SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Januari-Juni 2022 PENGARUH HUMAN RELATIONS KEPALA BAGIAN PELAYANAN LANGGANAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN SAMBUNGAN BARU DI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA CIREBON Sastra Abijaya Dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon Email: sastraabijaya@umc. Abstrak Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis data dan mendapatkan informasi mengenai pengaruh human relations kepala bagian pelayanan langganan terhadap kualitas pelayanan sambungan baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, teknik pengumpulan datanya adalah studi kepustakaan, penyebaran angket, dan wawancara. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling Dalam pelaksanaan prinsipprinsip human relations yang mencapai presentase 74,40% dengan skor total 2753 berada pada interval cukup baik. Sedangkan dalam pelaksanaan kualitas pelayanan sambungan baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon dengan hasil persentase yang mencapai 75,16% dengan skor total 2781 dan pada interval cukup baik. Pengaruh human relations Kepala Bagian Pelayanan Langganan terhadap Kualitas Pelayanan Sambungan Baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon mempunyai nilai koefisien determinasi 55,4% dan dan selebihnya 44,6 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak teridentifikasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka diperoleh hasil bahwa pengaruh human relations terhadap kualitas pelayanan sambungan baru di PDAM sudah cukup baik namun perlu harus ditingkatkan. Kata Kunci: Human Relations. Kualitas. Pelayanan. PDAM. Sambungan baru Abstract The purpose of this research is to describe, analyze data and obtain information about the influence of human relations of the head of the subscription service division on the quality of new connection services at the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Cirebon City. The research method used is a survey method, the data collection techniques are library research, distributing questionnaires, and interviews. The sampling technique used in this study uses a proportional stratified random sampling technique. In the implementation of the principles of human relations, which reaches a percentage of 74. 40% with a total score of 2753 which is in a fairly good interval. Meanwhile, in the implementation of the quality of new connection services at the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Cirebon City, the percentage results reached 75. 16% with a total score of 2781 and at quite good intervals. The influence of human relations of the Head of Subscription Services on the Quality of New Connection Services at the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Cirebon City has a coefficient of determination of 55. 4% and the remaining 44. 6% is influenced by other unidentified Based on the results of the analysis and discussion, it is obtained that the influence of human relations on the quality of new connection services in PDAM is good enough but needs to be improved. Keywords: Human Relations. Quality. Service. PDAM. New Connection Diterbitkan oleh FISIP UMC | 21 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 PENDAHULUAN Pembangunan nasional adalah usaha masyarakat Indonesia secara berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu memperhatikan tantangan perkembangan Tujuan pembangunan nasional adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia. Salah satu komponen pembangunan nasional adalah pembangunan daerah yang merupakan bagian dari pembangunan Adapun yang dimaksud dengan pemerintah daerah menurut UndangUndang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah pada ketentuan umum pasal 1 ayat 2 adalah sebagai berikut: Pemerintah penyelenggara urusan pemerintah oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip negara kesatuan republik indonesia sebagaimana dimaksud dalam undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945. Organisasi adalah alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada orang-orang wewenang, sehingga pekerjaan dapat dikoordinasikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan, yang menjangkau dari puncak sampai ke bawah dari seluruh badan usaha. Tujuan organisasi ialah suatu kondisi yang diinginkan organisasi dan dikaitkan dengan tujuan yang ingin dicapai, ini dinyatakan dalam rencana, serta Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 memperkirakan kondisi di masa datang Air merupakan sumber daya alam yang sangat diperlukan oleh manusia dan Manusia memerlukan air baik untuk proses kimia fisika maupun untuk aktifitas kehidupan Karena masyarakat di era globalisasi, ketersediaan air yang menjadi salah satu masalah bagi kehidupan mereka, maka pemerintah daerah Kota Cirebon mendirikan suatu badan usaha milik daerah yang dijadikan sarana prasarana sebagai pengelola air minum untuk melayani masyarakat Kota Cirebon, yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar masyarakat mudah mendapatkan pelayanan air bersih untuk kehidupan sehari-harinya. Perusahaan dipimpin oleh Direksi yang kedudukannya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada walikota selaku pemilik perusahaan serta sebagai ketua Badan Pengawas Perusahaan. Pelayanan publik atau pelayanan umum dapat di definisikan sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka, pelaksanaan ketentan peraturan perundang-undangan. Untuk tersebut diperlukan hubungan yang harmonis antara pegawai yang satu dengan pegawai yang lain, antara atasan dengan bawahan sehingga menjadi kersama yang | 22 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 solid di dalam organisasi, agar tercapainya tujuan organisasi yang di inginkan. Human relations merupakan kondisi . an juga suatu bidang kajian yang mempelajari kegiatan, sikap, dan saling hubunga. , yang berlangsung di antara orang-orang yang ada dalam lingkungan pekerjaan, baik di lingkungan organisasi pemerintahan maupun swasta. Pelaksanaan human relations di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Cirebon perlu menjadi perhatian utama kepala bagian, sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui kerjasama yang baik, saling menghargai, dan saling pengertian di dalam hubungan kerja, antara pimpinan dan pegawai, maupun pegawai dengan pegawai lainnya, sehingga tercipta hubungan hubungan kerja yang harmonis dalam rangka pencapaian Hal tersebut mengingat pentingnya peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon sebagai unsur pendukung otonomi daerah di bidang manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pegawai negeri di daerah Kota Cirebon. Berdasarkan uraian di atas, human relations merupakan salah satu fungsi manajemen yang penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Para pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon sebagai aparatur pemerintah yang bekerja untuk kepentingan masyarakat dalam urusan pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan yang di lakukan penulis ada beberapa masalah di antaranya: kurang optimalnya kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Contohnya belum tercapainya ketepatan Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 sambungan baru di PDAM diduga pelaksanaan tersebut di sebabkan karena kurangnya pemberian pekerjaan yang penuh tantangan dari pimpinan. Berdasarkan mengambil judul penelitian tentang : AuPengaruh Human Relations Kepala Bagian Pelayanan Langganan Terhadap Kualitas Pelayanan Sambungan Baru Di Perusahaan Daerah Air Minum (Pda. Kota CirebonAy. Identifikasi masalah Bagaimana Human Relations oleh kepala bagian Pelayanan Langganan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon? Bagaimana kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air (PDAM) Kota Cirebon? Bagaimana pengaruh Human Relations Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pelaksanaan Human Relations oleh kepala bagian Pelayanan Langganan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Untuk mengetahui kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Untuk mengetahui pengaruh Human Relations terhadap kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. | 23 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Human Relation menurut Siagian . 1 : . adalah keseluruhan rangkaian hubungan baik yang bersifat formal, antara atasan dengan bawahan, atasan dengan atasan, bawahan dengan bawahan yang lain yang harus dibina dan dipelihara sedemikian rupa sehingga terciptannya suatu team work dan suasana kerja yang intim dan harmonis dan dalam rangka pencapaian tujuan. Kemudian Siagian menyebutkan ada sepuluh prinsip pokok human relations yang sering disebut sebagai the ten commandments of human relations. Prinsip-prinsip pokok itu ialah: Harus ada singkronisasi antara tujuan tujuan-tujuan Suasana kerja yang menyenangkan. Informalitas yang wajar dalam hubungan kerja. Manusia bawahan bukan mesin. Kembangkan kemampuan bawahan sampai tingkat yang maksimal. Pekerja yang menarik dan penuh Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas dengan baik. Alat perlengkapan yang cukup. The right man in the right place . rang yang tepat pada jabatan atau bidang pekerjaan tertent. Balas jasa harus setimpal dengan jasa yang diberikan. Human Relations adalah suatu kondisi hubungan insani . ubungan antar yang berlangsung dalam lingkungan pekerjaan, baik formal maupun informal, antar pimpinan atau antar bawahan atau antar pimpinan dan bawahan. Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 tetapi terutama dilaksanakan oleh pimpinan kepada bawahan dalam rangka membina keselarasan, menciptakan kenyamanan kerja sehingga dapat mendorong kualitas pelayanan yang baik Pengertian Kualitas Pelayanan menurut Ibrahim . alam Hardiyansyah 2011 : . : adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan dimana penilaian kualitasnya ditentukan pada saat terjadinya pemberian pelayanan publik Menurut Zeithaml . alam Hardiyansyah 2011 : . kualitas pelayanan dapat di ukur dari lima dimensi yaitu: Tangibel . Reliability . Responsiveiness . espon/ketanggapa. Assurance . Empathy . METODELOGI PENELITIAN Metode yang penulis gunakan adalah Adapun metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuisioner, test, wawancara terstruktur. Peneliti kuantitatif dari strategi penelitian jika seseorang peneliti menggunakan metode penelitian dengan cara survei, peneliti mengganggap bahwa sebab sangat mungkin menentukan akibat atau hasil akhir, bahwa penelitian yang penulis lakukan bukan untuk mencari berapa besar keeratan hubungan antara variabel, juga bukan untuk mencari berapa besar pengaruh dari suatu variabel terhadap variabel lain, maka | 24 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 pendekatan kuantitatif menjadi yang terbaik digunakan seorang peneliti. Sugiyono . 8 : . mengemukakan bahwa Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Bagian Pelayanan Langganan PDAM Kota Cirebon yang berjumlah 41 orang. Januari-Juni 2022 Keinginan pegawai diperhatikan. Kembangka tingkat yang Adanya pendidikan dan Kesempatan berkarir seluasluasnya sesuai bakat dan keahlian. Pekerjaan menarik dan Pekerjaan membangkitkan gairah Pegawai Memperluas kreasi, inovasi dan inisiatif dalam bekerja. Pengakuan Adanya penghargaan pelaksanaan tugas. Adanya kenaikan gaji dan pangkat yang Alat Tersedianya sarana dan prasarana kerja yang Tersedianya penunjang kerja yang AuThe right man in the right place. Ay (Orang yang tepat pada jabatan atau Penempatan sesuai dengan keahlian Mengetahui batasanbatasan para pegawai dalam Balas jasa yang harus dengan jasa Adanya imbalan yang setimpal dengan jasa pekerjaan pegawai. Operasionalisasi Variabel Penelitian Varia Dimensi Indikator No. Item Huma (X) Harus ada individu di Suasana kerja yang Saling bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi dan tujuan Informalitas yang wajar Manusia Menjalankan tugas dan kebutuhan organisasi. Hubungan kerja yang intim dan harmonis. Lingkungan kerja yang kegairahan kerja. Adanya Keterbukaan partisipasi pegawai. Keseimbangan antara hubungan kerja yang bersifat formal dan Bawahan Diterbitkan oleh FISIP UMC | 25 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Adanya keseimbangan tunjangan, kesehatan, dan lain-lain. Januari-Juni 2022 Empathy . Tangibel Reliability . ehandalan Kuali Pelay (Y) Responsivin . espon/keta Assurance . Penampilan petugas/aparatur dalam melayani pelanggan. Kenyamanan tempat melakukan pelayanan. Kedisiplinan petugas/aparatur dalam melakukan pelayanan. Kemudahan Kecermatan Memiliki pelayanan yang jelas. Kemampuan petugas/aparatur dalam bantu dalam proses Keahlian dalam menggunakan alat bantu dalam proses Merespon pelanggan/pemohon Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan tepat. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang Semua oleh petugas. Petugas memberikan jaminan tepat waktu dalam pelayanan. Petugas memberikan jaminan biaya dalam Diterbitkan oleh FISIP UMC Petugas memberikan jaminan legalitas dalam Mendahulukaan pemohon/pelanggan. Petugas dengan sikap ramah. Petugas dengan sikap sopan Petugas . embeda-bedaka. Uji Validitas Uji validitas merupakan suatu uji keabsaan instrumen penelitian yang akan digunakan untuk pengumpulan data yang berkaitan dengan variabel. Agar instrumen mengumpulkan data maka butir-butir item pernyataan diuji validitasnya. Dalam penelitian kuantitatif, data yang valid artinya ada kesamaan antara kondisi obyektif di lapangan dengan data hasil Uji validitas dilakukan dengan menggunakan Statistical Package For Social Science (SPSS) 22. 0 Kemudian hasil angket berupa skor jawaban responden diuji dengan merumuskan Aukoefisien kolerasi rank spermanAy. Ocx Ocy Oe Ocd (Oc x )(Oc y ) (Santoso, 2010:. Keterangan : rs = Koefisien kolerasi rank sperman Oc= = Jumlah nilai pengamatan item kuadrat Oc= = Jumlah nilai pengamatan total kuadrat | 26 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Oc= = Beda antara dua pengamatan berpasangan melalui perhitungan setelah merangking Kriteria valid tidaknya item-item . , yaitu: - jika rs hitung O rs tabel maka item tidak valid - jika rs hitung E rs tabel maka item Uji Reliabilitas Uji reliabilitas merupakan uji kehandalan instrumen penelitian. Agar butir-butir pernyataan dalam angket benarbenar reliabel untuk digunakan dalam pengumpulan data yang berkaitan dengan Angket yang baik harus menghasilkan data yang reliable yaitu data yang konsisten atau tetap meskipun dilakukan pengukuran beberapa kali dalam waktu yang berberda setelah kondisi obyektif di lapangan. Sama halnya dengan uji validitas maka instrumen penelitian juga harus di uji reliabilitasnya. Instrumen dapat di uji menggunakan teknik Split Half . elah du. yaitu mengkolerasikan skor total item ganjil dengan skor item genap dengan rumus Spearman Brown sebagai berikut : 1 r (Sugiyono,2008:. Keterangan : ri = Koefisien reliabilitas internal rb = Nilai Koefisien kolerasi Spearman Brown Hasil perhitungan menggunakan Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 Kriteria reliabel tidaknya instrument penelitian, adalah : - Jika ri hitung O rs tabel, maka instrument penelitian tidak reliabel - Jika ri hitung > rs tabel, maka instruemen penelitian reliabel Analisis Data Dalam metode penelitian kuantitatif, analisa data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Analisis data dalam penelitian kuantitatif dilakukan dengan langkahlangkah Program Komputer Statistical Package For Social Science (SPSS). Menentukan pengaruh variabel X terhadap variabel Y digunakan tabel Regresi Linier Sederhana. Y = a bX Keterangan : Y = Variabel Response atau Variabel Akibat (Dependen. X = Variabel Predictor atau Variabel Faktor Penyebab (Independen. a = konstanta b = koefisien regresi . Response ditimbulkan oleh Predictor a = . A) Ae . A) Ae . A b = n. Ae . A) Ae . A | 27 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Menghitung besarnya pengaruh di hitung dengan rumus koefisien determinasi (KD). KD = rsA x 100% (Riduwan, 2010 : Keterangan : KD = koefisien determinan rs = koefisien korelasi rs hitung Pengolahan data dengan rumus koefisien determinasi dilakukan dengan cara manual dan akan didapat prosentasi keterpengaruhan variabel X terhadap Y. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penilitian tentang human relations diperoleh dengan jumlah skor total sebesar 2753 maka dengan demikian pelaksanaan human relations oleh Kepala Bagian Pelayanan Langganan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon termasuk ke dalam kategori cukup baik. Sedangkan untuk Kualitas Pelayanan diperoleh dengan jumlah skor total sebesar 2781 maka dengan demikian kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon termasuk ke dalam kategori cukup baik. Variabel human relations diolah dengan menggunakan analisis kuantitatif yaitu analisis data hasil penelitian dengan melakukan uji hipotesis dalam hal ini penulis menggunakan alat uji koefisien kolerasi Rank SpearmanAy. Langkahlangkah perhitungan rumus tersebut dihitung dengan Statistical Package For Social Science (SPSS) 22. 0 dan diperoleh nilai rs tiap item sebagaimana tabel di bawah Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 Tabel 1 Uji Validitas Variabel Human Relations No. Keterangan Item hitung tabel 0,346 0,275 Signifikan 0,362 0,275 Signifikan 0,539 0,275 Signifikan 0,340 0,275 Signifikan 0,467 0,275 Signifikan 0,365 0,275 Signifikan 0,393 0,275 Signifikan 0,328 0,275 Signifikan 0,348 0,275 Signifikan 0,356 0,275 Signifikan 0,328 0,275 Signifikan 0,355 0,275 Signifikan 0,484 0,275 Signifikan 0,377 0,275 Signifikan 0,424 0,275 Signifikan 0,426 0,275 Signifikan 0,340 0,275 Signifikan 0,431 0,275 Signifikan 0,333 0,275 Signifikan 0,594 0,275 Signifikan Berdasarkan tabel di atas, maka disimpulkan bahwa item-item dari variabel human relations seluruhnya signifikan, berarti semua item pertanyaan untuk variabel human relations yang dituangkan dalam angket dinyatakan valid. Untuk uji validitas dalam variable Y yakni kualitas pelayanan di Desa Kedungbunder Keacamatan Gempol Kabupaten Cirebon dilakukan metode yang sama seperti uji validitas variable X. Dan hasilnya adalaha sebagai berikut: | 28 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Tabel 2 Uji Validitas Variabel Kualitas Pelayanan Keterangan Item hitung tabel 0,450 0,275 Signifikan 0,558 0,275 Signifikan 0,416 0,275 Signifikan 0,477 0,275 Signifikan 0,355 0,275 Signifikan 0,458 0,275 Signifikan 0,477 0,275 Signifikan 0,340 0,275 Signifikan 0,402 0,275 Signifikan 0,373 0,275 Signifikan 0,354 0,275 Signifikan 0,484 0,275 Signifikan 0,325 0,275 Signifikan 0,522 0,275 Signifikan 0,374 0,275 Signifikan 0,357 0,275 Signifikan 0,334 0,275 Signifikan 0,486 0,275 Signifikan 0,364 0,275 Signifikan 0,546 0,275 Signifikan Berdasarkan hasil tabel diatas analisis variabel kualitas pelayanan dalam 20 item yang masing-masing itemnya menunjukan berarti semua item pertanyaan dinyatakan valid. Untuk realibilitas variabel human relations sebagaimana di jelaskan di atas adalah dihitung dengan menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS 22. (Statistical Package for Social Science ). Dan berdasarkan perhitungan, maka didapat hasil yaitu rs hitung untuk variabel human Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2022 relations sebesar 0,977. Sedangkan Untuk uji realibilitas dalam variable Y yakni kualitas pelayanan di Desa Kedungbunder Keacamatan Gempol Kabupaten Cirebon dilakukan metode yang sama seperti uji validitas variable X sebesar 0,982. Untuk menghubungkan nilai r tersebut dengan interpretasi nilai r menurut Arikunto . 3 : . adalah sebagai berikut : Tabel 3 Nilai Interpretasi Besarnya Nilai r Antara 0,800 sampai dengan 1,000 Antara 0,600 sampai dengan 0,800 Antara 0,400 sampai dengan 0,600 Antara 0,200 sampai dengan 0,400 Antara 0,000 sampai dengan 0,200 Interpretasi Tinggi Cukup Agak Rendah Rendah Sangat Rendah ( Tak Berkolerasi ) Sumber : Arikunto . 3 : . Berdasarkan kriteria tersebut maka disimpulkan bahwa realibilitas instrumen penelitian untuk variabel human relations ada pada kriteria tinggi. Sedangkan untuk variabel kualitas pelayanan berada pada kriteria tinggi. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh anatara human relations terhadap kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon, perlu dilakukan uji Regresi Linier Sederhana, dan uji Regresi Linier Sederhana dilakukan dengan melakukan pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dapat dilihat pada tabel berikut: | 29 SOSFILKOM Volume XVI Nomor 01 Coefficientsa Standardiz Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. 16,882 8,864 1,905 Human ,783 Relations ,119 ,744 6,591 Sig. ,065 Model Summary Adjusted Square R Square ,554 ,541 Std. Error of the Estimate 3,763 Predictors: (Constan. Human Relations Berdasarkan perhitungan tersebut terdapat nilai R Square sebesar 0,554, maka akan ditarik kesimpulan bahwa Pengaruh Human Relations Terhadap Kualitas Pelayanan sebesar 55,4% dan selebihnya 44,6 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak teridentifikasi. Hal tersebut berarti kurang tercapainya pelayanan yang berkualitas di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon disebabkan oleh belum optimalnya human relations Kepala Bagian Pelayanan Langganan Diterbitkan oleh FISIP UMC Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Dengan kata lain, human relations yang belum optimal sehingga pelayanan yang berkualitas di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. ,000 Berdasarkan menggunakan SPSS dapat diperoleh nilai t hitung sebesar 6,591 dan bila dibandingkan nilai t tabel sebesar 2. 020 maka nilai tersebut dinyatakan signifikan. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antra variabel Human Relations terhadap variabel Kualitas Pelayanan. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh anatara human relations terhadap kualitas pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon, perlu dilakukan uji Koefisien Determinasi dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Model ,744a Januari-Juni 2022 KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil penelitian, maka dari hasil yang telah dilakukan daoat ditarik kesimpulan sebagai berikut prinsip-prinsip relations yang mencapai 74,40 % dengan skor total 2753 dan berada pada interval cukup baik. Sedangkan dalam pelaksanaan Kualitas Pelayanan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon masih belum optimal sebagaimana terlihat pada 75,16 % dengan total skor 2781 dan berada pada interval cukup baik. Berdasarkan hasil perhitungan Koefisien Determinan di dapat pengaruh sebesar 0,554. Berdasarkan perhitungan pengaruh human relations oleh kepala bagian pelayanan langganan terhadap kualitas pelayanan sebesar 55,4 % dan selebihnya 44,6 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak teridentifikasi. DAFTAR PUSTAKA