Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 407-410 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DALAM KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TERHADAP HASIL PRESTASI SISWA SD Christopher David1 & Raja Oloan Tumanggor2 Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara E-mail: christopher. 705190281@stu. Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara E-mail: rajat@fpsi. ABSTRACT The MBKM Teaching Program at the Education Assistance Unit is held with the aim of enabling students to teach and provide learning experiences to students at school. Students can also implement the knowledge that has been obtained during the lecture. However, after the Covid-19 pandemic, it was very difficult for students to participate in teaching and learning activities because they lacked focus on the lessons given, were less active in teaching and learning activities, and lacked social interaction with other students. The purpose of this research is to provide solutions for teachers to find ways to increase student interest in learning. Keywords: Motivation to learn, active in learning, how to increase interest in learning ABSTRAK Program MBKM Mengajar di satuan asistensi pendidikan diadakan dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengajar dan memberikan pengalaman tentang belajar kepada siswa di sekolah. Mahasiswa juga dapat mengimplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan selama perkuliahan berlangsung. Tetapi setelah pandemi Covid-19 ini, siswa sulit sekali dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar karena kurang fokus terhadap pelajaran yang diberikan, kurang aktif dalam kegiatan belajar-mengajar, dan kurangnya interaksi sosial terhadap siswa yang lain. Tujuan dilakukan penelitian ini agar bisa memberikan solusi terhadap guru-guru agar mendapatkan cara meningkatkan minat belajar siswa. Kata Kunci: Motivasi belajar, aktif dalam belajar, cara meningkatkan minat belajar PENDAHULUAN Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdek. dijalankan selama empat bulan bertujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan dan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang sudah didapatkan selama berkuliah. Salah satu program MBKM yang disediakan yaitu bidang asistensi mengajar di sekolah, di mana mahasiswa menjadi asisten dari guru yang mengajar di asistensi mengajar. Selama empat bulan melakukan MBKM Mengajar di satuan Pendidikan, mahasiswa dapat mengawasi, mengajar, mengatasi masalah, dan membimbing Selain itu, mahasiswa juga dapat mempelajari hal-hal baru yang belum didapatkan selama perkuliahan dalam bekerja di sebuah asistensi mengajar. Selama Program MBKM mengajar di satuan Pendidikan, masalah yang umum terjadi pada siswa adalah tidak aktif dalam kegiatan belajar-mengajar, kurang fokus dalam belajar, dan kurangnya interaksi antar siswa. Masalah umum ini dapat menjadi masalah yang besar jika tidak cepat ditemukan solusinya karena dapat mempengaruhi bukan dari segi akademik siswa tetapi akan mempengaruhi akademik sebuah asistensi. Proses pembelajaran merupakan kegiatan utama yang berlangsung di sekolah. Kegiatan belajar sendiri dipahami sebagai proses yang terjadi pada setiap orang seumur hidupnya (Siregar dan Nara, 2. Maka dari itu, untuk menghindari masalah tersebut pengajar harus meningkatkan motivasi belajar murid dan tidak memaksa murid agar dapat menikmati proses pembelajaran dengan Menurut Sudarwan . , motivasi diartikan sebagai kekuatan, dorongan, kebutuhan, semangat, tekanan, atau mekanisme psikologis yang mendorong seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai prestasi tertentu sesuai dengan apa yang dikehendakinya. https://doi. org/10. 24912/jssh. Hubungan Motivasi Belajar dalam Kegiatan Belajar-Mengajar terhadap Hasil Prestasi Siswa SD David et al. Bukan hanya motivasi yang dapat membangun semangat belajar siswa, tetapi juga dapat memberikan penghargaan seperti pujian dalam setiap pencapaian setiap murid. Tujuan dibuatnya makalah ini agar guru dapat lebih mengembangkan kemampuan mengajarnya dalam segi memahami siswanya dibandingkan dengan nilai akademiknya. Jika guru hanya memandang siswa dari nilai akademiknya saja, maka kemauan siswa dalam belajar pun dapat menurun. METODE PENELITIAN Menurut Huitt . motivasi adalah suatu kondisi atau status internal yang mendorong seseorang untuk bertindak dengan cara yang memungkinkan mereka mencapai suatu tujuan Kondisi atau status ini kadang-kadang disebut sebagai kebutuhan, keinginan, atau keharusan moral. Selain itu. Gray . alam Winardi, 2. menegaskan bahwa motivasi adalah berbagai proses yang dapat bersifat internal maupun eksternal pada seorang individu, yang mengakibatkan berkembangnya rasa antusias dan ketekunan yang kuat dalam melaksanakan proyek yang bersangkutan. Untuk meningkatkan motivasi belajar anak di sekolah, ada beberapa hal yang dapat dilakukan guru menurut Sardiman . , yaitu: . Penting bagi guru untuk memahami bahwa pemberian angka atau nilai pada siswa harus menggambarkan hasil belajar yang otentik dan . Hadiah bisa menjadi motivator yang ampuh ketika membuat penerimanya bersemangat untuk menekuni bidang yang bersangkutan. Persaingan, baik itu antar individu maupun tim, dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Karena siswa akan menjadi lebih percaya diri dalam kemampuannya untuk memberikan hasil terbaik jika ada saingan, seperti yang sering terjadi. Solusi terhadap masalah ini sebenarnya sudah ada, tetapi untuk melakukan solusinya terbilang cukup sulit karena guru masih susah untuk beradaptasi dengan perkembangan Namun beberapa guru yang cukup mudah dapat beradaptasi dengan siswa sehingga siswa dapat lebih mudah untuk berkomunikasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Cara mengajar dengan memberikan selingan di antara materi, ternyata cukup efektif untuk dilaksanakan, serta merupakan cara yang bisa diterima oleh siswa untuk dijalankan. Peneliti menambahkan beberapa hal saja agar dapat menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya. Sejauh ini solusi yang diberikan sudah cukup baik dan setelah saya terapkan, solusi yang diberikan sudah berjalan cukup baik. KESIMPULAN DAN SARAN Solusi yang dapat diberikan yaitu bahwa guru maupun murid harus memiliki hubungan yang baik sehingga pendekatan guru ke murid lebih mudah. Guru-guru juga harus mengikuti perkembangan siswa agar guru-guru tidak canggung dalam pendekatan kepada siswa. Guru-guru juga harus paham akan siswa yang memiliki kebutuhan khusus agar dapat diperhatikan secara intensif sehingga siswa yang memiliki kebutuhan khusus tersebut. Banyak cara untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang sudah tertulis di atas, tetapi mungkin caranya masih terbilang salah. Siswa harus dikasih selingan agar dapat menyerap materi yang disampaikan oleh guru dengan baik. https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 407-410 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. Ucapan Terima Kasih (Acknowledgemen. Ucapan terima kasih yang peneliti ucapkan kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membimbing peneliti dalam melaksanakan penelitian ini,. REFERENSI