Al Basirah Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. Nomor 2. November 2021 Hal. ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . DESTINASI WISATA PELABUHAN PENDINGIN: INTEGRASI SOSIAL SEBAGAI JEMBATAN PERUBAHAN Nur Anis Rochmawati Ilmu Alquran dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. UIN Sunan Ampel Surabaya nuranis189@gmail. Abstrak Dilihat dari kondisi geografis serta potensi demografi. Pendingin dapat dibilang menyimpan aset yang cukup melimpah. Dengan adanya pengembangan progresif akan mengantarkannya menjadi desa Metode ABCD (Asset Based Community-driven Developmen. dapat membantu menjembatani proses pendampingan yang bertujuan merubah mindset serta sikap sadar potensi wilayah. Penanaman sikap dapat dimulai dengan adanya gerakan revolusi mental melalui kegiatan pembuatan destinasi Hal ini dapat menjadi tonggak awal perubahan mindset, bahwa Pendingin memiliki potensi yang tak terbatas dan untuk proses pengembangan tergantung pada bagaimana kreatifitas serta inovasi Kata kunci: Pendingin. Destinasi Wisata. ABCD Abstract Judging from geographical conditions and demographic potential. Pendingin can be said to have quite a lot of assets. With progressive development, it will lead it to become an independent village. The ABCD (Asset Based Community-driven Developmen. method can help bridge the mentoring process that aims to change the mindset and awareness of regional potential. The cultivation of attitudes can be started with a mental revolution movement through the activities of making tourist destinations. This can be the initial milestone for a mindset change, that Pendingin has unlimited potential and for the development process depending on how creative and innovative the residents are. Keywords: Pendingin. Tourist Destinations. ABCD PENDAHULUAN Pendingin menjadi salah satu bagian kelurahan dari kecamatan Sangasanga. Kutai Kartanegara. Terletak di ujung timur, berbatasan langsung dengan sungai Mahakam. Kelurahan yang bisa dibilang cukup potensial. batubara, minyak bumi, gas alam, perkebunan, pertanian, peternakan dan hasil sungai terkemas dalam satu ruang. Pendingin. Dari segi etnispun cukup Banjar. Bugis. Jawa. Toraja menjadi potensi demografi yang patut dibanggakan. Banyak hal yang dapat dikembangkan untuk kemajuan kelurahan, sampai saat ini dunia pertambangan Nur Anis Rochmawati tampaknya cukup berhasil, terdapat 2 perusahaan tambang batubara yang berdiri diatas tanah Pendingin. Mereka memiliki pengaruh besar dalam sistem perekonomian warga serta sarana dan Masyarakat cenderung menggantungkan diri dari tambang, tanpa peduli bagaimana kondisi 5-10 tahun kedepan jika perusahaan telah meninggalkan wilayahnya (CSR, 2. Eksisitas serta produktifitas Pendingin harus tetap dijaga, mulai saat ini perlu adanya pengembangan potensi dari sisi yang berbeda. Pendingin memiliki tata geografis yang cukup menarik, terlihat dari varianitas relief bumi, tipologi serta vegetasi yang beragam. Sedangkan potensi demografi dapat ditemukan dari akulturasi budaya antar suku yang mendiami wilayah tersebut. Aspek pengembangan potensi dapat kita mulai dari pariwisata, bidang yang masih sangat minim, bahkan bisa dibilang belum tersentuh sama sekali oleh pemerintah setempat. Melihat potensi wilayah yang ada, sangat disayangkan jika tidak ada ikon dari tanah ini. Pembuatan destinasi wisata diharap mampu menjadi langkah awal pengenalan Pendingin dengan sedikit merubah citra, selain dikenal karena pertambangan batubara juga populer karena destinasi wisata. Wajah Pendingin akan tetap eksis dan produktif jika masyarakatnya mampu berswadaya. METODE Metode yang diterapkan ialah ABCD (Asset Based Community-driven Developmen. , dimana mahasiswa menjadi fasilitator masyarakat dalam rangka pengembangan potensi, baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM). ABCD merupakan sebuah pendekatan yang mengupayakan terwujudnya tatanan kehidupan sosial, masyarakat menjadi pelaku utama dan penentu upaya pembangunan di lingkungannya, atau biasa disebut Community Driven Development (CDD). Dengan kekuatan dan aset yang dimiliki, serta ditunjang dengan fasilitasi untuk merumuskan agenda perubahan yang dianggap penting, keberlanjutan sebuah program perbaikan kualitas hidup diharapkan dapat terwujud (Salahuddin, dkk, 2. Adapun langkah yang diterapkan untuk terlaksananya program kerja Aupembuatan destinasi wisata pelabuhan PendinginAy ialah: Inkulturasi Sosialisasi dengan cara silaturrahim ke tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ketua RT seluruh kelurahan Pendingin, sebagai langkah awal untuk memperkenalkan diri sekaligus mengungkap informasi terkait aset yang tersimpan di wilayah Pendingin. Pemetaan aset dan penentuan skala prioritas Setelah mengungkap informasi terkait aset apa saja yang tersedia di kelurahan Pendingin, selanjutnya dipetakan sesuai topik dan memilih salah satu aset yang paling berpeluang untuk dikembangkan, dalam hal ini pelabuhan Pendingin menjadi obyek sasaran. Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Nur Anis Rochmawati Pelaksanaan program Program dilaksanakan melalui beberapa tahap dengan fokus pemberdayaan potensi Pelabuhan Pendingin yang terletak di bantaran sungai Mahakam. Dalam pelaksanaan program pembuatan destinasi wisata terdapat beberapa pihak yang cukup berperan. PT. Ranji Karya Sakti bersedia mem-back up seluruh keperluan material. Ketua Rt. banyak membantu dari segi teknis pelaksanaan program sekaligus konsumsi. Masyarakat kelurahan Pendingin banyak meluangkan waktu serta tenaga untuk ikut serta dalam pembuatan destinasi Kegiatan pendampingan dilaksanakan selama 45 hari, mulai 10 Juli - 23 Agustus. Bertempat di Kelurahan Pendingin. Kecamatan Sangasanga. Kabupaten Kutai Kartanegara. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Melalui pendekatan ABCD (Asset Based Community-driven Developmen. ditemukan beberapa aset yang cukup menarik, hanya saja untuk pengembangan saat ini kita fokuskan pada pembuatan destinasi wisata pelabuhan Pendingin, melalui beberapa tahapan: Desain terkait konsep wisata Lokasi strategis dengan dukungan view menarik, cukup menjadi alasan mengapa tempat ini cocok dijadikan sebagai tempat wisata. Hanya saja terkait konsep, harus kita buat dari awal, karena tempat yang biasa difungsikan sebagai pemancingan serta parkir kapal nelayan tersebut belum pernah memiliki desain terkait wisata. Konsep yang coba ditawarkan ialah spot foto dengan permainan warna di lantai Pelabuhan. Konsep dibuat oleh mahasiswa KKN Nusantara melalui persetujuan kepala kelurahan serta ketua RT kelurahan Pendingin. Mencari kemitraan atau sponsorship Mitra atau sponsorship diperlukan untuk mendukung finansial dari program yang dilaksanakan. Mitra yang siap membantu pendanaan program pembuatan destinasi wisata ini ialah PT. Ranji Karya Sakti yang bergerak dalam bidang jasa, mereka bersedia menanggung seluruh biaya yang dihabiskan dalam proses pembuatan. Gotong royong pembuatan destinasi wisata Belanja barang keperluan untuk pembuatan destinasi wisata Pembuatan gapura Pemasangan gapura Pembuatan spot foto Pembuatan kata motivasi terkait revolusi mental Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Nur Anis Rochmawati Pengecatan Pelabuhan Peresmian Peresmian Destinasi Wisata Pelabuhan Pendingin dilaksanakan bersamaan dengan penutupan kegiatan KKN Nusantara di Kelurahan Pendingin. Proses peresmian dilaksanakan pada Senin, 19 Agustus 2019 pukul 20. 30 WITA oleh kepala Kelurahan Pendingin melalui pemotongan pita. Hasil sosial dari program kerja ini ialah semakin rekatnya hubungan antar elemen masyarakat, gotong royong yang dislakukan untuk membuat destinasi wisata memberi gambaran, hubungan antar masyarakat cukup harmonis. Selain itu hubungan antar pemuda pun jadi semakin akrab, mereka yang biasa sibuk dengan dunianya menjadi peka akan lingkungan sekitar. Pembahasan Pendekatan berbasis aset memberi cara pandang baru yang lebih holistik dan kreatif dalam menghadapi realitas, salah satu prinsipnya ialah Aumelihat gelas setengah penuhAy dengan artian mengapresiasi apa yang bekerja dengan baik dimasa lampau dan menggunakan apa yang dimiliki untuk mendapatkan apa yang diinginkan (Christoper Derea. Pendekatan yang memang meyakini bahwa setiap masyarakat memiliki sesuatu yang dapat diberdayakan, dan sesuatu inilah yang disebut aset. Mengutip keterangan dari Agus Afandi. Aset merupakan sesuatu yang berharga, bernilai sebagai kekayaan ataupun perbendaharaan (Afandi, dkk, 2. Melalui sudut pandang ini, masyarakat yang sebelumnya melihat kebutuhan dan masalah, dapat lebih banyak melihat sumberdaya dan juga kesempatan untuk mengembangkan kualitas hidupnya (Christoper Derea. Dalam teori perubahan (Christoper Derea. terdapat beberapa kerangka dasar bagi pendekatan berbasis kekuatan: Keberlimpahan masa kini . Setiap wilayah tidak mungkin gersang, tanpa potensi. Setiap kelompok pasti punya sistem dan sumber daya yang bisa digunakan serta diadaptasi untuk proses perubahan. Begitupun dengan kelurahan Pendingin, ia mempunyai ragam potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya ialah adanya pelabuhan yang terletak di bantaran sungai Mahakam. Pengembangan AuInside OutAy atau dari dalam keluar Pengembangan menurut J. S Badudu . ialah cara atau hasil kerja mengembangkan. Sedangkan pengembangan inside out merupakan perubahan yang bermakna dan berkelanjutan yang bersumber dari dalam, ia mengantarkan keyakinan untuk menapak masa Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Nur Anis Rochmawati depan melalui pengalaman kesuksesan dimasa lalunya. Masyarakat Pendingin memiliki impian supaya pelabuhan dikenal luas dan kembali ramai dikunjungi orang. Oleh karena itu fokus pengembangan yang coba ditawarkan ialah bidang pariwisata. Proses apresiatif Setiap kelompok memiliki pilihan melihat realitas dari sisi negatif ataupun positif. Misalnya, melihat sebuah gelas sebagai setengah penuh atau setengah kosong. Selalu memusatkan diri pada kedua sisi Aepositif dan negatif- dapat memberi gambaran realitas yang lengkap, namun memusatkan perhatian pada sisi yang positif atau gelas setengah penuh akan membantu masyarakat Pendingin untuk maju. Konstruksi sosial atas realitas Tak ada situasi sosial yang ditentukan sebelumnya. Kita harus mengkonstruksikan sendiri realitas yang dijalani. Pendekatan berbasis aset mengantarkan untuk bergerak menuju realitas yang paling menarik perhatian. Apa yang dibicarakan menjadi fokus kita dan apa yang diinginkan sangat mungkin terwujud, karena selalu menciptakan peluang dan membuat pilihan untuk mewujudkan. Bahkan apa yang ingin diketahui dan ketika melakukan proses pencarian, disitu kita telah memulai proses perubahan. Jadi, misal menginginkan perubahan positif maka harus mencari tahu terkait hal yang paling mungkin membuat perubahan itu terjadi, seperti halnya dengan warga kelurahan Pendingin, jika mereka ingin berubah maka harus mencari tahu aspek apa yang dapat membuat perubahan. Sepertinya harus dimulai dari mindset, yakni penanaman sikap peka terhadap kekayaan aset lingkungan. Hal yang dapat dibangun melalui pembuatan destinasi wisata. Dari sini masyarakat akan sadar bahwa kampungnya memiliki banyak sumberdaya yang dapat dikembangkan serta bernilai ekonomis. Dialog internal Menurut Max Weber individu manusia dalam masyarakat merupakan aktor yang kreatif dan realitas sosial bukan merupakan alat yang statis daripada paksaan fakta sosial. Tindakan sosial terjadi ketika individu melekatkan makna subjektif pada tindakan mereka. Hubungan sosial menurut Weber yaitu suatu tindakan dimana beberapa aktor yang berbeda-beda, sejauh tindakan itu mengandung makna dihubungkan serta diarahkan kepada tindakan orang lain. Masing-masing individu berinteraksi dan saling menanggapi. Kerjasama merupakan salah satu bentuk interaksi sosial. Menurut Abdulsyani, kerjasama adalah suatu bentuk proses sosial, dimana didalamnya terdapat aktivitas tertentu yang ditunjukkan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling memahami aktivitas masing-masing (Abdulsyani. Kerjasama juga diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama (Purwadarminta, 1. Keterlibatan seluruh Al Basirah. Volume 1. Nomor 2. November 2021 ISSN 2776-4702 . 2798-5946 . https://e-journal. id/index. php/albasirah Nur Anis Rochmawati sistem, bagaimana segala sesuatu bekerja dalam sistem atau saling terhubung dengan masingmasing bagian, saling memengaruhi dalam menentukan apa yang akan terjadi, diadaptasi untuk diterapkan pada sistem sosial. Jika dialog internal positif, terbuka terhadap perubahan serta kolaboratif maka masyarakat akan menjadi lebih kuat. Untuk membangun keterlibatan sistem diperlukan peran dari stakeholder kelurahan Pendingin, mereka tentu memiliki pengaruh yang lebih besar di tengah masyarakat. KESIMPULAN Destinasi wisata pelabuhan pendingin menjadi program kerja utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN Nusantara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Persemakmuran, karena ia menjadi aset yang dirasa paling berpeluang dalam membangun kemandirian warga melalui integrasi atau kerjasama. Pendampingan yang dilaksanakan dalam program ini menghasilkan kebanggan tersendiri bagi warga Pendingin, karena destinasi yang mereka buat akan menjadi ikon dari kampung halamannya, juga sebagai bukti nyata bentuk interaksi sosial yang menghasilkan produk bersama. DAFTAR PUSTAKA