Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 106 Ae 115 PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA PEGAWAI KELURAHAN RUFEI DI KOTA SORONG Oleh : Fransin Benjamin. Ekonomi/ Manajemen. Universitas Kristen Papua Sorong Email : benjaminona07@gmail. Lili Sarce Joi Sapari. Ade Andriani Renouw Ekonomi/ Universitas Kristen Papua Sorong Article Info Abstract Article History : This study aims to determine whether there is an influence or not the effect Received 16 Des - 2022 of the quality of human resources on the work productivity of employees Accepted 25 Des - 2022 in the Rufei Village, using a simple linear regression analysis technique. Available Online with a total sample of 85. And the results of the research are that the data 30 Des Ae 2022 used in this research are valid and reliable. This can be seen from the results of the validation test where all Sig. (Significan. value less than 05 and Cronbach's Alpha value greater than 0. 06 so that the data used can also be said to be reliable. Then for Simple Linear Regression Analysis the equation is obtained: Y = 9. 268 X, this equation means that the variable quality of human resources has a positive influence, this means that if the independent variable variable (X) the quality of human resources has increased by 1%, then variable dependent variable (Y) work productivity increased by 0. Then a T (Partia. test was carried out to find out whether the effect given by Simple Linear Regression Analysis was significant. Based on the results of the analysis, the value of Sig. (Significan. 000 <0. 05 and t count 2. 641 > 1. 667 then the hypothesis H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence between the independent variable (X) the quality of human resources on the dependent variable (Y) work productivity Keyword : quality of human resource, work resoutces, ditetapkan, maka dapat dikatakan organisasi tersebut efektif. Seiring dengan perkembangan zaman, semua organisasi dituntut untuk dapat bersaing dalam memberikan pelayanan yang terbaik, tidak terkecuali organisasi pemerintahan. Faktor lain yang menyebabkan menurunnya produktivitas kerja pegawai adalah keahlian yang dimiliki sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab dalam mendukung produktivitas kerja,. Produktivitas kerja akan terwujud jika para menyelesaikan pekerjaan atau tugas yang menjadi tanggungjawabnya masing-masing. Oleh karena itu pimpinan harus dapat memberikan suatu penilaian kepada para pegawai yang berkualitas. Masalah yang sering dihadapi pimpinan organisasi adalah bagaimana mencari cara yang paling terbaik yang harus ditempuh agar dapat menggerakan dan meningkatkan produktivitas kerja pegawainya agar secara sadar dan bertanggungjawab melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena setiap PENDAHULUAN Sumber daya manusia dapat menciptakan hasil kerja yang maksimal dan menjadi tujuan serta sasaran yang diharapkan pada instansi. Peningkatan sumber daya manusia mempunyai kedudukan dan peran yang sangat penting dalam mengembangkan tugas pemerintah dan pembangunan, sangat perlu dibina dan diarahkan pada peningkatan produktivitas kerja secara optimal sesuai dengan promosi jabatan, perbaikan kesejahteraan menurut pangkat dengan dukungan dari lingkungan kerja yang baik, sehingga terdorong untuk melakukan berbagai kegiatan pelayanan secara professional dan tanggap terhadap aspirasi masyarakat dan perubahan lingkungan strategis dalam tatanan kehidupan yang diingikan oleh masyarakat. Kemampuan pegawai mengerjakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dan tolok ukur pencapaian tujuan organisasi. Apabila suatu organisasi mampu mencapai tujuan yang telah pegawai memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda memahami dan memahami kebutuhan dan keinginan anggotanya. Berbagai kajian manajemen menyoroti tentang faktor yang mempengaruhi rendahnya produktivitas kerja yang dilakukan oleh pegawai, baik secara individu dan kolektif memberikan gambaran bahwa ada faktor rendahnya sumber daya manusia yang cenderung, indisipliner semuannya menggambarkan buruknya kinerja birokrasi, sehingga mengecewakan masyarakat. Hal tersebut merugikan masyarakat mulai dari proses yang berbelit-belit, lamban, ketidak jelasan persyaratan dan proses pelayanan, mahalnya biaya sampai pada diskriminasi pelayanan maupun perilaku pegawai. Faktor kualitas sumber daya manusia menjadi penting dalam pelayanan public di Kantor Kelurahan Rufei. Aparatur Sipil Negara merupakan objek dalam setiap organisasi, yang merupakan pelaku dan penggerak pelayanan administrasi dan tugas lain sehingga pelakunya harus berkualitas. Selama ini tugas-tugas administa=rasi di Kelurahan Rufei dilaksanakan oleh ASN. Negara masih sering mendapat kritikan dari masyarakat sebagai pengguna jasa karena petugasnya tidak ada di tempat atau petugasnya tidak siap dan cuek karena tidak bisa mengoperasikan perangkat komputer sehingga harus menunggu petugas lain untuk dikerjakan atau Organisasi merupakan salah satu cara bagi manusia untuk dapat berhubungan dengan manusia lainnya saling mengenal, berkumpul, bekerja sama dan saling berkoordinasi dalam mewujudkan suatu tujuan tertentu. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai wadah atau tempat berbagai kegiatan orang-orang yang bekerja sama dalam upaya mencapai tujuan bersama sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Setiap organisasi dibangun oleh tiga sumber daya, yaitu: sumber daya material/fasilitas fisik, sumber daya keuangan dan sumber daya manusia. Adapun SDM merupakan salah satu asset penggerak didalam suatu organisasi karena meliputi orang-orang yang menjadi perencana dan Hubungan antara manusia dan organisasi sangatlah erat. Manusia dalam memenuhi kebutuhannya memerlukan organisasi. Sedangkan organisasi memerlukan manusia, karena manusia merupakan sumber daya yang menggerakan organisasi. Sumber daya manusia sangatlah berbeda dengan sumber daya fisik maupun financial, karena sumber daya manusia memiliki pikiran, perasaan, keinginan, status, latarbelakang pendidikan, usia, jenis kelamin, yang heterogen yang dibawa ke dalam suatu organisasi, sehingga didalam pengelolaannya perlu arif, cermat karena setiap individu memiliki sifat-sifat dasar yaitu cipta, rasa, karsa, dan karya. Masalah terkait produktivitas juga menjadi memprogramkan isu sumber daya manusia. Banyak aspek yang mendukung terciptanya produktivitas kerja yang efektif dan efisien dalam suatu organisasi sehingga sumber daya manusia dan produktivitas saling berkaitan dan menjadi program yang harus dikembangkan. tuntutan teknologi. Berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia serta produktivitas kerja diatas maka dapat disebutkan beberapa permasalahan yang terjadi pada Kantor Kelurahan Rufei Kota Sorong. Dari hasil observasi awal telah ditemuka adanya permasalahan diantaranya : . Belum maksimal dalam hal pelayanan yang diberikan, dimana terkadang masih ada penundaan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Belum maksimal dalam hal kehadiran pegawai dari sisi . Beban kerja yang diberikan kepada pegawai cukup tinggi. Kurangnya penghargaan yang diberikan terhadap pegawai dalam melakukan tugas dan tanggug jawab. KAJIAN PUSTAKA DAN PEGEMBANGAN HIPOTESIS Manajemen Sumber Daya Manusia Malayu S. Hasibuan . menjelaskan MSDM adalah: Auilmu dan seni yang dikelolah manusia dalam kaitanya dengan fungsi dan tanggung jawab secara efisien agar dapat tercapainya tujuan organisasi. Menurut Handoko . berpendapat bahwaAy Manajemen sumber daya manusia adalah Pengadaan mulai seleksi seleksi, pengembangan, pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan sehingga dapat diberdayakan dalam organisasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Dewasa ini, perkembangan terakhir memandang sumber daya manusia bukan sebagai sumber daya semata, melainkan sebagai modal atau aset bagi lembaga atau organisasi. (Sumber Daya Manusi. yaitu H. atau Modal Manusia. sini sumber daya manusia dipandang tidak hanya sebagai aset utama, tetapi sebagai aset yang berharga dan dapat dilipatgandakan. Manajemen sumber daya manusia menurut Sedarmayanti adalah kebijakan dan praktik penentuan aspek manusia atau sumber daya manusia dalam posisi manajemen termasuk penghargaan dan mengevaluasi. Menurut Wilson Bangun . mendefenisikan MSDM adalah penempatan staf, memobilisasi, dan mengawasi pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut Anwar Prabu Mengkunegara berpendapat bahwa: AuManajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, pelaksanaan dan remunerasi, integrasi, pemeliharaan dan pemisahan tenaga kerja untuk mencapai tujuan. Menurut Sedarmayanti dalam Umar . , ciri-ciri SDM yang produktif adalah tampak tindakannya konstruktif, percaya diri, memiliki rasa tanggung jawab, memiliki kecintaan pada pekerjaannya, memiliki pandangan jauh ke depan, dan mampu memecahkan masalah. Ada tujuh manfaat dari adanya pengembangan SDM, yaitu . Peningkatan produktifitas kerja. Terwujudnya hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan. Tersedianya proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Meningkatnya semangat kerja seluruh anggota dalam organisasi. Mendorong sikap keterbukaan manajemen. Memperlancar jalannya komunikasi yang efektif. Resolusi konflik fungsional. Indicator Sumber Daya Manusia Penilaian dalam mengukur kualitas sumber daya manusia yang diharapkan mencakup sumber daya manusia yang memenuhi berbagai kriteria dalam ukuran- ukuran di atas yaitu meliputi :. Kemampuan Fisik . Kemampuan fisik adalah kemampuan tugas-tugas yang menuntut stamina, keterampilan, kekuatan, dan karakteristik Penelitian tentang persyaratan ratusan pekerjaan telah mengidentifikasi sembilan kemampuan dasar yang terlibat dalam pelaksanaan tugas fisik. Adapun indikator dalam mengukur kemampuan fisik . ini meliputi : . Memiliki kesehatan yang baik serta kesegaran . Memiliki tingkat kehidupan yang layak dan manusiawi. Kemampuan Intelektual (Kecerdasa. Kemampuan intelektual adalah kemampuan yang diperlukan untuk melakukan berbagai aktivitas berpikir, bernalar, dan memecahkan masalah. Individu di sebagian besar masyarakat sangat menghargai kecerdasan, dan untuk alasan yang baik. Individu yang cerdas juga lebih berpeluang untuk menjadi pemimpin dalam suatu kelompok. Adapun indikator dalam mengukur kemampuan intelektual . ini meliputi : . Memiliki kemampuan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi. Memiliki tingkat keragaman dan kualitas pendidikan dan keterampilan yang relevan dengan memperhatikan dinamika ketenagakerjaan, baik yang tersedia di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Memiliki penguasaan bahasa, meliputi bahasa nasional, bahasa ibu . dan sekurangkurangnya satu bahasa asing. Memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan tuntutan . Kemampuan Psikologis . Kemampuan psikis . adalah kemampuan yang berkaitan dengan etika, perilaku, sikap, dan fungsi mental manusia secara ilmiah yang biasanya dikaitkan dengan kemampuan seseorang untuk memberikan penilaian baik situasi/kondisi melaksanakan pekerjaan. Pegawai Negeri Sipil PNS, menurut Kamus umum bahasa Indonesia AupegawaiAy berarti orang yang bekerja pada pemerintahan, jadi pegawai negeri sipil adalah orang yang bekerja pada pemerintahan atau Negara. Hartini Sri. Tedi Sudrajat. Setiajeng Kadarsih . Menurut A. Widjaja . Pegawai adalah manusia pekerja jasmani dan rohani . ental dan menta. yang selalu dibutuhkan dan karenanya menjadi salah satu modal utama dalam usaha koperasi untuk mencapai tujuan tertentu . Selanjutnya A. W Widjaja juga mengatakan bahwa, pegawai adalah orang-orang yang dikerjakan dalam suatu badan tertentu, baik dilembaga-lembaga pemerintah maupun dalam badan- badan usaha. Aparatur Sipil Negara yang diangkat oleh pemerintah berdasarkan perjanjian kerja dan dapat melaksanakan tugas pekerjaannya pada pada instansi Pemerintah Pegawai Aparatur Sipil Negara adalah pegawai yang diangkat oleh pejabat Pembina kepegawaian sesuai perjanjian kerja yang dimpahkan wewenang dan jabatan dibidang masing-masing, diberikan gaji dan tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan. Pengertian Produktifitas Produktivitas berasal dari bahasa Inggris, product : result, outcome berkembang menjadi kata produktif yang artinya menghasilkan, dan produktifitas : mempunyai kemampuan untuk membuat atau mencipta, kreatif. Kata tersebut digunakan dalam bahasa Indonesia sebagai produktifitas yang berarti daya atau kemampuan untuk menghasilkan sesuatu, karena dalam organisasi kerja yang dihasilkan merupakan perwujudan dari tujuannya. Produktivitas secara umum didefinisikan sebagai hubungan antara keluaran . arang atau jas. dan masukan . enaga kerja, bahan dan uan. Menurut Hasibuan . produktivitas kerja adalah perbandingan antara output dengan input, dimana outputnya harus mempengaruhi nilai tambah dan teknik pengerjaannya yang lebih baik. Pengertian produktivitas adalah sikap mental yang selalu berpandangan bahwa kualitas hidup hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Menurut Payman J Simanjuntak . Produktivitas kerja biasanya dinyatakan dengan keseimbangan rata-rata hasil kerja dalam hubungannya dengan rata-rata jam kerja yang disediakan oleh proses. Pengertian produktivitas dirumuskan oleh Dewan Produktivitas Nasional Republik Indonesia, yaitu . Produktivitas mengandung pengertian sikap mental yang selalu berpandangan bahwa kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Secara umum, produktivitas menyiratkan perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang . Produksi dan produktivitas adalah dua arti yang berbeda. Peningkatan produksi menunjukkan peningkatan jumlah hasil yang dicapai, sedangkan peningkatan produktivitas menunjukkan peningkatan hasil dan perbaikan metode produksi. Peningkatan produksi tidak selalu disebabkan oleh peningkatan produktivitas, karena produksi dapat meningkat meskipun produktivitasnya tetap atau menurun. Menurut L. Greenberg dalam Sinungan menyatakan produktivitas adalah perbandingan antara total output pada waktu tertentu dibagi dengan total input pada periode tertentu. Sinungan Muchdarsyah . partisipasi serikat pekerja Secara filosofi produktivitas adalah sikap mental yang selalu berusaha dan berpandangan bahwa kehidupan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Secara teknis, produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan. Produktivitas pada dasarnya adalah suatu konsep yang universal yang berlaku bagi semua sistem, karena setiap kegiatan memerlukan produktivitas dalam pelaksanaannya. Produktivitas adalah ukuran seberapa produktif suatu proses menghasilkan suatu output, produktivitas juga didefinisikan sebagai perbandingan antara input dan output, dengan fokus pada output yang dihasilkan oleh suatu proses. Perbandingan antara output dan input atau output: input. Input seringkali dibatasi oleh input tenaga kerja, sedangkan output diukur dalam bentuk fisik dan nilai. Meskipun terkadang produktivitas dipandang sebagai penggunaan lebih banyak insentif untuk konversi sumber daya seperti tenaga kerja dan mesin yang jika diukur dengan baik akan menunjukkan kinerja atau efisiensi. Produktivitas kerja tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan hasil kerja yang sebanyak-banyaknya, tetapi kualitas hasil kerja juga penting untuk diperhatikan. Sebagaimana dinyatakan bahwa produktivitas individu dapat dinilai dan apa yang dikerjakan oleh individu tersebut dalam pekerjaannya. Dengan kata lain produktivitas individu adalah bagaimana seseorang melaksanakan pekerjaan atau kinerjanya. Orang yang produktif akan menggambarkan potensi, menyumbangkan kemampuannya untuk memberi manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Jadi produktivitas adalah pendekatan interdisipliner untuk menentukan tujuan yang efektif, membuat rencana, menerapkan cara-cara produktif untuk menggunakan sumber daya secara efisien dan dengan tetap menjaga kualitas tinggi, pemanfaatan sumber daya manusia dan keterampilan secara terintegrasi, barang modal teknologi, manajemen, informasi, energi dan sumber daya manusia sumber daya lainnya untuk dan meningkatkan taraf hidup Untuk mencapai produktivitas kerja yang maksimal, organisasi harus memastikan bahwa orang yang tepat dipilih untuk pekerjaan yang tepat dan kondisi yang memungkinkan mereka bekerja secara optimal. Berdasarkan berbagai definisi di atas dapat digambarkan yang terdiri dari masukan, proses. Masukan yaitu menyatakan penggunaan sumber daya yang efisiensi dengan menggunakan sumber daya yang minimal, sedangkan keluaran adalah suatu kumpulan hasil yang menunjukkan efektivitas, untuk menghasilkan jumlah dan kualitas keluaran yang dibutuhkan dengan adanya keuntungan, keberhasilanpelayanan yang baik, kegiatan yang meningkat dan adanya umpan balik. Indicator Produktifitas Kerja Indikator produktivitas kerja perusahaan dinilai dengan beberapa paramater berikut: . Kuantitas Kerja. Kuantitas pekerjaan mengacu pada jumlah pekerjaan yang telah diselesaikan oleh karyawan perusahaan. Mengapa kuantitas seringkali menjadi komponen penilaian utama? Karena komponen ini bisa dilihat secara fisik dari segi hasil, seperti berapa dokumen yang sudah dikerjakan, produk yang sudah dirakit, atau barang yang sudah dikirim. Penilaian terhadap kuantitas pekerjaan pada umumnya dilakukan dengan membandingkan antara target dan hasil yang sama. Populasi dan penelitian ini adalah seluruh masyarakat dikelurahan rufei yang berjumlah 585 jiwa (Vina N. Van Harling. Angelius Gaidens G Naing-naing . dicapai pegawai. Ketika dia berhasil melampaui standar yang telah ditetapkan, bisa dibilang dia Namun, jika kuantitas pekerjaannya rendah, perusahaan perlu mengevaluasi lebih lanjut apa yang terjadi pada karyawan tersebut. Kualitas Kerja. Kuantitas tidak lengkap tanpa kualitas karena berkaitan erat dengan kualitas kerja seorang pegawai ketika ia menyelesaikan pekerjaannya secara teknis. Kemudian, hasil kerja tersebut dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Apabila cara dia menyelesaikan pekerjaan sama kualitasnya atau lebih baik dari standarnya, berarti kualitas pekerjaan karyawan tersebut terbilang baik. Namun, kuantitas yang tinggi tanpa kualitas yang sepadan berisiko menyebabkan kinerja kurang optimal atau bahkan buruk. Oleh karena itu perusahaan perlu mengembangkan sumber daya manusia agar karyawan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas. Ketika karyawan telah mampu mencapai standar tertentu, maka menunjukkan produktivitas kerja yang optimal. Ketepatan Waktu. Ketepatan waktu terkait dengan hasil kerja merupakan persepsi seorang karyawan yang diharapkan ada sejak awal saat menyelesaikan pekerjaan. Memaksimalkan waktu pengerjaan untuk mendapatkan hasil kerja yang lebih baik merupakan keharusan bagi seorang Memaksimalkan waktu proses ini akan dikaitkan dengan aktivitas lain yang dilakukan oleh Apabila pencapaian ketepatan waktu yang dihasilkan dari kinerja karyawan cukup baik, maka pengaruhnya terhadap produktivitas kerja perusahaan juga akan lebih baik. Sampel. Berdasarkan populasi maka ditentukan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin. ycA 1 ycA. 2 Dimana : n : Jumlah Sampel N : Jumlah Populasi e : Error margin N = 150 dan e = 10%, maka : n = 1 585 . 2 = 85 Sedangkan teknik pengambilan sampel yakni menggunakan non prababiliy sampling, yakni aksidental sampling. Teknik Pengumpulan Data Populasi. Populasi adalah keseluruhan objek yang mempunyai suatu karakteristik yang Populasi dan penelitian ini adalah seluruh masyarakat dikelurahan rufei yang berjumlah 585 jiwa. Sampel. Berdasarkan populasi maka ditentukan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin. ycA 1 ycA. 2 Dimana : n : Jumlah Sampel N : Jumlah Populasi e : Error margin N = 150 dan e = 10%, maka : METODE PENELITIAN Tipe Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk melakukan memberikan gambaran yang mengenai subjek tertentu. Penelitian ini hanya mengungkapkan dan mendeskripsikan faktafakta yang ditemui dilapangan tanpa melakukan pengujian hipotesis. Maka tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif n = 1 585 . 2 = 85 Sedangkan teknik pengambilan sampel yakni menggunakan non prababiliy sampling, yakni aksidental sampling. Teknik Analisis Data Untuk menggunakan Analisis regresi linier sederhana. Menurut Ghozali, analisis regresi linier sederhana adalah analisis mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam penelitian Populasi dan Sampel Populasi. Populasi adalah keseluruhan objek yang mempunyai suatu karakteristik yang ini analisa linier sederhana digunakan untuk menganalisa ada tidaknya pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap produktivitas kerja Pegawai, dirumuskan sebagai berikut : Dimana : Y = Produktivitas kerja pegawai a = Bilangan Konstanta b = Koefisien regresiX = Kualitas Sumber Daya Manusia Y = a bX lebih kecil atau < 0,05 dan r hitung > r tabel maka data kuisioner yang digunakan adalah valid. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Setelah mendapatkan deskripsi data dari kuisioner, maka selanjutnya akan melakukan analisis data berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan aplikasi SPSS. Dalam uji validitas ini peneliti menggunakan aplikasi SPSS Terdapat beberapa syarat pengambilan keputusan, dimana jika nilai signifikan bernilai Berdasarkan dengan hasil olah data pada SPSS didapatkan bahwa seluruh indicator yang digunakan pada variabel Kualitas Sumber Daya Manusia (X) memiliki nilai Sig. (Signifikans. dibawah atau < 0. dan nilai r-hitung > t-tabel yang berarti seluruh indikator variabel Kualitas Sumber Daya Manusia dinyatakan valid. Ket Anda merasa puas. Kelurahan Rufei pekerjaan tepat waktu 0,564 0,213 Valid Anda merasa puas. Kelurahan Rufei pekerjaan secara benar 0,740 0,213 Valid Anda merasa puas. Kelurahan Rufei pekerjaan tepat waktu 0,700 0,213 Valid Variabel Y Berdasarkan dengan hasil olah data pada SPSS didapatkan bahwa seluruh indicator yang digunakan pada variabel produktifitas kerja (Y) memiliki nilai Sig. (Signifikans. dibawah atau < 05 dan nilai r-hitung > t-tabel yang berarti seluruh indikator variabel produktifitas kerja dinyatakan valid. Dalam uji Reliabilitas ini penguji menggunkan aplikasi SPSS 25. Terdapat beberapa syarat pengambilan keputusan, dimana jika nilai CronbachAos Alpha > 0. 06 maka data yang digunakan dapat dikatakan reliabel. Variabel Kualitas Sumber Daya Manusia (X) Reliability Statistics CronbachAos Alpha N of items Tabel 6. Uji Reliabilitas Variabel Kualitas Sumber Daya Manusia Sumber data : Pengolahan Data SPSS Berdasarkan Tabel diatas didapatkan bahwa seluruh nilai CronbachAos Alpha dari 3 indikator variabel Kualitas Sumber Daya Manusia memiliki nilai lebih besar atau > 0. 06 maka dapat dikatakan bahwa seluruh indikator variabel Kualitas Produk dinyatakan reliabel. Variabel Produktifitas Kerja (Y) Reliability Statistics CronbachAos Alpha N of Berdasarkan dengan hasil olah data pada SPSS didapatkan bahwa seluruh indicator yang digunakan pada variabel Kualitas Sumber Daya Manusia (X) memiliki nilai Sig. (Signifikans. dibawah atau < 0. 05 dan nilai rhitung > t-tabel yang berarti seluruh indikator variabel Kualitas Sumber Daya Manusia dinyatakan valid. Variabel X Keterangan Anda merasa puas, dengan pegawai kantor Kelurahan Rufei menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 0,564 0,213 Valid Anda merasa puas, dengan pegawai kantor Kelurahan Rufei pekerjaan secara benar 0,740 0,213 Valid Anda merasa puas, dengan pegawai kantor Kelurahan Rufei menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 0,700 0,213 Valid No Variabel X Ket Anda 0,592 Kelurahan Rufei yang 0,213 Valid Anda 0,686 Kelurahan Rufei yang yang sesuai 0,213 Valid Anda 0,587 Kelurahan Rufei yang Tujuan dari uji hipotesisi yaitu untuk mengetahui apakah kesimpulan terakhir pada penerimaan atau Adapun cara-cara yang digunakan antara 0,213 Valid H1 = ada terdapat pengaruh antara kualitas sumber daya manusia terhadap prodikfitas kerja pegawai pada Kelurahan Rufei Dalam uji T peneliti gunakan untuk mengetahui secara parsial apakah variabel Kualitas sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap variabel produktifitas kerja. Dengan syarat Sig. (Signifikans. memiliki nilai lebih kecil atau < 0. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berikut hasil uji Analisis korelasi merupakan teknik statistik yang berusaha menemukan kekuatan hubungan antar Analisis korelasi berkaitan erat dengan analisis regresi. Beberapa perhitungan dalam analisis regresi dapat dipergunakan dalam perhitungan analisis korelasi : = tidak terdapat pengaruh antara kualitas sumber daya manusia terhadap prodikfitas kerja pegawai pada Kelurahan Rufei Coefficientsa Model 1 (Constan. Kualitas sdm Sig. Dependent Variabel : produktifitas kerja Predictors (Constan. Kualitas sdm Hasil Uji T (Parsia. SPSS Sumber data : Pengolahan Data SPSS Berdasarkan hasil uji T, dapat ditentukan pengaruh atau tidak pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Adapun pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan nilai T hitung dan T tabel, sebagai berikut :. ika nilai T hitung < T tabel maka H0 diterima dan Ha di tolak, yang berarti tidak ada pengaruh antara variabel independen variabel (X) kualitas produk terhadap variabel dependen variabel (Y) minat beli. Jika nilai T hitung > T tabel maka H0 ditolak dan Ha di terima, yang berarti ada pengaruh antara variabel independen variabel (X) kualitas produk terhadap variabel dependen variabel (Y) minat beli dibandingkan dengan nilai T tabel, dengan df . egree of freedo. sebesar, df = n Ae 1 = 85 Ae 1 = Maka diperoleh pada t tabel sebesar 1. maka dapat ditentukan bahwa T hitung > T tabel . 641 > 1. hal ini dapat diartikan bahwa hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh antara independen variabel (X) kualitas sumber daya manusia terhadap variabel dependen variabel (Y) produktifitas kerja. Analisis regresi digunakan untuk mencari pola hubungan fungsional antara beberapa variabel. Dengan kata lain maka regresi digunakan untuk melakukan prediksi seberapa jauh nilai dependen . ariabel Y) bila variabel independen . Setelah dilakukan uji SPSS maka diperoleh hasil bahwa nilai uji T sebesar 2. 641 jika Y = a bx Coefficientsa Model Unstandardize d Coefficients Std. Error (Const Standar t Coeffici Beta Sig. Dependent Variable: Y Berdasarkan hasil diatas, diperoleh persamaan regresi linier yaitu : Y = 9. 268 X, dimana nilai a adalah konstanta dan nilai b adalah koefisien Maka persamaan tersebut dapat diartikan bahwa : . Nilai konstanta . memiliki nilai positif tanda positif artinya menunjukkan pengaruh yang searah antara variabel independent . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. dan variabel dependent . ariabel Y, produktifitas kerj. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. , tidak mengalami perubahan . tau bernilai . , maka nilai produktifitas kerja adalah 9. Nilai koefisien regresi sederhana sebesar 0,268. Nilai tersebut menunjukkan pengaruh positif . erbanding luru. dengan variabel dependen . ariabel Y, produktifitas Hal ini berarti jika variabel independen . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. mengalami kenaikan sebesar 1%, maka variabel dependent . ariabel Y, produktifitas kerja mengalami kenaikan sebesar 0,268. Dengan asumsi bahwa variabel lainnya tetap konstan. Pembahasan Berdasarkan analisis data diatas diperoleh data yang digunakan dalam penilitian ini bersifat valid dan reliabel. Hal tersebut dilihat dari hasil Uji validasi dimana seluruh nilai Sig. (Signifika. bernilai lebih kecil dari 0,05 serta nilai CronbachAos Alpa yang lebih besar dari 0,06 sehingga data yang digunakan juga dapat dikatakan reliabel. Kemudian untuk Analisis Regresi Linier Sederhana diperoleh persamaan : Y = 9. 268 X, persamaan tersebut memberikan arti bahwa variabel Kualitas sumber daya manusia memiliki pengaruh positif hal ini berarti jika variabel independen variabel (X) kualitas sumber daya manusia mengalami kenaikan sebesar 1%, maka variabel dependent variabel (Y) produktifitas kerja mengalami kenaikan sebesar 0,268. Selanjutnya dilakukan uji T (Parsia. untuk mengetahui apakah pengaruh yang diberikan Analisis Regresi Linier Sederhana tersebut Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai Sig. (Signifika. 000 < 0. 05 dan t hitung 641 > 1. 667 maka hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh antara independen variabel (X) kualitas sumber daya manusia terhadap variabel dependen variabel (Y) produktifitas kerja. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Uji t. Bahwa nilai uji T sebesar 2. 641 jika dibandingkan dengan nilai T tabel, dengan df . egree of freedo. sebesar, df = n Ae 1 = 85 Ae 1 = 84. Maka diperoleh pada t tabel sebesar 667, maka dapat ditentukan bahwa T hitung > T tabel . 641 > 1. hal ini dapat diartikan bahwa hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh antara independen variabel (X) kualitas sumber daya manusia terhadap variabel dependen variabel (Y) produktifitas kerja. Regresi linier sederhana . Nilai konstanta . memiliki nilai positif sebesar 9. tanda positif artinya menunjukkan pengaruh yang searah antara variabel independent . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. dan variabel dependent . ariabel Y, produktifitas kerj. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. , tidak mengalami perubahan . tau bernilai . , maka nilai produktifitas kerja adalah 9. Nilai koefisien regresi sederhana 0,268. Nilai . erbanding luru. dengan variabel dependen . ariabel Y, produktifitas Hal ini berarti jika variabel independen . ariabel X, kualitas sumber daya manusi. mengalami kenaikan sebesar 1%, maka variabel dependent . ariabel Y, produktifitas kerja mengalami kenaikan sebesar 0,268. Dengan asumsi bahwa variabel lainnya tetap konstan. Bagaimana (Jakarta Bumi Aksara. Payaman J Simanjuntak. Tenaga Kerja. Produktivitas Dan Kecenderungan (Jakarta: SIUP. Sedarmayanti. Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Cetakan ke -15 ,Edisi Revisi (Bandung. Penerbit Refika Adiatama, 2. Siagian Sondang P. Manajemen Sumber Daya Manusia. (Jakarta. Bumi Aksara, 2. Sri Hartini. Tedi Sudrajat,Setiajeng Kadarsih. Hukum Kepegawaian Di Indonesia (Jakarta,Penerbit Sinar Grafika, 2. Widjaja Administrasi Kepegawaian (Jakarta. Penerbit Rajawali, 2. REFERENSI