PENGUATAN KEBERLANGSUNGAN USAHA PERAJIN GAMELAN GOMBLOH MELALUI INOVASI DIGITAL DI BIBIS BANGUNJIWO YOGYAKARTA Septi Asri Finanda 1. Satria Utama 2, dan Emmy Nurhayati 3 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa 1. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa 3 finanda@ustjogja. id , satria. utama@fai. id 2, emmy. nurhayati@ustjogja. ABSTRAK Berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi lokal, sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital. Perajin Gamelan Gombloh di Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta, masih menghadapi masalah dalam pemasaran dan pengelolaan usaha mereka. Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan inovasi digital dalam manjemen keuangan dan pemasaran produk gamelan. Kegiatan berbasis teknologi ini mencakup penerapan strategi pemasaran online melalui platform e-commerce dan media sosial, serta pembuatan sistem manajemen keuangan dan produksi yang efektif. Selain itu, pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Perajin Gamelan Gombloh dalam pemasaran digital. Pengabdian ini mengeksplorasi masalah dan ide kreatif melalui Focus Group Discussion (FGD). Hasil program menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital meningkatkan efisiensi mengelola usaha mereka. Komunitas lokal juga diperkuat oleh kolaborasi perajin gamelan yang dibangun selama program ini. Tanggapan masyarakat yang positif terhadap gamelan Gombloh menunjukkan betapa pentingnya mengintegrasikan tradisi dan kontemporer. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa inovasi digital adalah Langkah strategis penting untuk mempertahankan usaha Perajin gamelan Gombloh. Dengan menggunakan teknologi, mereka dapat mempertahankan usaha mereka dan juga melestarikan warisan budaya Indonesia untuk generasi mendatang. Kata kunci: Gamelan. Inovasi Digital. Pemasaran. Perajin. Budaya ABSTRACT Various aspects of human life, including the local economy, have been significantly influenced by advancements in digital technology. The Gamelan asrtisans of Gombloh in Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta, continue to face challenges in marketing and managing their businesses. This community service program implements digital innovation in financial management and marketing of gamelan products to help sustain these enterprises. The technology-based activities include the application of online Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. marketing strategies through e-commerce platforms and social media, as well as the creation of effective financial and production management systems. Additionally, training sessions were conducted to enhace the knowledge and skills of gamelan artisan ini digital Explores issues and creative ideas through by Focus Group Discussion (FDG). The results of the program indicate that the implementation of digital technology has improved the efficiency of managing their businesses. The local community has also been strengthened by the collaboration among gamelan artisans fostered during this The positive response from the community towards gamelan Gombloh highlights the importance of integrating tradition with contemporary practices. Overall, this program demonstrates that digital innovation is a crucial strategic step for sustaining the Gamelan artisansAo enterprises. By leveraging technology, they can preserve their businesses while also safeguarding IndonesiaAos cultural heritage for future generations. Keywords: Gamelan. Digital Innovation. Marketing. Artisans. Culture PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital memiliki dampak besar pada banyak aspek kehidupan manusia, termasuk salah satunya ekonomi. Meskipun demikian, para pengusaha lokal seperti Perajin Gamelan Gombloh di Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta, masih menghadapi sejumlah masalah yang menghalangi mereka untuk berkembang. Sejak tahun 1983. Gito Siswoyo yang juga dikenal sebagai Gombloh telah bekerja sebagai perajin gamelan untuk mempertahankan tradisi musik tradisional yang telah berlangsung selama berabad-abad. Perajin ini membuat berbagai alat gamelan, termasuk bonang, kenong, saron, gender, gambang, kendhang, kempul, kempyang, gong, dan siter. Alat-alat ini dapat digunakan oleh pemain dan penikmat musik di dalam dan luar negeri. Gombloh sangat menyukai gamelan sejak kecil dan pada tahun 1976 Gombloh bekerja di tempat pembuatan gamelan di Pelemsewu. Panggungharjo. Sewon. Bantul. Yogyakarta. Pada tahun 1983. Gombloh mendirikan usaha gamelan di Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta. Perajin Gamelan Gombloh membuat gamelan dari berbagai bahan, seperti perunggu, besi, dan kuningan. Mereka berkomitmen untuk melestarikan budaya dan nilai luhur musik tradisional melalui produk mereka. Masyarakat dapat menikmati dan belajar tentang tradisi dan nilai-nilai luhur Indonesia melalui upaya ini. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap keadaan dan masalah yang dihadapi oleh perajin Perajin Gamelan Gombloh memiliki bakat yang luar biasa dalam pembuatan alat musik tradisional, tetapi mereka menghadapi masalah besar, seperti kekurangan sumber daya untuk memasarkan produk mereka. Perajin gamelan sering kesulitan menjangkau pasar lokal dan internasional yang lebih luas meskipun produk mereka berkualitas tinggi. Selain itu, keterampilan manajemen yang terbatas menjadi hambatan, karena banyak pekerja tidak memahami manajemen keuangan, pemasaran, dan pengelolaan produksi. Sebaliknya, produsen tetap menggunakan metode produksi tradisional dan kurang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemasaran dan Minat generasi muda terhadap kerajinan gamelan yang berkurang memperkuat diperlukannya upaya untuk mempertahankan tradisi ini. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendukung keberlangsungan usaha Perajin Gamelan Gombloh di Bibis. Bangunjiwo. Yogyakarta, dengan menerapkan inovasi digital. Upaya ini dicapai melalui peningkatan akses pasar melalui teknologi digital, yang membantu perajin membuat strategi pemasaran yang berhasil, dan membuka akses pasar yang lebih luas, baik melalui platform offline maupun online. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pelatihan dalam berbagai keterampilan manajemen perajin gamelan, seperti manajemen keuangan, pengelolaan produksi, dan pemasaran. Selain itu, kelompok pengabdi akan mendorong adopsi teknologi digital selama proses produksi dan pemasaran gamelan, seperti penggunaan platform ecommerce dan media sosial untuk promosi. Diharapkan Upaya ini akan meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan dan mengembangkan tradisi gamelan sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dalam kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini juga mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU), yang menekankan bahwa hasil kerja dosen memengaruhi masyarakat, terutama dalam hal pengembangan ekonomi lokal. Kegiatan ini diharapkan Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Perajin Gamelan Gombloh dan masyarakat secara keseluruhan, karena dilakukan dengan cara yang terencana dan sistematis. METODE Dalam pengabdian kepada masyarakat ini. Focus Group Discussion (FGD) dipilih karena kemampuan metode ini untuk menggali informasi yang lebih mendalam melalui interaksi kelompok. Untuk penelitian pasar. FGD dapat digunakan untuk mempelajari preferensi konsumen, calon konsumen, dan strategi komunikasi yang telah digunakan untuk merespon produk atau layanan sebelumnya. Selain itu, dapat mempelajari dinamika kelompok konsumen tertentu. Dengan demikian. FGD dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk mengembangkan produk atau layanan baru. Ini membantu produsen atau desainer memahami kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mendapatkan ide-ide Sebelum atau sesudah meluncurkan kampanye pemasaran. Perusahaan dapat menggunakan FGD dalam desain komunikasi visual untuk mendapatkan umpan balik dari kelompok tentang pesan, citra merek, atau strategi pemasaran produk. FGD dapat menjadi alat yang efektif untuk menilai program atau intervensi dari perspektif yang beragam dan mendalam jika peneliti ingin menjelajahi masalah atau topik tertentu dari perspektif yang beragam dan mendalam. FGD juga dapat memberikan perspektif kelompok sasaran tentang dampak program atau intervensi tersebut (Joesoef, 2024: . Tujuan utama pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menemukan kesulitan yang dihadapi Perajin Gamelan Gombloh dalam mempertahankan pekerjaan Selain itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melihat bagaimana inovasi digital dapat meningkatkan daya saing usaha perajin gamelan. Metode ini diharapkan dapat membantu mengumpulkan pendapat dan gagasan perajin gamelan tentang bagaimana menerapkan inovasi digital sesuai dengan kebutuhan dan situasi mereka. Pelaksanaan FGD dimulai dengan persiapan yang matang, pemilihan peserta sangat penting pada tahap ini. Sebanyak sepuluh hingga sebelas Perajin Gamelan Gombloh diundang untuk mewakili berbagai bagian bisnis, seperti produksi, pemasaran, dan Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Data awal dikumpulkan melalui observasi awal dan wawancara singkat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang latar belakang dan konteks perajin gamelan. Selanjutnya, pengembangan Panduan fokus kelompok (FGD) dilakukan dengan membuat daftar pertanyaan dan topik yang akan dibahas dalam diskusi untuk meningkatkan fokus dan keterarahannya. Setelah tahap persiapan. FGD dilaksanakan di lokasi yang nyaman dan ramah, yaitu di teras rumah Perajin Gamelan Gombloh. Agar diskusi berhasil, fasilitator yang berpengalaman ditunjuk yaitu Yosef Murya Kusuma Ardhana. Kom (Dosen Program Studi Bisnis Digital. Universitas Teknologi Digital Indonesi. dan Yoseph Brilliantono (Direktur PT Kelana Mitra Sentosa Ae Web Developer. IoT. Apps Develope. Diskusi dimulai dengan memperkenalkan peserta dan membahas topik penting mengenai Penguatan Inovasi Digital Usaha Perajin Gamelan Gombloh. Ini termasuk masalah yang dihadapi perajin gamelan, pengalaman dalam pemasaran dan penjualan, serta gagasan tentang inovasi digital yang dapat diterapkan dalam bisnis mereka. Dalam proses ini, sangat penting untuk menciptakan suasana ramah dan terbuka sehingga semua orang dapat Selama FGD, peserta dapat merekam diskusi dan membuat catatan observasi tentang interaksi dan dinamika kelompok. Setelah data dikumpulkan, beberapa proses dilakukan untuk menganalisisnya. Untuk menghasilkan teks yang siap untuk analisis, pertama transkripsi rekaman dilakukan. Selain itu. Teknik koding digunakan untuk menemukan pola dan tema diskusi. Analisis tematik mengorganisir data ke dalam tematema yang relevan dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa hasil analisis memberikan pemahaman yang jelas dan terstruktur. Langkah berikutnya adalah menyusun laporan setelah analisis selesai. Laporan ini mencakup latar belakang, metodologi, hasil, dan saran yang dihasilkan dari FGD. Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, sesi diskusi hasil diadakan dengan peserta untuk membahas temuan dan saran tersebut. Setelah pengabdian kepada masyarakat ini selesai, hasilnya akan termasuk membuat rencana Tindakan untuk menerapkan gagasan inovasi Kegiatan monitoring dan evaluasi juga direncanakan untuk menilai dampak dari inovasi yang dilakukan dan menjaga keberlanjutan bisnis Perajin Gamelan Gombloh. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendorong Perajin Gamelan Gombloh di Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta untuk terlibat secara aktif dalam proses inovasi digital melalui metode FGD. Metode ini akan memungkinkan usaha mereka untuk bertahan dan berkembang di era teknologi yang terus berubah. HASIL DAN PEMBAHASAN Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendukung keberlangsungan usaha Perajin Gamelan Gombloh di Bibis. Bangunjiwo. Bantul. Yogyakarta, dengan menggunakan teknologi baru. Gambaran ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) yang akan dilaksanakan akan menekankan penggunaan teknologi digital pemasaran dan manajemen gamelan. Gambar 1. Skema Analisis Implementasi IPTEKS Septi Asri Finanda, 2024 Dua komponen utama dalam inovasi ini yaitu pengembangan sistem manajemen keuangan dan produksi berbasis digital, dan pemasaran online yang menggunakan berbagai platform digital. Setelah digunakan, ada hasil yang signifikan. Hasil dan diskusi ini dapat menjelaskan beberapa hal penting seperti penerapan sistem manajemen, pemasaran online, peningkatan pengetahuan perajin gamelan, dan respon masyarakat. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Kesuksesan Inovasi bergantung pada peluang usaha dan teknis yang tepat serta memastikan bahwa produk atau layanan tersebut memenuhi kebutuhan dan keinginan Eric von Hippel, seorang profesor di MIT Sloan School of Management, mengatakan bahwa kegagalan dalam memahami kebutuhan pengguna bertanggung jawab atas 70 hingga 80% pengembangan produk baru yang gagal. Tantangan terbesar yang dihadapi Perusahaan adalah memahami untuk siapa kita merancang dan bagaimana memenuhi kebutuhan Mengembangkan keterampilan empati adalah penting untuk memahami siapa yang kita desain untuk memahami pengguna, pelanggan, atau pemangku kepentingan lainnya. Pemikiran desain . esign thinkin. dapat melakukan ini dengan mengumpulkan data tentang orang-orang nyata dan mengubah data ini menjadi ide-ide dan konsep (Tomitsch, 2018: . Penerapan Sistem Manajemen Keuangan dan Produksi Berbasis Digital Perangkat lunak manajemen keuangan dan produksi telah diperkenalkan kepada Perajin Gamelan Gombloh, yang memungkinkan mereka untuk mengelola elemen penting dari usaha mereka dengan lebih efisien. Teknologi ini meningkatkan produktivitas dan meningkatkan pencatatan keuangan. Pemasaran Online dan Pemanfaatan Media Sosial Penggunaan platform media sosial dan e-commerce untuk memperluas pasar merupakan kemajuan penting yang dilakukan. Produk gamelan Gombloh lebih dikenal di pasar nasional dan internasional berkat pembuatan website, re-design logo dan foto produk yang menarik. Dengan menggunakan strategi pemasaran digital. Perajin Gamelan Gombloh dapat menarik pelanggan baru. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Re-design Logo dan Stationary Kit Perajin Gamelan Gombloh Gambar 2. Re-design Logo dan Stationary Kit Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Foto Feature. Foto Produk Gamelan, dan Foto Profil Perajin Gamelan Gombloh Gambar 3. Foto Feature Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Gambar 4. Foto Produk Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 Gambar 5. Foto Profil Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Website Perajin Gamelan Gombloh Gambar 6. Website Perajin Gamelan Gombloh com, 2024 Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Video Profil Perajin Gamelan Gombloh Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Gambar 7. Video Profil Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 Pelatihan Perajin Gamelan Gombloh untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Teknologi dan Pemasaran Digital Setelah mengikuti pelatihan. Perajin Gamelan Gombloh merasa lebih yakin untuk memasarkan produk mereka secara online karena pengetahuan yang mereka peroleh memungkinkan perajin gamelan untuk lebih proaktif dalam memasarkan produk mereka, yang pada gilirannya meningkatkan daya tarik gamelan Gombloh. Hal ini juga berdampak pada pemasaran yang mereka lakukan yang lebih baik. Pelatihan Penguatan Inovasi Digital Gambar 8. Pelatihan Penguatan Inovasi Digital Usaha Perajin Gamelan Gombloh Septi Asri Finanda, 2024 Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Kolaborasi Antar Perajin Program ini juga berhasil menghubungkan perajin gamelan satu sama lain. Kolaborasi ini memperkuat komunitas lokal dan membangun sinergi untuk menghadapi tantangan di pasar yang kompetitif. Perajin gamelan dapat berbagi sumber daya dan strategi pemasaran dengan saling mendukung. Tanggapan Masyarakat Produk gamelan Gombloh mendapat tanggapan positif dari masyarakat, menunjukkan kemampuan teknologi untuk menghubungkan modernitas dan tradisi. Ini menunjukkan bahwa masyarakat menghargai produk yang dihasilkan dan ingin berpartisipasi dalam pelestariannya. Secara keseluruhan, hasil program ini menunjukkan bahwa inovasi digital bukan hanya sekedar alat, namun merupakan langkah strategis penting untuk mempertahankan usaha gamelan Gombloh. Perajin gamelan dapat mempertahankan usaha mereka di era yang semakin kompetitif dengan memanfaatkan teknologi kontemporer sambil mempertahankan nilai-nilai budaya. Perajin Gamelan Gombloh dapat memperkuat posisi mereka di pasar, meningkatkan efisiensi operasi, dan memperluas basis pelanggan melalui penerapan IPTEKS yang terintegrasi ini PENUTUP Kegiatan PKM ISI Surakarta di Sanggar Inklusi Anugerah Aulia tahun 2022 telah berjalan dengan lancar dan berdampak positif secara holistik. Pelaksana memperoleh ruang untuk melakukan pengabdian masyarakat atas ilmu yang telah diolah di laboratorium kampus ISI Surakarta. Produk inovasi pembuatan media finger painting berupa pewarna aroma buah-buahan terbukti berkualitas, aman, dan nyaman digunakan oleh para ABK di Sanggar Inklusi Anugerah Aulia. Pelaksana memahami pentingnya koordinasi dan bersepakat dengan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan workshop ini. Kegiatan ini merupakan proses pembelajaran yang luar biasa karena dapat lebih dekat dengan masyarakat disabilitas. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 ABK binaan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia telah mendapatkan pengetahuan, pengalaman, art therapy, berkarya, dan motivasi untuk terus berkreativitas. Sebagian besar peserta workshop telah mengaplikasikan materi dengan baik, sehingga hasil karya yang ide/keinginan/angan/imajinasi, nilai-nilai estetika, dan karakteristik yang natural. Selama proses berkarya peserta workshop terlihat menikmati, antusias, dan penuh rasa yakin. Hal tersebut terbukti dengan memahami bahwa setiap peserta tidak berhenti berkarya pada satu lembar kertas . edia luki. melainkan paling sedikit 2 lembar atau bahkan hingga sampai 4 lembar kertas. Kegiatan finger painting di Sanggar Inklusi Anugerah Aulia merupakan kegiatan perdana, akan tetapi mampu memacu motivasi dan keterampilan para peserta didik dalam Pengelola atau pengurus sanggar telah berhasil memperoleh upgrading pengetahuan dan keterampilan, yaitu: . Keterampilan cara pembuatan pewarna/cat finger painting aroma buah-buahan. Pembuatan karya seni lukis dengan teknik finger painting pada kertas. Metode pembelajaran dan asesmen peserta didik. Pentingnya pameran karya hasil kerja peserta didik mulai dari finshing karya, display karya, pembukaan hingga penutupan pameran. Pembuatan pewarna atau cat finger painting dengan aroma buah-buah layak untuk didistribusikan pada ABK, anak TK, dan SD. Pewarna atau cat ini hadir sebagai inovasi pewarna sekaligus medium alternatif berkarya yang tidak sebatas menekankan aspek visual warna namun juga mengandung aroma yang segar. Secara teknis cat atau pewarna ini mampu memberikan daya tarik tersendiri sehingga mampu menambah motivasi dan kenyamanan anak dalam praktek pembuatan karya seni. Pada tataran nilai ekonomi, pembuatan cat pewarna cukup terjangkau, dengan demikian menjadi layak untuk dikembangkan sebagai produk berwirausaha. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Septi Asri Finanda. Satria Utama, dan Emmy Nurhayati Penguatan Keberlangsungan Usaha Perajin Gamelan A. Hadirnya kegiatan ini semoga memacu para pengurus sanggar untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan. Kegiatan finger painting pada ABK di Sanggar Inklusi Anugerah Aulia perlu terus dijalankan ataupun menjadi program khusus dalam pelayanan bidang pengembangan keterampilan seni rupa. Dengan demikian, program maupun hasil karya finger painting mampu menjadi ciri khas kegiatan/pelayanan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia di antara sanggar inklusi lainnya. DAFTAR PUSTAKA