DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Implementasi Manajemen Keuangan Generasi Sandwich pada Film Home Sweet Loan Eilen Claresta. AAmaliyah. AErindah Dimisyqiyani. ARizky Amalia Sinulingga. AANazhifah Wardani Manajemen Perkantoran Digital. Universitas Airlangga. Surabaya E-mail: 1eilen. claresta-2023@vokasi. id, 2amaliyah@vokasi. Aerindah-dimisyqiyani@vokasi. Arizkyamalia@vokasi. AAnazhifah. wardani-2023@vokasi. ABSTRAK Fenomena generasi sandwich semakin meluas di Indonesia yang menjadikan salah satu contoh nyata dalam melakukan perencanaan keuangan . inancial plannin. yang dihadapi oleh beberapa orang untuk menopang keluarganya. Pada alur cerita film Home Sweet Loan, akan memberikan gambaran realistis tentang bagaimana individu berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan sistemik. Film ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan, seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi untuk keuangan jangka panjang. Dalam metode ini data yang diambil berdasarkan analisis film secara menyeluruh terkait detail tentang kegiatan atau situasi sedang berlangsung dengan fokus khusus pada adegan yang dilakukan oleh tokoh utama Kaluna dalam mengambil keputusan pada setiap tindakan yang dikaitkan dengan teori manajemen keuangan. Hasil analisis deskriptif film Home Sweet Loan menunjukkan bahwa karakter utama Kaluna merupakan seseorang yang terencana dalam mengelola keuangan, pengalokasian dan pengendalian dana. Jika dilihat berdasarkan dasar manajemen keuangan. Kaluna adalah sosok yang menggambar kan generasi sandwich dengan segala penuh tanggung jawab yang mampu diatasinya dengan berbagai upaya untuk mengontrol keuangan nya. Film ini juga menunjukkan bahwa perencanaan keuangan tidak selalu berjalan mulus dan sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti keluarga dan kondisi ekonomi. Peneliti selanjutnya dapat memperluas analisis ini dengan melakukan perbandingan implementasi manajemen keuangan pada film lain dengan metode analisis naratif komparatif. Kata kunci : Manajemen keuangan, generasi sandwich, perencanaan keuangan ABSTRACT The sandwich generation phenomenon is becoming increasingly widespread in Indonesia, which is one of the real examples of financial planning faced by some people in order to support their families. The plot of the film Home Sweet Loan provides a realistic picture of how individuals struggle amid economic constraints and systemic challenges. The film also highlights the importance of financial literacy, such as budgeting, saving, and investing for long-term financial goals. In this method, data is collected based on a comprehensive analysis of the film, focusing on details about ongoing activities or situations, with a particular emphasis on scenes where the main character. Kaluna, makes decisions related to financial management theory. The results of the descriptive analysis of the film Home Sweet Loan show that the main character Kaluna is someone who is planned in managing finances, allocating and controlling funds. When viewed based on the principles of financial management. Kaluna is a figure who represents the sandwich generation with all the responsibilities that she is able to overcome with various efforts to control her finances. The film also shows that financial planning does not always go smoothly and is often influenced by external factors such as family and economic conditions. Researchers can further expand this analysis by comparing the implementation of financial management in other films using comparative narrative analysis methods. Keyword : Financial management, sandwich generation, financial planning Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. PENDAHULUAN Secara umum, manajemen meliputi pengarahan, dan pengendalian, yang sangat penting dalam manajemen keuangan untuk memastikan bahwa dana digunakan secara efektif dan efisien, untuk mencapai tujuan perusahaan dalam hal keuntungan dan stabilitas. Manajemen keuangan didefinisikan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan perusahaan, dengan fokus pada pencarian dan penggunaan dana secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan perusahaan (Irfani, 2. Dengan kata lain, manajemen keuangan adalah serangkaian aktivitas di dalam perusahaan yang berkaitan dengan cara memperoleh dana untuk modal kerja, mengelola dan mengalokasikan dana tersebut, serta mengelola aset yang dimiliki oleh organisasi untuk mencapai tujuan utama Dalam konteks manajemen keuangan, generasi sandwich merupakan contoh yang jelas dari perencanaan Generasi sandwich merujuk pada individu yang menghadapi dua tanggung jawab keuangan sekaligus, terjepit di antara dua generasi yang berbeda di satu sisi, orang tua yang sudah tua, dan di sisi lain, anak-anak atau Individuindividu ini biasanya berusia delapan belas tahun ke atas (Khalil & Santoso. Fenomena generasi sandwich Indonesia, menyebabkan tantangan keuangan bagi orang-orang yang harus menafkahi orang tua dan anak-anak mereka atau keluarga mereka sendiri. Karena literasi keuangan masih rendah, mereka sering harus membuat keputusan keuangan yang cerdas untuk memenuhi kebutuhan semua anggota keluarga, yang mungkin mendorong mereka untuk mengambil risiko yang lebih besar daripada yang Memiliki keuangan yang baik dapat membantu orang membuat pilihan yang lebih baik, dan penting untuk memahami bagaimana setiap tindakan memengaruhi perilaku keuangan serta cara menghindari kesalahan umum (Swastika & Hamid. Fenomena Augenerasi sandwichAy telah menjadi masalah sosial dan ekonomi yang serius di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Istilah ini merujuk pada orangorang yang berada pada usia produktif dan memiliki tanggung jawab finansial terhadap orang tua atau anggota keluarga lain di atas mereka serta keluarga atau anak-anak mereka sendiri. Tekanan finansial yang berkelanjutan seringkali menghalangi mereka untuk mencapai stabilitas dan kesejahteraan finansial jangka panjang. Di sisi lain, komunitas internasional telah berkomitmen pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. sebagai agenda global untuk pembangunan berkelanjutan hingga tahun Salah satu poin kunci adalah SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta pekerjaan yang layak dan produktif bagi semua (Ponto, 2. Namun, tantangan yang dihadapi oleh generasi sandwich, seperti pendapatan yang tidak mencukupi untuk menutupi biaya hidup, kesulitan dalam mengakses layanan keuangan, dan keuangan, secara langsung menghambat pencapaian target SDG ini. Film, sebagai salah satu bentuk seni dan komunikasi yang paling populer, memiliki kekuatan besar untuk mencerminkan dan mendidik masyarakat tentang isu-isu sosial. Film AuHome Sweet Loan,Ay yang menceritakan kisah Kaluna, seorang karyawan yang berjuang dengan utang dan impiannya untuk memiliki rumah, secara tidak langsung mewakili dilema keuangan yang sering dialami oleh generasi sandwich di Indonesia. Melalui alur ceritanya, film ini memberikan gambaran realistis tentang Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 bagaimana individu berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan LANDASAN TEORI Dalam film ini. Kaluna merasa tertekan oleh harapan sosial yang mengharuskan anak membantu keluarga tanpa batas. Dia menghadapi dilema antara tanggung jawab keluarga dan keinginannya untuk mandiri serta mencapai impian. Ada beberapa strategi manajemen keuangan bagi individu Pertama, menabung secara konsisten dengan menyisihkan sebagian penghasilan ke tabungan khusus untuk masa depan (Sari. Kedua, menjalani gaya hidup hemat untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu (Mengga et al, 2. Ketiga, memahami produk keuangan formal untuk pembelian aset besar seperti rumah, yang tidak bisa didapat hanya dengan tabungan (Heriyanti et al. , 2. Film ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan, seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi untuk keuangan jangka panjang. Kaluna digambarkan disiplin dalam membuat dan pengeluaran tidak perlu dan mengalihkan dana ke tabungan. Kaluna juga mencari pekerjaan sampingan untuk menambah pendapatan sering tidak cukup. Selain itu, film ini menampilkan bahaya utang. Terutama pada pinjaman online ilegal yang dapat menjeratnya dalam masalah finansial (Rahmiyanti et al. , 2. Meskipun Kaluna sudah mempersiapkan keuangannya, dia tetap menghadapi krisis tidak terduga, yang menekankan pentingnya memiliki dana darurat. Tujuan keuangan yang jelas sangat penting untuk menghindari pemborosan. Manajemen merupakan salah satu konsep paling fundamental dan penting dalam dunia bisnis, organisasi, dan sehari-hari. Manajemen merupakan gabungan antara ilmu dan seni pengarahan, dan koordinasi sumber daya, baik manusia maupun non-manusia, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen berperan sebagai panduan yang membantu kita mencapai kesuksesan dalam mewujudkan tujuan dan visi yang telah ditetapkan (Lumingkewas, 2. Menurut Nickles. McHough, dan Hough (Nashar 2. , fungsi manajemen terdiri dari empat fungsi utama: Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 1 Manajemen Perencanaan atau planning, yaitu proses melakukan upaya untuk mempersiapkan diri menghadapi tren masa depan dan menentukan strategi serta taktik yang tepat untuk mencapai tujuan dan sasaran Pengorganisasian atau organizing, yaitu proses merencanakan dan menetapkan struktur yang jelas untuk organisasi, menciptakan sistem dan lingkungan yang mendukung semua anggota, serta memastikan bahwa semua orang dapat bekerja secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi. Pengimplementasian atau directing, yaitu proses mengimplementasikan rencana agar semua anggota dapat melaksanakannya, dan melibatkan motivasi semua orang untuk mengambil tanggung jawab dengan kesadaran dan produktivitas yang Pengendalian atau pengawasan atau controlling, yaitu proses memastikan P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. bahwa semua kegiatan yang dengan benar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. 2 Manajemen Keuangan Manajemen keuangan adalah kegiatan yang melibatkan perencanaan, penganggaran, pengelolaan, pemeriksaan, alokasi, dan pengendalian dana yang dimiliki oleh suatu perusahaan (Hariyani Santi, 2. Perencanaan anggaran pengelolaan anggaran. Perencanaan anggaran dibuat untuk memastikan bahwa implementasi, dan pemantauan saling terhubung dan konsisten (Kuntadi & Dian Rosdiana, 2. Salah satu bagian dasar dari perencanaan anggaran adalah Menabung adalah kunci untuk membuka pintu menuju investasi. Sebelum mulai berinvestasi, sisihkan uang secara teratur untuk menabung. Prioritaskan diri Anda terlebih dahulu dengan menabung sebelum berbelanja. Setelah Anda memiliki cukup uang yang disisihkan, ambil sebagian kecil dan mulailah berinvestasi dengan opsi yang membutuhkan jumlah uang kecil, seperti reksa dana. Berinvestasi adalah tindakan menempatkan uang ke dalam satu atau lebih jenis aset untuk periode waktu tertentu dengan harapan mendapatkan keuntungan atau meningkatkan nilai investasi di masa depan (Putri & Santoso, 3 Generasi Sandwich Generasi sandwich merujuk pada kelompok orang yang terjepit di antara dua generasi yang berbeda, yaitu orang tua yang sudah tua dan anak-anak atau saudara kandung, serta bertanggung jawab untuk mendukung mereka sebagai tanggungan (Annisa dkk. , 2. Secara umum, individu dalam generasi sandwich biasanya adalah pria dan wanita yang berada pada usia produktif dan harus menanggung biaya hidup keluarga (Khairunnisa & Hartini, 2. Generasi sandwich menghadapi beban dan tanggung jawab yang berat dalam memberikan perawatan dan layanan makanan, perawatan kesehatan, dan tugas-tugas rumah tangga lainnya, baik untuk anak-anak maupun orang tua mereka (Tadung & Rumate, 2. Masalah keuangan dalam keluarga dapat bervariasi dan kompleks, dan beberapa masalah umum yang sering dihadapi keluarga dalam mencapai kesejahteraan keuangan meliputi penghasilan yang tidak pengeluaran yang tidak terkendali, dan kebutuhan akan pengelolaan keuangan yang baik di dalam keluarga (Muhammad, 4 Analisis Isi (Content Analysi. Penelitian kualitatif didasarkan pada paradigma naturalistik-interpretatif. Dalam pendekatan ini, peneliti berusaha membangun dan memahami makna realitas, sehingga jenis penelitian ini sangat memperhatikan proses, peristiwa, dan keaslian. Saat menggunakan metode analisis konten, penting untuk mengamati fenomena komunikasi, mendefinisikan dengan jelas apa yang akan diteliti, dan memastikan semua tindakan didasarkan pada tujuan tersebut. Selanjutnya, pilih unit analisis yang ingin diteliti dan tentukan objek penelitian yang akan menjadi fokus analisis. Jika objek penelitian melibatkan data verbal, perlu disebutkan tempat, tanggal, dan alat komunikasi yang digunakan. Namun, jika objek penelitian berkaitan dengan pesan dalam satu media, penting untuk mengidentifikasi baik pesan maupun media yang mengantarkannya (Ahmad. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. METODOLOGI Penelitian pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang berfokus pada analisis deskriptif dan bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam serta gambaran komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Penelitian ini biasanya dilakukan dalam lingkungan alami, dan peneliti sendiri berperan sebagai alat utama dalam pengumpulan data yang diperlukan (Yusanto, 2. Penelitian kualitatif sangat cocok untuk menangani masalah penelitian yang Penelitian ini dianggap menguntungkan karena tidak hanya berfokus pada hasil penelitian tetapi juga menekankan proses penelitian itu sendiri. Penekanan pada proses dan pencarian penemuan teori baru dan menyediakan data yang lebih lengkap dan mendalam (Nugraha, 2. Dalam penelitian ini, metode deskriptif dipilih karena membantu menemukan Penelitian deskriptif mengamati masalah dalam masyarakat, cara kerja halhal dalam masyarakat, dan situasi spesifik, termasuk hubungan antara aktivitas, sikap, pandangan, dan proses yang sedang berlangsung, serta dampak dari fenomena tertentu. Penelitian deskriptif adalah metode yang berusaha menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sebagaimana adanya (Syahrizal & Jailani, 2. Tujuan utama penggunaan pendekatan kualitatif adalah untuk aspek-aspek kehidupan manusia secara mendalam, dengan peneliti berperan sebagai alat utama (Sugiyono, 2. Peneliti akan menganalisis film secara mendalam, dengan fokus khusus pada adegan-adegan yang melibatkan karakter utama. Kaluna, saat ia mengambil keputusan dalam setiap tindakan yang berkaitan dengan teori manajemen keuangan. Metode ini efektif Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 dalam menjelaskan aktivitas atau situasi secara rinci dengan membandingkan efek dari perlakuan tertentu atau menjelaskan sikap dan perilaku orang (Fadli, 2. Data yang dikumpulkan dari analisis akan berguna dalam menunjukkan pola keuangan Kaluna. Tahapan pengolahan data dan teknik yang digunakan untuk analisis data adalah: Pengumpulan Data: Secara umum, peneliti mengumpulkan data untuk memperoleh informasi berdasarkan fakta yang ada di lokasi penelitian (Nafisatur, 2. Pada tahap ini, peneliti mengumpulkan semua data pendukung untuk studi, yang berasal dari pengamatan dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dapat mencakup teks dan dokumen yang ditemukan oleh peneliti. Mereduksi Data: Pengurangan data berarti fokus pada catatan tertulis dari lapangan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan penelitian dan disusun secara sistematis (Purnamasari & Afriansyah, 2. Setelah data dikurangi, data menjadi lebih jelas, sehingga memudahkan peneliti untuk Peneliti pengurangan data dengan memilih sebelumnya dari film Home Sweet Loan. Penyajian Data: Data dikumpulkan untuk membuat laporan atau analisis perlu diorganisir, disusun, dan disajikan dengan jelas dan baik (Pratikno et al. , 2. Peneliti menyajikan data menggunakan narasi yang dibuat melalui observasi dan P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. dokumentasi tentang manajemen keuangan dalam film Home Sweet Loan, sehingga informasi disusun sesuai dengan alur penelitian. Verifikasi Data: Verifikasi data adalah proses untuk memastikan kebenaran suatu teori atau fakta berdasarkan data yang telah dikumpulkan (Lukman & Anto Tri Susilo, 2. Saat menarik kesimpulan yang akan menjawab penelitian ini tentang manajemen kesimpulan awal bersifat sementara dan dapat berubah jika tidak ditemukan bukti yang kuat selama pengumpulan data lebih lanjut. Namun, jika kesimpulan yang disampaikan pada tahap awal didukung oleh bukti yang valid dan konsisten, maka kesimpulan tersebut dapat dianggap kredibel. seringkali merasa terganggu dan terbebani karena kakak-kakaknya yang masih terbatas secara finansial namun sudah Akibat situasi ini. Kaluna ingin memiliki rumah pribadinya dengan cara menabung dan bahkan berusaha pinjaman kantor dari tempat kerjanya. Sayangnya, rencana tersebut gagal terlaksana ketika Kaluna mengetahui bahwa keluarganya sedang terlilit hutang pinjaman online yang diakibatkan oleh kakak laki-laki nya sendiri. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian Keuangan:AuKantor disini sifatnya membantu down payment . ang muk. agar cicilan KPR Mbak ga berat tapi sebagai ganti nya akan ada pemotongan gaji tiap bulannya. Mbak lengkapi saja dulu berkas nya biar cepet direview sama HRD. Ay Kaluna: AuTapi gapapa ga ya Pak kalau saya masih cari rumahnya?Ay Bagian Keuangan: AuGapapa Mbak kalau nilainya baik, finance akan accAy Hasil Setelah melakukan observasi film dan memahami dengan seksama alur ceritanya, beberapa hasil telah ditemukan dan akan dijelaskan secara deskriptif dalam bab ini. Film AuHome Sweet LoanAy merupakan film bergenre drama komedi yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama dan ditulis oleh Almira Bastari. Film ini menceritakan kehidupan Kaluna, seorang anak bungsu yang bermimpi mempunyai rumah pribadi namun terbebani oleh tanggung jawab keluarga, atau biasa disebut sebagai generasi Cerita ini bermula ketika Kaluna, yakni anak bungsu yang baru saja merintis karirnya sebagai pekerja membangun rumahnya sendiri. Tinggal di rumah dengan anggota keluarga yang jumlahnya cukup banyak. Kaluna Pembelian Aset (Ruma. Gambar 1. Kaluna Mengajukan Berkas KPR (Menit ke 29:. Untuk impian nya. Kaluna berinisiatif untuk memilih ikut serta dalam program yang diadakan kantor nya bagi pegawai yang berencana memiliki rumah pribadi dengan bantuan pembiayaan yang mempermudah dalam pembelian rumah subsidi tersebut. Dengan tekat yang kuat Kaluna bersedia dan menyetujui semua persyaratan yang telah ditawarkan. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Tabungan Khusus Masa Depan Gambar 2. Total Biaya Pemasukan dan Pengeluaran Kaluna (Menit ke 41:. Danan: AuLu hebat si KalAy Kaluna: AuHebat apaan?Ay Danan: AuGue boleh bagi format spreadsheet nya ga?Ay Kaluna: AuBuat apa? Memang gaji lu perlu diirit-irit kayak gua iniAy Dana: AuYa engga sihAy Pada adegan tersebut menunjukkan Kaluna setiap saat mencatat pemasukan dan juga pengeluaran untuk bisa memperhitungkan berapa banyak lagi sisa uang yang didapat untuk mencukupi tabungan nya membeli rumah pribadi. Begitu bagusnya Kaluna mengelola keuangan nya sehingga temannya Danan sampai terkagum akan Kaluna yang sangat memanfaatkan dengan baik setiap uang yang ia dapatkan. Dari sebagian orang mungkin masih belum merasakan akan dampak dari sesuatu kebiasaan kecil yang sering dianggap remeh, akan memiliki dampak yang besar kelak. Bahaya Pinjaman Online Gambar 3. Kaluna Memastikan akan Perbuatan Kanendra (Menit ke 59:. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 Kaluna: AuBukannya Abang dapat pinjaman dari kantor? Terus uang nya dari mana?Ay Kanendra: AuPinjam tabungan pensiun Bapak sama pinjolAy Kaluna: AuWah luh sudah gila sihAy Film ini membuktikan akan bahaya nya pinjol yang kerap kali orang menganggap remeh dengan mengandalkan pinjol untuk menjadi solusi dari setiap masalah yang ada tanpa berpikir panjang dampak yang akan ia terima terhadap sesuatu yang dijadikan sebagai jaminan apabila tidak sanggup membayar pinjol tersebut seperti yang dialami oleh keluarga Kaluna. 2 Pembahasan Karakter Kaluna dalam AuFilm Home Sweet LoanAy menunjukkan keahlian nya dalam manajemen keuangan. Dimana salah satu buktinya ada pada ketekunan setiap saat mencatat sejumlah pemasukan yang Kaluna dapatkan dari hasil bekerja dan juga pengeluaran yang ia harus tanggung pada keluarganya. Hal ini menjadikan pengelolaan keuangan pribadi sebagai prioritas utama, dan juga menunjukkan kemampuan seseorang (Thaha, 2. Pembelian Aset (Ruma. Dalam adegan tersebut (Gambar . Kaluna menyerahkan beberapa dokumen merupakan salah satu strategi yang dia gunakan untuk memudahkan dirinya mengontrol dan fokus pada tujuannya mewujudkan impian memiliki rumah Dia melakukannya dengan cara memotong sebagian dari gaji bulanan untuk membayar angsuran rumah. Proses pembiayaan perumahan disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Penyediaan fasilitas ini penting karena hanya sedikit orang yang memiliki cukup uang untuk membeli rumah secara tunai. Melalui P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. sistem KPR, pembeli dapat memperoleh rumah beserta hak atas tanah tempat rumah tersebut dibangun, dengan melakukan pembayaran secara angsuran. Dengan cara ini, pembeli tidak perlu menunggu hingga memiliki cukup uang untuk mendapatkan tempat tinggal (Putriyanti, 2. Tabungan Khusus Masa Depan Menabung sangat penting dalam setiap kehidupan karena menjadi aset untuk masa depan. Menabung adalah salah satu cara untuk mengelola keuangan seseorang dalam hidup. Orang dapat menyisihkan sebagian kekayaan mereka untuk memenuhi kebutuhan di masa depan (AlMaghfiroh dkk. , 2. Kaluna selalu menunjukkan kedisiplinannya dalam keuangannya untuk kebutuhan di masa depan, yang terlihat jelas dalam tabel Excel yang dia buat (Gambar . Hal ini membantunya memutuskan apa memperkirakan berapa banyak uang yang dia butuhkan dalam periode Setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda. Dilihat dari situasi Kaluna sendiri memiliki gaya hidup yang berbeda dengan Danan yang dimana dari setiap pola pikir yang berhubungan akan kebutuhan, mampu mengubah gaya hidup kita. Kaluna yang harus menaggung beban keluarga rela berhemat demi terpenuhinya semua tanggungan dan juga tabungan yang ia kumpulkan untuk masa depan kelak. Gaya hidup hemat dan irit sering disalahartikan sebagai sikap pelit oleh sebagian orang. Namun kenyataannya, gaya hidup hemat jauh berbeda dengan Gaya hidup hemat adalah gaya hidup di mana individu mengelola dana mereka dengan penuh kesadaran dan kehati-hatian, analisis dan strategi yang baik demi tercapainya tujuan keuangan yang terukur pada masa yang akan datang (Sibuea, 2. Bahaya Pinjaman Online Dalam film ini membuktikan akan bahayanya pinjaman online yang dialami oleh keluarga Kaluna (Gambar . , karena kecerobohan dari Kanendra yang secara tidak teliti menyeleksi tanah/bangunan yang akan ia beli dan berakhir uang yang Kanendra dapat dari hasil pinjaman pensiun Bapak dan pinjaman online sia-sia dikarenakan sertifikat ganda. Pinjaman online yang berasal dari suatu badan yang tidak diawasi OJK tentu dalam jangka waktu tertentu dapat mengakibatkan terjadinya praktek penagihan yang merugikan masyarakat itu sendiri (Vannessa Rumah peninggalan yang berharga akan penuh kenangan menjadi satu-satunya aset keluarga Kaluna dijadikan jaminan untuk melunasi pinjaman online tersebut. Berdasarkan implementasi manajemen keuangan dalam Film Home Sweet Loan. Kaluna adalah sosok yang menggambar kan generasi sandwich dengan segala penuh tanggung jawab yang mampu diatasinya dengan berbagai upaya untuk mengontrol keuangan nya. Dengan kemampuannya ini Kaluna hampir mewujudkan impian nya memiliki rumah pribadi, akan tetapi keadaan tidak mendukung yang mengharuskan Kaluna mengambil keputusan terbaik demi memenuhi target membeli rumah kembali dari awal dengan sisa modal yang telah digunakan untuk membayar hutang Jika dilihat berdasarkan dasar manajemen keuangan. Kaluna merupakan seseorang yang terencana pengalokasian dan pengendalian dana. Pernyataan dari (Yanti & Suci, 2. bahwa dalam mengelola keuangan pribadi sama seperti mengurus uang keluarga Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 dengan cara yang efektif memenuhi kebutuhan semua orang. berusaha dan tidak menyerah dalam mencapai tujuan finansial. KESIMPULAN UCAPAN TERIMA KASIH Pada penelitian ini, film Home Sweet Loan secara efektif menggambarkan tantangan finansial yang dihadapi oleh generasi sandwich. Karakter utamanya Kaluna kebutuhan keluarganya, sementara ia sendiri berjuang untuk membeli rumah Film ini menunjukkan bagaimana beban ganda ini menciptakan tekanan emosional dan finansial yang signifikan dan sangat relevan dengan realitas banyaknya individu di Indonesia. Penelitian ini menyoroti berbagai strategi dalam manajemen keuangan, meskipun tidak semua berhasil. Kaluna selalu mencoba untuk mengatur keuangannya, namun ia sering sering kali gagal karena berbagai pengeluaran tidak terduga dan kebutuhan mendesak dari keluarganya. Namun ada beberapa upaya yang ditunjukkan seperti menabung, berhemat, mencari penghasilan tambahan. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing dan rekan- rekan yang telah memberikan arahan, dan masukan kritis yang sangat berharga. Implementasi manajemen keuangan dalam film Home Sweet Loan sangat relevan dengan kondisi riil di Indonesia. Film ini secara akurat merefleksikan kesulitan-kesulitan yang umum terjadi seperti akses kredit perumahan, beban Penelitian ini bisa disimpulkan bahwa secara keseluruhan, film Home Sweet Loan berhasil menyampaikan pesan edukasi mengenai perencanaan keuangan. Film ini menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang matang dan fleksibel serta pentingnya dana darurat. Film ini juga menunjukkan bahwa perencanaan keuangan tidak selalu berjalan mulus dan sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti keluarga dan kondisi ekonomi. Meski demikian, film ini memberikan motivasi kepada penonton untuk terus Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DAFTAR PUSTAKA