Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 . STRATEGI PENATAAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAAN DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah. Anisa Halimatus SaAodiyah. Faiqotul Himmah Salisah. Bahri Musthofa Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya salsayuliana52@gmail. com, saadahannisa32@gmail. com, anisa. halimatussaidah@gmail. salisahswork@gmail. com, bahri. musthofa007@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara lebih mendalam strategi penataan lingkungan pembelajaran terhadap tingkat semangat belajar peserta didik. Penelitian dilakukan dengan cara kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data diperoleh menggunakan teknik wawancara dan Hasil dari penelitian ini menunjukkan TK Muslimat menerapkan strategi penataan lingkungan pembelajaran yang kreatif, variatif, dan berpusat pada menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan merangsang minat serta kreativitas peserta didik. Guru memiliki strategi yaitu dengan cara rutin mengubah suasana kelas agar peserta didik dan guru memiliki suasana yang tidak membosankan. Sehingga peserta didik mendapatkan suasana yang baru dan berbeda dari kelas yang biasanya. Kata kunci: Strategi. Lingkungan Belajar. Semangat Belajar. Peserta Didik STRATEGIES FOR SETTING THE LEARNING ENVIRONMENT IN INCREASING THE SPIRIT OF LEARNING IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah. Anisa Halimatus SaAodiyah. Faiqotul Himmah Salisah. Bahri Musthofa Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya salsayuliana52@gmail. com, saadahannisa32@gmail. com, anisa. halimatussaidah@gmail. salisahswork@gmail. com, bahri. musthofa007@gmail. Abstract This research aims to identify in more depth strategies for structuring the learning environment on the level of student enthusiasm for learning. The research was conducted qualitatively with a field study Data was obtained using interview and observation techniques. The results of this research show that Muslimat Kindergarten implements strategies for structuring the learning environment that are creative, varied, and centered on creating a learning environment that is safe, comfortable, and stimulates students' interest and creativity. Teachers have a strategy, namely by regularly changing the classroom atmosphere so that students and teachers have an atmosphere that is not boring. So that students get a new and different atmosphere from the usual class. Keywords: Strategy. Learning Environment. Learning Enthusiasm. Students. Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll Pendahuluan menghadapi perkembangan zaman yang Pendidikan merupakan fondasi utama penuh tantangan. Pendidikan anak usia dini mendapat perhatian khusus dalam regulasi Dengan pendidikan di Indonesia, sebagaimana yang memahami pentingnya pendidikan, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Pendidikan Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam undang-undang nomor 20 Nasional. Dokumen tersebut menegaskan tahun 2003 di Indonesia (Ahyar et al. Pendidikan, dalam konteks undang- belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan undang ini, diartikan sebagai suatu usaha karakteristik individu anak, serta prinsip- yang disengaja menciptakan lingkungan prinsip pendidikan yang telah ditetapkan. Sistem belajar yang mendorong peserta didik untuk Pengelolaan mengembangkan potensi mereka. Tujuan "kelola" yang memiliki arti pengaturan atau utamanya adalah agar setiap individu Pengelolaan lingkungan belajar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kemampuan untuk mengendalikan diri, kepribadian yang baik, kecerdasan, akhlak Penataan masyarakat, bangsa, dan negara. bentuk dan ukuran ruangan, warna serta hiasan dinding, ukurandan bahan mebel. Dalam perkembangan anak, tahap serta alat permainan untuk anak. (Karokaro kehidupan, terutama et al. , 2. pada masa pendidikan anak usia dini menjadi peran Aspek warna juga berperan penting yang penting untuk pembentukan karakter terhadap penataan lingkungan. Menurut kemampuan anak. masa ini disebut golden beatrice dalam (Shafira et al. , 2. , warna age yang berarti usia emas, dimana saat itu mempengaruhi suatu ruangan dan dapat mereka mengalami perkembangan yang memberikan dampak psikologis bagi yang sangat cepat. baik secara fisik maupun berada di ruangan tersebut. Lingkungan dalam aspek perkembangan, baik secara belajar terdiri dari indoor . alam ruanga. fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan outdoor . uar ruanga. Lingkungan maupun nilai moral dan agama. belajar indoor dapat berupa ruang kelas. Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu usaha mempersiapkan penerus bangsa yang berkualitas untuk Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 sedangkan ruang belajar outdoor seperti lapangan dan taman bermain. Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll Pengelolaan kelas yang baik dapat yang menyenangkan antara lain. Pertama, meningkatkan hasil belajar anak di PAUD. Accessibility Penataan diakses dan tersedi. Aksesibilitas ini Penataan berhubungan dengan penempatan media . udah termasuk penataan ruang kelas, merupakan pembelajaran yang terdapat di ruang kelas hendaknya diletakkan di tempat yang membangkitkan semangat belajar anak mudah dijangkau anak. Kedua, freedom of yang optimal. Anak Media . da kebebasan bergerak dan memili. diganti dg ( anak bebas untuk beraktivitas dan lingkungannya sempit, pengap, dan gelap. Dalam. konteks ini, konsep belajar sambil kesempatan kepada anak untuk bebas bermain menjadi poin penting, di mana bergerak dan memilih. Ketiga. Personal edukasi harus disajikan semenarik mungkin bagi anak, sehingga menciptakan suasana Kebebasan yang diberikan perlu belajar yang lebih efektif dan berkesan. Hal Proses tanggung jawab pada diri anak. Keempat, pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif. Reality and nature . yata dan alam. efektif, dan menyenangkan dapat tercapai Aspek nyata berkaitan dengan adanya melalui persiapan yang dilakukan oleh model nyata . iga dimens. yang dianggap lebih representatif dibanding dengan model Pendidik merancang kegiatan yang Guru . enuh dua dimensi. Kesan alami akan muncul menarik dan menyenangkan bagi anak untuk menumbuhkan keingintahuan mereka, melalui kegiatan yang berkolaborasi dengan memotivasi anak agar berfikir kritis dan Kelima, beauty and harmony . ndah Pembelajaran dan selara. Kesan indah dapat dihasilkan dari desain dan dekorasi ruang yang tidak dengan mengetahui bahwa anak adalah berlebihan dan tidak mengalihkan fokus target dalam kegiatan belajar (Sri Hidayati. Sedangkan keselarasan berhubungan dengan ketepatan penataan lingkungan Berdasarkan perspektif Montessori yang dijelaskan oleh Hidayatulloh dalam Menurut (Mania et al. , 2. (Mania et al. , 2. , ciri-ciri lingkungan prinsip-prinsip dan prosedur pembelajaran Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll PAUD seharusnya dijadikan pedoman bagi para pendidik, termasuk guru, fasilitator, pembelajaran di TK tersebut. kepala sekolah, pengawas sekolah, dan staf Lokasi penelitian ini terletak di pendidikan, agar proses pembelajaran dapat Taman Kanak-kanak Muslimat, dipilih berlangsung dengan baik dan sesuai dengan karena menjadi representasi yang baik dari kebutuhan anak. lingkungan pembelajaran yang ingin diteliti. Dengan demikian, dalam konteks Subjek penelitian ini melibatkan para guru, khususnya yang mengajar di kelas B, serta pembelajaran di Kelompok B TK Muslimat. Jemur Wonosari. Surabaya, menjadi faktor Pemilihan subjek ini didasarkan pada kunci dalam mencapai tujuan pembelajaran keahlian dan pengalaman mereka dalam kegiatan belajar-mengajar di lingkungan lingkungan pembelajaran yang optimal dan sekolah tersebut, sehingga informasi yang menyenangkan bagi Peserta didik, perlu memberikan wawasan yang bermakna bagi Untuk penataan ruangan, keamanan, kebersihan, penelitian ini. dan juga ketersediaan sarana dan prasarana Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan dua instrumen utama, yaitu Metode Penelitian instrumen untuk observasi lapangan dan untuk wawancara. Instrumen-instrumen ini dalam tentang strategi penataan lingkungan dirancang dengan cermat untuk memastikan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan semangat belajar anak pandangan, pengalaman, dan pemahaman di kelompok B Taman Kanak-kanak (TK) yang komprehensif dari para responden Muslimat di Jemur Wonosari. Surabaya, terkait dengan pengelolaan pembelajaran di peneliti menggunakan pendekatan kualitatif TK tersebut. Dalam Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara dengan untuk menyelami dengan lebih mendalam guru wali kelas B dan beberapa siswa, serta aspek-aspek yang mungkin terlewatkan observasi lapangan di lingkungan sekolah. Wawancara menggunakan metode studi kasus sebagai pendekatan utama, yang memungkinkan wawancara terstruktur yang telah dirancang sebelumnya, sementara untuk siswa yang Pendekatan Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Peneliti Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll masih anak usia dini, peneliti menyediakan selama sesi wawancara, tujuan penelitian instrumen yang sederhana dan mudah ini adalah mendapatkan pemahaman yang Observasi lapangan dilakukan komprehensif tentang strategi penataan pembelajaran, kondisi lingkungan sekolah, kepentingan di dalamnya. pembelajaran terhadap semangat belajar Keterlibatan narasumber yang memiliki pengetahuan Dalam menganalisis data yang telah Proses relevan diharapkan memberikan wawasan yang terperinci dan memadai tentang dilakukan secara sistematis dan terperinci lingkungan pendidikan yang sedang diteliti. dengan transkripsi wawancara yang telah Hal ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lengkap dan mendalam Data ditranskripsi secara rinci untuk memastikan lingkungan pendidikan yang bersangkutan. Hasil observasi dan wawancara disusun memungkinkan peneliti untuk menggali dalam bentuk tabel untuk memudahkan makna, pola, dan tema yang muncul dari analisis dan presentasi data. data kualitatif tersebut. Hasil penelitian tentang strategi Hasil Penelitian dan Pembahasan Penyelenggaraan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan melibatkan wawancara dengan seorang pembelajaran dan keselamatan lingkungan guru di lembaga terkait yang memiliki di kelompok B TK Muslimat. Jemur pemahaman mendalam tentang penataan Wonosari Surabaya yang berakreditasi A. dan kondisi lingkungan belajar di sekolah Sekolah ini masih Sekolah ini masih Selain dilakukan dengan tiga peserta didik di kelompok B. Dari narasumber-narasumber pengembangan karakter anak, di mana selain pengetahuan akademis. TK Muslimat belajar mereka. Melalui dialog yang terjalin Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll kepemimpinan, kejujuran, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. pembelajaran yang disusun sesuai dengan perkembangan anak usia dini, mulai dari bahan-bahan sensorik seperti plastisin, pasis alat-alat interaktif seperti buku interaktif, papan tulis. Selain itu. TK memiliki cukup banyak pilihan yang menarik untuk pengembangan Gambar 1 Ruang kelas kelompok B perkembangan anak usia dini. Area bermain, peserta didik. Dalam ruang bermain, peserta didik dapat mengeksplorasi, berinteraksi. Gambar Penataan meningkatkan interaksi sosial anak TK Muslimat memiliki fokus yang kuat pada pembangunan semangat belajar Salah satu tujuannya adalah untuk memotivasi peserta didik agar agar mereka selalu bersemangat sehingga aktif dalam Maka tersedia fasilitas yang memenuhi kebutuhan peserta didik. Fasilitas dan infrastruktur harus tersedia baik di dalam maupun di luar pembelajaran siswa, disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka (Jatmiko et al. TK Muslimat sangat memperhatikan belajar dan mainan. Terlihat pada rak Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 dan mengembangkan berbagai keterampilan, mulai dari keterampilan motorik kasar hingga kreativitas dan kerjasama sosial. Ruang bermain yang aman, beragam, dan dirancang dengan permainan edukatif membantu peserta didik dalam belajar Perpustakaan tersedia perpustakaan mini disetiap ruang kelas yang berisi berbagai macam buku cerita, buku pelajaran, dan sumber belajar lainnya untuk membantu peserta didik meningkatkan keterampilan literasi dan membuka wawasan mereka. Fasilitas ruang pembelajaran kolaborasi, atau acara khusus. Fasilitas lapangan, terdapat lapangan yang cukup luas untuk berbagai kegiatan fisik Fasilitas Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll fasilitas seni seperti bahan bahan seni dan Memperhatikan alat untuk mendukung kreativitas peserta lingkungan bermain sangat penting untuk didik dalam bereksplorasi dalam bidang seni dan kerajinan. Lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya adalah kunci untuk memastikan anak dapat bermain tanpa risiko. Namun, ini tidak cukup. Kebersihan lingkungan juga harus dijaga untuk mencegah penyakit Mengabaikan salah satu dari kedua aspek Gambar 3 Pembelajaran Hijaiyah dilakukan di ruang aula Fasilitas Kesehatan dan Kebersihan Tk muslimat menyediakan alat kebersihan ini dapat mengakibatkan konsekuensi serius, berdampak negatif pada perkembangan anak (Fadillah, 2. seperti sapu dan cikrak serta tempat sampah Upaya yang dilakukan pihak TK di masing masing ruangan . elas dan aul. Muslimat dalam menjamin keamanan di setiap area antara lain memberikan pagar kebersihan diletakan dengan strategis dan mudah digunakan peserta didik, serta memberikan dinding pembatas di depan terdapat 1 toilet dan 1 wastafel sebagai area kelas lantai dua, peletakan stop kontak pada sanitasi yang berada di ujung koridor. Tk posisi yang tidak dapat dijangkau anak, muslimat memiliki jadwal rutin untuk membersihkan setiap area di sekolah, mulai sejenisnya di meja guru atau tempat yang dari lantai hingga dinding, furnitur, dan mudah dijangkau anak. Selain itu, ruang Setiap hari, para staf memastikan kelas di TK Muslimat memiliki ukuran bahwa semua ruangan bersih dan steril agar yang cukup besar dengan atap yang cukup menciptakan lingkungan belajar yang aman Meja dan kursi di dalam ruang kelas dan nyaman. ditata dengan model berkelompok sehingga gunting,cutter,atau ruangan masih memiliki area yang kosong bergerak pada peserta didik, guru di TK memiliki area yang kosong yang bisa Muslimat menjamin keamanan di setiap dipakai untuk kegiatan main. Di dalam area agar tidak menimbulkan cedera atau ruang kelas juga terdapat fasilitas kipas kecelakaan ketika peserta didik beraktivitas. AC, dan lampu untuk memberikan Dalam kenyamanan di dalam kelas. Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll Di dalam ruang kelas juga terdapat alat dapat tetap fokus ketika pembelajaran permainan edukatif seperti balok, puzzle, lego, akan tetapi APE tersebut diletakkan di Proses Muslimat oleh anak. Sehingga anak tidak dapat lingkungan belajar yang menarik dan memotivasi bagi Peserta didik, dengan menggunakannya untuk bermain. Rak yang menerapkan strategi penataan lingkungan terdapat di dalam ruang kelas digunakan pembelajaran yang kreatif dan variatif. untuk meletakkan media pembelajaran. Guru-guru di TK Muslimat berperan dalam seperti pewarna,buku,dan yang lainnya. Hal ini dapat melatih anak untuk memiliki rasa tanggung jawab dengan membiasakan anak efektivitas pembelajaran, seperti dengan untuk mengembalikan media pembelajaran membuat media pembelajaran menarik ke tempat semula setelah selesai digunakan, yang sesuai dengan tema pembelajaran di mana pembiasaan ini sudah dilakukan di setiap minggu. Selain itu, staf di TK TK Muslimat setiap harinya. Muslimat juga turut responsif terhadap atas rak yang posisinya tidak terjangkau Di luar ruang kelas juga terdapat rak kebutuhan belajar anak baik secara individu untuk menyimpan sepatu peserta didik. maupun menyeluruh, misalnya melalui Adanya rak di dalam ataupun di luar acara makan bersama yang melibatkan staf ruangan juga bertujuan untuk mengajak kebersihan untuk memberikan pengenalan anak agar tetap menjaga kebersihan dan tentang pola makan sehat kepada peserta nyaman dan tidak bosan ketika berada di lingkungan sekitar kelas. Program edukatif yang diterapkan meliputi kegiatan pembelajaran di luar Kenyamanan dan ketertarikan peserta didik juga dihadirkan dengan pemberian pembelajaran, seperti kunjungan ke tempat- tempat terkait, contohnya mengunjungi disertai lukisan seperti binatang laut. bagian dinding yang lain juga diberikan hewan ternak. Peserta didik merespon media pembelajaran seperti gambar jenis positif terhadap pembelajaran outdoor dan jenis alat transportasi, sayuran, buah- buahan, dan hewan. Pada bagian jendela tinggi, membutuhkan waktu lebih lama juga terdapat hiasan hasil karya peserta guna adaptasi terhadap perubahan. Interaksi Meskipun demikian, peserta didik sosial antara murid-murid dalam ruang Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll pembelajaran di TK Muslimat didorong menciptakan lingkungan belajar yang aman, melalui pengaturan ruang dan fasilitas nyaman, dan merangsang minat serta pembelajaran yang mendukung interaksi, kreativitas Peserta didik. Dalam hal ini, berhadapan dengan kelompok kecil untuk Selain keamanan, dan stimulasi visual. merangsang sensori Peserta didik melalui Sekolah memiliki jadwal rutin untuk penataan ruang yang kaya akan pengalaman membersihkan setiap area, menyediakan sensori, seperti penggunaan warna-warna cerah dan permainan interaktif. faktor-faktor Penggunaan Selain itu, pengaturan ruang belajar didesain untuk mendukung aliran lalu lintas yang lancar, dengan materi pembelajaran dan sumber daya diletakkan secara strategis. Ventilasi dan penerangan TIK yang baik memadai hal ini sejalan menurut Seluruh Pangastuti dan Solichah dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menarik memiliki peran penting dalam mencapai bagi Peserta didik di TK Muslimat, tujuan pembelajaran. Mereka menjelaskan termotivasi dalam belajar. Respons positif murid-murid, . terhadap ruang kelas dan antusiasme dalam pengaturan tempat duduk, serta ventilasi pembelajaran, menunjukkan keberhasilan menjamin kesehatan anak-anak (Bunga et , 2. Muslimat. Interaksi antara pendidik dan peserta Disisi lain Proses pembelajaran di didik juga menjadi fokus yang penting TK tidak hanya menciptakan lingkungan dalam kegiatan belajar. Guru aktif terlibat belajar yang menarik dan memotivasi bagi Peserta didik, namun juga berpusat pada memberikan dukungan efektif, menciptakan Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll lingkungan yang mendukung partisipasi tema cat dinding kelas. Hal ini bertujuan siswa, dan memusatkan perhatian pada agar peserta didik dan guru memiliki kebutuhan serta minat individu Peserta suasana yang semangat dan tidak bosan ataupun merasa jenuh. Setiap tahun nya Observasi juga selalu diadakan evaluasi tentang penataan kelas. interaksi tersebut berjalan dengan baik dan Dalam penelitian ini, peneliti tidak Peserta didik mendapatkan dukungan yang melupakan untuk menanyakan bagaimana mereka perlukan. Selain itu, kolaborasi perasaan peserta didik terhadap strategi antar Peserta didik didorong, baik dalam yang telah diterapkan oleh guru. Temuan menunjukkan bahwa peserta didik merasa dan komunikasi yang efektif di antara diterapkan di TK tersebut berjalan dengan memupuk keterampilan sosial, kerja tim. Meningkatkan Hal Selain itu, peserta didik juga peserta didik merupakan bagian yang tidak menunjukkan antusiasme yang tinggi saat bisa dilupakan untuk sekolah khususnya akan berangkat ke sekolah, menandakan pada taman kanak-kanak karena Peserta didik yang berada dalam lingkungan yang positif telah berhasil diciptakan. kondusif dan menyenangkan cenderung Lingkungan Namun, untuk mengkritisi temuan ini, penting untuk memperhatikan bahwa perasaan nyaman dan senang saja belum pembelajaran secara keseluruhan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengukur dampak strategi pembelajaran terhadap materi yang lebih mendalam dan hasil perkembangan kognitif dan keterampilan belajar yang lebih baik (Nasution & Syaf, sosial peserta didik. Selain itu, berbagai Strategi tersebut dapat berbeda di faktor lain seperti metode pengumpulan setiap sekolah. data, bias dari respon peserta didik, serta Di TK Muslimat sendiri, guru memiliki strategi yaitu dengan cara rutin mengubah suasana kelas atau mengubah Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll Simpulan dan Saran pembelajaran yang diterapkan. Tentunya, peserta didik yang cepat merasa bosan ketika pembelajaran di dalam kelas. Karena anak usia dini memang masa dimana emosi dan perilaku tidak dapat ditebak dan berubah dengan cepat. Menanggapi hal tersebut, guru di TK Muslimat juga memiliki strategi yaitu dengan merolling ruangan kelas dengan peserta didik dari kelas A atau istilahnya bertukar kelas. Sehingga suasana yang baru dan berbeda dari kelas yang biasanya karena Konsep guru sebagai fasilitator menekankan betapa pentingnya fasilitator pembelajaran yang menyediakan mendukung siswa (Dyrnyei & Muir, 2. Strategi melakukan pembelajaran di outdoor seperti lapangan sekolah ataupun musholla sekolah. Menurut Syaiful Bahri dalam (M. Nasron, 2. Proses pembelajaran seharusnya tidak terbatas pada ruang kelas saja. Lingkungan umum seperti masjid, museum, lapangan, serta fasilitas sekolah lainnya juga berpotensi menjadi tempat belajar yang efektif. Pembelajaran di lokasi-lokasi tersebut dapat memperkaya pengalaman menghubungkan teori dengan praktik nyata. Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 Dalam belajar siswa, para guru di TK Muslimat ini berusaha untuk menyediakan keragaman peralatan belajar dan bermain, seperti bahan bahan sensorik dan alat permainan edukatif. Selain peralatan belajar dan bermain, pihak TK juga menyediakan berbagai fasilitas lain untuk mendukung proses pembelajaran, mulai dari ruang aula,perpustakaan mini, lapangan,hingga fasilitas kebersihan dan Pihak Muslimat keselamatan dan kenyamanan peserta didik ketika beraktivitas ataupun bermain. Selain itu. Pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas, kolaborasi, dan keterlibatan Peserta didik Dengan aspek-aspek fleksibilitas ruang, pencahayaan, suara, dan suasana yang nyaman, kita dapat membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang memotivasi dan mendukung proses belajar Penataan diperhatikan untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan bagi peserta didik. Penataan ukuran, warna, bentuk,dan sebagainya. samping penataan lingkungan, guru - guru juga melakukan upaya untuk meningkatkan Strategi Penataan Lingkungan Pembelajaran. Oe Salsa Yuliana Ayunda. Annisa Nuris SaAoadah, dll sebagai berikut : Menerapkan program edukatif seperti pembelajaran outdoor Membuat dan menggubakan media pembelajaran menarik Penggunaan Rutin merubah tema cat dinding di Merolling ruang kelas atau pertukaran Terdapat saran setelah dilakukan penelitian yaitu : Bagi bahwasanya lingkungan pembelajaran mempengaruhi semangat anak dalam Bagi pembangunan serta perawatan fasilitas Bagi memerlukan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Harapan dari peneliti adalah sekolah, lingkungan belajar untuk anak usia dini. Serta diharapkan menyenangkan untuk anak usia dini. Al-Abyadh Volume 7. No 2. Desember 2024 DAFTAR PUSTAKA