AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Sejarah Pemerintahan Desa Mataru Selatan Kecamatan Mataru Kabupaten Alor Petrus Mau Tellu Dony1. Yermia S. Wabang2. Antonius A. Saetban3. Jon Abraham Lalang Yame4. Nehima Fanpada5 Universitas Tribuna Kalabahi petrusdony2@gmail. com,2yermia. 19002@mhs. antonsaetban@gmail. com,4abalalangyame@gmail. com,5fanpadanehima@gmail. Abstrak: Asal usul Pemerintahan Desa Mataru Selatan adalah turunan dari Pemerintahan Kerajaan ABUI sekitar tahun 1926. Nama Kerajaan ABUI dan Orang ABUI dirubah oleh Pemerintah Penjajahan Portugis yang pada saman itu bertanya kepada Orang ABUI di Pelabuhan AuEilaAy, dulu dikenanl sebagai pelabuhan kerajaan ABUI. Nama orang Mataru dan Kerajaan Mataru dipakai Bangsa Portugis dan dilanjutkan oleh Bangsa Belanda. Dari peristiwa tersebut, nama kerajaan ABUI dan Orang ABUI mulai kabur sehingga lebih sering disebutkan Kerajaan Mataru dan Orang Mataru. Dengan Nama Raja-Raja ABUI-MATARU Masa Bangsa Portugis, . Tolongban Raja Tanah . Litiki Banaki . Genla Belamou . Laukosi. Solokali. Kerajaan ABUI-Mataru meliputi tiga wilayah yang dipinpin oleh Kapitan Masingmasing antara lain : . Kapitan Mataru . Kapitan Welai . Kapitan Lembur dan Nama-nama Kapitan Mataru Masa Bangsa Belanda . Manijeni . Karibana . Malaipada . Solokali . Balsasar Sukorkoli . M Laupada sebagai Kordinator. Kata Kunci: Sejarah Desa Mataru Selatan Abstract: The origin of the South Mataru Village Government is a derivative of the ABUI Kingdom Government around 1926. The name of the ABUI Kingdom and the ABUI People was changed by the Portuguese Colonial Government who at that time asked the ABUI People at the "Eila" Port, formerly known as the ABUI royal port. The name of the Mataru people and the Mataru Kingdom was used by the Portuguese and continued by the Dutch. From this incident, the names of the ABUI kingdom and the ABUI people began to blur so that they were more often called the Mataru Kingdom and the Mataru People. With the name of the Kings of ABUI-MATARU during the Portuguese era, . Tolongban Raja Tanah . Litiki Banaki . Genla Belamou . Laukosi. Solokali, the Kingdom of ABUI-Mataru includes three regions led by the respective Kapitans. others: . Kapitan Mataru . Kapitan Welai . Kapitan Overtime and the Names of Kapitan Mataru during the Dutch Nation . Manijeni . Karibana . Malaipada . Solokali . Balsasar Sukorkoli . M Laupada as Coordinator. Keywords: History of South Mataru Village Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 PENDAHULUAN Sejarah desa masih menarik sejarahwan untuk ditelusuri karena hamper semua peristiwa sejarah berawal atau terjadi didaerah pedesaan. Desa sebagai kesatuan terkecil di Indonesia, memiliki karakter tersendiri. Hal ini disebabkan karena masing-masing wilayah di Indonesia terbentuk melalui proses sejarah panjang dan berbeda-beda. (Sartono Kartodirdjo, 1. Demikian juga dengan desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Desa Mataru Selatan terletak di Kecamatan Mataru. Kabupaten Alor, sebuah daerah yang kaya akan sejarah dan budaya. Desa ini memiliki sebuah pemerintahan desa yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pembangunan di wilayahnya. Desa Mataru Selatan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mataru. Kabupaten Alor. Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa ini memiliki sejarah pemerintahan yang panjang dan menarik, yang mencerminkan perkembangan dan perubahan masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintahan desa di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan dan mengelola kehidupan masyarakat di tingkat lokal. Begitu pula dengan Desa Mataru Selatan, yang telah mengalami berbagai perubahan dalam sistem pemerintahannya sejak awal berdirinya Tujuan penulisan sejarah pemerintahan Desa Mataru Selatan Untuk memahami sejarah pemerintahan Desa Mataru Selatan, penting untuk melihat ke belakang dan mempelajari perkembangan yang terjadi selama bertahun-tahun. Desa ini memiliki jejak sejarah yang panjang, yang mencerminkan perjuangan dan perubahan yang dialami oleh METODE Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ialah data kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu observasi lapangan dan wawancara. Wawancara dilakukan dengan beberapa tokoh adat yaitu . Bapak Marten Tansi . Bapak Lukius Laupada . Bapak Isak S Mapada . Pdt. Emr. Marthen Madjeni. Th . Semuel Bakkoli dengan Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif. Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 HASIL DAN PEMBAHASAN Asal usul Pemerintahan Desa Mataru Selatan adalah turunan dari Pemerintahan Kerajaan ABUI sekitar tahun 1926. Nama Kerajaan ABUI dan Orang ABUI dirubah oleh Pemerintah Penjajahan Portugis yang pada saman itu bertanya kepada Orang ABUI di Pelabuhan AuEilaAy, dulu dikenanl sebagai pelabuhan kerajaan ABUI. Adapun Nama Mataru muncul pertama dari pertanyaan orang Portugis yang dijawab oleh salah satu masyarakat ABUI. Beginilah percakapan mereka Orang Portugis . Kamu orang mana. Orang ABUI : MatarAoo. orang ABUI secara spontan menjawab demikian karna pertanyaan orang Portugis tersebut tidak dipahami oleh orang ABUI sehingga dia menjawab dengan spontan bahwa MatarAoo karna saat itu sedang mengerjakan dayung perahu dari kayu merah (MATAR). Dalam dialek bahasa pantai diucapkan AuMATARAoOAy sedangkan dalam dialek bahasa pedalaman diucapkan AuMITAIAy. Orang Portugis yang tidak memahami Bahasa ABUI lalu berasumsi dan berpendapat bahwa pertanyaanya telah dijawab dengan benar. Nama MatarAoo lalu menjadi terkenal di kalangan Bangsa Portugis bahwa nama tempat yang mereka kunjungi adalah MatarAoo yang telah dijawab oleh orang ABUI, sehingga Bangsa Portugis menamai orang Mataru dan Kerajaan Mataru. Nama orang Mataru dan Kerajaan Mataru dipakai Bangsa Portugis dan dilanjutkan oleh Bangsa Belanda. Dari peristiwa tersebut, nama kerajaan ABUI dan Orang ABUI mulai kabur sehingga lebih sering disebutkan Kerajaan Mataru dan Orang Mataru. Berikut ini nama-nama Raja-Raja Abui-Mataru Pada Masa Bangsa Portugis NAMA RAJA-RAJA ABUI-MATARU PADA MASA BANGSA PORTUGIS Tolongban Raja Tanah Litiki Banaki Genla Belamou Laukosi. Solokali Kerajaan ABUI-Mataru meliputi tiga wilayah yang dipinpin oleh Kapitan Masingmasing antara lain : Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Kapitan Mataru Kapitan Welai Kapitan Lembur Pada saat bangsa Portugis angkat kaki dari Alor, maka masuklah Bangsa Belanda untuk menjajah sehingga kekuasaan beralih ke tangan Bangsa Belanda. Dalam masa penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda maka lewat strategi politik Bangsa Belanda mengabungkan dari Sembilan Kerajaan di Alor menjadi empat Kerajaan antara lain: Kerajaan Mataru dan kapitan Mataru digabungkan dengan Kerajaan KUI di Lerabain. Kapitan Welai dan Kapitan Lembur digabungkan dengan Kerajaan Alor. NAMA-NAMA KAPITAN MATARU MASA BANGSA BELANDA Manijeni Karibana Malaipada Solokali Balsasar Sukorkoli M Laupada sebagai Kordinator MASA DESA-DESA (KORDES) MATARU Pada tahun 1971 Pemerintahan Ketamukungan dilebur menjadi Desa Gaya Baru ditahun yang sama terbitlah SK Gubernur NTT Nomor : 12/Pem 66/1/10/1971 tentang Pembentukan wilayah Kecamatan di dati II Alor maka terbentuklah juga Kecamatan Alor Barat Daya ( ABAD ) yang beribukota di Moru menggantikan Kerajaan KUI di Lerabain. Atas dasar SK Gubernur tersebut KORDES MATARU L. M Laupada mengadakan musyawarah dengan ketujuh tamukung dalam wilayah Mataru yang terlaksana di Bunggeta. Dari hasil musyawarah tersebut mereka menyepakati untuk mengabungkan tujuh tamukung dalam persipan pembentukan Desa Gaya Baru yang terdiri dari Desa Gaya Baru Mataru Utara di Bunggeta dan Desa Gaya Baru Mataru Selatan di Kalunan. Dari hasil musyawarah inilah terbentuklah Desa Mataru Selatan tanggal 27 Juli 1971 yang beribukota di Kalunan. Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 SUSUNAN KEPEMIMPINAN DESA GAYA BARU Desa Gaya Baru Mataru Selatan didukung oleh 4 tamukung atau Kepala Kampung sekarang disebut Kepala Dusun masing-masing antara lain: Susunan Kepemimpinan Gaya Baru Desa Nama-nama atau Kepala Kampung Laumakaleng Banmata Tamukung Mataru Lukwaka Manijeni Manima Mailaka Langmani Tamukung Aleimang Maikoka Salmun Kamengmani Lukas M. Lakata Moses Manibeka Karel Kamengjeni Tamukung Makalelang Benyamin Karma Manimoi Likius Laupada Fanamou Tamukung Laulelang Kristofel Manimau Anus Malei Dari keempat Tamukung di Desa Mataru Selatan dibagi wilayah pemerintahan menjadi lima dusun antara lain . Dusun Eybeki Dusun Kalunan Dusun Tukbur Dusun Padailaka Dusun Kamaifui Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 SUSUNAN KEPIMIMPINAN DESA MATARU SELATAN Susunam kempimpinan kepala desa dari masa kemasa antara lain: Susunan Kepimimpinan kepala Desa Mataru Selatan dari masa Tahun 1967-1971 : Kepala Desa : Lukas M Lakata : Wakil Kepala : Lukius Laupada Desa : Sekretaris Desa : Welem Kamengmani : Pamong Desa : 1. Semuel Manijen Lukas Lanalo Kornalia Manilau Martinus Lukwaka Tahun 1972-1977 : Kepala Desa : Lukas M Lokangmani : Sekretaris Desa : Lukius Laupada : Pamong Desa : 1. Yesaya Manijen Petrus Atama Martinus Karmalai Lukas Lanalo Tahun 1978-1982 : Kepala Desa : Matias Madjeni : Sekretaris Desa : Lukius Laupada : Pamong Desa : 1. Yesaya Manijen Arkelaus Padama Martinus Karmalai Tahun 1983-1988 : Kepala Desa : Lukas M. Lakata : Sekretaris Desa : Mesak Manimalai : Pamong Desa : 1. Markus Laupada Martinus Lukwaka Karel Fanmalai Tahun 1989-1990 : Kepala Desa : Lesarus Atamai : Sekretaris Desa : Mikael Karakani : Pamong Desa : 1. Isak S. Mapada Lukas Lanalo Markus Laupada Tahun 1991-1992 : Kepala Desa : Isak S Mapada : Sekretaris Desa : Mikael Karakani Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pada tahun 1991 inilah dusun Tukbur memisahkan diri dari Desa Mataru Selatan dan membentuk Desa Lakatuli Tahun 1993-2002 setelah Tukbur dan Padailaka memisahkan diri dari Desa Mataru Selatan maka susunan Pemerintahan menjadi : Kepala Desa : Lukas M. Lanalo : Sekretaris Desa : Petrus Atamai : Pamong Desa : 1. Anderias Karma Tripena Tangsi Dalam masa kepemimpinan Lukas M Lanalo pada tahun 2000. Dusun Kamaifui dimekarkan dari Desa Mataru Selatan membentuk Desa Kamaifui. Dengan terbentuknya dusun Tukbur bersama Padailaka menjadi Desa Lakatuli dan Dusun Kamaifui menjadi Desa Kamaifui dua desa ini dilahirkan dari Rahim Desa Mataru Selatan. Sehingga tersisa dua dusun di Desa Mataru Selatan yaitu Dusun I Kalunan dan Dusun II Eybeki dengan empat Rukun Warga (RW) dan delapan Rukun Tetangga (RT) sampai saat ini. Tahun 2003-2008 : Kepala Desa : Yunus Kolpada : Sekretaris Desa : Matan M Kamengdjeni : Kaur Desa : 1. Yohanis Magangma Aprianus Bekkoli Lamek Maleilegi Dengan regulasi Pemerintahan yang terus berubah, maka tahun 2005 diterbitkannya Peraturan Daerah Kabupaten Alor Nomor : 15 Tahun 2005 tentang pembentukan kecamatan baru. Ditahun inilah kesempatan baik bagi orang Mataru yang suda lama memperjuangkan Kecamatan Mataru terwujud tepatnya pada tanggal 20 Maret 2006 Pemancangan Papan Kecamatan Mataru pemekaran dari Kecamatan Alor Barat Daya ( ABAD ). Tahun 2009-2014 : Kepala Desa : Melanton Madjeni : Sekretaris Desa : Matan M Kamengdjeni : Kaur Desa : 1. Moses Padama Yohanis Magangma Adam Kraing Yunus Solokali Sadrak Lakata Pada akhir tahun 2014 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa ditetapkan oleh Pemerintah Pusat menjadi rujukan dalam pembangunan Desa, penataan dan tata kelola desa, pemberdayaan Desa. Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 pembinaan Desa dan pembangunan wilayah perdesaan yang terintegrasi serta berkelanjutan menuju Desa yang kuat, mandiri, demokratis, sejahtra yang berkeadilan. Dari sinilah Dana Desa dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga masyarakat Desa dalam bidang penyelenggaraan pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Susunan Pemerintahan Desa Mataru Selatan Pasca UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah sebagai berikut. Tahun 2015-2021 : Kepala Desa : Nikolaus Maipada : Sekretaris Desa : Matan M Kamengdjeni dan Banhum Pandu : Perangkat Desa : 1. Adriana Yuliana Bekkoli Joni Matmalu Marten Padamou Isak Padama Fence Lanbana ( Dusun Kalunan menjabat tahun 20152019 Simon Lanbana sebagai kepala dusun kalunan hingga saat Ruben Koilham (Kepala Dusun Eybek. Dalam masa kepemimpinan Bapak Nikolaus Maipada di periode pertama dengan adanya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 49 ayat 2 mengatur secara teknis pengangkatan perangkat desa dalam hal ini sekretaris Desa tahun 2015-2018 dijabat oleh Bapak Matan M Kamengdjeni dan tahun 2019-2020 sekretaris desa dijabat oleh Bapak Balhum Pandu. Keduanya sebagai Aparatur Sipil Negara. Bapak Balhum Pandu bertugas di Desa Mataru Selatan Sebagai Sekretaris Desa PNS Selama kurang lebih 1 tahun kemudian dipindah tugaskan di tempat Memasuki awal tahun 2021 dilakukan penjaringan Perangkat Desa dalam jabatan Sekretaris Desa dan Saudara Semuel Bekkoli menjadi Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 salah satu peserta yang lolos seleksi sehingga diangkat menjadi Sekretaris Desa Mataru Selatan. Ditahun yang sama juga yaitu tahun 2021 dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa Mataru Selatan Periode 2021-2027 dan Bapak Nikolaus Maipada kembali lagi dipercayakan oleh masyarakat untuk memimpin Desa Mataru Selatan periode kedua. Periode kedua : Kepala Desa : Nikolaus Maipada Kepemimpinan : Sekretaris Desa : Semuel Bekkoli Nikolaus Maipada : Perangkat Desa : 1. Kasi Pem. Kalfin Tahun 2021-2027 Romelus Karbeka Kasi Kesra. Joni Matmalu Kaur. Umum Isak Padama Kaur. Keuangan Marten Padamou Kepala Dusun Kalunan Simon Lanbana Kepala Dusun Eybeki Adrianus Mamalei Dalam masa kepemimpinan bapak Nikolaus Maipada di periode kedua 2021-2027 terjadi dua kali pergantian perangkat desa yaitu Ibu Adriana Yuliana Bekkoli yang waktu itu menjabat sebagai Kasi Pem dan kemudian mengundurkan diri atas permintaan sendiri yang kedua Ruben Koilham dalam jabatan Kepala Dusun Eybeki juga mengundurkan diri atas permintaan sendiri. Sehingga struktur perangkat Desa Mataru Selatan tahun 2021-2027 saat ini seperti yang tertulis diatas. Foto Kepala Desa Mataru Selatan Dari Masa Ke Masa Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Matias Madjeni Yunus Kolpada ( 2002-2008 ) KESIMPULAN Lukas Lakata ( 19901996 dan 1984-1990 ) Lasarus Atamai . 6 Menjabat 1 Bula. Melanton Madjeni ( 20008-2014 ) Nikolaus Maipada . 42021 Dan 2021-2. Desa Mataru Selatan, yang terletak di Kecamatan Mataru, memiliki sejarah panjang dan menarik dalam pemerintahannya. Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi perjalanan pemerintahan desa ini dari masa Portugis dan Belanda hingga saat ini. Pada masa Portugis. Desa Mataru Selatan merupakan bagian dari wilayah yang dikuasai oleh bangsa Portugis. Mereka mendirikan benteng di wilayah tersebut untuk memperkuat kekuasaan mereka. Pemerintahan desa pada masa ini sangat tergantung pada otoritas Portugis, yang mengatur segala aspek kehidupan masyarakat. Seiring berjalannya waktu di masa kemimpinan kepala dua priode Desa Mataru Selatan Bapak Nikolaus Maipada mengalami perkembangan dan kemajuan desnya sangat luarbiasa dari pimpinan sebelumnya. Pada masa kemerdekaan Indonesia, pemerintah pusat memberikan otonomi kepada desa-desa untuk mengatur urusan lokal mereka sendiri. Hal ini memungkinkan Desa Mataru Selatan untuk memiliki pemerintahan desa yang lebih mandiri. Kepala desa, sebagai pemimpin pemerintahan desa, menjadi sosok sentral dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya Vol. I No 2. Agustus 2023 AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 2. Agustus 2023. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Mereka bertanggung jawab atas pembangunan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban di desa Mataru Selatan. Saran Untuk itu, disarankan kepada masyarakat, pemerintah desa, dan generasi muda mudi dapat menulis dengan benar sehingga cerita-cerita yang terpisah tersebut dapat disatukan dalam satu Dokumen Sejarah Desa Mataru Selatan yang baik dan benar untuk dipelajari oleh generasi Mataru Selatan kedepan Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerinta kepala Desa mataru selatan, para Nara Sumber dan Universitas Tribuana Kalabahi. Demikian penulisan sejarah singat Pemerintahan Desa Mataru Selatan ini Penulis juga merasa bahwa masi banyak cerita yang perlu ditulis dalam tulisan sejarah ini, untuk itu orang muda mataru menulis dengan benar sehingga cerita-cerita yang terpisah tersebut dapat disatukan dalam satu Dokumen Sejarah Desa Mataru Selatan yang baik dan benar untuk dipelajari oleh generasi Mataru Selatan kedepan. Terima kasih. DAFTAR PUSTAKA