Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 KAJIAN DESKRIPTIF TENTANG POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR DI POS BANDARA SMB II PALEMBANG BKK KELAS I PALEMBANG Merry Natalia Panjaitan1. Asrita Fajriani2. Fahmi Rizal3 Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang1,2,3 white_phanter_pjtn@hotmail. thea@gmail. fa_ril42@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Meningkatnya angka kejadian penyakit tidak menular (PTM) menjadi masalah kesehatan masyarakat saat ini. Oleh karena itu perlu dilibatkan peran serta masyarakat untuk mengendalikan PTM dengan melaksanakan program Posbindu PTM. Tujuan: Mengetahui gambaran deskriptif penyakit tidak menular. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif menggambarkan distribusi frekuensi kegiatan Posbindu PTM di Pos Bandara SMB II Palembang tanggal 25 Februari 2025. Sampel accidental sampling, populasi adalah seluruh peserta kegiatan POSBINDU PTM di Pos Bandara SMB II Palembang sebanyak 89 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil: Posbindu PTM di Pos Bandara SMB II Palembang dikunjungi oleh masyarakat yang ada di Bandara SMB II Palembang, mayoritas laki-laki . ,91%), berusia 20 Ae 44 tahun . ,16%), berpendidikan SMA/sederajat . ,54%), sudah menikah . ,42%). Berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah dan kadar lipid dalam darah, peserta Posbindu PTM di Pos Bandara SMB II Palembang mayoritas tekanan darah normal . ,8%), kadar lipid dalam darah mayoritas normal. Saran: Dengan adanya Posbindu PTM masyarakat dapat mengaplikasikan perilaku CERDIK sedini mungkin, untuk BKK Kelas I Palembang agar memberikan edukasi tentang penyakit tidak menular dan inovasi yang menarik minat Masyarakat untuk berkunjung ke Posbindu PTM. Kata Kunci: Posbindu. Penyakit Tidak Menular ABSTRACT Background: The increasing incidence of non-communicable diseases (NCD. has become a public health issue today. Therefore, community participation is needed to control NCDs by implementing the Posbindu PTM program. Objective: To determine the descriptive profile of non-communicable Methods: This study used a descriptive study method to describe the frequency distribution of NCD Posbindu activities at SMB II Palembang Airport on February 25, 2025. The sample was selected using accidental sampling, with the population consisting of all participants in the NCD POSBINDU activities at SMB II Palembang Airport, totaling 89 people. Data analysis used univariate Results: The NCD Posbindu at SMB II Palembang Airport was visited by individuals present at SMB II Palembang Airport, with the majority being male . 91%), aged 20Ae44 years . 16%), having a high school education or equivalent . 54%), and married . 42%). Based on blood pressure and blood lipid level measurements, the majority of participants at the Non-Communicable Disease Health Post at SMB II Palembang Airport had normal blood pressure . 8%) and normal blood lipid Suggestions: With the presence of the PTM Health Post, the community can adopt the CERDIK behavior as early as possible. The Palembang Class I Health Office is encouraged to provide education about non-communicable diseases and introduce innovative approaches to attract community interest in visiting the PTM Health Post. Keywords : Posbindu. Non- Dommunicable diseadsease | 252 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PENDAHULUAN mendominasi jumlah penduduk. Dengan Pergeseran pola kejadian penyakit Indonesia demikian, pencegahan berperan penting dalam mengurangi risiko PTM. (Sarif pergeseran epidemiologi, dengan penyakit Febriandi. Safirina Aulia Rahmi 2. (PTM) Program Pos Pembinaan Gangguan (Posbind. PTM Terpadu dikenal sebagai penyakit tidak menular pemerintah Indonesia sebagai cara praktis (PTM) ini semakin sering terjadi, dan untuk mengelola PTM melalui inisiatif pemberdayaan masyarakat. (RI 2. signifikan pada sistem Jaminan Kesehatan Berdasarkan hasil penelitian oleh Nasional (JKN). PTM dulunya lebih umum Dina Zakiyyatul Fuadah . adapun terjadi pada orang lanjut usia, namun kini juga terjadi pada orang dewasa muda. tingkat pengetahuan penderita hipertensi Diperkirakan jumlah kasus PTM akan terus tentang Posbindu PTM dalam kategori meningkat di masa mendatang jika tidak Pemanfaatan Posbindu PTM oleh (Dwisetyo Analisa Indonesia menggunakan uji statistik Rho Spearman A= perubahan lingkungan, dan pergeseran gaya 0,05didapatkan nilai signifikan (P Valu. 0,004 < 0,05, sehingga terdapat hubungan dan pergeseran pengetahuan penderita hipertensi dengan tersebut telah mengubah pola penyakit di pemanfaatan Posbindu PTM. Peningkatan masyarakat yang saat ini didominasi oleh derajat kesehatan dapat diupayakan melalui PTM. Perubahan trend Perkembangan diikuti dengan pergeseran Sebelumnya. PTM pola penyakit. Posbindu PTM di setiap wilayah binaan puskesmas, selain itu peran serta tenaga ditemukan pada orang tua. Saat ini kesehatan serta kader sangat diperlukan prevalensi penyakit semakin meningkat untuk lebih mensosialisasikan tentang pada kelompok usia produktif. Indonesia Posbindu PTM ke masyarakat khususnya diperkirakan akan penderita penyakit tidak menular. demografi dimana | 253 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Sedangkan P. , yang memiliki wilayah penelitian oleh Ratna Lestari, at al . dimana hasil yang diperoleh dari kegiatan Sumatera Selatan. BKK Kelas I Palembang ini adalah terbentuknya Posbindu PTM, memiliki program kerja salah satunya Provinsi pengukuran tekanan darah, lingkar perut, menular melalui program Posbindu PTM berat badan, dan tinggi badan. Selain itu yang dilaksanakan di setiap wilayah kerja, peningkatan pengetahuan kader sebanyak salah satunya di Pos Bandara SMB II 13 orang . ,25%). Terdeteksi risiko PTM Palembang. pada pertemuan pertama sampai ketiga diantaranya mayoritas tekanan darah berada METODE PENELITIAN pada rentang normal 42,9%. 39,5%. Penelitian ini menggunakan desain 42,1%. Teridentifikasi 42,1% mengalami studi deskriptif yang bertujuan untuk pre hipertensi pada pertemuan kedua, bahkan ada 2 orang . ,8%) yang menderita kegiatan Posbindu PTM di Pos Bandara hipertensi derajat 2. IMT pada tiap SMB II Palembang. Dengan menggunakan pertemuan mayoritas pada kategori normal. Kartu Tunas (Kartu Nak Seha. Populasi namun masih ditemukan 29% dengan adalah seluruh orang yang mengikuti kategori IMT obesitas 1. Lingkar perut pada kegiatan Posbindu PTM di Bandara SMB II pertemuan 1 dan 2 tergolong normal. Palembang pada bulan Februari 2025. namun pada pertemuan ke-3 teridentifikasi Kegiatan ini dilakukan dengan 5 meja, lingkar perut sebesar 81,88 cm pada wanita. dimana meja 1 adalah pendaftaran peserta Pemberdayaan kader untuk mendeteksi dini . eserta baru dan peserta dengan kartu PTM di Posbindu PTM diharapkan mampu tuna. , meja 2 adalah wawancara . enggali faktor risiko PTM peserta Posbindu PTM), meningkatkan motivasi masyarakat untuk meja 3 adalah pengukuran fisik, yaitu mendeteksi dini faktor risiko PTM. pengukuran berat badan, tinggi badan dan Balai PTM Kekarantinaan Kesehatan lingkar perut, meja 4 adalah pemeriksaan (BKK) Kelas I Palembang merupakan Unit tekanan darah, kadar kolesterol, trigliserid. Pelaksana Teknis Kementerian gula darah sewaktu dan asam urat, meja 5 Kesehatan RI dibawah naungan Direktorat adalah konseling dan pemberian obat. Jenderal Penanggulangan Penyakit (Ditjen Analisis data kegiatan ini menggunakan (UPT) | 254 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 HASIL PENELITIAN variabel dan disajikan dalam bentuk distribusi tabel dan frekuensi. Tabel 1. Distribusi Peserta Menurut Jenis Kelamin. Umur. Pendidikan. Status Pernikahan Karakteristik Frekuensi . Persentase (%) Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Usia < 20 Tahun 20-44 Tahun 45-54 Tahun 55-59 Tahun 60-69 Tahun Pendidikan SMP SMA Sederajat Status Pernikahan Belum Menikah Menikah Cerai Dari tabel 1 menunjukkan bahwa terendah kelompok umur 60 Ae 69 tahun peserta kegiatan Posbindu PTM paling sebanyak 1 orang . ,12%). Dari tabel diatas banyak berjenis kelamin laki-laki yakni 64 juga dapat dilihat bahwa dari 89 peserta orang . ,91%), sedangkan perempuan memiliki pendidikan paling banyak adalah sebanyak 25 orang . ,09%) dengan umur SMA sederajat yaitu 61 orang . ,54%), terbanyak adalah kelompok umur 20 Ae 44 dan status pernikahan terbanyak adalah tahun sebanyak 66 orang . ,16%) dan menikah sebanyak 52 orang . ,42%). | 255 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 2. Distribusi Peserta Menurut Kategori Tekanan Darah Karakteristik Frekuensi . Persentase (%) Tekanan Darah : Rendah Normal Tinggi Dari tabel 2 menunjukkan bahwa sebanyak 55 orang . ,8%), dan ada 1 peserta kegiatan Posbindu PTM paling orang peserta memiki tekanan darah banyak memiliki tekanan darah normal Karakteristik Kolesterol (CHOL): Normal Normal Batas Tinggi Tinggi Tabel 3. Distribusi Peserta Menurut Profil Lipid Frekuensi . Trigliserida (TG) : Normal Normal Batas Tinggi Tinggi Gula Darah Sewaktu (GDS) : Normal Tinggi Asam Urat (AU) Pada Perempuan : Normal Tinggi Asam Urat (AU) Pada Laki Ae Laki : Normal Tinggi Dari tabel 3 menunjukkan bahwa peserta Posbindu PTM paling banyak memiliki kadar kolesterol normal sebanyak Persentase (%) . ,56%), gula darah sewaktu hampir seluruhnya normal sebanyak 85 orang. ,51%). Untuk pengukuran asam urat pada peserta perempuan dan laki-laki didapat trigliserida normal sebanyak 46 orang hampir seluruhnya normal sebanyak 23 . ,30%). Sedangkan hasil pengukuran orang peserta perempuan . %), dan 49 orang peserta laki-laki . ,56%). | 256 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PEMBAHASAN mengatakan bahwa status Berdasarkan menunjukkan bahwa proporsi peserta laki- laki lebih banyak berkunjung ke Posbindu dukungan dari tetangga dan keluarga PTM sebesar 71,91%. Hal ini tidak sejalan terutama pasangan. dengan penelitian Helmi at al . bahwa Tekanan darah merupakan suatu peserta Posbindu PTM di dominasi oleh gaya dorongan yang memberikan tekanan pada volume darah ke dinding arteri saat Berdasarkan jantung memompa darah keseluruh tubuh menunjukkan bahwa proporsi rentang usia yang ditentukan dengan menggunakan alat 20 Ae 44 tahun lebih banyak berkunjung ke ukur sphygmomanometer dan stethtoscope. Posbindu PTM. Hal ini sejalan dengan (Magder 2. Penulis mengkategorikan penelitian M. Rusdi Firdaus, dkk . tekanan darah menjadi 3 kategori, yaitu bahwa usia dewasa lebih banyak melakukan rendah (C 90/60 mmH. , normal (> 90/60 kunjungan ke Posbindu PTM. (Muhammad d 139/89 mmH. dan tinggi (C 140/90 Rusdi Firdaus. Dewi Anggriani Harahap mmH. Pada Berdasarkan menunjukan proporsi responden mayoritas memiliki tekanan darah normal. Hal ini SMA Kadek melakukan kunjungan ke Posbindu PTM. Nuryanto, dkk Hal ini sejalan dengan penelitian Irna, dkk . bahwa peserta yang berkunjung ke . Lasma . bahwa responden Posbindu PTM memiliki tekanan darah (Nuryanto Posbindu PTM. (Irna Juita 2022. Sinurat. Marbun, and Syapitri 2. Dewi Tafwidhah et al. Lemak darah atau yang sering dikenal dengan profil lipid merupakan salah Sedangkan hasil penelitian lain . dan Yuyun, dkk satu sumber tenaga dalam tubuh yang berupa komponen lemak yang terletak menikah lebih banyak berkunjung ke didalam pembuluh darah. Lemak darah juga Posbindu PTM. Hal ini sejalan dengan berfungsi sebagai pengangkut vitamin, penelitian Halimatussakdiyah . yang membentuk dinding sel serta hormon- | 257 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 hormon steroid. Namun jumlah lemak Trigliserida dibentuk dari gliserol dan darah yang tinggi dapat mengakibatkan lemak yang ada dalam makanan yang resiko penyakit yang berbahaya, seperti dikonsumsi secara berlebihan. (Rachmat C, penyakit jantung dan pankreatitis. (Spiritia Ticoalu Untuk mengukur tingkat lemak mengkategorikan trigliserida menjadi 3 kategori, yaitu normal (< 150 mg/dL), normal batas tinggi . Ae 199 mg/dL), dan trigliserida dan fosfolipid. Penulis tinggi (C 200 mg/dL). Kolestrol merupakan salah satu Pada kegiatan ini kadar trigliserida komponen lemak atau zat lipid dan peserta Posbindu PTM mayoritas normal. merupakan salah satu zat gizi yang sangat Gula darah sewaktu (GDS) merupakan diperlukan oleh tubuh selain zat gizi parameter pemeriksaan kadar gula darah yang dapat diukur setiap saat, tanpa vitamin dan mineral. (Lestari. Harna, memperhatikan waktu pasien terakhir kali Penulis (Febby. A 2. Pada penelitian mengkategorikan kolesterol menjadi 3 ini penulis mengkategorikan gula darah kategori, yaitu normal (< 200 mg/dL), sewaktu menjadi 2, yaitu normal (< 200 normal Batas Tinggi . Ae 239 mg/dL) dan mg/dL). Tinggi (C 200 mg/dL) proporsi tinggi (C 240 mg/dL). rentang usia 20 Ae 44 tahun lebih banyak Novianti Berdasarkan penelitian ini didapat bahwa kadar gula kolesterol peserta Posbindu PTM di Pos darah sewaktu peserta Posbindu PTM Bandara SMB II Palembang mayoritas adalah normal. Hal ini sejalan dengan Hal ini sejalan dengan penelitian I penelitian Yuyun, dkk . , bahwa Kadek Nuryanto, dkk . Rusmini, dkk peserta yang berkunjung ke Posbindu PTM . dan Lasma . bahwa peserta mayoritas memiliki kadar gula normal. (Tafwidhah et al. Posbindu PTM Asam urat merupakan salah satu (Nuryanto and Dew. Trigliserida atau produk dari hasil metabolisme yang terjadi yang sering disebut triasilgliserol adalah pada tubuh manusia yang berasal dari salah satu jenis lemak yang terdapat dalam makanan yang telah dikonsumsi, dengan kata lain hasil metabolisme purin dalam berkunjung ke Posbindu PTM BDari hasil | 258 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2025. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Kadar asam urat normal di dalam KESIMPULAN darah adalah sekitar 1,5Ae6,0 mg/dL pada Dari wanita dewasa dan 2,5Ae7,0 mg/dL pada pria disimpulkan bahwa peserta Posbindu PTM pada tanggal 25 Februari 2025 mayoritas Dari hasil penelitian ini kadar asam laki-laki, berusia 20 Ae 44 tahun, dengan urat peserta Posbindu PTM mayoritas Hal ini sejalan dengan penelitian lainnya dengan status menikah. Sedangkan Yuyun, dkk . , bahwa peserta Posbindu pengukuran tekanan darah, kolesterol. PTM memiliki kadar asam urat normal. trigliserida, gula darah sewaktu dan asam (Tafwidhah et al. urat mayoritas normal. Dari kegiatan Adapun asumsi peneliti dimana Pos SMA/sederajat Posbindu PTM ini diharapkan masyarakat Pembinaan Terpadu (Posbind. Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan peran mengendalikan penyakit tidak menular, serta dapat mendeteksi sedini mungkin. CERDIK, kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM yang dilaksanakan secara SARAN terpadu, rutin, dan periodik. Sasaran utama Bagi institusi pelaksana. BKK Kelas program Posbindu PTM adalah kelompok I Palembang agar dapat memberikan masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas. Program masyarakat berkunjung dalam kegiatan Posbindu Posbindu PTM PTM, penemuan dini faktor risiko penyakit tidak brosur/pamflet/banner menular pada masyarakat agar segera tidak menular . DM, jantung, mendapatkan penanganan yang sesuai. kanker, dan PPOK) yang dapat dibagikan kepada peserta Posbindu PTM. DAFTAR PUSTAKA