E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QURAN DI RUMAH TAFIDZ QURAoAN (RTQ) AT-TAQWA KOTA CIREBON Inna Malviana malviana@gmail. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Didin Nurul Rosidin didinnurulrosidin@syekhnurjati. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Asep Mulyana asepmulyana@syekhnurjati. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Syibromilisi syibro92@gmail. STIT Buntet Pesantren Cirebon Abstract The purpose of this research is to determine the planning, implementation and evaluation of learning management for tahfidz Al-Qur'an at the Tahfidz Qur'an At-Taqwa House. Cirebon City. Memorizing the Koran is a very noble task. No one can do it except someone who is determined and has a strong will. People who have strong determination are people who are very passionate and obsessed with realizing whatever they dream of and work hard to make it happen. Memorizing the Koran is a very noble task. No one can do it except someone who is determined and has a strong will. People who have strong determination are people who are very enthusiastic and obsessed with realizing whatever they dream of and work hard to make it happen. This research uses qualitative research, with descriptive methods through field studies conducted at the Tahfidz Qur'an At-Taqwa House. Cirebon City. The data obtained uses interviews, observation and documentation. The results of this research show that: . Planning for Tahfidz Al-Qur'an Learning at the At-Taqwa Tahfidz Qur'an House (RTQ) in Cirebon City was carried out by teachers and guided by the Head of RTQ. Planning in tahfidz learning at RTQ At-Taqwa City includes 3, namely Human Resources (HR). Activity Programs. and Infrastructure. Implementation of Tahfidz AlQur'an learning at the At-Taqwa Tahfidz Qur'an House (RTQ) Cirebon City, memorizing muraja'ah is something that must be done before adding to the memorization. At RTQ AtTaqwa there is a superior program. namely tahfidz for kids, tahfidz lissyabab. Islamic boarding school tahfidz al-Qur'an and tahsin recitations with sanad. The method used is TTM (Talqin. Tikror. Muroja'a. Evaluation of Tahfidz Learning at the At-Taqwa Tahfidz Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Qur'an (RTQ) House in Cirebon City is carried out in oral, written or action form. Teachers play a very important role in daily evaluation, both in terms of morals and daily targets. Weekly and monthly evaluations, teachers report the achievements and records of their respective students to the Head of RTQ. Keywords: Tahfidz Al-Qur'an. Learning Tahfidz Al-Qur'an. Learning Management Tahfidz AlQur'an. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen pembelajaran tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan At-Taqwa Kota Cirebon. Menghafal Al-Qur'an adalah tugas yang sangat mulia. Tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang bertekad dan memiliki kemauan yang kuat. Orang yang memiliki tekad yang kuat adalah orang yang sangat bersemangat dan terobsesi untuk mewujudkan apa saja yang dicita-citakannya dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Menghafal Al-Qur'an adalah tugas yang sangat mulia. Tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang bertekad dan memiliki kemauan yang kuat. Orang yang memiliki tekad yang kuat adalah orang yang sangat bersemangat dan terobsesi untuk mewujudkan apa saja yang dicita-citakannya dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Peneltian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz QurAoan At-Taqwa Kota Cirebon. Adapun perolehan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: . Perencanaan Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ. Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ At-Taqwa Kota meliputi 3 yaitu Sumber Daya Manusia (SDM). Program Kegiatan. dan Sarana Prasarana. Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz AlQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon, murajaAoah hafalan menjadi suatu hal yang wajib ditunaikan sebelum menambah hafalan. di RTQ At-Taqwa terdapat program unggulan. yaitu tahfidz for kids, tahfidz lissyabab, pesantren tahfidz al-QurAoan dan tahsin tilawah bersanad. Metode yang digunakan yaitu TTM (Talqin. Tikror. MurojaAoa. Evaluasi Pembelajaran Tahfidz di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilaksanakan dalam bentuk lisan, tulisan, ataupun perbuatan. Guru yang berperan sangat penting dalam evaluasi harian, baik dari segi akhlak ataupun target harian. Evaluasi pekanan dan bulanan, guru melaporkan capaian dan catatan anak didiknya masing-masing kepada Ketua RTQ. Kata Kunci: Tahfidz Al QurAoan. Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 PENDAHULUAN Potensi yang dimiliki seseorang akan berbeda dengan orang lain. Ada orang yang daya ingatnya kuat dan cepat menghafal, ada juga yang sebaliknya. Ada orang yang memiliki banyak waktu untuk menghafal, namun di sisi lain ada juga yang hanya memiliki waktu yang sangat terbatas. Karena kondisi yang beragam tersebut, maka menuntut rancangan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang beragam, yang kesemuanya merupakan unsur-unsur manajemen. Dalam konteks pembelajaran tahfidz Al-QurAoan sudah pasti sangat membutuhkan bantuan manajemen untuk memperbaiki sistem, strategi, metode dan seluruh kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dalam hal ini Martinis Yamin dan Maisah mengatakan: AuSetiap organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya memerlukan manajemenAy. Dalam memfungsikan manajemen diperlukan suatu proses kepemimpinan, atau kegiatan pencapaian tujuan organisasi melalui kepemimpinan dapat disebut proses manajemen. Menurut George R. Terry sebagaimana dikutip Syaiful Sagala menjelaskan bahwa manajemen Ausebagai suatu proses yang khas, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian tindakan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Belajar siswa merupakan proses yang kompleks dan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi usia siswa, kemampuan motivasi diri, dan bakat. Sedangkan faktor eksternal meliputi kemampuan guru dalam mengajar, fasilitas belajar, lingkungan belajar di sekolah dan di rumah. Dalam perspektif sekarang, sekolah dituntut untuk menjadi sekolah yang efektif, dan sekolah yang efektif tentunya tidak dapat terwujud tanpa adanya pembelajaran yang efektif Sekolah yang efektif akan mampu menciptakan masyarakat belajar yang kreatif melalui pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas. Pentingnya proses pembelajaran terkelola dengan baik, karena proses pembelajaran di sekolah merupakan parameter utama untuk mengembangkan kreativitas siswa, sekaligus membangun kesiapan mereka untuk mengurangi kecemasan dan ketidakpastian dalam menghadapi era globalisasi yang berdampak pada pergeseran nilai. dan kekuatan dalam Kekuatan, kekayaan, dan pengetahuan adalah tiga fondasi kekuatan yang menentukan persaingan global. Martinis Yamin dan Maisah. Pengelolaan Pembelajaran Kelas. Strategi Peningkatan Mutu Pembelajaran (Jakarta: GP Press, 2. , hlm. Saiful Sagala. School & Community Based Management. Strategi Memenangkan Persaingan Mutu (Jakarta: PT Nimas Multima, 2. , hlm. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Dalam proses pembelajaran fenomena pembelajaran tahfidz Al-QurAoan menunjukkan masih jauh dari sistem manajemen pembelajaran yang baik, karena fungsi-fungsi manajemen pembelajaran belum terpenuhi yang meliputi perencanaan pembelajaran, organisasi pembelajaran, kepemimpinan pembelajaran, dan pembelajaran. Pada umumnya pembelajaran tahfidz Al-QurAoan, lebih bersifat pemberian tugas hafalan yang diberikan kepada siswa, dan kurang mendapat bimbingan metode menghafal, bahkan guru yang menjadi pembimbing tahfidz Al-QurAoan bukanlah orang yang memiliki hafal Al-Qur'an. Sedangkan evaluasi dilakukan secara hafalan kepada atasan pada waktuwaktu tertentu. Syafaruddin dan Irwan Nasution mengatakan bahwa fungsi manajemen pembelajaran adalah: AuPerencanaan pengajaran, pengorganisasian pengajaran, kepemimpinan dalam pembelajaran, dan evaluasi pengajaran. Dalam menjalankan fungsi manajemen dimaksud, seorang guru harus memanfaatkan sumber daya pengajaran . earning resource. yang ada di dalam kelas maupun di luar kelasAy. Manajemen pembelajaran juga berfungsi sebagai pemberian wewenang kepada guru untuk melaksanakan tugasnya sebagai pengajar, yang tidak hanya mampu memberikan pelajaran, tetapi guru juga dapat memberikan masukan atas beberapa kebijakan pengajaran, dan berusaha melaksanakan manajemen pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa adalah sebuah lembaga non formal dibawah naungan Yayasan At-Taqwa Center yang didirikan dan diasuh oleh Pengurus Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon. (RTQ) At-Taqwa merupakan unit kegiatan masjid Raya At-Taqwa yang bergerak pada bidang tahfidz dan tahsin Al-QurAoan. (RTQ) At-Taqwa memiliki 3 program kegiatan, yaitu: . Tahfidz berasrama. Program ini seperti pendidikan pesantren, selama selama mengikuti program ini santri harus domisi di asrama. Santri dibina secara disiplin, ketat dan awasi oleh pembina asrama dalam kegiatan pemebelajaran tahfidz yang telah direncanakan dengan target dan tujuan tertemtu. Program ini ditempuh selama 3 tahun hafal 30 Juz. Tahfidz Li Assyabab. Program ini dipersiapkan untuk para pekerja yang ingin menghafalkan Al-qurAoan tapi tetap tidak meninggalkan pekerjaan dalam prpfesinya. Tahfidz lil Athfal, adalah program tahfidz yang untuk anak usia 2,5 sampai dengan 12 tahun. Ketiga program tersebut dilengkapi dengan program tahsin bersanad, sehingga bukan hanya sekedar hafal Al-QurAoan melainkan disertai dengan bacaan yang benar dan memiliki sanad yang jelas. Ada hal yang menarik dalam kegiatan pembelajaran tahfidz di (RTQ) At-Taqwa, yaitu keberhasilannya dalam mencapai target yang telah ditatapkan dalam program-program Sebagaimana hasil wewancara dengan pengelola, observasi lapangan dan studi dokumnetasi yang dilakukan peneliti pada awal bulan Maret 2023, ditemukan data bahwa target hafalan yang telah ditentukan, hampir 95% lebih bisa tercapai. Keberhasilan inilah Syafaruddin dan Irwan Nasution. Manajemen Pembelajaran,( Jakarta: Quantum Teaching, 2. , h. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 kemudian yang menjadikan peneliti tertarik untuk mengungkap lebih jauh tentang (RTQ) AtTaqwa dalam menyelanggarakan kegiatan pembelajaran tahfidz. Peneliti ingin mengungkap manajemen pembelajaran yang diterapkan di (RTQ) At-Taqwa. Dengan ini, peneliti telah menetapkan judul penelitian yaitu AuManajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota CirebonAy. METODE Penelitian telah dilaksanakan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon waktu penelitian yang telah dilaksanakan selama 8 . bulan, yaitu pada bulan Januari-Agustus 2023. Subjek penelitianya yaitu Ketua RTQ, kabag Tahfidz Reguler dan Staff RTQ At-Taqwa Kota Cirebon. Dari semua subjek ini diusahakan memberikan data terkait dengan penelitian, sehingga dapat mendukung tercapainya data primer. Instrument penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi yang bermafaat untuk menjawab permasalahan penelitian. Dalam penelitian kualitatif ini instrument penelitian utamanya yaitu peneliti sendiri, setelah fokus penelitianya sudah jelas, selanjutnya dapat melengkapi data dan membandingkan data yang telah ditemukan melalui pedoman wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji kredibilitas dilakukan untuk meyakinkan bahwa data yang ditunjukan benarbenar kredibel dan valid sehingga data tidak diragukan lagi tingkat kebenaranya. Menurut Sugiyonomenyatakan bahwa uji kredibilitas data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi data, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif dan member check. Teknik pengumpulan data dalam penelitian merupakan langkah yang paling strategis, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, sumber, dan cara. Dilihat dari setting-nya didapatkan secara alamiah . atural settin. seperti halnya laboratorium dengan metode Jika dilihat dari sumber datanya, pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan sumber skunder. Selanjutnya dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan data, maka dapat dilakukan dengan wawancara, observasi dan Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari responden atau orang-orang yang perilakunya diamati. Penelitian ini mendeskripsikan berbagai hal yang berkaitan dengan fokus permasalahan yang diangkat. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN 1- Manajemen Pembelajaran Definisi Manajemen Pembelajaran Manajemen pembelajaran terdiri dari dua kata, yaitu manajemen dan pembelajaran. Secara bahasa . manajemen berasal dari kata kerja Auto manageAy yang berarti mengatur (Hasibuan, 2007: . Adapun menurut istilah . terdapat banyak pendapat mengenai pengertian manajemen salah satunya menurut George R. Terry Manajemen adalah suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian untuk menentukan serta mencapai tujuan melalui pemanfaatan SDM dan sumber daya lainnya. 2- Program Tahfidz Al-QurAoan Pengertian Program Tahfidz Al-QurAoan Menurut Arikunto dan Jabar, bahwa AuPengertian program adalah suatu unit atau kesatuan kegiatan maka program merupakan sebuah sistim, yaitu rangkaian kegiatan yang dilakukan bukan hanya satu kali tetapi berkesinambunganAy. 4 Dengan demikian dapat dipahami, bahwa suatu program adalah sesuatu yang berbentuk nyata seperti materi kurikulum, atau yang abstrak seperti prosedur atau sederetan kegiatan dari lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas multi kecerdasan peserta didik terkait dengan pencapaian tujuan pendidikan. Secara umum program didefinisikan sebagai rancangan kegiatan yang akan dilakukan. Sedangkan program secara khusus adalah suatu unit atau kesatuan kegiatan yang merupakan perwujudan dari suatu kebijakan, yang dilaksanakan secara berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok Dalam proses kegiatan pembelajaran terdapat tiga fase tahapan, yaitu: tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah program yang akan dijalankan. Perencanaan Menurut Kauffman sebagaimana dikutip oleh Fattah menjelaskan bahwa perencanaan adalah suatu proses penetapan tujuan atau sasaran yang akan dicapai dalam menetapkan sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan seefektif dan seefisien Perencanaan . merupakan tindakan yang digunakan untuk masa depan dan mempunyai tujuan mencapai seperangkat operasi yang konsisten dan terkoordinasi untuk mencapai apa yang diinginkan. Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar. Evaluasi Program Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2. Nanang Fattah. Landasan Manajemen Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2. , hlm 49 Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Berkaitan dengan langkah-langkah atau tata cara penyusunan program, menurut Muhaimin bahwa didalam penyusunan suatu program harus memiliki setidaknya empat langkah yang harus dilakukan yang meliputi antara lain penetapan program yang akan dijalankan, menetapkan penanggung jawab program, menyusun jadwal kegiatan dan menentukan indikator keberhasilan. Menetapkan jenis dan tujuan program . Menentukan indikator keberhasilan program . Menetapkan penanggung jawab program . Menyusun kegiatan dan jadwal kegiatan . Pelaksanaan Pelaksanaan merupakan suatu usaha, cara, teknik, dan metode untuk mendukung untuk mendorong anggota organisasi supaya ikhlas dalam bekerja dengan baik demi tercapainya tujuan suatu organisasi secara efektif, efisien dan ekonomis. Pelaksanaan pembelajaran . merupakan kegiatan untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia dalam organisasi untuk melaksanakan program. Evaluasi Dalam pendidikan evaluasi merupakan komponen dari sistem pendidikan yang harus dilakukan secara sistematis dan terencana. Evaluasi pembelajaran adalah kegiatan untuk mendapatkan informasi data mengenai hasil belajar mengajar yang dilakukan peserta didik dan mengolah data menjadi suatu nilai sesuai dengan standar tertentu. Tujuan dari evaluasi yaitu sebagai alat untuk mengukur keberhasilan atau target yang akan dicapai dalam proses Dengan melakukan evaluasi kemunduran atau kemajuan dalam pembelajaran dapat diketahui. Dengan evaluasi juga dapat mengetahui titik lemah suatu lembaga atau pembelajaran sehingga dapat mencari jalan keluar atau solusi yang didapat dari evaluasi. Program tahfidz A-QurAoan adalah penerapan rencana kegiatan dalam menghafalkan Al-QurAoan. Menurut Al-Lahim menjelaskan bahwa program tahfidz A-QurAoan adalah menghafal AlQurAoan dengan hafalan yang kuat dan memudahkan untuk menghadapi setiap masalah kehidupan yang mana Al-QurAoan senantiasa ada dan hidup di dalam hati sepanjang waktu sehingga memudahkan untuk menerapkan dan mengamalkannya. Adapun program tahfidz Al-QurAoan adalah rencana pembelajaran mengenai kegiatan menghafalkan semua surat dan ayat yang telah ditentukan, untuk mengucapkan kembali Muhaimin, dkk. Manajemen Pendidikan: Aplikasinya dalam Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah atau Madrasah (Jakarta: Kencana, 2. , hlm 200 Suryosubroto. Manajemen Pendidikan Sekolah, (Yogyakarta: Rineka Cipta, 2. , hlm. Anjali Sriwijbant. Antologi Hadits Tarbawi: Pesan-pesan Nabi saw tentang Pendidikan, (Tasikmalaya: Edu Publisher, 2. , hlm 105. Khalid bin Abdul Karim Al-Lahim. Metode Mutakhir Cara Cepat Menghafal Al-QurAoan, (Surakarta: Dasar An-Naba, 2. , hlm 19. Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 secara lisan pada semua surat dan ayat yang telah dihafalkan. Sedangkan tahfidz AlQurAoan apabila diterapkan di sekolah adalah pelaksanaan rencana kegiatan menghafalkan AlQurAoan untuk seluruh peserta didik sesuai kebijakan yang telah ditentukan. Setelah menghafalkan, peserta didik diharapkan menyetorkan hafalan kepada guru pembimbing Dalam pelaksanaan program tahfidz Al-QurAoan disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan dari masing-masih sekolah. Perencanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di RTQ Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon: Perencanaan merupakan hal yang sangat penting dalam manajemen Perencanaan dapat membuat pembelajaran berlangsung secara sistematis. Proses pembelajaran tidak berlangsung seadanya, melainkan berlangsung secara terarah dan terorganisir. Dengan demikian guru dapat menggunakan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran dan keberhasilan pembelajaran. Pembelajaran merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar. Untuk mencapai pembelajaran diperlukan perencanaan yang memuat kegiatan atau tindakan apa yang akan dilakukan dalam proses kegiatan pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran tahfidz di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, secara umum ada dua perencanaan yang dilakukan, diantaranya: Perencanaan yang dilakukan oleh pengelola atau manajemen pendidikan. Perencanaan yang dilakukan oleh dewan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Berdasrkan hasil penelitian, peneliti melihat Perencanaan Pembelajaran Tahfidz AlQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon sudah sangat baik dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ. Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ At-Taqwa Kota meliputi 3 yaitu . Sumber Daya Manusia (SDM). Program Kegiatan. Sarana Prasarana. Dalam Perencanaan pembelajaran juga memiliki program tahunan, program semesteran, dan rencana pembelajaran harian. Adapun perencanaan pembelajaran harian dilakukan oleh individu setiap guru tahfidz, fleksibelitas menurut kemampuan dan kondisi di lapangan. Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di RTQ At-Taqwa Kota Cirebon: Pelaksanaan pembelajaran tahfidz di RTQ merupakan tahap berikutnya dari perencanaan yang ditetapkan sebelumnya dalam hal ini peneliti lebih fokus pada kegitan pembelajaran tahfidz yang diselenggarakan pada 4 program unggulan, yaitu tahfidz for kids, tahfidz lissyabab, pesantren tahfidz al-QurAoan dan tahsin tilawah bersanad. Tahfidz For Kids: Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Program Tahfidz For Kids merupakan salah satu program menghafal Al-QurAoan yang ada di RTQ Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon untuk anak-anak usia 2,5 Ae 12 tahun. Karena program ini ditujukan untuk anak-anak, maka sistem pembelajaran tahfidz dikemas dengan menarik dan menyenangkan diselingi dengan permainan, cerita maupun kegiatan Agar program ini berjalan dengan efektif dan efisien, anak-anak dibagi menjadi tiga kelompok usia . kategori 1 untuk anak usia 2,5-5 tahun, kategori 2 untuk anak usia 6-8 tahun, dan kategori 3 untuk anak usia 9-12 tahun. Tahfidz Lissyabab: Program Tahfidz Lis Syabab merupakan salah satu program menghafal Al-QurAoan yang ada di RTQ Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon yang diperuntukkan untuk usia remaja dan dewasa . sia 13 tahun ke ata. Bagi santri putra akan dibimbing oleh Ustadz dan santri putri dibimbing oleh Ustadzah. Untuk program ini tidak dibatasi usia maksimal. Bagi siapa saja yang ingin dan memiliki semangat untuk menghafal Al-QurAoan bisa bergabung dalam program ini. Pelaksanaan pembelajaran tahfidz lis syabab ini meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Pondok Pesantren Tahfidz QurAoan At-Taqwa: Adalah model pendidikan yang menerapkan kurikulum terpadu antara Tahfidz alQurAoan, materi kepesantrenan dan sekolah formal tingkat SMPIT/SMAIT. Program 30 Juz Tingkat SMPIT / SMAIT dan Program 30 Juz 3 Tahun. Tahsin Tilawah Bersanad: Adalah Pembinaan dalam membaca Al-Qur'an, baik dalam hal makharijul huruf, kaidah tajwid, maupun tartilnya. Bagi peserta yang sudah menyelesaikan program ini akan memperoleh sanad silsilah bacaan Al-Qur'an yang sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran adalah upaya yang dilakukan oleh pendidik untuk merealisasikan rancangan yang telah disusun baik di dalam silabus maupun rencana oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan pembelajaran menunjukkan penerapan langkah-langkah metode dan strategi kegiatan belajar mengajar. Evaluasi Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan Di RTQ At-Taqwa Kota Cirebon: Hasil merupakan buah dari suatu aktivitas baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja dikerjakan. Keberhasilan dalam proses pengajaran hafalan al-QurAoan adalah berhasilnya siswa dalam memenuhi target dalam belajar atau kemampuan siswa untuk menyelesaikan program menghafal dengan target-target yang telah ditetapkan. Target hafalan yang harus dicapai sudah ditentukan oleh RTQ At-Taqwa Kota Cirebon yaitu sebagai berikut a. Usia 2,5-5 tahun target hafalan 1 baris setiap pertemuan. Usia 6-8tahun target hafalan 2 baris setiap pertemuan, c. Usia 9-12 tahun target hafalan Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 3 baris setiap pertemuan, d. Syabab (Usia 13 tahun ke ata. targer hafalan 5 baris setiap pertemuan, e. Tahfidz pondok pesantren target 1 halaman setiap pertemuan. Untuk mengetahui hasil pembelajaran siswa tersebut maka diadakan evaluasi Evaluasi pembelajaran adalah proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan guna mengumpulkan informasi tentang proses serta hasil belajar peserta didik. Evaluasi pembelajaran mutlak dilakukan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah berkembang, tidak hanya dari hafalan santri tapi juga perilaku sehari-hari siswa. Evaluasi yang dilakukan di RTQ antara lain: Evaluasi harian yaitu evaluasi yang dilaksanakan setiap harinya. Ketika peserta didik sedang setoran pada jam mengaji di pagi dan siang hari. Apabila terjadi kesalahan ustadz langsung memberikan pembenahan sampai siswa tersebut benar-benar fasih dan tertil, serta tidak akan memberi ijin ke hafalan sebelumnya. Evaluasi mingguan yaitu dilaksanakan seminggu sekali pada hari JumAoat. Caranya adalah dengan menujuk salah satu siswa untuk membaca hafalan yang diperolehnya, sementara siswa yang lain menyimak. Evaluasi bulanan yaitu dilaksanakan pada hari Sabtu Pon sebulan sekali. Modelnya adalah simaAoan secara serempak. Semua siswa yang telah menghafal wajib membaca hafalannya secara bergantian. Evaluasi semesteran yaitu dilaksanakan pada mid semester dan semester QurAoan yang diselenggarakan pada setiap bulan Oktober. Desember. Maret, dan Juni. Evaluasi tahunan ada 2 macam. Pertama dilaksankan terhadap seluruh santri dengan cara memberi sebagian terakhir dari perolehan hafalannya. Sedangkan yang kedua evaluasi yang dilaksanakan setahun sekali ketika siswa telah hatam bil ghaib sebanyak 30 Evaluasi ini biasa dilaksanakan setiap siswa yang telah khatam. Waktunya kondisional dengan disimaAo langsung oleh ustadz dan akan ditashih menjelang pelaksanaan Haflah Khotmil QurAoan. Setelah khatam al-QurAoan 30 juz siswa akan diwisuda dengan proses Haflah Khotmil QurAoan. KESIMPULAN Berdasarkan analisis logis terhadap temuan dan pembahasan penelitian yang diuraikan di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut: Perencanaan Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ. Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ At-Taqwa Kota meliputi 3 yaitu . Sumber Daya Manusia (SDM). Program Kegiatan. Sarana Prasarana. Dalam Perencanaan pembelajaran juga memiliki program tahunan, program semesteran, dan rencana Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran di Rumah Tafidz QurAoan (Rt. At-Taqwa Kota Cirebon Inna Malviana1. Didin Nurul Rosidin 2. Asep Mulyana3. Syibromilisi4 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 pembelajaran harian. Adapun perencanaan pembelajaran harian dilakukan oleh individu setiap guru tahfidz, fleksibelitas menurut kemampuan dan kondisi di lapangan. Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon, murajaAoah hafalan menjadi suatu hal yang wajib ditunaikan sebelum menambah hafalan. di RTQ At-Taqwa terdapat program unggulan. yaitu tahfidz for kids, tahfidz lissyabab, pesantren tahfidz al-QurAoan dan tahsin tilawah bersanad. Metode yang digunakan yaitu TTM (Talqin. Tikror. MurojaAoa. Evaluasi Pembelajaran Tahfidz di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilaksanakan dalam bentuk lisan, tulisan, ataupun perbuatan. Guru yang berperan sangat penting dalam evaluasi harian, baik dari segi akhlak ataupun target harian. Evaluasi pekanan dan bulanan, guru melaporkan capaian dan catatan anak didiknya masing-masing kepada Ketua RTQ. DAFTAR PUSTAKA