JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH: IDENTIFIKASI PERAN BUSINESS INTELLIGENCE PADA PUSAT DATA EKONOMI SYARIAH INDONESIA Dedi Wibowo Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, dwibowo@unsurya. Abstract Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Business Inteligence pada Pusat Data Ekonomi Syariah dalam Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia. Strategi utama Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syariah adalah. Penguatan rantai nilai halal yang terdiri atas industri makanan dan minuman, pariwisata, fesyen Muslim, media, rekreasi, industri farmasi dan kosmetika, dan industri energi terbarukan. Penguatan keuangan syariah. Penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Penguatan ekonomi digital. Studi ini dilakukan secara kualitatif melalui Diskusi Kelompok Terpumpun , buku dan jurnal serta artikel yang relevan dan terkini. Peran Business Intelligence pada Pusat Data Ekonomi Syariah dibandingkan dengan model yang dibahas dalam beberapa penelitian. Hasil studi ini menjelaskan bahwa dengan Business Intelligence dashboard. PDES telah mendapatkan hasil baik untuk mencapai tujuan Pembangunannya sebagai salah satu strategi. PDES berfungsi sebagai pusat informasi integratif yang memuat data-data statistik, laporan, kajian dan informasi lainnya yang terkait dengan ekonomi dan keuangan syariah. Pengembangan PDES membutuhan teknologi data terbaru. Hal ini akan berpengaruh terhadap kebutuhan data dalam pembangunan ekonomi dan keuangan syariah sangat diperlukan. Terhadap pengguna layanan harus dilakukan riset dengan menganalisa populasi milenial yang sampel nya diambil secara convenience untuk dapat mengeksplorasi konsep secara luas pada populasi yang tersebar. Keywords: ekonomi syariah, masterplan ekonomi dan keuangan syariah, business intelligence, dashboard, indikator PDB syariah Abstract This study aims to identify the role of Business Intelligence at the Sharia Economic Data Center in Indonesia's Islamic Economic and Financial Development as the World's Leading Sharia Economic Center. The main strategies of Islamic Economic and Financial Development are . Strengthening the halal value chain consisting of the food and beverage industry, tourism. Muslim fashion, media, recreation, pharmaceutical and cosmetics industry, and renewable energy industry. Strengthening Islamic finance. Strengthening micro, small and medium enterprises (MSME. Strengthening the digital economy. This study was conducted qualitatively through Pumped Group Discussions, books and journals, and relevant and current articles. The role of Business Intelligence in the Islamic Economic Data Center is compared with the model discussed in several The results of this study explain that with the Business Intelligence dashboard. PDES has obtained good results in achieving its Development goals as one of the strategies. PDES functions as an integrative information center that contains statistical data, reports, studies, and other information related to the Islamic economy and finance. The development of PDES needs new data It will significantly influence the required data for Islamic economic and financial It will need research for Service users by analyzing the millennial population, whose samples are taken conveniently to explore the concept broadly in a scattered population. Keywords: Shariah Economic. Shariah Economic and Finance Masterplan, business intelligence, dashboard. Shariah GDP Indicator 12 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENDAHULUAN industri farmasi dan kosmetika, dan industri Indonesia energi terbarukan. Penguatan keuangan . Penguatan usaha mikro, kecil dan Berdasarkan The Muslim 500 edisi 2022 (The menengah (UMKM). Penguatan Royal Islamic Strategic Studies Centre, 2. , ekonomi digital (Alaydrus, 2019. Komite sekitar 231,06 juta orang atau 86,7% dari total Nasional Keuangan Syariah, 2. Islam penduduk Indonesia beragama Islam. Potensi Dalam rangka pelaksanaan strategi ini sangat besar dalam mengembangkan tersebut, data merupakan hal yang penting, sektor keuangan dan ekonomi syariah yang karenanya Pembangunan Pusat Data Ekonomi diharapkan dapat memberikan kontribusi Syariah (PDES) disepakati menjadi salah satu AuQuick WinsAy. PDES berfungsi sebagai pusat optimistis Indonesia bisa menjadi pusat informasi integratif yang memuat data-data ekonomi syariah dunia (Subekti, 2. statistik, laporan, kajian dan informasi lainnya Sehingga. Dalam Penghargaan Indonesia Halal Industry Awards Wakil Data-data ini diperoleh dari berbagai Presiden K. MaAoruf Amin menyampaikan pemangku kebijakan ekonomi dan keuangan visi Indonesia serta komitmen pemerintah Dengan keberadaan pusat data ini, untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat diharapkan literasi dan riset-riset ekonomi dan produsen halal dunia. Hal ini menjadi ukuran keuangan syariah akan lebih berkembang. penting dalam membangun perekonomian Kebijakan ekonomi dan keuangan syariah juga diharapkan akan berbasiskan pada (IHYA) 2021, yang terkait dengan ekonomi dan keuangan Indonesia (Kementrian Perindustrian RI, 2. Secara domestik, target capaian ekonomi Keuangan Syariah, 2. syariah adalah peningkatan skala usaha. Artikel ini akan membahas tentang peran kemandirian, dan kesejahteraan. Visi yang Business Intelligence Pusat kemudian dirumuskan oleh Komite Nasional Ekonomi Syariah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pembangunan ekonomi dan keuangan syariah dalam Masterplan Ekonomi dan Keuangan di Indonesia Syariah (MEKSI) (Komite Nasional Data AuIndonesia yang Mandiri. Makmur dan KERANGKA TEORI Madani dengan menjadi Pusat Ekonomi Bagian ini membahas kerangka teori Syariah Terkemuka DuniaAy. Strategi utama untuk membahas peran Business Intelligence yang kemudian dirumuskan dalam MEKSI pada Pusat Data Ekonomi Syariah dikaitkan adalah: . Penguatan rantai nilai halal yang terdiri atas industri makanan dan minuman. Keuangan Syariah. Pembangunan Ekonomi pariwisata, fesyen Muslim, media, rekreasi, 13 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Berdasarkan Vol. Nomor 1 Januari 2024 terbentuk melalui Pertumbuhan teknologi dikeluarkan oleh Global Islamic Economy yang cepat, kompleks dan eksponensial dalam Indicator relasi manusia dan dunia bisnis secara digital peringkat 4 setelah Malaysia. Saudi Arabia (Dorner & Edlman, 2015. Vandenberg, 2020. dan Uni Emirat Arab (DinarStandard, 2. Xu et al. , 2. Ekonomi (GIEI). Indikator Indonesia Salah satu aktivitas yang dilakukan melewati tahap yang penting di tengah pada PDES adalah menyajikan perkembangan ketidakpastian ekonomi global dan persaingan ekonomi dan keuangan syariah menggunakan Business Intelligence. Indonesia Beberapa literatur (Departemen Komunikasi Bank Indonesia, menjelaskan bahwa Business Intelligence Artikel lain yang ditulis oleh Kulsum adalah sistem pendukung keputusan berupa . menjelaskan peran dan kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional masih belum signifikan. Namun, analisis data dari berbagai sumber, serta kontribusi yang masih minim ini tidak menyediakan pelaporan (Laudon & Laudon, menggambarkan kondisi dan potensi ekonomi Sharda et al. , 2. Literatur tersebut syariah yang strategis dalam perekonomian juga menjelaskan bahwa data yang dimaksud Indonesia sekarang dan di masa depan. Peran adalah sekumpulan data sampai data dengan ekonomi syariah yang minim disebabkan ukuran yang besar . ig dat. , terdiri dari data Data ini dapat berkembang seiring Cakupan waktu dan dianalisa dalam juga diproses Big ekonomi syariah yang masih condong kepada sektor keuangan juga merupakan kendala. Data Analytic (Al-Sai et al. , 2. Business Intelligence Perkembangan keuangan syariah yang lebih dalam berbagai bentuk seperti EIS. DSS, pesat dipicu oleh beberapa faktor di antaranya: OLAP dan sebagainya. Saat ini Business Kebutuhan yang mendesak di masyarakat Intelligence akan sistem keuangan yang bebas dari riba, regulasi yang responsif terkait kebutuhan Business Process Management (BPM) untuk keuangan syariah, dan model pengembangan evaluasi dan pemantauan dan dashboard sistem keuangan syariah yang sudah tersedia sebagai user interface (Laudon & Laudon, secara global. Praful Bharadiya, 2023. Sharda. Tantangan lain yang signifikan dan berskala , 2. Komponen itu harus memenuhi global juga terjadi melalui disrupsi melalui kriteria timelines, accuracy dan acceptance. revolusi industry 4. 0 dan juga society 5. Sebuah penelitian menjelaskan terdapat 5 (Holroyd, 2020. Park, 2. Disrupsi ini critical success factor atas pengelolaan Data 14 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 pada Business Intelligence, yaitu : . Organisasi . Orang/Sumber Daya Manusia Studi ini dilakukan secara kualitatif . Teknologi . Manajemen Data, dan . melalui studi literatur melalui buku dan jurnal Tata Kelola (Al-Sai et al. , 2. serta artikel yang relevan dan terkini. Dalam buku yang ditulis oleh Sharda. , et , . serta riset yang dilakukan oleh PEMBAHASAN Mantik & Awaludin, . , dijelaskan Bab ini membahas peran Business tentang bidang-bidang bisnis yang dapat Intelligence pada Pusat Data Ekonomi Syariah dipecahkan dengan data melalui Business untuk mendukung pembangunan ekonomi dan Intelligence, antara lain: keuangan syariah di Indonesia. Pusat data Masalah efisiensi proses dan pengurangan ekonomi syariah berfungsi sebagai pusat informasi integratif yang memuat data-data Manajemen merek. statistik, laporan, kajian dan informasi lainnya Maksimalisasi pendapatan, cross-selling yang terkait dengan ekonomi dan keuangan dan up-selling. Meningkatkan Data-data ini diperoleh dari berbagai pemangku kebijakan ekonomi syariah dan selanjutnya diakses oleh publik. Dengan Identifikasi AuChurnAy. keberadaan pusat data ini, diharapkan literasi Identifikasi produk baru dan peluang dan riset-riset ekonomi syariah akan lebih Kebijakan Manajemen resiko. keuangan syariah juga diharapkan akan Manajemen Kepatuhan dan regulasi. berbasiskan pada kebijakan penelitian. Terkait indikator yang dipergunakan. PDES Pembangunan PDES didasari atas ditugaskan untuk mengembangkan data yang Masterplan sesuai dengan ketentuan pada Peraturan (MEKSI) 2019-2024 Presiden Republik Indonesia No 39 Tahun ekonomi syariah dapat menghasilkan data 2019 Tentang Satu Data Indonesia, . , yang disajikan dalam sebuah informasi dan dimana data yang baik harus memiliki standar data, metadata, interoperabilitas dan referensi. METODE PENELITIAN Ekonomi Syariah Indonesia bahwa pusat data MEKSI merupakan salah satu dokumen penting dalam Tulisan ini menjelaskan peran Business perkembangan keuangan syariah di Indonesia. Intelligence pada Pusat Data Ekonomi Syariah Sifatnya strategis, karena merupakan upaya untuk mendukung pembangunan ekonomi dan awal pemerintah menggabungkan berbagai keuangan syariah di Indonesia. Peran tersebut peta jalan lembaga keuangan syariah. MEKSI akan dibandingkan dengan model yang diluncurkan oleh Kementerian PPN/Bappenas 15 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 pada World Islamic Economic Forum (WIEF) Secara PDES ke-12 di Jakarta pada 2-4 Agustus 2016. Aktivitas Usaha Selanjutnya. Syariah sebagai indikator makro dengan proxi Pleno Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) tanggal PDB 5 Februari 2018. Presiden RI mengarahkan Indikator ini dijadikan acuan oleh para pengambil keputusan ekonomi dan keuangan menyusun Masterplan Ekonomi Syariah yang syariah Indonesia. Indikator PDB Syariah fokus pada pengembangan sektor riil ekonomi dan keuangan syariah atau yang dikenal dengan industri halal. Hal ini dilakukan untuk makanan minuman halal terhadap PDB mendorong perkembangan keuangan syariah Nasional KNKS yang mendukung pembangunan ekonomi Syariah (Bank Indonesia. Berdasarkan dikembangkan oleh ME KNEKS (Komite Visi utama PDES adalah: Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah & Sebagai Utama Adhyamitra Tata Sarana, 2. PDES saat ini mengenai kegiatan Ekonomi Syariah di telah memiliki platform business intelligence Indonesia. dalam bentuk Dashboard sebagai langkah Sebagai Sumber Referensi Lembaga Penghitung awal dalam pengembangan PDES yang Penganalisa PDB (Produk Domestik menampilkan infografis. Namun, dengan Brut. Syariah di Indonesia. potensi yang dimiliki oleh ekonomi dan Sebagai Pusat analisa Big Data. Business Indonesia Intelligence (BI), dan Prediksi Analisis kebutuhan akan data yang akurat dan dari kegiatan Ekonomi Syariah dengan terpercaya, infografis tersebut masih terbatas dukungan teknologi Artificial Intelligence dann memerlukan pengembangan lebih lanjut, (AI), khususnya untuk menjadikan PDES sebagai Big Data. Business Intelligenc. pusat data yang lebih reliable, akurat. Sebagai Pemberi Saran. Referensi dan terpercaya, efektif, komprehensif, inovatif. Rekomendasi bagi investor asing yang dan mampu menjawab tantangan pengguna tertarik dalam investasi berbasis Ekonomi ekonomi dan keuangan syariah. dan Keuangan Syariah di Indonesia. Fitur-fitur dalam Aplikasi Dashboard Sebagai referensi utama Pusat Data PDES mengikuti struktur direktorat KNEKS: Ekonomi Syariah. PDES akan mengambil Dengan demikian menu dashboard pada peranan menjadi penopang penting dalam Aplikasi dashboard PDES berupa: Aktivitas Usaha Syariah keuangan syariah di Indonesia. Fitur menu ini mencatat total kontribusi aktivitas usaha syariah terhadap Produk 16 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Domestik Bruto Indonesia dan Pangsa Bagian Pembiayaan Syariah. Bisnis Kewirausahaan Industri Produk Halal Melayani terdiri dari Industri Sinergi pengembangan UMKM. Produk Halal, di dalamnya terdapat Percepatan ekspor halal. PDES. Sertifikasi halal UMK (Usaha Mikro Zona KHAS. Keci. Pengembangan SCF Syariah. Kawasan industri halal. Infrastruktur dan Ekosistem Syariah Rumah potong hewan. Bagian Lembaga pemeriksa halal. infrastruktur dan ekosistem syariah. Halal logistic/ports. terdiri dari: Industri kesehatan syariah. Riset & inovasi produk halal. Pariwisata ramah muslim. KDEKS (Komite Daerah Ekonomi Kodifikasi produk halal. Brand Fitur menu ini melayani kebutuhan Jasa Keuangan Syariah. SDM Ekonomi Keuangan Syariah. KPBU syariah. Lembaga Keuangan Syariah Penguatan asuransi syariah. Fitur ini untuk menampilkan kemajuan Pengembangan dapen syariah. lembaga keuangan syariah, terdiri dari: Inovasi produk LKS. Landscape Keuangan Syariah Payroll ASN Bank syariah. Perbankan Syariah Keuangan Sosial Syariah Pasar Modal Syariah Bagian Keuangan Kendala Sosial Syariah di dalamnya terdapat sub dashboard ini adalah: Pengambilan Wakaf Nasional. dilaksanakan secara manual sehingga BMT/IKMS 4. mengakibatkan proses yang tidak efisien ZIS Nasional. dan menimbulkan risiko kesalahan. KOLAKS-ULKS. Ekonomi Literasi Ekonomi dan Keuangan dashboard untuk: Syariah. Keuangan Syariah, di dalamnya terdapat dan Keuangan Syaria. Jasa Keuangan Syariah Layanan Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Data masih bersifat umum dan tidak spesifik yang mengakibatkan data sulit 17 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Data Historis terbatas pada suatu subjek halal di semua klaster yang sudah data tertentu dan masa tertentu karena teridentifikasi, antara lain melalui analisa masa operasional PDES. pengembangan konsep, definisi dan Keterbatasan data dan integrasi, antara cakupan Ekonomi Keuangan Syariah. lain keterbatasan dalam sumber data yang dapat diakses oleh PDES. Mengembangkan Fungsionalitas untuk Fungsionalitas Terbatas, yaitu Aplikasi PDES saat ini masih terbatas dalam filterisasi, dan pemrosesan data yang Beberapa fitur seperti lebih kompleks dengan memanfaatkan teknologi seperti AI dan Big Data pemrosesan data yang lebih kompleks Analytic. belum sepenuhnya diimplementasikan Secara khusus dalam pengembangan Berdasarkan Kelompok indikator yang dipergunakan, mengacu pada Terpumpun dengan pemangku kepentingan ketentuan dalam Peraturan Badan Pusat pada tahun 2023, maka untuk menjawab Statistik Nomor 5 Tahun 2020 Tentang tantangan tersebut, hal yang harus dilakukan Petunjuk Teknis Metadata Statistik, . serta pembahasan yang dilakukan bersama Pengambilan Diskusi teknologi API. OLAP dan berbagai yang harus dilakukan adalah: teknologi pertukaran data lainnya serta Identifikasi Datawarehouse melakukan pemetaan ekonomi syariah, proses transformasi data sampai dengan penentuan indikator, standarisasi data dan Datamart penyediaan klasifikasi. Analytic Pengumpulan data, dengan melakukan identifikasi sumber data, memastikan PDES menerima data spesifik, granular dengan pemangku kepentingan, maka langkah dan dapat disagregasi dari produsen data, kerjasama bersama lembaga produsen data sehingga dapat dipastikan validitas dan untuk memastikan data akurat, valid dan realibilitas nya, baik per jenis industri, per terperinci serta memperkuat infrastruktur daerah atau per KBLI/KBKI/HS Code. Data Historis dalam jangka panjang perlu Pengukuran dan perhitungan data, dengan dipelihara sampai jangka waktu tertentu menggunakan data tahunan atau kuartalan untuk memenuhi kebutuhan evaluasi dan dari berbagai sumber data yang didapatkan untuk menghitung pertumbuhan sektor Membuka akses data dan integrasi pertukaran data dengan produsen data pertumbuhan nilai tambah dari sektor- Pengukuran 18 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 sektor tersebut dari waktu ke waktu. KESIMPULAN Penghitungan yang dilakukan, antara lain PDB Syariah PDB Satelit. Beradasarkan pembahasan maka dapat bahwa dengan menggunakan merupakan statistik ekonomi yang disusun Business Intelligence dashboard. PDES telah dengan dukungan integrasi data statistik mendapatkan hasil yang baik untuk mencapai tujuan Pembangunannya sebagai salah satu menerapkan Prinsip Satu Data Indonesia . AuQuick WinsAy Strategi. PDES berfungsi Analisis Statistik. K/L dengan melakukan sebagai pusat informasi integratif yang indikator kinerja ekonomi syariah dan memuat data-data statistik, laporan, kajian dan ekonomi dan keuangan syariah. dampak kebijakan ekonomi syariah. Teknologi informasi adalah investasi Diseminasi data dan publikasi, antara lain yang mahal, karenanya untuk memperkuat dengan mempersiapkan laporan resmi, penjelasan tentang pengembangan PDES da infografis, grafik, publikasi resmi pada website lembaga, media sosial, forum arsitektur yang disesuaikan dengan model ilmiah dan artikel media masa. bisnis yang dibutuhkan pengguna PDES. Indikator yang dikembangkan saat ini menunjukkan besaran kontribusi ekonomi syariah terhadap PDB Nasional, baik dihitung secara nasional maupun tingkat provinsi, untuk Klaster Makanan Minuman Halal. Obat dan Kosmetik. Pariwisata Ramah Muslim. Ekonomi Kreatif. Mode Fashion. Jasa Keuangan Syariah. Energi Terbarukan dan Klaster Lainnya. Perhitungan ini berbasis Keputusan Menteri Agama no 748 tahun 2021 Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal: dan Keputusan Menteri Agama no 1360 (Menteri Agama Republik Indonesia, 2021b, 2021. serta Klasifikasi Baku Komoditas Indonesia dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (BKPM. SARAN Studi lebih lanjut diperlukan agar analisa peran Business Intelligence adalam kontribusi kepada pembangunan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang bertujuan menjadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia dapat lebih optimal. Penggunaan Business Intelligence Dashboard pada PDES telah memainkan peranan penting dalam mendukung tujuan pembangunan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia sesuai MEKSI 2019-2024 Pengembangan PDES dengan menggunakan teknologi baru yang memiliki pengaruh utama terhadap kebutuhan dalam pembangunan beberapa tahun ke depan sangat diperlukan. Terhadap pengguna layanan harus dilakukan 19 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 dengan menganalisa populasi milenial yang sampel nya diambil secara convenience untuk dapat mengeksplorasi konsep secara luas pada populasi yang tersebar. DAFTAR PUSTAKA