Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra P-ISSN: 1978-8800. E-ISSN: 2614-3127 http://journal. um-surabaya. id/index. php/Stilistika/index Vol. 16 No. Juli 2023, hal 215-224 SISTEM TRANSITIVITAS DALAM WACANA BERITA TRAGEDI KANJURUHAN MALANG TRANSITIVITY SYSTEM IN THE KANJURUHAN MALANG TRAGEDY NEWS DISCOURSE Sukiman Sukiman1*. Anang Santoso2. Febri Taufiqurrahman3 Pendidikan Bahasa Indonesia. Universitas Billfath Lamongan. Indonesia1 Pendidikan Bahasa Indonesia. Universitas Negeri Malang. Indonesia 2,3 pbibillfath@gmail. com1, anang. fs@um. fs@um. *penulis korespondensi Info Artikel ABSTRAK Sejarah artikel: Diterima: 2 Desember 2022 Direvisi: 28 Juni 2023 Disetujui: 29 Juli 2023 Kata kunci: Transitivitas. Wacana. Berita. Tragedi Kanjuruhan Media massa menyajikan informasi dari sudut pandang penulis, sehingga cenderung menimbulkan persepsi yang berbeda dari pembaca. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ketransitifan dalam wacana berita Tragedi Kanjuruhan dari tiga media massa online. Metode yang digunakan, yaitu kualitatif dengan pendekatan analisis wacana tentang ketransitifan dari Halliday. Data penelitian ini bersumber dari tiga media massa, yaitu Kompas. Detiknews, dan Tempo. Analisis data menggunakan model ketransitifan dari teori Linguistik Sistemik Fungsional. Dari hasil penelitian ditemukan jenis proses, yaitu material, perilaku, mental, dan Pada berita AuKontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan: Aparat Dimobilisasi Pertengahan Babak Ke-dua Ay ditemukan 6 proses material, 5 proses perilaku, dan 1 proses mental. Berita Au4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi KanjuruhanAy ditemukan 14 proses material, 6 proses perilaku, 1 proses mental, dan 5 proses relasional. Pada berita Au8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan MalangAy ditemukan 4 proses material, 14 proses perilaku, dan 1 proses relasional. Hal ini menunjukkan bahwa dalam penyajian berita, penulis lebih dominan menggunakan proses material dan perilaku untuk membangun narasi kepada pembaca sedangkan sirkumstan yang ditemukan menunjukkan tempat, waktu, penyerta, penyebab, dan masalah. Article Info ABSTRACT Article history: Received: 2 December 2022 Revised: 28 June 2023 Accepted: 29 July 2023 The mass media presents information from the author's point of view, so it tends to generate different perceptions from readers. Thus, this study aims to examine the form of transitivity in the Kanjuruhan Tragedy news discourse from three online mass media. The method used is qualitative with a discourse analysis approach on transitivity from Halliday. The research data comes from three mass media, namely Kompas. Detiknews, and Tempo. Data analysis used the transitivity model of Systemic Functional Linguistics theory. From the research results found the types of processes, namely material, behavioral, mental, and relational. In the news "Contrast Finds Awkwardness in the Kanjuruhan Tragedy: Officials are Mobilized in the Middle of the Second Half" found 6 material processes, 5 behavioral processes, and 1 mental process. The news "4 Things TGIPF's Latest Findings in the Kanjuruhan Tragedy" found 14 material processes, 6 behavioral processes, 1 mental process, and 5 relational processes. In the news "8 Facts of Police Findings in the Kanjuruhan Malang Tragedy" found 4 material processes, 14 behavioral processes, and 1 relational process. This shows that in presenting news, the author is more dominant in using material processes and behavior to build narratives for readers while the Keyword: Transitivity. Discourse. News. Kanjuruhan Tragedi Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. circumstance found shows place, time, accompaniment, causes, and Copyright A 2023. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra DOI: http://dx. org/10. 30651/st. PENDAHULUAN Penelitian tentang ketransitifan dalam wacana sudah banyak dilakukan. Pertama. Sistem Transitivitas dalam teks Pidato Pelantikan Presiden RI Joko Widodo (Kusuma & Darma Laksana. Hasil penelitian yang dilakukan Kusuma menemukan beberapa tipe proses, yaitu material, mental, verbal, relasional, dan tingkah laku. Masingmasing proses diikuti oleh partisipan. Sirkumstan yang terdapat dalam teks, yaitu sirkumstan waktu dan situasi. Kedua. Transitivitas dalam Teks Peradilan Indonesia: kajian Linguistik Fungsional Sistemik (Fitri et al. , 2. Hasil penelitian, ditemukan proses material diperoleh sebanyak 5. %) sebagai urutan pertama. Proses mental sebanyak 2. %) dan prosses wujud diperoleh sebanyak 616 . %). Selain itu, pada teks tersebut ditemukan adanya perbuatan pelaku yang direalisasikan melalui Ketransitifan berkaitan dengan adanya verba yang mengikuti objek dan (Arisnawati, 2. Ketransitifan dalam linguistik sistemik fungsional berakar dari fungsi representasi bahasa, yang berfungsi untuk menyandikan suatu pengalaman tentang dunia dan memberikan gambaran tentang realita (Santoso, 2. Menurut Halliday . menyatakan satu unit direalisasikan dalam bentuk klausa, yaitu . proses, . partisipan, . dan Proses merujuk pada suatu aktivitas yang terjadi dalam klausa, yaitu tata bahasa tradisional dan formal yang disebut verba. Partisipan merupakan orang atau bahkan benda yang terlibat dalam proses. Sirkumstan merupakan lingkungan tempat proses itu terjadi. Menurut (Halliday & Webster, 2009. proses material, mental, dan relasional menjadi bagian utama dalam sistem ketransitifan sedangkan verba, perilaku, dan wujud adalah tipe proses yang termanifestasi dalam ketiga proses utama. Pada proses material terdapat partisipan berupa pelaku, yang terdiri dari actor, goal, dan range. Partisipan pada proses mental, yaitu pengindera dan fenomena. Partisipan dalam proses verbal, yaitu pembicara, perkataan, dan penerima. Partisipan dalam proses perilaku, yaitu petingkah laku, perkataan, penerima, dan Proses relasional, yaitu penyandang, atribut, bentuk, dan nilai. Dalam Penelitian tentang ketransitifan sampai saat ini masih perlu dilakukan karena perkembangan zaman yang membuat munculnya berbagai macam wacana di tengah masyarakat (Isnah S. , 2. Wacana yang baru-baru ini muncul, yaitu Tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang. Jawa Timur. Tragedi Kanjuruhan merupakan tragedi meninggalnya supporter Arema pada laga pertandingan BRI Liga 1. Tragedi tersebut memakan korban sebanyak 132 suppoerter Arema meninggal Sontak tragedi ini menjadi berita nasional yang dinarasikan dengan berbagai persepektif dari media massa. Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. Berita dijadikan sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Namun, pembuat berita lebih tertarik untuk menonjolkan tujuan dan maksud redaksi dengan menggunakan berbagai perspektif tertentu terhadap kejadian yang dilaporkan. Berita dianggap memiliki kualitas kenetralan namun kenyataannya tidak demikian, justru berita cenderung menyajikan sesuatu berdasarkan sudut pandang penulisnya (Sholikhati, 2. Dengan demikian, wacana yang disajikan oleh redaksi mengarah pada pembingkaian persepsi Persepsi tersebut dapat mengarahkan audiens atau pembaca percaya terhadap informasi yang disampaikan oleh pihak tertentu (Batari Fatimah, 2023. Kusno & Bety, 2. Dalam Linguistik Fungsional Sistemik, merupakan sistem arti dan sistem lain untuk merealisasikan arti tersebut. bahasa berkaitan dengan fenomena sosial dan bahasa adalah teks yang terkonstruk (Pamungkas & Santoso. Penerapan wacana pada pemakaian Wacana memiliki sifat konstitutif yang tersusun agar dipahami sebagai jenis bahasa dalam bidang tertentu (Isnah, 2. Wacana merupakan satuan kebahasaan yang memiliki hubungan dengan konsep Masyarakat umum memandang bahasa sebagai gagasan awal yang belum matang yang sengaja dilontarkan untuk mendapatkan tanggapan (Mulae & Mahdi, 2014. Putra et al. , 2. Wacana yang dilontarkan oleh media massa masih perlu untuk dikaji ulang agar tidak menimbulkan Penggunaan kata yang kurang tepat atau pemakaian bahasa yang tidak sesuai akan mengaburkan maksud sebenarnya sebuah peristiwa. Bahasa dapat menjadi ancaman apabila diredaksikan tidak sesuai dengan struktur aslinya. Bahasa berperan penting dalam menyajikan sumber informasi dan ilmu pengetahuan. karena itu, media masa sebagai penyampai informasi publik harus menyajikan sebuah informasi tanpa ada maksud propaganda (Eriyani, 2. Kajian terhadap isi berita agar mengetahui ideologi penulis dapat dilakukan secara transparan melalui sistem ketransitifan agar teks tersebut dapat dipahami dari berbagai proses. Teks berita menggunakan bahasa tulis dalam menyajikan sebuah informasi. Teks berorientasi dengan tujuan sosial, teks tersebut memiliki sesuatu yang (Assyuza Miftahulkhairah. Fungsi ideosional bahasa seperti yang dikemukakan oleh (Halliday & Webster, 2009. merupakan fungsi bahasa baik dilihat dari pewarta maupun penulis yang berkaitan dengan pengalamannya serta berhubungan dengan fenomena nyata di dunia. Selain itu, pengalaman internal dalam alam bawah sadar, reaksi, pemahaman, dan Fungsi ideosional umumnya ketransitifan dalam tata bahasa. Dengan demikian penelitian ini mencoba untuk mengkaji ketransitifan dalam berita online di media massa Tempo. Detiknews, dan Kompas tentang Tragedi Kanjuruhan. METODE Penelitian ini termasuk dalam jenis Penelitian kualitatif berkaitan dengan fenomena yang terjadi. Selain itu, penelitian kualitatif berupa pendeskripsian dalam bentuk kata-kata. (Sugiyono, 2. Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. Penelitian pendekatan analisis wacana tentang Linguistik Fungsional Sistemik untuk menganalisis sistem transitivitas dan konteks situasi dalam berita online tentang tragedi Kanjuruhan. Malang (Isnah, 2. Data dalam penelitian ini diambil dari tiga media massa online, yaitu . Metode pemahaman secara lebih mendalam tentang makna dari isi berita. Teks berita dibaca secara berulang-ulang untuk mengetahui maksud penulis Analisis data dilakukan dengan menggunakan model ketransitifan dari teori Linguistik Sistemik Fungsional (Halliday Webster. Transitivitas merupakan representasi dari fungsi pemaparan linguistik. Pemaparan tentang Linguistik Sistemik Fungsional didasarkan pada tiga bentuk, yaitu proses, partisipan, dan PROSES KETRANSITIFAN PARTISIPAN SIRKUMSTAN Gambar 1: Sistem Transitivitas HASIL DAN PEMBAHASAN Proses Material Proses gambaran tindakan fisik yang dalam hal ini memiliki hubungan dengan partisipan, yaitu actor dan goal (Mulae & Mahdi, 2. Actor biasa dikenal dengan subjek atau pelaku utama, sedangkan goal sebagai subjek tambahan yang tidak terlibat secara Menurut (Halliday & Matthiessen, 2. proses material merupakan tindakan-tindakan fisik dalam kehidupan nyata pada dunia ini. Partisipan dalam proses material umumnya terdiri dari partisipan Actor. Partisipan Goal. Partisipan Scope. Partisipan Attribute. Partisipan Client, dan Partisipan Recipient. Partisipan berfungsi sebagai goal, scope, attribute, client, dan recipient. Partisipan sebagai goal, orang atau kelompok yang mendapat pengaruh dari tindakan (Inayati & Sujina. Partisipan sebagai scope, orang atau kelompok yang tidak dipengaruhi Partisipan sebagai attribute, menghubungan sesuatu dengan yang Partisipan sebagai client, orang atau kelompok yang melakukan suatu tindakan. Partisipan sebagai recipient, orang atau kelompok yang menerima sesuatu. Hasil penelitian pada isi berita AuKontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan: Aparat Dimobilisasi Pertengahan Babak KeduaAy. Isi berita tersebut secara umum dapat dikatakan terlihat mengalami proses material. Berita Au4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi KanjuruhanAy juga mengalami proses material. Berita Au8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan MalangAy proses perilaku. Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. Analisis Transitivitas Pada Berita AuKontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan: Aparat Dimobilisasi Pertengahan Babak KeduaAy Data 1: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontra. menemukan hal ganjil dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 Dari data 1 ditemukan adanya proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses pada data tersebut berupa proses Partisipan yang ditemukan, yaitu actor, karena partisipan terlibat secara langsung. Sirkumstan berupa keterangan tempat dan keterangan Data 2: Kami menemukan bahwa pengerahan aparat keamanan dengan aparat keamanan yang membawa gas air mata itu pertengahan babak kedua. Pada data 2 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses berupa proses material dan proses Partisipan berupa actor dan goal sedangkan sirkumstan berupa Data 3: Andi mengutip Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 bahwa dalam hal penggunaan kekuatan ada tahap-tahap awal yang harus dilakukan apparat sebelum tiba pada keputusn untuk menembakkan gas air Dari data 3 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses dalam data tersebut berupa proses perilaku dan proses material. Partisipan berupa actor dan goal. Sirkumstan yang hadir berupa sebab. Data 4: Media asal Amerika the washington post melakukan investigasi terkait penggunaan gas air mata bahwa dalam hal penggunaan kekuatan dalam tragedi yang menewaskan 131 orang tersebut. Pada data 4 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses dalam bentuk perilaku dan mental. Partisipan, partisipan langsung, yaitu actor dan partisipan tidak langsung, yaitu goal. Sirkumstan berupa masalah dari proses. Data 5: Komnas HAM dalam hal investigasi terhadap sejumlah jenazah menyebut mayoritas penyebab meninggalnya 131 korban karena sesak napas dan gas air mata. Dari data tersebut hanya terdapat proses dan partisipan. Proses yang mucul berupa proses material dan mental, sedangkan partisipan dalam bentuk actor dan goal. Analisis Transitivitas Pada Berita Au4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi KanjuruhanAy Data 6: Tim Gabungan Independen Pencari Fakta mengungkapkan temuan terbaru investigasi tragedi Kanjuruhan. Pada data 6 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses dalam bentuk material dan perilaku. Partisipan berupa actor yang terlibat Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. secara langsung. Sirkumsan berwujud keterangan tempat. Data 7: Tim Gabungan Independen Pencari Fakta menemukan bahwa Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur tidak layak untuk menggelar pertandingan dengan risiko tinggi. Pada data 7 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses dalam bentuk material dan relasional. Partsipan berupa actor yang terlibat Sirkumstan dalam bentuk keterangan tempat. Data 8: Laga-laga Arema FC melawan Persebaya pada 1 Oktober 2022 salah satu pertandingan dengan risiko tinggi. Dari data 3 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses dalam bentuk perilaku dan material. Partisipan berupa actor yang menjadi pelaku utama. Sirkumstan dalam bentuk keterangan waktu. Data 9: Nugroho mengatakan pertandingan dengan risiko tinggi membutuhkan kalkulasi yang sangat konkret. Dari data 9 ditemukan proses dan Proses dalam bentuk material dan pelaku. Partisipan berupa actor yang berperan sebagai pelaku Data 10: Sementara yang saya lihat adalah pintu masuk berfungsi sebagai pintu keluar tapi itu tidak memadai. Pada data 10 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses terwujud dalam bentuk relasional dan Partsipan berupa actor sedangkan sirkumstan berupa lokasi. Data 11: TGIPF menemukan akses anak tangga di Stadion Kanjuruhan tidak ideal untuk kondisi ramai serta kondisi railing tangga yang tidak Dari data 11 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses material, perilaku, dan Partisipan berupa actor keterangan tempat. Data 12: Nugroho menuturkan bahwa merujuk safety discipline ada ukuran tertentu yang menjadi standar pembuatan anak tangga di stadion. Dari data 12 terdapat proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses berupa material dan perilaku. Partisipan berupa actor dan sirkumstan berupa keterangan tempat. Analisis Transitivitas Pada Berita Au8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan MalangAy Data 13: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejumlah temuan fakta hasil temuan tim investigasi dalam Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca laga BRI Liga 1 antara Arema FC Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Dari tada 13 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses terwujud dalam bentuk material. Partsipan berupa actor dan goal Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. sedangkan sirkumstan dalam bentuk keterangan tempat dan waktu. sedangkan partisipan dalam bentuk Data 14: Panitia pelaksana Arema FC mengirim surat permohonan Arema FC Persebaya yang akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2022 pukul 20. 00 WIB. Data 18: Kapolri menjelaskan Polres Malang telah membuat rencana jumlah personel 1. 073 untuk pengaman laga. Dari data 14 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses berupa perilaku, partisipan berupa actor dan goal sedangkan sirkumstan berupa keterangan waktu. Data 15: Polres menanggapi surat tersebut dengan balasan agar waktu pertandingan diubah menjadi pukul 15. 30 WIB dengan alasan keamanan. Pada data 15 ditemukan proses, partisipan, dan sirkumstan. Proses berupa perilaku, partisipan berupa actor sedangkan sirkumstan dalam bentuk terangan waktu. Data 16: PT Liga Indonesia (LIB) menolak permintaan tersebut penayangan dan ekonomi. Data 16 terdapat proses dan Proses berupa perilaku dan partisipan berupa actor. Data 17: PT LIB beralasan perubahan jadwal akan berdampak pada penayangan siaran langsung dan ekonomi hingga memunculkan finalti dan ganti rugi. Data 17 ditemukan proses dan Proses terbentuk dalam bentuk perilaku dan relasional Dari data 18 ditemukan proses dan Proses dalam bentuk material dan perilaku sedangkan partisipan dalam bentuk actor dan goal. Data 19: Melihat hal tersebut tim pengaman segera melakukan evaluasi pemain dan ofisial Persebaya Pada data 19 terdapat proses dan Proses berupa material dan perilaku sedangkan partisipan berupa actor dan goal. Data 20: Kapolri mengatakan personel kekuatan untuk mengamankan kiper Arema FC Adilson Mariga yang dikerumuni Aremania. Pada data 20 terdapat proses dan Proses berupa perilaku sedangkan partisipan berupa actor dan Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap tiga media massa online, ditemukan beberapa bentuk ketransitifan dalam ketiga media massa Bentuk ketransitifan tersebut, dapat dijelaskan sebagai berikut. Tabel 1 Ketransitifan dalam Berita Online Kontras Temukan Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan: Aparat Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. Dimobilisasi Babak Kedua No. Jenis Proses Material Perilaku Mental Pertengahan Jumlah Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa ada tiga jenis proses yang digunakan penulis berita dalam menyajikan berita, yaitu proses material sebanyak 6, proses perilaku sebanyak 5, dan proses Partisipan yang terlibat secara langsung, yaitu Kontras. Aparat Keamanan. Andi. Media Massa Amerika. Komnas HAM. Partisipan yang tidak terlibat dalam teks berita yaitu, actor dan goal. Actor merupakan partisipan yang terlibat secara langsung sedang goal partisipan yang tidak terlibat secara langsung. Actor dan goal dapat bertukar posisi jika dilihat dari susunan kalimat yang digunakan oleh penulis berita (Wijaya & Kartika, 2. Sirkumstan yang muncul berupa waktu, penyerta, sebab, dan masalah. Tabel 2 Ketransitifan dalam Berita Online 4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi Kanjuruhan No. Jenis Proses Material Perilaku Mental Relasional Jumlah Ketransitifan dalam media massa Detiknews ditemukan dalam empat jenis proses, yaitu proses material sebanyak 14, proses perilaku sebanyak 6, proses mental 1, dan proses relasional sebanyak 5. Partisipan yang terlibat langsung, yaitu Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Arema FC. Persebaya, dan Nugroho. Pada berita online 4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi Kanjuruhan bentuk partisipan yang ditemukan, yaitu actor dan goal yang sama-sama dapat bertukar peran di dalam penyajian teks berita. Bentuk sirkumstan yang terdapat dapat teks berita tersebut, yaitu tempat, lokasi, dan Tabel 3 8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan Malang No. Jenis Proses Material Perilaku Relasional Jumlah Ketransitifan dalam berita online 8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan Malang ditemukan tiga jenis proses, yaitu proses material sebanyak 4. Proses perilaku sebanyak 14. Proses relasional hanya 1. Partisipan yang terlibat, yaitu actor dan goal yang sama-sama dapat saling mengantikan posisi berdasarkan apa yang diinginkan oleh penulis berita. Bentuk sirkumstan yang ditemukan, yaitu waktu dan tempat. Sirkumstan hanya ditemukan pada data satu, dua, dan tiga. Jadi, ketransitifan lebih banyak dalam bentuk proses dan partisipan. PENUTUP Proses material dapat dikatakan menggambarkan sebuah tindakan fisik dan berkaitan dengan peran dari Pada proses material, yang memiliki hubungan proses dengan suatu pelaku disebut actor dan goal. Partisipan memiliki fungsi yang berbeda-beda, actor sebagai orang atau kelompok yang melakukan sebuah Goal orang atau kelompok yang dipengaruhi oleh sebuah tindakan. Dari tiga teks berita yang menjadi sumber data, ditemukan jenis proses, yaitu material, perilaku, mental, dan Pada berita AuKontras Temukan Kejanggalan Tragedi Sukiman. Santoso, dan Taufiqurrahman/Sistem Transitivitas dalamA Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. Juli 2023. Hal. Kanjuruhan: Aparat Dimobilisasi Pertengahan Babak KeduaAy ditemukan 6 proses material, 5 proses perilaku, dan 1 proses mental. Berita Au4 Hal Temuan Terkini TGIPF di Tragedi KanjuruhanAy ditemukan 14 proses material, 6 proses perilaku, 1 proses mental, dan 5 proses relasional. Pada berita Au8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan MalangAy ditemukan 4 proses material, 14 proses perilaku, dan 1 proses relasional. Hal ini menunjukkan bahwa dalam penyajian berita, penulis lebih dominan menggunakan proses material dan perilaku untuk membangun narasi kepada pembaca. DAFTAR PUSTAKA