MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol. No. Januari, 2023 e-ISSN: 2988-3997 Copyright A 2023 Muhammad Yasin, et al. Pendampingan Khotmil Qur'an Dalam Mewujudkan Masyarakat Gemar Membaca Al-Qur'an Muhammad Yasin1*. Eka Widyanti2. Iswanto3 *e-mail korespondensi: mysgt1978@gmail. 1,2,3 STAI Sangatta Kutai Timur. Indonesia Abstract The book of Muslims is the Koran. Allah sent down the revelation of the Qur'an through the angel Gabriel to the Prophet Muhammad sallallaahu 'alaihi wa sallam, a miracle received by the Prophet Muhammad sallallaahu 'alaihi wa sallam a very special book and also as a guide (Al-hud. for people who believe. the focus of dedication in this mentoring is to carry out the Miftahul Ulum Mushola Management Assistance activities as an effort to optimize the Musholla's function as a place to learn to recite the Al-Qur'an and as a place for five daily prayers. This service uses the Participatory Action Research method where the writer is actively involved in direct service activities both as a Koran teacher and as a community member of the Musholla environment. In the Participatory Action Research method there are three pillars in its application, namely: research methodology, action, and participation. Service activities related to Musholla Assistance can strengthen friendship ties and can grow our generation. the Qur'an is a guide to daily life. Therefore, it is not enough for us to read it until it is finished but do not understand its contents. Keywords: Assistance. Khotmil qur'an. Community. Reading Al-qur'an Abstrak Kitab orang Islam adalah Al-QurAan. Allah menurunkan wahyu Al- QurAan melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Shallallahu Aalaihi wa sallam(Rasyid, 2. , mukjizat yang diterima Nabi Muhammad Shallahu Aalaihi wa sallam kitab yang sangat istimewa dan juga sebagai petunjuk (Al-hud. bagi manusia yang beriman. fokus pengabdian dalam pendampingan ini adalah melakukan kegiatan Pendampingan Pengurus Mushola Miftahul Ulum sebagai upaya pengoptimalan fungsi Musholla sebagai tempat belajar mengaji Al-QurAan dan sebagai tempat Ibadah shalat lima waktu. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research dimana penulis terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian secara langsung (Syaribanun, 2. baik sebagai Pengajar Ngaji maupun sebagai masyarakat lingkungan Musholla. Dalam metode Participatory Action Research terdapat tiga pilar dalam pengablikasiannya, yaitu: metodologi riset, adanya aksi, dan partisipasi. Kegiatan pengabdian berkaitan dengan Pendampingan Musholla ini bisa memererat tali silaturahim dan bisa menumbuhkembangkan generasi kita . karena Al Qur'an merupakan pedoman hidup sehari-hari. Karena itu, tidak cukup bagi kita membacanya saja sampai khatam namun tidak memahami isinya. Kata Kunci: Pendampingan. Khotmil qur'an. Masyarakat. Membaca Al-qur'an Pendahuluan Kitab orang Islam adalah Al-QurAan. Allah menurunkan wahyu Al- QurAan melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Shallallahu Aalaihi wa sallam(Rasyid, 2. , mukjizat yang diterima Nabi Muhammad Shallahu Aalaihi wa sallam kitab yang sangat istimewa dan juga sebagai petunjuk (Al-hud. bagi manusia yang beriman. Al-QurAan juga https://miftahul-ulum. id/ojs/index. php/mayara/index Vol. No. Januari 2023 e-ISSN: 2988-3997 sebagai obat ( as-shif. segala macam-macam penyakit. Penyakit medis maupun penyakit non medis. Al-qurAan pun juga terdapat nasihat bagi manusia agar tetap pada koridor atau jalan yang benar. Al-QurAan juga sebagai pedoman semua cabang ilmu apapun dan dapat menyesuaikan kondisi pada perkembangan zaman. Dalam dunia Pendidikan kusunya didalam agama Islam tenntunya sepenuhnya didasari AlqurAan, dimana AlqurAan adalah memuat berbagai cara dalam menjalani kehidupan kita dari masa ke masa. Al-qurAan satu-satunya sumber utama sebagai referensi manata kehidupan manusia, didalam kehidupan manusia kita perlu membiasakan pada generasi-generasi kita melalui lembaga Pendidikan formal diberikan tugas dan wewenang dalam mewujudkan tujuan dari Pendidikan nasional, peran sebagai Lembaga Pendidikan sekolah tentunya mengelola dengan maksimal demi terwujudnya generasi-generasi cinta AlQurAan. Lingkungan cinta dan gemar membaca Al-QurAan terbentuk bisa dilihat dari keluarga yang membiasakan dari usia dini dari lingkungan keluarga dalam rumah tangga, femomena yang ada masih banyak lingkungan keluarga yang kurang intens dalam mengajarkan pada anak-anaknya dalam membiasakan membaca Al-QurAan, namun di Musholla Miftahul ulum melalui pengurus Musholla Perumahan Grand Sangatta jalan APT Pranoto dan para jamah digiatkan kegiatan sebulan sekali seman membaca Al-qurAan. Ini sebagai teladan ke anak-anak kita supaya cinta dengan membaca Al-QurAan. Didalam hadits Bukhori nomor 4639 juga dijelaskan bahwa orang yang paling baik diantara sesame yaitu yang mau belajar membaca Al-QurAan dan mau mengajarkannya, aeO aaE eI aI eI a aEac aI Ee aC e aI aO aEac aIOA Artinya: "Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya. " (HR. Bukhari Nomor 4. Dala pengertian hadits diatas adalah Peran kedua orang tua sangatlah penting dalam menjalankan sebagai pendidik yang pertama dan paling utama bagi anaknya, anak sebelum diserahkan pada Lembaga Pendidikan tentunya didasari pondasi yang kuat sehingga begitu diserahkan ke Lembaga Pendidikan formal anak sudah terbiasa dan menpunyai karakater yang kuat . Pendapat dari Q ayun adalah orang tua ialah sang Pola asuh pertama bagi anak-anaknya, diawali dari orang tuanya sang anak memperoleh pendidikan(Ayun, 2. Disisi lain pendapat dari Mubarok dan kawan-kawannya (Setiardi & Mubarok, 2. Pegajaran dan penbentukan karakter pertama kali harus dilaksanakan di dalam lingkungan keluarga karena keluarga merupakan sumber utama dan pertama bagi anak untuk memperoleh dasar ilmu yang sebagai pedoman hidupnya, begitu juga pendapat dari Riyanto bahwa anak yang baru saja dilahirkan itu bagaikan selembar kertas yang putih, masih bersih, dan kosong . eori tabula ras. Asumsi dari teori ini yaitu anak dilahirkan jiwanya masih bersih bagaikan kertas putih dan masing kosong. Akan terwarnai oleh orang tua dan lingkungannya yaitu subjek pembentuk akhlak dan kepribadian anak(Riyanto, 2. Pada kenyataanya anak-anak Sukanya bermain-main, jadi Musholla kosong dan jarang dibuat aktifitas belajar mengaji, maka kondisi tersebut semakin memprihatinkan. Kemerosotan aktivitas balajar mengaji membaca Al-QurAan, ini terjadi dikarenakan kurang intensnya orang tua dan pengurus Musholla dan keterlibatannya masyarakat lingkungan Musholla Perumahan Grand Sangatta. Maka dengan membiasakan Khotmil Al-QurAan setiap bulan akan memotivasi anak-anak dalam belajar mengaji. Penelitian lain yang berkaitan dengan Teknik Membaca Al-Quran Melalui Drilling Dan Pembiasaan (Studi Kasus di MI Al-Irsyad Al-Islamiyya. dimana Hasilnya adalah menunjukkan bahwa . teknik pembelajaran membaca al-Quran menggunakan teknik membaca secara terus menerus atau drilling dan pembiasaan. Teknik ini terbukti efektif dan efisien yang didasarkan pada teori Ivan Pavlov dan Teori Habitus Pierre S. Bourdeun. Hal ini terlihat pada adanya peningkatan prosentase kompetensi siswa dalam membaca al Quran dari 55 menjadi 93 persen serta manpu mencapai target pembelajaran, yakni mampu membaca al-Quran sesuai tajwid yang ada. Hasil lain yang didapat dari teknik ini berupa siswa mampu menghafal surat-surat pendek dalam juz amma, mulai dari an-Nas hingga al-Qariah. Asmaul Husna dan bacaan dzikir setelah sholat. Kondisi inimerupakan capaian yang sangat baik mengingat 90 persen input siswa baru MI al-Irsyad al-Islamiyah belum memiliki kompetensi itu MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat e-ISSN: 2988-3997 Pengabdian selanjutnya dilakukan oleh Pendampingan penggunaan metode usmani dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAan dengan melalui halaqoh muAalimil qurAan (HMQ) di TPQ Tarbiyatul Athfal Sumberasri menunjukan bahwa Hasil dari pendampingan ini adalah . guru memahami cara-cara atau langkah-langkah dalam menerapkan metode Usmani dengan benar, . guru mampu menerapkan dan manjaga metode Usmani dengan baik melalui Halaqoh MuAoalimil QurAoan (HMQ). Selain itu untuk memupuk semangat guru dalam mentransfer ilmu kepada santri(Saifudin, 2. Dari pembahsan fakta di atas, baik yang berkaitan dengan pengabdian maupun penelitian tentang pembiasan Membaca Al-QurAan maka dijumpai berbagai permasalahan yang dialami oleh pengurus Musholla dalam meningkatkan budaya membaca Al-QurAan. Oleh karena itu bimbingan teknis Pendampingan para Pengurus Musholla Miftahul Ulum sebagai upaya mengoptimalkan budaya Gemar membaca Al-QurAan perlu untuk Jadi, fokus pengabdian dalam pendampingan ini adalah melakukan kegiatan Pendampingan Penguurus Mushola Miftahul Ulum sebagai upaya pengoptimalan fungsi Musholla sebagai tempat belajar mengaji Al-QurAan dan sebagai tempat Ibadah shalat lima Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan saran dan masukan dalam pembiasaan gemar membaca AlqurAan. Metode Pelaksanaan Dalam Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research dimana penulis terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian secara langsung (Syaribanun, 2. baik sebagai Pengajar Ngaji maupun sebagai masyarakat lingkungan Musholla. Dalam metode Participatory Action Research terdapat tiga pilar dalam pengablikasiannya, yaitu: metodologi riset, adanya aksi, dan partisipasi (Soedjiwo, 2. Pengabdian ini dilakukan di Musholla Miftahul Ulum Perumahan Grand Sangatta Jalan APT Pranoto RT. 66 Sangatta Kutai Timur. Pengabdian ini dilaksanakan selama satu hari, yaitu pada hari Sabtu, 17 Desember tahun 2022. Acara dimulai pada habis shalat subuh . ukul 05:. sampai dengan selesai. Adapun target dari pendampingan ini adlah anakanak , orang tua dan masyarakat dilingkungan Musholla Perumahan Grand Sangatta Kutai Timur. Hasil dan Pembahasan Kegiatan teknis dalam Pendampingan Pengurus Musholla merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membantu Pengurus dalam membiasakan gemar membaca Al-QurAan Adapun filosofi Memakmurkan tempat Ibadah tertuang di dalam Al-QurAan Surat At-Taubah Ayat 18: a AuaacIa O I IA a A a cEEa II II aacEEa OEeO OaIA ca AEAEaa aOaOA AOIA ca AE a aOaCa aIA a aAcEEa Aa a aO eaOEaA c caA uaEA a eAEaE a aOaEe aOA ea a c a a e a c a AE aI Oa aEOIaOe I aI Ee aI eea a a aa ea Artinya: Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut . epada siapapu. selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Melalui memakmurkan Musholla dengan membiasakan membaca Al-qurAan secara rutin, dan memdidik kita dan anak-anak lebih takut dan beriman kepada Allah SWT. Baginda nabi Muhammad SAW. Bersabda Dalam hadits Riwayat AT-Tirmidi : AuSiapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Alqura. maka dia akan mendapat satu Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lym mym satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lym satu huruf, dan mym satu huruf. Ay aca AOA a A aII OA a a AcEEa OO a aOIaO O Ia eI uaacE aEacea eI EeI aEa aEa a AOA a AaI aa ae aac aOaOA e AaIA a acEE Oa a aEaO aI EA aa e a aI a Ca eOUI a aeOA e a ea a a a aa a ca AA a ea a s a aA a e AcEE a aO aCO aIIA a aa a a aAO a aeON aOaI eI aEA aAeEIac aOaI eI aeaa aO a aIEaOa aEe Oa e a e aO Ia aaOA e a aca AE a aO UC Oae aaO O Ee eE aI a ace aEA Vol. No. Januari 2023 e-ISSN: 2988-3997 Artinya: AuTidaklah suatu kaum berkumpul di sebuah rumah Allah . , mereka mempelajari Al-Qur'an dan mendiskusikannya di antara mereka, kecuali Malaikat menaungi mereka dengan sayapnya sehingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Dan barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu. Allah mudahkan jalannya menuju surga, dan barang siapa tidak beramal shalih, . i hari kiama. nasabnya tidak dapat sedikitpun membawa manfaat". (HR. Darimi Nomor Kegiatan Pembukaan Pembukaan dalam kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Musholla Miftahul Ulum. Muusholla Miftahul Ulum sendiri satu-satunya Musholla yang di kompleks perumahan Grand Sangatta RT. 66 Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Hadir juga dalam pembukaan Khotmil QurAan oleh ketua RT. 66 bapak Najamuddin dan juga sebagai seksi Ibadah di Musholla Miftahul Ulum. Beliau juga menyampaikan dalam kegiatan rutinan Khotmil QurAan ini setiap bulan akan tetapi waktu pelaksanaannya menyaesuaikan aktifitas kegiatan masyarakat yang ada dilingkungan Musholla, kareana umumnya masyarakat disini multi aktifitas, ada pekerja tambang jadi nunggu jadwalnya Off, ada juga pegawai negeri sipil, adan juga pedadang, ada juga tukang bangunan, maka dari itu kegitan rutinan bulanan ini kondisional. Kegiatan tersebut dibuka setelah sholat subuh, dan biasanya ada mukhodimah dari imam Musholla atau Ustadz Eko Nursalim, sebelum mulai khotmil QurAan ada tawasul dulu kirim fatihah ke daftar nama Ae nama Almarhum/almarhumah yang di sudah didata. Dalam pembukaan dimulai Surat fatihah sampai selesai. Gambar 1. Pembacaan Khotmil QurAan Selain kegiatan rutinan Khotmil QurAan ada rutinan baca Yasin Tahlil setiap malam jumAat setiap habis Magrib, kegiatan ini juga sudah hampir tujuh Tahun berjalan, dalam kegiatan ini sebagi Imam Baca Surat Yasin Bapak Ustadz Zainul komar , beliau disamping pemborong bangunan juga aktif di dalam kegiatan Musholla ini dan suppotnya sangat luar biasa, sedangkan untuk imam pembacaan Tahlil Bapak Ustadz Eko Nursalim disamping beliau sebagai Tokoh Agama, juga sebagai Dosen dikampus swasta yang ada di Kabupaten Kutai Timur, maka sangatlah familiar dengan masyatkat yang ada di lingkungan Musholla Miftahul Ulum Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Gambar 2. Pembacaan Surat Yasin ( Kegiatan Malam JumAa. MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat e-ISSN: 2988-3997 Kegiatan Inti Kegiatan inti acara Khataman (Khotmil QurAa. Binadhor adalah Pembacaan Surat Al- Fatihah sampai dengan Surat An-Nas, dalam pelaksanaannya rutinan ini selalu bergantian dalam membaca dan jamaah lainnya mendengarkan, karena bila ada yang kurang dalam pembacaanya baik dari tajwid, tarrtilnya bisa saling mengingatkan. Gambar 4. Rutinan Khotmil QurAan Upaya dalam meningkatkan gemar membaca Al-QurAan dengan membiasakan Khataman ( Khotmil QurAa. binadhor ini yang kita mengaplikasikan dalam hadits bahwa pentingnya kita mengamalkan dengan membiasakan membaca Al-qurAan. Sejalan dengan penelitiannya Muhammad Zulkifli dalam Julnal Muallimuna, beliau mengatakan Pembentukan karakter gemar membaca Alquran: pembelajaran membaca Alquran di dua sekolah menggunakan metode Ummi, dengan proses pembelajaran yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda, dan dengan guru yang akrab dengan muridnya. Proses pembelajaran di dua sekolah tersebut tampak lebih bersifat mendidik, menyayangi, sabar dan menyenangkan. Adapun hal-hal yang dapat memotivasi siswa adalah: . motivasi dari guru, . motivasi dari siswa, dan . motivasi dari orang tua(Zulkifli, 2. Salah satu cinta kita kepada Rasulullah adalah Gemar membaca Alqur,an dan kita terapkan atau diamalkan di Musholla Miftahul Ulum Perumahan Grand Sangatta, sejalan dengan dijelaskan Dalam hadits Riwayat Muslim bahwa Al-QurAan akan menjadi syafaat atau penolong di hari kiamat untuk para pembacanya. aca AOEA A A Ce aa E aC e aI AuaIacOa aOeO Oa eOIA: AOCOEA a AOEacIA a AA ca AaIIa OA UAECOI a aAOA a A IA: AcEE IOa CEA a AcEEA a AAEcO NEEa aEaeOOA a AI aO A AEaO A ON IEIA Artinya: Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. AuBacalah AlQurAan, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat. Ay (HR. Musli. Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam memberikan jawabanan kepada umatnya maupun orang kafir, bacaan yang paling hebat serta mulia disisi Allah dan malaikat adalah bacaan Al-QurAan, sebagai upaya meningkatkan rasa ingin dan gemar menbaca AlqurAan, maka Marilah memperbanyak membaca Alquran, meresapi setiap maknanya, kemudian dihafalkan dan selanjutnya diamalkan. Al-QurAan sebagai mukjizat terbesar dalam sejarah ke Rasulan telah terbukti mampu menampakan sisi kemukjizatannya luar biasa, bukan hanya eksistensinya yang tidak pernah rapuh dan kalah oleh tantangan zaman, tetapi Al-QurAan juga mampu membaca setiap detik perkembangan zaman, sehingga memuat kitab suci yang diturunkan kepada nabi muhammad ini selalu relevan dan sangat absah menjadi refrensi kehidupan umat manusia. Dengan begitu, kita akan menjadi manusia yang paling beruntung. Meski membacanya dianggap sebagai sebuah bentuk ibadah, kita masih sering membaca yang lain ketimbang Alquran(Aisyah, 2. Dalam hadits Bukhori Muslim dijelaskan Ketika kita mahir sesuai mahroj dalam membaca Al-QurAan, maka kelak ia akan bersama para malaikat-malaikat Allah SWT. Vol. No. Januari 2023 e-ISSN: 2988-3997 a ca aca AOEA aa a aAE a EEaI EA ca a AAEcO NEEa aEaeO aOA a A CEA: ACEA ca AI OA ca AIA e AcEE IeA a AcEEA a ACa E aC e aI aOaOO IOU OA a a a aA A EO OA: AOEIA AIaAC EOOA U A. Artinya: Dari Aisyah ra, berkata. bahwa Rasulullah saw. AuOrang yang membaca Al-QurAan dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah. Ay (HR. Bukhari Musli. Dalam pengertian hadits diatas bahwa Orang yang membaca Al-Qur`an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. " Orang yang mahir adalah orang yang membaca Al-Qur`an dengan baik dan pandai. Ketentuan mahir dalam bacaan disini adalah kualitas atau Tartilnya bacaan yang disertai indahnya lantunan Kegiatan Penutup Kegiatan Kegiatan penutup dilakukan setelah selesainya pembacaan khotmil QurAan hingga Khatam, tiga Puluh menit sebelum DoAa penutupan biasanya ada sambutan tentang motivasi pentingnya membaca Al-qurAan Meskipun acara khatmil quran dilaksanakan secara sederhana tetapi sama sekali tidak mengurangi esensi dan rasa syukur penuh makna. Semoga Kegiatan Khataman ( Khotmil QurAan ) ini semakin mempererat tali silaturahim dan bisa membangun masyarakat gemar dan cinta membaca AlqurAan hingga ila yaumil kiyamah. Kesimpulan Kegiatan pengabdian berkaitan dengan Pendampingan Musholla ini bisa memererat tali silaturahim dan bisa menumbuhkembangkan generasi kita . karena Al Qur'an merupakan pedoman hidup sehari-hari. Karena itu, tidak cukup bagi kita membacanya saja sampai khatam namun tidak memahami isinya. AuMemahami isinya saja belumlah cukup kalau tidak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Ucapan Terimakasih Terima kasih kepada bapak Pengurus Musholla Miftahul Ulum dan para jamaah yang telah membantu dukungan dalam membantu terlakasanya pengabdian Khotmil Qur,an dalam mewujudkan masyarakat gemar membaca Al-qur'an Referensi