan warisan kepemimpinan Kharisma dan legitimasi kepemimpinan Nurhayati juga membahas bagaimana ritual adat memperkuat posisi pemimpin tradisional. Hasil penelitian ini memperkuat teori bahwa kepemimpinan adat memiliki karakteristik unik yang berbeda dari kepemimpinan formal. Karakteristik seperti pengetahuan tentang adat, spiritualitas, dan Gambar 4. Visualisasi Grafik tersebut merupakan grafik hasil analisis crosstab . abulasi silan. , hasil dari analisis wawancara yang mengaitkan beberapa aspek penting yang menunjukkan distribusi persentase Keberhasilan Menyelesaikan Konflik. Keterlibatan Pemimpin Adat, dan Tingkat Kepercayaan Masyarakat pada lima kategori informan yaitu Ada Sara. Kepala Desa. Pemangku Adat. Tokoh Adat Tokoh Masyarakat. Grafik ini membantu mengidentifikasi variabel-variabel berkaitan dalam konteks keberhasilan, kepercayaan, dan keterlibatan pada tiap kategori kasus. temuan hasil penelitian dari Andi Mattulada . yang menjelaskan bahwa struktur kepemimpinan dalam masyarakat Bugis-Makassar, termasuk peran Arung dan Sandro sebagai Peran Pemimpin Spiritual dalam Sistem Sosial Masyarakat Bugis yang dilakukan dengan studi etnografi menjelaskan bahwa peran pemimpin spiritual seperti Sando di masyarakat Bugis, melindungi masyarakat dari bencana melalui ritual Abu Hamid menguraikan bagaimana kekuatan spiritual ini dianggap sebagai bagian dari sistem pemerintahan Temuan penelitian dari Abu Hamid(Enembe et , 2. tersebut sejalan dengan temuan hasil ini yang menunjukkan bahwa pemimpin tradisional pada masyarakat adat sando batu sering dianggap memiliki hubungan khusus dengan dunia spiritual Temuan hasil penelitian ini sejalan dengan Hasil penelitian dari Abu Hamid (Bela Fitria, 2. tentang efektivitas kepemimpinan adat. Sumber : Hasil ananlisis Nvivo 12 Plus, 2024 kepemimpinan kharismatik berakar pada tradisi dan dan alam gaib. Mereka memainkan peran penting dalam pelaksanaan upacara-upacara adat dan Peran sebagai pengayom, pemimpin masyarakat, menjaga harmoni dan keseimbangan dalam komunitas, serta melindungi kepentingan Selain itu, pengambilan keputusan Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi,Vol 11 No 1. April 2025. Page 40 Ae 48 kolektif meskipun pemimpin memiliki otoritas, diteruskan secara turun-temurun(Razak et al. pengambilan keputusan sering dilakukan secara Pemimpin Tradisional berperan selaku kolektif melalui musyawarah dengan pemimpin upacara Adat Sando memimpin dan komunitas lainnya. mengawasi pelaksanaan upacara-upacara adat. Hasil penelitian dari Hadiwijono . mengungkap bahwa seperti pernikahan, kelahiran, dan kematian, serta Kepala adat sering kali upacara keagamaan yang melibatkan persembahan berperan sebagai mediator dalam konflik sosial. kepada leluhur dan roh alam dalam hal ini sebagai Mereka penjaga hukum adat. tentang adat untuk menyelesaikan perselisihan dan Hasil menjaga harmoni dalam komunitas. Temuan hasil Radjab(Firmando, penelitian tersebut sejalan dengan hasil penelitian peran dan legitimasi pemimpin adat di era ini yang menunjukkan bahwa pemimpinan Adat Globalisasi (Kasus Masyarakat Adat di Sulawesi Sando Batu bertanggung jawab untuk menegakkan Selata. , dengan menggunakan metode etnografi hukum adat dan menyelesaikan perselisihan di dan pendekatan historis menjelaskan bagaimana dalam komunitas. Sando memiliki otoritas untuk pemimpin adat di Sulawesi Selatan, termasuk memberikan hukuman atau sanksi sesuai dengan pemimpin spiritual, beradaptasi dengan perubahan aturan adat. Pelestari Tradisi Sando memainkan peran penting dalam melestarikan dan mengajarkan tradisi serta nilai-nilai budaya kepada generasi Pemimpin tradisional adat Sando Batu pengaruh luar, terutama di masyarakat yang masih memastikan bahwa pengetahuan tentang adat mempertahankan adat tradisional. Temuan hasil istiadat diteruskan secara turun-temurun mediator penelitian Samsuddin tersebut sejalan dengan dan pengayom. Mereka berfungsi sebagai mediator temuan hasil penelitian ini yang mengungkap bahwa dalam konflik internal komunitas dan sebagai pemimpina adat Sando batu bertanggung jawab pengayom yang melindungi dan memperjuangkan untuk menegakkan hukum adat dan menyelesaikan kepentingan masyarakat di hadapan pihak luar. perselisihan di dalam komunitas. Sando memiliki Syamsuddin Radjab otoritas mereka Hasil penelitian dari Nur Arief Ibnu Hasan otoritas untuk memberikan hukuman atau sanksi dkk(Aprillia, 2. , menjelaskan bahwa Kepala adat sesuai dengan aturan adat. Pelestari Tradisi Sando berperan sebagai penjaga tradisi, memastikan memainkan peran penting dalam melestarikan dan bahwa adat istiadat dan ritual yang telah mengajarkan tradisi serta nilai-nilai budaya kepada berlangsung lama tetap dijalankan dengan benar generasi muda. Penelitian menunjukkan bahwa dan konsisten. Mereka memimpin upacara adat, masyarakat adat dapat menemukan cara untuk memberikan nasihat tentang praktik budaya, dan mempertahankan identitas budaya mereka sambil Mereka berperan dalam melindungi nilai-nilai beradaptasi dengan perubahan global. Strategi upacara tradisional. Temuan dari penelitian tersebut sejalan dengan temuan ini yang menemukan bahwa dokumentasi, dan pengembangan ekonomi berbasis Pemimpin tradisional adat Sando Batu memastikan e-ISSN: 2655-8432 Adi Tya Indrawan. Andriansyah. Novianita Rulandari. Preparation of Standard Unit Prices in the Budget Planning Stage A Penelitian konflik kepentingan dengan pemerintah, pengakuan masyarakat adat sando batu menganut nilai-nilai budaya dalam tradisi Sipulung dalam masyarakat memberikan peluang bagi kepemimpinan adat adat Sando Batu meliputi Nilai Musyawarah. Nilai untuk beradaptasi dan berkolaborasi dengan Religius. Nilai Solidaritas. Nilai Ketaatan/Kepatuhan, administrasi publik. Pengakuan dan integrasi nilai kebersamaan dan nilai kesederhanaan. Dalam kepemimpinan adat dalam sistem hukum nasional pelaksanaan Sipulung, masyarakat adat sando batu penting untuk menjaga keberlanjutan budaya dan bermusyawarah dan berdiskusi serta bersepakat identitas masyarakat adat. Hasl ini sejalan dengan untuk menentukan waktu, biaya dan pelaksanaan apa yang diungkapkan oleh Effendy tradisi yang akan dilaksanakan. Masyarakat petani 2. bahwa pemimpin adat di komunitas adat berpegang pada nilai ketaatan dan kepatuhan harus menavigasi antara mempertahankan tradisi dan beradaptasi dengan tuntutan modernitas, komunitas sando batu senantiasa di inisiasi oleh termasuk pendidikan modern dan ekonomi pasar. salah satu dari tokoh adat. Mereka berpegang pada Demikian pula pandangan dari Taufik . , bahwa aturan yang telah ditentukan dan tidak melakukan modernisasi dan globalisasi membawa perubahan perubahan yang tidak sesuai dengan tradisi. Temuan signifikan dalam struktur sosial dan ekonomi ini sejalan dengan temuan hasil penelitian dari masyarakat adat. Ini menciptakan tantangan bagi Ibrahim pemimpin adat untuk mempertahankan relevansi Kepemimpinan dan Relasi Kuasa di Masyarakat Adat dan otoritas mereka di tengah perubahan yang Sulawesi Latif Selatan Sipulung. Sipulung Penelitian Pentingnya hak-hak (Hardi, bagaimana pemimpin adat di Sulawesi Selatan, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat termasuk pemimpin spiritual, beradaptasi dengan dalam kebijakan nasional dan lokal. Pemerintah perubahan sosial dan politik akibat globalisasi. perlu mengembangkan kebijakan yang lebih inklusif Radjab menyelidiki bagaimana pemimpin adat dan sensitif terhadap kepentingan masyarakat adat, di tengah terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam pengaruh luar, terutama di masyarakat yang masih dan tanah. Hal ini sejalan dengan pandangan yang mempertahankan adat tradisional. Demikian juga menyatakan bahwa bahwa kepemimpinan adat hasil dari Suharso(Dema et al. , 2. , menun jukkan berperan penting dalam integrasi nilai-nilai yang bahwa dalam banyak kasus, kepala adat dipilih dari hidup dan masih dipertahankan di dalam kesatuan keluarga yang telah lama memegang masyarakat hukum adat kedalam hukum Negara posisi kepemimpinan dalam masyarakat tersebut. diperlukan untuk menyesuaikan nilai-nilai adat Proses ini memastikan bahwa nilai-nilai dan istiadat dengan otonomi daerah berdasarkan hukum pengetahuan adat terus diwariskan. Negara(Abubakar, 2. otoritas mereka Eksistensi kepemimpinan kharismatik dan tradisional dalam masyarakat adat Sando Batu tetap relevan dalam Perspektif Hukum di Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi,Vol 11 No 1. April 2025. Page 40 Ae 48 e-ISSN: 2655-8432 Pengakuan dan integrasi kepemimpinan adat dalam sistem hukum nasional penting untuk menjaga keberlanjutan budaya dan identitas masyarakat Gambar 4. Word Frequency Gambar 4. 2 Project Map Sumber : Hasil ananlisis Nvivo 12 Plus, 2024 Sumber : Hasil ananlisis Nvivo 12 Plus, 2024 Word frequency adalah representasi word Gambar diatas merupakan representasi diagram konseptual atau network coding yang kategori utama dengan subkategori atau kode hasil analisis wawancara. Diagram ini menunjukkan hubungan dan kontribusi data yang dikumpulkan melalui wawancara terhadap tema-tema utama. Diagram ini menggambarkan pendekatan analisis yang sistematis, menunjukkan bagaimana data wawancara dikodekan dan dikategorikan untuk menghasilkan wawasan tentang keterkaitan antara kepercayaan masyarakat, keterlibatan pemimpin adat, dan kemampuan menyelesaikan konflik dalam cloud yang menunjukkan istilah-istilah atau kata kunci yang paling sering muncul dan relevan dalam suatu analisis teks. Dalam word cloud ini, kata-kata yang lebih besar menggambarkan frekuensi kemunculannya lebih tinggi dibandingkan kata-kata lain yang lebih kecil. Gambar ini memberikan gambaran visual tentang fokus kepemimpinan tradisional beradaptasi atau bereaksi terhadap perubahan zaman, termasuk pengaruh globalisasi dan modernisasi. Data ini juga bisa digunakan untuk merancang narasi lebih dalam terkait peran kepemimpinan tradisional dalam pembangunan komunitas atau konteks tertentu. konteks adat atau komunitas tertentu. Eksistensi kepemimpinan kharismatik dan tradisional dalam masyarakat adat Sando Batu tetap undangan di Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan konflik kepentingan dengan pemerintah, pengakuan hukum terhadap hak-hak masyarakat adat memberikan peluang bagi KESIMPULAN Penelitian ini mengungkap berbagai aspek kepemimpinan tradisional dan kharismatik dalam masyarakat adat Sando Batu di Desa Leppangeng Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa Peran kepemimpinan tradisional dan kharismatik pada masyarakat adat Adi Tya Indrawan. Andriansyah. Novianita Rulandari. Preparation of Standard Unit Prices in the Budget Planning Stage A Sando Batu penting bagi kehidupan sosial, budaya dan spiritual berbagai aspek. Tokoh adat tidak hanya pengumpulan data di lapangan. Kontribusi Anda semua menjadi pelaku utama dalam melaksanakan ritual adat sangat berharga bagi keberhasilan penelitian ini. Tidak seperti ritual keagamaan dan festival adat, namun juga lupa, kami menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah tradisional sebagai ekspresi budaya. Pemimpin adat Sidenreng Rappang, baik dosen, tenaga kependidikan, juga berperan sebagai mediator konflik, pengambil keputusan utama dalam masyarakat, dan penjaga nilai- nilai tradisional serta struktur kelembagaan. Kehadiran penelitian ini, baik secara langsung maupun tidak kepemimpinan karismatik dan tradisional komunitas adat sando batu dewasa hanya sebatas pada kegiatan Kami ritual adat semata. Adapun saran diberikan ialah penelitian ini tidak lepas dari kontribusi dan kolaborasi dengan peningkatan pengakuan formal terhadap berbagai pihak, dan untuk itu, kami sekali lagi kepemimpinan tradisional, disarankan agar pemerintah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar- memberikan pengakuan yang lebih besar terhadap peran kepemimpinan tradisional dalam masyarakat. memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan dan Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan peran masyarakat luas. Semoga pemimpin adat ke dalam struktur pemerintahan desa dan memperkuat perlindungan hukum terhadap hakhak masyarakat adat. Pendidikan nilai-nilai adat pada generasi muda. UCAPAN TERIMA KASIH