Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 - 55 PELATIHAN MANAJEMEN WIRAUSAHA KULINER DAN COOKING CLASS SNACK BOX PADA UMKM DI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU Triyani Capeg Hadmandho1. Nurrahmawati2. Heffi Christya Rahayu3. Yulfita AoAini4 1,2,3,4Universitas Pasir Pengaraian E-mail: triyani@upp. Article History: Received: 27 Februari2025 Revised: 12 Maret2025 Accepted: 16 Maret2025 Keywords:UMKM. Manajemen Kuliner, snack box, digital ekonomi lokal Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rokan Hulu. Provinsi Riau, dalam mengelola usaha kuliner secara profesional dan inovatif. Fokus kegiatan terarah pada dua aspek utama, yaitu pelatihan manajemen wirausaha kuliner dan praktik langsung melalui cooking class pembuatan snack box yang memiliki nilai jual tinggi dan daya saing di pasar lokal maupun digital. Pelatihan ini mencakup materi perencanaan usaha, digital marketing, manajemen keuangan sederhana, serta pengemasan produk yang menarik dan higienis. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik langsung . ands-on trainin. Hasil pengabdian keterampilan peserta dalam merancang model bisnis kuliner sederhana, menyusun laporan keuangan dasar, serta menghasilkan produk snack box yang layak jual. Kegiatan ini juga mendorong semangat kewirausahaan perempuan dan generasi muda di Kabupaten Rokan Hulu. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal dan mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi melalui sektor industri rumah tangga. Pendahuluan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja nasional. Peran UMKM semakin strategis dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19, terutama di wilayah yang berbasis ekonomi lokal seperti Kabupaten Rokan Hulu. Provinsi Riau. Berdasarkan data Dinas Koperasi. Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Rokan Hulu tahun 2023, terdapat lebih dari 23. 000 UMKM yang tersebar di seluruh . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 Sedangkan menurut Hadmandho & Mella . , jumlah UMKM di Kabupaten Rokan Hulu adalah 27. 024 dan sangat potensial untuk dikembangkan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar bergerak di sektor perdagangan, pertanian olahan, serta makanan dan minuman . Sub-sektor kuliner memiliki peluang pertumbuhan yang tinggi karena didukung oleh budaya konsumsi masyarakat, tren makanan kekinian, serta potensi wisata kuliner lokal. Namun, masih banyak pelaku UMKM kuliner di Rokan Hulu yang menghadapi berbagai hambatan struktural maupun Permasalahan yang sering dihadapi oleh UMKM kuliner di Rokan Hulu antara lain adalah: Kurangnya pengetahuan manajerial dalam merancang dan menjalankan usaha berbasis rencana bisnis yang matang. Rendahnya keterampilan dalam digital marketing, padahal pemasaran daring semakin menjadi kebutuhan utama di era ekonomi digital. Minimnya kemampuan dalam pengemasan dan desain produk, sehingga produk yang dihasilkan kurang menarik dan kurang kompetitif di pasar. Tidak adanya pencatatan keuangan yang terstruktur, yang menyebabkan pelaku usaha kesulitan dalam menganalisis keuntungan dan mengembangkan usahanya. Kurangnya inovasi produk, yang menjadikan usaha stagnan dan sulit Merespons permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai solusi pemberdayaan berbasis peningkatan kapasitas, dengan pendekatan aplikatif dan partisipatif. Program difokuskan pada dua hal utama, yaitu: pelatihan manajemen wirausaha kuliner dan praktik langsung melalui cooking class pembuatan snack box, sebagai salah satu bentuk produk kuliner praktis yang memiliki nilai jual tinggi dan daya saing di pasar lokal maupun digital. Kegiatan pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan konseptual, tetapi juga keterampilan praktis dalam perencanaan usaha, pengemasan produk, manajemen keuangan sederhana, dan pemasaran digital. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Rokan Hulu dan mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan kuliner yang inovatif dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong partisipasi perempuan dan generasi muda, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan wirausaha rumah tangga di daerah. Penguatan kapasitas pelaku UMKM lokal menjadi langkah konkret dalam mendukung pemulihan ekonomi daerah dan mempercepat transformasi ekonomi berbasis potensi lokal. Metode Pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 pendekatan partisipatif aplikatif, di mana pelaku UMKM dilibatkan secara aktif sebagai subjek sekaligus mitra dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metode ini dipilih untuk memastikan bahwa transfer pengetahuan dan keterampilan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan dan dapat diimplementasikan secara langsung oleh peserta. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2024 di Aula Universitas Pasir Pengaraian. Kecamatan Rambah Hilir. Kabupaten Rokan Hulu. Provinsi Riau. Lokasi dipilih berdasarkan pertimbangan aksesibilitas peserta, kesiapan fasilitas, dan konsentrasi UMKM kuliner di wilayah tersebut. Subjek/Peserta Kegiatan Peserta kegiatan terdiri dari 30 pelaku UMKM sektor kuliner, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Pemilihan peserta dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat desa dan Dinas Koperasi dan UMKM setempat, dengan prioritas kepada pelaku usaha yang telah memiliki produk tetapi belum memiliki manajemen usaha dan pemasaran yang optimal. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu: Persiapan dan Koordinasi Awal Tahapan ini mencakup identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan materi pelatihan, penyiapan instruktur dan narasumber, serta pengadaan bahan dan alat untuk kegiatan cooking class. Koordinasi dilakukan dengan pihak pemerintah daerah dan mitra UMKM. Pelatihan Manajemen Wirausaha Kuliner Materi pelatihan meliputi: A Perencanaan usaha kuliner sederhana A Strategi digital marketing untuk UMKM A Pengelolaan keuangan dasar untuk usaha rumah tangga A Inovasi pengemasan produk kuliner yang menarik dan higienis Sedangkan metode penyampaian dilakukan melalui ceramah interaktif, studi kasus, dan simulasi. Cooking Class (Praktik Pembuatan Snack Bo. Peserta mengikuti pelatihan praktik langsung . ands-on trainin. pembuatan snack box, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pengemasan produk. Peserta juga diajarkan untuk memperhitungkan HPP (Harga Pokok Produks. dan estimasi harga jual agar memiliki margin keuntungan yang kompetitif. Monitoring dan Evaluasi Setelah kegiatan pelatihan dan praktik, dilakukan sesi evaluasi dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Selain itu, dilakukan diskusi reflektif . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 guna mendapatkan masukan terhadap keberlanjutan program serta tantangan yang dihadapi peserta dalam mengimplementasikan hasil pelatihan. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data Data diperoleh melalui: A Observasi langsung selama kegiatan berlangsung A Kuesioner evaluasi . re-test dan post-tes. A Wawancara singkat dengan peserta A Dokumentasi berupa foto, video, dan catatan lapangan Data yang diperoleh digunakan untuk menyusun laporan keberhasilan program dan rekomendasi untuk kegiatan pengabdian selanjutnya yang sejenis. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian ini telah berhasil dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM kuliner dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti rangkaian pelatihan dan praktik. Berikut adalah uraian hasil yang diperoleh: Peningkatan Pengetahuan Manajerial Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami prinsip dasar perencanaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran digital. Namun, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman hingga 70% dari skor awal. Peserta mampu menyusun rencana usaha kuliner secara sederhana, mengenal konsep value proposition, serta mulai menyadari pentingnya pencatatan transaksi keuangan. Keterampilan Produksi dan Inovasi Produk Melalui kegiatan cooking class, peserta memperoleh keterampilan baru dalam membuat snack box dengan standar kualitas yang baik, termasuk teknik pengolahan, estetika pengemasan, dan perhitungan HPP (Harga Pokok Produks. Beberapa peserta bahkan menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan varian produk sesuai karakteristik pasar lokal. Peningkatan Kesadaran akan Pemasaran Digital Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp Business. Instagram, dan Facebook Page sebagai sarana pemasaran gratis namun Peserta juga dibimbing dalam membuat konten promosi sederhana menggunakan aplikasi Canva. Setelah pelatihan, 60% peserta menyatakan siap untuk memulai pemasaran digital. Respons dan Antusiasme Peserta Respons peserta sangat positif, terlihat dari keaktifan dalam diskusi, praktik, dan umpan balik pada sesi evaluasi. Mayoritas peserta menyatakan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka dan berharap kegiatan serupa dilanjutkan secara berkala dengan tema yang lebih spesifik. ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam peningkatan kapasitas UMKM kuliner, terutama dalam aspek inovasi produk, pemahaman manajerial, dan transformasi digital sebagai strategi bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang dinamis. Gambar 1. Penyampaian Materi Pelatihan Bersama Pemilik UMKM Gambar 2. Cooking Class Praktik Pembuatan Snack Box . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 Gambar 3. Foto Bersama Pemateri. Panitia dan Peserta UMKM Gambar 4. Foto Bersama Peserta UMKM Dengan Hasil Cooking Class Snack Box Kesimpulan Kegiatan pelatihan manajemen wirausaha kuliner dan cooking class snack box bagi UMKM di Kabupaten Rokan Hulu telah memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha. Program ini berhasil menjawab kebutuhan riil para pelaku UMKM dalam hal pengelolaan usaha, inovasi produk, serta adaptasi terhadap teknologi pemasaran digital. Keberhasilan program ini . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Maret, 2025, pp. 49 Ae 55 juga terlihat dari tingginya partisipasi peserta dan perubahan perilaku kewirausahaan yang mulai terlihat dalam praktik sehari-hari. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi secara nyata terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya dalam mendorong kemandirian pelaku UMKM kuliner, serta menjadi strategi penguatan ekonomi keluarga pascapandemi. Kegiatan serupa perlu terus dilanjutkan dengan materi yang lebih spesifik, termasuk pendampingan lanjutan dan fasilitasi legalitas usaha bagi pelaku UMKM. Pengakuan/Acknowledgements Ucapan Terima kasih kepada Universitas Pasir Pengaraian. Dewan Pimpinan Cabang PPJI Rokan Hulu. Sobat Bumi UPP yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pemilik UMKM sektor kuliner selaku mitra kegiatan ini. Program Studi Manajemen dan Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian. Daftar Referensi Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Profil UMKM Nasional. Jakarta: Kemenkop UKM. Alma. Buchari. Kewirausahaan: Untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta. Suryana. Yuyus. Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat. Hadmandho. , & Mela. Analisis Tingkat Kesiapan (E-Readiness Interna. Pada UMKM di Kabupaten Rokan Hulu Dalam Menggunaan E-Commerce Sebagai Strategi Pemasaran. EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi, 3. , 1917Ae1932. https://doi. org/10. 56799/ekoma. Zimmerer. , & Scarborough. Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management . th ed. Pearson Education. Hisrich. Peters. , & Shepherd. Entrepreneurship . th ed. McGraw-Hill Education. Kotler. , & Keller. Marketing Management . th ed. Pearson. Ries. Eric. The Lean Startup: How Today's Entrepreneurs Use Continuous Innovation to Create Radically Successful Businesses. Crown Publishing. Laporan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Rokan Hulu. Data UMKM Rokan Hulu Tahun 2023. ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Onlin.